<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>CSR &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/csr/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>CSR &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2025</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 16:54:16 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Peduli, Bantu Warga Bali Pulih Pasca Bencana Banjir</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-peduli-bantu-warga-bali-pulih-pasca-bencana-banjir?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 18:05:48 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Peduli Bali]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3VlLvZC</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Banjir bandang yang melanda wilayah Kota Denpasar dan beberapa titik lainnya pada awal September lalu meninggalkan berbagai tantangan bagi warga. Mulai]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-22002" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17175926/KV_Posko-Samsung-Peduli-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17175926/KV_Posko-Samsung-Peduli-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17175926/KV_Posko-Samsung-Peduli-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17175926/KV_Posko-Samsung-Peduli-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Banjir bandang yang melanda wilayah Kota Denpasar dan beberapa titik lainnya pada awal September lalu meninggalkan berbagai tantangan bagi warga. Mulai dari kondisi kesehatan, kebersihan rumah, hingga kebutuhan sehari-hari yang menjadi perhatian utama pasca bencana banjir.  Sebagai wujud kepedulian atas kondisi yang terjadi, Samsung Electronics Indonesia menginisiasi program Samsung Peduli Bali dengan mendirikan posko layanan di Jalan Pura Demak dan Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, tanggal 16-23 September 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_22004" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-22004" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180046/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Laundry-Gratis-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180046/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Laundry-Gratis-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180046/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Laundry-Gratis-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180046/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Laundry-Gratis-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Program Samsung Peduli Bali memberikan layanan laundry gratis untuk warga terdampak</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua posko ini menyediakan berbagai layanan gratis berupa cuci pakaian, konsultasi kesehatan, serta edukasi menjaga kebersihan rumah pasca-banjir. Saat banjir terjadi, air yang meluap tak hanya meninggalkan lumpur dan kotoran, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada perabot rumah tangga. Semua ini menjadi barang penting yang dibutuhkan masyarakat untuk kembali beraktivitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_22005" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-22005" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180133/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Kesehatan-Gratis-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180133/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Kesehatan-Gratis-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180133/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Kesehatan-Gratis-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/09/17180133/Samsung-Peduli-Bali_Layanan-Kesehatan-Gratis-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Samsung ikut mendukung pemulihan warga dengan menghadirkan layanan kesehatan gratis</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyadari hal ini, Samsung sebagai pemimpin industri elektrionik berkomitmen untuk hadir membantu dengan memberikan diskon khusus kepada konsumennya yang ingin memperbaiki kulkas dan mesin cuci yang terdampak oleh banjir. Diskon ini berlaku dari tanggal 19 hingga 3 Oktober 2025. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung masyarakat pulih lebih cepat serta merasakan kembali ke rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Samsung dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa sulit seperti ini. “Kami memahami bahwa pasca-banjir, masyarakat tidak hanya kehilangan harta benda tetapi juga menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesehatan dan kebersihan. Melalui Samsung Peduli Bali, kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan teknologi, tapi juga sebagai sahabat yang ikut membantu meringankan beban warga. Harapan kami, langkah kecil ini bisa memberi manfaat nyata di masa pemulihan,” ujar Praryadi Slamet, Head of Customer Satisfaction Group, Samsung Electronics Indonesia. “Dengan dukungan dari berbagai pihak, Samsung berharap inisiatif ini dapat memperkuat semangat warga Bali untuk bangkit bangkit pasca-bencana,” tutup Praryadi.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Berikan Lebih dari Inovasi  Selama Lebih dari 3 Dekade Bersama Indonesia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-berikan-lebih-dari-inovasi-selama-lebih-dari-3-dekade-bersama-indonesia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 13:44:59 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Infografik]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A26 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A36 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A56 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S25 series]]></category>
		<category><![CDATA[TKDN]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/42ay3uH</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Selama lebih dari tiga dekade, Samsung sukses mendorong industri teknologi dalam negeri melalui inovasi, mulai smartphone, tablet, wearable, perangkat]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-18845" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133512/1_Samsung-Bersama-Indonesia_Thumbnail.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133512/1_Samsung-Bersama-Indonesia_Thumbnail.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133512/1_Samsung-Bersama-Indonesia_Thumbnail-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133512/1_Samsung-Bersama-Indonesia_Thumbnail-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama lebih dari tiga dekade, Samsung sukses mendorong industri teknologi dalam negeri melalui inovasi, mulai smartphone, tablet, <em><i>wearable</i></em>, perangkat elektronik rumah tangga, monitor. Selain menjadi pemimpin industri <em><i>smartphone</i></em> dan <em><i>tablet</i></em> di Indonesia sejak tahun 2012, Samsung juga menjadi pelopor dengan menggelontorkan investasi membangun pabrik <em><i>smartphone</i></em> dan <em><i>tablet</i></em> di Cikarang yang diresmikan pada tahun 2015, yang mampu memproduksi <em>smartphone</em> dan tablet untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia dan diekspor ke beberapa negara tetangga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Samsung berkomitmen untuk tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi teknologi, penguatan produksi dalam negeri, serta kontribusi ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Bersama lebih dari 10 ribu orang Indonesia, kami membangun inovasi produk dan layanan untuk masyarakat Indonesia. Selain memenuhi permintaan pasar Indonesia, pabrik smartphone dan tablet Samsung di Cikarang, Jawa Barat juga mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui ekspor pada tahun 2015-2024 yang mencapai lebih dari 12 juta unit <em>smartphone</em>. Sudah lebih dari sepuluh tahun, program CSR kami fokus mendidik lebih dari 51 ribu anak muda Indonesia ketrampilan coding &amp; programming, Internet of Things, dan AI.  Kami pun akan terus memberikan lebih banyak solusi <em>customer-centric </em>dan bernilai tambah untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar <strong>Harry Lee, </strong><strong><em><i>President</i></em></strong><strong> Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Tiga dekade Samsung Bersama Indonesia lebih dari sekedar memperkenalkan inovasi baru.</h3>
<p>&nbsp;</p>
<h4><span></span><strong>1. Mendorong Kemajuan Ekonomi Nasional</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung konsisten mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dari pemerintah. Komitmen ini dibuktikan lewat pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk berbagai produk, termasuk <em>smartphone</em>. Berkat produksi smartphone di pabrik di Cikarang, lini <em>smartphone</em> Galaxy mampu melampaui batas minimum TKDN berdasarkan Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Permenperin Nomor 29 Tahun 2017 serta Permenkominfo Nomor 13 Tahun 2021 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan melakukan ekspor ke beberapa negara tetangga. Galaxy A26 5G menjadi <em>smartphone</em> Samsung dengan TKDN tertinggi tahun ini (40,3%), sementara model <em>smartphone</em> Samsung lain yang dirilis tahun ini juga memenuhi TKDN secara signifikan, seperti Galaxy A56 5G dan Galaxy A36 5G (39,6%) serta Galaxy S25 Series (37,5%). Lebih dari 12 juta unit Samsung Galaxy smartphone telah dikirim ke beberapa negara tetangga sebagai wujud kontribusi terhadap pendapatan devisa Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-18846" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133514/2_Samsung-Dukung-Kemajuan-Ekonomijpg.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133514/2_Samsung-Dukung-Kemajuan-Ekonomijpg.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133514/2_Samsung-Dukung-Kemajuan-Ekonomijpg-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133514/2_Samsung-Dukung-Kemajuan-Ekonomijpg-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kontribusi Samsung tidak berhenti di situ, namun jauh lebih dari itu. Samsung telah menyediakan lapangan kerja bagi lebih dari 11 ribu orang di seluruh Indonesia untuk memberikan kontribusi baik dalam mengembangkan inovasi, memproduksi smartphone/tablet, memberikan layanan penjualan dan layanan purna jual untuk masyarakat Indonesia.