<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Samsung The Frame Partnership &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/samsung-the-frame-partnership/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Samsung The Frame Partnership &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2024</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 11:35:43 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Interview Samsung Art Store dengan Museum Van Gogh, Rayakan Tahun ke-50</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/interview-samsung-art-store-dengan-museum-van-gogh-rayakan-tahun-ke-50?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 09:00:47 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3xvdnS6</guid>
									<description><![CDATA[Tidak banyak seniman yang begitu terkenal dan dicintai layaknya Vincent van Gogh. Mulai dari &#8220;Almond Blossom&#8221; dan &#8220;Sunflowers&#8221; hingga]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak banyak seniman yang begitu terkenal dan dicintai layaknya Vincent van Gogh. Mulai dari &#8220;Almond Blossom&#8221; dan &#8220;Sunflowers&#8221; hingga potret dirinya yang ikonis serta karya impresionisnya yang memukau, Van Gogh dikenal di seluruh dunia berkat penggunaan warna-warna yang berani dan sapuan kuas yang dramatis. Menyimpan koleksi karya seni Van Gogh terbesar di dunia, Van Gogh Museum di Amsterdam, Belanda, didedikasikan untuk karya sang seniman dan para seniman sezamannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12987" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12987" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ The Van Gogh Museum, Amsterdam</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom mewawancarai Jordy Howldar, Head of Business Development Asia, Museum Van Gogh, untuk membahas bagaimana teknologi dapat melestarikan warisan Van Gogh untuk generasi mendatang dan bagaimana kemitraan dengan Samsung Art Store dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap seni.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Memperluas Akses ke Karya Seni Melalui Samsung Art Store</strong></h3>
<p><strong><span>T: Dapatkah Anda berikan gambaran umum mengenai peran Anda di Museum Van Gogh?</span></strong></p>
<p><span>Sebagai Head of Business Development Asia di Museum Van Gogh, saya bertanggung jawab atas kemitraan dan perizinan di Asia. Pekerjaan utama saya adalah memperkenalkan isi museum ke pasar Asia, berkolaborasi dengan merek-merek ternama untuk memperluas jangkauan dan mengelola kemitraan ini untuk memastikan bahwa kemitraan tersebut selaras dengan nilai dan tujuan Museum Van Gogh.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Kerja sama antara Samsung Art Store dan Museum Van Gogh dimulai pada tahun 2018. Sejak saat itu, apakah museum telah mengubah cara mereka memilih karya seni untuk ditampilkan di Samsung Art Store?</span></strong></p>
<p><span>Pendekatan kami saat memilih karya seni untuk Samsung Art Store telah berevolusi sejak tahun 2018. Kini, kami mempertimbangkan preferensi dan tren audiens global dan berupaya menampilkan beragam koleksi karya Van Gogh yang sesuai dengan budaya dan selera yang berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir, karya seni Van Gogh menjadi sangat populer di kalangan pengguna The Frame &#8211; karena karya-karyanya yang terkenal maupun karya yang kurang dikenal telah menarik banyak pemirsa.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12988" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12988" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Self-Portrait with Grey Felt Hat” (1887)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Apa makna penting dari menyediakan karya Van Gogh bagi khalayak luas melalui platform seperti Samsung Art Store?</span></strong></p>
<p><span>Platform seperti Samsung Art Store membuka akses yang lebih luas terhadap karya seni, sehingga orang-orang dapat menikmati kreativitas Van Gogh tanpa perlu bepergian. Selain itu, karya-karyanya dapat dilihat oleh audiens baru, yang mungkin tidak memiliki kesempatan untuk menikmatinya tanpa Samsung Art Store.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Setengah Abad Mengabadikan Keindahan Artistik</strong></h3>
<p><strong>T: Bagaimana cara Museum Van Gogh merayakan hari jadinya yang ke-50?</strong></p>
