Samsung SEAO Executive Byline Series: Menyongsong Tahun Baru dengan Komitmen Pada Tujuan dan Kemitraan

Kami telah menutup tahun 2025, dan seiring menatap serta menyambut tahun yang baru, saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama oleh seluruh tim kami di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO). Bagi Samsung, kawasan SEAO bukan sekadar kumpulan pasar, melainkan pusat inovasi strategis yang ditandai oleh pertumbuhan yang dinamis, keberagaman budaya, serta adopsi digital yang pesat. Selain tetap berfokus pada pencapaian target bisnis sepanjang tahun lalu, kami juga berkomitmen untuk memperkuat posisi Samsung sebagai mitra jangka panjang yang tepercaya dalam mendukung perkembangan kawasan SEAO.
Untuk memperkuat fondasi yang telah kami bangun pada 2025, saya ingin menyampaikan tiga pilar strategi utama yang akan terus menjadi landasan pertumbuhan kami pada 2026, yaitu menghadirkan inovasi terobosan, memberdayakan generasi berikutnya, serta mendorong transformasi bagi para pelanggan kami—yang seluruhnya ditopang oleh komitmen kami untuk menjadi perusahaan yang benar-benar digerakkan oleh AI.
Menghadirkan Inovasi Terobosan Menuju Masa Depan yang Digerakkan oleh AI
Di Samsung, kami meyakini bahwa AI telah membawa perubahan mendasar dalam cara kami beroperasi, berinovasi, dan melayani pelanggan. Dengan visi yang jelas untuk menjadi perusahaan yang digerakkan oleh AI, kami secara konsisten mengintegrasikan AI secara bermakna ke dalam pengembangan produk R&D,operasional, dan pengalaman pengguna.
Kami pertama kali memperkenalkan Galaxy AI kepada dunia pada 2024 dan semakin memperkuat kepemimpinan kami di bidang AI pada 2025 melalui visi yang lebih luas tentang kehidupan yang terintegrasi dengan AI. Selain mendorong demokratisasi AI, kami juga memimpin era baru kecerdasan multimodal. Hal ini diwujudkan dengan memastikan perangkat keras dan perangkat lunak berkembang secara selaras, sehingga menghadirkan perangkat yang tidak hanya memproses perintah, tetapi juga berfungsi sebagai pendamping yang intuitif.
Di CES 2026, kami mengumumkan upaya kami untuk menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi dan personal di berbagai platform, mulai dari perangkat mobile, tampilan visual, peralatan rumah tangga, hingga layanan, melalui visi kami yaitu “Companion to AI Living”.
Yang membuat penonton terkesan pada CES 2026 adalah bagaimana layar Samsung, seperti Micro RGB berukuran 130 inci, menggabungkan keunggulan hardware dan kecerdasan visual untuk menciptakan pendamping hiburan seutuhnya di rumah Anda. Misalnya, Samsung Vision AI Companion (VAC) menggunakan teknologi AI untuk merekomendasikan apa yang harus ditonton, bahkan musik apa yang harus didengarkan.
Terakhir, kami memperkenalkan visi jangka panjang kami tentang perawatan cerdas yang didorong oleh ekosistem perangkat yang terintegrasi Samsung. Saya sangat antusias tentang bagaimana kami dapat mendefinisikan ulang perawatan dari sebuah kebutuhan reaktif menjadi peluang proaktif. Kami akan terus berupaya untuk mempromosikan kehidupan yang lebih sehat dengan menyediakan fitur-fitur bermanfaat di berbagai bidang, termasuk AI, ponsel, perangkat rumah tangga, wearables, dan perangkat lainnya yang terhubung.
Memberdayakan Generasi Berikutnya
Hal lain yang juga membuat saya antusias adalah bahwa generasi berikutnya di SEAO tidak hanya akan sekadar menjadi pengguna teknologi; mereka akan menjadi kreator, inovator, dan entrepreneur yang membentuk bagaimana aplikasi dari AI ini bermanfaat bagi komunitas mereka.
Saya percaya bahwa teknologi seharusnya berfungsi sebagai penghubung yang memudahkan semua orang, terlepas dari latar belakang mereka, untuk terhubung, berkarya, dan berkembang. Untuk memaksimalkan potensi ini, kami telah mengarahkan usaha tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami untuk mengembangkan dan berinvestasi pada generasi muda, serta membina potensi generasi berikutnya.
