<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Kewargaan Perusahaan &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/category/corporate/citizenship/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Kewargaan Perusahaan &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 18:40:50 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Generation17 Young Leaders: Kisah Brigitta Gunawan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/generation17-young-leaders-kisah-brigitta-gunawan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:30:00 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3OIrA7f</guid>
									<description><![CDATA[Brigitta Gunawan merupakan bagian dari Generation17, sebuah kemitraan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP) yang memberdayakan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Brigitta Gunawan merupakan bagian dari <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">Generation17</a>, sebuah kemitraan antara Samsung dan <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">United Nations Development Programme (UNDP)</a> yang memberdayakan generasi muda yang berkontribusi terhadap <a href="https://sdgs.un.org/goals/goal2" target="_blank" rel="noopener">Global Goals</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak 2020, Generation17 telah mendukung para Pemimpin Muda di seluruh dunia melalui teknologi Samsung Galaxy, serta menyediakan mentorship dan peluang <em>networking</em> untuk memperkuat cerita dan solusi yang mereka bawa.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebuah perjalanan snorkeling saat remaja di perairan Pulau Nusa Penida, Indonesia, mengubah segalanya bagi Brigitta Gunawan. Terumbu karang dipenuhi kehidupan, ikan-ikan berenang di antara karang dengan warna-warna yang luar biasa. Pemandangan itu tak pernah ia saksikan sebelumnya. Setibanya kembali di darat, satu pemikiran terus terlintas di benaknya: sebagian besar orang tidak akan pernah mengalami hal ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/Z7dLi0ERWwA?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<p class="wp-caption-text">Generation17 Young Leader Brigitta Gunawan berbagi perjalanannya dalam melindungi terumbu karang bagi manusia dan planet, serta bagaimana teknologi mendukung inisiatifnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Brigitta tumbuh di Jakarta, sebuah kota industri di daratan yang jauh dari terumbu karang, namun sejak kecil selalu merasa tertarik pada laut. Ia bahkan menapaki langkah pertamanya di sebuah pantai di Bali. Setelah melakukan perjalanan snorkeling ke Nusa Penida, keterikatan tersebut berkembang menjadi sesuatu yang lebih: sebuah rasa tanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut UN Environment Programme (UNEP), pemanasan laut, polusi, dan penangkapan ikan berlebih telah menempatkan terumbu karang pada jalur yang mengkhawatirkan, <a href="https://www.unep.org/topics/ocean-seas-and-coasts/blue-ecosystems/coral-reefs" target="_blank" rel="noopener">dengan hingga 90%</a> diperkirakan akan hilang pada tahun 2050. Terumbu karang, yang terdapat di lebih dari 100 negara, merupakan salah satu ekosistem terpenting di laut,menopang kehidupan biota laut, melindungi garis pantai, serta mendukung komunitas yang bergantung padanya. Secara global, lebih dari <a href="https://www.unep.org/news-and-stories/story/worlds-corals-are-bleaching-heres-why-and-what-it-means-oceans-future?utm_" target="_blank" rel="noopener">satu miliar orang</a> bergantung pada laut yang sehat untuk mata pencaharian mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita akan kehilangan begitu banyak dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Brigitta. “Saya memutuskan bahwa ada sesuatu yang bisa saya lakukan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mengubah <em>Hashtag</em> Menjadi Gerakan</h3>
<p>Pada tahun 2021, di usia 17 tahun, ia meluncurkan <a href="https://www.instagram.com/30x30indonesia/" target="_blank" rel="noopener">30&#215;30 Indonesia</a>, yang dinamai dari upaya global untuk melindungi 30% lautan pada tahun 2030. Target ini, yang didukung oleh Tujuan Global PBB untuk aksi iklim (<a href="https://globalgoals.org/goals/13-climate-action/" target="_blank" rel="noopener">Goal 13</a>) dan kehidupan bawah air (<a href="https://globalgoals.org/goals/14-life-below-water/" target="_blank" rel="noopener">Goal 14</a>), dipandang krusial untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. Ia memulai secara sederhana, dengan sebuah tagar dan ajakan bagi masyarakat untuk mengirimkan foto sambil memegang tanda dukungan. Dalam bulan pertama, lebih dari 400 foto masuk, banyak di antaranya berasal dari sekolah dan kelompok pemuda yang sebelumnya belum pernah mendengar tentang target 2030 tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya sama sekali tidak memiliki pengalaman,” ujar Brigitta, seraya mengapresiasi para mentor di awal perjalanannya. “Saya hanya menikmati prosesnya dan perlahan membangun apa yang kini ada.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak lama kemudian, Brigitta memperluas langkahnya melampaui media sosial. Bekerja sama dengan komunitas penyelam lokal dan para pemimpin desa di timur laut Bali, ia membantu merancang dan membangun taman karang di dasar laut, yaitu struktur buatan tempat fragmen karang ditanam untuk membantu terumbu yang rusak pulih, meskipun suhu laut terus meningkat. Selama lima tahun terakhir, timnya telah menanam lebih dari 1.400 fragmen karang, dengan tingkat kelangsungan hidup hingga 86%.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25415" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-25415 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Brigitta dan tim dengan cermat menempelkan fragmen karang pada struktur restorasi, sambil memantau dan melacak pertumbuhannya.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Teknologi yang Membawa Laut kepada Semua Orang</h3>
<p>Seiring berkembangnya upaya restorasi karangnya, tantangan yang lebih mendalam terus mengganggu pikiran Brigitta: sebagian besar orang tidak akan pernah menginjakkan kaki di laut, apalagi melihat terumbu karang secara langsung. “Penting bagi orang untuk melihat laut agar mereka tahu mengapa kita harus menyelamatkannya,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahun 2024, ia meluncurkan <a href="https://www.diverseas.org/" target="_blank" rel="noopener">Diverseas</a>, sebuah program edukasi gratis yang menggunakan perekaman bawah laut 360 derajat untuk menghadirkan terumbu karang ke dalam ruang kelas, sekaligus mendukung Tujuan Global PBB untuk pendidikan berkualitas (<a href="https://globalgoals.org/goals/4-quality-education/" target="_blank" rel="noopener">Goal4</a>). Brigitta bekerja sama dengan berbagai organisasi konservasi berbasis komunitas di seluruh dunia untuk merekam <em>footage</em>. Para siswa mengenakan <em>headset </em>dan seketika seolah berada di bawah permukaan laut, dikelilingi oleh karang dan kehidupan laut lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25416" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-25416 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2.jpg" alt="" width="1000" height="620" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2-908x563.jpg 908w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2-768x476.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Kursus daring Diverseas memperluas pendidikan kelautan melampaui ruang kelas, menjangkau siswa di lebih dari 10 negara.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siswa yang tinggal di wilayah daratan belum pernah melihat pemandangan bawah laut ini; melalui peningkatan literasi kelautan, Brigitta mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi keanekaragaman hayati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diverseas kini telah menjangkau lebih dari 20.000 orang di 12 negara melalui <em>workshops</em>, kursus daring, beasiswa pelatihan penyelam, konferensi, dan berbagai acara. Fokusnya pada literasi laut yang imersif membuat dunia bawah laut terasa nyata dan layak untuk dilindungi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Brigitta, tujuan saat ini adalah menjangkau lebih banyak komunitas di seluruh dunia, serta terus melanjutkan upaya restorasi terumbu karang di seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25370" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25370" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Brigitta mengajarkan siswa tentang ekosistem bawah laut dengan bantuan teknologi Samsung.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Gelombang Baru Para Penggerak Pelestarian Laut</h3>
<p>Dalam upaya restorasi terumbu karang, di mana angka kehilangan terumbu bisa terasa sangat besar, Brigitta percaya bahwa menjaga optimisme adalah hal yang penting. “Bagi anak muda, menyerah bukanlah pilihan,” ujarnya. “Kami harus tetap berharap.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan tempat terbaik untuk membangun harapan itu? Ruang kelas, baik fisik maupun virtual. “Saya percaya pendidikan sangatlah kuat,” ujarnya. “Jika dilakukan dengan benar, Anda dapat menginspirasi generasi muda yang akan menjadi para pembuat kebijakan di masa depan.”</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Ajak Generasi Muda Indonesia Berinovasi</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-solve-for-tomorrow-2026-segera-dibuka-ajak-generasi-muda-indonesia-berinovasi?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:20:25 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/427CDtJ</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia kembali akan membuka pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 (SFT), mengajak generasi muda Indonesia untuk ikut andil]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-25231" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia kembali akan membuka pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 (SFT), mengajak generasi muda Indonesia untuk ikut andil dalam menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi sekaligus membuka peluang tampil di nasional. Program ini terbuka bagi pelajar SMA/SMK/MA dan sederajat, serta mahasiswa D3/D4/S1 yang masih aktif di seluruh Indonesia. Pendaftaran SFT 2026 dibuka mulai <strong>28 April hingga 29 Mei 2026</strong> melalui situs resmi <a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/?cid=id_ow_app_samsung-newsroom_none_always-on_sft-2026-teaser_article_none_none" target="_blank" rel="noopener">Samsung Solve for Tomorrow.