<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Citizenship &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/citizenship/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Citizenship &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2023</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 16:54:16 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Hadirkan Fasilitas Belajar Berteknologi Tinggi  untuk Tingkatkan Kompetensi Siswa dan Guru Madrasah</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-hadirkan-fasilitas-belajar-berteknologi-tinggi-untuk-tingkatkan-kompetensi-siswa-dan-guru-man?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 09:50:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[LMS]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Smart Learning Class]]></category>
		<category><![CDATA[SSLC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3QJm696</guid>
									<description><![CDATA[Transformasi digital telah merambah berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Agar transformasi ini berjalan dengan baik, peran guru mutlak diperlukan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Transformasi digital telah merambah berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Agar transformasi ini berjalan dengan baik, peran guru mutlak diperlukan sehingga guru perlu melek teknologi dan mampu menggunakan teknologi kekinian yang sesuai dengan kebutuhan siswa dalam proses belajar mengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai perusahaan teknologi, Samsung berusaha memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan  berfokus pada pengembangan di dunia pendidikan. Di Indonesia, lebih dari 100 sekolah dan madrasah penerima manfaat langsung dari program Pendidikan Samsung, salah satu programnya adalah konsep digitalisasi sekolah atau Program Samsung Smart Learning Class (SSLC) di mana Samsung memperkenalkan proses belajar mengajar yang interaktif, inovatif dan efisien serta menyenangkan dengan memanfaatkan teknologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga hari ini lebih dari 30 ribu siswa dan 50 ribu guru telah menerima manfaat langsung dari program SSLC ini. Era baru dalam proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu rangkaian program SSLC kali ini adalah pembekalan bagi guru-guru di madrasah agar mereka dapat menggunakan fasilitas SSLC secara maksimal. Rangkaian pelatihan ini dimulai pada awal Januari 2023 bagi guru-guru MAN 11 Jakarta dan Madrasah Tsanawiyah Negeri 19 Jakarta. Selain memberikan pengenalan produk pada fasilitas SSLC, pelatihan juga diberikan untuk  mengetahui lebih jauh mengenai konten materi ajar agar para guru dapat menggunakan secara maksimal semua fasilitas yang telah disiapkan.</p>
<p>Fasilitas SSLC Pilot yang disediakan di MAN 11 Jakarta berupa Samsung Smart TV 55 inci, Samsung Tablet, AC 2PK, Air Purifier, koneksi Internet, dan<em> e-content</em> seperti Samsung Knox Manage, LMS, dan Interactive E-book.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ruangan dan fasilitas SSLC akan digunakan sebagai pusat belajar dan pelatihan bagi MAN 11 Jakarta maupun komunitas di sekitarnya, termasuk MTS 19 Jakarta yang sejak Oktober 2022 melakukan proses belajar mengajar di MAN 11 Jakarta karena gedung dan fasilitas madarasah yang rusak berat terkena banjir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pelatihan ini, para guru mendapatkan materi informasi mengenai Samsung Knox manage, yaitu solusi Enterprise Mobility Management (EMM) terbaru milik Samsung yang dirancang untuk meningkatkan keamanan data organisasi. Pada pelatihan yang sudah diadakan pada 4 Januari 2023 yang lalu itu, para guru mendapat panduan penyiapan dan konfigurasi, pengaturan setting, dan dasar kebijakan yang direkomendasikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian materi Samsung Knox for School, sebagai platform perlindungan keamanan terhadap perangkat tablet yang digunakan oleh para siswa sebagai pengganti <em>text book</em>, untuk mengakses Google Classroom, Google Workspace, melakukan kelas online melalui aplikasi <em>video conference</em>, dan mengerjakan dokumen. Dengan platform ini, para siswa hanya bisa mengakses <em>website</em> yang berhubungan dengan pendidikan, bisa melacak tablet yang hilang atau dicuri, dan melakukan <em>troubleshooting</em> secara <em>remote</em> jika ada masalah pada perangkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Materi lain yang penting untuk para guru dalam proses pembelajaran digital adalah Learning Management System (LMS), sebuah software e-learning yang dirancang sebagai pusat pengelolaan sistem pembelajaran secara online.  Melalui Sqolaria yang merupakan platform School Information System dan Learning Management System (LMS) berbasis web dan aplikasi mobile yang terintegrasi dengan sistem Human Resources Integrated System (HRIS) staf sekolah, Enterprise Resource Planning (ERP). Tersedia dalam berbagai pilihan modul yang juga terintegrasi secara langsung dengan kurikulum sekolah. Sqolaria menjadi sistem terpadu bagi sekolah mulai dari pendaftaran siswa baru, kelas virtual, forum diskusi, perpustakaan online, pembayaran digital, loker digital, E-Rapor otomatis, Sistem HRD sekolah, Sistem ERP sekolah, sosial media, info pembayaran SPP, Kalender Akademik, dan sebagainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain Knox Manage dan LMS, rangkaian pelatiihan lain yang diberikan adalah interactive content e-book dengan kurikulum Pancasila dari Pesona Edu. Pesona Edu memiliki berbagai koleksi e-book interaktif untuk siswa SMA dan SMK dari berbagai mata pelajaran, yang disajikan dengan animasi, gambar, video, dan simulasi interaktif, sehingga memudahkan siswa memahami konsep yang sulit dijelaskan dengan alat peraga konvensional. E-book dari Pesona Edu dilengkapi berbagai macam soal acak yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta fitur-fitur anotasi seperti <em>handwriting</em>, <em>sticky note</em>, <em>browser</em>, <em>search engine</em>, dan <em>shortcut</em>. Pelatihan akan dilakukan sebanyak lima sesi dan mendampingan monitoring dan evaluasi dari Pesona Edu hingga satu tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Perkembangan dunia digital yang dinamis telah mempengaruhi dan mengubah gaya hidup masyarakat, termasuk para siswa yang merupakan digital native. Pengintegrasian teknologi ke dalam proses pembelajaran akan meningkatkan minat belajar mereka sehingga akan mencetak sumber daya yang unggul. Di SLCC kami memperkenalkan cara baru proses belajar mengajar yang interaktif, inovatif, efisien dan menyenangkan dengan memanfaatkan teknologi, sekaligus melengkapi sekolah dengan fasilitas pembelajaran pintar dan mendukung guru dengan pelatihan teknologi, untuk memanfaatkan gadget, mengoptimalkan konten edukasi dalam kegiatan mengajar, dan mendorong siswa belajar lebih mandiri di rumah,” kata <strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, </strong>mengapresiasi konsistensi Samsung di dalam bidang pendidikan, terutama dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam digitalisasi. Lebih lanjut Dhani demikian panggilan akrab Dirjen Pendis menyatakan bahwa: “Guru dituntut menguasai kompetensi pembelajaran kontemporer, di mana salah satunya adalah kemampuan guru dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan pembelajaran. Sangat penting bagi guru-guru di madrasah untuk menguasai dan menerapkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran, sebab teknologi akan membuat kegiatan belajar lebih efektif, menstimulasi minat siswa dalam belajar, serta guru dan siswa sama-sama mendapatkan umpan balik untuk membuat kegiatan belajar semakin baik.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kepala MAN 11 Jakarta, Drs. H. Musahir, M. Pd., </strong>menyambut baik program SSLC karena memang ada kebutuhan untuk peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, baik saat pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh di MAN 11 Jakarta.  “Ini sejalan dengan program Madrasah Reform dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama yang mengarah kepada Madrasah Digitalisasi, di mana kami harus menyesuaikan dalam berbagai aspek, mulai dari manajerial sampai dengan proses pembelajaran. Gayung bersambut, dengan adanya bantuan dari SSLC ini, manfaatnya luar biasa untuk mendukung SDM dan perangkat pendukung lainnya di MAN 11 Jakarta menuju madrasah digital. Training of trainers dan fasilitas SSLC yang diberikan Samsung ini sudah pasti sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas guru tapi juga saya harap bisa diturunkan kepada anak-anak murid untuk meningkatkan kapasitas mereka,” kata Musahir.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Samsung dan Kemendikbudristek Selaraskan Kurikulum</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/tingkatkan-kompetensi-guru-smk-samsung-dan-kemendikbudristek-selaraskan-kurikulum?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 23 Nov 2022 17:50:08 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Manusia & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[STI]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3AEAIQl</guid>
