<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Cinematic LUT &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/cinematic-lut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Cinematic LUT &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 15:00:29 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>[Interview] Lebih dari Sekadar Pengambilan Gambar: Bagaimana Codec APV Mendukung Pengalaman Video Mobile Secara Menyeluruh di Galaxy S26 Ultra</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/interview-lebih-dari-sekadar-pengambilan-gambar-bagaimana-codec-apv-mendukung-pengalaman-video-mobile-secara-menyeluruh-di-galaxy-s26-ultra?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 15 May 2026 15:10:27 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[APV Codec]]></category>
		<category><![CDATA[Cinematic LUT]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S26 Ultra]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4uMjQ3v</guid>
									<description><![CDATA[Kita hidup di era ketika siapa pun bisa menjadi kreator. Seiring perangkat mobile semakin memudahkan pengguna merekam video berkualitas tinggi, teknologi yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Kita hidup di era ketika siapa pun bisa menjadi kreator. Seiring perangkat mobile semakin memudahkan pengguna merekam video berkualitas tinggi, teknologi yang dulunya hanya ditujukan untuk profesional kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics secara mandiri mengembangkan codec APV (Advanced Professional Video), teknologi yang dirancang untuk mendukung pengeditan video berkualitas tinggi dan telah dirilis sebagai <em>open source</em>. Codec ini pertama kali hadir di Samsung <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s26-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_galaxy-s26-ultra_sustain_none_article_none_none" target="_blank" rel="noopener">Galaxy S26 Ultra</a> yang diluncurkan pada Maret lalu, sekaligus menetapkan standar baru dalam kreasi video mobile. Dengan mempertahankan kualitas gambar serta meminimalkan kehilangan detail selama proses pengeditan, APV memungkinkan produksi video yang lebih presisi dan setara profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom berbincang dengan para developer dari Visual Solution Team, Mobile eXperience (MX) Business di Samsung Electronics untuk mendengar kisah di balik APV, mulai dari tantangan teknis selama pengembangan hingga pemikiran yang melandasi teknologi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25671" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25671" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150014/Main-KV-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150014/Main-KV-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150014/Main-KV-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150014/Main-KV-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Junseang Min (kiri) dan Sunmi Yoo (kanan) of MX Business at Samsung Electronics</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Q: Apa yang melatarbelakangi pengembangan codec APV?</h3>
<p><strong>Yoo:</strong> Codec video konvensional mengalami kehilangan data tertentu selama proses kompresi yang diperlukan untuk mengurangi ukuran file. Terutama karena proses pengeditan berulang cenderung menyebabkan penurunan kualitas gambar yang terlihat jelas, codec baru pun dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan tersebut secara mendasar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itu, kami mengusulkan kolaborasi dengan Samsung Research. Samsung Research memimpin proses standardisasi APV, sementara divisi MX bekerja sama secara erat selama tiga tahun terakhir untuk memastikan dukungannya sebagai bagian dari standar Android.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Q: Apa itu codec APV, dan apa keunggulan utamanya?</h3>
<p><strong>Yoo:</strong> APV adalah codec video yang telah distandardisasi secara resmi oleh <span>Internet Engineering Task Force</span> (IETF). Codec ini dioptimalkan untuk proses pengeditan dengan mempertahankan data sebanyak mungkin sekaligus menghadirkan efisiensi kompresi yang sangat baik terhadap kualitas gambar. Pada tingkat kualitas yang sama, APV dapat mengurangi ukuran file lebih dari 10 persen dibandingkan codec serupa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Min:</strong> APV juga menghadirkan reproduksi warna yang lebih kaya berbasis YUV 4:2:2 dan mampu menghasilkan kualitas gambar pada tingkat <em>visually lossless</em>, sambil tetap mempertahankan degradasi seminimal mungkin meski telah melalui beberapa kali proses pengeditan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25672" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25672" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150320/Image-002-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150320/Image-002-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150320/Image-002-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150320/Image-002-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Sunmi Yoo membahas keunggulan utama codec APV.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Q: Mengapa APV dirilis sebagai open source?</h3>