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan talenta muda, SFT hadir sebagai platform bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif sejak dini. Melalui program ini, peserta tidak hanya diajak untuk berkompetisi, tetapi juga mendapatkan pengalaman pembelajaran yang komprehensif melalui Design Thinking, AI Amplification serta <em>mentoring</em> dari para ahli di bidangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tahun ini, kami kembali mengundang generasi muda Indonesia untuk berani mengambil langkah dan menghadirkan solusi nyata melalui teknologi. Samsung Solve for Tomorrow bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah perjalanan untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif yang dapat membawa dampak luas. Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Antusiasme terhadap Samsung Solve for Tomorrow terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan sebelumnya, SFT berhasil menjaring <strong>2.603 pendaftar,</strong> dengan 2.274 peserta lolos ke tahap penyisihan dan membentuk 647 tim yang menghadirkan berbagai ide inovatif dari seluruh Indonesia. Capaian ini menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada penyelenggaraan sebelumnya, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi membanggakan melalui Tim Labmino dari Universitas Indonesia yang terpilih sebagai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ide dan inovasi anak muda Indonesia mampu bersaing ditingkat global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow menjadi pengalaman yang mengubah cara kami melihat potensi diri. Kami merasa sangat bangga dapat mewakili Indonesia sebagai Global Ambassador. Lebih dari sekadar pencapaian, perjalanan ini membuktikan bahwa ide yang berangkat dari kepedulian dapat berkembang menjadi solusi nyata yang memberikan dampak,” ujar<strong> Anthony Edbert Feriyanto, Tim Labmino, SFT Global Ambassador 2025.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow tidak hanya memberikan pengalaman kompetisi, tetapi juga menghadirkan perjalanan pembelajaran yang menyeluruh bagi para peserta. Mulai dari proses pengembangan ide, pelatihan intensif, <em>mentoring </em>dari para ahli, hingga kesempatan memperoleh sertifikasi, seluruh rangkaian program dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan di masa depan. Tahun ini, Samsung Solve for Tomorrow membawa dua tema, yaitu <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology) </strong>dan <strong>Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech).</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT 2026 menantang para peserta untuk memilih satu dari dua tema utama. Tema pertama, <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology), </strong>berfokus pada penerapan konsep ekonomi sirkular sebagai solusi atas tantangan lingkungan global. Melalui pendekatan berbasis STEM, peserta didorong untuk menciptakan inovasi yang mampu menjaga dan memulihkan lingkungan melalui sistem berkelanjutan yang menekankan pada minimnya limbah, penggunaan ulang sumber daya, serta daur ulang dan regenerasi material.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tema kedua, <strong>Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech),</strong> mengajak generasi muda untuk mengembangkan solusi inovatif yang menggabungkan olahraga dan teknologi sebagai sarana mendorong perubahan sosial. Fokusnya adalah menciptakan akses olahraga yang lebih inklusif dan merata, khususnya bagi perempuan dan penyandang disabilitas, sehingga olahraga dapat menjadi alat untuk membangun masa depan yang lebih setara dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT terus menunjukkan dampak nyata dengan meningkatnya antusiasme. Hal ini tak hanya dirasakan oleh Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, tetapi juga oleh <strong>Kadek Nandana Tyo Nayotama,</strong> salah satu alumni SFT 2025, anggota tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya. Tyo turut merasakan manfaat dari program SFT yang menurutnya bukan kompetisi biasa. Bersama timnya, ia mengembangkan Pantara, platform digital berbasis AI dan Machine Learning (ML) untuk membantu pengelolaan bahan pangan segar secara lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25232" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25232" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="505" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px-768x388.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya, juara 2 Samsung Solve for Tomorrow 2025 kategori Universitas</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya saya mengira Samsung Solve for Tomorrow hanyalah kompetisi biasa, namun ternyata jauh melampaui ekspektasi. SFT mengajarkan kami untuk benar-benar memahami masalah melalui pendekatan Design Thinking sebelum membangun solusi, sesuatu yang sangat membuka perspektif saya sebagai mahasiswa teknik,” ungkap<strong> Tyo.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Berbagai sesi seperti AI Amplification Workshop dan <em>mentoring</em> langsung dari para <em>expert </em>juga memberikan <em>insight</em> baru yang aplikatif. Seluruh prosesnya sangat membentuk kemampuan saya, mulai dari berpikir kritis, berkolaborasi, hingga menyampaikan ide secara jelas dan berdampak,” tambah <strong>Tyo. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Berbagai sesi seperti AI Amplification Workshop dan <em>mentoring</em> langsung dari para <em>expert </em>juga memberikan <em>insight</em> baru yang aplikatif. Seluruh prosesnya sangat membentuk kemampuan saya, mulai dari berpikir kritis, berkolaborasi, hingga menyampaikan ide secara jelas dan berdampak,” tambah <strong>Tyo. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan perjalanan pembelajaran yang membentuk generasi muda menjadi problem solver yang siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui program ini, Samsung mendorong lebih banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk berani memulai, mengembangkan ide, serta menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program-program pendidikan Samsung, baik Solve for Tomorrow (SFT) maupun Innovation Campus (SIC), terus menunjukkan relevansinya melalui berbagai apresiasi yang diterima, termasuk penghargaan dari Detikcom sebagai Award Penggerak Talenta Digital serta pengakuan terbaru dari Uzone.id melalui Uzone Choice Awards 2026 dalam kategori ESG Award Next-Gen Social Movement. Pencapaian ini menegaskan komitmen Samsung dalam menghadirkan inisiatif yang tidak hanya berdampak positif, tetapi juga selaras dengan kebutuhan dan aspirasi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan keterampilan inovasi, problem solving, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Corporate Social Responsibility Samsung, dapat mengunjungi <a href="http://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>SFT Global Ambassador: Tim Labmino Kembangkan RunSight, Teknologi Berbasis AI Untuk Akses Lebih Inklusif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/sft-global-ambassador-tim-labmino-kembangkan-runsight-teknologi-berbasis-ai-untuk-akses-lebih-inklusif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 10:00:58 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3MJnwD0</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24624" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24624" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(Tim Labmino, salah satu Global Ambassador SFT menghadirkan inovasi teknologi berbasis AI melalui RunSight)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang sebagai <em>virtual running guide</em> bagi penyandang disabilitas visual. Di balik pencapaian global tersebut, terdapat proses riset mendalam dan empati yang menjadi fondasi lahirnya inovasi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui program Samsung Solve for Tomorrow (SFT), Tim Labmino mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide secara terstruktur, mulai dari validasi masalah, perancangan prototipe, hingga uji dampak di lapangan. Bagi tim asal Universitas Indonesia ini, SFT bukan sekadar kompetisi, melainkan ekosistem pembelajaran yang menjembatani riset kampus dengan solusi nyata yang aplikatif dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengembangan RunSight berangkat dari pendekatan berbasis empati. Pada tahap awal, tim mengeksplorasi solusi navigasi umum untuk membantu mobilitas penyandang disabilitas visual. Namun, melalui observasi dan wawancara langsung, mereka menemukan kebutuhan yang jauh lebih spesifik: tantangan keselamatan dan kemandirian saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbeda dengan berjalan atau navigasi kota, lari memiliki karakteristik unik, kecepatan lebih tinggi, risiko tabrakan lebih besar, dan kebutuhan arahan yang cepat serta mudah dipahami. Banyak solusi yang tersedia berfokus pada mobilitas harian, namun belum dirancang untuk aktivitas olahraga dengan ritme cepat dan kebutuhan <em>lane awareness</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada awalnya, Tim Labmino berfokus pada konsep navigasi umum. Namun dalam perjalanannya, mereka menemukan panggilan yang lebih spesifik dan berdampak: menghadirkan solusi untuk keamanan dan kemandirian penyandang disabilitas visual saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya kami mengembangkan konsep navigasi umum. Namun kami menyadari bahwa berlari memiliki tantangan yang sangat berbeda, lebih cepat, lebih dinamis, dan membutuhkan respons instan. Dari situlah pivot terbesar kami terjadi. Kami memutuskan fokus pada<em> track running</em> dan merancang <em>wearable </em>yang ringan, berbasis kamera RGB, agar nyaman digunakan dan tetap terjangkau. Di sisi software, kami juga bertransformasi dari satu model AI menjadi<em> pipeline</em> multi-model agar arahan yang diberikan jauh lebih presisi dan adaptif. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal teknologi yang canggih, tapi tentang bagaimana teknologi benar-benar memahami kebutuhan penggunanya,” ungkap <strong>Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24625" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24625" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight mampu mengenali objek di sekitar pengguna, membaca lintasan lari, serta menyesuaikan arahan berdasarkan kecepatan pengguna. Informasi tersebut disampaikan melalui instruksi suara secara <em>real-time</em>, membantu pengguna mengatur arah dan kecepatan saat berlari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight sebagai “<em>virtual guide runne</em>r” mampu menangkap video, lalu AI di perangkat memprosesnya secara <em>real-time</em> untuk mendeteksi garis lintasan dan hambatan di depan pengguna. Sistem kemudian memberikan instruksi suara secara <em>real-time</em> agar pengguna tetap berada di tengah lintasan dan dapat menghindari objek dengan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak berhenti di sana, dalam perjalanananya Tim Labmino memiliki tantangan tersendiri dalam mengoptimasi AI. “Tantangan terbesarnya adalah menjaga akurasi saat kondisi nyata berubah, sekaligus menjaga model tetap ringan untuk <em>real time</em>”,  ujar <strong>Tim Labmino, Anthony Edbert Feriyanto.