<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Semikonduktor &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/category/products/semiconductors/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Semikonduktor &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2025</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 16:54:16 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Gandeng NVIDIA Pimpin Transformasi Manufaktur Global Berbasis AI dengan AI Megafactory</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-gandeng-nvidia-pimpin-transformasi-manufaktur-global-berbasis-ai-dengan-ai-megafactory?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:00:44 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AI Factory]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4omeARy</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan rencana pembangunan &#8220;AI Megafactory&#8221; baru hasil kolaborasinya dengan NVIDIA. Langkah strategis]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan rencana pembangunan &#8220;AI Megafactory&#8221; baru hasil kolaborasinya dengan NVIDIA. Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan untuk memimpin pergeseran paradigma global menuju manufaktur berbasis Kecerdasan Artifisial (AI). Dengan menggunakan lebih dari 50.000 unit GPU NVIDIA, teknologi AI akan diintegrasikan ke dalam seluruh alur manufaktur Samsung, guna mempercepat pengembangan dan produksi semikonduktor, perangkat <em><i>mobile</i></em>, serta robotika generasi terbaru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pabrik AI Samsung ini akan mengintegrasikan semua aspek produksi semikonduktor mulai dari desain, proses, peralatan, operasi, hingga kontrol kualitas ke dalam satu jaringan cerdas tunggal. Dalam jaringan ini, teknologi AI akan secara terus-menerus menganalisis, memprediksi, dan mengoptimalkan lingkungan produksi secara <em><i>real-time.</i></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keunggulan Pabrik AI Samsung terletak pada kemampuannya yang melampaui konsep otomatisasi tradisional. Ia berfungsi sebagai sebuah <em><i>platform</i></em> manufaktur cerdas yang mampu menghubungkan dan menafsirkan data dalam jumlah masif yang dihasilkan dari seluruh tahapan, termasuk desain <em><i>chip</i></em>, proses produksi, dan operasi peralatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Dari Kolaborasi Lebih Dari 25 Tahun Menuju Aliansi <em><i>Chip</i></em> AI yang Lebih Kuat</h3>
<p>Samsung dan NVIDIA merayakan sebuah kolaborasi yang telah berjalan lebih dari 25 tahun, yang dimulai ketika DRAM dari Samsung menjadi memori untuk kartu grafis awal NVIDIA, dan berlanjut hingga perluasan kemitraan di bisnis <em><i>foundry</i></em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya kolaborasi yang telah berjalan, Samsung dan NVIDIA juga bekerja sama dalam pengembangan HBM4. Dengan <em><i>bandwidth</i></em> yang sangat tinggi dan efisiensi energi yang unggul, solusi HBM mutakhir dari Samsung diproyeksikan akan membantu mempercepat pengembangan aplikasi AI masa depan serta menjadi pondasi dasar yang krusial bagi infrastruktur manufaktur yang digerakkan oleh teknologi-teknologi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dibangun dengan DRAM <em><i>10-nanometer (nm) class </i></em>generasi keenam dan <em><i>base die</i></em> logika 4nm, kecepatan pemrosesan HBM4 Samsung dapat mencapai 11 <em><i>gigabits-per-second</i></em> (Gbps), jauh melampaui standar JEDEC yang berada di 8 Gbps.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga akan terus menghadirkan solusi memori generasi terdepan, termasuk HBM, GDDR, dan SOCAMM, serta layanan <em><i>foundry.</i></em> Berbagai inovasi ini akan mendorong terciptanya inovasi dan skalabilitas di seluruh rantai nilai AI global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mempercepat Transisi Menuju Manufaktur Berbasis Kecerdasan</h3>
<p>Dalam beberapa tahun ke depan, Samsung berencana mengimplementasikan komputasi berakselerasi NVIDIA untuk mengembangkan Pabrik AI-nya dan mempercepat manufaktur <em><i>digital twin</i></em>. Teknologi ini akan didukung oleh pustaka-pustaka NVIDIA Omniverse yang dijalankan pada salah satu infrastruktur manufaktur <em><i>chip</i></em> paling komprehensif di dunia yang mencakup memori, logika, <em><i>foundry</i></em>, dan <em><i>advanced packaging</i></em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan memanfaatkan pustaka <em><i>cuLitho</i></em> dan CUDA-X dari NVIDIA untuk proses <em><i>Optical Proximity Correction</i></em> (OPC)-nya, Samsung telah berhasil meningkatkan performa <em><i>computational lithography</i></em> hingga 20 kali lipat. Sebagai langkah kritis dalam menciptakan pola <em><i>wafer</i></em> yang akurat, OPC yang ditingkatkan ini memungkinkan AI untuk memprediksi dan mengoreksi variasi pola sirkuit dengan kecepatan dan presisi yang jauh lebih tinggi, sehingga memperpendek siklus pengembangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam bidang <em><i>Electronic Design Automation</i></em> (EDA), kedua perusahaan bekerja sama dengan para mitra EDA untuk mengembangkan alat EDA dan teknologi desain generasi berikutnya yang diakselerasi oleh GPU.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan menggunakan pustaka NVIDIA Omniverse, Samsung membangun <em><i>digital twins</i></em> yang dapat memvisualisasikan seluruh operasi <em><i>fab</i></em> secara <em><i>virtual</i></em>. Lingkungan <em><i>virtual</i></em> ini mampu mengidentifikasi anomali, melakukan pemeliharaan prediktif, dan mengoptimalkan produksi sebelum perubahan diterapkan di dunia fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung berencana memperluas infrastruktur Pabrik AI-nya ke pusat-pusat manufaktur globalnya, termasuk yang berada di Taylor, Amerika Serikat, untuk menghadirkan tingkat kecerdasan dan kelincahan yang lebih besar pada operasi semikonduktornya di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Membangun Ekosistem AI yang Meliputi AI Generatif dan Robotika</h3>
<p>Samsung telah mengembangkan model AI<em><i> proprietary</i></em> yang menggerakkan lebih dari 400 juta perangkatnya. Model-model ini juga terintegrasi ke dalam sistem manufaktur internal perusahaan, mendorong kecerdasan dan inovasi di seluruh proses produksinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dibangun dengan komputasi terakselerasi NVIDIA dan <em><i>framework Megatron</i></em>, model AI Samsung memperlihatkan kapabilitas penalaran tingkat lanjut yang menghadirkan performa luar biasa dalam terjemahan <em><i>real-time</i></em>, percakapan multibahasa, dan ringkasan cerdas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam bidang robotika berbasis AI, Samsung memanfaatkan <em><i>platform</i></em> NVIDIA RTX PRO<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/11/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 6000 <em><i>Blackwell Server Edition</i></em> untuk memajukan otomatisasi manufaktur dan robotika humanoid, mempercepat adopsi serta meningkatkan otonomi dalam penerapan AI fisik generasi berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga bekerja sama dengan beragam platform AI dari NVIDIA untuk menghubungkan data simulasi virtual dengan data robot di dunia nyata. Kolaborasi ini memungkinkan robot untuk memahami lingkungan sekitarnya, mengambil keputusan, dan beroperasi secara cerdas dalam situasi nyata. Dengan menggunakan platform robotik NVIDIA Jetson Thor, Samsung mempercepat kemampuan penalaran AI <em><i>real-time</i></em>, eksekusi tugas, dan kontrol keamanan pada robot-robot pintarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung berencana memperluas penggunaan teknologi-teknologi ini ke dalam infrastruktur Pabrik AI-nya dan berbagai bidang bisnisnya yang lebih luas, membangun ekosistem manufaktur cerdas yang menyatukan AI dan robotika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menghubungkan Konsumen dan Industri Melalui AI</h3>