Program unggulan kami, Solve for Tomorrow (SFT), memberdayakan generasi muda untuk mendorong perubahan yang berarti melalui teknologi dan inovasi. Pada tahun 2025, tingkat pendaftar meningkat 40% dibandingkan tahun 2024, dengan total lebih dari 16.900 pemuda di seluruh kawasan yang mengembangkan solusi untuk menjawab tantangan di lingkungan mereka. Pertumbuhan ini menunjukkan kesiapan generasi muda untuk menerapkan teknologi secara praktis dan berarti ketika diberikan sarana dan kesempatan yang tepat.
Tahun lalu, Samsung Innovation Campus (SIC) secara aktif mengatasi kesenjangan keahlian regional dengan menyediakan pendidikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) tingkat lanjut, pemrograman, dan AI di berbagai market SEAO. Pendekatan ini merefleksikan metodologi pengembangan kemampuan internal kami: sama seperti kami melatih karyawan melalui kurikulum GenAI yang terstruktur, SIC memberikan generasi muda sebuah roadmap serupa untuk pengembangan, memungkinkan mereka membangun kemampuan AI dasar dan melanjutkan untuk bekerja dengan aplikasi yang lebih kompleks.
Semua inisiatif ini bukan sekadar program CSR, melainkan investasi strategis yang kami lakukan untuk berkontribusi dan membangun talenta yang dibutuhkan dalam ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan kami.
Tahun 2026 menjadi tahun di mana kami akan melanjutkan momentum yang kuat ini melalui program CSR , di mana kami berencana untuk melakukan lebih banyak lagi kerja sama dengan pemerintah, korporasi, sekolah, LSM, dan mitra komunitas.
Mendorong Transformasi Ekosistem
Akhirnya, landasan dunia yang sangat terhubung yang didorong oleh agen kecerdasan buatan (AI) haruslah kepercayaan. Di Samsung, keamanan dan privasi merupakan inti dari strategi kami. Prinsip ini semakin penting seiring kita memasuki era AI Agensi, di mana sistem cerdas tidak hanya merespons perintah tetapi juga mengantisipasi kebutuhan dan bertindak secara independen atas nama pengguna. Kekuatan dari ekosistem “One Samsung” memastikan bahwa kecerdasan terintegrasi secara mulus dari perangkat mobile hingga seluruh rumah yang terhubung melalui SmartThings, dan dilindungi oleh Samsung Knox.
Kami juga menerapkan standar kepercayaan ini di tingkat perusahaan. Tahun lalu, Samsung Business Experience Studios (BES) diluncurkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Singapura. Ruang-ruang ini dirancang untuk membantu organisasi membayangkan bagaimana mereka dapat mengadopsi solusi inovatif Samsung untuk mengatasi tantangan spesifik di industri mereka. Dengan studio-studio tambahan yang akan diluncurkan di seluruh Asia Tenggara dan Oseania, kami berharap dapat lebih banyak kesempatan untuk berkolaborasi sebagaimana kami bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk mengimplementasikan solusi cerdas dan aman untuk bisnis mereka.
Membentuk Masa Depan Kita Bersama
Tahun pertama saya memimpin SEAO ditandai dengan upaya kami untuk berinovasi, memberdayakan pemuda, dan mentransformasi ekosistem di berbagai industri, semua dilandasi oleh evolusi kami sebagai pemimpin di bidang kecerdasan buatan (AI).
Meskipun kami terpacu oleh apa yang telah kami capai sejauh ini, pekerjaan kami di sini jauh dari selesai. Saya mengajak semua mitra, konsumen, dan pemimpin regional kami untuk terus melanjutkan perjalanan ini bersama kami di tahun 2026 dan seterusnya. Saat kami mengejar ambisi untuk menjadikan Samsung sebagai pemimpin tak tertandingi di bidang AI, kami akan berupaya memastikan bahwa AI melayani semua orang dalam kehidupan sehari-hari.
Bersama-sama, mari kita bentuk masa depan di mana teknologi tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga menghubungkan semua orang, komunitas, dan berbagai kemungkinan di seluruh kawasan kami.
Presiden & CEO untuk Samsung Electronics Southeast Asia dan Oceania
Untuk hal-hal terkait layanan konsumen, silakan kunjungi samsung.com/id/support.
Untuk informasi media, silakan hubungi seins.com@samsung.com.