<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Galaxy Movie Studio &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/galaxy-movie-studio/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Galaxy Movie Studio &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2022</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 09:23:26 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Angga Dwimas Sasongko Kupas Tuntas Filmmaking dengan Smartphone di Galaxy Masterclass</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/angga-dwimas-sasongko-kupas-tuntas-filmmaking-dengan-smartphone-di-galaxy-masterclass?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 26 Apr 2022 11:28:51 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Flagship]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Movie Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S Series]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S22 Ultra]]></category>
		<category><![CDATA[GMS 2022]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3ERZehy</guid>
									<description><![CDATA[Galaxy Movie Studio 2022, program Samsung Electronics Indonesia (SEIN) yang mewadahi kreativitas sineas muda Tanah Air, terus berkembang untuk mendukung lebih]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Galaxy Movie Studio 2022, program Samsung Electronics Indonesia (SEIN) yang mewadahi kreativitas sineas muda Tanah Air, terus berkembang untuk mendukung lebih banyak insan kreatif dalam berkarya. Pada tahun ini, Galaxy Movie Studio dilengkapi dengan inisiatif terbaru yaitu Galaxy Masterclass. Sebuah workshop yang bekerja sama dengan Angga Dwimas Sasongko dengan memberikan mentoring cara membuat film yang baik dari mulai proses <em>pre-production</em> hingga <em>post production</em>. Mentoring ini sendiri diberikan secara khusus untuk Serangkai Films sebagai pemenang kategori Director’s Choice pada kompetisi film pendek Galaxy Movie Studio 2022. Dan hari ini juga pengumpulan <em>voting</em> untuk pemenang kategori People’s Choice di media sosial Samsung Indonesia telah selesai, pemenang kategori ini adalah <strong>K3 Film Space</strong> dengan film pendek berjudul <span><a href="https://youtu.be/HmyQ5l7IpN0"><em>The Imagination</em></a></span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-4144 size-large" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/27213028/Pemenang-Kompetisi-Film-Pendek-GMS-2022-Serangkai-Films-Mencoba-Fitur-Pro-Video-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G-1024x744.jpg" alt="" width="1024" height="744" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Samsung senang dapat kembali bekerja sama dengan Angga Dwimas Sasongko pada Galaxy Masterclass dalam upaya kami mengembangkan Galaxy Movie Studio yang kami hadirkan kembali tahun ini. Kami harap, Galaxy Masterclass dapat mengasah ilmu dan keterampilan para sineas muda di Serangkai Films untuk dapat mendorong mereka mengoptimalkan kreativitas lebih jauh dalam menghasilkan karya-karya berkualitas. Selain itu dengan pengalaman Angga membuat film pendek Konfabulasi Galaxy Movie Studio tahun lalu dengan Galaxy S21 Ultra, dapat berbagi kepada para sineas muda bagaimana mereka dapat memaksimalkan <em>device </em>Samsung dengan berbagai fitur yang menarik untuk membuat film pendek dengan kualitas profesional. Dan tahun ini Galaxy S22 Ultra kembali mendukung Galaxy Movie Studio dengan perbaruan fitur-fitur yang lebih baik lagi seperti salah satunya kemampuan <strong>Nightography</strong> yang mampu mendukung komunitas terpilih Serangkai Film, membuat film pendek mereka dengan hasil yang <em>beyond expectation</em>,” ujar <strong>Andi Airin, Head of MX Marketing Samsung Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya mengucapkan selamat kepada Serangkai Films yang berhasil menjadi pemenang kategori Director’s Choice pada Galaxy Movie Studio 2022. Saya melihat karya Serangkai Films memiliki keunggulan secara teknis, mulai dari segi <em>productions design</em> hingga sinematografinya. Karya mereka yang berjudul <em>Soulmate is a Strange Concept</em> juga membawa cerita yang unik dan memiliki potensi lebih untuk dikembangkan lebih lanjut. Saya pun senang bisa <em>sharing </em>dan bertukar pikiran dengan para sineas muda berbakat ini dalam kesempatan yang diberikan pada Galaxy Masterclass,” ujar <strong>Angga Dwimas Sasongko</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lantas, apa