									<description><![CDATA[Samsung dengan program pendidikan Samsung Tech Institute (STI) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung dengan program pendidikan Samsung Tech Institute (STI) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengadakan <em>training of trainers </em>(ToT) untuk guru-guru SMK yang berada di bawah binaan STI, di BBPPMPV BOE Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan 114 <span>guru dari </span>76 <span>SMK dari berbagai daerah di Indonesia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program ToT kali ini bertujuan untuk menyelaraskan program STI dengan kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek, dan pada akhirnya untuk meningkatkan kompetensi guru, sehingga nantinya SMK yang akan mengembangkan konsentrasi Hand Held Product (HHP), Digital Appliance (DA), maupun Audio Video (AV) akan <span>mampu menghasilkan lulusan yang siap diserap industri maupun berwirausaha.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong> mengatakan program ToT ini adalah bagian dari upaya penyelarasan kurikulum dan implementasi dari program <em>link and match</em> antara pendidikan dan dunia usaha. “Kami mengapresiasi <em>support</em> yang luar biasa dari Kemendikbudristek  melalui BBPPMPV BOE sejak diadakannya kegiatan ini pertama kalinya pada 2020. Kami berharap melalui program ini kompetensi guru-guru SMK semakin meningkat, khususnya dalam hal keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri dan penguatan <em>soft skills</em>, sehingga pendidikan vokasi seperti SMK betul-betul bisa mencetak lulusan yang siap kerja atau siap berwirausaha,” kata Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dukungan penuh terhadap kegiatan ToT ini diberikan oleh BBPPMPV BOE karena lembaga ini mempunyai tugas pokok antara lain melaksanakan pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi sesuai dengan bidangnya. Selain menyusun program pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi dan pelaksanaannya, BBPPMPV BOE juga memfasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi PTK pada pendidikan vokasi dan melaksanakan kerja sama di bidang pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Dr. I Gusti Made Ardana, Kepala BBPPMPV BOE</strong> menyambut positif pelaksanaan kegiatan ToT dengan fokus para guru <span>STI</span>. “Jika merujuk pada data yang ada,  masih banyak guru di Indonesia memiliki kemampuan terbatas dalam menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Maka yang kita lakukan ini sudah sesuai dengan upaya untuk meningkatkan literasi teknologi guru-guru kita. Selain itu, kegiatan ini juga sudah mengacu pada tiga dari enam strategi implementasi kurikulum Merdeka melalui komunitas belajar, berbagi praktik baik, dan bekerja sama dengan mitra pembangunan. Implementasi kurikulum Merdeka di jenjang SMK akan memperluat <em>link and match</em> antara pendidikan dan industri, sebab kurikulum ini memiliki struktur yang lebih sederhana dan mendalam<span style="text-decoration: line-through;">,</span> lebih relevan dan interaktif serta fleksibel untuk mengikuti perkembangan teknologi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan siswa SMK menghadapi perubahan yang cepat di industri.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para peserta ToT pun mengakui banyak manfaat yang didapatkan dari pelatihan tersebut. <strong>Sigit Yuwono, guru mata pelajaran teknik audio video di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal, Jawa Tengah</strong>, mengatakan terkesan dengan materi <em>soft skills</em>. “Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik saya, terutama tentang bagaimana bersikap terhadap orang lain. Nanti ketika mereka bekerja akan sangat bermanfaat saat mereka berhadapan dengan <em>customer</em> dan sebagainya. Materi ini sangat luar biasa, semoga nanti bisa diimplementasikan di sekolah,” ucap Sigit Yuwono, yang sudah empat kali mengikuti kegiatan STI ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>Anggun Desrivawany, guru mata pelajaran pengembangan perangkat lunak dan game di SMK Negeri 1 Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara</strong>, mengatakan bangga berkesempatan mempelajari kompetensi baru seperti teknologi <em>smartphone</em> Samsung. “Bagi siswa kami, karena jurusan kami itu <em>basic</em>-nya adalah pemrograman komputer, adanya materi teknologi <em>smartphone </em>ini membuat kompetensi mereka juga bertambah dan mereka juga merasakan suasana yang baru,” ujar Anggun yang sudah kali kedua mengikuti pelatihan ToT di STI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ToT yang digelar STI tahun ini merupakan upaya penyelarasan program STI dengan kurikulum Merdeka. Penyelarasan kurikulum ini dipadukan dengan materi dari Samsung seperti pengenalan produk-produk terbaru <em>smartphone</em>, audio visual seperti TV dan perangkat audio, serta pengenalan <em>digital appliance</em> seperti mesin cuci, kulkas, dan penyejuk udara. Para peserta juga mendapatkan materi mengenai penguatan <em>soft skills</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Lulusan yang dihasilkan SMK perlu memiliki <em>soft skills </em>yang baik, bukan hanya<em> hard skills</em>, tetapi mereka juga harus  <span>memiliki karakter yang kuat. Itu juga menjadi salah satu fokus dalam kurikulum Merdeka karena di era </span>disrupsi  ini <em>soft skills</em> sangat diperlukan,” kata <strong>Dr. Miftahu Soleh, M.Sc, Kepala Departemen Listrik dan Elektronika BBPPMPV BOE Malang,</strong> yang menjadi salah satu pelatih di kegiatan <em>training of trainers</em> itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Tech Institute sendiri sejak awal merupakan program pendidikan dari Samsung yang menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan industri. Program STI memberikan kesempatan bagi para siswa untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta mampu memperbesar peluang kerja ketika mereka lulus. Inisiatif ini sekaligus mendukung program<em> link and match</em> yang digaungkan oleh pemerintah sejak tahun 2017.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Siapkan Beasiswa dan Penempatan Kerja untuk Ide Siswa Paling Kreatif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-siapkan-beasiswa-dan-penempatan-kerja-untuk-ide-siswa-paling-kreatif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 17:40:02 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3RVvpll</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 hari ini menyelenggarakan culminating event untuk menyeleksi project terbaik dari 5 finalis tim siswa SMK]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 hari ini menyelenggarakan <em>culminating event</em> untuk menyeleksi <em>project</em> terbaik dari 5 finalis tim siswa SMK dan MA yang terpilih dari babak IoT Product Development Bootcamp. <em>Project</em> yang paling kreatif akan lolos ke babak keempat dan berpeluang mendapatkan beasiswa dari Samsung dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kelima finalis adalah pemenang dari SIC <em>project competition</em> yang diadakan pada babak IoT Product Development Bootcamp. <em>Project competition</em> mempertemukan 100 siswa atau 25 tim, yang terdiri dari 17 tim SMK dan 8 tim MA. <em>Project competition</em> ini juga merupakan <em>final assessment</em> bagi peserta SIC yang sudah mengikuti program ini selama sembilan bulan lamanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hasilnya, terpilih lima finalis dengan rancangan <em>project</em> yang kreatif untuk menjawab persoalan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kelima finalis itu adalah</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Tim Altissimo dari SMKN 1 Cimahi, yang merancang solusi Farm Operating System yang akan memudahkan petani mengelola ladangnya;</li>
<li>Tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi dengan solusi Me-Road untuk mencegah kecelakaan sepeda motor;</li>
<li>Tim Mutu 4 dari SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang dengan solusi AQUAThings untuk mengelola akuarium;</li>
<li>Tim Romansa dari Madrasah Aliyah Negeri Asahan dengan solusi DORY untuk mendeteksi kebocoran gas dan api; serta</li>