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengoptimasi prototipe RunSight, Tim Labmino melakukan uji keamanan di berbagai kondisi lintasan, cahaya, dan kepadatan orang. Logika sistem dirancang dengan prinsip <em>safety-first</em>, menggunakan <em>threshold</em>, <em>frame smoothing</em>, dan aturan konservatif agar tidak memberikan arahan mendadak yang berisik bagi pengguna. Pendekatan inilah yang mengantarkan Tim Labmino meraih pengakuan global melalui Samsung Solve for Tomorrow.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Samsung, perjalanan Tim Labmino mencerminkan esensi dari Samsung Solve for Tomorrow dalam mendorong inovasi yang berangkat dari empati dan menciptakan dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia,</strong> mengatakan, “Samsung Solve for Tomorrow bukan hanya tentang kompetisi inovasi, tetapi tentang membangun pola pikir <em>problem-solver</em> di kalangan generasi muda. Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika empati dipadukan dengan kapabilitas teknologi seperti AI, lahirlah solusi yang inklusif dan relevan bagi masyarakat. Inovasi seperti inilah yang ingin terus kami dorong, teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di panggung global Samsung Solve for Tomorrow, Tim Labmino membawa lebih dari sekadar pengakuan internasional. Mereka membawa semangat untuk terus mengembangkan RunSight, memperluas dampaknya, dan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi yang berangkat dari empati. Melalui perjalanan ini, Tim Labmino ingin menunjukkan bahwa anak muda Indonesia tidak hanya mampu menciptakan teknologi, tetapi juga berani menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Batch 7 Umumkan Dua Tim Terbaik Pengembang Solusi AI dan IoT untuk Talenta Digital Indonesia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-batch-7-umumkan-dua-tim-terbaik-pengembang-solusi-ai-dan-iot-untuk-talenta-digital-indonesia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:33:33 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Alex]]></category>
		<category><![CDATA[PhysioTrack]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[SIC Batch 7]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4qLveu7</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia resmi mengumumkan dua tim terbaik dari masing-masing kategori peserta dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24373" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24373" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px.jpg" alt="" width="1000" height="669" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px-842x563.jpg 842w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px-768x514.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Terbaik Pertama &#8211; Program Samsung Innovation Campus Batch 7 2025/2026</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia resmi mengumumkan dua tim terbaik dari masing-masing kategori peserta dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 pada Culmination Event yang digelar pada 16 Februari 2026. <strong>Tim Lumyx dari SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau dan Tim Outliers dari Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Jawa Tengah</strong> terpilih menjadi tim terbaik pertama setelah melalui rangkaian pembelajaran, mentoring, dan proses seleksi nasional yang ketat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada babak Final Judging, para finalis mempresentasikan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan  Internet of Things (IoT) yang diangkat dari permasalahan nyata di sekitar mereka. Kriteria penilaian dari para juri dilakukan berdasarkan presentasi dan penyampaian ide, kesesuaian masalah dan solusi, demonstrasi prototipe, Integrasi AI dan IoT, pemahaman teknis selama tanya jawab dengan juri serta inovasi dan potensi masa depan.  Dimana pada SIC Batch 7 ini Samsung didukung oleh dewan juri yang terhormat yang terdiri dari bermacam-macam institusi, baik dari Kementerian Agama RI, Kemedikdasmen, Kemendikti, Samsung R&amp;D Institute Indonesia dan partner industri lainnya. Hal ini juga menegaskan komitmen Samsung dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia, dengan menyediakan pembelajaran teknologi yang terstruktur juga dengan menghadirkan dewan juri professional yang ahli di bidangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan talenta teknologi nasional. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut Indonesia membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> per tahun untuk mendukung percepatan transformasi digital, menjadikan penguatan kompetensi AI dan IoT sebagai kebutuhan strategis bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Menguji Relevansi dan Dampak Solusi</strong></h3>
<p>Kedua tim terbaik menunjukkan tidak hanya kecanggihan teknologi, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap masalah yang ingin diselesaikan. Melalui pendekatan <em>project-based learning</em>, peserta membangun solusi yang aplikatif, teruji, dan berorientasi pada dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24374" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24374" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Alex Your Truly Personal AI dari Tim Lumyx, SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dua solusi terbaik tahun ini memperlihatkan bagaimana AI dan IoT dapat diterapkan secara kontekstual untuk menjawab tantangan masyarakat. <strong>Alex</strong>, <strong>Personal AI Assistant berbasis IoT</strong> yang dikembangkan oleh Tim Lumyx – The Best Team Pertama dari Kategori Siswa, dirancang sebagai <em>learning companion</em> sekaligus <em>asisten personal </em>dengan interaksi yang natural. Tidak hanya merespons perintah, Alex mampu mendengarkan secara real-time, merangkum informasi, serta membangun memori personal pengguna secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemrosesan audio-visual serta <em>machine learning</em> berbasis edge dan server, Alex menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih kontekstual tanpa memerlukan aplikasi yang kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24375" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24375" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="669" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px-842x563.jpg 842w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px-768x514.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">PhysioTrack dari Tim Outliers, Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Jawa Tengah</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>PhysioTrack</strong> dari Tim Outliers  – The Best Team Pertama dari Kategori Mahasiswa menghadirkan <strong>solusi rehabilitasi pasca stroke berbasis AI dan IoT </strong>yang memungkinkan pasien menjalani terapi dari rumah secara lebih terukur dan tetap terpantau oleh terapis. Melalui integrasi sensor IoT, sistem ini mengumpulkan data latihan dan indikator fisiologis yang kemudian dianalisis oleh model AI untuk menghasilkan status risiko serta rekomendasi berbasis data. Pendekatan ini meningkatkan akses terapi sekaligus menjaga kualitas pemantauan klinis.</p>
<h3></h3>
<h3></h3>
<h3>Pengalaman Transformasional Peserta</h3>
<p>Bagi kedua tim terbaik, perjalanan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembelajaran yang membentuk cara pandang mereka terhadap teknologi sebagai solusi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami melihat banyak pasien kesulitan menjalani terapi rutin. Melalui integrasi AI dan IoT, kami ingin menghadirkan sistem yang membantu pasien berlatih dari rumah, namun tetap terhubung dengan terapis melalui data yang terukur.” ujar <strong>Gaezka Ardhika Putra, perwakilan Tim Outliers.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>Davin Loana, perwakilan Tim Lumyx pengembang Alex Your Truly Personal AI,</strong> menambahkan, “Kami ingin menciptakan AI yang tidak hanya menjawab perintah, tetapi benar-benar memahami konteks dan kebutuhan penggunanya. Proses iterasi dan debugging justru menjadi pengalaman belajar terbesar bagi kami.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keduanya sepakat bahwa pendekatan <em>project-based learning</em> memberi ruang untuk bereksperimen dan menyempurnakan solusi hingga siap dipresentasikan secara nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24376" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24376" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="668" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px-843x563.jpg 843w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Lumyx, SMA Darma Yudha Pekanbaru bersama Tim Outliers, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga &#8211; Tim Terbaik Pertama SIC Batch 7</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h3></h3>
<h3>Sejalan dengan Agenda Transformasi Digital Nasional</h3>