<p><strong>Yoo:</strong> Kami memilih mengembangkan APV sebagai <em>open source</em> untuk mendorong adopsi yang lebih luas dan membangun ekosistem melalui standardisasi, sehingga teknologi beserta manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pengguna. Sebagus apa pun sebuah teknologi, jika tidak digunakan secara luas, pada akhirnya teknologi tersebut akan menjadi usang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Q</strong>: Apa prioritas utama dalam menghadirkan codec APV di perangkat mobile?</h3>
<p><strong>Min:</strong> Perjalanan dari tahap standardisasi menuju komersialisasi menghadirkan tantangan yang benar-benar berbeda. Untuk memungkinkan pemrosesan video UHD dan 8K secara <em>real-time </em>dalam keterbatasan perangkat mobile, fokus utama diarahkan pada manajemen suhu dan optimalisasi tingkat sistem. Dengan APV, rekaman UHD 30fps dapat mencapai hingga 6GB per menit, sehingga kami bekerja sama dengan divisi Memory Business di Samsung Electronics untuk memastikan stabilitas penyimpanan data. Hasilnya, setelah melakukan validasi pada model SSD portabel terbaru Samsung di seluruh resolusi perekaman pada Samsung Galaxy S26 Ultra melalui lebih dari sembilan siklus pengujian, performa transfer data yang stabil tetap dapat dipertahankan bahkan dalam kondisi beban tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Yoo:</strong> Membangun ekosistem APV juga membutuhkan kolaborasi erat dengan berbagai mitra. Kami bekerja sama tidak hanya dengan produsen chipset, tetapi juga dengan perusahaan pengembang <em>software editing</em> dan <em>video player</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Q: Bagaimana perasaan Anda melihat codec APV debut di Galaxy S26 Ultra?</h3>
<p><strong>Yoo:</strong> Seiring semakin banyaknya pengguna tingkat profesional seperti YouTuber dan<em> influencer</em>, kami ingin menurunkan hambatan dalam produksi video yang sebelumnya identik dengan kebutuhan perangkat profesional. Samsung <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s26-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_galaxy-s26-ultra_sustain_none_article_none_none">Galaxy S26 Ultra</a> hadir dengan empat cinematic LUTs (Look-Up Tables) bawaan, dan kami berharap hal ini memungkinkan lebih banyak pengguna menciptakan visual bergaya sinematik langsung dari genggaman mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Min:</strong> Hal yang paling berkesan bagi saya adalah pengembangan pro kit khusus untuk Galaxy S26 Ultra melalui kolaborasi dengan spesialis aksesori kamera. Meski menghadapi timeline yang sangat ketat menjelang <span>Galaxy Unpacked</span>, kami tetap mampu menyempurnakan kualitas secara keseluruhan, sehingga pencapaian ini terasa sangat berarti. Langkah tersebut juga menjadi fondasi agar perangkat Galaxy dapat digunakan dalam alur kerja produksi video profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25673" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25673" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150528/Image-003-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150528/Image-003-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150528/Image-003-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/15150528/Image-003-Interview-Lebih-dari-Sekadar-Pengambilan-Gambar-Codec-APV-Mendukung-Pengalaman-Video-Mobile-di-Galaxy-S26-Ultra-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Junseang Min berbicara mengenai debut codec APV di Samsung Galaxy S26 Ultra.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Q: Sebagai developer dari Visual Solution Team, apa rencana Anda ke depannya?</h3>
<p><strong>Yoo:</strong> Kami berencana terus mengembangkan codec ini agar pengguna maupun kreator dapat merasakan nilai yang lebih besar dalam proses pengeditan video berbasis Galaxy. Melalui APV, kami berharap suatu hari nanti Samsung Galaxy S26 Ultra juga dapat digunakan dalam lingkungan produksi film profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Min:</strong> Tujuan kami adalah memudahkan pengguna sehari-hari untuk menciptakan konten profesional bergaya sinematik. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk memperluas ekosistem APV.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan codec APV, <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s26-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_galaxy-s26-ultra_sustain_none_article_none_none" target="_blank" rel="noopener">Galaxy S26 Ultra</a> melampaui sekadar inovasi bertahap. Teknologi ini tidak hanya menurunkan hambatan untuk memulai, tetapi juga meningkatkan standar kemampuan produksi video di perangkat mobile. Kini, telah hadir era ketika satu perangkat Galaxy mampu mendukung seluruh proses mulai dari pengambilan gambar, pengeditan, hingga berbagi konten pada level profesional. Dan di persimpangan antara teknologi Galaxy S26 Ultra dan imajinasi para kreator, kemungkinan yang tercipta menjadi tanpa batas.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>[Wawancara] Jadikan Setiap Momen Sinematik: Bagaimana Cinematic LUT Mengubah Video di Galaxy S26 Series</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/wawancara-jadikan-setiap-momen-sinematik-bagaimana-cinematic-lut-mengubah-video-di-galaxy-s26-series?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 07 May 2026 17:53:26 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Cinematic LUT]]></category>