<li>Tim SIC Geger 3 dari SMKN 1 Geger Madiun dengan solusi Myway untuk membantu kaum tuna netra.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di <em>culmination event</em>, kelima finalis mempresentasikan karyanya di depan dewan juri, yang diantaranya berasal dari perwakilan Samsung Research Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Kementerian Agama, Tokopedia dan Skilvul. Finalis terbaik akan meraih kesempatan ke babak keempat, yaitu Job Ready Coding Bootcamp. Di babak akhir ini, peserta akan mendapatkan pelatihan <em>coding</em> intensif siap kerja, dilanjutkan dengan <em>career coach</em> dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beasiswa pelatihan kesiapan kerja (<em>Job Readiness training) </em>akan diberikan Samsung kepada 40 siswa berprestasi, yang terdiri dari 20 siswa yang tergabung di 5 tim finalis dan 20 siswa terbaik lainnya yang dipilih dari babak ketiga yaitu IoT Product Development Bootcamp. Para peserta ini juga akan ditempatkan bekerja di perusahaan-perusahaan yang menjadi partner dari Skilvul, setelah mereka lulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah melalui rangkaian proses penilaian dan evaluasi, dewan juri memilih tiga kelompok terbaik, yaitu tim SIC Geger 3 dari SMKN 1 Geger sebagai pemenang pertama yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy M53, pemenang kedua adalah tim Altissimo dari SMKN 1 Cimahi yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy A33, pemenang ketiga adalah tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy M23, dan tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi terpilih sebagai pemenang favorit yang dipilih secara online akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy A13.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung mengapresiasi komitmen para siswa dalam mengikuti program SIC selama sembilan bulan penyelenggaraan dan keberhasilan mereka merancang <em>project</em> yang dapat menjawab persoalan sehari-hari di sekitar mereka. Materi-materi atau kurikulum yang digunakan di SIC memang dirancang sejak semula agar sesuai dengan upaya revitalisasi sekolah vokasi yang bertujuan mencetak sumber daya manusia yang makin cakap digital, lebih kreatif, dan memiliki daya saing tinggi untuk diserap oleh industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Risman Adnan, Director of Software R&amp;D, Samsung Research Indonesia</strong> mengatakan, “Melalui SIC, Samsung berkomitmen untuk membantu pemerintah melakukan pembinaan dan pengembangan siswa-siswi SMK maupun MA dan MAK melalui program <em>link and match</em>. Materi-materi pelatihan di Samsung Innovation Campus sejak semula sejalan dengan konsep <em>8+i link and match</em> yang memang ditujukan untuk memperkuat <em>soft skill</em> dan <em>hard skill</em>, peningkatan kompetensi siswa dan guru, praktik kerja lapangan, penyerapan lulusan oleh industri, serta pemberian beasiswa,” ujar Risman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) </strong>menilai Samsung Innovation Campus sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat dan mengembangkan potensi diri mereka. “Saya mengapresiasi program strategis ini dan berharap apa yang sudah dilakukan oleh Samsung bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk ikut serta merevitalisasi pendidikan vokasi. Menurut saya, kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan vokasi dan industri akan meningkatkan angka partisipasi kerja lulusan sekolah vokasi dan secara konsisten menurunkan tingkat pengangguran terbuka,” ujar Menteri Muhadjir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC berfokus untuk meningkatkan kompetensi guru dan para siswa untuk menjadi talenta digital yang mumpuni melalui pembelajaran <em>coding</em>, <em>programming</em>, dan IoT. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa, agar siap untuk berkompetisi di dunia kerja atau mampu menjadi seorang <em>entrepreneur</em> sejati. Sejak digagas pertama kali, program SIC terus berkembang dan dinikmati lebih banyak siswa, guru, dan sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC Batch 1 diikuti oleh 4 sekolah (2 SMA, 2 SMK). Lalu Batch 2 diikuti oleh 13 SMK. Batch 3 yang digelar sejak 2021 diikuti oleh 70 SMK dan Madrasah Aliyah. SIC Batch 3 2021/2022 digelar dalam empat <em>stage.</em> Stage 1 Teachers Training adalah pelatihan untuk para guru yang diharapkan dapat membimbing dan mengarahkan siswa sesuai dengan materi yang diberikan oleh SIC. Pada stage 2 Coding &amp; Innovation Training yang diikuti oleh 1000 siswa/250 tim, siswa fokus pada <em>coding &amp; programming</em>, basic pengenalan, <em>design thinking</em> dan bahasa pemograman Phyton. Lalu pada stage 3 IoT Product Development Bootcamp, sebanyak 100 siswa/25 tim yang lolos dari stage 2 mengikuti <em>training</em> intensif mengenai IoT dan menyusun <em>project</em>. Lalu finalis terbaik di <em>culminating event</em> akan masuk ke <em>stage</em> 4 Job Ready Coding Bootcamp, di mana mereka akan mengikuti pelatihan <em>coding</em> siap kerja dan dilanjutkan dengan <em>career coach</em> dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“SIC adalah solusi yang didesain untuk menjawab persoalan kesenjangan talenta digital yang dibutuhkan oleh industri saat ini. Para peserta akan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Mereka sudah siap diserap oleh industri untuk berkarier di bidang teknologi setelah mereka lulus dari program ini,” kata <strong>William Hendradjaja, Co-founder &amp; Chief of Business Skilvul.   </strong></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Fasilitasi PKL 412 Siswa SMK Partner Samsung Tech Institute</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-fasilitasi-pkl-412-siswa-smk-partner-samsung-tech-institute?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 08:05:35 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Tech Institute]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3vGShvz</guid>
									<description><![CDATA[Samsung memfasilitasi 412 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah lulus seleksi ke dalam program Praktek Kerja Lapangan (PKL) Samsung In-store dari]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung memfasilitasi 412 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah lulus seleksi ke dalam program Praktek Kerja Lapangan (PKL) Samsung In-store dari total 990 siswa yang mendaftar. Program PKL ini dilakukan pada 12 Januari 2022 hingga 20 Maret 2022 kemarin .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PKL merupakan kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan oleh dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan dengan kemampuan dan kompetensi dari siswa sesuai bidangnya. PKL diperkuat dengan UU Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah No 60 tahun 1999 tentang Sistem Pendidikan Tinggi serta Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2341U2001 tentang Kurikulum Nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program PKL &#8211; Samsung In-store dilakukan di hari Kamis, Jumat, serta Sabtu dan Minggu. Mulai tahun ini, Samsung memutuskan untuk memberi kesempatan siswa menyelesaikan PKLnya juga di gerai-gerai Samsung dimana sebelumnya penempatan PKL ini hanya berlangsung di Samsung Service Center. Gerai Samsung yang menerima siswa-siswa STI terbaik mencapai 428 store, tersebar di 8 area meliputi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Nusra, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono</strong>, <strong>Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong> menyampaikan rasa optimisnya melihat semangat para siswa saat menjalankan PKL, “Terjun ke dunia kerja nyata adalah hal yang sangat ditunggu oleh siswa-siswi STI agar bisa mempraktekkan langsung apa yang mereka pelajari. Hal ini menambah rasa optimis atas apa yang Samsung lakukan di program STI, kami ingin membantu para tenaga kerja <span>muda ini </span>untuk bisa tampil percaya diri sekaligus membantu pemerintah mencetak tenaga-tenaga kerja yang terampil, berpengetahuan luas, cekatan sekaligus luwes dalam melayani pelanggan. Para siswa tampak memanfaatkan ilmu yang dipelajari di STI. Ini adalah modal yang baik untuk meningkatkan nilai employabilitas siswa saat lulus nanti.” Sejak tahun 2013 Samsung telah menginisiasi program STI dan memantapkan komitmennya membantu pemerintah mencetak tenaga kerja yang berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi telah mendorong kemajuan di sektor industri yang membutuhkan SDM terampil dan berkualitas. Salah satu penyumbang tenaga kerja Indonesia adalah SMK yang mencetak pekerja muda. Ibarat jauh panggang dari api, lulusan SMK yang diharapkan menjadi pekerja yang produktif, alih-alih menjadi penyumbang pengangguran terbesar dan jumlahnya mencapai <a href="https://www.kemenperin.go.id/artikel/20402/Kurangi-Pengangguran,-Vokasi-Industri-Berhasil-Gaet-400-Ribu-Siswa-SMK">11%</a> di usia produktif. Hal ini disebabkan oleh keterampilan para lulusan yang tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan industri maupun dunia kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melihat kondisi ini dan melihat kebutuhan SDM terampil yang terus meningkat, tahun 2003 pemerintah melalui <strong>Kementerian Riset dan Teknologi</strong> merancang pengembangan <strong><em>link and match</em></strong> antara SMK dan perusahaan dalam pelaksanaan <strong>program</strong> sistem intensif penguatan teknologi dan manajemen. Samsung juga berpartisipasi aktif dan mengambil langkah konkret dengan menyiapkan program pendidikan vokasi Samsung Tech Institute yang berfokus pada keterampilan kerja, penguasaan informasi, dan keluwesan melayani konsumen. Samsung juga menyiapkan program PKL Samsung In-store sebagai <em>live-class</em>. Selama mengikuti PKL, siswa akan terjun di dunia kerja mempraktekkan pengetahuan dan keterampilan, serta mendalami pemahaman lingkungan kerja di industri. “Melihat semangat dari 412 siswa PKL ini, kami sangat optimis bahwa program ini berdampak positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan membangun keterampilan di lapangan. Kedua hal ini akan meningkatkan kualitas SDM, dan diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan SMK,” tambah Ennita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program Samsung In-Store memfokuskan pada hal-hal berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><em>On board training</em>: peserta mendapatkan materi <em>basic tech </em>dan<em> standard grooming,</em> proses penjualan produk, dan <em>product knowledge.</em></li>
<li><em>On the job training</em>: peserta mendapatkan materi mengenai produk dan <em>in-store </em>yang fokus pada produk dan kemampuan penjualan.</li>
<li>Penempatan kerja di gerai Samsung.</li>