<p>Transformasi digital merupakan perjalanan nyata yang terus didorong pemerintah melalui penguatan literasi dan kompetensi digital generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pembelajaran yang baik harus menghadirkan tiga aspek: mindful, meaningful, dan joyful. Siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan makna dalam proses belajar. Kami melihat pendekatan ini tercermin dalam SIC. Penetapan coding dan AI sebagai mata pelajaran pilihan yang berdiri sendiri juga sejalan dengan upaya memperkuat literasi digital dan menyiapkan talenta muda yang siap menghadapi masa depan,” ujar <strong>Ir. Moch. Abduh, MS. Ed., Ph.D., Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><b>Drs. Soeparto, M.Pd., Tenaga Ahli Wakil Menteri Diktisaintek – Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi RI</b>, </strong>menambahkan, “Para peserta bukan sekadar kontestan, tetapi pionir muda yang merancang masa depan melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan talenta digital tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Kolaborasi dengan industri, seperti Samsung melalui SIC, sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Saya berharap para pemenang terus mengembangkan prototipe mereka karena potensinya sangat besar untuk membawa dampak nyata.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan arah tersebut, SIC hadir sebagai ruang bertumbuh bagi generasi muda Indonesia. Dengan pendampingan guru dan dosen, pembelajaran ini menciptakan efek pengganda, memperkuat literasi AI di sekolah dan kampus, serta menumbuhkan ekosistem inovasi yang lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia, </strong>menyampaikan<strong>, </strong>“Samsung Innovation Campus tidak hanya tentang pembelajaran teknologi, tetapi tentang membuka peluang. Kami percaya setiap anak muda memiliki potensi besar ketika diberi akses, bimbingan, dan kepercayaan. Kami mengucapkan selamat kepada tim terbaik atas pencapaian luar biasa ini. Pencapaian ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan sepanjang program.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Culmination Event SIC Batch 7 menjadi simbol bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu memperkecil jarak antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri digital. Peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi membangun prototipe yang relevan dan siap dikembangkan lebih lanjut. Sejalan dengan visi global “Enabling People”, SIC terus mendorong generasi muda Indonesia untuk berani berinovasi, mengasah kemampuan teknologi, dan berkontribusi dalam membangun masa depan berbasis AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a> <a href="https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/siaran-pers-no-245-hm-kominfo-06-2022-tentang-optimalkan-manfaat-transformasi-digital-menkominfo-pemerintah-siapkan-talenta-digital" target="_blank" rel="noopener">https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/siaran-pers-no-245-hm-kominfo-06-2022-tentang-optimalkan-manfaat-transformasi-digital-menkominfo-pemerintah-siapkan-talenta-digital</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Indonesia untuk Dunia: RunSight, Inovasi Kacamata AI terpilih menjadi SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-indonesia-untuk-dunia-runsight-inovasi-kacamata-ai-terpilih-menjadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 11:00:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4aweBfS</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24321" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Di Samsung, kami memandang AI sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia. Perubahan ini ikut membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman digital. Teknologi diharapkan bekerja konsisten, responsif, dan menyatu dengan keseharian, sehingga dukungannya terasa tanpa perlu banyak perhatian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AI akan berperan sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung kehidupan sehari-hari. Perannya terasa melalui pengalaman yang lebih sederhana dan relevan bagi berbagai latar belakang pengguna. Di Indonesia, kami selaraskan teknologi AI dengan kebutuhan dan cara penggunaan yang beragam. Kami percaya bahwa setiap terobosan AI harus memiliki tujuan agar kehidupan menjadi lebih baik, lebih kaya, dan lebih bermanfaat. Pendekatan inilah yang kami pegang dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cara pandang ini paling nyata tercermin pada Samsung Solve For Tomorrow (SFT). SFT membuka ruang bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan ide yang berangkat dari pengalaman nyata, sekaligus membangun keterampilan digital dan pemanfaatan AI untuk menjawab tantangan di masyarakat tempat mereka bertumbuh. Mereka tumbuh dengan ekspektasi bahwa teknologi harus bekerja intuitif dan relevan dengan persoalan di sekitarnya. Program ini dirancang sebagai proses belajar yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pematangan ide hingga siap memberi dampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24322" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24322" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">RunSight, Inovasi AI Inklusi, Kacamata Pelari dengan Keterbatasan Penglihatan</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu hasil nyata dari proses ini adalah RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025. Berangkat dari empati terhadap pelari dengan gangguan penglihatan, RunSight dirancang untuk memberikan panduan suara <em>real-time</em> agar pengguna dapat berlari dengan lebih aman dan percaya diri. Solusi ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI yang tepat dapat membuka akses dalam ruang olahraga, sekaligus menjawab kebutuhan komunitas yang selama ini kurang terlayani oleh inovasi teknologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan RunSight tak berhenti di tingkat nasional, Indonesia. Melewati seleksi tingkat regional dan global, Tim Labmino terpilih menjadi salah satu dari sepuluh tim terbaik dunia SFT Global Ambassador dan membawa solusi mereka ke panggung internasional. Kami pun bangga, kehadiran Tim Labmino sebagai perwakilan Indonesia menjadi pengakuan dunia atas pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal dan dirancang dengan pemahaman nyata terhadap kebutuhan penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi kami, Samsung Solve for Tomorrow berada di titik interseksi antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Perjalanan Tim Labmino menginspirasi kita bahwa ide yang tebersit dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan bisa berdampak nyata. Peran kami adalah menjaga agar ruang ini terus terbuka, sehingga generasi berikutnya dapat melangkah lebih jauh dan membentuk masa depan inovasi yang relevan, inklusif, dan berdampak. Dari Indonesia, untuk dunia.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Gelar Pameran Solve for Tomorrow Ambassadors: Rayakan Semangat Inovatif Pemenang</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-gelar-pameran-solve-for-tomorrow-ambassadors-rayakan-semangat-inovatif-pemenang?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 11:00:30 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[IOC]]></category>
		<category><![CDATA[Milano Cortina 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[SSFT]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3ZHto2m</guid>
									<description><![CDATA[Pada 9 Februari, Samsung Electronics menggelar Solve for Tomorrow Ambassador Exhibition di Smart City Lab, Milan, sekaligus mengumumkan 10 pemenang kompetisi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Pada 9 Februari, Samsung Electronics menggelar Solve for Tomorrow Ambassador Exhibition di Smart City Lab, Milan, sekaligus mengumumkan 10 pemenang kompetisi global Solve for Tomorrow dari berbagai negara sebagai Global Solve for Tomorrow Ambassadors. Pameran ini diselenggarakan dengan dukungan International Olympic Committee (IOC) dan Milano Cortina 2026 Foundation, serta menjadi rangkaian dari Solve for Tomorrow Ambassador Appointment Ceremony pada 8 Februari. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berskala global yang berlangsung pada 8–10 Februari, bersamaan dengan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pameran ini dihadiri oleh Mauro Porcini, Chief Design Officer (CDO) Samsung Electronics; Giusy Versace, Senator Republik Italia; Ollie Dudfield, Olympism365 Associate Director IOC; serta Domenico De Maio, Education &amp; Culture Director Milano Cortina 2026 Foundation. Exhibition ini menghadirkan ruang bagi para terpilih untuk memamerkan solusi inovatif mereka secara langsung di panggung global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24279" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24279" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F.jpg" alt="" width="1000" height="602" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F-935x563.jpg 935w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F-768x462.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Mauro Porcini, Chief Design Officer Samsung Electronics, berfoto selfie bersama para Global Samsung Solve for Tomorrow Ambassador di lokasi pameran.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24280" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24280 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Suasana exhibition Samsung Solve for Tomorrow di Milan, Italia, yang menampilkan berbagai solusi inovatif karya para duta muda dari seluruh dunia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow merupakan platform global yang memberdayakan inovator muda untuk menjawab tantangan nyata di dunia dengan menggunakan keterampilan di bidang teknologi kecerdasan buatan (AI) atau STEM. Dengan mendorong kreativitas serta kemampuan berpikir kritis, program ini mendorong siswa untuk berinovasi dan mengembangkan solusi berdampak bagi isu lokal maupun global. Melalui proyek berbasis praktik, peserta memperoleh keterampilan dan kepercayaan diri dalam menghadapi persoalan kompleks serta mengubah ide menjadi solusi nyata. Inisiatif ini tidak hanya menumbuhkan generasi pemimpin masa depan, tetapi juga memperkuat komunitas global dengan menghubungkan pemikiran muda lintas negara untuk berbagi pengetahuan dan menginspirasi kemajuan bersama. Setelah kolaborasi Samsung dan IOC menjelang Paris 2024, program ini semakin diperkuat melalui peluncuran tema global baru bertajuk <span><a href="https://news.samsung.com/global/samsung-solve-for-tomorrow-introduces-global-themes-to-unite-student-innovators-worldwide" target="_blank" rel="noopener">“Social Change Through Sport &amp; Technology – Sport &amp; Tech”</a></span> dalam kompetisi Solve for Tomorrow 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pameran ini, berbagai solusi inovatif ditampilkan dalam bentuk prototipe di masing-masing booth, termasuk AKQUA-Gel, solusi smart bandage berbasis AI yang memantau proses penyembuhan luka secara real-time dan mendukung deteksi dini infeksi melalui data sensor, yang dikembangkan oleh Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, dan Elaine Zuo. Selain itu, terdapat Kroove, aplikasi komunitas pemenang Solve for Tomorrow Italia karya Davide Casciaro dan Francesco Emmanuel Stringaro, yang mendorong partisipasi dalam aktivitas olahraga dan mempererat hubungan sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu prinsip utama Solve for Tomorrow adalah design thinking, yakni pendekatan yang mengajarkan inovator untuk mewujudkan ide menjadi solusi nyata dan aplikatif. Sejalan dengan itu, para Ambassador juga mengikuti lokakarya inovasi khusus yang dipandu oleh <span><a href="https://www.olympics.com/ioc/olympism365/innovation-hub" target="_blank" rel="noopener">Olympism365 Innovation Hub</a></span>, hasil kolaborasi Samsung dan IOC, guna mempersiapkan langkah lanjutan dalam perjalanan inovasi mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24282" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24282" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F.jpg" alt="" width="1000" height="584" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F-964x563.jpg 964w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F-768x449.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Mauro Porcini, Chief Design Officer Samsung Electronics, menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador Exhibition di Milan, Italia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di Samsung, kami percaya bahwa generasi muda telah memiliki potensi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Peran kami adalah mendukung perjalanan tersebut — menyediakan ruang, perangkat, dan kepercayaan agar ide-ide mereka dapat berkembang menjadi sesuatu yang bermakna,” ujar Mauro Porcini, CDO Samsung Electronics.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Solusi yang dipamerkan hari ini sungguh mengesankan dan mencerminkan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui semangat serta kreativitas. Dengan para pemimpin masa depan se-inovatif Solve for Tomorrow Ambassadors, dunia berada di tangan yang tepat,” kata Senator Giusy Versace.</p>