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><span></span>2. Samsung Bersama Anak Muda Indonesia Mengembangkan Inovasi di Indonesia.</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahun 2012, Samsung Research Institute Indonesia (SRIN) hadir di Indonesia untuk mendorong pengembangan aplikasi dan <em>software</em> yang sesuai dengan kebutuhan pasar dalam negeri dan global. Bidang-bidang teknologi yang menjadi fokus SRIN meliputi AI, Internet of Things (IoT), data, <em>cloud,</em> dan 5G. Sepanjang kiprahnya selama lebih dari satu dekade, SRIN telah menciptakan berbagai aplikasi yang telah dikenal oleh pengguna Samsung di Indonesia. Aplikasi buatan SRIN meliputi Samsung Gift Indonesia, Salaam, S-Lime, Samsung Pay. SRIN juga berperan penting dalam mengembangkan dukungan Bahasa Indonesia untuk Galaxy AI agar Galaxy AI dapat digunakan dalam keseharian dan membantu produktivitas dan kreativitas masyarakat Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-18850" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133858/3_Samsung-Ciptakan-Inovasi-1.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133858/3_Samsung-Ciptakan-Inovasi-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133858/3_Samsung-Ciptakan-Inovasi-1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133858/3_Samsung-Ciptakan-Inovasi-1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam mengembangkan inovasi software ini, terjadi <em><i>knowledge tranfer</i></em> antara anak muda Indonesia sebagai karyawan SRIN dengan pengembang software antar kantor Samsung Research di Korea Selatan dan beberapa negara lainnya. “Kemampuan mereka semakin terasah dengan teknologi baru. Melalui program magang dan inkubasi serta kolaborasi dengan berbagai universitas terkemuka, SRIN membuka peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek teknologi tingkat dunia,” ungkap Harry Lee.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><span></span>3. Mengembangkan Potensi Digital Pelajar Indonesia</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui visi global “Together for Tomorrow! Enabling People”, Samsung menjalankan program <em>corporate social responsibility</em> (CSR) yang fokus dalam memberdayakan generasi mendatang. Sejalan dengan visi tersebut, Samsung telah berperan aktif sejak 2012 untuk mengembangkan potensi talenta-talenta muda Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis, seperti Samsung Smart Learning Class dan Samsung Tech Institute yang sukses memberi dampak nyata bagi siswa-siswi di berbagai tingkat sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu program pemberdayaan berkelanjutan yang telah dilakukan Samsung di Indonesia selama lebih dari 10 tahun adalah Samsung Innovation Campus (SIC), sedangkan Samsung Solve for Tomorrow (SFT) sejak tahun 2022. SIC merupakan inisiatif pelatihan coding dan programming, IoT dan AI, sementara SFT merupakan kompetisi STEM sebagai wadah inkubasi untuk mengembangkan solusi inovatif yang dapat mengatasi berbagai masalah sosial. Kedua program tersebut menyasar pelajar SMA, SMK, MA dan mahasiswa D3, D4, dan S1.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama lima tahun terakhir, Samsung telah melaksanakan 139 program pelatihan SDM dan mengembangkan potensi 150 talenta lokal melalui program magang, serta berkolaborasi dengan lebih dari 20 universitas di Indonesia. Dan sampai saat ini, program pemberdayaan Samsung berhasil menjangkau 1.500 sekolah, lebih dari 51 ribu siswa, dan lebih dari 50 ribu guru di seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-18848" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133519/4_Samsung-Dukung-Generasi-Muda-Indonesia-Keberlanjutan.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133519/4_Samsung-Dukung-Generasi-Muda-Indonesia-Keberlanjutan.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133519/4_Samsung-Dukung-Generasi-Muda-Indonesia-Keberlanjutan-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/03/22133519/4_Samsung-Dukung-Generasi-Muda-Indonesia-Keberlanjutan-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><span></span>4. Mendorong Keberlanjutan Lingkungan di Indonesia</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama 2024, Samsung juga mendukung restorasi terumbu karang di berbagai wilayah internasional, salah satunya di Bali, Indonesia. Terdapat lebih dari 11.000 fragmen terumbu karang yang ditanam di berbagai lokasi program ini. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Samsung untuk menggunakan teknologi demi kebaikan, dengan tujuan bersama yaitu memulihkan ekosistem laut untuk generasi mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ke depan, Samsung akan terus menghadirkan lebih banyak inovasi dan inisiatif yang bermanfaat untuk membantu keseharian hidup masyarakat Indonesia. Bersamaan dengan itu, Samsung terus melanjutkan komitmennya dalam berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi, peluang kerja, dan knowledge transfer kepada anak muda Indonesia untuk membangun masa depan Indonesia lebih baik,” tutup Harry Lee.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi <span><a href="http://www.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">www.samsung.com/id</a></span>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Walau Listrik Sekolah Mati Nyala, Siswa MAN Berhasil Ciptakan Solusi IoT untuk Lindungi Lansia, Layak Jadi Juara SIC 2023</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/walau-listrik-sekolah-mati-nyala-siswa-man-berhasil-ciptakan-solusi-iot-untuk-lindungi-lansia-layak-jadi-juara-sic-2023?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 09:33:48 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/40IzI9G</guid>
									<description><![CDATA[Kondisi sesulit apapun tidak perlu menjadi hambatan untuk jadi pemenang. Itulah yang dibuktikan oleh Zahra Ramadani, Zulfika Madinatul Ilmi, Aji Royahya, dan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi sesulit apapun tidak perlu menjadi hambatan untuk jadi pemenang. Itulah yang dibuktikan oleh Zahra Ramadani, Zulfika Madinatul Ilmi, Aji Royahya, dan Jingga Marsa, siswa-siswi dari Madrasah Aliyah Negeri 4 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keempatnya bergabung ke dalam tim NEXUS4G yang berhasil keluar sebagai juara kedua Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 4 2022/2023. Mereka berhasil mendesain inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang diberi nama <strong>Nextoilet for Safety Bath</strong> yaitu <em>smart bathroom</em> yang aman untuk lansia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan ini tidak dicapai dengan mudah. Sekolah mereka, MAN 4 Pekanbaru, berada di area pinggiran kota Pekanbaru, yang sering mengalami pemadaman listrik. Ketersediaan pasokan listrik menjadi krusial kalau bicara tentang pengembangan perangkat digital. Pun ketika tim NEXUS4G ini harus mempresentasikan karya mereka kepada para juri SIC.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghindari terjadi gangguan listrik saat presentasi, keempatnya harus pergi ke pusat kota Pekanbaru, yang ditempuh selama satu jam lebih dari tempat asal mereka. Mereka terpaksa menginap di sana dengan alas tidur seadanya. Di samping itu, tak mudah juga untuk mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mengembangkan solusi IoT yang mereka bangun sampai menjadi perangkat yang berfungsi dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pengalaman dan pengetahuan kami terhadap teknologi, khususnya IoT, juga sangat terbatas. Namun, seiring waktu kami terus belajar salah satunya melalui mentoring di SIC yang sangat bermanfaat, di samping pelatihan yang mencakup pemrograman dan pengembangan hardware, sehingga kami bisa merancang produk dan mengembangkan <em>prototype</em>,” kata<strong> Zahra Ramadani, yang bertindak sebagai <em>software developer</em> </strong><strong>tim NEXUS4G</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usaha memang tidak mengkhianati hasil. Berkat bimbingan guru pembimbing, mentor, juri, serta pelatihan dan pembekalan yang diberikan di SIC, pengetahuan dan keterampilan keempat siswa MAN 4 Pekanbaru ini berkembang dengan cepat. Ide solusi berhasil dituntaskan dan hasilnya, mereka pun keluar sebagai pemenang kedua SIC Batch 4 2022/2023.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemenang lain kompetisi SIC Batch 4 2022/2023 adalah Tim Eaterstelar dari SMKN 7 Semarang dengan solusi Smart PLTS, yaitu sistem yang dapat memonitor dan men-switch sumber arus rumah dari PLTS dan PLN, sebagai juara pertama. Adapun juara ketiga adalah  Tim Massive 5 dari SMK Negeri 1 Cimahi dengan solusi Smart Sort Trash, tempat sampah pintar yang dapat memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Untuk kategori People Choice Award, pemenangnya adalah Tim Anggrek dari SMKN 1 Geger Madiun, dengan solusi pendeteksi suhu dan kelembaban ruangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di Samsung Innovation Campus, kami membekali anak-anak muda dengan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan yang sangat mereka butuhkan kalau ingin berkembang di masa depan. Para pemenang SIC tahun ini betul-betul menunjukkan mental juara oleh keberaniannya menghadapi masalah, mencari jalan keluar yang kreatif dengan segala potensi mereka yang terbuka, dan menjadikannya landasan untuk melompat lebih tinggi. Ini bekal yang sangat berharga untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” kata <strong>Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>S<em>mart bathroom</em> yang Aman untuk Lansia</strong></h3>