<li>Monitoring: performa peserta dipantau dan dinilai setiap hari oleh <em>Team Leader.</em></li>
<li>Evaluasi mencakup <em>Activity during Training, Activity during In-Store Job, Materials Understanding, </em>dan<em> Materials Implementation, </em>yang dapat digunakan peserta untuk memperbaiki kekurangan-kekurangannya.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p>Seluruh peserta PKL yang telah mengikuti dan menyelesaikan program PKL Samsung In-store dengan baik akan menerima sertifikat dengan indikator penilaian di setiap tahapan yang telah dilalui yang menjadi gambaran keterampilan masing-masing. Indikasi keterampilan ini dapat digunakan dan disampaikan saat melamar pekerjaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu peserta PKL, <strong>Rahmad Effendy, Siswa SMKN Negeri 1 Beringin, Sumatera Utara</strong>, mengakui sangat bangga dapat mengikuti program ini. Dimulai dari ketertarikan Rahmad Effendy  akan teknologi sejak duduk di bangku SMP. Rahmad termotivasi untuk mengikuti program PKL Samsung In-Store, karena menurutnya Samsung adalah <em>brand </em>besar yang dinilai memiliki pangsa pasar paling besar saat ini dan  selalu menjadi pelopor dalam mengembangkan fitur-fitur teknologi yang inovatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Selama masa pembelajaran PKL in-store yang diadakan oleh Samsung ini saya mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru tentang bagaimana caranya membuat konsumen tertarik membeli produk Samsung, dengan melayani dengan sepenuh hati, dimulai dengan sambutan yang ramah, menanyakan kebutuhan konsumen, mencarikan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan menjelaskan secara detail spesifikasi dan fitur-fitur menarik yang ditawarkan oleh produk tersebut, biasanya akan membuat konsumen tersebut akan tertarik untuk mencoba dan membeli produk yang saya tawarkan,” ungkap Rahmad.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahmad yang sangat <em>passionate</em> ini memiliki cita-cita menjadi pengusaha yang sukses, merasakan banyak manfaat dan pengalaman yang berharga selama masa PKL, diantaranya teknik marketing, pelayanan pelanggan, dan pengetahuan detail akan sebuah produk, yang dia yakini akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk meraih cita-citanya dan mengadapi persaingan dalam dunia pekerjaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program STI sudah dimulai pada 2013 dan sejak 2017 memfokuskan pada siswa/siswi SMK sebagai penerima manfaat menyesuaikan program dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK dengan semakin memperluas manfaat dengan adanya Program Link &amp; Match , penyelarasan kurikulum Handheld Product (HHP), Home Appliances (HA), Audio Video (AV) bagi pihak sekolah dan industri, untuk  meningkatkan <em>skill</em> dan kompetensi hingga setelah lulus siswa dapat bersaing dalam mendapatkan pekerjaan dan atau membuka lapangan usaha baru, memfasilitasi PKL <span>dan kesempatan kerja</span> sesuai dengan kebutuhan industri, Train of Trainers Guru serta bermitra dengan pemerintah. Sedangkan untuk program PKL, telah dimulai sejak tahun 2019, dengan menempatkan beberapa siswa terpilih ke Samsung Service Center untuk mendapatkan pengalaman praktik perbaikan alat elektronik, melayani konsumen, dan pengalaman bekerja langsung di lapangan. Dan pada Januari 2022, STI mulai menjalankan program PKL Samsung In-Store untuk mendapatkan pengalaman <em>sales </em>dan<em> marketing</em>. Lebih dari 75 <span>sekolah vokasi yang sudah bergabung dengan STI dan </span>7.000 siswa serta 200 guru merasakan manfaat STI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/study-tools-juara-1-samsung-innovation-campus-beri-solusi-learning-loss-untuk-pembelajaran-jarak-jauh-2?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 25 Nov 2021 15:03:37 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/31KmdvP</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Pada puncak kompetisi Samsung Innovation Campus (SIC) 2021, website Study Tools karya siswa SMKN 1 Geger Madiun ini sukses terpilih sebagai pemenang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone wp-image-2616 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150727/03-samsung-innovation-campus-pc-banner.jpg" alt="Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150727/03-samsung-innovation-campus-pc-banner.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150727/03-samsung-innovation-campus-pc-banner-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150727/03-samsung-innovation-campus-pc-banner-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="cm-g-text-block aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="textblock margin-bottom--16 bg-white text-left text-mo-left ">
<div class="textblock__body padding-top--48 padding-bottom--0">
<ol>
<li style="list-style-type: none;">
<ol>
<li><em>Pada puncak kompetisi Samsung Innovation Campus (SIC) 2021, website Study Tools karya siswa SMKN 1 Geger Madiun ini sukses terpilih sebagai pemenang terbaik setelah bersaing dengan 396 siswa dan mendapatkan pelatihan coding, web programming, sekaligus full-stack development bootcamp.</em></li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol>
<li style="list-style-type: none;">
<ol>
<li><em>Study Tools menghadirkan solusi pembelajaran praktikum melalui simulasi praktik dengan metode drag and drop secara luring, yang mampu menjembatani learning loss akibat hilangnya proses belajar mendalam selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).</em></li>
</ol>
</li>
</ol>
</div>
</div>
</div>
<div class="cm-g-article-body aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="article-body bg-white margin-top--32 margin-bottom--32 article-body--image-radius">
<div class="article-body__wrap padding-top--0 padding-bottom--0">
<div class="article-body__contents">
<div class="article-body__text">
<div class="article-body__description text-size-medium">
<p>Samsung Electronics Indonesia sebagai pemimpin pasar produk teknologi terdepan mengumumkan pemenang Samsung Innovation Campus 2021 (SIC), Study Tools, karya tiga siswa  SMKN 1 Geger Madiun yang menghadirkan pembelajaran praktikum jarak jauh sebagai kebutuhan sekolah online sekaligus solusi atasi learning loss pada siswa SMK. Rangkaian SIC 2021 yang dimulai pada Januari 2021 telah selesai dengan menghadirkan tiga juara utama yakni Study Tools, Eyeroom dan SmartGen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program SIC sejalan dengan misi Revitalisasi SMK dari Kemendikbud Ristek untuk menciptakan lulusan berkualitas demi menjawab kebutuhan kerja yang semakin meningkat seiring dengan akselerasi interaksi digital pada era industri 4.0. Seperti yang disampaikan oleh <b>Risman Adnan M, CTO &#8211; Samsung R&amp;D Institute Indonesia</b>, “Sebagai inisiatif corporate citizenship yang berkontribusi pada pertumbuhan digitalisasi, SIC memantapkan perannya dalam menghadirkan generasi muda siap kerja melalui pembekalan dasar keahlian digital sehingga siswa mampu bereksplorasi secara praktikal. Selain membekali para siswa dan guru, program SIC juga mendorong pola pikir para peserta dalam merespon permasalahan sosial yang ada di lingkungan sekitarnya dengan project atau produk solusi digital.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, studi Bank Dunia (World Bank) mengungkapkan bahwa siswa Indonesia kehilangan 0,9 tahun masa pembelajaran dan penurunan skor Programme for International Student Assessment (PISA) sebanyak 25 poin selama pandemi<sup>[1]</sup>. Kondisi tersebut tidak dapat disepelekan dan membutuhkan solusi yang aplikatif untuk mengatasinya, salah satunya bagi pelajar SMK yang membutuhkan kemampuan praktik selama proses pembelajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2620" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150923/samsung-innovation-campus-kv-pc-02.jpg" alt="Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh" width="1156" height="867" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150923/samsung-innovation-campus-kv-pc-02.jpg 1156w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150923/samsung-innovation-campus-kv-pc-02-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150923/samsung-innovation-campus-kv-pc-02-768x576.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150923/samsung-innovation-campus-kv-pc-02-1024x768.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
</div>
<div class="cm-g-article-body aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="article-body bg-white margin-top--16 article-body--image-radius">
<div class="article-body__wrap padding-top--0 padding-bottom--0">
<div class="article-body__contents">
<div class="article-body__text">
<div class="article-body__disclaimer">
<p><strong>Pandemi Timbulkan Learning Loss, Pemenang SIC Kembangkan Solusi Praktikum Siswa</strong> – (dari kiri ke kanan) Muhammad Hafiz Falah, Dayinta Ayu Faj&#8217;rin, dan Rahmanda Dwi Pandega sebagai anggota tim Study Tools beserta Huda Mustaqim, S.Kom, Rehan Baharudin Prasetyo, S.Kom, dan Mochammad Rochim, S.Pd sebagai guru pendamping. Studi Bank Dunia (World Bank) mengungkapkan bahwa siswa Indonesia kehilangan 0,9 tahun masa pembelajaran selama pandemi. Berangkat dari permasalahan yang dialami siswa tersebut, SMKN 1 Geger Madiun sebagai pemenang terbaik pada puncak kompetisi Samsung Innovation Campus (SIC) 2021, mengembangkan situs Study Tools sebagai solusi digital yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi hilangnya pengetahuan dan keterampilan (<em>learning loss) </em>selama pembelajaran jarak jauh (PJJ).</p>
