Bagaimana Samsung Memodernisasi Bangunan dengan Solusi HVAC Cerdas di Seluruh Asia Tenggara dan Oseania

19/10/2026
Share open/close
URL tersalin.
  • Satu unit luar ruangan DVM S2 dapat menghubungkan hingga 64 unit dalam ruangan, sehingga meminimalkan ruang yang dibutuhkan untuk pemasangan, sementara dengan teknologi Active AI yang terintegrasi, pola pengoperasian bangunan dapat dipantau secara real-time untuk menjaga suhu dan tekanan sesuai target.
  • Sangat ideal untuk renovasi, kontrol sub-pendinginan DVM S2 dan pipa cairan utama yang lebih kecil mengurangi total muatan refrigeran hingga 30% — sehingga satu sistem dapat dipasang di seluruh bangunan yang dihuni, dengan lebih dari 10 jenis unit dalam ruangan yang sesuai dengan lobi, kamar tamu, dan lantai terbuka yang sudah ada, tanpa perlu renovasi besar-besaran.
  • Dipadukan dengan DVM S2, SmartThings Pro memungkinkan pemantauan lebih dari satu lokasi, penjadwalan otomatis, analisis dan pelaporan energi, serta dasbor yang dapat disesuaikan — sehingga seluruh properti dapat dioperasikan dari satu layar.

 

 

Di seluruh Asia Tenggara dan Oseania, ribuan menara perkantoran, hotel, mal, dan pengembangan properti serba guna dibangun sebelum keberlanjutan menjadi prioritas. Dengan iklim yang berfluktuasi di seluruh kawasan ini, Pemanasan, Ventilasi, dan Pendingin Udara (HVAC) merupakan penggunaan energi yang meningkat dengan cepat untuk penggunaan di gedung — dan seiring kenaikan tarif listrik, biaya operasional properti tua ini semakin meningkat setiap tahunnya.

 

Hal ini menjadikan sistem HVAC sebagai prioritas utama dalam proses renovasi. Sistem ini juga paling memungkinkan untuk ditingkatkan tanpa perlu pekerjaan struktural, sehingga pengembalian investasi dapat terwujud dengan cepat. Sebaliknya, merobohkan sebuah bangunan untuk membangun dari awal itu memakan biaya besar, menghasilkan emisi karbon yang tinggi, dan memakan waktu lama. Karena itu, semakin banyak pemilik bangunan yang kini mengajukan pertanyaan berbeda: bagaimana jika langkah yang lebih bijak justru adalah memperbarui bangunan yang sudah ada?

 

Ada perangkat keras dan alat manajemen yang dapat memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat ini. Sebagai contoh, mengintegrasikan solusi manajemen energi berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Samsung dengan sistem HVAC cerdas dan teknologi bangunan terhubung dapat membantu meningkatkan efisiensi sekaligus memperpanjang masa pakai sebuah bangunan.

 

Sistem Variable Refrigerant Flow (VRF), Samsung DVM S2 menghubungkan satu unit luar ruangan dengan 64 unit dalam ruangan, sehingga mengurangi kebutuhan pemasangan pipa baru dan pekerjaan struktural yang biasanya harus dilakukan dalam proses renovasi. Sementara itu, Mode Energi AI dari SmartThings Pro dapat secara otomatis menyesuaikan pengaturan setiap perangkat yang terhubung sesuai dengan kondisi real-time, tarif listrik, dan tingkat kenyamanan. Digabungkan, keduanya mengubah properti lama menjadi aset yang responsif dan efisien — tanpa perlu renovasi struktural besar-besaran.

 

 

Manajemen HVAC berbasis AI: cara tercepat untuk menghemat energi

Karena sistem pendingin sering kali menjadi beban energi terbesar di gedung komersial, di sinilah renovasi dapat memberikan pengembalian investasi tercepat.

 

Melestarikan warisan budaya, meningkatkan kenyamanan: bagaimana Bali Beach Hotel Sanur menerapkan solusi DVM Samsung di lobi, ruang spa, dan pusat kebugaran

 

Berupaya menyeimbangkan pelestarian sejarah dengan kenyamanan tamu, Bali Beach Hotel Sanur memilih solusi DVM Samsung untuk sistem pendinginan yang disesuaikan dengan ruang — di mana suhu diatur sesuai dengan lingkungan yang berbeda seperti lobi, ruang spa, dan pusat kebugaran — yang dipadukan dengan teknologi hemat energi dan kontrol B2B terintegrasi. Dengan sistem yang dapat disesuaikan dan dukungan menyeluruh mulai dari konsultasi hingga pemeliharaan, hotel ini dimodernisasi tanpa harus melalui gangguan besar yang biasanya ditimbulkan oleh perombakan mekanis menyeluruh pada bangunan bersejarah.

 

Keunggulan DVM S2 adalah efisiensi. Alih-alih beroperasi pada kapasitas penuh secara default, sistem ini mempelajari pola pendinginan sebuah bangunan untuk secara cerdas menjaga tekanan dan suhu yang tepat sesuai kebutuhan setiap ruang, sehingga secara efektif mengurangi konsumsi energi kompresor hingga 15%. Selain hotel, menara perkantoran di Bangkok atau pusat perbelanjaan di Sydney juga dapat menikmati peningkatan efisiensi sejak sistem mereka dikalibrasi sesuai dengan cara bangunan tersebut beroperasi.