<p>Samsung juga bekerja sama dengan NVIDIA, para penyelenggara telekomunikasi Korea, dunia akademik, dan lembaga penelitian untuk mempererat kolaborasi dalam pengembangan AI-RAN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AI-RAN merupakan teknologi komunikasi generasi berikutnya yang mengintegrasikan daya komputasi AI ke dalam kemampuan jaringan seluler. Teknologi ini memungkinkan AI agen dan fisik—seperti robot, <em><i>drone</i></em>, dan peralatan otomatisasi industri—untuk beroperasi cerdas, merasakan, memproses data, dan melakukan inferensi secara <em><i>real-time</i></em> di tepi jaringan, lebih dekat dengan titik tempat AI fisik terhubung ke jaringan. Jaringan seluler bertenaga AI ini akan memainkan peran penting sebagai jaringan saraf yang esensial dalam adopsi luas AI fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiatif baru ini dibangun di atas kolaborasi Samsung dan NVIDIA tahun lalu, yang telah berhasil menyelesaikan <em><i>proof-of-concept</i></em> AI-RAN melalui kombinasi jaringan berbasis <em><i>software</i></em> dari Samsung dan GPU NVIDIA. Kedua perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi mereka yang sedang berjalan dalam pengembangan AI-RAN.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Hadirkan Sensor Gambar Serbaguna untuk Foto Superior</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-hadirkan-sensor-gambar-serbaguna-untuk-foto-superior?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 10:00:59 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Z Fold]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL GNJ]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL HP9]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL JN5]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3XND1wM</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd, perusahaan terkemuka di dunia dalam teknologi semikonduktor mutakhir, baru-baru ini memperkenalkan tiga sensor gambar mobile]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-14279" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093536/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main1.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093536/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093536/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main1-563x563.jpg 563w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093536/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main1-768x768.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Samsung Electronics Co, Ltd, perusahaan terkemuka di dunia dalam teknologi semikonduktor mutakhir, baru-baru ini memperkenalkan tiga sensor gambar <em>mobile</em> terbaru yang didesain untuk kamera utama maupun sub-kamera pada smartphone, yaitu ISOCELL HP9, ISOCELL GNJ, dan ISOCELL JN5.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring dengan meningkatnya ekspektasi konsumen untuk kualitas dan performa kamera smartphone, sensor gambar terbaru Samsung akan memberikan hasil yang memukau dari berbagai sudut pengambilan, menciptakan standar baru untuk fotografi <em>mobile</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Meningkatkan performa sensor gambar dan mengatasi perbedaan antara kamera utama dan sub-kamera untuk memberikan pengalaman fotografi yang konsisten di semua pengambilan adalah kiblat baru industri ini,&#8221; ujar Jesuk Lee, Executive Vice President &amp; CTO System LSI Sensor Business Team, Samsung Electronics. &#8220;Kami akan terus menetapkan standar bagi industri dan mendorong batasan teknologi melalui rangkaian sensor <em>mobile</em> terbaru kami, yang mengintegrasikan berbagai teknologi terkini.&#8221;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>ISOCELL HP9: Pertama di Industri, Sensor Telefoto 200MP untuk Smartphone</h3>
<div id="attachment_14280" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-14280 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093701/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main2.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093701/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093701/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main2-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093701/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main2-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">ISOCELL HP9 memiliki 200 juta 0,56 mikrometer (μm) piksel dalam format optik 1/1,4 inci</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan lensa mikro <em>high-refractive</em> yang dirancang dengan material yang baru, HP9 secara signifikan meningkatkan kemampuan pengumpulan cahaya dengan mengarahkan lebih banyak cahaya secara akurat ke filter warna RGB terkait. Ini menghasilkan reproduksi warna yang lebih cerah dan fokus yang lebih baik, dengan sensitivitas cahaya yang 12% lebih baik (berdasarkan <em>signal-to-noise</em> rasio 10) dan performa kontras <em>autofocus</em> yang 10% lebih baik dibandingkan produk sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Khususnya, HP9 unggul dalam kondisi pencahayaan rendah, mengatasi tantangan yang biasa dialami oleh kamera telefoto tradisional. Teknologi Tetra²pikselnya menggabungkan 16 piksel (4&#215;4) ke dalam sensor 12MP besar berukuran 2,24μm, sehingga foto <em>portrait</em> menjadi lebih tajam &#8211; bahkan dalam kondisi gelap &#8211; dan menciptakan efek bokeh<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> yang dramatis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring dengan semakin besarnya ukuran kamera utama pada smartphone premium, ruang untuk kamera telefoto pun semakin bertambah. Format optik besar HP9 menjadikannya cocok untuk modul telefoto, menghasilkan performa yang seimbang dengan kamera utama premium dalam hal kualitas gambar, <em>autofocus</em>, <em>high</em> <em>dynamic range </em>(HDR), dan <em>frame per second</em> (fps).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditenagai oleh algoritma <em>remosaic</em>, HP9 memiliki 2x atau 4x <em>in-senso</em>r zoom mode, dapat mencapai 12x zoom apabila dipasangkan dengan modul zoom telefoto 3x, sembari mempertahankan kualitas gambar yang tajam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>ISOCELL GNJ: Mengintegrasikan Inovasi Teknologi Piksel Mutakhir</h3>
<div id="attachment_14281" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-14281" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093854/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main3.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093854/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093854/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main3-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03093854/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main3-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">ISOCELL GNJ adalah sensor dual pixel dengan 50 juta piksel 1,0μm dalam format optik 1/1,57 inci</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setiap piksel memiliki dua <em>fotodioda</em>, memungkinkan terjadinya <em>autofocus</em> yang cepat dan akurat, mirip dengan cara mata manusia berfokus. Sensor gambar juga secara simultan merekam informasi kaya warna untuk pemfokusan cepat dengan kualitas gambar yang terjaga terus menerus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>GNJ memadukan teknologi <em>dual pixel</em> dengan fungsi zoom <em>in-sensor </em>untuk menghasilkan rekaman yang lebih jernih dalam mode video dan gambar beresolusi lebih tinggi, yang bebas dari artefak atau pola moiré<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a> dalam mode foto.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Anti-refractive layer</em> (ARL) transmisi tinggi yang diperbarui, dipadukan dengan lensa mikro <em>high-refractive</em> paten Samsung, tidak hanya meningkatkan transmisi cahaya dan mengurangi pantulan yang tidak diinginkan, tetapi juga memastikan bahwa area gelap tidak dibuat terang berlebihan, menghasilkan foto yang lebih akurat dengan detail gambar yang terjaga dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, GNJ menyertakan bahan isolasi piksel dalam <em>deep trench isolation</em> (DTI) yang sudah ditingkatkan dari polisilikon ke silikon oksida, sehingga meminimalkan <em>crosstalk</em> antar piksel yang berdekatan. Hal ini memudahkan sensor untuk menangkap gambar yang lebih detail dan presisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua inovasi ini telah berhasil dicapai dengan konsumsi daya yang lebih rendah, dengan peningkatan 29% dalam <em>mode</em> pratinjau dan 34% dalam <em>mode</em> video pada 4K 60fps.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>ISOCELL JN5: Pengalaman Kamera yang Konsisten dari Setiap Sudut dengan Rentang Warna Luas dan Autofocus Luar Biasa</h3>