</div>
</div>
</div>
<div class="article-body__figure-wrap">
<div class="article-body__figure">
<div class="image image--dyn-height image--main-loaded"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="cm-g-article-body aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="article-body bg-white margin-top--32 margin-bottom--32 article-body--image-radius">
<div class="article-body__wrap padding-top--0 padding-bottom--0">
<div class="article-body__contents">
<div class="article-body__text">
<div class="article-body__description text-size-medium">
<p>Tim SMK Negeri 1 Geger Madiun, yang terdiri dari Muhammad Hafiz Falah, Rahmanda Dwi Pandega, dan Dayinta Ayu Faj&#8217;rin, menjawab masalah sosial dari learning loss melalui aplikasi Study Tools dan berhasil terpilih sebagai tim terbaik sekaligus juara satu pada Program SIC 2021. Study Tools merupakan aplikasi untuk pembelajaran praktikum secara praktis yang menyediakan simulasi praktik dengan metode drag and drop.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Rahmanda Dwi Pandega, UI/UX Designer Study Tools </b>mengatakan, “Kami melakukan riset mendalam sebelum mengimplementasikan dalam sebuah project. Hasil yang kami temukan dalam wawancara dengan beberapa pelajar SMK yakni adanya tantangan PJJ di mana para siswa tidak bisa melakukan pembelajaran praktik di sekolah dan menyebabkan terjadinya<i>learning loss</i>atau mengakibatkan ketinggalan dan kehilangan proses belajar mendalam layaknya sekolah offline. Karena itu, kami tergerak untuk menghadirkan Study Tools sebagai solusi atas kurangnya kesempatan praktikum serta keterbatasan biaya untuk pengadaan alat dan bahan praktik yang dialami siswa selama PJJ.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketiga siswa yang menciptakan Study Tools bukanlah siswa dalam jurusan teknis karena itu proses pembuatan aplikasi ini penuh tantangan dan tidak mudah. Selama tiga bulan, aplikasi ini dibangun dengan trial and error yang cukup panjang mengingat hal ini adalah pengalaman pertama mereka belajar UI/UX dan coding.</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2619" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150921/02-samsung-innovation-campus-pc.jpg" alt="Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh" width="1156" height="553" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150921/02-samsung-innovation-campus-pc.jpg 1156w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150921/02-samsung-innovation-campus-pc-1000x478.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150921/02-samsung-innovation-campus-pc-768x367.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150921/02-samsung-innovation-campus-pc-1024x490.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></p>
</div>
</div>
</div>
<div class="cm-g-article-body aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="article-body bg-white margin-top--16 article-body--image-radius">
<div class="article-body__wrap padding-top--0 padding-bottom--0">
<div class="article-body__contents">
<div class="article-body__text">
<div class="article-body__disclaimer">
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Keterampilan Web Development Hasilkan Solusi Pembelajaran </strong>– Konsisten mempertegas komitmennya dalam mendorong terciptanya generasi Indonesia terampil digital untuk berkompetisi di industri, Samsung Electronics Indonesia melalui penyelenggaraan program SIC memberikan pelatihan keterampilan <em>web development. </em>Pada puncak acara SIC 2021, SMKN 1 Geger Madiun menghadirkan Study Tools guna menjawab kendala learning loss sekaligus implementasi praktik dari pelatihan intensif yang didapatkan selama program SIC. Melalui Study Tools, siswa dapat dengan mudah melakukan praktikum pembelajaran secara online dengan metode <em>drag and drop </em>sekaligus mengatasi keterbatasan biaya untuk pengadaan alat dan bahan praktik yang dialami siswa selama PJJ. Lebih mendalam mengenai project Study Tools, silakan klik tautan video berikut ini <a href="https://protect2.fireeye.com/v1/url?k=3f6cf4fb-60f7cdf1-3f6d7fb4-0cc47a31384a-6dffe81a65ac561d&amp;q=1&amp;e=2a5b8d8d-3f39-4638-ad93-d8f78421c6cd&amp;u=https%3A%2F%2Fdrive.google.com%2Ffile%2Fd%2F1apN5sLIAMc1I_kJJTGiqnPtyO393rolP%2Fview%3Fusp%3Dsharing">SMKN 1 Geger Madiun – Study Tools</a>.</p>
</div>
</div>
</div>
<div class="article-body__figure-wrap">
<div class="article-body__figure">
<div class="image image--dyn-height image--main-loaded"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="cm-g-article-body aem-GridColumn aem-GridColumn--default--12">
<div class="article-body bg-white margin-top--32 margin-bottom--32 article-body--image-radius">
<div class="article-body__wrap padding-top--0 padding-bottom--0">
<div class="article-body__contents">
<div class="article-body__text">
<div class="article-body__description text-size-medium">
<p>Tim SMK Negeri 1 Geger Madiun, yang terdiri dari Muhammad Hafiz Falah, Rahmanda Dwi Pandega, dan Dayinta Ayu Faj&#8217;rin, menjawab masalah sosial dari learning loss melalui aplikasi Study Tools dan berhasil terpilih sebagai tim terbaik sekaligus juara satu pada Program SIC 2021. Study Tools merupakan aplikasi untuk pembelajaran praktikum secara praktis yang menyediakan simulasi praktik dengan metode drag and drop.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Rahmanda Dwi Pandega, UI/UX Designer Study Tools</b>mengatakan, “Kami melakukan riset mendalam sebelum mengimplementasikan dalam sebuah project. Hasil yang kami temukan dalam wawancara dengan beberapa pelajar SMK yakni adanya tantangan PJJ di mana para siswa tidak bisa melakukan pembelajaran praktik di sekolah dan menyebabkan terjadinya<i>learning loss</i>atau mengakibatkan ketinggalan dan kehilangan proses belajar mendalam layaknya sekolah offline. Karena itu, kami tergerak untuk menghadirkan Study Tools sebagai solusi atas kurangnya kesempatan praktikum serta keterbatasan biaya untuk pengadaan alat dan bahan praktik yang dialami siswa selama PJJ.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketiga siswa yang menciptakan Study Tools bukanlah siswa dalam jurusan teknis karena itu proses pembuatan aplikasi ini penuh tantangan dan tidak mudah. Selama tiga bulan, aplikasi ini dibangun dengan trial and error yang cukup panjang mengingat hal ini adalah pengalaman pertama mereka belajar UI/UX dan coding.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>Dayinta Ayu Faj’rin, Data Analyst Study Tools </b>menjelaskan tantangan yang dihadapi, “Pertama  kali mengenal UI/UX serta coding, kami perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk mendalami UI/UX maupun coding secara mandiri untuk memperkaya materi yang sudah didapatkan dari SIC. Kendala seperti<i>trial and error</i>, pemilihan tema warna pada desain UI/UX hingga menyeimbangkan waktu sekolah dengan pengembangan<i>project</i>juga menjadi bagian dari pengalaman kami. Namun, dari setiap kendala yang berhasil diselesaikan, selain mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru terkait praktik coding, kami juga menumbuhkan soft skill baru berupa; rasa keingintahuan, keberanian untuk memulai hal baru, keyakinan, fokus yang tinggi, rasa pantang menyerah hingga tekad yang kuat. Bagi kami, keterampilan tersebut juga dapat menjadi bekal yang kuat bagi setiap generasi muda Indonesia memulai langkah untuk berkarya bersama dan tumbuh menjadi talenta muda masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai alat pembelajaran jarak jauh berbasis web, Study Tools memudahkan guru serta siswa dalam memahami pelajaran walau tidak bertatap muka dengan fitur yang lengkap mulai dari jurusan SMK hingga detail praktikum, sehingga mampu mendorong para pengguna mengubah cara berpikir menjadi lebih logis, kritis dan inovatif. Lebih dari itu, Study Tools menghadirkan pembelajaran praktikum secara praktis dengan simulasi praktik dimana materi yang telah dibuat dapat diuji coba kembali sehingga turut mempermudah pembelajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
