<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>RunSight &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/runsight/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>RunSight &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 11:58:19 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>SFT Global Ambassador: Tim Labmino Kembangkan RunSight, Teknologi Berbasis AI Untuk Akses Lebih Inklusif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/sft-global-ambassador-tim-labmino-kembangkan-runsight-teknologi-berbasis-ai-untuk-akses-lebih-inklusif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 10:00:58 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3MJnwD0</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24624" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24624" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(Tim Labmino, salah satu Global Ambassador SFT menghadirkan inovasi teknologi berbasis AI melalui RunSight)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang sebagai <em>virtual running guide</em> bagi penyandang disabilitas visual. Di balik pencapaian global tersebut, terdapat proses riset mendalam dan empati yang menjadi fondasi lahirnya inovasi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui program Samsung Solve for Tomorrow (SFT), Tim Labmino mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide secara terstruktur, mulai dari validasi masalah, perancangan prototipe, hingga uji dampak di lapangan. Bagi tim asal Universitas Indonesia ini, SFT bukan sekadar kompetisi, melainkan ekosistem pembelajaran yang menjembatani riset kampus dengan solusi nyata yang aplikatif dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengembangan RunSight berangkat dari pendekatan berbasis empati. Pada tahap awal, tim mengeksplorasi solusi navigasi umum untuk membantu mobilitas penyandang disabilitas visual. Namun, melalui observasi dan wawancara langsung, mereka menemukan kebutuhan yang jauh lebih spesifik: tantangan keselamatan dan kemandirian saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbeda dengan berjalan atau navigasi kota, lari memiliki karakteristik unik, kecepatan lebih tinggi, risiko tabrakan lebih besar, dan kebutuhan arahan yang cepat serta mudah dipahami. Banyak solusi yang tersedia berfokus pada mobilitas harian, namun belum dirancang untuk aktivitas olahraga dengan ritme cepat dan kebutuhan <em>lane awareness</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada awalnya, Tim Labmino berfokus pada konsep navigasi umum. Namun dalam perjalanannya, mereka menemukan panggilan yang lebih spesifik dan berdampak: menghadirkan solusi untuk keamanan dan kemandirian penyandang disabilitas visual saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya kami mengembangkan konsep navigasi umum. Namun kami menyadari bahwa berlari memiliki tantangan yang sangat berbeda, lebih cepat, lebih dinamis, dan membutuhkan respons instan. Dari situlah pivot terbesar kami terjadi. Kami memutuskan fokus pada<em> track running</em> dan merancang <em>wearable </em>yang ringan, berbasis kamera RGB, agar nyaman digunakan dan tetap terjangkau. Di sisi software, kami juga bertransformasi dari satu model AI menjadi<em> pipeline</em> multi-model agar arahan yang diberikan jauh lebih presisi dan adaptif. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal teknologi yang canggih, tapi tentang bagaimana teknologi benar-benar memahami kebutuhan penggunanya,” ungkap <strong>Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24625" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24625" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight mampu mengenali objek di sekitar pengguna, membaca lintasan lari, serta menyesuaikan arahan berdasarkan kecepatan pengguna. Informasi tersebut disampaikan melalui instruksi suara secara <em>real-time</em>, membantu pengguna mengatur arah dan kecepatan saat berlari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight sebagai “<em>virtual guide runne</em>r” mampu menangkap video, lalu AI di perangkat memprosesnya secara <em>real-time</em> untuk mendeteksi garis lintasan dan hambatan di depan pengguna. Sistem kemudian memberikan instruksi suara secara <em>real-time</em> agar pengguna tetap berada di tengah lintasan dan dapat menghindari objek dengan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak berhenti di sana, dalam perjalanananya Tim Labmino memiliki tantangan tersendiri dalam mengoptimasi AI. “Tantangan terbesarnya adalah menjaga akurasi saat kondisi nyata berubah, sekaligus menjaga model tetap ringan untuk <em>real time</em>”,  ujar <strong>Tim Labmino, Anthony Edbert Feriyanto.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengoptimasi prototipe RunSight, Tim Labmino melakukan uji keamanan di berbagai kondisi lintasan, cahaya, dan kepadatan orang. Logika sistem dirancang dengan prinsip <em>safety-first</em>, menggunakan <em>threshold</em>, <em>frame smoothing</em>, dan aturan konservatif agar tidak memberikan arahan mendadak yang berisik bagi pengguna. Pendekatan inilah yang mengantarkan Tim Labmino meraih pengakuan global melalui Samsung Solve for Tomorrow.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Samsung, perjalanan Tim Labmino mencerminkan esensi dari Samsung Solve for Tomorrow dalam mendorong inovasi yang berangkat dari empati dan menciptakan dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia,</strong> mengatakan, “Samsung Solve for Tomorrow bukan hanya tentang kompetisi inovasi, tetapi tentang membangun pola pikir <em>problem-solver</em> di kalangan generasi muda. Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika empati dipadukan dengan kapabilitas teknologi seperti AI, lahirlah solusi yang inklusif dan relevan bagi masyarakat. Inovasi seperti inilah yang ingin terus kami dorong, teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di panggung global Samsung Solve for Tomorrow, Tim Labmino membawa lebih dari sekadar pengakuan internasional. Mereka membawa semangat untuk terus mengembangkan RunSight, memperluas dampaknya, dan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi yang berangkat dari empati. Melalui perjalanan ini, Tim Labmino ingin menunjukkan bahwa anak muda Indonesia tidak hanya mampu menciptakan teknologi, tetapi juga berani menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Indonesia untuk Dunia: RunSight, Inovasi Kacamata AI terpilih menjadi SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-indonesia-untuk-dunia-runsight-inovasi-kacamata-ai-terpilih-menjadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 11:00:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4aweBfS</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24321" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Di Samsung, kami memandang AI sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia. Perubahan ini ikut membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman digital. Teknologi diharapkan bekerja konsisten, responsif, dan menyatu dengan keseharian, sehingga dukungannya terasa tanpa perlu banyak perhatian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AI akan berperan sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung kehidupan sehari-hari. Perannya terasa melalui pengalaman yang lebih sederhana dan relevan bagi berbagai latar belakang pengguna. Di Indonesia, kami selaraskan teknologi AI dengan kebutuhan dan cara penggunaan yang beragam. Kami percaya bahwa setiap terobosan AI harus memiliki tujuan agar kehidupan menjadi lebih baik, lebih kaya, dan lebih bermanfaat. Pendekatan inilah yang kami pegang dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cara pandang ini paling nyata tercermin pada Samsung Solve For Tomorrow (SFT). SFT membuka ruang bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan ide yang berangkat dari pengalaman nyata, sekaligus membangun keterampilan digital dan pemanfaatan AI untuk menjawab tantangan di masyarakat tempat mereka bertumbuh. Mereka tumbuh dengan ekspektasi bahwa teknologi harus bekerja intuitif dan relevan dengan persoalan di sekitarnya. Program ini dirancang sebagai proses belajar yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pematangan ide hingga siap memberi dampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24322" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24322" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">RunSight, Inovasi AI Inklusi, Kacamata Pelari dengan Keterbatasan Penglihatan</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu hasil nyata dari proses ini adalah RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025. Berangkat dari empati terhadap pelari dengan gangguan penglihatan, RunSight dirancang untuk memberikan panduan suara <em>real-time</em> agar pengguna dapat berlari dengan lebih aman dan percaya diri. Solusi ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI yang tepat dapat membuka akses dalam ruang olahraga, sekaligus menjawab kebutuhan komunitas yang selama ini kurang terlayani oleh inovasi teknologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan RunSight tak berhenti di tingkat nasional, Indonesia. Melewati seleksi tingkat regional dan global, Tim Labmino terpilih menjadi salah satu dari sepuluh tim terbaik dunia SFT Global Ambassador dan membawa solusi mereka ke panggung internasional. Kami pun bangga, kehadiran Tim Labmino sebagai perwakilan Indonesia menjadi pengakuan dunia atas pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal dan dirancang dengan pemahaman nyata terhadap kebutuhan penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi kami, Samsung Solve for Tomorrow berada di titik interseksi antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Perjalanan Tim Labmino menginspirasi kita bahwa ide yang tebersit dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan bisa berdampak nyata. Peran kami adalah menjaga agar ruang ini terus terbuka, sehingga generasi berikutnya dapat melangkah lebih jauh dan membentuk masa depan inovasi yang relevan, inklusif, dan berdampak. Dari Indonesia, untuk dunia.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Indonesia Cetak Sejarah, Tim Labmino UI Jadi  SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/indonesia-cetak-sejarah-tim-labmino-ui-jadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 17:28:10 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4bTpAT4</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT)]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignnone size-full wp-image-24257" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg" alt="" width="1000" height="617" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-912x563.jpg 912w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia, yang untuk pertama kalinya lolos sebagai SFT Global Ambassador dan menjadikan Indonesia sebagai satu dari dua negara di South East Asia and Oceania (SEAO) yang meraih posisi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan Tim Labmino, menandai pengakuan global atas inovasi anak muda Indonesia yang berangkat dari tantangan nyata di masyarakat dan diterjemahkan menjadi solusi berbasis teknologi yang berdampak, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui RunSight, solusi <em>wearable </em>berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman, Tim Labmino menunjukkan bagaimana teknologi dapat membuka akses yang lebih setara dalam dunia olahraga inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari sekadar kompetisi, SFT menjadi <em>learning journey</em> pembentukan kepemimpinan generasi muda Indonesia di tingkat global, mendorong anak muda untuk menghubungkan empati, teknologi, dan dampak sosial dalam satu solusi nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24433" style="width: 1030px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24433 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg" alt="" width="1020" height="574" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg 1020w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino, terpilih sebagai salah satu dari sepuluh Tim Terbaik dunia menjadi Global Ambassador SFT</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Learning journey</em> Tim Labmino dalam Samsung Solve for Tomorrow dimulai sejak tahap awal program, ketika mereka harus melalui proses panjang dalam mengasah ide, mengembangkan solusi, serta membuktikan bahwa inovasi yang mereka rancang memiliki relevansi dan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi ruang belajar yang mempertemukan tantangan, kolaborasi, dan proses refleksi yang membentuk cara berpikir tim sebagai inovator muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain aspek kenyamanan, Tim Labmino juga dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan perangkat yang low cost dan hemat energi. Hal ini mendorong tim untuk mengoptimasi penggunaan kecerdasan buatan yang kompleks agar tetap ringan, efisien, dan dapat digunakan dalam aktivitas berlari tanpa mengorbankan performa maupun keamanan pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow adalah perjalanan yang benar-benar mengubah cara kami melihat diri kami sendiri dan potensi yang kami miliki. Kami merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Indonesia sebagai Global Ambassador. Bagi kami, ini bukan hanya tentang memenangkan sebuah program, tetapi tentang membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian bisa tumbuh menjadi solusi nyata yang berdampak. Kami berharap pencapaian ini bisa menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar, berinovasi dengan empati, dan percaya bahwa karya mereka bisa memberi arti bagi banyak orang,” ujar <strong>Anthony Edbert Feriyanto, Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, <strong>Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.</strong>, menegaskan pentingnya peran inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi sebagai fondasi transformasi bangsa, “Kami bangga melihat Tim Labmino mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di forum global. Inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi seperti ini menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Kami juga mengapresiasi inisiatif Samsung melalui Solve for Tomorrow yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan dan ekosistem inovasi, dengan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang berdampak sosial.”<span style="text-decoration: line-through;"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengalaman ini menegaskan peran Tim Labmino sebagai inspirasi bagi generasi muda. Perjalanan yang berangkat dari ide sederhana penuh empati, hingga berkembang menjadi solusi berbasis teknologi yang diakui secara global, menjadi contoh bahwa inovasi dapat tumbuh dari kepedulian terhadap sekitar serta dapat di mulai dari siapa aja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pencapaian Tim Labmino mendapat apresiasi dari Samsung sebagai wujud nyata kepemimpinan muda berbasis inovasi. <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia</strong>, menyampaikan, “Kami sangat bangga atas terpilihnya Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador. Ini tentu adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami dan bagi Indonesia. Melalui pencapaian ini, semakin membuktikan bahwa AI yang bermakna adalah AI yang mampu memberdayakan manusia, dan perjalanan Tim Labmino menjadi contoh bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu untuk menciptakan inovasi berdampak di tingkat global.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Samsung melalui SFT dalam memberdayakan generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pencipta solusi. Program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kepemimpinan, dan keberanian untuk menjawab tantangan sosial melalui inovasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui langkah Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, Samsung dan Indonesia bersama-sama mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa inovasi dengan tujuan dapat lahir dari Indonesia dan membuka peluang yang lebih inklusif secara global. Samsung akan terus mendukung generasi muda Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berkolaborasi lintas batas, dan memimpin masa depan melalui teknologi yang bermakna.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Harumkan Indonesia, RunSight Masuk Top 20 SFT Global 2025</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/harumkan-indonesia-runsight-masuk-top-20-sft-global-2025?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 09:00:34 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/49bNtmN</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Debut Indonesia di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025 menghadirkan kisah inspiratif tentang bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_23491" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-23491" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino: [Dari kanan ke kiri] Ariq Maulana Malik Ibrahim, Kaindra Rizq Sachio, Anthony Edbert Feriyanto, dan Muhammad Fazil.