<h3></h3>
<h3></h3>
<h3>Pameran Solve for Tomorrow Ambassadors Hadirkan Pengalaman Interaktif</h3>
<p>Setiap booth menghadirkan pengalaman langsung terhadap solusi yang dikembangkan, di mana para peserta memaparkan permasalahan yang mereka temukan, solusi yang dirancang, serta peran teknologi dalam mewujudkannya. Para pengunjung dapat berinteraksi, mengajukan pertanyaan, dan merasakan langsung inovasi yang ditampilkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24283" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24283" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Danielle Yang dari tim Samsung Solve for Tomorrow Ambassador Amerika Serikat, Storm Shield, mempresentasikan solusi wearable yang dirancang untuk memungkinkan aktivitas fisik secara aman bagi pengguna alat bantu dengar.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai contoh, dalam pengalaman Storm Shield, pengunjung mengenakan headband yang bergetar saat mendeteksi rintangan dari jarak tertentu, dengan intensitas getaran menyesuaikan jarak objek. Sementara itu, dalam MyVision Experience, pengunjung mencoba tongkat pintar yang mampu mendeteksi rintangan di permukaan lantai dan memberikan peringatan melalui getaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, booth AKQUA-Gel dan Kroove menghadirkan penjelasan mendalam dan interaktif mengenai bagaimana solusi prototipe tersebut memberikan inovasi kesehatan yang lebih cerdas serta mempererat kebersamaan komunitas melalui olahraga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pameran ini, ditampilkan seluruh 10 solusi inovatif dari para Solve for Tomorrow Ambassadors, sebagai berikut</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Sport &amp; Tech</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Australia | TeamUp – Ahan Kiani</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Platform berbasis AI yang menghubungkan individu dengan tim olahraga dan komunitas lokal guna meningkatkan partisipasi dalam olahraga rekreasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Indonesia | Run Sight – Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammed Fazil Tirtana, Ariq Maulana Malki Ibrahim</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi wearable berbasis AI yang membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik dengan aman melalui pendeteksian jalur dan rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | Poseidon – Umut Devrim Deveci &amp; Efe Cem Öztürk</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem keselamatan berenang bagi penyandang disabilitas visual yang memberikan peringatan getaran melalui gelang saat mendekati batas area atau rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Inggris | Curastep – Raye Woon &amp; Sarah</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepatu pintar dengan sensor untuk mendeteksi tanda awal lecet pada penderita diabetes dan mendorong aktivitas fisik yang aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Storm Shield – Danielle Yang, Sara Carmona, Isha Harbaugh, Koel Harbaugh, Audrey Adams, Nikki Beshkar, Emily Wang</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ikat kepala olahraga pelindung yang dirancang untuk melindungi alat bantu dengar dari paparan kelembapan, benturan, serta kerusakan akibat faktor lingkungan selama aktivitas fisik.</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Accessibility &amp; Environment</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tiongkok | Furen Makers – Chenyue Wang, Ziyang Ma, Qiuyue Wang, Hewei Wen</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kursi roda berbasis gelombang otak untuk mendukung mobilitas, rehabilitasi, dan partisipasi olahraga bagi penyandang ALS dan disabilitas fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prancis | Liova – Simon Cénet &amp; Evan Dessables</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Perangkat produksi baterai portabel yang mengubah baterai ponsel bekas menjadi power bank untuk mengurangi limbah elektronik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>India | Paraspeak – Pranet Khetan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Solusi AI berbasis cloud yang mengubah pengucapan tidak jelas menjadi suara yang jelas secara real-time bagi penyandang gangguan bicara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | OilSorb – İrem Erden, Ece Deniz Sayar, Ela Aksoy, Meryem Melis Çınar</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Solusi berkelanjutan penanggulangan tumpahan minyak di laut menggunakan bantalan wol yang dapat digunakan kembali dan teknologi drone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Aqua-Gel – Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, Elaine Zuo</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perban pintar berbasis AI yang memantau penyembuhan luka secara real-time serta mendeteksi infeksi dini melalui data sensor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Semangat Keunggulan dalam Mewujudkan Dampak Nyata</h3>
<p>Melalui Solve for Tomorrow, Samsung terus mendukung perjalanan generasi muda dalam mengembangkan potensi menjadi dampak sosial yang nyata di seluruh dunia. Penyelenggaraan pameran ini bertepatan dengan semangat Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, yang sama-sama merepresentasikan perjalanan panjang menuju keunggulan dan kontribusi bagi kebaikan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Merupakan pengalaman yang sangat menginspirasi menyaksikan para Solve for Tomorrow Ambassadors menampilkan solusi inovatif mereka secara langsung, terutama dalam konteks Olimpiade Milano Cortina 2026 yang menekankan pentingnya edukasi, inklusi, dan partisipasi generasi muda,” ujar Ollie Dudfield, Olympism365 Associate Director IOC. “Karya para Ambassador mencerminkan keyakinan bersama IOC, Samsung, dan Milano Cortina 2026 bahwa olahraga dan teknologi dapat menjadi katalis perubahan sosial yang positif.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Para Solve for Tomorrow Ambassadors telah mencurahkan waktu dan upaya luar biasa demi kemajuan komunitas mereka. Melihat hasil kerja keras tersebut sungguh mengagumkan, dan Milano Cortina 2026 Foundation bangga dapat menjadi bagian dari pameran ini,” tutup Domenico De Maio, Education &amp; Culture Director Milano Cortina 2026 Foundation.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador, silakan kunjungi berita berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span><a href="https://news.samsung.com/id/indonesia-cetak-sejarah-tim-labmino-ui-jadi-sft-global-ambassador">Indonesia Cetak Sejarah, Tim Labmino UI Jadi SFT Global Ambassador</a></span></li>
<li><span><a href="https://news.samsung.com/id/indonesia-masuk-jajaran-10-global-ambassador-samsung-solve-for-tomorrow-2025">Indonesia Masuk Jajaran 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow 2025</a></span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Indonesia Cetak Sejarah, Tim Labmino UI Jadi  SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/indonesia-cetak-sejarah-tim-labmino-ui-jadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 17:28:10 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4bTpAT4</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT)]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignnone size-full wp-image-24257" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg" alt="" width="1000" height="617" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-912x563.jpg 912w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia, yang untuk pertama kalinya lolos sebagai SFT Global Ambassador dan menjadikan Indonesia sebagai satu dari dua negara di South East Asia and Oceania (SEAO) yang meraih posisi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan Tim Labmino, menandai pengakuan global atas inovasi anak muda Indonesia yang berangkat dari tantangan nyata di masyarakat dan diterjemahkan menjadi solusi berbasis teknologi yang berdampak, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui RunSight, solusi <em>wearable </em>berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman, Tim Labmino menunjukkan bagaimana teknologi dapat membuka akses yang lebih setara dalam dunia olahraga inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari sekadar kompetisi, SFT menjadi <em>learning journey</em> pembentukan kepemimpinan generasi muda Indonesia di tingkat global, mendorong anak muda untuk menghubungkan empati, teknologi, dan dampak sosial dalam satu solusi nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24433" style="width: 1030px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24433 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg" alt="" width="1020" height="574" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg 1020w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino, terpilih sebagai salah satu dari sepuluh Tim Terbaik dunia menjadi Global Ambassador SFT</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Learning journey</em> Tim Labmino dalam Samsung Solve for Tomorrow dimulai sejak tahap awal program, ketika mereka harus melalui proses panjang dalam mengasah ide, mengembangkan solusi, serta membuktikan bahwa inovasi yang mereka rancang memiliki relevansi dan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi ruang belajar yang mempertemukan tantangan, kolaborasi, dan proses refleksi yang membentuk cara berpikir tim sebagai inovator muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain aspek kenyamanan, Tim Labmino juga dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan perangkat yang low cost dan hemat energi. Hal ini mendorong tim untuk mengoptimasi penggunaan kecerdasan buatan yang kompleks agar tetap ringan, efisien, dan dapat digunakan dalam aktivitas berlari tanpa mengorbankan performa maupun keamanan pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow adalah perjalanan yang benar-benar mengubah cara kami melihat diri kami sendiri dan potensi yang kami miliki. Kami merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Indonesia sebagai Global Ambassador. Bagi kami, ini bukan hanya tentang memenangkan sebuah program, tetapi tentang membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian bisa tumbuh menjadi solusi nyata yang berdampak. Kami berharap pencapaian ini bisa menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar, berinovasi dengan empati, dan percaya bahwa karya mereka bisa memberi arti bagi banyak orang,” ujar <strong>Anthony Edbert Feriyanto, Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, <strong>Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.