		<category><![CDATA[codec APV]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S26 series]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3QTUSAQ</guid>
									<description><![CDATA[Lebih dari sekadar resolusi tinggi, tren video kini bergeser ke arah suasana dan storytelling yang lebih emosional. Samsung Electronics memperkenalkan codec]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Lebih dari sekadar resolusi tinggi, tren video kini bergeser ke arah suasana dan storytelling yang lebih emosional. Samsung Electronics memperkenalkan <a href="https://news.samsung.com/global/interview-beyond-the-shot-how-the-apv-codec-powers-the-full-mobile-video-experience-on-galaxy-s26-ultra" target="_blank" rel="noopener">codec Advanced Professional Video (APV)</a> pada Galaxy S26 Ultra, sebagai fondasi bagi produksi video mobile dengan tetap menjaga kualitas gambar dan meminimalkan kehilangan kualitas selama proses <em>editing.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menanggapi hal ini, Samsung mengajukan pertanyaan sederhana: apakah siapa pun dapat membuat video bergaya Hollywood menggunakan ponsel Galaxy? Jawabannya adalah fitur Cinematic Look Up Table atau Cine LUT pada Galaxy S26 series. Sementara <a href="https://news.samsung.com/global/editorial-how-apv-is-elevating-mobile-video-to-professional-standards" target="_blank" rel="noopener">codec APV</a> menjadi fondasi untuk menghasilkan video berkualitas sinema, Cine LUT menghadirkan gaya warna yang khas pada setiap <em>footage.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cine LUT menghadirkan <em>color grading</em> tingkat profesional yang sebelumnya hanya dapat dilakukan oleh para ahli menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja. Samsung berkolaborasi dengan tim internal dan spesialis eksternal untuk mewujudkan fitur ini. Mobile eXperience (MX) Business memimpin implementasi kamera akhir, Samsung Research mengembangkan teknologi pemrosesan video inti, dan U5K Imageworks, sebuah studio colorist di balik produksi yang diakui secara global, turut membantu membentuk estetika visualnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah diperkenalkannya codec APV yang menghadirkan kualitas gambar pada level nyaris tanpa kehilangan visual, Samsung Newsroom berbicara dengan tiga pengembang utama di balik Cine LUT — Sugon Baek dari Camera Quality Group di MX Business, Bomi Kim dari Reality Media Lab di Samsung Research, serta Taesik Eom, CEO U5K Imageworks — untuk mendengarkan kisah di balik proses pengembangannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25550" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25550" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07172430/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-1.jpg" alt="" width="1000" height="580" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07172430/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07172430/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-1-971x563.jpg 971w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07172430/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-1-768x445.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ (Dari kiri) Taesik Eom, Bomi Kim, dan Sugon Baek</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Apa itu LUT? Apa yang membedakan Cine LUT pada Galaxy S26 series?</h3>
<p><strong>Baek:</strong> LUT pada dasarnya adalah “peta” yang mengubah satu set warna menjadi warna lainnya untuk mencapai tampilan yang diinginkan. Berbeda dengan filter konvensional yang hanya menumpangkan warna, Cine LUT menafsirkan ulang <em>footage</em> Samsung Log<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> untuk menghadirkan kedalaman dan tampilan khas pembuatan film profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kim:</strong> Fitur ini dioptimalkan untuk video Log. Dengan memanfaatkan rentang gradasi yang luas,<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a> fitur ini secara presisi merekonstruksi warna dan kecerahan untuk mempertahankan detail tonal halus yang sering hilang pada filter konvensional, sehingga menghasilkan kedalaman yang lebih kaya dan lebih natural.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;"><video style="margin: 0 auto; max-width: 1000px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06144348/Samsung-Log-Videos-LUT-Thriller-Blaockbuster.mp4" autoplay="autoplay" loop="loop" muted="" controls="controls" width="300" height="150"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span></video></div>
