Apakah Sudah Saatnya Upgrade ke Galaxy Watch Ultra2?

Di Galaxy Unpacked, Samsung memperkenalkan Galaxy Watch Ultra2 sebagai Galaxy Watch paling bertenaga dan canggih yang pernah dihadirkan. Perangkat ini dirancang bagi pengguna yang ingin memaksimalkan setiap aktivitas dan membutuhkan smartwatch yang mampu mengikuti ritme mereka, baik saat mendaki, bersepeda, maupun mencoba aktivitas baru.
Sebagai generasi kedua, Galaxy Watch Ultra2 melanjutkan keunggulan Galaxy Watch dengan menghadirkan berbagai fitur wellness inovatif yang dioptimalkan bagi pengguna yang membutuhkan ketahanan tingkat tinggi serta fitur yang siap mendukung berbagai petualangan.
Siapa yang Cocok Menggunakan Galaxy Watch Ultra2?

Galaxy Watch Ultra2 dirancang bagi pengguna yang membutuhkan ketahanan tangguh dan fitur pemantauan olahraga yang lebih spesifik. Penggemar olahraga outdoor dapat memanfaatkan fitur Trail Run[1] yang memantau detail ketinggian, progres pendakian, dan dampak medan untuk membantu mengurangi risiko latihan berlebihan.
Galaxy Watch Ultra2 juga dilengkapi panduan hidrasi secara real-time melalui Nutrition Alert[2], yang memperkirakan kehilangan cairan berdasarkan perubahan berat badan akibat keringat. Dengan begitu, pengguna dapat lebih mudah menjaga kebutuhan hidrasi saat berolahraga dan mendukung pencapaian target lari.
Bagaimana Galaxy Watch Ultra2 Dibandingkan dengan Galaxy Watch Ultra dan Galaxy Watch9?
Galaxy Watch Ultra2 dirancang bagi pengguna yang membutuhkan smartwatch yang mampu mengikuti gaya hidup aktif. Dibandingkan generasi sebelumnya, perangkat ini menawarkan ketahanan terhadap debu yang lebih baik dengan rating IP69K[3], serta sertifikasi 10 ATM[4] untuk ketahanan terhadap air.
Galaxy Watch Ultra2 juga memiliki keunggulan dibandingkan generasi sebelumnya dan Galaxy Watch9 melalui sertifikasi EN13319[5] untuk aktivitas menyelam profesional. Perangkat ini dapat secara otomatis memantau data penyelaman secara real-time, seperti kedalaman, durasi, dan suhu air langsung dari pergelangan tangan.
Fitur menyelam tambahan, termasuk pemantauan kecepatan naik dan turun serta batas penyelaman yang aman, diperkirakan akan tersedia pada akhir tahun ini melalui aplikasi Ultra2 Diving[6] yang dikembangkan bersama Mares[7], salah satu brand peralatan menyelam terkemuka di dunia.
Pengalaman tersebut didukung oleh platform Snapdragon Wear Elite serta baterai berkapasitas 800 mAh, meningkat 35% dibandingkan generasi sebelumnya. Galaxy Watch Ultra2 juga menjadi smartwatch pertama di dunia dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nit[8], sehingga pengguna dapat menikmati berbagai fitur dengan nyaman kapan pun dan di mana pun.
Apakah Galaxy Watch Ultra2 Hanya untuk Penggemar Aktivitas Outdoor?
Tidak. Galaxy Watch Ultra2 dapat memberikan manfaat bagi siapa saja, baik pengguna yang ingin mencapai personal best baru, mulai menjalani gaya hidup yang lebih aktif, maupun yang ingin memantau indikator kesehatan tertentu seperti kualitas tidur.
Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:
- Sleep Apnea[9]: Didukung FDA clearance, fitur ini memberikan insight mengenai kemungkinan sleep apnea sedang hingga berat saat pengguna tidur.
- Vitals[10]: Memantau kondisi kesehatan dasar pengguna selama tidur dan memberikan peringatan secara otomatis apabila terdapat perubahan yang signifikan.