<p>Selain Zahra yang bertindak sebagai <em>software developer</em>, di tim NEXUS4G ada Zulfika Madinatul Ilmi yang menjadi IoT <em>programmer</em>, Aji Royahya sebagai <em>hardware designer</em>, dan Jingga Marsa sebagai <em>data analist</em>. Keempatnya mengembangkan solusi mereka yang disebut <strong>Nextoilet for Safety Bath, </strong>yang berangkat dari kasus seringnya lansia terjatuh di kamar mandi tanpa terdeteksi oleh orang-orang di sekitarnya. Mereka pun mengembangkan kamar mandi pintar yang memiliki alat pengering otomatis (<em>blower</em>) dan sensor <em>laser transmitter</em> dan <em>receiver</em>, serta sensor <em>ultrasonic</em> untuk mengukur jarak objek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-large wp-image-10742" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/15104224/Nextoilet-for-Safety-Bath-1-1024x578.jpeg" alt="" width="1024" height="578" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/15104224/Nextoilet-for-Safety-Bath-1.jpeg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/15104224/Nextoilet-for-Safety-Bath-1-728x410.jpeg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/15104224/Nextoilet-for-Safety-Bath-1-997x563.jpeg 997w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/11/15104224/Nextoilet-for-Safety-Bath-1-768x434.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apabila kedua sensor laser sama-sama mendeteksi ada orang maka <em>blower</em> akan bekerja untuk mengeringkan lantai. Apabila laser mendeteksi adanya seseorang di dalam kamar mandi, namun sensor ultrasonik tidak dapat mendeteksinya, maka seseorang patut diduga telah terjatuh. Sistem akan menyalakan buzzer dan mengirimkan notifikasi ke perangkat handphone milik keluarga si lansia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim ini berencana mengembangkan solusi ini menjadi aplikasi <em>mobile</em> dan menambahkan fitur kamera serta <em>voice recognition</em>. “Kami akan terus berfokus pada inovasi dan pengembangan produk yang memenuhi kebutuhan khalayak ramai. Kami juga berharap program SIC ini terus berlanjut untuk memunculkan lebih banyak ide dan inovasi sesuai dengan kebutuhan industri digital. Karena program ini sangat sangat bermanfaat dan berguna bagi para generasi muda seperti kami untuk mengembangkan potensinya dalam kemajuan teknologi,” ucap Zahra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Dari SIC menuju Karier dan Masa Depan yang Menjanjikan</strong></h3>
<p>Potensi dan minat anak-anak muda dalam bidang teknologi tampak pada penyelenggaraan SIC khususnya Batch 4 2022/2023 yang telah mencatatkan pencapaian luar biasa. Program pendidikan untuk siswa SMK dan MA yang khusus memberikan pelatihan teknologi kunci dalam revolusi industri keempat, seperti <em>coding &amp; programming</em> dan IoT ini telah diikuti oleh 4.390 siswa dari 67 SMK dan 187 MA dari seluruh Indonesia, atau naik 4 kali lipat dibandingkan batch sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tingginya antusiasme anak-anak muda mengikuti SIC Batch 4 sejalan dengan temuan survei<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> terbaru yang mendapati bahwa kebanyakan anak-anak muda, khususnya Gen Z, sudah mengantisipasi akan perubahan di dunia kerja di masa depan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan penggunaan teknologi canggih seperti AI, pembelajaran mesin, robotika, dan sebagainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anak-anak muda ini punya anggapan bahwa sektor yang menjadi pusat inovasi dan kreativitas akan membuka peluang karier masa depan yang menjanjikan sehingga mereka tertarik untuk bekerja di sana, seperti hiburan dan media (diminati 33%), serta teknologi (diminati 30%) dan desain (24%). Walau, sebanyak 50 persen Gen Z juga tertarik untuk menjadi entrepreneur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui program-program pendidikan seperti SIC, Samsung terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang menguasai teknologi dan siap diserap industri. Sebagai pemimpin di industri teknologi, inilah kontribusi kami untuk mendukung terciptanyanya lebih banyak talenta-talenta digital muda berdaya saing tinggi, yang dibutuhkan bangsa ini untuk meraih peluang-peluang besar di era digital dan mencapai masa depan yang lebih baik melalui ekonomi digital,” ucap <strong>Ennita Pramono. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga mendukung upaya pemerintah untuk mengoptimalisasi bonus demografi, yang menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), mencapai puncaknya pada periode 2020-2030, di mana mulai 2020, komposisi penduduk usia produktif telah mencapai 70 persen dari populasi.<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <a href="https://www.kominfo.go.id/content/detail/27423/komitmen-pemerintah-wujudkan-bonus-demografi-yang-berkualitas/0/berita">Melimpahnya populasi</a> penduduk produktif ini tidak akan berdampak positif terhadap pembangunan dan perekonomian apabila tidak ada lapangan pekerjaan dan sumber daya yang terampil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itulah Samsung terus konsisten menyelenggarakan program-program pendidikan untuk membekali anak-anak muda dengan keterampilan abad 21 yang relevan dengan kebutuhan di era digital, salah satunya melalui Samsung Innovation Campus, untuk menciptakan peluang masa depan dan karier yang lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <span><a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a></span> atau dapat mengunjungi <span><a href="https://news.samsung.com/id/category/products/mobile">news.samsung.com/id</a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span></span></a><span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Survei bertajuk The Rise of Gen Z and the Future of Work oleh Morning Consult, yang ditugaskan oleh Samsung Solve for Tomorrow</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <span style="font-size: small;">Analisis Profil Penduduk Indonesia</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Pelatihan Design Thinking Samsung Dorong Siswa Gali Solusi Masalah Sosial</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/pelatihan-design-thinking-samsung-dorong-siswa-gali-solusi-masalah-sosial?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 10:32:11 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[SSFT]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3O3SKkC</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Generasi digital native Gen Z secara umum dikenal dengan idealismenya. Mereka dikenal memiliki perhatian yang besar pada isu-isu perubahan iklim,]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-8765 size-large" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-1024x683.jpg" alt="" width="1024" height="683" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-1024x683.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Generasi digital native <a href="https://www.mckinsey.com/featured-insights/mckinsey-explainers/what-is-gen-z">Gen Z</a> secara umum dikenal dengan idealismenya. Mereka dikenal memiliki perhatian yang besar pada isu-isu perubahan iklim, membangun kesetaraan, dan penciptaan lebih banyak peluang bagi orang dari berbagai latar belakang serta perhatian pada praktik keberlanjutan (<em>sustainability</em>).</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Enam dari 10 Gen Z<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> mengatakan sudah melakukan berbagai tindakan aktif untuk meminimalkan dampak mereka terhadap lingkungan. Survei lain<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> menemukan pentingnya pendidikan bagi 65 persen Gen Z dan mereka menghargai adanya akses yang setara bagi siapapun kepada pendidikan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Untuk itu Samsung menyelenggarakan Samsung Solve for Tomorrow (SSFT),  sebagai komitmen untuk memajukan pendidikan Indonesia dengan memfasilitasi siswa Indonesia untuk meraih mimpi mereka di bidang pendidikan dan keberlanjutan. Mulai dari menuangkan ide hingga membuat rencana agar ide mereka dapat terwujud dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><strong><span>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia,</span></strong><span> mengatakan Samsung Solve for Tomorrow adalah kontribusi Samsung terhadap pendidikan di Indonesia dan komitmen menjadi bagian dari <em>education movement</em> untuk Indonesia yang lebih baik. “Samsung Solve for Tomorrow bertujuan mempersiapkan <em>future leader</em> dengan mengajak anak-anak muda mewujudkan perubahan nyata dan positif untuk hari esok yang lebih baik,”.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Saat ini, Samsung Solve for Tomorrow telah memasuki babak semi-final. Lebih dari 300 proposal telah diterima, tersaring 40 proposal yang menjadi semifinalis dari SMA, SMK, dan MA yang berasal dari berbagai kota di Indonesia.</span></p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><span>Samsung menyiapkan pelatihan Design Thinking dan sesi mentoring untuk para semifinalis, agar mereka dapat mempertajam proposal ide menjadi perencanaan yang memberikan perubahan positif yang lebih berarti bagi komunitas dalam bentuk <em>prototype project</em>.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Design Thinking adalah proses pemecahan masalah secara kreatif yang berfokus pada manusia, berlandaskan pada lima <em>step</em>. <em>Step</em> pertama adalah <em>empathize</em> yaitu mengidentifikasi pengalaman di komunitas untuk menemukan kebutuhan eksplisit dan implisit mereka sehingga dapat tercipta desain yang tepat, melalui riset, wawancara, dan observasi.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><span>Step</span></em><span> kedua adalah <em>Define,</em> meninjau temuan dari step pertama, menemukan pola, menemukan sebuah sudut pandang, menyusun <em>insight,</em> untuk menentukan secara spesifik apa yang dibutuhkan oleh komunitas.  </span></p>
<p><em><span> </span></em></p>