<p class="wp-caption-text">▲ Perbandingan footage Log dalam pengaturan standar dengan Thriller LUT dan Blockbuster LUT</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;">
<p><video style="margin: 0 auto; max-width: 1000px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06145525/Samsung-Log-Videos-LUT-Coming-of-age-Romance.mp4" autoplay="autoplay" loop="loop" muted="" controls="controls" width="300" height="150"></video></p>
</div>
<p class="wp-caption-text">▲ Perbandingan footage Log dalam pengaturan standar dengan Coming-of-age LUT dan Romance LUT</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Apa yang melatarbelakangi pengembangan Cine LUT?</h3>
<p><strong>Kim:</strong> Meskipun perangkat Galaxy telah mendukung video Log untuk perekaman berkualitas tinggi, proses <em>color grading</em> masih menjadi tantangan. Kami ingin menghadirkan hasil tampilan profesional yang dapat diakses tanpa memerlukan keterampilan editing tingkat lanjut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Baek:</strong> Kami ingin menciptakan pengalaman yang memungkinkan pengguna melihat pratinjau <em>footage </em>sinematik langsung saat pengambilan gambar, lalu menerapkan LUT dan membagikan video tersebut hanya dengan satu ketukan di Galeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25557" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25557" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07173854/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-2.jpg" alt="" width="1000" height="370" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07173854/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07173854/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-2-768x284.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ (Dari kiri) Bomi Kim dari Reality Media Lab di Samsung Research dan Sugon Baek dari Camera Quality Group, MX Business di Samsung Electronics</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Bagaimana kolaborasi dengan U5K Imageworks dimulai? Bagaimana Cine LUT dikembangkan?</h3>
<p><strong>Eom:</strong> Kolaborasi kami dimulai dua tahun lalu melalui kerja advisory Rec. 709 LUT untuk video Samsung Log, di mana kami menyempurnakan warna yang kuat menjadi tone yang lebih natural. Pengalaman ini kemudian mengarah pada pengembangan Cine LUT. Untuk proyek ini, kami mengembangkan beberapa versi dalam tiga tingkat intensitas yaitu netral, lembut, dan kuat, lalu mengujinya di berbagai skenario hingga akhirnya memilih empat gaya inti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kim:</strong> Dengan mengacu pada arah <em>color grading</em> dari U5K, kami memvalidasi konsep tersebut berdasarkan kriteria kuantitatif untuk memastikan performa yang konsisten di berbagai kondisi. Proses ini terus disempurnakan melalui pengujian hingga pada akhirnya keselarasan antara niat kreatif dan kualitas teknis dapat tercapai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25558" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25558" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174009/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-3.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174009/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174009/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-3-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174009/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-3-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Taesik Eom, CEO of U5K Imageworks</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Tantangan apa yang dihadapi selama pengembangan?</h3>
<p><strong>Kim:</strong> Kami membutuhkan dataset yang besar untuk memvalidasi performa di berbagai kondisi. Pengujian di lingkungan nyata, mulai dari pencahayaan alami hingga dalam ruangan, serta kondisi siang dan malam, dan kolaborasi yang erat menjadi kunci untuk menangkap nuansa warna secara akurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Baek:</strong> Menjaga warna tetap konsisten dan tidak terdistorsi di berbagai lingkungan merupakan tantangan tersendiri. Melalui pengujian berkelanjutan, kami mengembangkan LUT yang menyeimbangkan preferensi subjektif dengan kualitas objektif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Apa<strong> pertimbangan utama dalam menciptakan tampilan yang dioptimalkan untuk ponsel?</strong></h3>
<p><strong>Eom: </strong>Memastikan performa yang andal dalam kondisi dunia nyata menjadi hal yang utama. Karena pencahayaan, eksposur, dan white balance terus berubah, kami berfokus pada menciptakan tampilan yang tetap natural dalam berbagai situasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kim:</strong> Kualitas menjadi prioritas utama kami. Kami menganalisis setiap frame dan memvalidasi performa menggunakan alat seperti <em>color chart, gray balance</em>, dan <em>vector scope.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Mengapa empat gaya ini dipilih untuk Galaxy S26 series?</h3>