<p>Untuk merayakan ulang tahun ke-50, museum ini menyelenggarakan pameran, acara, dan program edukasi khusus untuk merefleksikan pencapaian di masa lalu dan mengantisipasi kontribusi di masa depan bagi dunia seni. Kami mengajak semua orang untuk bergabung dalam perayaan ini dengan menghadiri berbagai kolaborasi dan pameran kami &#8211; seperti pameran bersama <span><a href="https://www.vangoghmuseum.nl/en/van-gogh-museum-x-pokemon" target="_blank" rel="noopener">Pokémon</a></span>. Tahun lalu, kami mengadakan <span><a href="https://www.vangoghmuseum.nl/en/visit/whats-on/50-years-of-inspiration/celebrations-on-museumplein" target="_blank" rel="noopener">Sunflower Art Festival</a></span> untuk merayakan hari jadi kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12989" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12989" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Sunflowers” (1889)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Apa saja momen yang paling berkesan atau penting dalam sejarah 50 tahun Museum Van Gogh?</span></strong></p>
<p><span>Pada ulang tahun pertama kami, museum ini mengadakan pameran bagi para pengunjung untuk menjelajahi sejarah lembaga ini. Tanpa dukungan penuh dari keluarga Van Gogh, museum ini tidak akan ada.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dari karya-karya yang dipilih untuk Samsung Art Store, karya mana yang Anda rekomendasikan untuk ditampilkan di The Frame?</strong></p>
<p>Yang pertama adalah &#8220;Wheatfield Under Thunderclouds,&#8221; sebuah lukisan mencolok yang mengilustrasikan langit yang gelap dan mendung serta ladang gandum berwarna keemasan. Ketika ditampilkan di The Frame, kontras yang dramatis menampilkan intensitas dan gejolak emosional yang dirasakan oleh Van Gogh ketika itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12990" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12990" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Wheatfield Under Thunderclouds” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikutnya, saya akan merekomendasikan “Fishing Boats on the Beach at Les Saintes-Maries-de-la-Mer.” Nuansa biru laut dan langit yang cerah disandingkan dengan perahu yang berwarna-warni membuat lukisan ini ideal untuk The Frame. Kemampuan TV ini untuk menampilkan warna-warna cerah akan menghidupkan karya ini, menonjolkan sifat hidup dan dinamis dari lukisan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12991" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-12991 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Fishing Boats on the Beach at Les Saintes-Maries-de-la-Mer” (1888)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pilihan ketiga saya adalah &#8220;Landscape at Twilight,&#8221; sebuah lukisan yang menggambarkan langit senja dan lanskap pedesaan. Layar The Frame secara akurat menangkap nuansa halus ini dalam warna-warni &#8211; menjadikan karya yang indah ini sebagai tambahan yang menenangkan di ruangan mana pun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12992" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12992" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Landscape at Twilight” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Melestarikan Warisan Dengan Teknologi</strong></h3>
<p><strong>T: Bagaimana teknologi berdampak pada Museum Van Gogh sejak dibuka pada tahun 1973?</strong></p>
<p>Misi kami adalah untuk menginspirasi khalayak yang beragam dengan seni dan kehidupan Vincent van Gogh, dan kami selalu mencari cara baru untuk melakukannya. Oleh karena itu, kami telah memanfaatkan teknologi baru, baik di dalam museum maupun secara online, untuk melestarikan warisan Van Gogh bagi generasi mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span><strong>T: Bagaimana The Frame dapat meningkatkan pengalaman dalam menikmati karya seni? </strong></span></p>
<p><span>Fokus museum ini adalah untuk memamerkan koleksi Van Gogh kami yang sangat banyak. Menawarkan koleksi mahakarya ini di The Frame memberikan kesempatan kepada para pengguna untuk menikmati lukisan Vincent van Gogh yang terkenal di dunia dari rumah. Tentu saja, kami berharap orang-orang juga akan terinspirasi untuk datang dan menikmati karya seni tersebut secara langsung di Museum Van Gogh di Amsterdam.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span><strong>T: Pada bulan Desember lalu, Samsung Art Store menampilkan kurasi koleksi Van Gogh yang disebut “Van Gogh in Winter.” Apa yang dapat dinikmati pemirsa dalam koleksi ini?</strong></span></p>