</strong>, menegaskan pentingnya peran inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi sebagai fondasi transformasi bangsa, “Kami bangga melihat Tim Labmino mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di forum global. Inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi seperti ini menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Kami juga mengapresiasi inisiatif Samsung melalui Solve for Tomorrow yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan dan ekosistem inovasi, dengan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang berdampak sosial.”<span style="text-decoration: line-through;"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengalaman ini menegaskan peran Tim Labmino sebagai inspirasi bagi generasi muda. Perjalanan yang berangkat dari ide sederhana penuh empati, hingga berkembang menjadi solusi berbasis teknologi yang diakui secara global, menjadi contoh bahwa inovasi dapat tumbuh dari kepedulian terhadap sekitar serta dapat di mulai dari siapa aja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pencapaian Tim Labmino mendapat apresiasi dari Samsung sebagai wujud nyata kepemimpinan muda berbasis inovasi. <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia</strong>, menyampaikan, “Kami sangat bangga atas terpilihnya Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador. Ini tentu adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami dan bagi Indonesia. Melalui pencapaian ini, semakin membuktikan bahwa AI yang bermakna adalah AI yang mampu memberdayakan manusia, dan perjalanan Tim Labmino menjadi contoh bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu untuk menciptakan inovasi berdampak di tingkat global.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Samsung melalui SFT dalam memberdayakan generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pencipta solusi. Program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kepemimpinan, dan keberanian untuk menjawab tantangan sosial melalui inovasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui langkah Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, Samsung dan Indonesia bersama-sama mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa inovasi dengan tujuan dapat lahir dari Indonesia dan membuka peluang yang lebih inklusif secara global. Samsung akan terus mendukung generasi muda Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berkolaborasi lintas batas, dan memimpin masa depan melalui teknologi yang bermakna.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Corporate Citizenship Umumkan 10 Global Ambassador Solve for Tomorrow 2025, Indonesia Terpilih Jadi Salah Satunya</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/indonesia-masuk-jajaran-10-global-ambassador-samsung-solve-for-tomorrow-2025?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 20:03:26 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[IOC]]></category>
		<category><![CDATA[Milano Cortina 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Ambassadors]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/45Updnk</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC), secara resmi mengumumkan terpilihnya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC), secara resmi mengumumkan terpilihnya 10 tim Global Ambassador dari Solve for Tomorrow sebagai bagian dari inisiatif corporate citizenship berkelanjutan Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengumuman ini disampaikan di Milan, Italia, dalam rangkaian acara yang digelar bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Program selama tiga hari, yang berlangsung pada 8–10 Februari 2026, mencakup seremoni penunjukan ambassador, pameran solusi inovatif, serta berbagai aktivitas jejaring global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solve for Tomorrow merupakan platform global Samsung yang berfokus pada pengembangan solusi inovatif, serta mendukung generasi muda dalam mengembangkan solusi berbasis STEM untuk menjawab berbagai tantangan di tingkat lokal maupun global. Tahun ini, para Global Ambassador dipilih dari tim pemenang kompetisi Solve for Tomorrow tingkat regional di berbagai negara. Seleksi akhir dilakukan melalui evaluasi bersama antara Samsung dan IOC berdasarkan aspek inovasi, skalabilitas, serta dampak sosial dari setiap solusi. Sebanyak 10 tim terpilih dibagi ke dalam dua fokus utama, yaitu Sport &amp; Tech serta Accessibility &amp; Environment, dengan masing-masing kategori diwakili oleh lima tim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari program Ambassador, setiap tim terpilih akan menerima dukungan pendanaan, serta dukungan hingga dua tahun dari Samsung guna mengembangkan prototipe mereka menjadi produk yang layak secara komersial. Lima tim dalam kategori Sport &amp; Tech juga akan mendapatkan dukungan bersama dari Samsung dan IOC.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam seremoni tersebut, dua alumni Solve for Tomorrow, yakni Danielle Yang, Samsung Solve for Tomorrow Ambassador kategori Sport &amp; Tech, serta Simon Cénet dari Tim Liova asal Prancis, berbagi pengalaman pribadi dan wawasan mengenai inovasi generasi muda serta dampak nyata dari proyek mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Danielle Yang</strong>, memiliki disabilitas pendengaran, menjelaskan motivasinya mengikuti program ini. “Saya bergabung dengan Samsung Solve for Tomorrow untuk menjawab tantangan yang saya alami dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan, “Dengan dukungan Samsung Electronics dan International Olympic Committee (IOC), saya merasa sangat terhormat dan bahagia dapat berbagi ide saya kepada dunia, bahkan di panggung Olimpiade.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui Samsung Solve for Tomorrow, saya mendapatkan kepercayaan diri bahwa ide saya dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar <strong>İrem Erden, Ambassador asal Türkiye</strong> yang memenangkan kompetisi regional melalui solusi OilSorb, yaitu sistem penanggulangan tumpahan minyak di laut berbasis bantalan wol yang dapat digunakan kembali serta teknologi drone. “Sebagai ambassador terpilih, saya akan terus berupaya menginspirasi lebih banyak generasi.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24185" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F.jpg" alt="" width="1000" height="847" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F-665x563.jpg 665w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F-768x650.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Inovasi Berkelanjutan dalam Sport &amp; Tech</h3>
<p>Mengusung tema “Sport &amp; Tech”, program Ambassador Samsung 2026 bertujuan memberdayakan generasi muda untuk mendorong inovasi berkelanjutan melalui sinergi antara olahraga, teknologi, dan kepemimpinan. Seremoni penunjukan resmi berlangsung di Samsung House, Milan, dan dihadiri oleh sekitar 80 pemangku kepentingan global, termasuk Presiden IOC Kirsty Coventry; Anggota Dewan Eksekutif IOC sekaligus Presiden Samsung Global Research Jae Youl Kim; Ketua Komisi Olympism 365 Auvita Rapilla; Anggota Komisi Olympism 365 Nawal El Moutawakel; serta Presiden dan Head of Global Marketing Samsung Electronics Won-Jin Lee.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momen komitmen dalam seremoni ini menegaskan tekad bersama Samsung dan IOC dalam membina talenta masa depan serta memberdayakan generasi muda untuk membentuk dunia yang lebih baik. Komitmen ini diwujudkan melalui pertunjukan panggung simbolis yang menampilkan penyatuan logo Samsung dan IOC dengan membuka dan menyatukan Galaxy Z TriFold, yang melambangkan perluasan ide, potensi, serta keyakinan bersama untuk membuka peluang baru bagi generasi muda dalam memimpin masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Proyek-proyek ini sungguh menginspirasi: penuh kreativitas, imajinasi, dan semangat untuk membawa perubahan nyata. Kalian memanfaatkan teknologi untuk membentuk masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, sehat, dan aktif,” ujar Presiden IOC Kirsty Coventry. “Saya sangat antusias melihat para pemenang pertama kategori Sport &amp; Tech yang memadukan olahraga, teknologi, dan pemecahan masalah dengan cara yang benar-benar dapat mengubah kehidupan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui Solve for Tomorrow dan kolaborasi kami dengan IOC, kami menciptakan lingkungan yang memungkinkan generasi muda menemukan potensi terbaik mereka, mengekspresikan ide, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Won-Jin Lee, President and Head of Global Marketing Samsung Electronics. “Kami tidak hanya mendukung inovasi, tetapi juga membina para pemimpin masa depan yang menjunjung nilai keunggulan, rasa hormat, persahabatan, dan kreativitas.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24186" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2.jpg" alt="" width="1000" height="815" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2-691x563.jpg 691w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2-768x626.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Pameran Solusi dan Lokakarya Inovasi</h3>