<p><em><span>Step</span></em><span> ketiga adalah <em>Ideate</em> di mana peserta diminta menggali sebanyak mungkin ide-ide kreatif yang berkaitan dengan pemecahan masalah yang ditemukan. Lalu mereka akan melakukan <em>brainstorming </em>untuk mengevaluasi berbagai ide yang muncul dan menemukan mana yang paling tepat dan relevan. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Lalu, <em>step</em> keempat adalah <em>Prototype</em>, di mana para peserta melakukan pemetaan terhadap <em>user journey</em> lalu membuat <em>paper prototype</em>, selanjutnya <em>digital prototype</em>, dan akhirnya membuat <em>prototype</em> fisik. Berikutnya adalah <em>Test,</em> di mana peserta akan membagikan <em>prototype</em> tersebut kepada komunitas dan melakukan iterasi terhadap <em>prototype</em> sehingga ide solusinya bisa diadaptasikan dengan cepat. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Terakhir, para peserta akan <em>sharing</em> ide solusi dan <em>prototype</em> mereka dengan <em>storytelling</em> dan membuat sebuah <em>pitch video</em>. Untuk menyempurnakan ide solusi dan <em>prototype</em> mereka, para peserta mengikuti sesi mentoring dengan mentor masing-masing.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Para mentor yang terlibat dalam babak ini mengatakan umumnya para peserta perlu dipertajam dalam merumuskan permasalahan dan bagaimana mengimplementasi ide menjadi produk yang bisa digunakan, apalagi kalau bahan-bahannya sulit didapatkan.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><strong><span>Teddy Utoyo, karyawan Samsung Electronics Indonesia yang menjadi mentor, </span></strong>mengatakan “Anak-anak ini punya ide yang idealis. Maka tugas kami sebagai mentor adalah menyambungkan kondisi saat ini dengan segala macam tantangan, supaya ide ini bisa real dijalankan nantinya. Harapannya, dengan program ini kita dapat menunjukkan bahwa adik-adik SMA, SMK, dan MA ini peduli dengan lingkungan mereka.&#8221;</p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><span>Peserta Samsung Solve for Tomorrow mengakui sesi Design Thinking dan Mentoring membantu mereka mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya, menambah sudut pandang baru mengenai <em>design thinking</em>, dan membantu mempertajam cara berpikir yang sistematis. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>“Selain mendapatkan validasi atas produk, melalui sesi ini kami juga mengasah<em> softskill </em>kami untuk bekal saat bekerja nanti,” kata<strong> Fariz Marsal Musyaffa, ketua Kelompok Dasher dari Madrasah TechnoNatura Depok, Jawa Barat. </strong></span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Adapun <strong>Neal Guarddin dari Kelompok RGB dari SMAN 8 Jakarta</strong>, mengatakan sesi mentoring dan Design Thinking membantu mereka mengatasi hal tersulit yaitu mendesain prototype dan test. “Sesi ini mengasah kemampuan, bakal membantu untuk perkuliahan nanti dan membuat proposal, dan membantu bekerja dalam teamwork.&#8221;</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Lebih lanjut mengenai program Samsung Solve for Tomorrow silakan kunjungi <a href="https://www.solvefortomorrowindonesia.com/">https://www.solvefortomorrowindonesia.com/</a> dan mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi <a href="https://news.samsung.com/id/berbekal-coding-dan-programming-murid-sekolah-bisa-rancang-produk-iot">news.samsung.com/id</a>.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <a href="https://www.deloitte.com/content/dam/assets-shared/legacy/docs/deloitte-2023-genz-millennial-survey.pdf?dl=1"><span style="font-size: small;">Deloitte Global 2023 Gen Z and Millennial Survey</span></a></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <a href="https://apnorc.org/projects/gen-z-and-the-toll-of-the-pandemic/?doing_wp_cron=1689262580.6305849552154541015625"><span style="font-size: small;">Gen Z and the Toll of Pandemic</span></a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Kerjasama Samsung dan Kementerian Agama, Upaya Tingkatkan Mutu Pendidikan Madrasah</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/kerjasama-samsung-dan-kementerian-agama-upaya-tingkatkan-mutu-pendidikan-madrasah?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 15:48:20 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Social Responsibility]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Smart Learning Class]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/43qeQEG</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Anak muda adalah agen perubahan. Dengan kehidupan masa kini yang serba digital dan kemahiran mereka dalam teknologi sebagai digital native, anak-anak]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8153" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154647/MORA-4.jpeg" alt="" width="1024" height="649" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154647/MORA-4.jpeg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154647/MORA-4-888x563.jpeg 888w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154647/MORA-4-768x487.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anak muda adalah agen perubahan. Dengan kehidupan masa kini yang serba digital dan kemahiran mereka dalam teknologi sebagai <em>digital native</em>, anak-anak muda adalah ujung tombak transformasi digital di Indonesia untuk mencapai target ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mencapai target itu, Indonesia punya modal yang bagus: bonus demografi. Badan Pusat Statistik <span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span>(BPS) mencatat, angkatan kerja muda di negara ini jumlahnya dua kali lipat jumlah anak dan lansia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ironisnya, anak-anak muda adalah pengangguran terbesar. Mengutip data BPS<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span>, 20,63 persen pengangguran adalah anak muda berusia 15-24 tahun. Dari sisi pendidikan, 8,57 persen pengangguran adalah lulusan SMA dan 9,42 persen adalah lulusan SMK. Penyebabnya adalah masih besarnya kesenjangan antara kompetensi yang mereka dapatkan di sekolah, dengan realitas keterampilan abad 21 yang dibutuhkan industri. Daya saing anak-anak muda ini kurang kuat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Di sisi lain, madrasah perlu mendapat akses teknologi dan sistem informasi yang lebih </span>baik <span>untuk membantunya lebih berkembang.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>“Melihat berbagai isu ini, Samsung tentu tak tinggal diam. Dengan keunggulan teknologi dan inovasi yang kami miliki, kami berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui inisiatif sosial yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan komunitas. Lebih dari 100 ribu siswa, 100 ribu guru, dan lebih dari 100 sekolah dan madrasah, sudah menerima manfaat dari program-program pendidikan Samsung,” ujar<strong> Simon Lee, President, Samsung Electronics Indonesia</strong>. “Kerjasama ini akan menambah lebih banyak penerima manfaat dan mendorong kemajuan pendidikan di sekolah madrasah. Pada akhirnya, para siswa ini akan menjadi pemimpin bangsa, bahkan dunia, yang akan berkontribusi lebih banyak ke masyarakat di masa depan.”</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai komitmennya untuk memberdayakan siswa madrasah untuk masa depan yang lebih baik, Samsung bekerja sama dengan Kementerian Agama RI dalam program Samsung Digital untuk Indonesia. Kerja sama Samsung dan Kementerian Agama akan meliputi antara lain penyelarasan kurikulum yang relevan, pengembangan proses belajar mengajar berbasis elektronik, pengembangan kompetensi guru dan siswa, dan pengembangan materi pelatihan bagi guru dan siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8155" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154651/MORA-6.jpeg" alt="" width="1024" height="751" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154651/MORA-6.jpeg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154651/MORA-6-768x563.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaksanaan seremonial penandatangan kerjasama ini dilakukan bersamaan dengan peresmian fasilitas Samsung Smart Learning Class (SSLC) yang terletak di Madrasah Aliyah Negeri 11 – Jakarta. Di mana diharapkan dapat digunakan secara maksimal untuk proses pembelajaran secara digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Di tengah meningkatnya animo masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Madrasah, kita harus meresponsnya dengan menghadirkan teknologi pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kehadiran teknologi diyakini akan mampu mengakselerasi penyelengaraan pendidikan secara efektif dan efisien. Kami menyambut dan mengapresiasi kerja sama antara Samsung dan Kementerian Agama sebagai langkah strategis untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan Madrasah di Indonesia,&#8221; kata <strong>Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdani, S.TP, MT, Direktur  Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kerja sama yang akan berlangsung sampai 2025, kedua pihak akan mendorong partisipasi dari semua tingkatan Madrasah untuk program Samsung Smart Learning Class. Dan Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) dalam program-program Samsung Innovation Campus (SIC) dan Samsung Solve for Tomorrow (SSFT).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program Samsung Smart Learning Class (SSLC) adalah program pengenalan proses belajar-mengajar yang kreatif, inovatif, efisien dan menyenangkan dengan menggunakan teknologi. Dalam program ini, selain pengenalan produk dan teknologi yang digunakan juga <span>akan </span>diberikan pelatihan-pelatihan kepada guru agar dapat dengan fasih dalam proses mengajar dan juga memanfaatkan dan mengembangkan materi ajar digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya adalah program Samsung Innovation Campus (SIC) yang didesain untuk memperkuat keterampilan teknologi para peserta dan meningkatkan kesempatan kerja mereka di pasar kerja. Melalui program ini, para siswa akan mendapatkan pembelajaran <em>coding &amp; programming</em> dan IoT, dan/atau AI serta mengembangkan sebuah solusi teknologi untuk menjawab berbagai permasalahan di sekitar mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8154" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154649/MORA-5.jpeg" alt="" width="1024" height="760" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154649/MORA-5.jpeg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154649/MORA-5-759x563.jpeg 759w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/05154649/MORA-5-768x570.