<p><span>Kami sangat senang dapat menghadirkan pilihan karya seni ke Samsung Art Store. Setiap karya &#8211; mulai dari &#8220;The Bedroom&#8221; yang cerah hingga &#8220;Snow-Covered Field with a Harrow (after Millet)&#8221; yang tenang &#8211; merangkum penggunaan warna yang revolusioner dan lanskap emotif dari Van Gogh.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Koleksi &#8220;Van Gogh in Winter&#8221; menghadirkan jendela unik menuju dunia Van Gogh, menampilkan evolusinya sebagai seniman dan pengaruhnya yang abadi terhadap sejarah seni. Kami mengundang para pengunjung untuk membenamkan diri dalam karya-karya klasik ini dan menikmati karya seni Van Gogh dalam format digital baru yang semarak.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12993" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12993" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “The Bedroom” (1888)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12994" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12994" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Snow-Covered Field with a Harrow (after Millet)” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Kunjungi Samsung Art Store di <a href="https://www.samsung.com/id/lifestyle-tvs/the-frame/" target="_blank" rel="noopener">The Frame</a> untuk melihat koleksi Van Gogh lainnya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Hadirkan Koleksi Keith Haring ke The Frame</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-hadirkan-koleksi-keith-haring-ke-the-frame?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 11:37:26 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/47XXTmP</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam industri display, mengumumkan peluncuran koleksi baru karya Keith Haringdi Samsung Art Store, mulai]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-10930" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-1024x696.jpg" alt="" width="1024" height="696" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-1024x696.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-829x563.jpg 829w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-768x522.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam industri <em>display</em>, mengumumkan peluncuran koleksi baru karya Keith Haringdi Samsung Art Store, mulai tanggal 1 Desember. Koleksi ini menampilkan 12 karya seniman legendaris yang paling terkenal dari abad ke-20, memperkenalkan karyanya ke rumah-rumah di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dapat menghadirkan kekuatan dan vitalitas dari master kontemporer ini ke Samsung Art Store,&#8221; ujar Seline Sangsook Han, Executive Vice President of the Visual Display Business at Samsung Electronics. &#8220;Keith Haring menciptakan bahasa visual yang dapat dikenali di seluruh dunia, dan kami sangat senang dapat menyediakan karya seni ini pada platform digital untuk dinikmati oleh audiens global kami di rumah.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keith Haring, salah satu seniman muda paling terkenal pada masanya, merupakan representasi klasik dari budaya <em>urban street</em> New York pada tahun 1980-an. Terinspirasi oleh <em>street art</em> yang menjadi ciri khas kota ini, Haring mulai memamerkan karyanya di galeri dan museum di seluruh dunia. Dia juga berpartisipasi dalam proyek-proyek kesadaran sosial, termasuk kampanye literasi dan inisiatif anti-AIDS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna Samsung Art Store kini dapat menampilkan karya-karya seperti &#8220;Radiant Baby&#8221;, &#8220;Retrospect&#8221;, dan &#8220;Untitled (Dancing Dogs)&#8221;, sehingga karya seni Haring yang ikonik ini dapat tersedia lebih luas bagi konsumen di seluruh dunia. Pilihan tersebut juga dikurasi secara khusus dan dioptimalkan untuk rasio layar 16:9 The Frame.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bekerja sama dengan Samsung Art Store terasa seperti sebuah kesempatan yang luar biasa untuk membagikan karya seni ikonik Keith Haring kepada khalayak global,&#8221; kata David Stark, Founder and President of Artestar, sebuah agensi lisensi dan konsultasi merek internasional yang mewakili Keith Haring Studio. &#8220;Keith hidup dengan etos &#8216;seni untuk semua orang&#8217;, dan The Frame memungkinkan karyanya memasuki rumah para penggemar dan pendatang baru. Kami berharap koleksi ini akan memicu ketertarikan pada Haring dan warisannya.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepanjang kariernya, Haring menghasilkan karya seni bukan hanya sebagai penyaluran kreativitas, tetapi juga untuk kemajuan komunitasnya. Dia menciptakan banyak mural, patung, dan lukisan untuk memberikan manfaat bagi rumah sakit, kelompok anak-anak yang kurang mampu, dan berbagai organisasi kesehatan masyarakat. Yayasannya berkomitmen untuk bekerja sama dengan museum, galeri, penerbit, dan kurator program pendidikan seni untuk mengenang karyanya. Haring telah menjadi subjek dari beberapa retrospeksi internasional, dan karyanya ditampilkan dalam koleksi pribadi dan publik utama, termasuk Museum of Modern Art, Whitney Museum of American Art, dan masih banyak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak dimulainya Samsung Art Store pada tahun 2017, Samsung telah bermitra dengan seniman, museum, dan galeri seni ternama untuk memungkinkan pengguna melihat mahakarya dan koleksi yang tak ternilai dari rumah mereka sendiri. Di samping koleksi ini, Samsung Art Store menyimpan ribuan karya seni digital tambahan dari para master &#8211; seperti Gustav Klimt, Kandinsky, dan Van Gogh &#8211; dan koleksi seni digital dari institusi global utama &#8211; termasuk Tate di London, Museum Prado di Madrid, dan Museum Belvedere di Wina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang The Frame dan Samsung Art Store, silakan kunjungi samsung.com.