<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Gen Z &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/gen-z/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Gen Z &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2023</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 11:58:19 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Pelatihan Design Thinking Samsung Dorong Siswa Gali Solusi Masalah Sosial</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/pelatihan-design-thinking-samsung-dorong-siswa-gali-solusi-masalah-sosial?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 10:32:11 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[SSFT]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainability]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3O3SKkC</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Generasi digital native Gen Z secara umum dikenal dengan idealismenya. Mereka dikenal memiliki perhatian yang besar pada isu-isu perubahan iklim,]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-8765 size-large" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-1024x683.jpg" alt="" width="1024" height="683" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-1024x683.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/07/21104002/Photo-1-Design-Thinking-dan-Mentoring-Program-SSFT-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Generasi digital native <a href="https://www.mckinsey.com/featured-insights/mckinsey-explainers/what-is-gen-z">Gen Z</a> secara umum dikenal dengan idealismenya. Mereka dikenal memiliki perhatian yang besar pada isu-isu perubahan iklim, membangun kesetaraan, dan penciptaan lebih banyak peluang bagi orang dari berbagai latar belakang serta perhatian pada praktik keberlanjutan (<em>sustainability</em>).</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Enam dari 10 Gen Z<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> mengatakan sudah melakukan berbagai tindakan aktif untuk meminimalkan dampak mereka terhadap lingkungan. Survei lain<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> menemukan pentingnya pendidikan bagi 65 persen Gen Z dan mereka menghargai adanya akses yang setara bagi siapapun kepada pendidikan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Untuk itu Samsung menyelenggarakan Samsung Solve for Tomorrow (SSFT),  sebagai komitmen untuk memajukan pendidikan Indonesia dengan memfasilitasi siswa Indonesia untuk meraih mimpi mereka di bidang pendidikan dan keberlanjutan. Mulai dari menuangkan ide hingga membuat rencana agar ide mereka dapat terwujud dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><strong><span>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia,</span></strong><span> mengatakan Samsung Solve for Tomorrow adalah kontribusi Samsung terhadap pendidikan di Indonesia dan komitmen menjadi bagian dari <em>education movement</em> untuk Indonesia yang lebih baik. “Samsung Solve for Tomorrow bertujuan mempersiapkan <em>future leader</em> dengan mengajak anak-anak muda mewujudkan perubahan nyata dan positif untuk hari esok yang lebih baik,”.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Saat ini, Samsung Solve for Tomorrow telah memasuki babak semi-final. Lebih dari 300 proposal telah diterima, tersaring 40 proposal yang menjadi semifinalis dari SMA, SMK, dan MA yang berasal dari berbagai kota di Indonesia.</span></p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><span>Samsung menyiapkan pelatihan Design Thinking dan sesi mentoring untuk para semifinalis, agar mereka dapat mempertajam proposal ide menjadi perencanaan yang memberikan perubahan positif yang lebih berarti bagi komunitas dalam bentuk <em>prototype project</em>.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Design Thinking adalah proses pemecahan masalah secara kreatif yang berfokus pada manusia, berlandaskan pada lima <em>step</em>. <em>Step</em> pertama adalah <em>empathize</em> yaitu mengidentifikasi pengalaman di komunitas untuk menemukan kebutuhan eksplisit dan implisit mereka sehingga dapat tercipta desain yang tepat, melalui riset, wawancara, dan observasi.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><span>Step</span></em><span> kedua adalah <em>Define,</em> meninjau temuan dari step pertama, menemukan pola, menemukan sebuah sudut pandang, menyusun <em>insight,</em> untuk menentukan secara spesifik apa yang dibutuhkan oleh komunitas.  </span></p>
<p><em><span> </span></em></p>