<p>Pada 9 Februari, para tim ambassador akan memamerkan solusi inovatif mereka di Smart City Lab, Milan, serta mengikuti lokakarya bertema inovasi yang dipandu oleh IOC Olympism365 Innovation Hub. Lokakarya ini bertujuan membekali para ambassador dengan keterampilan untuk menjadi inovator pembangunan berkelanjutan di dunia olahraga. Pameran ini akan dihadiri oleh perwakilan IOC, Panitia Penyelenggara Milano Cortina 2026, serta berbagai instansi pemerintah Italia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada 10 Februari, para ambassador akan mengikuti rangkaian program lapangan dan kegiatan resmi, termasuk kunjungan ke Desa Olimpiade Milano Cortina 2026. Melalui pengalaman ini, Samsung mendukung para ambassador untuk memperdalam pemahaman mereka tentang olahraga, teknologi, serta makna Olimpiade dan semangat Olimpiade.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24187" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3.jpg" alt="" width="1000" height="632" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3-891x563.jpg 891w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rincian mengenai 10 tim Duta Solve for Tomorrow yang baru terpilih dan proyek-proyek mereka adalah sebagai berikut:</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Sport &amp; Tech</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Australia | TeamUp – Ahan Kiani</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Platform berbasis AI yang menghubungkan individu dengan tim olahraga dan komunitas lokal guna meningkatkan partisipasi dalam olahraga rekreasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Indonesia | Run Sight – Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammed Fazil Tirtana, Ariq Maulana Malki Ibrahim</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi wearable berbasis AI yang membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik dengan aman melalui pendeteksian jalur dan rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | Poseidon – Umut Devrim Deveci &amp; Efe Cem Öztürk</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem keselamatan berenang bagi penyandang disabilitas visual yang memberikan peringatan getaran melalui gelang saat mendekati batas area atau rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Inggris | Curastep – Raye Woon &amp; Sarah</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepatu pintar dengan sensor untuk mendeteksi tanda awal lecet pada penderita diabetes dan mendorong aktivitas fisik yang aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Storm Shield – Danielle Yang, Sara Carmona, Isha Harbaugh, Koel Harbaugh, Audrey Adams, Nikki Beshkar, Emily Wang</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ikat kepala olahraga pelindung yang dirancang untuk melindungi alat bantu dengar dari paparan kelembapan, benturan, serta kerusakan akibat faktor lingkungan selama aktivitas fisik.</p>
<h3></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Lima Tim Kategori Accessibility &amp; Environment</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tiongkok | Furen Makers – Chenyue Wang, Ziyang Ma, Qiuyue Wang, Hewei Wen</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kursi roda berbasis gelombang otak untuk mendukung mobilitas, rehabilitasi, dan partisipasi olahraga bagi penyandang ALS dan disabilitas fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prancis | Liova – Simon Cénet &amp; Evan Dessables</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perangkat produksi baterai portabel yang mengubah baterai ponsel bekas menjadi power bank untuk mengurangi limbah elektronik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>India | Paraspeak – Pranet Khetan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi AI berbasis cloud yang mengubah pengucapan tidak jelas menjadi suara yang jelas secara real-time bagi penyandang gangguan bicara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | OilSorb – İrem Erden, Ece Deniz Sayar, Ela Aksoy, Meryem Melis Çınar</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi berkelanjutan penanggulangan tumpahan minyak di laut menggunakan bantalan wol yang dapat digunakan kembali dan teknologi drone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Aqua-Gel – Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, Elaine Zuo</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perban pintar berbasis AI yang memantau penyembuhan luka secara real-time serta mendeteksi infeksi dini melalui data sensor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24190" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24191" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5.jpg" alt="" width="1000" height="751" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5-750x563.jpg 750w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5-768x577.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24192" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24193" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Akses ke Peran Aktif: Memberdayakan Generasi Muda untuk Ikut Menciptakan Pengajaran di Era Digital</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-akses-ke-peran-aktif-memberdayakan-generasi-muda-untuk-ikut-menciptakan-pengajaran-di-era-digital?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 15:36:52 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Lighthouse Schools]]></category>
		<category><![CDATA[Learning Hub]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NWpJep</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24147" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas peran pengajaran bagi perdamaian dan pembangunan. Saat kita memperingati Hari Pendidikan Internasional 2026, diskusi global beralih ke tema baru yang lebih kuat: &#8220;Kekuatan pemuda dalam membangun pengajaran bersama&#8221; (<em>The power of youth in co-creating education</em>). Tema ini mengakui peran pemuda sebagai agen perubahan dalam membentuk pengajaran yang inklusif, adil, dan berkualitas, serta membantu membangun masyarakat yang lebih damai, adil, dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Visi ini memahami sebuah dasar di mana generasi muda kita, yang jumlahnya mencapai lebih dari setengah populasi global sudah tidak lagi bisa dilihat sebagai penerima manfaat pasif dari sistem pengajaran, melainkan menjadi perancangnya. Sebagai <em>digital natives</em>, mereka memahami dinamika masa depan lebih baik daripada generasi sebelumnya dan suara mereka sangat penting dalam membentuk bagaimana proses pembelajaran berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sama halnya dengan UNESCO yang memperjuangkan kemandirian bagi generasi muda, kita pun harus mengambil peran dalam menjembatani kesenjangan dan memberdayakan generasi muda agar menjadi partisipan aktif dalam pengajaran mereka. Hal ini menjadi sangat krusial di tengah transformasi teknologi yang cepat, yang menuntut kita untuk tidak hanya mempertimbangkan kembali apa yang kita ajarkan, tetapi juga bagaimana proses pengajaran dan pembelajaran berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menjembatani Kesenjangan Digital</h3>
<p>Di Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kesenjangan digital sering kali dianggap sebagai tantangan infrastruktur yang ditandai dengan kurangnya <em>bandwidth internet</em> atau akses ke perangkat seperti laptop, tablet, atau komputer. Di Samsung, kami memandang hal ini berbeda, melihatnya sebagai kesenjangan digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bandwidth bukan hanya soal kecepatan internet; ini adalah tentang seberapa cepat seorang siswa dapat mengakses pengetahuan. Sebuah perangkat bukan sekadar gadget; ia adalah kanvas untuk berkreasi. Ketika seorang siswa di komunitas pedesaan kekurangan peralatan ini, mereka bukan sekadar kehilangan sebuah tablet; mereka kehilangan kesempatan untuk berperan dalam ekonomi masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan ini sangat nyata. Pada tahun 2025, sebanyak 59% sekolah di wilayah kita memiliki rencana untuk memperbarui dan berinvestasi dalam teknologi modern untuk mendigitalisasi lingkungan belajar<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> mereka. Hal ini mengonfirmasi bahwa investasi semacam itu bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk memastikan semua siswa dan pengajar memiliki akses yang adil terhadap lingkungan belajar yang berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, teknologi sendiri hanyalah titik awal. Ketika para pengajar dibekali kemampuan untuk membimbing dan menginspirasi, barulah siswa dapat membangun masa depan bersama dan inovasi akan berkembang pesat. Itulah sebabnya pendekatan kami dimulai dari para pengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Samsung Learning Hub, kami menyediakan berbagai sarana, pelatihan, serta sumber daya untuk meningkatkan standar pengajaran, menginspirasi proses belajar, dan memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal di setiap ruang kelas. Program bootcamp dan mentoring kami mendukung para pengajar maupun kepemimpinan dalam pendikan untuk membangun kapabilitas yang dibutuhkan agar dapat mengimbangi kurikulum yang terus berkembang, serta memandu sekolah mereka dalam perjalanan transformasi digital. Dengan memperkuat kompetensi digital di setiap tingkatan, kami memastikan bahwa teknologi di ruang kelas berfungsi untuk mendukung pedagogi (metode pengajaran), bukan sebaliknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24148" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24148 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Inisiatif Samsung Digital Lighthouse School merupakan contoh nyata dari apa yang mungkin dicapai, dan bahwa transformasi digital tidak hanya dapat diwujudkan tetapi juga secara berkelanjutan.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berangkat dari fondasi pemberdayaan pengajaran ini, kami juga memperluas dampak tersebut ke lingkungan belajar melalui inisiatif seperti program Samsung Digital Lighthouse Schools. Menyadari bahwa setiap sekolah memulai perjalanan digitalnya dari level yang berbeda-beda, program ini hadir untuk mendukung sekolah sesuai dengan kondisi mereka saat ini, membantu dengan menyediakan sarana, pengembangan kapabilitas, serta kerangka kerja yang dibutuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School baru-baru ini telah bergabung dalam komunitas Samsung Digital Lighthouse School. Di sekolah-sekolah tersebut, para guru mulai membangun kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Di saat yang sama, teknologi membantu mengurangi beban kerja administratif sehingga para pengajar dapat fokus sepenuhnya pada tugas utama mereka: mengajar dan membimbing siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Merancang Ulang Pembelajaran untuk Masa Depan yang Lebih Baik</h3>