saja <em>insight</em> yang dibagikan Angga Dwimas Sasongko dalam Galaxy Master Class? Simak penjelasannya berikut ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Menyiapkan <em>pre-production</em> yang matang dengan <em>storytelling</em> yang meyakinkan</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Angga, <em>storytelling</em> merupakan hal yang paling krusial dalam membuat film karena esensi dari film itu sendiri adalah menceritakan kisah dengan baik kepada penonton. Maka dari itu, para sineas harus mampu membuat cerita yang dapat dipercaya oleh orang sehingga karya yang dibuat bisa dinikmati seutuhnya. Untuk membuat <em>storytelling</em> dalam film yang mengalir, Angga menekankan untuk berangkat dari sebuah ide atau gagasan yang kuat dan bisa dikembangkan bersama-sama untuk kemudian dituangkan ke dalam penulisan karakter yang matang lalu penyusunan plot cerita yang ideal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dalam proses membuat <em>storytelling</em>, penting bagi para sineas untuk memahami <em>foundation of creation</em>, yaitu bagaimana ide dibangun, dibentuk, di-<em>challenge</em>, untuk kemudian dipertahankan dan dituangkan ke penulisan yang lebih detail. <em>Don’t married to idea</em>, karena kita sebagai kreator harus punya keterbukaan untuk ide-ide kita mendapat <em>challenge</em> dari orang lain karena dari situ kita bisa menemukan cerita yang lebih matang. Seperti di Galaxy Movie Studio ini, salah satu challenge nya adalah memaksimalkan semua kemapuan fitur <em>smartphone</em> hingga kemampuan <strong>Nightography</strong>, harus bisa mengawinkan konsep itu dengan cerita yang akan mereka buat. Pastikan kita menulis karakter terlebih dahulu sebelum plot dan dialog, karena karakter menentukan seberapa hidup dan meyakinkan cerita yang kita bawa ke penonton,” ujar Angga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Kuasai set dan <em>tools</em> yang dimiliki untuk proses <em>production</em> yang lebih maksimal</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Angga mengatakan bahwa cerita yang dibawa menentukan proses produksi, mulai dari penempatan kamera, <em>blocking</em> dari karakter, dan lainnya. Angga pun menekankan pada pentingnya penempatan kamera, karena hal tersebut jadi yang paling menentukan dalam menceritakan kisah di dalam film sebagai satu kesatuan yang utuh. Karena produksi film ditentukan oleh cerita yang dibawa, standar akan idealnya perlengkapan <em>shooting</em> pun bisa bermacam-macam, dan hal ini perlu dipahami oleh para sineas untuk bisa beradaptasi dengan berbagai properti dalam berkarya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ketika ingin membuat karya profesional, kita perlu <em>tools</em> yang bisa support hal tersebut. Dengan teknologi yang semakin canggih, kita bisa hanya pakai <em>smartphone</em> tanpa bantuan alat apa-apa saat <em>shooting</em>. Dalam hal ini, Galaxy S22 Ultra 5G dapat memberi peluang bagi para sineas untuk lebih kreatif dalam menentukan <em>angle</em> dan <em>scene</em> dari film yang dibuatnya. Hal ini tentunya berkat kemampuan perekaman hingga <strong>8K</strong> dengan dukungan format gambar <strong>HDR10+</strong>, lengkap dengan teknologi terdepan seperti <strong>Cinematic Camera Movement</strong> hingga <strong>Nightography</strong>,” kata Angga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Angga menambahkan, bentuk Galaxy S22 Ultra 5G yang <em>compact </em>memungkinkan para sineas untuk <em>explore</em> berbagai <em>shot</em> atau pengambilan gambar dengan lebih mudah, bahkan dengan <em>angle</em> dan penempatan kamera yang kompleks dan berani sekalipun. Hal ini menurutnya bisa menambah keseruan dalam pengalaman menonton. Angga pun sangat suka dengan fitur <strong>Nightography</strong> yang dapat membantunya dalam mengeksekusi adegan di lokasi-lokasi yang minim cahaya dengan maksimal, membuat hasil rekaman yang dramatis dan <em>cinematic</em>. <strong>Mode Pro</strong> pada Galaxy S22 Ultra 5G juga betul-betul memberikan lebih banyak opsi dan pengaturan untuk mendukung kreativitas, hingga <strong>Cinematic Camera movement </strong>yang menghasilkan bidikan yang lebih stabil bahkan saat keadaan <em>low-light</em>. Menurutnya, Galaxy S22 Ultra 5G memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk berkreasi dengan fitur-fitur yang dapat dimaksimalkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam menjelaskan