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerja sama ini juga meliputi program terbaru Samsung yaitu Samsung Solve for Tomorrow (SSFT), sebuah program belajar dan kompetisi yang unik di bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika). Program ini akan mendorong siswa untuk menemukan solusi kreatif untuk memecahkan tantangan yang muncul dan mengembangkan inovasi nyata untuk mengatasi masalah kehidupan nyata yang mempengaruhi komunitas mereka, meningkatkan partisipasi sukarela mereka dalam masalah sosial sebagai warga dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kerja sama strategis ini, harapannya dunia pendidikan madrasah akan menemukan momentum kebangkitannya. Madrasah yang memiliki kurikulum dan pembelajaran yang bermutu dan relevan dengan perkembangan zaman, guru berkompetensi tinggi, dan siswa yang diperlengkapi dengan keterampilan abad 21 sehingga memiliki daya saing yang tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi <a href="https://news.samsung.com/id/samsung-luncurkan-solve-for-tomorrow-di-indonesia-ajak-inovator-muda-unjuk-gigi">news.samsung.com/id</a>.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Analisis Profil Penduduk Indonesia</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <span style="font-size: small;">https://www.bps.go.id/pressrelease/2022/11/07/1916/agustus-2022&#8211;tingkat-pengangguran-terbuka&#8211;tpt&#8211;sebesar-5-86-persen-dan-rata-rata-upah-buruh-sebesar-3-07-juta-rupiah-per-bulan.html</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Luncurkan Solve for Tomorrow di Indonesia, Ajak Inovator Muda Unjuk Gigi</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-luncurkan-solve-for-tomorrow-di-indonesia-ajak-inovator-muda-unjuk-gigi?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 05 May 2023 13:21:46 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Social Responsibility]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Enabling People]]></category>
		<category><![CDATA[Isu Sosial Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow 2023]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3nngcAl</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan program Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) untuk pertama kalinya di Indonesia. Samsung Solve for Tomorrow]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-7841 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131341/Photo-1-Samsung-Solve-For-Tommorow-SSfT-e1683267252645.jpg" alt="" width="1000" height="563" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan program Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) untuk pertama kalinya di Indonesia. Samsung Solve for Tomorrow adalah suatu proses pembelajaran dan kompetisi yang unik, sebagai wadah anak muda menuangkan ide mereka menjadi solusi untuk masalah yang dirasakan di bidang pendidikan dan keberlanjutan lingkungan. Ide solusi mereka akan dikompetisikan sekaligus juga dibimbing untuk mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah program yang bermanfaat untuk dijalankan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SSFT di Indonesia akan berfokus pada edukasi dan lingkungan yang berkesinambungan dan menjadi <em>pilot project</em> Samsung untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program ini sesuai untuk anak muda, yang menurut Sensus Penduduk 2020 (BPS), mencapai 53,81 persen dari seluruh populasi Indonesia. Mereka itu adalah <em>digital native</em> yang tertarik pada perubahan sosial yang positif <span>dan masalah lingkungan<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> tapi belum tahu bagaimana mengimplementasikannya. </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui SSFT, Samsung mendorong anak muda menciptakan solusi inovatif dalam bidang edukasi untuk membantu generasi mereka dari komunitas yang kurang terlayani atau kurang mendapat akses kepada kesempatan pendidikan dan sumber daya yang mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. Samsung juga mendorong mereka menelurkan ide-ide berani untuk mengatasi masalah lingkungan yang paling mendesak dan membangun masa depan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship, Samsung Electronics Indonesia </strong>mengatakan, melalui program ini, anak-anak muda akan menjadi agen perubahan dan mentransformasi masa depan yang lebih baik. “Melalui penyelenggaraan SSFT untuk pertama kalinya di Indonesia, Samsung ingin memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan teknologinya untuk memberdayakan inovator muda Indonesia untuk mengambil bagian dalam memecahkan isu-isu sosial yang lebih luas melalui STEM, kolaborasi, pemecahan masalah, pemikiran kritis dan kreativitas. Kami ingin mendorong anak-anak muda Indonesia untuk semakin berkembang di lingkungan global,” kata Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiasi SSFT ditandai dengan peluncuran <em>website </em>resmi SSFT Indonesia pada 4 Mei 2023 dilanjutkan dengan seleksi partisipan. Beberapa isu sosial akan divisualisasikan di <em>website</em> dan dapat menjadi inspirasi anak muda yang akan bergabung di program ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7843" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7843" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1000x563.png" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1000x563.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-768x432.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1024x576.png 1024w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Pendidikan Banyak Guru yang Memiliki Keterbatasan Paham Teknologi dan Akses Informasi untuk Mengajar</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7844" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7844" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1000x563.png" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1000x563.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-768x432.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1024x576.png 1024w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Pendidikan untuk Sebagian Anak-anak, Perjalanan ke Sekolah sudah Menjadi Tantangan Tersendiri</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7845" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7845" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1024x576.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Lingkungan Bagaimana Indonesia dapat Beralih Menggunakan Energi Terbarukan agar dapat Memproduksi Energi Bersih</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7842" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7842" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1024x576.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Keberlanjutan Banyak Warga Negara Indonesia yang Hidup Dalam Ancaman Kekurangan Air</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka yang ingin menjadi <em>game changer</em> untuk masa depan Indonesia, dapat langsung mengisi form registrasi untuk mengajukan ide-ide solusi disertai dengan pengiriman <em>concept paper</em> yang telah dipersiapkan. Ide mereka yang terpilih akan menjadi nominasi untuk dibimbing atau di-<em>mentoring </em>agar menjadi sebuah solusi yang nyata untuk masa depan Indonesia lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun mekanisme seleksinya adalah sebagai berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Peserta merupakan siswa-siswi Warga Negara Indonesia dari SMA, SMK, Madrasah Aliyah dan yang sederajat.</li>
<li>Tiap sekolah dapat mengirimkan maksimal tiga tim yang masing-masing terdiri dari 2-4 siswa dengan 1 guru pendamping. Setiap guru dapat mendampingi maksimal 3 tim bila mampu.</li>
<li>Pada <em>form</em> registrasi, selain mendaftarkan para anggota tim dan guru pembimbing, setiap tim dapat membagikan idenya dalam bentuk esai, berisi tentang tantangan/masalah dan solusinya.</li>
<li>Panitia akan memilih 40 tim dengan ide terbaik untuk mengikuti babak semi final yang mencakup kegiatan Design Thinking<em> workshop</em> dan <em>mentoring </em>dari Samsung.</li>
<li>Ke-40 tim dipersiapkan untuk dapat menyempurnakan <em>concept paper</em> yang disusul dengan pembuatan prototipe <em>project</em>-nya.</li>
<li>Kemudian panitia SSFT kembali akan menyeleksi peserta untuk memilih 15 finalis, yang akan berhadapan dengan dewan juri. Lalu juri akan memilih pemenang.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pemenang SSFT akan mendapatkan hadiah produk-produk dari Samsung sebagai berikut: Pemenang pertama mendapatkan hadiah produk Samsung senilai Rp150 juta, <em>runner up</em> pertama senilai Rp70 juta, <em>runner up</em> kedua senilai Rp45 juta, dan <em>pemenang People Choice akan</em> mendapatkan hadiah produk Samsung senilai Rp25 juta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para finalis dalam kompetisi ini akan dinilai oleh dewan juri yang mewakili Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, Praktisi Pendidikan, dan Samsung. Para juri memiliki latar belakang pendidikan dan <em>sustainability </em>yang kuat, termasuk pakar pendidikan di bidang STEM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Banu Pribadi, Head of  B2B Innovation Lab, Samsung Research Indonesia (SRIN)</strong>, mengatakan SRIN mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Samsung Solve for Tomorrow untuk pertama kalinya di Indonesia. &#8220;Kami akan terus mendukung program SSFT yang akan memberikan kontribusi bagi pengembangan STEM di Indonesia. SSFT akan menginspirasi anak-anak muda di Indonesia untuk menjadi benih perubahan di lingkungan komunitas lokal mereka dan secara efektif mencetak talenta-talenta yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,&#8221; kata Banu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur SMA, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Bapak Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak, </strong>mengapresiasi program Samsung Solve for Tomorrow Indonesia. Kegiatan ini bisa menjadi wadah pembelajaran dan menjadi sumber inspirasi anak-anak muda di seluruh Indonesia untuk mengasah pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berinovasi mereka. Hal ini sejalan dengan upaya Kemendibudristek untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang mampu berfikir kritis, kreatif, dan mampu bergotong royong atau berkolaborasi. Mereka bisa mengidentifikasi isu-isu sosial ataupun, mencetuskan ide, merancang, dan membangun seolusinya,” ujar Jihad.