<div id="attachment_14282" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-14282" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03094136/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main4.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03094136/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03094136/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main4-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/03094136/Samsung-Semiconductors-ISOCELL-HP9GNJJN5_main4-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">ISOCELL JN5 memiliki 50 juta piksel 0,64μm dalam format optik 1/2,76 inci</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Teknologi <em>Dual</em> <em>vertical transfer gate</em> (Dual VTG) meningkatkan transfer muatan daya dalam piksel, secara substansial mengurangi <em>noise</em> dalam kondisi cahaya redup yang ekstrem, untuk menghasilkan kualitas gambar yang lebih jernih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memanfaatkan Super Quad Phase Detection (Super QPD), JN5 menyesuaikan fokus dengan membandingkan perbedaan fase secara vertikal dan horizontal, menangkap detail terkecil dari objek yang bergerak cepat dengan guncangan yang minimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, JN5 menyatukan teknologi <em>dual slope gain</em> (DSG) untuk menyempurnakan HDRnya. Teknologi ini mengamplifikasi informasi cahaya analog yang masuk ke dalam piksel menjadi dua sinyal, mengubahnya menjadi digital, kemudian menggabungkannya menjadi satu data, sehingga memperluas jangkauan warna yang bisa dihasilkan oleh sensor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menerapkan algoritma <em>remosaic</em> perangkat keras akan meningkatkan kecepatan pemotretan kamera sekaligus memungkinkan zoom secara <em>real-time, </em>baik dalam mode <em>preview</em> maupun mode pengambilan gambar, tanpa <em>delay</em> apapun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Format optik yang ramping pada JN5 ini menjadikannya sangat serbaguna, dapat digunakan di berbagai kamera utama dan sub-kamera, termasuk kamera <em>wide-angle</em>, <em>ultra-wide-angle</em>, kamera depan, dan lensa telephoto, untuk menghadirkan pengalaman fotografi yang konsisten dari berbagai sudut pengambilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>Bokeh mengacu ke keburaman yang dihasilkan pada objek di luar fokus dalam sebuah foto, dan pada umumnya terlihat indah secara estetika.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><sup>[2]</sup></a> <em>Efek moiré adalah fenomena visual yang tidak diinginkan, yang terjadi ketika dilakukan pemotretan pada detail yang berulang-ulang (biasanya berupa garis).</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Luncurkan Dua ISOCELL Vizion Sensor Baru untuk Robotika dan XR</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-luncurkan-dua-isocell-vizion-sensor-baru-untuk-robotika-dan-xr?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 01 Jan 2024 13:00:12 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Image Sensor]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL Vizion 63D]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL Vizion 931]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3tF8zbh</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam teknologi semikonduktor canggih, baru-baru ini memperkenalkan dua sensor ISOCELL Vizion terbaru &#8211;]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam teknologi semikonduktor canggih, baru-baru ini memperkenalkan dua sensor ISOCELL Vizion terbaru &#8211; sensor time-of-flight (ToF), ISOCELL Vizion 63D dan sensor global shutter, ISOCELL Vizion 931. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2020, jajaran Samsung ISOCELL Vizion mencakup sensor ToF dan global shutter yang dirancang khusus untuk menawarkan kemampuan visual di berbagai macam penggunaan <em>mobile</em>, komersial, dan industrial generasi mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dirancang dengan teknologi sensor yang canggih, Samsung ISOCELL Vizion 63D dan ISOCELL Vizion 931 akan sangat penting dalam memfasilitasi visi mesin untuk aplikasi teknologi tinggi di masa depan seperti robotika dan <em>extended reality</em> (XR),&#8221; ujar Haechang Lee, Executive Vice President of the Next Generation Sensor Development Team, Samsung Electronics. &#8220;Dengan memanfaatkan sejarah kami yang kaya dalam inovasi teknologi, kami berkomitmen untuk memajukan pasar sensor gambar yang berkembang pesat.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>ISOCELL Vizion 63D: Dirancang untuk Menangkap Gambar 3D Resolusi Tinggi dengan Detail Menakjubkan</h3>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-11131" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155334/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main1.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155334/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155334/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155334/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Mirip dengan cara kelelawar menggunakan ekolokasi untuk menavigasi dalam kegelapan, sensor ToF mengukur jarak dan kedalaman dengan menghitung waktu yang diperlukan cahaya yang dipancarkan untuk melakukan perjalanan ke dan dari suatu obyek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara khusus, Samsung ISOCELL Vizion 63D adalah sensor indirect ToF (iToF) yang mengukur pergeseran fase antara cahaya yang dipancarkan dan yang dipantulkan untuk mengukur lingkungan sekelilingnya dalam tiga dimensi. Dengan akurasi dan kejernihan yang luar biasa, Vizion 63D sangat ideal untuk robot servis dan industrial serta perangkat XR dan otentikasi wajah yang membutuhkan resolusi tinggi dan pengukuran kedalaman yang presisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ISOCELL Vizion 63D adalah sensor iToF pertama di industri dengan perangkat keras image signal processor (ISP) untuk penginderaan kedalaman yang terintegrasi. Dengan desain chip tunggal yang inovatif ini, sensor ini dapat secara tepat menangkap informasi kedalaman 3D tanpa bantuan chip lain, sehingga memungkinkan pengurangan konsumsi daya sistem hingga 40% dibandingkan dengan produk ISOCELL Vizion 33D sebelumnya. Sensor ini juga dapat memproses gambar hingga 60 frame per detik dalam resolusi QVGA (320&#215;240), yang merupakan resolusi layar dengan permintaan tinggi yang digunakan di pasar komersial dan industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan ukuran pixel 3,5㎛, terkecil di industri dalam sensor iToF, ISOCELL Vizion 63D mencapai resolusi Video Graphics Array (VGA) yang tinggi (640&#215;480) dalam format optik 1/6.4&#8243;, sehingga sangat cocok untuk perangkat yang ringkas dan mudah dibawa-bawa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berkat backside scattering technology (BST) yang meningkatkan penyerapan cahaya, sensor Vizion 63D memiliki tingkat efisiensi kuantum tertinggi di industri ini, mencapai 38% pada panjang gelombang cahaya inframerah 940 nanometer (nm). Hal ini memungkinkan sensitivitas cahaya yang lebih baik dan mengurangi noise, sehingga menghasilkan kualitas gambar yang lebih tajam dengan motion blur yang minim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, ISOCELL Vizion 63D mendukung mode pencahayaan flood (resolusi tinggi pada jarak dekat) maupun spot (jarak jauh), yang secara signifikan memperluas jangkauan jarak terukurnya dari pendahulunya yang lima meter menjadi 10 meter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>ISOCELL Vizion 931: Dioptimalkan untuk Menangkap Gerakan Dinamis Tanpa Distorsi</h3>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-11132" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155336/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main2.