proses produksi film, Angga turut ditemani oleh <strong>Arnand Pratikto,</strong> <strong>Director of Photography untuk film Ben &amp; Jody</strong>. Menurut Arnand, salah satu aspek penting dalam <em>shooting</em> adalah bagaimana menempatkan karakter dalam ruang yang digunakan, mulai dari <em>blocking</em> terhadap sudut lensa hingga berapa jarak antara kamera dan karakter. Dari situ, penguasaan set dan <em>ambience</em> yang ada di lokasi juga menjadi penting, karena hal tersebut dapat memudahkan penempatan karakter, <em>framing</em>, hingga pemanfaatan natural <em>lighting</em> untuk hasil <em>shooting</em> yang lebih maksimal. Dan <em>smartphone</em> sebagai alat perekam akan semakin memudahkan <em>blocking</em> karena tidak memerlukan tempat yang luas, dengan mudah dapat meletakkan <em>smartphone</em> disudut manapun bahkan bisa menempelkannya di dinding.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Mengerjakan “sihir” pada film di dalam proses<em> post-production</em></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain ditemani oleh Arnand Pratikto yang menerangkan elemen di dalam proses <em>shooting</em>, Angga juga turut didampingi oleh <strong>Tedjo Teguh Raharjo, Editor untuk film Wiro Sableng dan Filosofi Kopi</strong>, yang menjelaskan bagian<em> post-production</em>. Dalam hal ini, Tedjo mengatakan bahwa editor merupakan tulang punggung dari proses <em>post-production</em> karena editor lah yang menentukan susunan gambar hingga penggunaan <em>tone</em> yang sesuai. Maka dari itu, untuk membuat “sihir” editor bisa bekerja dalam “menyulap” hasil film, editor harus bisa membaca visi dari sutradara dan memahami <em>script</em> yang digunakan sehingga bisa memperkuat pesan yang ingin disampaikan melalui visual yang ditampilkan. Dan bagi para sineas muda, proses <em>editing</em> sudah lebih dimudahkan lagi, contohnya di <em>smartphone</em> Samsung ini bisa langsung melakukan<em> editing</em> dengan bantuan aplikasi <strong>Adobe Premiere Pro </strong>untuk proses pengeditan yang lebih simpel. Dengan kemampuan mengenali <em>device</em> yang ada di tangan para sineas muda dapat memiliki rencana yang lebih baik untuk hasil akhir diinginkan setelah proses pengeditan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Buat video sekelas film profesional versi kamu sekarang!</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbekal berbagai <em>insight</em> yang dibagikan Angga Dwimas Sasongko, Arnand Pratikto, dan Tedjo Teguh Raharjo dalam Galaxy Masterclass, ini saatnya bagi kamu untuk menerapkan ilmu tersebut dan mulai membuat video sekelas film profesional versi kamu sendiri menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G. Apalagi, Samsung masih menyelenggarakan acara Consumer Launch yang berlangsung di Summarecon Mall Serpong (20–24 April), Central Park Jakarta (20–24 April), Paskal 23 Bandung (18–22 Mei), Pondok Indah Mall 2 (25–29 Mei) di mana kamu bisa mendapatkan berbagai penawaran menarik senilai hingga Rp3.600.000.-</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Samsung Galaxy S22 Ultra 5G, kunjungi <span><a href="http://www.samsung.com/id">www.samsung.com/id</a></span>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Bikin Webseries dengan Modal Smartphone? Sutradara Ini Bagikan Tipsnya</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/bikin-webseries-dengan-modal-smartphone-sutradara-ini-bagikan-tipsnya?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 10:30:20 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[#withGalaxy]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Movie Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S22 Ultra]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S22+]]></category>
		<category><![CDATA[GMS 2022]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3KHrxBn</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Indonesia melalui Galaxy Movie Studio 2022 telah merilis episode pertama web series berjudul “My New Rules of Journey” yang dapat]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Indonesia melalui Galaxy Movie Studio 2022 telah merilis episode pertama <em>web series</em> berjudul “My New Rules of Journey” yang dapat disaksikan di Vidio dan <em>channel</em> YouTube resmi Samsung Indonesia. Dengan proses pengambilan gambar yang sepenuhnya dibuat dengan Galaxy S22 Ultra 5G, <em>web series</em> yang akan hadir dalam 4 episode tersebut mampu