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Direktur KSKK, Kementerian Agama, Bapak Prof. Dr. H. Moh Isom M.Ag</strong>, mengapresiasi kerjasama Samsung sebagai Perusahaan Teknologi yang telah membuka kesempatan bagi madrasah melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dinamis, produktif, dan terampil di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kerjasama ini merupakan salah satu langkah upaya menuju Visi Indonesia 2045, dengan dukungan dari industri teknologi, bersama-sama membangun peradaban dan memperkuat kompetensi serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul sesuai yang kebutuhan di era digital”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menyambut positif inisiatif Samsung dalam menginisiasi program Samsung Solve for Tomorrow untuk meningkatkan digital skill bagi anak-anak muda dari berbagai institusi pendidikan, termasuk madrasah, serta mendorong mereka untuk menemukan solusi kreatif bagi masalah sosial di komunitas mereka,” ujar Isom.  Kita perlu melakukan langkah-langkah kongkrit sebagai upaya <em>retooling</em>, <em>upskilling</em> dan <em>reskilling</em> sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan tren perkembangan dunia digital agar daya saing generasi pembelajar madrasah tetap kompetitif, tambahnya. &#8220;Madrasah siap berkolaborasi dengan siapapun dalam rangka mendukung upaya transformasi digital&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Memperkuat karakter dan sikap mental yang berorientasi pada kemajuan adalah upaya mewujudkan Madrasah Digital pencetak Generasi Bangsa Cerdas Berkarakter”, tutup Isom.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <a href="https://www.deloitte.com/global/en/about/press-room/deloittes-gen-z-and-millennial-survey-reveals-two-generations-striving-for-balance-and-advocating-for-change.html"><span style="font-size: small;">Deloitte Gen Z and Millenials Survey</span></a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Berbekal Coding dan Programming Murid Sekolah Bisa Rancang Produk IoT</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/berbekal-coding-dan-programming-murid-sekolah-bisa-rancang-produk-iot?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 10:19:46 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[IoT]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3nWZ83T</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas jaringan dan kemampuan komputasi meluas ke objek, sensor, dan barang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-7672" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/04/12101909/Photo-1-Siswa-dan-siswi-peserta-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-4-sedang-mendengarkan-pelatihan-Innovation-Hackathon.jpg" alt="" width="5520" height="3680" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/04/12101909/Photo-1-Siswa-dan-siswi-peserta-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-4-sedang-mendengarkan-pelatihan-Innovation-Hackathon.jpg 5520w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/04/12101909/Photo-1-Siswa-dan-siswi-peserta-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-4-sedang-mendengarkan-pelatihan-Innovation-Hackathon-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/04/12101909/Photo-1-Siswa-dan-siswi-peserta-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-4-sedang-mendengarkan-pelatihan-Innovation-Hackathon-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/04/12101909/Photo-1-Siswa-dan-siswi-peserta-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-4-sedang-mendengarkan-pelatihan-Innovation-Hackathon-1024x683.jpg 1024w" sizes="(max-width: 5520px) 100vw, 5520px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas jaringan dan kemampuan komputasi meluas ke objek, sensor, dan barang sehari-hari. Konektivitas ini memungkinkan perangkat menghasilkan, bertukar, dan mengonsumsi data.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, pemanfaatan Artificial Intelligence dan IoT sudah menjangkau berbagai lini usaha, seperti manufaktur, energi, perikanan, bahkan finansial dan e-commerce. Bentuk lain pemanfaatan IoT adalah dalam perangkat penunjang pekerjaan dan rumah tangga. Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) mencatat, IOT di Indonesia tumbuh lebih dari 10 persen setiap tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Potensi pendapatan jasa pelayanan berbasis IoT atau e-services, menurut sejumlah lembaga, mencapai US$ 2,46 miliar pada 2022. Volume pasar ini diprediksi meningkat menjadi US$ 3,87 miliar pada 2026. Namun ada banyak tantangan dari sisi tenaga kerja, infrastruktur, hingga riset.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia menangkap kebutuhan industri atas kesiapan tenaga kerja muda yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan terhadap teknologi. “Samsung memberikan pelatihan keterampilan IoT bagi talenta muda Indonesia melalui program Samsung Innovation Campus (SIC). SIC melatih talenta muda Indonesia dengan keterampilan IoT dan <em>design thinking</em> untuk membangun solusi-solusi IoT yang nyata dan bermanfaat untuk memecahkan masalah sehari-hari di sekitar kita. Dengan kompetensi tersebut, kami berharap para peserta SIC akan memiliki daya saing yang tinggi dengan keterampilan abad 21 di tengah arus deras digitalisasi dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,&#8221; kata <strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC Batch 4 2023/2024 telah memasuki stage 2, yaitu Innovation Hackaton. Dari total 4.390 siswa SMK dan MA yang mendaftar di SIC Batch 4, sebanyak 1.106 siswa lolos ke Stage 2: Innovation Hackaton dan mengikuti pelatihan selama 5 minggu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Innovation Hackathon adalah pelatihan untuk melatih empati dan keterampilan pemecahan masalah yang saat ini penting dikuasai dalam bagian keterampilan abad 21. Misi utamanya menyelesaikan masalah yang ditemukan sehari-hari dengan teknologi IoT. Ide solusi akan dikembangkan menjadi prototipe produk IoT. Materi yang akan disampaikan dalam tahap Hackathon Innovation adalah Problem Definition-Explore, Ideation-Experiment, Prototyping-Imagines, dan Pitching Storytelling.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pada stage ini para peserta akan mendapat pelatihan dari para mentor profesional untuk menemukan masalah sehari-hari di sekitar mereka, mengidentifikasi solusinya, dan mendesain sebuah solusi digital yang bisa mereka kembangkan menjadi sebuah produk nyata. Harapannya, pelatihan ini akan membentuk landasan yang kuat bagi para peserta saat mereka menghadapi pembelajaran lebih lanjut di lapangan maupun dalam mengembangkan keterampilan yang akan membantu mereka mencapai karier di masa depan,&#8221; kata <strong>William Hendradjaja, Co-Founder Skilvul</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pengembangannya peserta bersinggungan dengan Coding and Programming dengan bahasa pemrograman Python dan penggunaan perangkat mikrokontroler, Rasberry Pi 4 serta beberapa alat sensor tambahan. Di akhir rangkaian pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mewujudkan prototipe produk IoT, meningkatkan keterampilan mereka sebagai pembuat (<em>creator</em>) bukan hanya pengguna (<em>consumer</em>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Kuota Ditambah Jadi 4.000, Samsung Perbesar Akses Pelatihan Teknologi  untuk Siswa SMK dan MA</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/kuota-ditambah-jadi-4-000-samsung-perbesar-akses-pelatihan-teknologi-untuk-siswa-smk-dan-ma?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 12:44:53 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Social Responsibility]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3ItEUoS</guid>
									<description><![CDATA[Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar, bahkan diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai sekitar USD130 miliar pada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar, bahkan diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai sekitar <a href="about:blank">USD130 miliar</a> pada 2025.<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> Untuk mendorong hal itu, berdasarkan riset Bank Dunia<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span>, Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta digital selama 2015 hingga 2030. Ini artinya, ada kebutuhan 600 ribu tenaga ahli di bidang siber per tahun. Samsung kembali membuka program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 4 (2022/2023). SIC adalah salah satu program pendidikan dari Samsung Electronics Indonesia untuk mencetak talenta digital Indonesia yang sudah digelar sejak 2019.