<p><em><span>Step</span></em><span> ketiga adalah <em>Ideate</em> di mana peserta diminta menggali sebanyak mungkin ide-ide kreatif yang berkaitan dengan pemecahan masalah yang ditemukan. Lalu mereka akan melakukan <em>brainstorming </em>untuk mengevaluasi berbagai ide yang muncul dan menemukan mana yang paling tepat dan relevan. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Lalu, <em>step</em> keempat adalah <em>Prototype</em>, di mana para peserta melakukan pemetaan terhadap <em>user journey</em> lalu membuat <em>paper prototype</em>, selanjutnya <em>digital prototype</em>, dan akhirnya membuat <em>prototype</em> fisik. Berikutnya adalah <em>Test,</em> di mana peserta akan membagikan <em>prototype</em> tersebut kepada komunitas dan melakukan iterasi terhadap <em>prototype</em> sehingga ide solusinya bisa diadaptasikan dengan cepat. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Terakhir, para peserta akan <em>sharing</em> ide solusi dan <em>prototype</em> mereka dengan <em>storytelling</em> dan membuat sebuah <em>pitch video</em>. Untuk menyempurnakan ide solusi dan <em>prototype</em> mereka, para peserta mengikuti sesi mentoring dengan mentor masing-masing.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Para mentor yang terlibat dalam babak ini mengatakan umumnya para peserta perlu dipertajam dalam merumuskan permasalahan dan bagaimana mengimplementasi ide menjadi produk yang bisa digunakan, apalagi kalau bahan-bahannya sulit didapatkan.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><strong><span>Teddy Utoyo, karyawan Samsung Electronics Indonesia yang menjadi mentor, </span></strong>mengatakan “Anak-anak ini punya ide yang idealis. Maka tugas kami sebagai mentor adalah menyambungkan kondisi saat ini dengan segala macam tantangan, supaya ide ini bisa real dijalankan nantinya. Harapannya, dengan program ini kita dapat menunjukkan bahwa adik-adik SMA, SMK, dan MA ini peduli dengan lingkungan mereka.&#8221;</p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><strong><span> </span></strong></p>
<p><span>Peserta Samsung Solve for Tomorrow mengakui sesi Design Thinking dan Mentoring membantu mereka mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya, menambah sudut pandang baru mengenai <em>design thinking</em>, dan membantu mempertajam cara berpikir yang sistematis. </span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>“Selain mendapatkan validasi atas produk, melalui sesi ini kami juga mengasah<em> softskill </em>kami untuk bekal saat bekerja nanti,” kata<strong> Fariz Marsal Musyaffa, ketua Kelompok Dasher dari Madrasah TechnoNatura Depok, Jawa Barat. </strong></span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Adapun <strong>Neal Guarddin dari Kelompok RGB dari SMAN 8 Jakarta</strong>, mengatakan sesi mentoring dan Design Thinking membantu mereka mengatasi hal tersulit yaitu mendesain prototype dan test. “Sesi ini mengasah kemampuan, bakal membantu untuk perkuliahan nanti dan membuat proposal, dan membantu bekerja dalam teamwork.&#8221;</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Lebih lanjut mengenai program Samsung Solve for Tomorrow silakan kunjungi <a href="https://www.solvefortomorrowindonesia.com/">https://www.solvefortomorrowindonesia.com/</a> dan mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <a href="http://csr.samsung.com">http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi <a href="https://news.samsung.com/id/berbekal-coding-dan-programming-murid-sekolah-bisa-rancang-produk-iot">news.samsung.com/id</a>.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <a href="https://www.deloitte.com/content/dam/assets-shared/legacy/docs/deloitte-2023-genz-millennial-survey.pdf?dl=1"><span style="font-size: small;">Deloitte Global 2023 Gen Z and Millennial Survey</span></a></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <a href="https://apnorc.org/projects/gen-z-and-the-toll-of-the-pandemic/?doing_wp_cron=1689262580.6305849552154541015625"><span style="font-size: small;">Gen Z and the Toll of Pandemic</span></a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Penasaran, Gen MZ Pakai Smartphone Untuk Apa? Survei Membuktikan…</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/penasaran-gen-mz-pakai-smartphone-untuk-apa-survei-membuktikan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 09 Mar 2023 16:09:25 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A14]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A14 LTE]]></category>
		<category><![CDATA[Gen MZ]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Z]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3LrD3Ev</guid>