membuktikan bahwa <em>smartphone</em> dapat menghasilkan movie-like video dengan kualitas <em>beyond the standard</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Setelah tahun lalu hadir dengan film pendek berjudul Konfabulasi, kini Galaxy Movie Studio hadir kembali dalam sebuah web series My New Rules of Journey yang melalui proses shooting yang lebih panjang dan menantang karena dilakukan di alam. Web series yang diperangkati Galaxy S22 Series 5G dengan kamera pro grade hingga kemampuan nightography terbaik telah  menetapkan sinematografi <em>smartphone</em> di level tertinggi di kelas flagship. Dan kamu berharap melalui webseries ini dapat terus menginspirasi tiap orang untuk membuat video sekelas film profesional,” ujar <strong>Andi Airin, Head of MX Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghadirkan cerita yang menyentuh, peran sutradara menjadi penting. Maka dari itu, <strong>Andri Cung</strong> yang telah meraih nominasi di berbagai ajang perfilman bergengsi dipilih untuk menjadi sutradara “My New Rules of Journey”. Bagi Andri, terlibat di “My New Rules of Journey” menjadi pengalaman baru yang dimaksimalkannya untuk menjadikan web series ini sebagai karya yang unik, beda, dan berkualitas. Dan harapan nya dapat memberikan semangat bagi para sineas muda bahwa mereka bisa mulai membuat video <em>beyond standard</em> dengan dukungan sebuah <em>smartphone</em> bahkan untuk tayangan streaming berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ide utama di balik cerita <em>web series</em> ini adalah <em>discovery</em>. Kita belajar bahwa di setiap <em>journey</em> kita bisa belajar hal baru, dan ini yang saya temukan saat membuat My New Rules of Journey dengan Galaxy S22 Ultra 5G. Perangkat ini memberi saya banyak peluang untuk lebih kreatif dalam menentukan <em>angle</em> dan <em>scene</em> karena bentuknya <em>compact</em>, ringan, juga fleksibel. Apalagi, teknologi seperti Cinematic Camera Movement, Auto Framerate hingga Nightography membuat saya bisa menangkap alam Sumba secantik aslinya. Jadi, Galaxy S22 Ultra 5G ini memberikan <em>balance</em> antara <em>quality</em> sama <em>efficiency</em>,” tutur Andri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Andri pun memberikan tips dan trik bagi para sineas dan <em>filmmaker</em> untuk mendapatkan <em>scene</em> yang <em>epic</em> menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G. Berikut penjelasannya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Maksimalkan Cinematic Camera Movement untuk Rekam Adegan Bergerak</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu tantangan Andri dalam membuat <em>web series</em> ini adalah latarnya yang di alam. Jadi, Andri perlu banyak merekam dengan kondisi bergerak, mulai dari mengikuti para pemain yang berjalan menjelajahi Sumba, mengikuti para pemain berlarian bersama anak-anak di kampung adat, hingga merekam saat berada di dalam mobil. Meski begitu, Andri tidak khawatir rekamannya akan menjadi <em>shaky</em> karena Galaxy S22 Ultra 5G memiliki teknologi Cinematic Camera Movement, jadi tiap rekaman yang dihasilkan <em>smooth</em>, stabil, dan minim getaran. Cinematic Camera Movement ini pun menurut Andri perlu dimaksimalkan untuk membuat <em>scene</em> yang lebih hidup dan dinamis di dalam karya yang dibuat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-4018" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160702/Galaxy-S22-Ultra-5G.png" alt="" width="2855" height="892" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160702/Galaxy-S22-Ultra-5G.png 2855w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160702/Galaxy-S22-Ultra-5G-1000x312.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160702/Galaxy-S22-Ultra-5G-768x240.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160702/Galaxy-S22-Ultra-5G-1024x320.png 1024w" sizes="(max-width: 2855px) 100vw, 2855px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Tetap <em>Pede Shooting</em> di Bawah Sinar Matahari dengan Auto Framerate</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tantangan lainnya dari alam Sumba yang dihadapi Andri adalah mataharinya yang cukup terik di mana hal tersebut berpotensi membuat hasil rekaman menjadi <em>overexposure</em>. Namun, Galaxy S22 Ultra 5G punya Auto Framerate untuk mendapatkan tingkat kecerahan yang sesuai ketika merekam, termasuk saat di bawah terik matahari. Dalam hal ini, Auto Framerate mampu menyesuaikan <em>fps</em> dan <em>shutter speed</em> terhadap kondisi cahaya untuk mendapatkan tingkat kecerahan dan detail yang lebih baik, sehingga bisa mengabadikan alam Sumba yang terbuka, mulai dari Bukit Tenau hingga Pantai Walakiri, dengan begitu <em>epic</em>.