<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>AI Factory &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/ai-factory/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>AI Factory &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2025</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 13:48:52 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Gandeng NVIDIA Pimpin Transformasi Manufaktur Global Berbasis AI dengan AI Megafactory</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-gandeng-nvidia-pimpin-transformasi-manufaktur-global-berbasis-ai-dengan-ai-megafactory?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:00:44 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AI Factory]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4omeARy</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan rencana pembangunan &#8220;AI Megafactory&#8221; baru hasil kolaborasinya dengan NVIDIA. Langkah strategis]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan rencana pembangunan &#8220;AI Megafactory&#8221; baru hasil kolaborasinya dengan NVIDIA. Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan untuk memimpin pergeseran paradigma global menuju manufaktur berbasis Kecerdasan Artifisial (AI). Dengan menggunakan lebih dari 50.000 unit GPU NVIDIA, teknologi AI akan diintegrasikan ke dalam seluruh alur manufaktur Samsung, guna mempercepat pengembangan dan produksi semikonduktor, perangkat <em><i>mobile</i></em>, serta robotika generasi terbaru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pabrik AI Samsung ini akan mengintegrasikan semua aspek produksi semikonduktor mulai dari desain, proses, peralatan, operasi, hingga kontrol kualitas ke dalam satu jaringan cerdas tunggal. Dalam jaringan ini, teknologi AI akan secara terus-menerus menganalisis, memprediksi, dan mengoptimalkan lingkungan produksi secara <em><i>real-time.</i></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keunggulan Pabrik AI Samsung terletak pada kemampuannya yang melampaui konsep otomatisasi tradisional. Ia berfungsi sebagai sebuah <em><i>platform</i></em> manufaktur cerdas yang mampu menghubungkan dan menafsirkan data dalam jumlah masif yang dihasilkan dari seluruh tahapan, termasuk desain <em><i>chip</i></em>, proses produksi, dan operasi peralatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Dari Kolaborasi Lebih Dari 25 Tahun Menuju Aliansi <em><i>Chip</i></em> AI yang Lebih Kuat</h3>
<p>Samsung dan NVIDIA merayakan sebuah kolaborasi yang telah berjalan lebih dari 25 tahun, yang dimulai ketika DRAM dari Samsung menjadi memori untuk kartu grafis awal NVIDIA, dan berlanjut hingga perluasan kemitraan di bisnis <em><i>foundry</i></em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya kolaborasi yang telah berjalan, Samsung dan NVIDIA juga bekerja sama dalam pengembangan HBM4. Dengan <em><i>bandwidth</i></em> yang sangat tinggi dan efisiensi energi yang unggul, solusi HBM mutakhir dari Samsung diproyeksikan akan membantu mempercepat pengembangan aplikasi AI masa depan serta menjadi pondasi dasar yang krusial bagi infrastruktur manufaktur yang digerakkan oleh teknologi-teknologi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dibangun dengan DRAM <em><i>10-nanometer (nm) class </i></em>generasi keenam dan <em><i>base die</i></em> logika 4nm, kecepatan pemrosesan HBM4 Samsung dapat mencapai 11 <em><i>gigabits-per-second</i></em> (Gbps), jauh melampaui standar JEDEC yang berada di 8 Gbps.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga akan terus menghadirkan solusi memori generasi terdepan, termasuk HBM, GDDR, dan SOCAMM, serta layanan <em><i>foundry.</i></em> Berbagai inovasi ini akan mendorong terciptanya inovasi dan skalabilitas di seluruh rantai nilai AI global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mempercepat Transisi Menuju Manufaktur Berbasis Kecerdasan</h3>
<p>Dalam beberapa tahun ke depan, Samsung berencana mengimplementasikan komputasi berakselerasi NVIDIA untuk mengembangkan Pabrik AI-nya dan mempercepat manufaktur <em><i>digital twin</i></em>. Teknologi ini akan didukung oleh pustaka-pustaka NVIDIA Omniverse yang dijalankan pada salah satu infrastruktur manufaktur <em><i>chip</i></em> paling komprehensif di dunia yang mencakup memori, logika, <em><i>foundry</i></em>, dan <em><i>advanced packaging</i></em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan memanfaatkan pustaka <em><i>cuLitho</i></em> dan CUDA-X dari NVIDIA untuk proses <em><i>Optical Proximity Correction</i></em> (OPC)-nya, Samsung telah berhasil meningkatkan performa <em><i>computational lithography</i></em> hingga 20 kali lipat. Sebagai langkah kritis dalam menciptakan pola <em><i>wafer</i></em> yang akurat, OPC yang ditingkatkan ini memungkinkan AI untuk memprediksi dan mengoreksi variasi pola sirkuit dengan kecepatan dan presisi yang jauh lebih tinggi, sehingga memperpendek siklus pengembangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam bidang <em><i>Electronic Design Automation</i></em> (EDA), kedua perusahaan bekerja sama dengan para mitra EDA untuk mengembangkan alat EDA dan teknologi desain generasi berikutnya yang diakselerasi oleh GPU.