<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Live Translate &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/live-translate/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Live Translate &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 13:02:12 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Galaxy AI Telah Ubah Cara Kita Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/galaxy-ai-telah-ubah-cara-kita-tingkatkan-produktivitas-dan-kreativitas?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 16:18:04 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Audio eraser]]></category>
		<category><![CDATA[Circle to Search]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Unpacked February 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Generative Edit]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile AI]]></category>
		<category><![CDATA[Now Brief]]></category>
		<category><![CDATA[Photo assist]]></category>
		<category><![CDATA[Transcript Assist]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4bfdovA</guid>
									<description><![CDATA[Samsung mencatat data adopsi Galaxy AI pada lini flagship hingga mencapai 86,9% di tahun 2025, menegaskan bahwa mobile AI sudah menjadi kebutuhan utama]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li><i><span></span></i><em><i>Samsung mencatat data adopsi Galaxy AI pada lini flagship hingga mencapai 86,9% di tahun 2025, menegaskan bahwa mobile AI sudah menjadi kebutuhan utama pengguna dalam mendukung produtivitas dan kreativitas</i></em></li>
<li><i><span></span></i><em><i>Fitur Circle to Search menjadi  fitur terpopuler (76%) yang paling banyak digunakan oleh pengguna di tahun 2025.</i></em></li>
<li><i><span></span></i><em><i>Tingginya minat pengguna pada fitur visual seperti Photo Assist (20,5%) dan Generative Edit (19%) dilengkapi dengan fitur Audio Eraser, memberikan paket lengkap bagi pengguna untuk berkreasi lebih profesional.</i></em></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24011" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24011" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160051/01-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160051/01-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160051/01-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160051/01-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Samsung terus hadirkan fitur AI di smartphone Galaxy yang semakin relevan dengan gaya hidup konsumen yang terus berkembang.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun 2026 diprediksi menjadi titik balik di mana AI beralih dari sekadar fitur canggih yang &#8220;keren untuk dimiliki&#8221; menjadi kebutuhan pokok yang tak terpisahkan dari rutinitas manusia. Para ahli menganggap AI akan punya peran yang lebih nyata dan realistis pada keseharian, seperti dalam hal produktivitas dan kreativitas.</p>
<p><sup> </sup></p>
<p>Hal ini tercermin nyata dari pola pemakaian konsumen Samsung, yang mencatatkan perilaku pengguna dalam memanfaatkan Galaxy AI. Berdasarkan data internal Samsung, tingkat penggunaan (<em><i>usage rate</i></em>) Galaxy AI di jajaran perangkat <em><i>flagship</i></em> melonjak drastis. Jika pada tahun 2024 tingkat adopsinya berada di angka 71,6%, di tahun 2025 angka ini melonjak hingga 86,9%. Artinya, hampir 9 dari 10 pengguna <em><i>flagship</i></em> Samsung kini mengandalkan AI dalam keseharian mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peningkatan adopsi ini mencerminkan perubahan cara konsumen memanfaatkan <em><i>smartphone</i></em> dalam aktivitas sehari-hari. Galaxy AI tidak lagi digunakan sesekali atau hanya untuk mencoba fitur baru, tetapi telah menjadi alat bantu yang secara aktif digunakan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi, mengolah konten visual, hingga mendukung proses kreatif dan pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan efisien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja maupun berkreasi. AI kini digunakan secara aktif untuk mempercepat proses, seperti mencari informasi tanpa berpindah aplikasi, merapikan konten, hingga membantu pengguna menuangkan ide dengan lebih cepat. Tingkat penggunaan yang mencapai 86,9% menunjukkan bahwa Galaxy AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari rutinitas digital pengguna,” ujar <strong><b>Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.</b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ilham menambahkan bahwa fitur Galaxy AI yang paling sering digunakan menunjukkan bagaimana pengguna mengandalkan AI untuk kepraktisan dan kreativitas. “<strong><b>Circle to Search with Google</b></strong> menjadi fitur paling dominan dengan tingkat penggunaan 76% karena memungkinkan pengguna mencari informasi langsung dari apa yang mereka lihat di layar, tanpa harus membuka aplikasi lain. Sementara <strong><b>Photo Assist</b></strong> dan <strong><b>Generative Edit</b></strong> banyak dimanfaatkan untuk menyempurnakan foto dan konten visual secara cepat, sehingga pengguna dapat berkreasi dengan lebih efisien tanpa proses <em><i>editing</i></em> yang kompleks. Insight ini menjadi dasar bagi Samsung untuk menghadirkan inovasi Galaxy AI yang semakin relevan di tahun 2026,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Galaxy AI, perangkat Galaxy menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung keseharian pengguna, mulai dari cara bekerja yang lebih efisien hingga cara berkreasi yang lebih praktis dan ekspresif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Galaxy AI Mengubah Cara Pengguna Bekerja Lebih Efisien Setiap Hari</h3>
<div id="attachment_24012" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24012" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160318/02-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160318/02-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160318/02-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160318/02-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Now Brief hadir sebagai asisten proaktif dari Galaxy AI.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Produktivitas tidak lagi soal bekerja lebih lama, tetapi bekerja dengan cara yang lebih cerdas. Dengan Galaxy AI, perangkat Galaxy kini berperan aktif membantu pengguna menyederhanakan aktivitas harian, mulai dari komunikasi lintas bahasa, pencatatan <em><i>meeting</i></em>, hingga pengelolaan jadwal tanpa perlu berpindah aplikasi atau melakukan proses manual yang memakan waktu. Pengguna bisa memanfaatkan fitur Galaxy AI berikut dalam situasi kerja untuk meningkatkan produktivitas:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Live Translate &amp; Interpreter</b></strong></li>