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peluang untuk menjawab tantangan kebutuhan talenta digital cukup besar. Sebab, Indonesia diuntungkan dengan <a href="https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/4788/optimalisasi-potensi-ekonomi-digital-pemerintah-siapkan-talenta-digital-yang-kompetitif-dan-berdaya-saing">bonus demografi</a> yang akan terjadi pada tahun 2030, dengan estimasi jumlah angkatan kerja produktif mencapai 64% dari total penduduk. Pemerintah berkomitmen memanfaatkan momentum tersebut guna mempercepat pembangunan berbagai sektor, salah satunya transformasi digital dengan mendorong kualitas dan daya saing SDM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itulah, mulai 2023, pemerintah kembali menggalakkan program penyediaan talenta digital. Program-program tersebut akan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan program transformasi digital. Samsung Innovation Campus menjadi salah satu program untuk siswa sekolah menengah menjadi digital talenta Indonesia masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Innovation Campus Batch 4 akan berlangsung selama 9 bulan, dengan acara puncak yang akan digelar di bulan Oktober 2023. Pada Batch 4 ini, SIC memberikan kuota pendaftaran yang lebih besar dari <em>batch-batch</em> sebelumnya. Tahun ini pendaftaran terbuka untuk 4.000 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA), baik yang berlatar belakang IT maupun non-IT, dari seluruh Indonesia. Sebelumnya, pendaftaran Batch 1, Batch 2, dan Batch 3, masing-masing diikuti oleh 133, 396, dan 1.000 partisipan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong> mengatakan, pemberian kuota yang lebih besar pada tahun ini terbukti mendapat sambutan yang luar biasa. Total pendaftar berjumlah 4.495 siswa, 455 guru, dari 256 SMK dan MA dari seluruh Indonesia. “Penambahan kuota ini merupakan komitmen Samsung agar benefit dari pelatihan di SIC bisa dinikmati oleh lebih banyak siswa dan guru di Indonesia. Kami bangga dengan tingginya antusiasme masyarakat pada fase pendaftaran SIC Batch 4, sehingga kami optimistis bahwa program ini akan kembali sukses untuk mencetak talenta-talenta digital muda dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun industri,” ucap Ennita.<a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span></span></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbeda dengan batch sebelumnya, pada Batch 4 ini semua peserta yang terdaftar dan telah menyelesaikan pre-test dapat bergabung dengan kursus <em>coding</em> <em>and</em> <em>programming</em> bahasa<em> Python </em>bersama dengan guru mereka. Kemudian fase selanjutnya yaitu Hackathon Innovation akan tersaring sejumlah 1.000 siswa terpilih, yang kemudian dilanjutkan dengan fase IoT Bootcamp akan diikuti oleh 500 siswa terbaik, di mana 100 ide produk IoT akan dikembangkan selama bootcamp, meningkat 4x lipat dibandingkan SIC Batch 3.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami antusias menjadi bagian dari program Samsung Innovation Campus batch 4 2022/2023 dengan menghadirkan solusi<em> end-to-end </em>untuk mengembangkan talenta digital yang dibutuhkan Indonesia di tengah masifnya digitalisasi. Melalui model pembelajaran <em>blended learning</em> di SIC, para partisipan dan guru mereka akan mendapatkan keterampilan mengenai <em>problem solving</em> dan menggunakan <em>coding</em> <em>and programming</em> untuk memformulasikan solusi atas persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Itu semua akan menjadi fondasi yang kuat bagi mereka saat nanti mereka merintis karier dan terjun langsung ke masyarakat setelah mereka lulus,&#8221; kata <strong>William Hendradjaja, Co-founder &amp; Chief of Business Skilvul</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC ditujukan kepada calon-calon talenta digital yang merupakan siswa-siswi SMK penerima manfaat Samsung Tech Institute dan Madrasah Aliyah. Peserta merupakan siswa aktif kelas 11 (3 tahun akademik) atau kelas 12 (4 tahun akademik).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi <a href="https://news.samsung.com/id/kuota-ditambah-jadi-4-000-samsung-perbesar-akses-pelatihan-teknologi-untuk-siswa-smk-dan-ma">news.samsung.com/id</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Menurut laporan <a href="https://economysea.withgoogle.com/intl/id_id/home/">e-Conomy SEA 2022</a> oleh Google, Temasek, dan Bain &amp; Company.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <a href="https://blogs.worldbank.org/sites/default/files/preparing_ict_skills_for_digital_economy-revised_7mar2018.pdf"><span style="font-size: small;">Preparing ICT Skills for Digital Economy: Indonesia within the ASEAN context</span></a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Siapkan Beasiswa dan Penempatan Kerja untuk Ide Siswa Paling Kreatif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-siapkan-beasiswa-dan-penempatan-kerja-untuk-ide-siswa-paling-kreatif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 17:40:02 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3RVvpll</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 hari ini menyelenggarakan culminating event untuk menyeleksi project terbaik dari 5 finalis tim siswa SMK]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 hari ini menyelenggarakan <em>culminating event</em> untuk menyeleksi <em>project</em> terbaik dari 5 finalis tim siswa SMK dan MA yang terpilih dari babak IoT Product Development Bootcamp. <em>Project</em> yang paling kreatif akan lolos ke babak keempat dan berpeluang mendapatkan beasiswa dari Samsung dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kelima finalis adalah pemenang dari SIC <em>project competition</em> yang diadakan pada babak IoT Product Development Bootcamp. <em>Project competition</em> mempertemukan 100 siswa atau 25 tim, yang terdiri dari 17 tim SMK dan 8 tim MA. <em>Project competition</em> ini juga merupakan <em>final assessment</em> bagi peserta SIC yang sudah mengikuti program ini selama sembilan bulan lamanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hasilnya, terpilih lima finalis dengan rancangan <em>project</em> yang kreatif untuk menjawab persoalan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kelima finalis itu adalah</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Tim Altissimo dari SMKN 1 Cimahi, yang merancang solusi Farm Operating System yang akan memudahkan petani mengelola ladangnya;</li>
<li>Tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi dengan solusi Me-Road untuk mencegah kecelakaan sepeda motor;</li>
<li>Tim Mutu 4 dari SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang dengan solusi AQUAThings untuk mengelola akuarium;</li>
<li>Tim Romansa dari Madrasah Aliyah Negeri Asahan dengan solusi DORY untuk mendeteksi kebocoran gas dan api; serta</li>
<li>Tim SIC Geger 3 dari SMKN 1 Geger Madiun dengan solusi Myway untuk membantu kaum tuna netra.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di <em>culmination event</em>, kelima finalis mempresentasikan karyanya di depan dewan juri, yang diantaranya berasal dari perwakilan Samsung Research Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Kementerian Agama, Tokopedia dan Skilvul. Finalis terbaik akan meraih kesempatan ke babak keempat, yaitu Job Ready Coding Bootcamp. Di babak akhir ini, peserta akan mendapatkan pelatihan <em>coding</em> intensif siap kerja, dilanjutkan dengan <em>career coach</em> dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beasiswa pelatihan kesiapan kerja (<em>Job Readiness training) </em>akan diberikan Samsung kepada 40 siswa berprestasi, yang terdiri dari 20 siswa yang tergabung di 5 tim finalis dan 20 siswa terbaik lainnya yang dipilih dari babak ketiga yaitu IoT Product Development Bootcamp. Para peserta ini juga akan ditempatkan bekerja di perusahaan-perusahaan yang menjadi partner dari Skilvul, setelah mereka lulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah melalui rangkaian proses penilaian dan evaluasi, dewan juri memilih tiga kelompok terbaik, yaitu tim SIC Geger 3 dari SMKN 1 Geger sebagai pemenang pertama yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy M53, pemenang kedua adalah tim Altissimo dari SMKN 1 Cimahi yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy A33, pemenang ketiga adalah tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi yang akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy M23, dan tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi terpilih sebagai pemenang favorit yang dipilih secara online akan mendapatkan smartphone Samsung Galaxy A13.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung mengapresiasi komitmen para siswa dalam mengikuti program SIC selama sembilan bulan penyelenggaraan dan keberhasilan mereka merancang <em>project</em> yang dapat menjawab persoalan sehari-hari di sekitar mereka. Materi-materi atau kurikulum yang digunakan di SIC memang dirancang sejak semula agar sesuai dengan upaya revitalisasi sekolah vokasi yang bertujuan mencetak sumber daya manusia yang makin cakap digital, lebih kreatif, dan memiliki daya saing tinggi untuk diserap oleh industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Risman Adnan, Director of Software R&amp;D, Samsung Research Indonesia</strong> mengatakan, “Melalui SIC, Samsung berkomitmen untuk membantu pemerintah melakukan pembinaan dan pengembangan siswa-siswi SMK maupun MA dan MAK melalui program <em>link and match</em>. Materi-materi pelatihan di Samsung Innovation Campus sejak semula sejalan dengan konsep <em>8+i link and match</em> yang memang ditujukan untuk memperkuat <em>soft skill</em> dan <em>hard skill</em>, peningkatan kompetensi siswa dan guru, praktik kerja lapangan, penyerapan lulusan oleh industri, serta pemberian beasiswa,” ujar Risman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) </strong>menilai Samsung Innovation Campus sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat dan mengembangkan potensi diri mereka. “Saya mengapresiasi program strategis ini dan berharap apa yang sudah dilakukan oleh Samsung bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk ikut serta merevitalisasi pendidikan vokasi. Menurut saya, kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan vokasi dan industri akan meningkatkan angka partisipasi kerja lulusan sekolah vokasi dan secara konsisten menurunkan tingkat pengangguran terbuka,” ujar Menteri Muhadjir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC berfokus untuk meningkatkan kompetensi guru dan para siswa untuk menjadi talenta digital yang mumpuni melalui pembelajaran <em>coding</em>, <em>programming</em>, dan IoT. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa, agar siap untuk berkompetisi di dunia kerja atau mampu menjadi seorang <em>entrepreneur</em> sejati. Sejak digagas pertama kali, program SIC terus berkembang dan dinikmati lebih banyak siswa, guru, dan sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC Batch 1 diikuti oleh 4 sekolah (2 SMA, 2 SMK). Lalu Batch 2 diikuti oleh 13 SMK. Batch 3 yang digelar sejak 2021 diikuti oleh 70 SMK dan Madrasah Aliyah. SIC Batch 3 2021/2022 digelar dalam empat <em>stage.