<span style="text-decoration: line-through;"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-4019" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160746/BTS-Web-Series-My-New-Rules-of-Journey-menggunakan-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G.png" alt="" width="1440" height="900" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160746/BTS-Web-Series-My-New-Rules-of-Journey-menggunakan-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G.png 1440w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160746/BTS-Web-Series-My-New-Rules-of-Journey-menggunakan-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G-901x563.png 901w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160746/BTS-Web-Series-My-New-Rules-of-Journey-menggunakan-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G-768x480.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14160746/BTS-Web-Series-My-New-Rules-of-Journey-menggunakan-Samsung-Galaxy-S22-Ultra-5G-1024x640.png 1024w" sizes="(max-width: 1440px) 100vw, 1440px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Maksimalkan Pencahayaan Alami di Malam Hari dengan Nightography</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain alam, waktu juga menjadi tantangan bagi Andri. “<em>Golden hour</em> itu waktunya sangat pendek sekali karena hanya dalam hitungan menit, momennya bisa hilang,” ucap Andri menceritakan pengalamannya saat mengabadikan momen senja di Sumba. Untungnya, keberadaan Nightography membantu Andri untuk <em>capture sunset</em> dengan penampilan seindah aslinya dan dengan waktu yang efisien juga. Fitur Nightography ini pun disebut Andri bisa memungkinkan para filmmaker untuk lebih memaksimalkan pencahayaan alami di lingkungan sekitar, khususnya saat keadaan minim cahaya atau <em>low light</em>.<span style="text-decoration: line-through;"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-4020" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161217/Galaxy-S22-Ultra-5G-2.png" alt="" width="2866" height="888" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161217/Galaxy-S22-Ultra-5G-2.png 2866w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161217/Galaxy-S22-Ultra-5G-2-1000x310.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161217/Galaxy-S22-Ultra-5G-2-768x238.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161217/Galaxy-S22-Ultra-5G-2-1024x317.png 1024w" sizes="(max-width: 2866px) 100vw, 2866px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Jadikan Proses <em>Shooting</em> Seefisien Mungkin dengan Baterai dan Layar yang <em>Epic</em></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keterbatasan waktu yang dimiliki Andri membuatnya harus <em>shooting</em> dari pagi sampai malam. Namun, Andri bisa tetap tenang merekam karena <em>all-day battery</em> dari Galaxy S22 Ultra 5G yang awet membuat proses <em>shooting</em> tidak terhambat akan keperluan untuk mengecas perangkat berkali-kali. Semua tantangan yang dilaluinya pun dibayar tuntas ketika ia melihat hasil rekaman selama di Sumba. Pasalnya, Galaxy S22 Ultra hadir dengan layar Dynamic AMOLED 2X yang telah mendukung format HDR10+, jadi dia bisa melihat hasil rekaman dengan kualitas terbaik, lengkap dengan detail yang nyata dan warna yang kaya. Baterai dan layar kelas <em>flagship</em> ini pun membuat proses <em>shooting</em> jadi lebih efisien karena dia bisa merekam dan mengevaluasi hasil rekaman dalam satu perangkat tanpa risau baterai akan cepat habis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-4021" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161258/Filmed-withGalaxy-S22-Ultra-5G-3.png" alt="" width="1440" height="900" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161258/Filmed-withGalaxy-S22-Ultra-5G-3.png 1440w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161258/Filmed-withGalaxy-S22-Ultra-5G-3-901x563.png 901w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161258/Filmed-withGalaxy-S22-Ultra-5G-3-768x480.