									<description><![CDATA[Sebagai generasi &#8220;digital native&#8221;, generasi millennial dan Z (Gen MZ) tumbuh dengan internet dan teknologi sebagai bagian sentral dari kehidupan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai generasi &#8220;digital native&#8221;, generasi millennial dan Z (Gen MZ) tumbuh dengan internet dan teknologi sebagai bagian sentral dari kehidupan mereka. <em>Smartphone</em> telah menjadi perangkat dari rutinitas sehari-hari generasi ini, bahkan memainkan peranan yang penting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Studi yang diadakan oleh Kantar Indonesia mendapati bahwa<em> smartphone</em> berperan membuat generasi ini tetap terhubung (51%). <em>Smartphone</em> juga ternyata meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sebanyak 75% Gen MZ mengatakan, <em>smartphone</em> membuat mereka merasa lebih superior dan sukses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebagai digital-native, Gen MZ sangat menghargai kemajuan teknologi dan studi kami mendapati bahwa Gen MZ ini akan terus mencari<em> value</em> yang ada di<em> smartphone</em> mereka supaya mereka bisa <em>stand out</em>. Karena itulah Samsung terus menghadirkan inovasi-inovasi yang bisa membantu generasi ini semakin <em>awesome.</em> Samsung Galaxy A14, hape dua jutaan yang bisa bantu mereka menciptakan konten-konten inspiratif, mengekspresikan diri di media sosial, mengeksplorasi hal-hal baru dalam hidup, atau sebagai teman dalam perjalanan mereka,” kata <strong>Ricky Bunardi, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-7301" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z.jpg" alt="" width="1920" height="1080" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z.jpg 1920w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/09152901/Samsung-Galaxy-A14-Gen-Z-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut ini selengkapnya hasil studi mengenai karakteristik Gen MZ dan peranan<em> smartphone</em> serta bagaimana Galaxy A14 menjawab kebutuhan generasi itu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Pantang tak eksis di media sosial</strong></h3>
<p>Bagi Gen MZ, internet, media sosial, dan <em>smartphone</em>, bukan sekadar untuk senang-senang saja. Melalui <em>smartphone</em> mereka mengakses media sosial sebagai sumber inspirasi dan Internet untuk membuat mereka makin produktif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Studi mendapati bahwa 87% generasi ini memiliki akun media sosial. Generasi ini tak akan kesulitan dalam mem-posting maupun <em>scrolling</em> konten-konten dari berbagai platform medsos yang mereka digunakan di hape Galaxy A14. Ponsel ini dilengkapi layar 6,6 inci yang luas dan memiliki resolusi FHD+ untuk tampilan konten-konten yang lebih tajam dan jernih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Penghubung dalam interaksi sosial </strong></h3>
<p>Gen MZ suka terhubung dengan orang lain dan bersosialisasi, sebagai pilar yang penting dalam keseharian mereka. Sementara 61% Gen MZ membutuhkan <em>smartphone</em> yang memiliki <em>value</em> yang bagus, 51% lainnya menjadikan smartphone untuk melengkapi dan membuat hidup mereka lebih baik. Oleh sebab itu, 39% mereka mencari smartphone yang memiliki perangkat keras (<em>hardware)</em>. Namun tidak dipungkiri, faktor harga dan reputasi <em>brand </em>menjadi hal penting juga yang mereka pertimbangkan saat membeli.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Galaxy A14 dirancang dengan performa yang pasti dapat diandalkan. Hape ini diperkuat dengan prosesor Octa-Core dan RAM hingga 6GB yang bisa diperluas dengan RAM Plus hingga 6GB, sedangkan penyimpan data internal 128GB lebih dari cukup untuk keseharian <em>chatting </em>dan konten foto atau video. Diharga dua jutaan, ini menjadi standar performa yang pasti dukung produktivitas dan kreativitas kamu. Ponsel ini juga sudah didukung layanan dua kali <em>OS upgrade</em> dan dukungan <em>security update </em>selama 4 tahun untuk keamanan maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Mengeksplorasi hal-hal menarik secara spontan</strong></h3>
<p>Gen MZ suka <em>escape</em> alias ‘melarikan diri’ dari rutinitas, secara spontan, untuk mencari kepuasan instan, meski kadang hanya secara virtual. Karena itulah 47% <em>smartphone</em> menjadi ‘jendela’ bagi mereka untuk melihat dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Manifestasinya, gaming menjadi salah satu kegiatan yang mereka sukai. Konten-konten pendek jadi populer. Naiknya aktivitas penelusuran tempat-tempat untuk <em>staycation</em> atau kunjungan singkat. Ada juga yang bereksperimen dengan warna dan format riasan baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Galaxy A14 didesain untuk memancarkan aura premium dan <em>stylish</em> dengan pilihan warna Black, Dark Red, dan Aura Silver yang elegan dan aksen <em>stripe</em> di belakang. Untuk menopang gaya hidup digital, Galaxy A14 juga sudah dilengkapi dengan NFC untuk kemudahan pengiriman file, top-up e-money, maupun melakukan pembayaran <em>cashless</em> saat mereka <em>escape</em> ke mana saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Teman untuk <em>traveling </em>dan kegiatan <em>outdoor</em></strong></h3>