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155336/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155336/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/28155336/Samsung-ISOCELL-Vizion-Sensors_63D-931_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>ISOCELL Vizion 931 adalah sensor gambar global shutter yang didesain untuk menangkap gerakan cepat tanpa &#8220;efek jello&#8221;. Tidak seperti sensor rolling shutter yang memindai adegan baris demi baris dari atas ke bawah dengan cara &#8220;bergulir&#8221;, sensor global shutter menangkap seluruh adegan sekaligus, atau &#8220;secara global&#8221;, mirip dengan cara mata manusia melihat. Hal ini memungkinkan ISOCELL Vizion 931 menangkap gambar obyek bergerak yang tajam dan tidak terdistorsi, sehingga cocok untuk pelacakan gerakan pada perangkat XR, sistem game, robot layanan dan logistik serta drone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dirancang dalam resolusi VGA rasio 1:1 (640 x 640) yang mengemas lebih banyak piksel dalam faktor bentuk yang lebih kecil, ISOCELL Vizion 931 optimal untuk pengenalan iris, pelacakan mata, serta deteksi wajah dan gerakan pada perangkat layar yang dipasang di kepala seperti headset XR.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ISOCELL Vizion 931 juga mencapai tingkat efisiensi kuantum tertinggi di industri, menghasilkan 60% pada panjang gelombang cahaya inframerah 850nm yang mengesankan. Pencapaian ini dimungkinkan dengan menggabungkan Front Deep Trench Isolation (FDTI) yang menempatkan lapisan insulasi di antara piksel untuk memaksimalkan penyerapan cahaya, di samping metode BST yang digunakan pada ISOCELL Vizion 63D.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Vizion 931 mendukung multi-drop yang dapat menghubungkan hingga empat kamera secara mulus ke prosesor aplikasi menggunakan satu kabel. Dengan kabel minimal yang diperlukan, sensor ini memberikan fleksibilitas desain yang lebih besar untuk pembuatan perangkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sensor Samsung ISOCELL Vizion 63D dan ISOCELL Vizion 931 saat ini sedang dalam proses sampling untuk OEM di seluruh dunia.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Electronics Memperkenalkan ISOCELL Zoom Anyplace &#038; E2E AI Remosaic untuk Sensor Gambar 200 MP</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-electronics-memperkenalkan-isocell-zoom-anyplace-e2e-ai-remosaic-untuk-sensor-gambar-200-mp?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 15:49:11 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Image Sensor]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL Zoom Anyplace]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/487WU43</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics pertama kali meluncurkan Sensor Gambar 200 Megapiksel (MP) pada tahun 2021. Sejak saat itu, perusahaan ini telah memimpin industri]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><span>Samsung Electronics pertama kali meluncurkan Sensor Gambar 200 Megapiksel (MP) pada tahun 2021. Sejak saat itu, perusahaan ini telah memimpin industri megapiksel ultra-tinggi dengan terus meluncurkan produk baru dan giat mendorong inovasi lebih lanjut. Perkembangan tersebut termasuk penerapan Dual-VTG dan Tetra<sup>2</sup>pixel, yang telah meningkatkan teknologi piksel secara pesat. Seiring dengan kelanjutan upaya ini, perusahaan memperkenalkan solusi tambahan untuk lebih meningkatkan pengalaman menggunakan resolusi tinggi. Sebagian dari solusi ini sangat menarik bagi pengguna smartphone yang sering merekam video dan mengambil gambar, sekaligus ingin menambahkan sentuhan yang lebih dinamis pada produk akhir mereka. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Zoom dan Lacak Subyek Apa Pun, Di Manapun Lokasinya</h3>
<p><span>Fitur video terbaru Samsung, ISOCELL Zoom Anyplace, memberikan pengguna lebih banyak kebebasan dan kreativitas saat membuat film dengan smartphone mereka. Dengan solusi baru untuk sensor gambar 200MP, pengguna dapat memilih subyek yang diinginkan dan kamera akan secara otomatis melacak dan merekamnya. Hingga saat ini, pengguna harus fokus pada subyek yang bergerak ketika merekam video sendiri. Dengan ISOCELL Zoom Anywhere dan mesin Qualcomm AI, kamera dengan cepat menemukan subyek yang bergerak dan melacak serta mengikutinya, memastikan bahwa subyek tersebut tidak terlewatkan selama pembuatan film. Bahkan subyek yang bergerak cepat pun dapat dicegah agar tidak keluar dari layar. Selain itu, video dapat direkam dengan guncangan layar yang lebih sedikit.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Fitur ini juga berlaku untuk area yang diperbesar (zoom-in) dengan resolusi tinggi, berkat kemampuan real-time remosaic</span><a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a><span>. ISOCELL Zoom Anyplace bertanggung jawab untuk melacak subyek bergerak sewaktu merekam video, dan pengguna dapat dengan mudah menikmati pemandangan di depan mereka dengan mata sendiri.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/qNVOysZsJfE?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Sebelumnya, jika pengguna mengambil video full-screen dan zoom ke sebuah subyek di kemudian hari, bagian yang diperbesar menampilkan kualitas video yang buruk. Sekarang, ISOCELL Zoom Anyplace memungkinkan pengguna untuk secara simultan menangkap bidang tampilan penuh dan area yang diperbesar pada video. Tidak hanya itu, tetapi tampilan full screen dan tampilan yang di-zoom dapat direkam pada saat yang sama dengan tetap mempertahankan resolusi tinggi.</span></p>
<p><span> <img class="aligncenter size-full wp-image-11116" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153923/ISOCELL-Anyplace_main1.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153923/ISOCELL-Anyplace_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153923/ISOCELL-Anyplace_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153923/ISOCELL-Anyplace_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Kemampuan untuk mengambil gambar full-screen dan close-up pada saat yang sama, membuka potensi kreatif dengan memberikan kemudahan untuk merekam satu adegan dengan berbagai cara. Hasilnya, para kreator dapat membuat film dari lebih banyak sudut, dan mereka dapat melakukannya dengan lebih bebas dan dinamis. Bahkan, jika subyek yang dipilih berada di ujung layar, pengguna dapat melakukan zoom in pada subjek tersebut tanpa mengubah sudut perekaman full screen mereka. Dengan kata lain, pengguna dapat melakukan zoom sesuka mereka. Jika mereka ingin memulai bidikan dengan zoom in pada subyek, kemudian melakukan zoom out, mereka bisa melakukannya. Jika mereka ingin melakukan kebalikannya, itu juga bisa dilakukan. Fungsi-fungsi ini memungkinkan lebih banyak pilihan artistik yang dapat dilakukan sewaktu membuat film, yang meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span> <img class="aligncenter size-full wp-image-11113" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153918/ISOCELL-Anyplace_main2.jpg" alt="" width="1000" height="276" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153918/ISOCELL-Anyplace_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153918/ISOCELL-Anyplace_main2-768x212.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Berkat zoom dalam sensor Tetra<sup>2</sup>pixel, pengguna tidak perlu selektif karena keterbatasan zoom. Sebelumnya, dengan zoom digital, jika area tengah region of interest (ROI) diperbesar 4x pada 12,5MP <em>sum mode</em>, secara teoretis akan menghasilkan resolusi gambar 0,78MP (12,5MP/16). Namun demikian, dengan zoom dalam sensor, area yang dipilih untuk diperbesar, dipilih dari seluruh cakupan dan dilakukan remosaic, yang memungkinkan sensor mempertahankan resolusi 12,5MP asli dan memungkinkan perekaman video yang lebih jelas. Kamera biasanya beralih dari wide ke tele apabila melakukan zoom in 3x atau lebih, yang menyebabkan kualitas gambar dan sudutnya berubah. Namun demikian, kamera wide 200MP dapat melakukan zoom in secara mulus pada 2x atau bahkan 4x tanpa penurunan resolusi. Karena kualitas yang konsisten ini, pengguna sekarang dapat menikmati pengalaman pembuatan film yang sesuai kenyataan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>E2E AI Remosaic untuk Pengambilan Gambar</h3>