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Art Store Bawa Mahakarya Salvador Dalí ke Rumah Anda</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-art-store-bawa-mahakarya-salvador-dali-ke-rumah-anda?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 07:00:33 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3qVRUij</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd resmi mengumumkan penyambutan bagi 12 mahakarya Salvador Dalí yang paling menonjol ke Samsung Art Store1 melalui kerja sama dengan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd resmi mengumumkan penyambutan bagi 12 mahakarya Salvador Dalí yang paling menonjol ke Samsung Art Store<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> melalui kerja sama dengan Fundació Gala-Salvador Dalí, lembaga budaya privat yang didirikan oleh sang pelukis dengan misi untuk mempromosikan karya artistik, budaya, dan intelektual di Spanyol dan luar negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salvador Dalí dikenal secara global karena gaya surealisnya yang ditandai dengan penggambaran seolah mimpi, ilusi yang melawan realita, dan perhatian yang sangat teliti terhadap detail, yang membuatnya menjadi salah satu seniman yang paling bertahan dan penuh teka-teki dalam 100 tahun terakhir. Dengan lukisan-lukisan yang mengundang penonton untuk mendekat dan melihat interaksi yang tak terduga antara yang aneh dan yang biasa, Dali telah memikat hati penikmatnya sejak karya pertamanya dipamerkan di Barcelona, Spanyol pada tahun 1925.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kemitraan dengan Samsung ini memberikan Fundació Gala-Salvador Dalí sebuah panggung global untuk berbagi karya dan warisan Dalí yang dinamis dengan generasi yang sama sekali baru, para digital native,&#8221; ujar Andrea Fisher-Scherer, Managing Director of Merchandise Licensing, Artists Rights Society, organisasi yang membantu menjembatani kesepakatan antara Fundació Gala-Salvador Dalí dan Samsung. &#8220;Karya-karya ini, yang dipilih secara khusus dalam kemitraan dengan Samsung Art Store, memungkinkan kami untuk memamerkan karya Dalí yang paling mencolok dan layar memukau yang mampu disajikan oleh The Frame.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya-karya yang ditampilkan &#8211; termasuk beberapa karya paling terkenal dari sang seniman seperti &#8220;The Persistence of Memory&#8221; (1931), &#8220;The Temptation of St. Anthony&#8221; (1946), dan &#8220;Swans Reflecting Elephants&#8221; (1937) &#8211; telah dikurasi oleh Samsung dan bersumber dari Fundació Gala-Salvador Dalí serta institusi global terkemuka lainnya dan koleksi pribadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalí, yang lahir di kota Figueres, Catalonia, timur laut Spanyol, menghabiskan sebagian besar hidupnya di wilayah tersebut, menciptakan karya seni yang inovatif yang kemudian menginspirasi para seniman dan penikmatnya selama beberapa generasi. Namun, Dalí selalu bercita-cita untuk berbagi visi artistiknya dengan audiens yang lebih luas, membawa lukisan surealisnya yang menonjol ke pameran di Paris, London, dan New York &#8211; dan secara bersamaan mencari inspirasi kreatif dan kolaborasi dengan seniman dan intelektual terkenal di dunia pada masanya, termasuk Coco Chanel, Sigmund Freud, dan Pablo Picasso.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghormati warisan internasional Dalí dan tingginya permintaan akan karya seni Dalí di Samsung Art Store, Samsung menyadari pentingnya mengamankan kemitraan yang sangat penting ini bagi para pencinta seni di seluruh dunia. Demikian pula, Fundació Gala-Salvador Dalí memperluas cara mereka dapat menyediakan akses digital instan ke beberapa karya seni Dalí yang paling penting secara artistik kepada jutaan orang dengan kemitraan khusus ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Samsung Art Store menghubungkan jutaan pemilik The Frame dengan karya seni terkenal di dunia dari ratusan museum, institusi, dan koleksi pribadi di seluruh dunia, dan kami sangat senang dapat bermitra dengan Fundació Gala-Salvador Dalí untuk menghadirkan seniman yang paling banyak dicari dan diminta di platform ini ke Samsung Art Store,&#8221; ujar Daria Greene, Global Curator, Samsung Art Store. &#8220;Karya-karya seni dari katalog Dalí yang luar biasa ini memiliki keunikan dan visual yang sama menariknya saat ini seperti pada saat dilukis, dan kami sangat senang dapat menghadirkannya dalam platform digital untuk audiens baru yang dapat menikmatinya di luar museum dan langsung dari rumah.