</ul>
<p>Saat melakukan panggilan kerja dengan rekan internasional atau berbicara langsung dengan klien asing, pengguna dapat berkomunikasi secara lebih lancar berkat terjemahan <em><i>real-time</i></em> yang muncul langsung di perangkat. Alur percakapan tetap natural, tanpa jeda untuk membuka aplikasi penerjemah atau meminta bantuan pihak ketiga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Transcript Assist</b></strong></li>
</ul>
<p>Tidak lagi ada catatan yang hilang saat <em><i>meeting, </i></em>karena kita dapat mencatat dan merangkum hasil <em><i>meeting </i></em>dengan cepat. Alih-alih fokus menulis atau memutar ulang rekaman, pengguna cukup merekam percakapan dan Transcript Assist akan secara otomatis mengubahnya menjadi teks, membedakan suara pembicara, serta menyusun ringkasan poin-poin penting. Hasilnya, proses tindak lanjut menjadi lebih cepat dan akurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Now Brief</b></strong></li>
</ul>
<p>Berkat Galaxy AI, pengguna dapat memulai hari dengan lebih terstruktur. Melalui Now Brief, perangkat Galaxy secara proaktif menyajikan ringkasan jadwal, pengingat penting, dan informasi relevan dalam satu tampilan singkat. Pendekatan ini mengurangi waktu yang biasanya dihabiskan untuk mengecek berbagai aplikasi, sekaligus membantu pengguna memprioritaskan aktivitas sejak awal hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Membuka Cara Baru dalam Mengekspresikan Ide dan Kreativitas</h3>
<div id="attachment_24013" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24013" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160816/03-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160816/03-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160816/03-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/23160816/03-Galaxy-AI-Telah-Ubah-Cara-Kita-Tingkatkan-Produktivitas-dan-Kreativitas-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Audio Eraser menjadi salah satu fitur unggulan Galaxy AI untuk para konten kreator</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi kreativitas, Galaxy AI menurunkan hambatan teknis yang sering kali memperlambat proses berkarya. Kini, ide dapat langsung diwujudkan menjadi visual dan audio berkualitas, tanpa memerlukan keahlian teknis atau perangkat tambahan yang kompleks. Inilah bagaimana Galaxy AI mendukung proses kreatif pengguna:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Photo Assist</b></strong></li>
</ul>
<p>Pengguna dapat memperbaiki kualitas foto, menyesuaikan komposisi, hingga meningkatkan detail secara otomatis, sehingga hasil visual siap digunakan untuk konten digital tanpa proses <em><i>editing</i></em> yang rumit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Generative Edit</b></strong></li>
</ul>
<p>Melalui fitur ini, Samsung menghadirkan cara baru dalam mengolah foto secara kreatif. Pengguna dapat menyesuaikan atau memodifikasi elemen dalam gambar, seperti memindahkan objek atau menyempurnakan latar dengan hasil yang tetap terlihat natural. Fitur ini memungkinkan eksplorasi ide visual yang lebih bebas, sekaligus mempercepat proses produksi konten.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Audio Eraser</b></strong></li>
</ul>
<p>Galaxy AI memberikan fleksibilitas lebih dalam pembuatan konten video. Pengguna dapat merekam di berbagai kondisi, termasuk lingkungan yang ramai, sementara sistem secara otomatis memisahkan suara utama dari kebisingan latar. Hasilnya, konten video tetap terdengar jernih tanpa memerlukan peralatan audio tambahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ke depan, Samsung akan terus mengembangkan Galaxy AI untuk kemudahan penggunanya dengan lebih memahami konteks dan kebiasaan pengguna. Dengan pendekatan ini, AI tidak hanya menjadi fitur pendukung, tetapi berperan aktif dalam mengubah cara pengguna bekerja, berkreasi, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih efisien dan bermakna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi <a href="http://www.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">www.samsung.com/id</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Galaxy AI Akan Dukung 20 Bahasa pada Akhir 2024</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/galaxy-ai-akan-dukung-20-bahasa-pada-akhir-2024?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 12:42:32 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Chat Assist]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Interpreter]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/40mbXWH</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics mengumumkan hadirnya empat bahasa baru untuk Galaxy AI, yaitu: Turki, Belanda, Swedia, dan Rumania. Bahasa yang sudah ada juga akan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics mengumumkan hadirnya empat bahasa baru untuk Galaxy AI, yaitu: Turki, Belanda, Swedia, dan Rumania. Bahasa yang sudah ada juga akan diperluas yang akan meliputi dialek tambahan dalam bahasa Mandarin tradisional dan Portugis (Eropa). Tambahan-tambahan ini akan mulai diluncurkan pada akhir bulan Oktober.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Galaxy AI saat ini sudah mendukung 16 bahasa<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a>, dan pada akhir tahun ini, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 20 dengan penambahan bahasa baru tersebut. Dengan pembaruan ini, lebih banyak pengguna akan dapat mengatasi berbagai hambatan bahasa dan menjelajahi dunia yang lebih luas dengan kekuatan Galaxy AI. Bahasa dan dialek baru ini akan tersedia untuk diunduh sebagai paket bahasa melalui Settings pada perangkat Galaxy yang kompatibel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16553" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/31123805/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Turkish-Dutch-Swedish-and-Romanian-20-Languages-by-2024_main1.