<p><span>Selain Zoom Anyplace sebagai solusi video, Samsung memperkenalkan End-to-End (E2E) AI Remosaic untuk pengambilan gambar. Saat ini, langkah-langkah yang dijalankan oleh sensor gambar 200MP untuk memproses gambar setelah pemotretan adalah: output data mentah terjadi sebelum remosaic, yang kemudian mengarah ke pemrosesan sinyal gambar (image signal processing / ISP) sebelum diselesaikan dengan output gambar JPEG. Dalam proses ini, semua langkah terjadi secara berurutan.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span> <img class="aligncenter size-full wp-image-11114" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153920/ISOCELL-Anyplace_main3.jpg" alt="" width="1000" height="277" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153920/ISOCELL-Anyplace_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/26153920/ISOCELL-Anyplace_main3-768x213.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>E2E AI Remosaic meningkatkan proses ini dengan memungkinkan remosaic dan ISP berlangsung secara bersamaan. Dengan kata lain, E2E AI Remosaic mengambil proses yang sebelumnya terjadi secara berurutan dan membuatnya terjadi secara paralel, sehingga mengurangi latensi remosaic hingga separuhnya. Hasil akhirnya adalah waktu pemrosesan gambar yang lebih cepat secara keseluruhan, yang mengurangi waktu pemotretan gambar 200MP dan meningkatkan kualitas gambar. Pengguna akan dapat mengambil dan memeriksa foto lebih cepat, dan perburukan kualitas gambar yang disebabkan kehilangan data akibat latensi akan lebih jarang terjadi. Oleh karena itu, foto yang diambil akan memiliki detail dan warna yang lebih kaya. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span> </span></p>
<h3>Upaya Berkesinambungan untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna</h3>
<p><span>Berdasarkan kemajuan yang dibuat dengan ISOCELL Zoom Anyplace untuk video dan E2E AI Remosaic untuk pengambilan gambar, Samsung Electronics membuat kemajuan besar dalam mentransformasi pengambilan video dan foto. Karena solusi semacam ini, perilisan sensor gambar 200MP pada tahun 2021, sepertinya sudah lama sekali. Namun demikian, kemajuan seperti ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang, karena perusahaan terus mengupayakan berbagai solusi yang akan meningkatkan pengalaman pengguna lebih jauh lagi. Kami berharap para pengguna akan terus menantikan untuk mengabadikan momen dengan sensor gambar resolusi ultra-tinggi dari Samsung, ISOCELL. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><em>*Gambar yang ditampilkan tidak diambil dengan ISOCELL Zoom Anyplace atau E2E AI Remosaic, dan disediakan untuk tujuan ilustrasi, hanya untuk mengetahui kemampuan yang diharapkan dari teknologi yang masih dalam tahap pengembangan.</em></p>
<p><span> </span></p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> Remosaic: pemrosesan konversi larik</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung AI Forum 2023 Dibuka, Memamerkan Kemajuan Utama dalam AI dan Teknik Komputer</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-ai-forum-2023-dibuka-memamerkan-kemajuan-utama-dalam-ai-dan-teknik-komputer?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 20:00:08 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[AI Expert Voices]]></category>
		<category><![CDATA[SAIT]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung AI Forum 2023]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3R4wdWo</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Co, Ltd. hari ini membuka Samsung AI Forum, membagikan pencapaian penelitian terbaru dalam kecerdasan buatan (AI) dan teknik]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-10895" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30163741/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_dl1-1024x682.jpg" alt="" width="1024" height="682" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30163741/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_dl1-1024x682.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30163741/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_dl1-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30163741/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_dl1-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30163741/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_dl1.jpg 1567w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Co, Ltd. hari ini membuka Samsung AI Forum, membagikan pencapaian penelitian terbaru dalam kecerdasan buatan (AI) dan teknik komputer (computer engineering / CE), yang berkontribusi dalam meningkatkan teknologi semikonduktor generasi berikutnya milik perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan lebih dari 1.000 peserta &#8211; termasuk akademisi terkemuka, pakar industri, peneliti, dan mahasiswa &#8211; hari pertama penyelenggaraan Samsung AI Forum ketujuh berlangsung di Suwon Convention Center di Gyeonggi-do, Korea, dengan tema &#8220;AI berskala besar untuk hari esok yang lebih baik.&#8221; Forum yang berlangsung selama dua hari ini, hari pertama diselenggarakan oleh Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT), dan hari kedua akan diselenggarakan pada tanggal 8 November oleh Samsung Research di kampus Samsung R&amp;D di Seoul, Korea.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kye Hyun Kyung, President and CEO of Samsung Electronics Device Solutions (DS) Division, mengatakan dalam sambutannya, &#8220;Sorotan baru-baru ini bergeser ke arah teknologi AI Generatif, karena teknologi ini memberikan kita potensi untuk membuka solusi baru dan mengatasi tantangan yang telah lama ada. Namun, kebutuhan akan penelitian mendalam mengenai keamanan, tingkat kepercayaan, dan keberlanjutan AI juga semakin meningkat di saat yang bersamaan.&#8221; Mengenai acara ini, Kyung menambahkan, &#8220;Kami berharap forum ini &#8211; di mana para ahli global terkemuka berkumpul &#8211; akan menjadi platform untuk mendiskusikan cara-cara menciptakan masa depan yang lebih cerah melalui teknologi AI dan semikonduktor.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Saran Arah yang Aman untuk Penelitian AI; Mengungkap Masa Depan Semikonduktor Berbasis LLM</h3>
<div id="attachment_10899" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-10899" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30164018/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_main2-1.jpg" alt="" width="1000" height="221" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30164018/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_main2-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/30164018/Samsung-AI-Forum_AI-and-Computer-Engineering_main2-1-768x170.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">SAIF 2023 keynote speakers: (from left) Yoshua Bengio, professor at University of Montreal, Kye Hyun Kyung President and CEO of Samsung Electronics, Jim Keller, CEO of Tenstorrent</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yoshua Bengio, pakar teknologi <em>deep learning</em> dan profesor di University of Montreal, membagikan penelitian terbarunya dalam presentasi utama berjudul, &#8220;Menuju Sistem Ilmuwan AI yang Aman.&#8221; Dia memperkenalkan algoritme <em>machine learning</em> AI yang aman yang dapat mencegah large language models (LLM) berkembang ke arah yang tidak dimaksudkan oleh pengembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jim Keller, CEO Tenstorrent, sebuah startup semikonduktor AI, memperkenalkan instruction set architecture (ISA) terbuka RISC-V dalam sesinya yang berjudul, &#8220;Own Your Silicon,&#8221; dan menekankan bahwa RISC-V akan menciptakan berbagai kemungkinan baru dalam AI generasi mendatang melalui inovasi dalam desain struktur perangkat keras.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara keseluruhan, hari pertama Samsung AI Forum 2023 membahas dua topik utama: LLM dan Transformasi AI untuk Industri, serta Komputasi Skala Besar untuk LLM dan Simulasi. Topik-topik tersebut masing-masing membahas AI dan CE.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan SAIT yang berfungsi sebagai pusat penelitian dan pengembangan perusahaan dan inkubator untuk teknologi mutakhir, para peneliti SAIT berbagi visi mereka tentang bagaimana masa depan pengembangan dan manufaktur semikonduktor akan berubah dengan mengintegrasikan AI ke dalam semua bidang semikonduktor, dan mengeksplorasi kemungkinan komputasi masa depan dalam pemrosesan semikonduktor, termasuk simulasi besar yang diakselerasi oleh pembelajaran mesin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Penghargaan Diberikan kepada Peneliti dan Mahasiswa yang Berprestasi</h3>