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/04/14161258/Filmed-withGalaxy-S22-Ultra-5G-3-1024x640.png 1024w" sizes="(max-width: 1440px) 100vw, 1440px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Pakai Mode Pro supaya Lebih Leluasa dalam Merekam</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama <em>shooting</em> di Sumba, Andri menggunakan Mode Pro untuk merekam, dan menurutnya ini juga menjadi salah satu pilihan yang bisa diterapkan. Pasalnya, dengan Mode Pro, kita bisa memiliki keleluasaan lebih dalam mengatur ISO, <em>shutter speed,</em> hingga <em>white balance</em>. Terlebih, Mode Pro di Galaxy S22 Ultra juga bisa mengatur <em>mic</em> mana yang akan digunakan untuk menangkap suara, jadi suara yang dihasilkan bisa lebih <em>immersive</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Buat video sekelas film profesional versi kamu sekarang dengan Galaxy S22 Ultra</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mulai terapkan tips dan trik dari Andri Cung dan buat video sekelas film profesional versi kamu sendiri menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G. Secara khusus, Samsung juga menantang lima komunitas film terseleksi, yaitu Kalap Sinema, Komunitas Film Jakarta, Kinovia, Serangkai Films, dan K3 Film Space, untuk menghasilkan karya terbaiknya dalam kompetisi film pendek dari Galaxy Movie Studio 2022. Pemenang dari kompetisi film pendek ini akan dimentori oleh Angga Dwimas Sasongko sebelum membuat ulang karya terpilihnya yang sepenuhnya direkam menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Ikuti Proses Kompetisi Film Pendek Galaxy Movie Studio 2022 dengan <em>Vote</em> Film Pendek Favorit Kamu</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemenang kompetisi film pendek Galaxy Movie Studio 2022 akan terpilih menjadi 2 kategori yaitu Director’s Choice dan People’s Choice. Agar para penikmat film pendek dan para <em>Galaxy user</em> bisa turut merasakan keseruan acara ini dan ikut berpartisipasi memberikan semangat kepada para sineas muda, masyarakat luas dapat terlibat secara langsung dalam pemilihan kategori People’s Choice melalui proses <em>voting</em> di media sosial <span><a href="https://twitter.com/samsungID/status/1514218806003974150?s=20&amp;t=R8BV0Ow-_EkJuDQbBKrBzw">Twitter Samsung Indonesia</a></span> mulai dari tanggal 13 sampai 20 April 2022.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Galaxy Movie Studio 2022 Hadirkan Web Series dan Kompetisi Film Pendek untuk Sineas Muda</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/galaxy-movie-studio-2022-hadirkan-web-series-dan-kompetisi-film-pendek-untuk-sineas-muda?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 12:18:42 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Flagship]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Movie Studio]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S22 Ultra 5G]]></category>
		<category><![CDATA[GMS 2022]]></category>
		<category><![CDATA[S Pen]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3J5mDN1</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Indonesia tahun ini kembali menghadirkan inisiatif Galaxy Movie Studio sebagai wadah bagi para sineas lokal untuk mendobrak batas dalam]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Indonesia tahun ini kembali menghadirkan inisiatif Galaxy Movie Studio sebagai wadah bagi para sineas lokal untuk mendobrak batas dalam membuat karya secara profesional bahkan dengan sebuah smartphone yang mampu menghasilkan <em>movie-like video</em>. Kali ini, Galaxy Movie Studio 2022 akan membuka kompetisi bagi komunitas film yang terdiri dari para sineas muda Indonesia yang nantinya akn ditemukan satu pemenang untuk membuat film pendek yang dibuat dengan Galaxy S22 Ultra 5G. Namun sebelum membuka kompetisi ini, Galaxy Movie Studio 2022 akan membuka rangkaian dengan menghadirkan sebuah <em>web series</em> sebanyak 4 episode berjudul <em>“My New Rules of Journey” </em>yang semuanya direkam menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G.</p>