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/31123805/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Turkish-Dutch-Swedish-and-Romanian-20-Languages-by-2024_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/31123805/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Turkish-Dutch-Swedish-and-Romanian-20-Languages-by-2024_main1-563x563.jpg 563w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/31123805/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Turkish-Dutch-Swedish-and-Romanian-20-Languages-by-2024_main1-768x768.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang <a href="https://www.samsung.com/sec/galaxy-ai/" target="_blank" rel="noopener">Galaxy AI</a>, silakan kunjungi: <a href="https://news.samsung.com/id/" target="_blank" rel="noopener">Samsung Newsroom</a>, <a href="https://www.samsungmobilepress.com/" target="_blank" rel="noopener">Samsungmobilepress.com</a> atau <a href="https://www.samsung.com/" target="_blank" rel="noopener">Samsung.com</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>Bahasa yang didukung meliputi bahasa Arab, China (China daratan, Hong Kong), Inggris (Australia, India, Inggris Raya, Amerika Serikat), Prancis (Kanada, Prancis), Jerman, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Polandia, Portugis (Brasil), Rusia, Spanyol (Meksiko, Spanyol, Amerika Serikat), Thailand, dan Vietnam.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Menciptakan Percakapan dari Jepang untuk Dunia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/menciptakan-percakapan-dari-jepang-untuk-dunia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 11:50:54 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Interpreter]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung R&D Institute]]></category>
		<category><![CDATA[Text-to-speech]]></category>
		<category><![CDATA[The Learning Curve]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/40gELQ9</guid>
									<description><![CDATA[Samsung terus memelopori pengalaman mobile AI premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana Galaxy]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung terus memelopori pengalaman <em>mobile AI</em> premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana Galaxy AI membantu lebih banyak pengguna untuk memaksimalkan potensi mereka. Galaxy AI kini mendukung 16 bahasa, sehingga lebih banyak orang dapat meningkatkan kemampuan bahasa mereka, bahkan saat offline, berkat penerjemahan on-device dalam fitur-fitur seperti Live Translate, Interpreter, Note Assist, dan Browsing Assist. Namun, apa saja yang termasuk dalam pengembangan bahasa AI? Sebelumnya, kami telah mengunjungi <span><a href="https://news.samsung.com/id/galaxy-s24-fe-tawarkan-performa-gaming-solid-mulai-dari-rp-700-ribuan-bulan" target="_blank" rel="noopener"><u>Polandia</u></a></span> untuk mengetahui bagaimana negara-negara Eropa bekerjasama untuk mencapai tujuan mereka. Kali ini, kami berada di Jepang untuk melihat bagaimana para developer terus beradaptasi dengan berbagai skenario dan <em>use case</em> baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung R&amp;D Institute Japan (SRJ) didirikan sebagai pusat penelitian dan pengembangan yang berfokus pada hardware seperti home appliances dan layar. Seiring dengan meningkatnya permintaan akan inovasi AI secara global, SRJ di Yokohama juga telah mengoperasikan laboratorium pengembangan software untuk menciptakan Live Translate Galaxy AI, yang secara otomatis menerjemahkan panggilan suara secara <em>real time</em>, sejak akhir tahun lalu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Live Translate sangat efisien untuk digunakan saat traveling seperti yang dialami pengunjung Olimpiade di Paris tahun ini,&#8221; kata Takayuki Akasako, Head of Artificial Intelligence di SRJ. &#8220;Saat ini kami sedang mengembangkan program pengenalan suara untuk orang-orang yang sedang berwisata dan menonton Olimpiade Paris; dengan melatih program pengenalan suara untuk mempelajari pertandingan dan lokasi stadion untuk Paris 2024.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><img class="alignnone size-full wp-image-16394" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142401/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main1-1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142401/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main1-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142401/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main1-1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142401/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main1-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Memahami Konteks dalam Pengenalan Suara</h3>
<p>Bagi mereka yang sudah menggunakan fitur terjemahan Galaxy AI, fitur tersebut mungkin tampak sangat berguna. Tetapi bagi para pengembang yang telah menciptakan fitur-fitur tersebut, mereka tahu bahwa dapat berkomunikasi saat bepergian ke luar negeri bukanlah hal yang sepele.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu hal yang diperhatikan oleh tim peneliti adalah bahwa ada lebih banyak homonim dalam bahasa Jepang dibandingkan bahasa lainnya. Misalnya, &#8216;sumpit&#8217; (Hashi, 箸) dan &#8216;jembatan&#8217; (Hashi, 橋) relatif mudah dibedakan karena perbedaan intonasi, tetapi kata-kata seperti &#8216;tamasya&#8217; (Kankō, 観光), &#8216;adat istiadat&#8217; (Kankō, 慣行), &#8216;publik&#8217; (Kōkyō, 公共), dan &#8216;kemakmuran&#8217; (Kōkyō, 好況) harus dilihat dari konteksnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16395" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142517/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main2_Final-1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142517/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main2_Final-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142517/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main2_Final-1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142517/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main2_Final-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Penilaian menjadi lebih sulit ketika konteksnya ambigu, seperti nama tempat dan orang, kata benda yang tepat, dialek, dan angka,&#8221; kata Akasako. &#8220;Jadi untuk meningkatkan akurasi pengenalan suara, dibutuhkan banyak data.