<p><img class="alignnone wp-image-2618 size-full" title="Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc.jpg" alt="Study Tools, Juara 1 Samsung Innovation Campus Beri Solusi Learning Loss Untuk Pembelajaran Jarak Jauh" width="1156" height="650" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc.jpg 1156w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/12/09150919/01-samsung-innovation-campus-pc-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>[1] </span><a href="https://blogs.worldbank.org/eastasiapacific/rewrite-future-how-indonesia-can-overcome-student-learning-losses-from-the-pandemic">https://blogs.worldbank.org/eastasiapacific/rewrite-future-how-indonesia-can-overcome-student-learning-losses-from-the-pandemic</a></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, Samsung Innovation Campus Siapkan Lulusan SMK Hadapi Industri 4.0 dengan Web Programming</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/bertepatan-dengan-peringatan-sumpah-pemuda-samsung-innovation-campus-siapkan-lulusan-smk-hadapi-industri-4-0-dengan-web-programming-2?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 15:02:02 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/30M7G1Y</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia sebagai pemimpin pasar produk teknologi terdepan kembali menghadirkan Samsung Innovation Campus &#8211; Batch 2 –]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-2064 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144642/Bertepatan_main1-1000x562.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144642/Bertepatan_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144642/Bertepatan_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144642/Bertepatan_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia sebagai pemimpin pasar produk teknologi terdepan kembali menghadirkan Samsung Innovation Campus &#8211; Batch 2 – 2020/2021, program yang sudah dimulai sejak Oktober 2020 lalu hingga kini berada di penghujung program dengan menampilkan proyek-proyek terbaik dari siswa-siswa SMK. e-Conomy SEA report 2020 menyatakan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan terus tumbuh hingga 23 persen selama periode 2020 hingga 2025[1]. Peningkatan ini didukung dengan berbagai hal diantaranya adalah semakin tingginya penggunaan layanan digital sebesar 37% dimana adopsinya terdapat dalam berbagai bidang seperti e-commerce, hiburan, finansial hingga pembelajaran. Melihat data tersebut, SIC merupakan inisiatif corporate citizenship untuk berkontribusi pada pertumbuhan digitalisasi dengan memantapkan peran dalam menghadirkan generasi muda siap kerja melalui pembekalan dasar keahlian digital yang kuat serta mampu bereksplorasi secara praktikal untuk menjawab kebutuhan industri di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Risman Adnan M, Direktur Samsung R&amp;D Institute Indonesia (SRIN),</strong> mengatakan, “Samsung Electronics Indonesia mempertegas komitmennya dalam mendorong terciptanya generasi masa depan yang mampu berkompetisi di Industri melalui penyelenggaraan program SIC. Program ini sekaligus bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapabilitas siswa SMK dari sekolah mitra dengan memberikan metode pembelajaran yang berfokus kepada kemampuan teknis (hard skill) dan membantu meningkatkan soft skill yang kuat. Dengan tetap berfokus pada pengembangan kemampuan dasar teknologi yang semakin dibutuhkan industri 4.0, SIC 2021 menekankan materi pelatihan pada pengembangan website sebagai platform dasar untuk informasi produk atau layanan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemendikbud Ristek juga sedang mempersiapkan terciptanya generasi lulusan SMK yang berkualitas sesuai kebutuhan dunia kerja yang dalam pelaksanaannya melibatkan multisektor, mulai dari tenaga pengajar hingga para pelaku industri. Kebutuhan tenaga kerja berkemampuan digital yang akan semakin meningkat seiring dengan akselerasi interaksi digital pada era industri 4.0 menjadi perjalanan panjang yang akan berdampak pada pertumbuhan bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Wikan Sakarinto, S.T. M. Sc, Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI</strong>, menyampaikan “Kemendikbudristek telah dan akan terus melakukan revitalisasi SMK yang sejak 2019 kita terus tingkatkan implementasi konkrit kerjasama dengan dunia kerja berpedoman pada rumus Link and Match (taut-suai) 8+i. Link and Match ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan mendalam, menyeluruh dan berkelanjutan dalam semua aspek penyelenggaraan pendidikan vokasi, yakni antara SMK dengan dunia kerja.” Wikan berharap program SIC dapat menguatkan softskill, hardskill, dan karakter siswa SMK serta memberikan perspektif kebutuhan riil terkini dari industri saat ini seperti apa sehingga siswa SMK bisa membangun passion dan visinya sedini mungkin. “Keseluruhan aspek dalam rumus tersebut juga terangkum dalam program SIC, yang pada tahun keduanya ini telah membantu siswa SMK memperkuat aspek soft skills, hard skills dan karakter yang sesuai kebutuhan industri, pembelajaran berbasis proyek riil, praktek kerja lapangan, hingga pembaruan teknologi dan kolaborasi bersama pelaku industri. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada SIC yang turut mendukung upaya-upaya revitalisasi tersebut dengan semangat merdeka belajar, dan kita semua berharap agar rangkaian program ini dapat terus diselenggarakan hingga tujuan besar kemajuan pendidikan untuk kesejahteraan rakyat dapat tercapai.” pungkas Wikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelatihan yang diberikan dalam program SIC Batch 2 – 2020/2021 ini meliputi Design Thinking, Web Design (UX), dasar-dasar pemrograman website seperti HTML, CSS, Javascript, serta kemudahan akses networking komunitas belajar lintas sekolah bersama para mentor yang ahli dibidangnya. Karenanya, metode ini sejalan dengan rumus pembelajaran 8+i Link and Match dari Kemendikbud, dalam mencetak lulusan SMK yang mampu menjawab tantangan industri melalui kemampuan khusus di bidang teknologi informasi dan perangkat lunak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terdapat 27 orang guru sebagai penerima manfaat pertama dari materi SIC yang dilakukan melalui pelatihan intensif untuk meningkatkan standar pengetahuan guru serta memantapkan pedagogik sehingga mampu mendampingi dan melanjutkan proses pembelajaran pemrograman serta product development secara mandiri bersama para siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyelenggaraan program SIC Batch 2 – 2020/2021 diminati hingga 750 siswa yang kemudian terpilih 396 siswa dari 13 SMK dari seluruh Indonesia yang dapat mengikuti tahap pelatihan awal dalam bidang product development, web design dan coding &amp; web development. Seleksi lanjutan untuk dapat mengikuti pelatihan intensif product development bootcamp menghasilkan 46 siswa dari 13 tim dari 6 SMK. Dari ke 13 tim tersebut, terpilihlah 5 tim terbaik yang terdiri dari 19 siswa untuk tahapan Product Development Canvas dan Pitching Canvas, di mana mereka akan mempersiapkan lebih matang lagi proyek-proyek mereka untuk dipresentasikan ke dewan juri. Tim yang termasuk dalam lima besar adalah:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>1 tim dari SMK Negeri 1 Geger Madiun</li>
<li>2 tim dari SMK Negeri 2 Surakarta</li>
<li>2 tim dari SMK Negeri 1 Cimahi.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada acara puncak Samsung Innovation Campus – Batch 2 – 2020/2021: Project Competition, para finalis menghasilkan project atau produk yang mampu menjadi solusi digital untuk pemecahan masalah sosial dan lingkungan sekaligus akan memperkuat pengetahuan dasar tentang pengembangan produk dan coding. Dalam kesempatan yang sama, SIC 2021 juga memberikan beasiswa program <strong>Job Readiness</strong> yang  diselenggarakan oleh Skilvul sebagai mitra program Samsung Innovation Campus yang ditujukan kepada 5 tim finalis. Para finalis akan menjalankan Full-stack Web Development Bootcamp dan Career Preparation untuk menyiapkan mereka menjadi talenta digital siap kerja bersama di salah satu dari 150 partner Skilvul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_2066" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-2066 size-medium" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144654/Bertepatan_main2-1000x562.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144654/Bertepatan_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144654/Bertepatan_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/23144654/Bertepatan_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">PROFIL DEWAN JURI SIC Project Competition 2021 – Virtual Press Conference</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Dr. Drs. Wardani Sugiyanto, M.Pd</strong> &#8211; Direktur SMK, KEMENDIKBUDRISTEK, <strong>Pitoyo Nugroho, ST,. MBA </strong>&#8211; Direktorat SMK Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek RI, <strong>Risman Adnan M</strong> &#8211; Direktur Samsung Research &amp; Development (SRIN), <strong>Sherly Septiani</strong> &#8211; Software Engineer Lead Tokopedia, <strong>William Hendradjaja</strong> &#8211; Co-founder &amp; Chief of Business &#8211; Skilvul</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Full-stack Development Bootcamp dari Skilvul memberikan pengalaman blended lea</p>