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Debut Indonesia di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025 menghadirkan kisah inspiratif tentang bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi inovasi yang mendapat pengakuan dunia. Untuk pertama kalinya berpartisipasi, Tim Labmino, pemenang SFT Indonesia 2025, berhasil menembus 20 besar global dengan menghadirkan inovasi RunSight, menunjukkan potensi besar talenta muda Indonesia dalam solusi teknologi berbasis empati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kompetisi ini, Tim Labmino yang beranggotakan Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammad Fazil, dan Ariq Maulana Malik Ibrahim, membawa inovasi RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari secara aman dan mandiri. RunSight lahir dari kisah nyata teman dekat mereka yang kehilangan penglihatan tetapi tetap ingin berolahraga seperti orang lain. Minimnya alat bantu olahraga berbasis AI adaptif membuat tim ini terdorong menciptakan solusi inklusif yang memberi pelari tunanetra rasa aman, percaya diri, dan kebebasan bergerak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“RunSight lahir dari percakapan sederhana dengan seorang teman yang kehilangan penglihatan tetapi ingin terus berlari. Kami percaya teknologi seharusnya tidak hanya mempermudah hidup, tetapi juga membuat ruang yang lebih inklusif bagi semua orang. Ketika melihat masih sedikit inovasi olahraga untuk tunanetra yang memanfaatkan AI, kami terpanggil untuk membuat solusi yang benar-benar relevan. Saat akhirnya kami berdiri di panggung global membawa nama Indonesia, kami merasa ide kecil ini akhirnya menemukan tempat yang lebih besar dan berdampak,” ungkap  <strong><b>Kaindra Rizq Sachio, perwakilan tim Labmino</b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_23492" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-23492" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Runsight, Inovasi kacamata pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari secara aman dan mandiri</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan RunSight membawa Tim Labmino melalui proses penjurian tingkat regional dimana terdapat 39 tim dari berbagai regional Samsung yang ada di dunia seperti Eropa, Asia Tenggara &amp; China, Timur Tengah &amp; Afrika Utara, Negara-negara Persemakmuran, Amerika Utara &amp; Amerika Latin. Setelah memenangkan juara pertama di Indonesia, mereka melaju ke tahap regional. Seluruh proses dilakukan secara daring dalam ruang pertemuan bersama tim lainnya dari regional Asia Tenggara dan China, di mana setiap tim mendapat giliran mempresentasikan proyek mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tahap regional benar-benar membuka perspektif baru bagi kami. Meski dilakukan secara daring, atmosfernya berbeda sekali karena kami harus mempresentasikan proyek di hadapan juri dan peserta dari berbagai negara. Standar penilaiannya meningkat, dan kami bisa melihat bagaimana tim lain mengemas solusi mereka. Itu jadi tantangan sekaligus kebanggaan tersendiri karena kami membawa nama Indonesia dan ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di level internasional.” ujar  <strong><b>Anthony Edbert Feriyanto, Ketua Tim Labmino.</b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia pun turut memandang pencapaian ini sebagai bukti bahwa talenta pelajar Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia. “Tahun pertama Indonesia ikut SFT Global dan langsung masuk 20 besar dunia adalah pencapaian besar. Perjalanan Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika kreativitas, teknologi, dan empati disatukan, pelajar Indonesia dapat menghadirkan solusi yang relevan dan diakui internasional. Hal ini selaras dengan komitmen Samsung dan pemerintah dalam memperkuat literasi teknologi, mengembangkan talenta muda, dan membangun ekosistem inovasi yang inklusif,” ujar <strong><b>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia</b></strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama proses seleksi regional, Tim Labmino tidak hanya menerima bimbingan teknis, tetapi juga perspektif baru tentang bagaimana sebuah ide dapat berkembang melampaui konteks lokal. Masukan detail dari juri internasional serta paparan terhadap tim lain membantu mereka menyempurnakan cara memecah masalah, mulai dari aspek teknis, pengalaman pengguna, hingga kolaborasi dengan komunitas. Wawasan ini memperkuat pemahaman mereka tentang dampak teknologi dan meningkatkan kepercayaan diri untuk terus mengembangkan RunSight agar manfaatnya semakin luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan Tim Labmino menjadi bukti bahwa langkah pertama selalu yang paling penting. Hingga saat ini, Tim Labmino telah menunjukkan kapasitasnya sebagai perwakilan inovator muda Indonesia di kancah global, membawa pulang pengalaman internasional, perspektif baru, serta tekad yang semakin kuat untuk terus berkarya. Selanjutnya, perjalanan Tim Labmino dalam program Samsung Solve for Tomorrow masih berlanjut, seiring dengan rangkaian seleksi dan tahapan berikutnya yang akan diumumkan pada Februari 2026 mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Samsung, inilah esensi dari Solve for Tomorrow: membuka ruang bagi pelajar Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berani mencoba, dan menjadikan teknologi sebagai medium untuk menciptakan perubahan nyata. Langkah yang telah mereka tempuh menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya bahwa perjalanan menuju dampak tidak selalu ditentukan oleh satu momen, melainkan oleh keberanian untuk memulai dan konsistensi untuk terus melangkah membawa solusi bagi masa depan.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