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami selalu mencari cara untuk menyempurnakan model AI untuk acara dan momen penting secara tepat waktu,&#8221; lanjut Akasako. &#8220;Dengan banyaknya kombinasi baru dari nama tempat dan aktivitas, penting untuk memastikan bahwa konteksnya tetap jelas saat orang menggunakan Galaxy AI.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><img class="alignnone size-full wp-image-16396" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142656/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main3_Final-1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142656/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main3_Final-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142656/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main3_Final-1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23142656/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Japan_main3_Final-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Tantangan dalam Mengumpulkan Data yang Efisien</h3>
<p>Meskipun mengenali jenis data yang dibutuhkan juga penting, mengumpulkan data juga menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, tim SRJ menggunakan data yang direkam oleh manusia untuk melatih mesin pengenal suara pada Live Translate, namun tidak menghasilkan pengumpulan data yang memadai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Gauss, Large Language Model (LLM) dari Samsung, menggunakan skrip untuk menyusun kalimat dengan kata atau frasa yang relevan dengan setiap skenario. Data yang dikumpulkan melalui Samsung Gauss tidak hanya direkam oleh manusia, tetapi juga dihasilkan oleh data sintesis <em>text-to-speech</em> (TTS), di mana kualitas akhirnya akan dicek oleh manusia. Dengan menggunakan metode ini, tim melihat adanya peningkatan yang dramatis dalam efisiensi pengumpulan data.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Setiap kali sebuah masalah diidentifikasi dan dipecahkan, akurasi pengenalan suara meningkat secara signifikan,&#8221; kata Akasako. &#8220;Di mana pun orang berada, tujuan kami adalah menghubungkan mereka satu sama lain, dan <em>tools</em> yang didukung oleh Galaxy AI akan memastikan komunikasi yang lebih menyenangkan dan efisien.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Galaxy AI di Polandia: Kolaborasi dan Komunikasi Lintas Batas dan Budaya Eropa</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/galaxy-ai-di-polandia-kolaborasi-dan-komunikasi-lintas-batas-dan-budaya-eropa?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 10:28:12 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Interpreter]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung R&D Institute]]></category>
		<category><![CDATA[The Learning Curve]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4feyhpd</guid>
									<description><![CDATA[Samsung terus berinovasi dalam pengalaman mobile AI premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung terus berinovasi dalam pengalaman <em>mobile AI</em> premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana Galaxy AI membantu lebih banyak pengguna untuk memaksimalkan potensi mereka. Galaxy AI kini mendukung 16 bahasa, sehingga lebih banyak orang dapat meningkatkan kemampuan bahasa mereka, bahkan saat offline, berkat penerjemahan di perangkat dalam fitur-fitur seperti Live Translate, Interpreter, Note Assist, dan Browsing Assist. Namun, apa saja yang termasuk dalam pengembangan bahasa AI? Sebelumnya, kami telah mengunjungi <span><a href="https://news.samsung.com/global/the-learning-curve-part-6-the-collaborative-path-to-ai-innovation"><u>India</u></a></span> untuk mempelajari bagaimana tim bekerjasama dengan para mahasiswa dan universitas untuk menghadirkan Galaxy AI kepada lebih banyak orang. Kali ini, kami berada di Polandia untuk mengetahui bagaimana negara-negara Eropa bekerjasama untuk mencapai tujuan mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada ungkapan di Samsung R&amp;D Institute Polandia (SRPOL): &#8220;Satu hari di SRPOL sama dengan 96 jam&#8221;. Ungkapan ini merujuk pada peran global pusat penelitian ini sebagai salah satu pusat penelitian dan pengembangan terbesar dan paling cepat berkembang di kawasan ini, yang sering kali bekerja di empat zona waktu yang berbeda. Berlokasi di jantung Eropa dan menjangkau banyak pasar Eropa dan global, SRPOL telah mengerjakan pengenalan suara otomatis, terjemahan <em>neural machine</em>, dan model <em>text-to-speech</em> untuk lebih dari 30 bahasa. Ketika harus menghadirkan 10 bahasa pada Galaxy AI, pengalaman ini berarti tim ini sangat cocok untuk memadukan perspektif budaya dengan teknologi global Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SRPOL memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam Natural Language Processing. Yang menjadikannya unik adalah kemampuannya beradaptasi untuk bekerja pada bahasa apa pun berkat tim yang berdedikasi serta <em>tools</em> mereka, seperti platform <em>crowdsourcing</em> yang menyajikan pengembangan yang cepat dan gesit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kolaborasi di seluruh benua ini berarti pengumpulan data, anotasi, dan penelitian tanpa henti, yang telah menjadi sesuatu yang sangat kami nikmati,&#8221; ujar Kornel Jankowski, Head of Speech Decoding, SRPOL. &#8220;Kami telah mengerjakan begitu banyak bahasa sehingga tim kami mengembangkan keterampilan universal, agnostik akan bahasa. Ketika kami diminta untuk mendukung model bahasa baru, tanggapan semua orang adalah: &#8220;Oh wow, kita bisa belajar satu bahasa lagi, pasti akan seru!&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16371" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23103916/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main1.jpg" alt="" width="1000" height="625" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23103916/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23103916/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main1-901x563.jpg 901w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23103916/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main1-768x480.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Sebuah Pusat Pengembangan Bahasa AI di Eropa</h3>