</em> Stage 1 Teachers Training adalah pelatihan untuk para guru yang diharapkan dapat membimbing dan mengarahkan siswa sesuai dengan materi yang diberikan oleh SIC. Pada stage 2 Coding &amp; Innovation Training yang diikuti oleh 1000 siswa/250 tim, siswa fokus pada <em>coding &amp; programming</em>, basic pengenalan, <em>design thinking</em> dan bahasa pemograman Phyton. Lalu pada stage 3 IoT Product Development Bootcamp, sebanyak 100 siswa/25 tim yang lolos dari stage 2 mengikuti <em>training</em> intensif mengenai IoT dan menyusun <em>project</em>. Lalu finalis terbaik di <em>culminating event</em> akan masuk ke <em>stage</em> 4 Job Ready Coding Bootcamp, di mana mereka akan mengikuti pelatihan <em>coding</em> siap kerja dan dilanjutkan dengan <em>career coach</em> dan penempatan kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“SIC adalah solusi yang didesain untuk menjawab persoalan kesenjangan talenta digital yang dibutuhkan oleh industri saat ini. Para peserta akan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Mereka sudah siap diserap oleh industri untuk berkarier di bidang teknologi setelah mereka lulus dari program ini,” kata <strong>William Hendradjaja, Co-founder &amp; Chief of Business Skilvul.   </strong></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Cerita Inspiratif Menjadi Inovator Muda dari Siswa Peserta Samsung Innovation Campus 2022</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/cerita-inspiratif-menjadi-inovator-muda-dari-siswa-peserta-samsung-innovation-campus-2022?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 08:58:43 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Citizenship]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2022]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3eYrHcS</guid>
									<description><![CDATA[Untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam bidang pengembangan Internet of Things (IoT), Samsung menyelenggarakan Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 –]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><span>Untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam bidang pengembangan Internet of Things (IoT), Samsung menyelenggarakan Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022  yang memasuki stage ketiga, yaitu IoT Product Development Bootcamp. Ini adalah kontribusi nyata Samsung untuk ikut serta membantu pemerintah meningkatkan kapasitas siswa dan mengakselerasi transformasi digital di Indonesia. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Teknologi </span>IoT<span> mengalami pertumbuhan yang pesat di Indonesia. Data Kementerian Kominfo</span><a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> p<span>ada 2022, akan terdapat 400 juta perangkat IoT di Indonesia dan akan menjadi 678 juta perangkat pada 2025 yang didorong oleh teknologi 5G. Laporan World Economic Forum<a href="#_ftn2" name="_ftnref2">[2]</a> bertajuk <em>The Future of Jobs Report 2020</em> menyebutkan, sebanyak 9 persen perusahaan pada 2025 sudah memanfaatkan teknologi IoT. Untuk mengantisipasi hal itu, Kominfo dan Kemendikbudristek<a href="#_ftn3" name="_ftnref3">[3]</a> kemudian mendorong peningkatan kapasitas dunia pendidikan SMA dan SMK dalam pemanfaatan TIK yang berfokus pada teknologi IoT, Big Data, Cloud Computing, Video Based Learning, Virtual Reality, dan Augmented Reality.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong>, mengatakan “<span>Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 sejalan dengan upaya pemerintah mendorong peningkatan kapasitas guru dalam bidang TIK dan mencetak siswa Indonesia sebagai generasi muda yang menguasai teknologi digital, mampu menghasilkan solusi nyata untuk berbagai permasalahan di komunitas mereka, dan siap bersaing di industri. Kami berharap pengalaman dan keterampilan yang mereka dapatkan di SIC akan bermanfaat bagi masa depan mereka.”</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>SIC Batch 3 2021</span>/<span>2022 yang memasuki stage IoT Product Development Bootcamp dirancang untuk mendorong kapasitas siswa menjadi IoT Developer yang terampil dan siap diserap oleh industri, melalui kurikulum yang unik dan sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (<em>Link and match</em>). Pada tahap <em>bootcamp</em> ini, para siswa diajarkan beberapa materi, diantaranya; <strong>Foundation &amp; Hardware</strong> (IoT), <strong>Networking &amp; Communication Basics</strong> (Raspberry Pi), <strong>Software &amp; Platform</strong> (MongoDB, PyMongo, UBIDOTS). </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ardika Purna Siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, </strong>mewakili kelompoknya berbagi pengalamannya mengikuti <em>bootcamp</em>. Ardika mengatakan, materi-materi yang diajarkan di <em>bootcamp</em> bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai konsep <em>design thinking</em>, innovation, berpikir kritis, program validation, membuat ide solusi, <em>python course</em>, dan <em>IoT course</em>, yang saling berkaitan dalam menggarap produk IoT.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Produk IoT yang dirancang oleh tim ini adalah <em>smart aquarium</em> yang disebut AQUAThings, dirancang untuk mempermudah mengontrol akuarium ikan hias melalui <em>smartphone</em>. Solusi ini bertumpu pada tiga fitur utama, yaitu IoT pengatur kadar PH air, IoT <em>feeder fish</em>, dan IoT pencahayaan akuarium.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cukup banyak tantangan yang harus mereka hadapi pada fase itu. Diantaranya adalah harus menggunakan bahasa pemrograman yang sama sekali baru dari yang pernah dipelajari, lalu saat merakit dan merangkai komponen perangkat IoT yang terdiri dari sensor-sensor, dan masalah <em>hardware engineering</em>. “Karena produk kami kan berhubungan dengan air, kami sudah sering mengalami konsleting saat perakitan karena sensor-sensornya ada di dalam air sehingga menyebabkan kerugian,” kata Ardika yang bercita-cita menjadi <em>hardware engineer</em> ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ardika berharap SIC periode berikutnya bisa diikuti oleh lebih banyak siswa dan sekolah sehingga lebih banyak yang merasakan manfaat program itu. Melalui SIC Ardika merasa keterampilannya bertambah dan pengertiannya mulai terbuka bahwa <em>hardware engineering</em> ternyata tidak melulu membuat produk macam handphone atau laptop. IoT yang ternyata juga penting karena banyak dibutuhkan orang untuk memecahkan masalah sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>Daffa Eka Sujianto siswa dari SMK Al Huda, Kota Kediri Jawa Timur</strong>, mewakili kelompoknya mengatakan materi yang diajarkan di stage <em>bootcamp</em> adalah materi-materi baru, contohnya seperti cara menjalankan sensor dengan program <em>python</em>, mengirim data sensor ke data IoT, cara menjadikan ide menjadi produk melalui tahap perakitan <em>hardware</em> dan pembuatan program. “Kami senang bisa lolos sampai ke <em>stage</em> ini, karena kami belum pernah diajarkan materi-materi seperti itu, jadinya sangat bermanfaat,” kata Daffa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Desain <em>project</em> IoT tim Daffa adalah kacamata yang dilengkapi sensor <em>ultrasonic</em>, GPS, kamera, dan <em>speaker</em> yang bisa memberikan perintah berbelok kepada tuna netra berdasarkan data dari sensor. Kacamata itu diciptakan untuk membantu tuna netra untuk lebih mudah beraktivitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tantangan yang dihadapi saat mengerjakan project itu terjadi pada tahap merakit <em>hardware</em>. Ternyata ada beberapa <em>hardware</em> yang tidak mendukung atau malah tidak tersedia. Selain itu, ada beberapa sensor yang tidak bisa menangkap sinyal, contohnya sensor GPS, sehingga harus membeli perangkat baru. Meski begitu, Ardika mengakui pelatihan ini banyak manfaatnya terutama dalam hal <em>problem solving</em>, sehingga jika ada masalah, bisa diselesaikan dengan tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Daffa berharap SIC di masa depan bisa menambahkan waktu untuk <em>mentoring</em>. Sebab menurutnya pertemuan dengan mentor itu sangat penting dalam menyelesaikan masalah yang terjadi ketika hendak mewujudkan ide.</p>
<p><span> </span></p>
<p><em>Stage</em> IoT Product Development Bootcamp di SIC<span> Batch 3 – 2021/2022 digelar pada Juni-September 2022. Tahap ini diikuti oleh siswa-siswi yang telah melewati seleksi <em>Stage</em> 2 dengan ide solusi dan nilai terbaik, yakni 100 siswa (25 tim) dari 6 MAN (8 tim) dan 10 SMK (17 tim) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 100 siswa ini disaring dari 1.000 siswa dari 40 SMK dan 30 MAK/MAK/MAP yang berpartisipasi di SIC Batch 3 – 2021/2022. 1.000 siswa ini adalah mereka yang lolos dari <em>logic test</em> dari 3.000 pendaftar. Para peserta dibimbing oleh para mentor berpengalaman dari Skilvul. </span></p>
<p><span> </span><span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <span><a href="https://m.kominfo.go.id/content/detail/38730/siaran-pers-no-444hmkominfo122021-tentang-jawab-tantangan-kependudukan-menkominfo-pengembangan-smart-city-jangkau-dpsp/0/siaran_pers">Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo.go.id)</a></span></p>
<p><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[2]</span></a> <span><a href="https://www.weforum.org/reports/the-future-of-jobs-report-2020/">The Future of Jobs Report 2020 | World Economic Forum (weforum.org)</a></span></p>
<p><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><span>[3]</span></a> <span><a href="https://aptika.kominfo.go.id/2022/05/transformasi-sektor-pendidikan-aptika-sasar-sma-dan-smk-untuk-adopsi-teknologi-digital/">Transformasi Sektor Pendidikan, Aptika Sasar SMA dan SMK untuk Adopsi Teknologi Digital – Ditjen Aptika (kominfo.go.id)</a></span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