<p>Setelah akses tersedia dan para pengajar diberdayakan, kita dapat beralih ke tujuan utama: Kemandirian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di luar urusan infrastruktur, peran kami adalah membekali generasi berikutnya dengan keterampilan memecahkan masalah di dunia nyata. Dengan menggunakan teknologi sebagai katalisator untuk berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, kami memampukan generasi muda untuk mengejar ambisi mereka dan membentuk masa depan yang mereka cita-citakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal ini sangatlah penting di wilayah kita, di mana para agen perubahan muda memiliki dorongan kuat untuk mengembangkan solusi kreatif bagi tantangan di komunitas mereka. Kami melihat hal ini dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan kami, Samsung Solve for Tomorrow, sebuah kompetisi yang mengajak siswa untuk menerapkan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dalam mengatasi isu-isu sosial. Dengan menantang mereka untuk merancang solusi yang ingin mereka lihat di dunia, program ini menumbuhkan pola pikir &#8220;membangun bersama&#8221; (co-creation) yang kuat. Pada tahun 2025, hampir 17.000 anak muda berpartisipasi di seluruh wilayah ini, mencatat peningkatan sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24149" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24149" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Jack Lowe, asal New South Wales, Australia, mengembangkan Eilik, sebuah platform perbandingan hasil berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengajar mengidentifikasi potensi kecurangan akademik di era kecerdasan buatan generatif.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>IDC InfoBrief, disponsori oleh Samsung, Modernisation of Learning through Digital Tech Investments, #AP242475IB, November 2024­­­</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung SEAO Executive Byline Series: Menyongsong Tahun Baru dengan Komitmen Pada Tujuan dan Kemitraan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-seao-executive-byline-series-menyongsong-tahun-baru-dengan-komitmen-pada-tujuan-dan-kemitraan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 15:25:59 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Home Appliances]]></category>
		<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Business Experience Studios]]></category>
		<category><![CDATA[CES 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[One UI]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4jCuiX1</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Kami telah menutup tahun 2025, dan seiring menatap serta menyambut tahun yang baru, saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-23761" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami telah menutup tahun 2025, dan seiring menatap serta menyambut tahun yang baru, saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama oleh seluruh tim kami di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO). Bagi Samsung, kawasan SEAO bukan sekadar kumpulan pasar, melainkan pusat inovasi strategis yang ditandai oleh pertumbuhan yang dinamis, keberagaman budaya, serta adopsi digital yang pesat. Selain tetap berfokus pada pencapaian target bisnis sepanjang tahun lalu, kami juga berkomitmen untuk memperkuat posisi Samsung sebagai mitra jangka panjang yang tepercaya dalam mendukung perkembangan kawasan SEAO.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk memperkuat fondasi yang telah kami bangun pada 2025, saya ingin menyampaikan tiga pilar strategi utama yang akan terus menjadi landasan pertumbuhan kami pada 2026, yaitu menghadirkan inovasi terobosan, memberdayakan generasi berikutnya, serta mendorong transformasi bagi para pelanggan kami—yang seluruhnya ditopang oleh komitmen kami untuk menjadi perusahaan yang benar-benar digerakkan oleh AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menghadirkan Inovasi Terobosan Menuju Masa Depan yang Digerakkan oleh AI</h3>
<p>Di Samsung, kami meyakini bahwa AI telah membawa perubahan mendasar dalam cara kami beroperasi, berinovasi, dan melayani pelanggan. Dengan visi yang jelas untuk menjadi perusahaan yang digerakkan oleh AI, kami secara konsisten mengintegrasikan AI secara bermakna ke dalam pengembangan produk R&amp;D,operasional, dan pengalaman pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami pertama kali memperkenalkan Galaxy AI kepada dunia pada 2024 dan semakin memperkuat kepemimpinan kami di bidang AI pada 2025 melalui visi yang lebih luas tentang kehidupan yang terintegrasi dengan AI. Selain mendorong demokratisasi AI, kami juga memimpin era baru kecerdasan multimodal. Hal ini diwujudkan dengan memastikan perangkat keras dan perangkat lunak berkembang secara selaras, sehingga menghadirkan perangkat yang tidak hanya memproses perintah, tetapi juga berfungsi sebagai pendamping yang intuitif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di CES 2026, kami mengumumkan upaya kami untuk menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi dan personal di berbagai platform, mulai dari perangkat mobile, tampilan visual, peralatan rumah tangga, hingga layanan, melalui visi kami yaitu “Companion to AI Living”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang membuat penonton terkesan pada CES 2026 adalah bagaimana layar Samsung, seperti Micro RGB berukuran 130 inci, menggabungkan keunggulan hardware dan kecerdasan visual untuk menciptakan pendamping hiburan seutuhnya di rumah Anda. Misalnya, Samsung Vision AI Companion (VAC) menggunakan teknologi AI untuk merekomendasikan apa yang harus ditonton, bahkan musik apa yang harus didengarkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terakhir, kami memperkenalkan visi jangka panjang kami tentang perawatan cerdas yang didorong oleh ekosistem perangkat yang terintegrasi Samsung. Saya sangat antusias tentang bagaimana kami dapat mendefinisikan ulang perawatan dari sebuah kebutuhan reaktif menjadi peluang proaktif. Kami akan terus berupaya untuk mempromosikan kehidupan yang lebih sehat dengan menyediakan fitur-fitur bermanfaat di berbagai bidang, termasuk AI, ponsel, perangkat rumah tangga, wearables, dan perangkat lainnya yang terhubung.</p>
<p><strong><b> </b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Memberdayakan Generasi Berikutnya</h3>
<p>Hal lain yang juga membuat saya antusias adalah bahwa generasi berikutnya di SEAO tidak hanya akan sekadar menjadi pengguna teknologi; mereka akan menjadi kreator, inovator, dan entrepreneur yang membentuk bagaimana aplikasi dari AI ini bermanfaat bagi komunitas mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya percaya bahwa teknologi seharusnya berfungsi sebagai penghubung yang memudahkan semua orang, terlepas dari latar belakang mereka, untuk terhubung, berkarya, dan berkembang. Untuk memaksimalkan potensi ini, kami telah mengarahkan usaha tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami untuk mengembangkan dan berinvestasi pada generasi muda, serta membina potensi generasi berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program unggulan kami, Solve for Tomorrow (SFT), memberdayakan generasi muda untuk mendorong perubahan yang berarti melalui teknologi dan inovasi. Pada tahun 2025, tingkat pendaftar meningkat 40% dibandingkan tahun 2024, dengan total lebih dari 16.900 pemuda di seluruh kawasan yang mengembangkan solusi untuk menjawab tantangan di lingkungan mereka. Pertumbuhan ini menunjukkan kesiapan generasi muda untuk menerapkan teknologi secara praktis dan berarti ketika diberikan sarana dan kesempatan yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun lalu, Samsung Innovation Campus (SIC) secara aktif mengatasi kesenjangan keahlian regional dengan menyediakan pendidikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) tingkat lanjut, pemrograman, dan AI di berbagai market SEAO. Pendekatan ini merefleksikan metodologi pengembangan kemampuan internal kami: sama seperti kami melatih karyawan melalui kurikulum GenAI yang terstruktur, SIC memberikan generasi muda sebuah roadmap serupa untuk pengembangan, memungkinkan mereka membangun kemampuan AI dasar dan melanjutkan untuk bekerja dengan aplikasi yang lebih kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua inisiatif ini bukan sekadar program CSR, melainkan investasi strategis yang kami lakukan untuk berkontribusi dan membangun talenta yang dibutuhkan dalam ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun 2026 menjadi tahun di mana kami akan melanjutkan momentum yang kuat ini melalui program CSR , di mana kami berencana untuk melakukan lebih banyak lagi kerja sama dengan pemerintah, korporasi, sekolah, LSM, dan mitra komunitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mendorong Transformasi Ekosistem</h3>
<p>Akhirnya, landasan dunia yang sangat terhubung yang didorong oleh agen kecerdasan buatan (AI) haruslah kepercayaan. Di Samsung, keamanan dan privasi merupakan inti dari strategi kami. Prinsip ini semakin penting seiring kita memasuki era AI Agensi, di mana sistem cerdas tidak hanya merespons perintah tetapi juga mengantisipasi kebutuhan dan bertindak secara independen atas nama pengguna. Kekuatan dari ekosistem “One Samsung” memastikan bahwa kecerdasan terintegrasi secara mulus dari perangkat mobile hingga seluruh rumah yang terhubung melalui SmartThings, dan dilindungi oleh Samsung Knox.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami juga menerapkan standar kepercayaan ini di tingkat perusahaan. Tahun lalu, Samsung Business Experience Studios (BES) diluncurkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Singapura. Ruang-ruang ini dirancang untuk membantu organisasi membayangkan bagaimana mereka dapat mengadopsi solusi inovatif Samsung untuk mengatasi tantangan spesifik di industri mereka. Dengan studio-studio tambahan yang akan diluncurkan di seluruh Asia Tenggara dan Oseania, kami berharap dapat lebih banyak kesempatan untuk berkolaborasi sebagaimana kami bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk mengimplementasikan solusi cerdas dan aman untuk bisnis mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Membentuk Masa Depan Kita Bersama</h3>
<p>Tahun pertama saya memimpin SEAO ditandai dengan upaya kami untuk berinovasi, memberdayakan pemuda, dan mentransformasi ekosistem di berbagai industri, semua dilandasi oleh evolusi kami sebagai pemimpin di bidang kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun kami terpacu oleh apa yang telah kami capai sejauh ini, pekerjaan kami di sini jauh dari selesai. Saya mengajak semua mitra, konsumen, dan pemimpin regional kami untuk terus melanjutkan perjalanan ini bersama kami di tahun 2026 dan seterusnya. Saat kami mengejar ambisi untuk menjadikan Samsung sebagai pemimpin tak tertandingi di bidang AI, kami akan berupaya memastikan bahwa AI melayani semua orang dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bersama-sama, mari kita bentuk masa depan di mana teknologi tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga menghubungkan semua orang, komunitas, dan berbagai kemungkinan di seluruh kawasan kami.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