<p>Bahasa adalah sebuah landasan budaya dan komunikasi di seluruh Eropa, terlepas dari apakah bahasa itu dimasukkan ke dalam teknologi. Namun, hal ini menghadirkan tantangan unik bagi tim di SRPOL, yang mengembangkan model AI untuk bahasa-bahasa di Eropa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Setiap bahasa dan budaya yang menjadi bagiannya, memiliki rintangan yang membuat kami mengevaluasi kembali cara kami memandang suatu masalah,&#8221; jelas Adam Ros, Head of Artificial Intelligence, SRPOL. Rintangan ini termasuk menavigasi frasa tertentu yang tidak dapat diterjemahkan dan menangani ekspresi idiomatik yang mungkin tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16372" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104104/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main2.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104104/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104104/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104104/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim melihat tantangan ini sebagai peluang untuk menjadikan SRPOL sebagai pusat pengembangan bahasa AI di Eropa. Manfaat terbesar dari hal ini adalah memperpendek jalur komunikasi antara departemen yang berbeda dan yang terpenting, proses pengambilan keputusan. Baik itu masalah pengenalan suara otomatis, terjemahan <em>neural machine</em>, atau <em>text-to-speech</em>, tim dapat dengan mudah menghampiri kolega di bagian Mobile Quality Assurance dan memecahkan masalah secara efisien bersama-sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun hal ini telah membantu, namun belum mengatasi semua tantangan AI. Tentu saja, ada keterbatasan dalam model AI ketika berhadapan dengan berbagai bahasa Eropa, seperti menerjemahkan tanpa konteks atau variasi intonasi. Namun, tim melihat hal ini sebagai kesempatan untuk terus belajar dan berinovasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tim saya tidak pernah berhenti pada satu contoh saja ketika menangani kata atau topik baru. Beberapa bahasa Eropa lebih sulit daripada bahasa lainnya,&#8221; tambah Ros. Jika Anda pernah ke Spanyol, Anda pasti tahu bahwa bahasa Spanyol sering diucapkan dengan kecepatan yang sangat tinggi dan kami harus melatih AI dengan baik untuk mengatasi kendala tersebut.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ekspansi Galaxy AI membutuhkan kolaborasi lintas benua yang baru, tetapi pekerjaan ini langsung berkembang melampaui perbatasan Eropa. SRPOL mendukung upaya tim Yordania untuk mengajarkan berbagai macam dialek bahasa Arab kepada Galaxy AI, begitu juga dengan upaya tim Brasil dalam mempelajari bahasa-bahasa Amerika Latin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pentingnya perbedaan bahasa dan perbedaan budaya yang sangat tipis sekalipun ada dalam radar para pengembang produk SRPOL karena semua itu dapat diketahui oleh target &#8211; pengguna akhir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ada perbedaan tipis di antara budaya Eropa yang berdampak pada apakah sesuatu terasa alami bagi pengguna akhir. Sebagai contoh, orang-orang di beberapa negara berharap untuk membaca harga dengan simbol euro (€), sementara yang lain terbiasa melihatnya dieja, e-u-r-o-s,&#8221; kata Agata Maria Rozycka, Head of Voice Intelligence Research, SRPOL. &#8220;Jika nuansa budaya ini tidak tercermin dalam teks terjemahan, interfacenya mungkin akan terlihat kurang intuitif bagi pengguna. Menerapkan wawasan tingkat mikro ini ke dalam desain interface dapat membuat teknologi terasa lebih alami di berbagai budaya.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tim ini telah berkomunikasi dan berkolaborasi dari jarak jauh di berbagai negara selama bertahun-tahun, membangun berbagai kanal komunikasi yang efektif,&#8221; ujar Marcin Mrugala, Head of Mobile Quality Assurance, SRPOL. &#8220;Kami siap untuk melakukan bagian kami dalam membantu Galaxy AI untuk mengurangi hambatan bahasa di seluruh dunia.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16373" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104327/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main3.jpg" alt="" width="1000" height="462" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104327/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/23104327/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-Poland_main3-768x355.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3></h3>
<h3>Teknologi untuk Menjembatani Budaya</h3>
<p>Mengelola dan mengintegrasikan wawasan bahasa dan budaya yang beragam merupakan tugas yang menantang, tetapi sangat penting bagi visi Samsung untuk Galaxy AI &#8211; mengatasi hambatan yang memisah-misahkan orang berdasarkan bahasa dan budaya, dan memungkinkan mereka untuk menciptakan koneksi yang lebih dalam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya membangun teknologi masa depan, kami juga membangun tim masa depan. Praktik terbaik kami dirancang untuk menyempurnakan produk berdasarkan perbedaan di berbagai negara, namun pada dasarnya kami percaya bahwa persamaan kami jauh lebih besar daripada perbedaan kami dan teknologi kami dapat menyatukan budaya,&#8221; ujar Mrugala.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tujuan kami adalah menyatukan orang-orang, membuat hidup mereka lebih mudah, dan menyederhanakan pekerjaan sehari-hari mereka. Kami melihat keluarga kami menggunakan Voice Recorder dengan cara yang baru, dan kami sekarang dapat menelepon teman-teman kami dari berbagai negara dan berbicara dengan mereka dalam bahasa mereka sendiri. Sungguh ajaib melihat perubahan yang terjadi di dunia ini dan menjadi bagian darinya. Galaxy AI menyatukan orang-orang SRPOL dan kini kami menyatukan dunia,&#8221; pungkas Rozycka.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Perjalanan Kolaboratif Menuju Inovasi AI</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/perjalanan-kolaboratif-menuju-inovasi-ai?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:54:05 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Interpreter]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung R&D Institute]]></category>
		<category><![CDATA[Text-to-speech]]></category>
		<category><![CDATA[The Learning Curve]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4fcuLeZ</guid>