<p>Gen MZ menyukai aktivitas-aktivitas di luar rumah. Sebagian besar dari mereka suka kulineran dengan keluarga atau teman, belanja, olahraga di luar rumah, <em>traveling </em>dengan teman atau keluarga, atau berkunjung ke <em>theme park.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Galaxy A14 dibekali baterai masif 5.000mAh yang awet sampai dua hari dengan sekali <em>charge</em>. Tak cuma mengandalkan kapasitas yang besar, baterai ini juga ditopang fitur pengelolaan dan penghematan daya yang pintar. Saat kapasitas 50 persen, baterai akan otomatis masuk ke Saving Mode. Dan ketika akhirnya baterai lobet, bisa langsung di-<em>charge</em> dengan mudah dan cepat karena sudah support 15W <em>fast charging</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Mengejar kreativitas</strong></h3>
<p>Gen MZ adalah generasi kreator, bukan sekadar penonton. Mereka mengejar hal-hal kreatif dengan penuh kesenangan. Hal ini memicu berkembangnya platform <em>live streaming</em> dan media sosial. Konten-konten humor dan meme menjadi konsumsi sehari-hari. Generasi ini juga beralih ke <em>micro-influencer</em> yang selalu eksis dengan kreativitas otentik mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam konteks ini, <em>smartphone</em> bagi Gen MZ adalah alat untuk merekam, berbagi file, dan memungkinkan mereka untuk menemukan peluang dan membuat mereka <em>stand-out</em>. Karena itu mereka mencari <em>smartphone</em> dengan kamera yang bagus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Galaxy A14 memiliki formasi kamera yang <em>awesome.</em> Formasi <em>triple camera</em> di belakang yang terdiri dari kamera utama 50MP, lensa <em>ultra-wide</em> 5MP, dan lensa 2MP akan memungkinkan generasi ini membuat konten-konten foto maupun video yang jernih dan hidup. Begitu juga <em>selfie camera</em> 13MP yang sudah di-<em>upgrade</em> sehingga mereka bisa bikin video selfie dengan tingkat kejernihan yang lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>

<a href='https://news.samsung.com/id/samsung-galaxy-a14-pilihan-pasti-untuk-standar-hape-dua-jutaan/sm-a145_galaxy-a14-lte_dark-red_front'><img width="4500" height="3000" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095439/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Dark-Red_Front.jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095439/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Dark-Red_Front.jpg 4500w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095439/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Dark-Red_Front-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095439/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Dark-Red_Front-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095439/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Dark-Red_Front-1024x683.jpg 1024w" sizes="(max-width: 4500px) 100vw, 4500px" /></a>
<a href='https://news.samsung.com/id/samsung-galaxy-a14-pilihan-pasti-untuk-standar-hape-dua-jutaan/sm-a145_galaxy-a14-lte_silver_front'><img width="4500" height="3000" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095455/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Silver_Front.jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095455/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Silver_Front.jpg 4500w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095455/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Silver_Front-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095455/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Silver_Front-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095455/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Silver_Front-1024x683.jpg 1024w" sizes="(max-width: 4500px) 100vw, 4500px" /></a>
<a href='https://news.samsung.com/id/samsung-galaxy-a14-pilihan-pasti-untuk-standar-hape-dua-jutaan/sm-a145_galaxy-a14-lte_black_front'><img width="4500" height="3000" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095422/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Black_Front.jpg" class="attachment-full size-full" alt="" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095422/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Black_Front.jpg 4500w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095422/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Black_Front-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095422/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Black_Front-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/03/08095422/SM-A145_Galaxy-A14-LTE_Black_Front-1024x683.jpg 1024w" sizes="(max-width: 4500px) 100vw, 4500px" /></a>

<p>&nbsp;</p>
<p>Begitulah hasil studi terbaru Kantar Indonesia yang menemukan berbagai peran <em>smartphone</em> bagi kehidupan Gen MZ dan bagaimana Galaxy A14  ternyata bisa menjadi pilihan yang tepat bagi mereka untuk memenuhi peranan tersebut. Galaxy A14 dibanderol mulai Rp2.399.000 dengan penawaran yang pasti <em>awesome</em>. Dapatkan potongan harga Rp100.000 melalui Flash Sale tanggal 8-12 Maret 2023 di Samsung.com dan partner e-commerce Shopee dan Akulaku.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