<p>“Sejak 2019, Samsung, melalui Galaxy Movie Studio, telah membuka kesempatan yang lebih luas bagi para sineas lokal untuk memperkaya kemampuannya dalam menciptakan <em>movie-like video </em>bermodalkan <em>smartphone</em>. Di tahun 2022 ini, kami melanjutkan dukungan kami ke para sineas muda dengan inovasi terbaru kami Galaxy S22 Ultra 5G. Dengan fitur-fitur yang semakin ditingkatkan mampu menghadirkan bukan hanya satu, namun 4 episode <em>web series </em>berjudul “<em>my new rules of journey</em>” yang direkam keseluruhan nya dengan Galaxy S22 Ultra 5G dan dapat dinikmati masyarakat Indonesia melaui platform Vidio. Dengan Galaxy S22 Series 5G sebagai <em>smartphone</em> yang memiliki kamera terbaik di kelas <em>flagship</em>, kami ingin Galaxy Movie Studio 2022 juga dapat memberikan inspirasi cara baru membuat video atau <em>short movie</em> dengan kualitas sangat baik untuk semua orang dan sineas muda khususnya,” ujar <strong>Andi Airin, Head of MX Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“<em>Web series</em> telah menjadi pilihan konten yang sedang tren dan begitu digemari di Vidio. Maka dari itu, kolaborasi dengan Samsung di Galaxy Movie Studio 2022 memberikan antusiasme tersendiri bagi Vidio untuk menghadirkan lebih banyak <em>web series</em> berkualitas. <em>My New Rules of Journey</em> pun menjadi wujud inovasi konten dari Vidio dalam memberikan portofolio yang lebih luas, tidak hanya dari segi cerita, tapi juga dari produksinya di mana ini semua menggunakan sebuah smartphone yaitu Galaxy S22 Ultra 5G. Ini menjadi terobosan untuk menunjukkan kemungkinan yang lebih luas akan tayangan yang bisa diciptakan para penggiat industri. Kerja sama ini pun sejalan dengan komitmen Vidio sebagai wadah yang begitu terbuka bagi para sineas lokal untuk berkarya, sehingga Vidio bersama para partner dapat bersama-sama memajukan industri perfilman Indonesia,” tutur <strong>Eva Stephanie Kurnia, SVP Content Vidio</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Cerita di Balik Pembuatan <em>“My New Rules of Journey”</em> dari Sutradara</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“My New Rules of Journey”</em> merupakan<em> web series</em> bergenre <em>travel documentary</em>. Di sini, penonton akan diajak untuk menjelajahi keindahan alam dari Sumba, mulai dari Bukit Tenau, Air Terjun Tanggedu, Pantai Walakiri, hingga pemukiman lokal yang autentik. Dari perjalanan itu pula lah, para karakter di dalam <em>web series</em> tersebut akan melalui proses <em>discover, connect, </em>dan <em>experience</em> yang luar biasa berkat <em>unexpected joy </em>di tiap-tiap lokasi, menuntun mereka pada <em>self-discovery </em>akan <em>new rules</em> dalam berpetualang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghadirkan cerita yang benar-benar menyentuh hati penonton, Samsung menggandeng Andri Cung sebagai sutradara dalam <em>web series</em> ini. Andri sendiri telah mendapat nominasi di berbagai ajang penghargaan bergengsi, mulai dari Piala Citra hingga Vancouver International Film Festival. Bagi Andri, Galaxy S22 Ultra 5G benar-benar menjadi perangkat yang mampu membuktikan bahwa smartphone dapat menghasilkan konten dengan kualitas yang tidak kalah dengan kamera profesional, bahkan dengan kualitas <em>beyond the standard</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Cinematic Camera Movement Galaxy S22 Ultra 5G menghasilkan rekaman yang begitu <em>smooth</em> dan minim getaran, jadi saya bisa mengikuti pergerakan karakter maupun merekam sambil bergerak dengan begitu stabil. Dengan Auto Framerate, saya selalu bisa mendapatkan tingkat kecerahan yang pas ketika merekam, termasuk saat di bawah terik matahari. Lalu, kemampuan Nightography memastikan hasil rekaman begitu <em>vivid</em> dan terang di kondisi <em>low light</em>. Saya pun bisa merekam dengan format HDR10+ dan melihatnya dengan kualitas terbaik seutuhnya di layar Dynamic AMOLED 2X. Ini benar-benar pengalaman baru yang saya maksimalkan untuk menjadikan <em>“My New Rules of Journey”</em> sebagai karya yang unik, beda, dan berkualitas dan mampu mendefinisikan standar baru akan <em>web series </em>di Indonesia,” tutur Andri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Secara keseluruhan, Galaxy S22 Ultra 5G memberikan cara baru bagi saya dan tim dalam membuat tayangan yang profesional. Pasalnya, proses <em>shooting</em> menjadi lebih fleksibel tanpa harus membawa banyak alat tambahan, apalagi baterainya bisa tahan lebih dari sehari. Ini sangat memudahkan kami dalam merekam tiap adegan karena kami harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Saya pun ingin kepraktisan ini bisa dirasakan oleh banyak sineas dan <em>filmmaker</em> lokal untuk memaksimalkan sebuah <em>smartphone</em> dalam membuat karya yang sama <em>epic</em>-nya dengan kamera profesional. Dengan begitu, saya harap <em>web series</em> ini dapat menjadi inspirasi bagi para pencinta film di Indonesia akan lahirnya lebih banyak lagi karya-karya luar biasa yang mampu mendorong kualitas industri perfilman Tanah Air,” ujar Andri menambahkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/MAUnpESExGE?