									<description><![CDATA[Samsung terus memelopori pengalaman mobile AI premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana Galaxy]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung terus memelopori pengalaman <em>mobile AI</em> premium, dan kami mengunjungi pusat-pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari bagaimana Galaxy AI membantu lebih banyak pengguna untuk memaksimalkan potensi mereka. Galaxy AI kini mendukung 16 bahasa, sehingga lebih banyak orang dapat meningkatkan kemampuan bahasa mereka, bahkan saat offline, berkat penerjemahan di perangkat dalam fitur-fitur seperti Live Translate, Interpreter, Note Assist, dan Browsing Assist. Namun, apa saja yang termasuk dalam pengembangan bahasa AI? Sebelumnya, kami telah mengunjungi <span><a href="https://news.samsung.com/global/the-learning-curve-part-5-overcoming-multicultural-and-multilingual-differences"><u>Brasil</u></a></span> untuk mempelajari bagaimana tim bekerja lintas budaya dan batas negara sehingga Galaxy AI dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Kali ini, kami berada di India untuk menemukan nilai kerja sama dengan mitra lokal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tersembunyi di Vellore Institute of Technology  di Chennai, India, terdapat sebuah laboratorium yang dipenuhi dengan peralatan audio futuristik. Kita akan menemukan manekin &#8211; yang dikenal di industri ini sebagai <em>head and torso simulator</em> &#8211; serta mikrofon binaural dan perangkat pendengaran. Semua peralatan ini disimpan di ruang khusus yang dilengkapi dengan sistem penyerapan suara yang canggih, menjadikan laboratorium ini yang pertama dari kelasnya di India. Bayangkan fasilitas seperti ini digunakan untuk mengembangkan peralatan <em>high fidelity</em> (Hi-Fi) kelas atas yang mutakhir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16378" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105844/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_thumb1000.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105844/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_thumb1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105844/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_thumb1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105844/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_thumb1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sinilah, Vellore Institute of Technology berkolaborasi dengan Samsung untuk menghasilkan dan mengembangkan data serta <em>insight</em> yang mendukung model AI terbaru untuk pengembangan kemampuan bahasa Galaxy AI. Fasilitas ini dikembangkan sebagai bagian dari Samsung SEED (Students Ecosystem for Engineered Data) Labs &#8211; sebuah inisiatif yang mendukung staf universitas, mahasiswa, dan anak magang di India untuk mengerjakan proyek-proyek yang diminta oleh Samsung sejak tahun 2021. Ini hanyalah salah satu dari beberapa program universitas yang didanai oleh Samsung di mana para mahasiswa berkesempatan untuk mengerjakan proyek dengan para ahli teknologi dari perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Sebagai mahasiswa, saya senang bisa mengerjakan berbagai proyek dengan perusahaan yang ternama dan dihormati seperti Samsung,&#8221; ujar Yashika Ilanchezhiyan, mahasiswa Samsung SEED. &#8220;Saya diberi kepercayaan diri untuk mempelajari keterampilan baru dengan cara yang nyata dan saya merasa membuat perbedaan yang signifikan pada produk yang ada saat ini dan yang akan datang.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16379" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105950/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main2.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105950/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105950/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main2-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23105950/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main2-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kolaborasi seperti ini merupakan situasi yang saling menguntungkan,&#8221; ujar Giridhar Jakki, Head of Language AI di Samsung R&amp;D Institute India &#8211; Bangalore (SRI-B). &#8220;Berkat proyek-proyek kami dengan berbagai universitas, kami dapat mendapatkan tambahan ahli dan dataset khusus. Universitas yang berpartisipasi mendapatkan investasi, insentif finansial, dan mentoring ahli dari Samsung sebagai hasilnya.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3></h3>
<h3>Mengurangi Hambatan Bahasa</h3>
<p>SRI-B telah berkolaborasi dengan tim di seluruh dunia untuk mengembangkan model bahasa AI untuk bahasa Inggris Inggris, India, dan Australia, serta bahasa Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Baru-baru ini, para <em>engineer</em> dari pusat Samsung Research lainnya mengunjungi Bangalore, India &#8211; di mana tim SRI-B membantu meningkatkan teknologi untuk menghadirkan bahasa Vietnam, Thailand, dan Indonesia ke Galaxy AI. Oleh karena itu, SRI-B memiliki posisi yang ideal untuk mengembangkan bahasa Hindi untuk Galaxy AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Setiap bahasa pasti ada tantangannya,&#8221; kata Jakki. &#8220;Namun, ketika Anda mengingat tujuan utamanya, yaitu memberikan kemampuan kepada orang-orang untuk berkomunikasi dalam bahasa lain, semua itu sepadan dengan usaha yang dilakukan. Kami bersemangat untuk menghadirkan bahasa Hindi ke Galaxy AI.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16380" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110121/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main3.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110121/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110121/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main3-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110121/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main3-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengembangkan model AI bahasa Hindi tidaklah mudah. Tim harus memerhatikan lebih dari 20 dialek regional, perbedaan nada, tanda baca, dan bahasa sehari-hari. Selain itu, penutur bahasa Hindi sering kali mencampurkan kata-kata bahasa Inggris dalam percakapan mereka. Hal ini mengharuskan tim untuk melakukan beberapa tahap pelatihan model AI dengan kombinasi data yang diterjemahkan dan dialihbahasakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bahasa Hindi memiliki struktur fonetik kompleks yang mencakup suara retrofleks &#8211; suara yang dibuat dengan cara melengkungkan lidah ke belakang di dalam mulut &#8211; yang tidak ada di banyak bahasa lain,&#8221; kata Jakki. &#8220;Untuk membangun elemen sintesis ucapan dari solusi AI, kami dengan hati-hati meninjau data dengan ahli bahasa penutur asli untuk memahami semua suara unik dan menciptakan serangkaian fenomena khusus untuk mendukung dialek bahasa tertentu.