<p>Pada forum ini, Samsung juga menyelenggarakan upacara pengumuman pemenang Samsung AI Researcher Award dan Samsung AI/CE Challenge. Tujuan dari penghargaan ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada para peneliti, mahasiswa, dan wisudawan yang berprestasi di dalam negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penghargaan Samsung AI Researcher of the Year diberikan kepada lima peneliti AI: Profesor Connor Coley dari Massachusetts Institute of Technology, Profesor Jason Lee dari Princeton University, Profesor Emma Pierson dari Cornell University, Profesor Xiang Ren dari University of Southern California, dan Profesor Virginia Smith dari Carnegie Mellon University.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di antara para penerima penghargaan, Profesor Lee berfokus pada penelitian teoritis dan terapan termasuk deep learning, pembelajaran penguatan, dan optimisasi. Secara khusus, karyanya sangat dipuji atas kontribusinya terhadap pengembangan penelitian AI di seluruh dunia melalui publikasi beberapa makalah yang luar biasa tentang optimisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung AI/CE Challenge, yang diikuti oleh 1.481 siswa yang terdiri dari 410 tim, dimenangkan oleh 16 tim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mahasiswa Ph.D. Keondo Park dari Seoul National University Graduate School of Data Science, salah satu anggota tim pemenang grand prize, mengatakan, &#8220;Selama mengimplementasikan proyek AI kami secara langsung, kami dapat mengeksplorasi secara mendalam tentang masalah yang mungkin terjadi. Tantangan AI/CE merupakan kesempatan yang baik untuk memperluas wawasan kami tentang penelitian.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, SAIT mempresentasikan poster makalah penelitian terkemuka serta pameran proyek penelitian di bidang AI dan CE. SAIT juga menyiapkan program networking bagi para peserta untuk terlibat dalam ekosistem AI dan CE yang vital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Video resmi untuk Samsung AI Forum 2023 akan tersedia di Samsung Electronics YouTube Channel (<a href="https://www.youtube.com/@SamsungSemiconductorNewsroom">https://www.youtube.com/@Samsung</a>) mulai tanggal 16 November.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Exynos Auto V920 Dukung Sistem Infotainment  untuk Kendaraan Hyundai Motor Mendatang</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-exynos-auto-v920-dukung-sistem-infotainment-untuk-kendaraan-hyundai-motor-mendatang?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 14:48:54 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Exynos]]></category>
		<category><![CDATA[Exynos Auto V920]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/43ygRhW</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, baru-baru ini mengumumkan bahwa prosesor otomotif terbarunya, Exynos Auto]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-8216" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/13144636/Image-Samsung-Exynos-Auto-V920-1024x1024.png" alt="" width="1024" height="1024" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/13144636/Image-Samsung-Exynos-Auto-V920-1024x1024.png 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/13144636/Image-Samsung-Exynos-Auto-V920-563x563.png 563w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/13144636/Image-Samsung-Exynos-Auto-V920-768x768.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/13144636/Image-Samsung-Exynos-Auto-V920.png 1440w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, baru-baru ini mengumumkan bahwa prosesor otomotif terbarunya, Exynos Auto V920, telah dipilih untuk memperkuat sistem infotainment dalam kendaraan (<em>in-vehicle infotainment</em> / IVI) generasi mendatang milik Hyundai Motor Company, yang diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2025. Ini menandai kolaborasi pertama untuk semikonduktor otomotif antara Samsung dengan Hyundai Motor, pemimpin mobilitas global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Hyundai Motor, produsen mobilitas global terkemuka, dan kami mengantisipasi bahwa kemitraan ini akan semakin memperkuat posisi kami di bidang infotainment otomotif,&#8221; kata Jae Geol Pyee, Executive Vice President of Sales &amp; Marketing, System LSI Business Samsung Electronics. &#8220;Melalui kolaborasi erat dengan pelanggan global dan mitra ekosistem kami, kami akan terus menciptakan solusi chip otomotif mutakhir yang menawarkan pengalaman mobilitas yang aman dan menyenangkan.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Exynos Auto V920 adalah prosesor otomotif generasi ketiga dari Samsung untuk sistem IVI mutakhir. Dengan peningkatan yang cukup besar pada kinerja CPU, grafis dan pemrosesan neural, V920 akan memberikan pengalaman di dalam kendaraan yang optimal dengan memungkinkan tampilan real-time dari informasi mengemudi yang penting, dan juga pemutaran konten video yang kaya grafis dan game yang lancar di beberapa layar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>CPU V920 mengemas 10 core terbaru Arm yang dioptimalkan untuk mengemudi secara otonom, memungkinkan kinerja pemrosesan 1,7 kali lebih besar dari generasi sebelumnya. Dengan dukungan kecepatan mutakhir memori LPDDR5, V920 dapat secara efisien mengelola hingga enam layar beresolusi tinggi untuk dasbor, infotainment, dan sistem hiburan di kursi belakang, dan hingga 12 sensor kamera yang menangkap informasi visual penting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peningkatan yang signifikan telah dilakukan pada grafis dan kinerja kecerdasan buatan (AI) pada prosesor, meningkatkan presentasi visual pada layar dan mengoptimalkan interaksi pengemudi dengan informasi di dalam mobil. Untuk memberikan antarmuka pengguna grafis (GUI) yang kaya, V920 mengintegrasikan core GPU canggih dengan kemampuan pemrosesan grafis hingga dua kali lebih cepat dari pendahulunya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan menggabungkan inti komputasi terbaru, <em>neural processing unit</em> (NPU) mencapai kinerja 2,7 kali lebih besar dari generasi sebelumnya. Hal ini memungkinkan V920 untuk mendukung fitur pemantauan pengemudi yang disempurnakan untuk mendeteksi kondisi pengemudi dengan lebih baik dan dengan cepat menilai lingkungan sekitar, sehingga memberikan kondisi berkendara yang lebih aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk lebih meningkatkan keselamatan pengemudi, <em>safety island</em> yang dibenamkan pada V920 &#8211; sesuai dengan persyaratan Automotive Safety Integrity Level B (ASIL-B) &#8211; mendeteksi dan mengelola kesalahan secara real-time, menjaga sistem IVI tetap aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Exynos Auto Samsung, silakan kunjungi <a href="https://semiconductor.samsung.com/processor/automotive-processor/">https://semiconductor.samsung.com/processor/automotive-processor/</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Electronics dan AMD Akan Hadirkan AMD Radeon™ Graphics ke Platform Mobile Mendatang</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-electronics-dan-amd-akan-hadirkan-amd-radeon-graphics-ke-platform-mobile-mendatang?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 08 Apr 2023 10:00:50 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AMD]]></category>
		<category><![CDATA[AMD Radeon]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Xclipse]]></category>