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Salah satu keinginan terbesarnya adalah untuk dikenal dan karya seninya sampai ke khalayak yang lebih luas,&#8221; kata Clàudia Galli, Art Historian, Fundació Gala-Salvador Dalí. &#8220;Dalí akan sangat terkesan bisa hadir di rumah orang-orang.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain karya-karya dari Dalí, konsumen dapat menjelajahi ribuan karya seni lainnya dari para seniman seperti Claude Monet, Johannes Vermeer, dan Julia Contacessi di Samsung Art Store, yang dapat ditampilkan secara instan di The Frame. Selain itu, Samsung Art Store juga menampilkan karya seni dari berbagai institusi besar dunia seperti Victoria and Albert Museum di London, National Gallery Singapore, Belvedere Museum di Wina, Prado Museum di Madrid, dan Berlin State Museum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghormati kedatangan Dalí di Art Store, sebuah film dokumenter pendek yang merayakan kehidupan dan karyanya telah diluncurkan sebagai bagian dari seri video &#8220;Meet the Artist&#8221; Samsung. Tonton film dokumenter &#8220;Meet the Artist: Salvador Dali&#8221; selengkapnya di <span><a href="https://www.youtube.com/watch?v=qUUjeVUK46I">sini.</a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Langganan Art Store sebesar $4.99/bulan atau $49.99/tahun.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Setiap Lukisan Bercerita: Kemitraan National Gallery Singapore X Samsung Art Store Memperkenalkan Seni Asia Tenggara kepada Dunia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/setiap-lukisan-bercerita-kemitraan-national-gallery-singapore-x-samsung-art-store-memperkenalkan-seni-asia-tenggara-kepada-dunia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 16 Apr 2023 10:00:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[National Gallery SIngapore]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3pkVYbn</guid>
									<description><![CDATA[Seni merupakan cerminan dari sejarah suatu wilayah, memberikan wawasan berharga ke arah yang dituju masyarakat. Hal ini terutama berlaku untuk National Gallery]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Seni merupakan cerminan dari sejarah suatu wilayah, memberikan wawasan berharga ke arah yang dituju masyarakat. Hal ini terutama berlaku untuk National Gallery Singapore, yang mengawasi koleksi publik terbesar di dunia untuk seni modern Singapura dan Asia Tenggara &#8211; yang berperan sebagai &#8220;melting pot&#8221; seni dari kawasan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Art Store adalah layanan berlangganan karya seni yang dimulai pada tahun 2017 untuk The Frame, Lifestyle TV milik Samsung. Bekerja sama dengan lebih dari 50 museum dan galeri di seluruh dunia, layanan ini menyediakan lebih dari 2.000 karya seni, mulai dari lukisan terkenal hingga karya unik dari seniman baru. Melalui layanan ini, pengguna dapat mengakses berbagai karya seni dalam resolusi 4K dari rumah mereka sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak April 2022, Samsung Art Store telah bermitra dengan National Gallery Singapore untuk menghadirkan pilihan karya seni terkemuka karya seniman Singapura dan Asia Tenggara kepada konsumen. Sebagai institusi seni visual terkemuka, Galeri ini menyimpan lebih dari 8.000 karya yang membentuk Koleksi Nasional Singapura, yang menggambarkan lanskap yang terus berubah di wilayah yang dinamis ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom duduk bersama Jason Ong, Director, Partnership Development, National Gallery Singapore untuk mendiskusikan bagaimana Galeri dan kemitraannya dengan Samsung Art Store mendefinisikan kembali peran galeri seni dan perannya dalam memupuk keragaman dan aksesibilitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8535" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8535" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1.jpg" alt="" width="1000" height="285" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1-768x219.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ National Gallery Singapore</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Kemitraan National Gallery Singapore dengan Samsung Art Store masih terbilang baru, setelah diumumkan pada bulan April 2022. Dapatkah Anda menceritakan sedikit tentang inspirasi di balik kemitraan ini?