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kolaborasi antara Samsung dan mitra akademis berperan penting dalam mengembangkan model bahasa AI yang mencerminkan nuansa budaya daerah-daerah di India. Vellore Institute of Technology membantu mengamankan hampir satu juta baris data audio yang tersegmentasi dan terkurasi tentang percakapan, kata-kata, dan perintah. Data merupakan komponen penting untuk sebuah proses yang sangat penting seperti menggabungkan bahasa keempat yang paling banyak digunakan di dunia ke dalam Galaxy AI. Bekerja sama dengan universitas menjamin Samsung untuk menggunakan data dengan kualitas terbaik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16381" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110256/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main4.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110256/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110256/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main4-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110256/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main4-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Koneksi Global Memberikan Dampak Besar</h3>
<p>Proyek ini dengan sempurna merangkum filosofi Samsung tentang kolaborasi terbuka dan keyakinan perusahaan bahwa berbagi ilmu dan perspektif akan menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Dalam kasus SRI-B, hal ini tidak hanya mencakup kerja sama dengan akademisi, tetapi juga berbagi wawasan dan praktik terbaik dengan pusat penelitian Samsung lainnya di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dengan bantuan para mitra kami,&#8221; ujar Jakki. &#8220;Inovasi AI melalui kolaborasi adalah bagian besar dari apa yang kami lakukan. Kami akan terus memahami, mengumpulkan, dan menganalisis data bahasa dengan lebih baik sehingga lebih banyak orang yang dapat memiliki akses ke perangkat AI di masa depan.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-16382" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110414/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main5.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110414/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110414/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main5-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/23110414/Samsung-Mobile-Galaxy-AI-Samsung-RD-Institute-India-Bangalore_main5-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Begini Proses Membangun AI untuk Berbagai Dialek</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/begini-proses-membangun-ai-untuk-berbagai-dialek?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 10:09:22 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Live Translate]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Research]]></category>
		<category><![CDATA[Text-to-speech]]></category>
		<category><![CDATA[The Learning Curve]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3zx6ZuK</guid>
									<description><![CDATA[Galaxy AI kini mendukung 16 bahasa, membantu lebih banyak orang untuk mengurangi hambatan bahasa berkat penerjemahan secara real-time dan on-device. Samsung]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Galaxy AI kini mendukung 16 bahasa, membantu lebih banyak orang untuk mengurangi hambatan bahasa berkat penerjemahan secara <em>real-time </em>dan <em>on-device</em>. Samsung membuka jalan menuju era baru <em>mobile AI</em>, jadi kami mengunjungi pusat Samsung Research di seluruh dunia untuk mempelajari kelahiran Galaxy AI dan apa saja yang diperlukan untuk mengatasi tantangan pengembangan AI. Bagian pertama dari seri ini membahas proses menentukan data apa yang dibutuhkan, dan bagian kedua ini membahas kompleksitas saat mempertimbangkan dialek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengajarkan sebuah bahasa ke model AI adalah proses yang kompleks, tetapi bagaimana jika bahasa yang diajarkan bukanlah bahasa tunggal, melainkan kumpulan dialek yang beragam? Itulah tantangan yang dihadapi oleh tim di Samsung R&amp;D Institute Jordan (SRJO). Ketika &#8220;Bahasa Arab&#8221; ditambahkan sebagai pilihan bahasa untuk fitur Galaxy AI seperti Live Translate, tim harus mencakup berbagai dialek Arab yang tersebar di Timur Tengah dan Afrika Utara, yang masing-masing memiliki pelafalan, kosakata, dan tata bahasa yang berbeda-beda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bahasa Arab adalah salah satu dari enam bahasa lisan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang digunakan setiap hari oleh lebih dari 400 juta orang<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a>. Bahasa ini dikategorikan ke dalam dua bentuk: Fus&#8217;ha (Bahasa Arab Standar Modern) dan Ammiya (dialek-dialek bahasa Arab). Fus&#8217;ha biasanya digunakan di acara-acara publik dan resmi, serta dalam siaran berita, sedangkan Ammiya lebih sering digunakan untuk percakapan sehari-hari. Lebih dari 20 negara menggunakan bahasa Arab, dan saat ini terdapat sekitar 30 dialek di wilayah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-14080" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224255/Learning-Curve-Part-2_AI_main1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224255/Learning-Curve-Part-2_AI_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224255/Learning-Curve-Part-2_AI_main1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224255/Learning-Curve-Part-2_AI_main1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3></h3>
<h3>Aturan Tidak Tertulis</h3>
