<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>electrodermal activity &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/electrodermal-activity/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>electrodermal activity &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 17:15:10 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Bermitra dengan Alcedis untuk Memajukan Penelitian Klinis Melalui Endpoint Berbasis Perangkat Wearable</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-bermitra-dengan-alcedis-untuk-memajukan-penelitian-klinis-melalui-endpoint-berbasis-perangkat-wearable?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:02:55 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Alcedis]]></category>
		<category><![CDATA[bioelectrical impedance analysis]]></category>
		<category><![CDATA[electrodermal activity]]></category>
		<category><![CDATA[Software as a Medical Device]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4go86jU</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics mengumumkan kemitraan dengan Alcedis, sebuah clinical research organization (CRO) yang mengedepankan pendekatan digital dan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-26556" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/07/09150112/Image-001-Samsung-Bermitra-dengan-Alcedis-untuk-Memajukan-Penelitian-Klinis-Melalui-Endpoint-Berbasis-Perangkat-Wearable-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/07/09150112/Image-001-Samsung-Bermitra-dengan-Alcedis-untuk-Memajukan-Penelitian-Klinis-Melalui-Endpoint-Berbasis-Perangkat-Wearable-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/07/09150112/Image-001-Samsung-Bermitra-dengan-Alcedis-untuk-Memajukan-Penelitian-Klinis-Melalui-Endpoint-Berbasis-Perangkat-Wearable-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/07/09150112/Image-001-Samsung-Bermitra-dengan-Alcedis-untuk-Memajukan-Penelitian-Klinis-Melalui-Endpoint-Berbasis-Perangkat-Wearable-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics mengumumkan kemitraan dengan Alcedis, sebuah <em>clinical research organization</em> (CRO) yang mengedepankan pendekatan digital dan mengkhususkan diri pada uji klinis berbasis data, untuk mengubah data biometrik yang dikumpulkan melalui perangkat <em>wearable</em> menjadi bukti yang bermakna bagi uji klinis di perusahaan farmasi dan berbagai organisasi riset lainnya. Kemitraan ini bertujuan memaksimalkan efisiensi dari sisi biaya maupun waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Teknologi <em>wearable</em> kini menjadi solusi yang mudah diakses dan hemat biaya untuk mengumpulkan data kesehatan secara berkelanjutan dalam kondisi nyata (real-world), sehingga sangat menarik untuk dimanfaatkan dalam penelitian klinis. Namun, banyak program riset masih menghadapi tantangan dalam mengubah sinyal yang dihasilkan perangkat <em>wearable</em> menjadi bukti yang memiliki makna klinis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung mengatasi tantangan tersebut melalui pendekatan terintegrasi yang menggabungkan inovasi terbaru dalam teknologi <em>wearable</em> dengan pengukuran yang telah tervalidasi secara klinis, termasuk <em>bioelectrical impedance analysis</em> (BIA) dan <em>electrodermal activity</em> (EDA), serta fitur <em>Software as a Medical Device</em> (SaMD) seperti deteksi <em>obstructive sleep apnea</em> (OSA) dan <em>atrial fibrillation</em> (AFib). Pendekatan ini juga didukung oleh keahlian Samsung dalam pengembangan biomarker serta infrastruktur teknis untuk penelitian yang dirancang guna mendukung proses pembentukan bukti ilmiah di seluruh tahapan siklus penelitian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Masa depan penelitian klinis akan semakin mengedepankan kolaborasi yang menyatukan teknologi, keahlian ilmiah, dan mitra riset untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kesehatan manusia,” ujar Jongmin Choi, Head of Health R&amp;D Group, Mobile eXperience (MX) Business, Samsung Electronics. “Melalui kolaborasi dengan Alcedis, Samsung membuka peluang baru dalam pengembangan biomarker, inovasi digital endpoint, serta pembentukan bukti ilmiah di sepanjang siklus penelitian.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Platform riset Samsung dimulai dari perangkat dan biosensor canggih yang terdapat pada Galaxy Watch, yang memungkinkan pengumpulan data fisiologis secara berkelanjutan di lingkungan nyata dari pengguna yang telah memberikan persetujuan. Dengan teknologi <em>wearable</em> terdepan di industri serta pendekatan kolaboratif dalam mengembangkan metodologi pengukuran yang menjadi dasar bagi biomarker digital dan digital endpoint yang bermakna secara ilmiah, platform riset Samsung memungkinkan proses persiapan studi dilakukan lebih cepat. Platform ini juga memberikan kendali yang lebih rinci terhadap biosensor serta akses ke wawasan pada tingkat peserta maupun perangkat, termasuk data biosensor yang sesuai dengan kebutuhan studi dan protokol penelitian yang telah ditetapkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring layanan kesehatan beralih menuju model perawatan dan penelitian yang semakin terhubung serta berbasis data, Samsung membantu menjembatani kesenjangan antara pemantauan kesehatan sehari-hari dan penemuan ilmiah. Langkah ini membuka era baru dalam pembentukan bukti ilmiah yang membawa para peneliti lebih dekat pada wawasan dari kondisi nyata serta membantu mempercepat inovasi di seluruh ekosistem layanan kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Masa depan penelitian klinis bergantung pada kemampuan kita untuk mengumpulkan data kesehatan yang bermakna di luar lingkungan klinis tradisional,” ujar Hanno Härtlein, CEO Alcedis. “Kolaborasi kami dengan Samsung menyatukan keunggulan yang saling melengkapi serta infrastruktur yang dapat dikembangkan dalam skala besar untuk mendorong pengembangan endpoint dan biomarker, mempercepat pembentukan bukti ilmiah, serta mendukung terciptanya inovasi layanan kesehatan yang lebih berpusat pada pasien. Dalam kolaborasi ini, Alcedis akan memimpin pelaksanaan studi dan keterlibatan peserta penelitian, sementara Samsung akan menyediakan teknologi <em>wearable</em> canggih dan infrastruktur risetnya untuk mendukung pembentukan bukti ilmiah.”</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