<p><strong>Baek:</strong> Kami menganalisis bahasa visual dari genre film yang populer dan mengidentifikasi empat gaya yang paling representatif. Mulai dari Blockbuster dengan kontras tinggi, Coming-of-age yang segar, Romance yang hangat, hingga Thriller yang penuh nuansa moody, setiap palet warna dirancang untuk memberikan tampilan sinematik secara instan pada momen sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><video style="margin: 0 auto; max-width: 1000px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06145725/Samsung-LUT-Application-Demo-EN.mp4" autoplay="autoplay" loop="loop" muted="" controls="controls" width="300" height="150"></video></p>
<p class="wp-caption-text">▲ Pengguna dapat melihat pratinjau Cine LUT saat merekam dalam mode Log dan dengan mudah menerapkannya pada footage yang telah direkam menggunakan alat editing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Gaya Cine LUT mana yang direkomendasikan untuk berbagai situasi?</h3>
<p><strong>Eom:</strong> Tidak ada jawaban yang pasti, karena semuanya bergantung pada situasi. Blockbuster cocok untuk lingkungan dengan kontras tinggi seperti pemandangan luar ruang dan perkotaan. Coming-of-age sesuai untuk suasana yang lembut dan kekinian seperti kafe atau vlog. Romance menambahkan kehangatan pada adegan yang berfokus pada karakter, sementara Thriller menciptakan kesan yang lebih kuat dan dramatis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Apa yang paling menonjol dari umpan balik pengguna?</h3>
<p><strong>Baek:</strong> Kami awalnya mengira fitur ini mungkin hanya akan dipandang sebagai efek video biasa, tetapi respons yang diterima jauh melampaui ekspektasi. Pengguna dengan cepat menyadari bahwa kombinasi perekaman Log dan Cine LUT memperluas kemungkinan kreatif lebih jauh dibandingkan filter sederhana. Kami juga melihat semakin banyak pengguna yang memilih gaya berdasarkan situasi, dengan video berkualitas tinggi yang banyak dibagikan di media sosial, bahkan menginspirasi cara baru dalam menciptakan konten.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>T: Apa rencana Anda ke depan?</h3>
<p><strong>Baek:</strong> Kami berupaya untuk semakin memantapkan Galaxy S26 series sebagai kamera berstandar profesional. Kami berharap dapat melihat lebih banyak konten yang beresonansi baik dengan kreator maupun penonton, dan akan terus menetapkan standar baru dalam pembuatan video.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kim:</strong> Seiring dunia yang berubah dengan cepat, tujuan kami adalah mengidentifikasi teknologi generasi berikutnya. Melalui kolaborasi erat dengan berbagai divisi bisnis, kami akan menghadirkannya ke dalam produk dan memberikan pengalaman inovatif kepada pengguna di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25559" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25559" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174600/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-4.jpg" alt="" width="1000" height="749" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174600/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174600/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-4-752x563.jpg 752w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/05/07174600/Samsung-Mobile-Interview-Cinematic-LUT-Galaxy-S26-Series_Main-4-768x575.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Baek, Eom, dan Kim menonton video yang telah diterapkan Cine LUT.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lahir dari kolaborasi yang erat, Cine LUT pada Galaxy S26 series mengubah momen sehari-hari menjadi visual yang sinematik. Lebih dari sekadar pencapaian teknis, fitur ini menjadi langkah penting dalam membuat proses kreasi video lebih mudah diakses, dengan menurunkan hambatan yang sebelumnya hanya dapat dijangkau oleh profesional, sehingga siapa pun dapat mengekspresikan dirinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Heesub Han, seorang sutradara komersial dan dokumenter, merekam serangkaian film pendek menggunakan Galaxy S26 Ultra dengan codec APV dan Samsung Log. Jelajahi video di bawah ini untuk menemukan berbagai kemungkinan Cine LUT melalui proses pembuatan dan film pendeknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/OxKiV7mcxIA?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span><em>[1]</em></span></a><em> Teknik yang menggunakan kurva logaritmik untuk memperluas detail di area gelap. Meskipun sensor kamera menangkap kecerahan secara seragam, mata manusia lebih sensitif terhadap perubahan di area bayangan. Log membantu footage merepresentasikan persepsi visual manusia dengan lebih alami.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> Kelancaran dan ketepatan transisi tonal dalam sebuah gambar, yaitu bagaimana perubahan terjadi antara area terang dan gelap.</em></p>
]]></content:encoded>
													<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06144348/Samsung-Log-Videos-LUT-Thriller-Blaockbuster.mp4" length="34612301" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06145525/Samsung-Log-Videos-LUT-Coming-of-age-Romance.mp4" length="34390811" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/05/06145725/Samsung-LUT-Application-Demo-EN.mp4" length="17324976" type="video/mp4" />
							</item>
			</channel>
</rss>