<p>Dengan adanya berbagai variasi pada dialek-dialek ini, tim di SRJO menggunakan berbagai teknik untuk membedakan dan memproses fitur-fitur linguistik khas yang ada pada masing-masing dialek. Pendekatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa Galaxy AI dapat memahami dan merespons dengan cara yang mencerminkan nuansa regional secara akurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tidak seperti bahasa lain, pelafalan objek dalam bahasa Arab bervariasi tergantung pada subjek dan kata kerja dalam sebuah kalimat,&#8221; kata Mohammad Hamdan, project leader pada tim pengembangan bahasa Arab. &#8220;Kami ingin mengembangkan sebuah model yang memahami semua dialek ini dan dapat menjawab dalam bahasa Arab standar.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>TTS adalah komponen dari fitur Live Translate di Galaxy AI yang membantu pengguna berinteraksi dengan penutur bahasa yang berbeda dengan menerjemahkan kata-kata yang diucapkan ke dalam teks tertulis, dan kemudian mereproduksinya secara lisan. Tim TTS menghadapi tantangan yang tidak biasa, yang disebabkan kebiasaan bekerja menggunakan bahasa Arab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-14082" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224357/Learning-Curve-Part-2_AI_main2.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224357/Learning-Curve-Part-2_AI_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224357/Learning-Curve-Part-2_AI_main2-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224357/Learning-Curve-Part-2_AI_main2-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bahasa Arab menggunakan diakritik, yang merupakan panduan pengucapan kata-kata dalam beberapa konteks, seperti teks religius, puisi, dan buku-buku untuk orang yang mempelajari bahasa. Diakritik dipahami secara luas oleh penutur asli tetapi tidak ada dalam tulisan sehari-hari. Hal ini menyulitkan mesin untuk mengubah teks mentah menjadi fonem, unit dasar suara yang menjadi dasar untuk pengucapan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ada kekurangan dataset berkualitas tinggi dan reliabel yang secara akurat merepresentasikan penggunaan diakritik dengan benar,&#8221; jelas Haweeleh. &#8220;Kami harus merancang model neural yang dapat memprediksi dan mengembalikan diakritik yang hilang dengan akurasi tinggi.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cara kerja model neural mirip seperti otak manusia. Untuk memprediksi diakritik, sebuah model perlu mempelajari banyak teks bahasa Arab, mempelajari aturan-aturan bahasa ini, dan memahami bagaimana kata-kata digunakan dalam konteks yang berbeda. Sebagai contoh, pengucapan sebuah kata dapat sangat bervariasi tergantung pada tindakan atau gender yang digambarkan. Pelatihan ekstensif dari tim adalah kunci untuk meningkatkan akurasi model TTS Bahasa Arab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Meningkatkan Pemahaman</h3>
<p>Tim SRJO juga harus mengumpulkan beragam rekaman audio dialek dari berbagai sumber, yang harus ditranskripsikan, dan berfokus pada suara, kata, dan frasa yang unik. &#8220;Kami membentuk sebuah tim yang terdiri dari penutur asli dialek-dialek tersebut yang sangat memahami nuansa dan variasinya,&#8221; kata Ayah Hasan, yang bertanggung jawab atas pembuatan database. &#8220;Mereka mendengarkan hasil rekaman dan secara manual mengubah kata-kata yang diucapkan menjadi teks.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-14083" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224501/Learning-Curve-Part-2_AI_main3.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224501/Learning-Curve-Part-2_AI_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224501/Learning-Curve-Part-2_AI_main3-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224501/Learning-Curve-Part-2_AI_main3-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Upaya ini sangat penting untuk mendukung proses Automatic Speech Recognition (ASR) sehingga Galaxy AI dapat memahami kekayaan nuansa bermacam dialek Arab. ASR sangat penting dalam mengaktifkan kemampuan pemahaman dan respons <em>real-time </em>Galaxy AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mengembangkan sistem ASR yang mendukung berbagai dialek dalam satu model merupakan hal yang kompleks,&#8221; ujar Mohammad Hamdan, ASR <em>lead</em> untuk proyek ini. &#8220;Hal ini menuntut pemahaman menyeluruh tentang seluk-beluk bahasa, pemilihan data yang cermat, dan teknik pemodelan yang canggih.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-14084" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224532/Learning-Curve-Part-2_AI_main4.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224532/Learning-Curve-Part-2_AI_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224532/Learning-Curve-Part-2_AI_main4-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224532/Learning-Curve-Part-2_AI_main4-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Puncak Inovasi</h3>
<p>Setelah berbulan-bulan melakukan perencanaan, pengerjaan, dan pengujian, tim ini siap untuk merilis bahasa Arab sebagai pilihan bahasa untuk Galaxy AI, memudahkan lebih banyak orang untuk berkomunikasi lintas batas. Tim ini telah mempermudah akses layanan Galaxy AI bagi penutur bahasa Arab, mengurangi hambatan bahasa dan budaya di antara mereka dan orang-orang di seluruh dunia. Dengan demikian, mereka telah menciptakan <em>best practice</em> baru yang dapat dijalankan secara global. Keberhasilan ini hanyalah permulaan: tim ini terus menyempurnakan model mereka dan meningkatkan kualitas kemampuan bahasa Galaxy AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="size-full wp-image-14085" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224635/Learning-Curve-Part-2_AI_main5.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224635/Learning-Curve-Part-2_AI_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224635/Learning-Curve-Part-2_AI_main5-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19224635/Learning-Curve-Part-2_AI_main5-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Dalam <a href="https://news.samsung.com/id/proses-ubah-data-ai-dari-bagus-jadi-luar-biasa">episode berikutnya</a>, kita akan pergi ke Vietnam untuk melihat bagaimana tim mereka memperbaiki data bahasa. Selain itu, apa saja yang diperlukan untuk melatih model AI yang efektif?</em></p>
<p><em> </em></p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/KOU1HXipelo?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a><em>UNESCO, World Arabic Language Day 2023, <a href="https://www.unesco.org/en/world-arabic-language-day" target="_blank" rel="noopener">https://www.unesco.org/en/world-arabic-language-day</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