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Kesan Para Pemeran dan Galaxy S22 Series 5G sebagai<em> Travel Companion</em> Mereka</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Web series “My New Rules of Journey”</em> dibintangi oleh Sheila Dara, Jihane Almira, dan Fero Walandouw. Ketiganya memerankan karakter dengan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Bagaimana cerita mereka selama terlibat di <em>web series “My New Rules of Journey”</em> ini?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pengalaman <em>shooting</em> di Sumba seru <em>banget</em> karena pemandangan alamnya yang cantik dan pengalaman baru dimana kita shooting dengan smartphone yang bikin shooting terasa lebih simpel dan dinamis. Dan bukan hanya buat shooting, Galaxy S22 5G saya juga saya pakai buat capture foto dan video disela shooting. Foto dan video yang di capture baik di teriknya sumba atau pun malam hari, hasilnya sangat tajam. berkat <em>pro-grade camera</em>-nya yang memang andalan <em>banget</em>. Desainnya dengan warna <em>green</em> yang aku pakai sekarang, <em>stylish</em> banget untuk aku <em>cocokin</em> dengan <em>outfit</em> selama di Sumba.,” kata Sheila.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lalu, bagi Jihane, terlibat di <em>web series</em> ini merupakan pengalaman yang menyenangkan karena bisa ikut menunjukkan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. “Bisa terhubung dengan masyarakat lokal di Sumba merupakan pengalaman yang tidak tergantikan. Momen aku belajar banyak hal baru di sana pun terekam sempurna dengan Galaxy S22+ 5G, baik itu dengan foto berformat RAW yang bisa diedit dengan begitu leluasa langsung ke LightRoom melalui aplikasi Expert RAW maupun dengan Food Mode untuk menangkap kuliner Sumba yang begitu khas. Desainnya premium, apalagi warna Phantom White yang aku pakai sekarang, bikin aku makin percaya diri dengan OOTD saya selama di Sumba,” ucap Jihane.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak ketinggalan, Fero juga membagikan pengalamannya. “Ini pengalaman pertama saya shooting pakai smartphone yang kualitas kameranya sudah layak untuk bikin movie-like video. Dan bangga sekali rasanya menjadi bagian dari <em>web series</em> ini, sekaligus bikin aku terinspirasi untuk terus berkarya kapanpun dan dimanapun dan semoga bisa menginspirasi temen-teman sineas muda untuk berani mulai bikin film mereka pakai smartphone, <em>why not!</em>. Selama <em>shooting</em>, aku memaksimalkan fitur kamera di Galaxy S22 Ultra 5G seperti Director’s View dan Auto Framing untuk menangkap keindahan alam Sumba. Aku pun bisa <em>multitasking</em> dengan nyaman berkat S Pen dan prosesor yang <em>powerful</em> agar tetap produktif di sela-sela proses <em>shooting</em>. Desainnya mewah banget dan warna Burgundy-nya unik, cocok <em>banget</em> sama kepribadian aku yang kekinian,” kata Fero.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Web series “My New Rules of Journey”</em> sudah bisa ditonton secara eksklusif di <em>channel</em> <span><a href="https://youtu.be/lOU65qUb3Sw">YouTube</a></span> resmi Samsung Indonesia pada tanggal 4 April 2022 dan di <span><a href="https://www.vidio.com/watch/6111611-eps-1-appreciation">Vidio</a></span> mulai dari tanggal 3 April</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/278IkcZPkDM?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Kompetisi Galaxy Movie Studio 2022 Tantang Lima Komunitas, Dinilai Angga Dwimas Sasongko</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya merilis <em>web series “My New Rules of Journey”</em>, rangkaian Galaxy Movie Studio 2022 juga akan berlanjut dengan kegiatan kompetisi komunitas film terpilih yang akan berpartisipasi dalam kompetisi film pendek, yaitu Kalap Sinema, Komunitas Film Jakarta, Kinovia, Serangkai Films, dan K3 Film Space. Kelimanya ditantang untuk membuat film pendek sesuai dengan ciri khasnya masing-masing, di mana pemenangnya akan dinilai langsung oleh Angga Dwimas Sasongko dan masyarakat umum melalui media sosial Samsung Indonesia. Pemenang dari kompetisi film pendek ini akan dimentori oleh Angga Dwimas Sasongko sebelum membuat ulang karya terpilihnya yang sepenuhnya direkam menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