<p>rning yang menggabungkan penggunaan platform online dengan proses pembelajaran Webinar bersama Mentor yang bertujuan untuk membekali peserta dalam merancang hal digital yang meliputi Desain Interaksi (IX) dan Desain Antarmuka Pengguna (UID) (UI). Kegiatan dapat mulai dilaksanakan pada tahun 2022 dengan beberapa jadwal kelas yang dapat diikuti oleh penerima beasiswa sesuai dengan ketersediaan waktu mereka dimana para peserta akan menjalankan Full-stack Web Development Bootcamp dan Career Preparation untuk menyiapkan mereka menjadi talenta digital siap kerja sekaligus membuka akses peserta terhadap lebih dari 150 hiring partners dan alumni Skilvul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain terlebih dahulu memprioritaskan kemampuan guru, program ini juga menitikberatkan komitmen pihak sekolah untuk menjadikan SIC sebagai program yang berkelanjutan agar dapat terus mendukung masa depan anak didiknya. “Samsung Innovation Campus merupakan salah satu program pendidikan dari Samsung Electronics Indonesia di bawah payung program Samsung Indonesia Cerdas yang mendukung sektor pendidikan dalam mempersiapkan masyarakat digital. Baik guru maupun peserta didik diharapkan dapat menjadi masyarakat digital yang dapat berperan aktif memajukan masa depan Indonesia.” ujar Risman menutup keterangannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>[1] <a href="https://www.bain.com/globalassets/noindex/2020/e_conomy_sea_2020_report.pdf">https://www.bain.com/globalassets/noindex/2020/e_conomy_sea_2020_report.pdf</a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Bantuan Untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia Dari Samsung</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/bantuan-untuk-penanganan-covid-19-di-indonesia-dari-samsung?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 12 Sep 2021 14:32:03 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/2ZQQ6Jy</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia (SEIN), menyalurkan bantuan berupa alat kesehatan, seperti generator oksigen, senilai kurang lebih USD 300.000 1 (kurang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1270" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04141057/Main_Photo_11.jpeg" alt="" width="1000" height="665" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04141057/Main_Photo_11.jpeg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04141057/Main_Photo_11-847x563.jpeg 847w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04141057/Main_Photo_11-768x511.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia (SEIN), menyalurkan bantuan berupa alat kesehatan, seperti generator oksigen, senilai kurang lebih USD 300.000<span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span> (kurang lebih Rp. 4 milyar<span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span>) melalui <strong>Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia</strong> dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid19 di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Menanggulangi kesulitan yang dihadapi Indonesia di saat pandemi, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun juga banyak pihak, termasuk Samsung. Karenanya, inisiatif donasi ini menjadi bentuk komitmen Samsung dalam menjadi bagian dari Indonesia, di mana Samsung beroperasi dan menjalankan bisnisnya. Kami berharap bantuan berupa oksigen konsentrator yang kami donasikan melalui Kemenkomarves, serta alat kesehatan lain melalui Kemenperin dan Korean Association Indonesia, dapat dimanfaatkan para tenaga medis dalam merawat penderita di seluruh Indonesia,” ujar <strong>Yoonsoo Kim, Presiden Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1282" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04142835/Main_Photo_23.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04142835/Main_Photo_23.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04142835/Main_Photo_23-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/04142835/Main_Photo_23-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di tengah penanggulangan pandemi yang terus kami tangani dan pantau perkembangannya di seluruh Indonesia, kami berterimakasih kepada Samsung yang telah memberikan perhatian serius kepada masyarakat Indonesia melalui donasi alat kesehatan ini. Ini menunjukkan kerjasama dan keseriusan dari pengusaha bersama dengan pemerintah dalam menanggulangi pandemi. Mari bersama-sama kita menaati protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai virus Covid-19,” sambut <strong>Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Samsung juga mendonasikan bantuan senilai kurang lebih USD <strong>90.000</strong><span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span> berupa alkes lainnya seperti generator oksigen dan alat pelindung diri, melalui <strong>Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia</strong> untuk disalurkan melalui <strong>Kementerian Perindustrian Republik Indonesia</strong>, dan kurang lebih senilai USD <strong>10.000</strong><span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span> melalui <strong>Korean Association</strong> di Indonesia untuk membantu masyarakat Indonesia tetap tangguh menghadapi pandemi ini. Termasuk donasi melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI sehingga total bantuan Samsung untuk penanganan pandemi Covid19 untuk Indonesia jika dikonversikan dalam rupiah kurang lebih sebesar Rp. <strong>6.000.000.000</strong><span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span> (enam milyar rupiah<span style="font-size: small;"><sup> 1 </sup></span>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Konsisten Dalam Memberikan Dukungan Untuk Kemanusiaan</h3>
<p>Samsung Electronics Indonesia yang telah beroperasi selama 30 tahun, konsisten memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia terutama saat terjadi bencana. Di saat tsunami Aceh tahun 2004 melanda, Samsung membantu membangun kembali beberapa sekolah dan fasilitas belajar IT. Pada tahun 2017, Samsung menjalankan program kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bangka, melalui perbaikan 108-unit rumah tinggal tak layak huni disertai pelatihan konstruksi dasar, agar pemilik rumah bisa berkontribusi dalam memperbaiki rumahnya sekaligus menambah keahlian, dan dilanjutkan pada tahun 2020 memberikan fasilitas penunjang pendidikan kepada siswa yatim piatu berupa 200-unit Samsung Galaxy A01 Core untuk menjalani PJJ di saat pandemi. Selain itu, pada tahun 2018 Samsung juga berperan aktif memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa dan tsunami di Lombok dan Sulawesi Tengah dengan memberikan bantuan berupa pelayanan kesehatan, sanitasi dan penyediaan air bersih, juga renovasi di beberapa sekolah yang rusak akibat bencana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, Samsung senantiasa memperkenalkan teknologi terdepan yang dapat dimanfaatkan untuk membuka berbagai peluang baru. Selain itu, saat ini pun kami juga untuk membantu masyarakat Indonesia agar tetap tangguh dan bangkit dari setiap krisis dan bencana, seperti pandemi ini,” tutup Kim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai Corporate Social Responsibility Samsung, kunjungi <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><span style="font-size: small;"> 1 Nilai total donasi sudah termasuk biaya logistik dan lain-lain. </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Pelatihan Coding Samsung Innovation Campus Cetak Generasi Inovatif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/pelatihan-coding-samsung-innovation-campus-cetak-generasi-inovatif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 16:38:01 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3BRFK9H</guid>
									<description><![CDATA[Program Samsung Innovation Campus (SIC) tahun ini, diselenggarakan oleh Samsung Electronics Indonesia sejak bulan Januari, diikuti oleh total 496 siswa dari]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Program <strong>Samsung Innovation Campus (SIC)</strong> tahun ini, diselenggarakan oleh Samsung Electronics Indonesia sejak bulan Januari, diikuti oleh total 496 siswa dari seluruh Indonesia, dan dibagi menjadi 119 tim. Memasuki tahap pelatihan yang akan berlangsung hingga bulan Oktober, hanya siswa yang berhasil lolos dalam penyaringan, yang akan diasah kemampuannya dalam berinovasi melalui pendampingan <em>coding </em>dan <em>programming</em> secara intensif selama 12 minggu, sampai peserta bisa melengkapi prototipe produk digital, membuat presentasi dan mengajukan solusi di akhir pelatihan. Dengan keunggulannya di bidang teknologi dan inovasi, Samsung menjadikan program ini sebagai upaya dan dukungan dalam meningkatkan kapasitas dan kesuksesan inovasi di Indonesia yang masih rendah, melalui pendidikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1633" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163846/Foto-2a-Main.jpg" alt="" width="958" height="514" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163846/Foto-2a-Main.jpg 958w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163846/Foto-2a-Main-768x412.jpg 768w" sizes="(max-width: 958px) 100vw, 958px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono</strong>, <strong>Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong> mengatakan, “Menempati peringkat 85 dari 131 negara dalam <strong>Global Innovation Index 2020</strong><span style="font-size: small;"><sup>[1]</sup></span>, menandakan Indonesia masih harus mendorong pertumbuhan budaya dan ekosistem inovasi agar lebih optimal. Karenanya, program SIC berperan dalam mengenalkan dan memanfaatkan teknologi yang sesuai perkembangan generasi saat ini. Melalui pembekalan <em>coding </em>dan <em>programming</em> SIC, para generasi muda bisa mendapatkan <em>skill</em> yang dibutuhkan industri sekarang dan masa depan, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk menjadi generasi yang dapat memberikan solusi di masyarakat lewat inovasi.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyadari bahwa sumber daya manusia yang terampil, kreatif, inovatif dan adaptif, juga infrastruktur yang memadai sangat berkaitan bagi terwujudnya kapasitas dan kesuksesan inovasi di Indonesia, Samsung menekankan pengembangan keterampilan dan proses berpikir dalam program SIC sebagai fokus utama<em>. </em>Peserta yang mengikuti program SIC, mesti mengikuti rangkaian pembekalan inovasi <em>coding </em>dan <em>programming</em> dengan materi dasar Problem Definition, Design Thinking, UX/UI (<em>user experience/user interface</em>), HTML, CSS dan JavaScript. Tak melulu belajar, peserta diharuskan pula untuk memberikan solusi atas suatu permasalahan dalam bentuk video dan menyelesaikan beberapa tugas <em>coding</em> hingga membuat <em>website</em> sederhana. Kedua tugas ini adalah indikator penilaian kelolosan peserta menuju tahap pelatihan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya berhak mengikuti tahap pelatihan<em>, </em>siswa yang lolos dan telah disaring menjadi 13 tim oleh Samsung dan <strong>Skilvul</strong> – mitra Samsung dalam menjalankan program SIC, dapat ikut serta pula dalam <strong>SIC Project Competition 2021. </strong>Tim yang terdiri dari total 46 siswa tersebut berasal dari: SMK Negeri 2 Surakarta, SMK Negeri 1 Geger Madiun, SMK Negeri 1 Martapura, SMK Negeri 1 Cimahi, SMK Negeri 10 Makassar, dan SMK Muhammadiyah Kudus.</p>