 

 

Munculnya bangunan yang belajar untuk mengoptimalkan dirinya sendiri

Secara historis, renovasi adalah satu intervensi yang kinerjanya menurun secara bertahap seiring perubahan kondisi. Sistem cerdas membalikkan premis tersebut: bangunan terus belajar jauh setelah pemasangan selesai. DVM S2 secara terus-menerus mendeteksi kondisi dalam ruangan dan merespons secara real-time, sementara AI Energy Mode dari SmartThings Pro mempertimbangkan tingkat hunian terkini, cuaca, dan tarif listrik untuk menentukan seberapa keras setiap unit harus bekerja pada setiap saat tertentu. 

 

Hasilnya adalah sebuah gedung yang menyesuaikan diri dengan bagaimana gedung tersebut sebenarnya digunakan — mengurangi beban pada lantai-lantai yang tidak terpakai, serta mengalihkan beban dari periode dengan tarif puncak. Fitur-fitur ini memastikan efisiensi tetap terjaga dari waktu ke waktu, sehingga gedung yang dulunya memerlukan proses commissioning secara berkala kini dapat terus menyesuaikan kinerjanya sendiri, dari musim ke musim.

 

 

Bagaimana ekosistem yang terhubung mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan

Penghematan jangka panjang yang paling signifikan seringkali bukan pada jumlah kilowatt-jam, melainkan dari panggilan layanan yang tidak perlu dilakukan.

 

Karena DVM S2 dan SmartThings Pro beroperasi pada satu platform terintegrasi, tim fasilitas dapat memantau seluruh kompleks bangunan dari satu dasbor: melihat analisis energi secara real-time, tren kinerja, serta peringatan dini yang muncul sebelum suatu gangguan berkembang menjadi kegagalan.

 

Pemeliharaan prediktif dan diagnostik jarak jauh dapat mengidentifikasi kompresor yang bermasalah atau kebocoran refrigeran, sehingga banyak masalah dapat diselesaikan sebelum teknisi dikirim ke lokasi. 

 

Bagi pemilik yang mengelola portofolio properti yang tersebar di berbagai kota, pemantauan multi-lokasi menggabungkan aset yang tersebar menjadi satu tampilan terpadu — hal ini berarti lebih sedikit perbaikan darurat, waktu henti yang berkurang, serta program pemeliharaan yang disesuaikan dengan data kondisi secara real-time, bukan berdasarkan interval tetap.

 

Pendekatan ekosistem terhubung ini sedang diintegrasikan ke dalam pengembangan baru seperti Grantz Forest Park, sebuah proyek serba guna yang dipimpin oleh B2B Integrated Offering Center Samsung. Proyek ini direncanakan di Cebu, Filipina, di mana manajer fasilitas hunian akan dapat memantau status fasilitas dari jarak jauh melalui SmartThings Pro, sementara Building Integrated Solution ‘b.IoT’ akan memungkinkan pengendalian dan pengelolaan sistem HVAC, pencahayaan, dan fasilitas listrik untuk meningkatkan efisiensi energi gedung.

 

 

Jalan ke depan melalui bangunan yang sudah kita miliki

Sungguh menggoda untuk menganggap pembangunan baru sebagai satu-satunya bentuk kemajuan yang sesungguhnya. Namun, di Asia Tenggara dan Oseania—di mana sistem HVAC mengonsumsi energi dalam jumlah besar dan ribuan bangunan sudah berdiri—peluang yang lebih besar bukanlah terletak pada apa yang akan dibangun selanjutnya, melainkan pada peningkatan fasilitas yang sudah ada.

 

Bagi para pemilik gedung di seluruh Asia Tenggara dan Oseania, pertanyaannya kini bukan lagi apakah perlu melakukan modernisasi, melainkan bagaimana mereka dapat melakukan renovasi pada bangunan yang sudah ada. Dengan solusi HVAC berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Samsung, gedung-gedung perkantoran, hotel, pengembangan properti serba guna, dan lainnya di kawasan ini dapat menikmati manfaat yang ditawarkan oleh sistem HVAC yang efisien dan cerdas.

 

Frequently Asked Questions

 

Q. Apa Samsung SmartThings Pro?

Samsung SmartThings Pro adalah platform IoT B2B berbasis cloud dari Samsung untuk unit hunian pribadi dan hotel, yang memungkinkan pengelola untuk memeriksa status bangunan dari jarak jauh, memantau beberapa lokasi, serta memanfaatkan otomatisasi hemat energi melalui satu dasbor.

 

Q. Berapa banyak unit dalam ruangan yang bisa didukung oleh Samsung DVM S2 unit luar ruangan?

Satu unit luar ruangan DVM S2 dapat menghubungkan hingga 64 unit dalam ruangan, yang mengurangi jumlah perlengkapan yang dibutuhkan selama renovasi bangungan dilakukan.

 

Q. Bagaimana saya bisa mempelajari lebih lanjut tentang solusi terintegrasi dari Samsung?

Temukan lebih banyak atau buat janji untuk mengunjungi Samsung Singapore Business Experience Studio (BES) untuk mendapatkan pengalaman solusi terintegrasi Samsung – SmartThings Pro, Samsung VXT dan Samsung Knox – bekerja sama dalam berbagai scenario bisnis sesungguhnya di sini.

 

 

Produk > B2B

Produk > Home Appliances

Untuk hal-hal terkait layanan konsumen, silakan kunjungi samsung.com/id/support.
Untuk informasi media, silakan hubungi seins.com@samsung.com.

Lihat cerita terbaru mengenai Samsung

Buka
TOP