		<category><![CDATA[Xclipse GPU]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NPYXlp</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, dan AMD (NASDAQ: AMD) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, dan AMD (NASDAQ: AMD) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perpanjangan perjanjian multi-tahun untuk menghadirkan beberapa generasi solusi grafis AMD Radeon berkinerja tinggi dan berdaya ultrarendah ke dalam portofolio Samsung Exynos SoC yang diperluas. Melalui perpanjangan lisensi ini, Samsung akan menghadirkan kualitas grafis tingkat konsol dan konsumsi daya yang dioptimalkan ke lebih banyak perangkat mobile, menawarkan pengalaman bermain game yang sangat imersif dan tahan lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bersama dengan AMD, Samsung telah merevolusi grafis mobile, termasuk kolaborasi kami baru-baru ini yang menghadirkan kemampuan ray tracing ke prosesor mobile untuk pertama kalinya di industri ini,&#8221; ujar Seogjun Lee, executive vice president of Application Processor (AP) Development, Samsung Electronics. &#8220;Dengan memanfaatkan pengetahuan teknologi kami dalam merancang solusi berdaya ultrarendah, kami akan terus mendorong inovasi yang berkelanjutan dalam bidang grafis mobile.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sangat senang Samsung memilih beberapa generasi dari grafis Radeon performa tinggi unggulan kami untuk memajukan solusi Samsung Exynos generasi berikutnya,&#8221; kata David Wang, senior vice president of the Radeon Technologies Group, AMD. &#8220;Perpanjangan kerja sama kami dengan Samsung merupakan bukti dari kemitraan teknologi yang kokoh dan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman terbaik yang mungkin ada bagi pengguna mobile.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung dan AMD pertama kali mengumumkan kemitraan mereka untuk lisensi arsitektur grafis AMD RDNA<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/11/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> pada tahun 2019, yang mengarah pada pengembangan bersama Samsung Xclipse, graphics processing unit (GPU) mobile berdasarkan arsitektur AMD RDNA 2 pada tahun 2022. Xclipse adalah GPU mobile pertama di industri dengan fitur ray tracing yang diakselerasi oleh perangkat keras dan fitur variable rate shading untuk gameplay seperti konsol pada perangkat mobile.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Umumkan Chipset Ultra-Wideband Baru untuk Perangkat Seluler dan Otomotif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-umumkan-chipset-ultra-wideband-baru-untuk-perangkat-seluler-dan-otomotif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 26 Mar 2023 10:00:20 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Car Connectivity Consortium]]></category>
		<category><![CDATA[Exynos Connect U100]]></category>
		<category><![CDATA[FiRa]]></category>
		<category><![CDATA[FiRa Consortium]]></category>
		<category><![CDATA[Ultra-Wideband]]></category>
		<category><![CDATA[UWB]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3PvxJSf</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, mengumumkan chipset ultra-wideband (UWB) pertamanya, Exynos Connect U100.]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, mengumumkan chipset ultra-wideband (UWB) pertamanya, Exynos Connect U100. Dengan akurasi satu digit sentimeter, solusi UWB baru ini dioptimalkan untuk digunakan pada perangkat seluler, otomotif, dan Internet of Things (IoT), yang menawarkan informasi jarak dan lokasi yang akurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga meluncurkan &#8216;Exynos Connect&#8217;, sebuah merek baru yang mengkonsolidasikan solusi komunikasi nirkabel jarak pendek, seperti UWB, Bluetooth, dan Wi-Fi yang sangat penting dalam memfasilitasi dunia yang semakin terhubung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Exynos Connect U100 kami menggabungkan kemampuan jangkauan dan pemosisian yang canggih dengan keamanan yang kuat untuk memungkinkan hiper-konektivitas antara manusia dan objek sehari-hari, mendorong berbagai aplikasi baru dalam pemosisian dan pelacakan lokasi,&#8221; ujar Joonsuk Kim, Executive Vice President of the Connectivity Development Team, Samsung Electronics. &#8220;Dengan membangun kepemimpinan teknologi kami dalam teknologi komunikasi, kami berkomitmen untuk mendorong inovasi dalam solusi komunikasi jarak pendek untuk mengubah cara kita terhubung dan berhubungan dengan dunia di sekitar kita.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>UWB adalah teknologi komunikasi nirkabel jarak pendek yang beroperasi pada spektrum frekuensi yang luas, sehingga memungkinkan transfer data yang cepat dengan daya yang rendah. Dengan kemampuannya menangkap data spasial dan arah yang sangat akurat, UWB semakin populer di berbagai industri, termasuk industri yang berhubungan dengan pembayaran jarak jauh, kunci pintar, rumah pintar, dan pabrik pintar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memanfaatkan pengukuran time of arrival (ToA) dan 3D angle of arrival (AoA), Samsung Exynos Connect U100 memberikan akurasi satu digit sentimeter dan di bawah lima derajat. Hal ini membuatnya sangat berguna ketika melacak lokasi di lingkungan dalam ruangan yang menantang di mana GPS tidak tersedia serta untuk aplikasi AR dan VR yang membutuhkan pelacakan yang tepat dan real-time terhadap orang yang bergerak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>U100 mengintegrasikan frekuensi radio (RF), baseband, memori embedded Flash (eFlash) dan IP manajemen daya ke dalam satu chip, sehingga ideal untuk digunakan pada perangkat yang ringkas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui mode hemat daya, U100 dapat memaksimalkan masa pakai baterai seluler dan solusi otomotif serta perangkat IoT seperti tag pelacakan pintar yang menggunakan baterai dengan kapasitas daya terbatas. Untuk komunikasi yang andal, U100 juga dilengkapi dengan fungsi scrambled timestamp sequence (STS) dan mesin enkripsi perangkat keras yang aman untuk mencegah peretasan eksternal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Exynos Connect U100 telah disertifikasi oleh FiRa Consortium, sebuah organisasi nirlaba yang dipimpin oleh industri yang mengesahkan produk UWB untuk kesesuaian dengan standar interoperabilitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>U100 juga sesuai dengan Car Connectivity Consortium (CCC) Digital Key Release 3.0, sebuah standar yang dirancang untuk menyimpan, mengautentikasi, dan menukarkan kunci digital untuk kendaraan, sehingga memungkinkan ponsel yang dilengkapi dengan U100 untuk mengkomunikasikan informasi kunci digital secara aman dengan kendaraan.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Semiconductor Raih Sertifikasi Global Tingkat Tertinggi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-semiconductor-raih-sertifikasi-global-tingkat-tertinggi-untuk-pengelolaan-sumber-daya-air?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 10:00:44 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AWS Certification]]></category>
		<category><![CDATA[Carbon Trust Standard for Water]]></category>
		<category><![CDATA[Environmental Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[ESG Management]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[World Water Day]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3COtc5N</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, mengumumkan bahwa Hwaseong Campus telah dianugerahi sertifikasi Alliance for]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin dunia dalam teknologi semikonduktor canggih, mengumumkan bahwa Hwaseong Campus telah dianugerahi sertifikasi Alliance for Water Stewardship (AWS) International Water Stewardship Standard dengan level tertinggi: Platinum. Samsung Electronics adalah perusahaan pertama di dunia yang menerima serangkaian sertifikasi internasional untuk kemampuan pengelolaan sumber daya air. Ini juga menandai pertama kalinya sebuah perusahaan Korea meraih sertifikasi Platinum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AWS International Water Stewardship Standard adalah <em>framework</em> yang dapat diterapkan secara global bagi pengguna air utama untuk memahami penggunaan air dan dampaknya, dan bekerja secara kolaboratif dan transparan untuk pengelolaan air yang berkelanjutan dalam konteks daerah tangkapan air. Dalam pengembangan AWS Standard, organisasi internasional termasuk CDP (Carbon Disclosure Project) dan CEO Water Mandate dari UN Global Compact berpartisipasi sebagai anggota pendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ini adalah sertifikasi global kedua Samsung Electronics untuk pengelolaan air yang berkelanjutan. Setelah memenuhi standar Carbon Trust tertinggi dengan mengurangi penggunaan air, Samsung mendapatkan sertifikasi AWS untuk sistem manajemen sumber daya airnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Melalui sertifikasi AWS tingkat Platinum untuk pabrik semikonduktor mereka di Korea, Samsung bergabung dengan semakin banyak perusahaan mikroelektronika yang melakukan tindakan korporat yang kredibel dan dapat diverifikasi terkait air,&#8221; kata Adrian Sym, CEO, Alliance for Water Stewardship. &#8220;Sebagai lokasi keempat di Korea yang meraih sertifikasi AWS dan yang pertama di negara ini yang meraih status Platinum, mereka adalah salah satu pengadopsi pertama AWS Standard di Korea dan bergabung dengan 250 lokasi bersertifikasi AWS di seluruh dunia.