<p><em> </em></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1638" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163856/Foto-1a.Main_.png" alt="" width="1000" height="564" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163856/Foto-1a.Main_.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163856/Foto-1a.Main_-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163856/Foto-1a.Main_-998x563.png 998w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/08163856/Foto-1a.Main_-768x433.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>William Hendradjaja, Chief of Business Skilvul</strong> mengungkapkan, “Pada pelatihan pengembangan produk program SIC, poin yang perlu menjadi fokus peserta adalah target utama aplikasi atau produk, dan fitur utama yang ada di aplikasi mereka. Mengapa demikian? Karena fungsi dari aplikasi harus bisa menjawab permasalahan yang dihadapi <em>customer</em> atau target pengguna. Jadi, peserta perlu mendetailkan apa saja fitur utama yang benar-benar cocok dan dibutuhkan. Jangan sampai menciptakan fitur yang sia-sia, karena bisa melenceng dari permasalahan yang ingin diselesaikan. Maka dari itu, mereka harus menajamkan fitur dengan menentukan fitur utama dan fitur pendukung.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhan, setiap peserta wajib jeli melihat masalah di sekitar mereka seperti lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, minat baca, maupun lapangan pekerjaan. “Peserta harus paham betul ide yang mereka buat untuk mengatasi masalah apa, siapa target penggunanya, rencana aksi dalam pengembangan idenya akan seperti apa, serta dukungan yang mereka perlukan dalam pengembangan ide ini harus meminta bantuan siapa dan dalam bentuk apa,” imbuh William.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap, melalui program SIC akan muncul para inovator muda yang mampu melahirkan produk inovasi dan menumbuhkan <em>mindset</em> baru dalam mengumpulkan serta menerapkan kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk merespon, mengatasi, dan menanggulangi permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Hingga pada akhirnya, inovasi yang dihadirkan pun mampu menjawab kebutuhan pasar dan industri, serta membuat Indonesia menjadi lebih baik,” tutup Ennita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, kunjungi <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;">[1] <a href="https://www.globalinnovationindex.org/analysis-economy">https://www.globalinnovationindex.org/analysis-economy</a></span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Tech Institute Selenggarakan Uji Kompetensi Keahlian di 30 SMK Sesuai Kebutuhan Industri</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-tech-institute-selenggarakan-uji-kompetensi-keahlian-di-30-smk-sesuai-kebutuhan-industri?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 17 Jun 2021 13:24:57 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Tech Insitute]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3kf5d77</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Tech Institute (STI) menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di 30 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kualitas sumber daya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Tech Institute (STI) menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di 30 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, mengikuti perkembangan kebutuhan industri. UKK yang diselenggarakan sejak bulan April 2021 tersebut diikuti oleh 1.000 siswa yang akan lulus tahun ini. Karakteristik dunia kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan industri memberikan tantangan secara terus menerus pada dunia pendidikan, utamanya pendidikan vokasi, untuk dapat menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang seimbang dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Di antaranya, kompetensi akademis <em>(academic skills)</em>, penguasaan keterampilan khusus dalam bidang yang ditekuni <em>(technical skills)</em>, serta khususnya employabilitas atau kecakapan bekerja <em>(employability skills)</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-1508 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133227/Alternatif-1-SMK-Al-Huda-Kediri.-Main.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133227/Alternatif-1-SMK-Al-Huda-Kediri.-Main.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133227/Alternatif-1-SMK-Al-Huda-Kediri.-Main-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133227/Alternatif-1-SMK-Al-Huda-Kediri.-Main-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Perkembangan ekonomi global, teknologi informasi dan komunikasi yang berubah dengan cepat, menuntut tingkat kompetensi yang mampu secara cepat pula mengantisipasi setiap perubahan, termasuk tuntutan kecakapan bekerja. Selaku bagian dari dunia usaha dan industri, Samsung melalui program STI mengedepankan <em>job-based</em> <em>learning </em>yang tak cuma berupa teori tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa SMK, namun memberikan kesempatan secara langsung bagi siswa untuk mengasah dan mempraktikkan kompetensi tersebut di lapangan,” tutur <strong>Ennita Pramono</strong>, <strong>Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelum mengikuti UKK, siswa program STI wajib melakukan praktik kerja lapangan (PKL) sebagai salah satu medium untuk menerapkan keterampilan dasar teknis. Pada saat PKL, mereka mendapatkan pembelajaran kecakapan bekerja sesuai kebutuhan pasar industri, seperti kecakapan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, etika dan teknologi. Kecakapan tersebut pun menjadi bagian dari spesifikasi kompetensi umum yang digunakan Samsung sebagai pedoman dalam pelaksanaan UKK.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-1509 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133311/Alternatif-2-SMKN-1-Cimahi-Main.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133311/Alternatif-2-SMKN-1-Cimahi-Main.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133311/Alternatif-2-SMKN-1-Cimahi-Main-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/06/08133311/Alternatif-2-SMKN-1-Cimahi-Main-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Siswa dituntut untuk mampu bekerja di bawah tekanan, menunjukkan integritas, juga kreatif dalam mengikuti UKK. Kemampuan untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah bahkan masuk ke dalam kategori <em>Higher Order Thinking Skills</em> dengan bobot penilaian sebesar 30%. Karena UKK tahun ini dilakukan secara daring, kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi pun mutlak dimiliki,” ungkap <strong>Pito Sujatmiko</strong>, <strong>Direktur PT Sugyo Indonesia, </strong>mitra Samsung dalam menerapkan UKK bersama sekolah pelaksana program STI<strong>.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain kompetensi umum, yang menjadi penilaian pada UKK program STI adalah standar kompetensi minimum sesuai kelas kurikulum pendidikan perbaikan elektronika yang dipilih: <em>Home Appliances</em> (HA), <em>Audio Video</em> (AV), dan <em>Hand Held Product</em> (HHP).  Adapun standar kompetensi minimum yang menjadi ketentuan adalah pengetahuan dasar produk, elektronika dasar, kemampuan membaca skema diagram elektonika, serta angkat pasang komponen. Menerapkan komposisi sebanding antara teori dan praktik, kegiatan UKK yang merupakan syarat kelulusan bagi siswa SMK ini, diuji dan dinilai oleh para ahli dan akademisi mitra Samsung dari <strong>Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Kemendikbud-Ristek RI</strong>. Tercatat, sebanyak 1.000 orang siswa angkatan 2018 yang mengikuti UKK dan akan lulus di tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Konsistensi Samsung dalam membangun kompetensi siswa dengan program STI, selain sejalan dengan program <em>link and match</em> yang digaungkan pemerintah, juga menjadi bukti nyata keunggulan dalam menjadikan SMK sebagai lembaga pendidikan yang mampu memenuhi permintaan tenaga kerja sesuai standarisasi industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap, sinergi yang terjalin sejak 2013, baik dengan pemerintah maupun SMK mitra, mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan membuat terobosan dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia. Sehingga di masa depan, keterserapan tenaga kerja lulusan SMK juga dapat bertambah dengan pesat,” tutup Ennita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, kunjungi <a href="http://csr.samsung.com/">http://csr.samsung.com.</a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