- Hearing[11]: Membantu menjaga kesehatan pendengaran dalam jangka panjang dengan memberikan peringatan ketika tingkat kebisingan berada pada level yang berpotensi membahayakan.
Pada akhirnya, pilihan perangkat kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna. Galaxy Watch Ultra2 menawarkan pengalaman yang tangguh dan dioptimalkan untuk aktivitas kebugaran, sehingga dapat mengikuti gaya hidup aktif. Sementara itu, Galaxy Watch9 yang juga diperkenalkan di Galaxy Unpacked menghadirkan smartwatch serbaguna bagi pengguna yang berfokus memantau berbagai biomarker sehari-hari dalam desain yang ringan.
Keduanya kini tersedia untuk pre-order di Amerika Serikat, dengan penjualan umum dimulai pada 7 Agustus.
Pelajari lebih lanjut mengenai Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 melalui Samsung.com.
[1] Memerlukan smartphone Android yang kompatibel. Pengguna harus memilih peta melalui aplikasi Samsung Health atau mengunggah file GPX yang kompatibel.
[2] Memerlukan pengaturan awal melalui aplikasi Samsung Health, smartphone yang kompatibel, dan akun Samsung.
[3] Sesuai dengan rating IP69K, yaitu tingkat ketahanan terhadap debu tertinggi pada skala IP, serta perlindungan terhadap masuknya air akibat pencucian bertekanan tinggi dan semprotan air (1.160–1.450 PSI). Bilas sisa air dan keringkan perangkat setelah terkena air. Ketahanan terhadap air bukan kondisi permanen dan dapat berkurang seiring waktu.
[4] Sesuai dengan klasifikasi ketahanan air 10 ATM, hingga kedalaman 100 meter selama maksimal 10 menit. Pengujian dilakukan menggunakan air asin 5% dan air berklorin 4 ppm. Bilas sisa air dan keringkan perangkat setelah terkena air. Ketahanan terhadap air bukan kondisi permanen dan dapat berkurang seiring waktu.
[5] Galaxy Watch Ultra2 memiliki ketahanan air hingga 100 meter berdasarkan standar ISO22810. Pengujian dilakukan menggunakan air asin 5% dan air berklorin 4 ppm. Galaxy Watch Ultra2 juga memiliki rating IPX8 berdasarkan pengujian laboratorium untuk perendaman hingga kedalaman 1,5 meter dalam air tawar selama maksimal 30 menit, serta rating IPX9K berdasarkan pengujian laboratorium terhadap semprotan air bertekanan tinggi. Galaxy Watch Ultra2 telah memperoleh sertifikasi EN13319, standar yang berlaku untuk instrumen pengukur kedalaman air berdasarkan tekanan lingkungan seperti yang digunakan penyelam, serta waktu penyelaman dalam kondisi tertentu. Ketahanan terhadap air bukan kondisi permanen dan dapat berkurang seiring waktu. Jika perangkat terkena air laut, bilas dengan air tawar dan keringkan setelah digunakan. Untuk informasi lebih lanjut, termasuk petunjuk perawatan dan penggunaan, lihat panduan pengguna. Galaxy Watch Ultra2 memiliki ketahanan terhadap debu dengan rating IP6X berdasarkan pengujian laboratorium oleh pihak ketiga. Dalam pengujian, 2 kg bubuk talk dengan diameter maksimum 0,05 mm per meter kubik dialirkan ke ruang pengujian yang berisi perangkat selama dua jam. Ketahanan terhadap debu dapat berbeda bergantung pada kondisi penggunaan sebenarnya. Galaxy Watch Ultra2 juga telah memperoleh sertifikasi MIL-STD-810H yang mencakup pengujian terhadap suhu tinggi/rendah, ketinggian, kelembapan, perendaman, kabut garam, debu, getaran, benturan, dan kondisi lainnya. MIL-STD-810H merupakan metode pengujian standar yang dikembangkan oleh militer AS untuk menilai keterbatasan perangkat secara akurat. Penggunaan di kondisi nyata dapat berbeda bergantung pada lingkungan pengujian. Ketahanan terhadap kondisi ekstrem tidak dijamin. Galaxy Watch Ultra2 dapat digunakan pada suhu antara -20°C hingga 55°C saat dikenakan di pergelangan tangan, berdasarkan hasil pengujian laboratorium internal Samsung. Performa aktual dapat berbeda bergantung pada lingkungan penggunaan. Pada suhu yang sangat tinggi atau rendah, pengisian daya dapat terhenti, fungsi tertentu dapat dihentikan atau tidak tersedia secara otomatis, atau smartwatch dapat mati secara otomatis demi keamanan. Performa baterai juga dapat terpengaruh pada suhu rendah.
[6] Fitur gratis terbatas pada pengukuran kedalaman, dive timer, dan peringatan laju kenaikan. Fitur tambahan memerlukan biaya berlangganan. Fitur ini ditujukan untuk aktivitas recreational scuba diving hingga kedalaman 40 meter dan tidak boleh digunakan untuk penyelaman di bawah 40 meter.
[7] Aplikasi Mares merupakan aplikasi pihak ketiga yang diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua 2026. Memerlukan pengunduhan aplikasi.
[8] Berdasarkan riset pasar terhadap smartwatch yang telah diluncurkan secara global hingga Juni 2026. Spesifikasi 5.000 nit mengacu pada tingkat kecerahan puncak lokal yang dicapai dalam kondisi cahaya sekitar yang tinggi. Kecerahan layar penuh dapat berbeda. Kecerahan aktual dapat bervariasi atau terbatas bergantung pada faktor lingkungan, suhu perangkat, dan kondisi penggunaan.
[9] Fitur Sleep Apnea Samsung terdaftar oleh Samsung Electronics Co., Ltd. Mobile Experience Business di U.S. Food and Drug Administration sebagai perangkat over-the-counter untuk menilai risiko sleep apnea. Fitur ini ditujukan untuk memberikan notifikasi mengenai risiko sleep apnea pada pengguna yang sebelumnya belum didiagnosis mengalami sleep apnea. Fitur ini menggunakan algoritma perangkat lunak untuk menganalisis sinyal sensor dan memberikan penilaian risiko sleep apnea. Fitur ini tidak ditujukan untuk memberikan diagnosis secara mandiri, menggantikan metode diagnosis tradisional seperti polisomnografi, membantu dokter mendiagnosis gangguan tidur, atau digunakan sebagai monitor apnea. Konsultasikan dengan dokter jika memiliki pertanyaan mengenai sleep apnea. Ketersediaan dapat berbeda berdasarkan pasar, operator, model, atau smartphone yang terhubung.
[10] Memerlukan smartphone Samsung Galaxy yang kompatibel, aplikasi Samsung Health, dan akun Samsung. Pengaturan awal memerlukan smartwatch dikenakan selama 7 dari 28 malam. Fitur perangkat lunak Vitals tidak ditujukan untuk mendiagnosis penyakit atau kondisi lainnya, maupun untuk menyembuhkan, mengurangi, menangani, atau mencegah penyakit.
[11] Fitur harus diaktifkan melalui smartwatch untuk dapat digunakan (Samsung Health > Hearing > Settings > Sound Monitoring > On).
Produk > Mobile
Ruang Pers > Siaran Pers
Untuk hal-hal terkait layanan konsumen, silakan kunjungi samsung.com/id/support.
Untuk informasi media, silakan hubungi seins.com@samsung.com.