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan menggunakan pustaka NVIDIA Omniverse, Samsung membangun <em><i>digital twins</i></em> yang dapat memvisualisasikan seluruh operasi <em><i>fab</i></em> secara <em><i>virtual</i></em>. Lingkungan <em><i>virtual</i></em> ini mampu mengidentifikasi anomali, melakukan pemeliharaan prediktif, dan mengoptimalkan produksi sebelum perubahan diterapkan di dunia fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung berencana memperluas infrastruktur Pabrik AI-nya ke pusat-pusat manufaktur globalnya, termasuk yang berada di Taylor, Amerika Serikat, untuk menghadirkan tingkat kecerdasan dan kelincahan yang lebih besar pada operasi semikonduktornya di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Membangun Ekosistem AI yang Meliputi AI Generatif dan Robotika</h3>
<p>Samsung telah mengembangkan model AI<em><i> proprietary</i></em> yang menggerakkan lebih dari 400 juta perangkatnya. Model-model ini juga terintegrasi ke dalam sistem manufaktur internal perusahaan, mendorong kecerdasan dan inovasi di seluruh proses produksinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dibangun dengan komputasi terakselerasi NVIDIA dan <em><i>framework Megatron</i></em>, model AI Samsung memperlihatkan kapabilitas penalaran tingkat lanjut yang menghadirkan performa luar biasa dalam terjemahan <em><i>real-time</i></em>, percakapan multibahasa, dan ringkasan cerdas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam bidang robotika berbasis AI, Samsung memanfaatkan <em><i>platform</i></em> NVIDIA RTX PRO<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/11/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 6000 <em><i>Blackwell Server Edition</i></em> untuk memajukan otomatisasi manufaktur dan robotika humanoid, mempercepat adopsi serta meningkatkan otonomi dalam penerapan AI fisik generasi berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga bekerja sama dengan beragam platform AI dari NVIDIA untuk menghubungkan data simulasi virtual dengan data robot di dunia nyata. Kolaborasi ini memungkinkan robot untuk memahami lingkungan sekitarnya, mengambil keputusan, dan beroperasi secara cerdas dalam situasi nyata. Dengan menggunakan platform robotik NVIDIA Jetson Thor, Samsung mempercepat kemampuan penalaran AI <em><i>real-time</i></em>, eksekusi tugas, dan kontrol keamanan pada robot-robot pintarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung berencana memperluas penggunaan teknologi-teknologi ini ke dalam infrastruktur Pabrik AI-nya dan berbagai bidang bisnisnya yang lebih luas, membangun ekosistem manufaktur cerdas yang menyatukan AI dan robotika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menghubungkan Konsumen dan Industri Melalui AI</h3>
<p>Samsung juga bekerja sama dengan NVIDIA, para penyelenggara telekomunikasi Korea, dunia akademik, dan lembaga penelitian untuk mempererat kolaborasi dalam pengembangan AI-RAN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AI-RAN merupakan teknologi komunikasi generasi berikutnya yang mengintegrasikan daya komputasi AI ke dalam kemampuan jaringan seluler. Teknologi ini memungkinkan AI agen dan fisik—seperti robot, <em><i>drone</i></em>, dan peralatan otomatisasi industri—untuk beroperasi cerdas, merasakan, memproses data, dan melakukan inferensi secara <em><i>real-time</i></em> di tepi jaringan, lebih dekat dengan titik tempat AI fisik terhubung ke jaringan. Jaringan seluler bertenaga AI ini akan memainkan peran penting sebagai jaringan saraf yang esensial dalam adopsi luas AI fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiatif baru ini dibangun di atas kolaborasi Samsung dan NVIDIA tahun lalu, yang telah berhasil menyelesaikan <em><i>proof-of-concept</i></em> AI-RAN melalui kombinasi jaringan berbasis <em><i>software</i></em> dari Samsung dan GPU NVIDIA. Kedua perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi mereka yang sedang berjalan dalam pengembangan AI-RAN.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