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Sertifikasi AWS mencerminkan upaya Samsung yang berkelanjutan dan berkesinambungan dalam mengelola sumber daya air, seperti komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan,&#8221; ujar Dooguen Song, Executive Vice President of the Environment, Health and Safety (EHS) Center, Samsung Electronics. &#8220;Kami akan terus memimpin dalam pengelolaan sumber daya air melalui kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah, masyarakat lokal, dan pelaku industri.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AWS Standard 2.0 dievaluasi berdasarkan total 100 indikator, termasuk pengelolaan air yang stabil, pengelolaan polutan air, kebersihan air, dampak keanekaragaman hayati dalam negeri, dan pembentukan tata kelola. Terdapat tiga tingkatan sertifikasi AWS Standard: Core, Gold dan Platinum; semakin besar jumlah poin yang dicapai, semakin tinggi tingkat kinerja pengelolaan air dan sertifikasi AWS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk merayakan Hari Air Sedunia 2023, Samsung Electronics juga telah meluncurkan video animasi ESG khusus melalui saluran YouTube Samsung Semiconductor Newsroom. Video tersebut mengilustrasikan Osan Stream yang telah direvitalisasi, dipulihkan oleh sejumlah besar air bersih yang dikeluarkan dari lokasi semikonduktor Samsung, memungkinkan kembalinya berang-berang dan perbaikan ekosistem biologis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/huzNaYtjP1A?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div><strong><u>Tentang </u></strong><strong><u>Alliance for Water Stewardship </u></strong><strong><u>(AWS)</u></strong></div>
<div>
<p>Alliance for Water Stewardship (AWS) adalah organisasi global yang mempromosikan penggunaan dan pengelolaan air yang berkelanjutan melalui implementasi AWS Standard. AWS menyatukan berbagai kelompok pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam inisiatif penatalayanan air. Pelajari lebih lanjut di https://a4ws.org/about/.</p>
</div>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Memperkenalkan Sensor Gambar 200 Megapiksel Terbaru untuk Pengalaman Fotografi Resolusi Tinggi Terbaik di Smartphone Flagship</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-memperkenalkan-sensor-gambar-200-megapiksel-terbaru-untuk-pengalaman-fotografi-resolusi-tinggi-terbaik-di-smartphone-flagship?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 13:25:19 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[ISOCELL HP2]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3H2WkIt</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics memperkenalkan sensor gambar 200MP terbarunya, ISOCELL HP2, yang mengusung teknologi piksel dan kapasitas terbarukan untuk tangkapan gambar]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics memperkenalkan sensor gambar 200MP terbarunya, ISOCELL HP2, yang mengusung teknologi piksel dan kapasitas terbarukan untuk tangkapan gambar yang luar biasa pada <em>smartphone</em> premium generasi terbaru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Samsung ISOCELL HP2 memanfaatkan teknologi sensor gambar beresolusi tinggi serta <em>expertise</em> terbarukan untuk menciptakan detail gambar yang <em>epic</em>. Kepemimpinan ini hadir berkat teknologi piksel inovatif yang memungkinkan sensor kami untuk melampaui jumlah dan ukuran piksel yang terbayangkan. Ke depan, kami akan terus membuka cakrawala baru dan menegaskan posisi kami di sektor sensor gambar beresolusi tinggi yang terus berkembang ini,” ujar <strong>JoonSeo Yim, Executive Vice President of Sensor Business Team, Samsung Electronics.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_6817" style="width: 4510px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-6817 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/01/25132149/Samsung-Hadirkan-Inovasi-Sensor-Gambar-200-MP-untuk-Pengalaman-Kamera-yang-Epic.jpg" alt="" width="4500" height="4500" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/01/25132149/Samsung-Hadirkan-Inovasi-Sensor-Gambar-200-MP-untuk-Pengalaman-Kamera-yang-Epic.jpg 4500w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/01/25132149/Samsung-Hadirkan-Inovasi-Sensor-Gambar-200-MP-untuk-Pengalaman-Kamera-yang-Epic-563x563.jpg 563w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/01/25132149/Samsung-Hadirkan-Inovasi-Sensor-Gambar-200-MP-untuk-Pengalaman-Kamera-yang-Epic-768x768.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/01/25132149/Samsung-Hadirkan-Inovasi-Sensor-Gambar-200-MP-untuk-Pengalaman-Kamera-yang-Epic-1024x1024.jpg 1024w" sizes="(max-width: 4500px) 100vw, 4500px" /><p class="wp-caption-text">Samsung Hadirkan Inovasi Sensor Gambar 200 MP untuk Pengalaman Kamera yang Epic</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>ISOCELL HP2 membungkus 200 juta piksel berukuran 0,6μm dalam format optik 1/1,3”–ukuran sensor yang banyak digunakan di kamera utama 108MP pada <em>smartphone</em>. Jadi, pengguna bisa menikmati resolusi yang lebih tinggi lagi di <em>smartphone</em> <em>high-end</em> terbaru tanpa tonjolan kamera di perangkat yang lebih besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbekal teknologi <em>pixel-binning</em> terbarukan dari Samsung, Tetra<sup>2</sup>pixel, ISOCELL HP2 membuat kamera jadi lebih serbaguna berkat kemampuan dalam menyimulasikan ukuran piksel yang berbeda demi menghadapi berbagai tingkat pencahayaan. Pada kondisi <em>low-light</em>, sensor akan beradaptasi menjadi sensor gambar 1,2μm 50MP atau 2,4μm 12,5MP dengan mengikat 4 hingga 16 piksel terdekatnya. Untuk perekaman 8K yang lebih baik, kurang lebih pada resolusi 33MP, ISOCELL HP2 akan menggunakan mode 1,2μm 50MP untuk menangkap lebih banyak hal dalam satu <em>frame</em> dan meminimalkan pemotongan rasio gambar. Dengan perekaman 8K pada 30fps, ditambah bidang pandang yang luas dan ukuran piksel yang lebih besar, pengguna bisa menciptakan video yang lebih tajam dan <em>cinematic</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kini, gambar yang pudar atau warnanya memutih akibat kondisi cahaya yang terlalu terang bisa teratasi dengan ISOCELL HP2 berkat teknologi terbaru Samsung, yaitu Dual Vertical Transfer Gate (D-VTG). Dalam memproses gambar, sebuah piksel memiliki ‘gerbang’ yang mengalirkan arus listrik, termasuk elektron, agar sensor dapat menampilkan apa yang ditangkap oleh kamera. Dalam hal ini, dengan tingkat presisi yang tinggi, D-VTG memberikan ‘gerbang’ aliran arus listrik kedua yang meningkatkan kapasitas tertinggi pada piksel hingga lebih dari 33%. Dengan lebih banyak elektron yang bisa disimpan dan arus perpindahan yang lebih efisien, metode ini mampu mengurangi <em>overexposure</em> dan meningkatkan reproduksi warna, termasuk saat memotret dengan kondisi cahaya yang terang benderang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian, di kondisi <em>low-light</em>, ISOCELL HP2 menghadirkan kemampuan <em>auto-focus next level</em> berkat Super QPD yang memungkinkan sensor gambar memakai seluruh 200 juta piksel yang ada untuk pemfokusan. Dalam hal ini, piksel-piksel akan dikelompokkan pada area tertentu untuk mengenali perubahan pola fokus yang terjadi demi memberikan <em>auto-focus</em> yang lebih cepat dan akurat. Berkat melimpahnya data pola fokus yang terekam dan banyaknya piksel yang dimanfaatkan, sensor baru ini mampu menawarkan <em>auto-focus </em>yang cepat bahkan pada di kondisi minim cahaya sekalipun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak ketinggalan, Samsung menghadirkan kemampuan HDR yang luar biasa dengan memperkenalkan fitur Dual Slope Gain (DSG) untuk pertama kalinya di mode 50MP, di mana teknologi ini mampu memberi dua nilai konversi tingkat kecerahan yang berbeda (tinggi dan rendah) lewat sinyal analog yang diterima piksel untuk menampilkan lebih banyak detail dan meminimalkan <em>blur</em>. Selain itu, Smart-ISO Pro turut hadir sebagai solusi yang menggabungkan berbagai tingkat ISO dari satu <em>exposure</em>–memungkinkan kamera untuk memotret dengan sensor gambar 12,5MP dan melakukan perekaman 4K pada 60fps dengan kualitas HDR.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ISOCELL HP2 dari Samsung telah masuk ke dalam tahap produksi massal.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