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>National Gallery Singapore berkomitmen untuk membuat koleksi kami lebih mudah diakses serta memperdalam keterlibatan publik dengan karya seni kami. Kolaborasi dengan mitra yang berpikiran sama, seperti Samsung, membantu kami mencapai tujuan ini. Kami sangat senang mengetahui bahwa melalui kemitraan ini, karya seni dari koleksi kami dapat menjangkau audiens internasional dalam kenyamanan rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai museum Asia Tenggara pertama yang diwakili di Art Store, kehadiran kami di Art Store memungkinkan kami untuk memamerkan beberapa karya seni utama kami kepada audiens global; kami berharap hal ini akan meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap sejarah seni yang kaya di wilayah kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui teknologi, pengunjung dapat melihat sekilas keragaman seni dan narasi yang ditampilkan melalui karya seni terpilih. Kami berharap kemitraan ini akan memicu lebih banyak minat tidak hanya untuk karya-karya dari koleksi kami, tetapi juga untuk seni Singapura dan Asia Tenggara secara umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dapatkah Anda memberi tahu kami lebih lanjut tentang tujuan Galeri untuk mendorong dan menginspirasi masyarakat yang kreatif dan inklusif? Seperti apa wujudnya?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Galeri ini bekerja untuk memperluas hati, perspektif, dan cakrawala masyarakat melalui seni. Kami teguh dalam ambisi kami untuk memperdalam apresiasi seni pada audiens kami. Keinginan kami untuk mengembangkan Galeri sebagai ruang untuk berdialog dan menemukan juga meluas ke pameran yang kami hadirkan. Dengan berbagi keajaiban mendongeng dengan semua orang, pameran dan program kami dapat menambah, mengadaptasi, atau membuat ulang kisah-kisah kuno. Pameran kami yang diakui secara kritis dikuratori untuk mendorong percakapan dan mendorong perspektif baru tentang seni Singapura, Asia Tenggara, dan dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Samsung Art Store baru-baru ini memperbarui pilihannya dari beragam koleksi Galeri untuk menyertakan karya-karya dari seniman terkenal seperti You Khin, John Turnbull Thomson dan Raden Saleh. Bagaimana karya-karya ini dipilih?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami menampilkan pendekatan transnasional yang unik terhadap koleksi kami karena kami bertujuan untuk menulis ulang sejarah seni di wilayah ini. Karya-karya yang dipilih untuk Samsung &#8211; yang bervariasi dalam hal media, subjek, dan kepedulian sosial &#8211; menunjukkan keragaman seni dari wilayah ini. Anda akan menemukan berbagai macam karya yang diambil dari berbagai negara di kawasan ini dari abad ke-19 hingga abad ke-20, dengan berbagai macam media dan gaya artistik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Tiga lukisan mana yang Anda rekomendasikan untuk ditampilkan di The Frame?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Kampong Pasir Panjang</em> dilukis oleh seniman Singapura, Idris Ali, pada tahun 1965. Lukisan Idris Ali tentang Singapura sangat penting karena berfungsi sebagai dokumentasi visual dari warisan nasional kami. Kami berharap lukisan ini memberikan wawasan tentang lanskap lokal pada masa awal pascakemerdekaan Singapura.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8536" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8536" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Kampong Pasir Panjang (1965) oleh Idris Mohd Ali</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya You Khin yang berjudul <em>Untitled (Doha Scene: Pakistani Bakers)</em> merekam toko roti lokal Pakistan yang sering dikunjungi oleh seniman Kamboja, You Khin bersama anak-anaknya selama bertahun-tahun di Doha dan memberikan wawasan tentang bagaimana ia menghabiskan waktu di rumah adopsinya. Lukisan ini juga menunjukkan bagaimana wilayah lain di dunia ditafsirkan dalam seni modern Asia Tenggara melalui seniman yang melakukan perjalanan luas seperti You Khin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8537" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8537" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Untitled (Doha Scene: Pakistani Bakers) (1990) oleh You Khin</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Boschbrand</em> (Kebakaran Hutan) adalah salah satu karya seni paling ikonis dari Galeri yang ditampilkan di Art Store sejak awal kemitraan pada bulan April. Meskipun karya ini bukanlah salah satu tambahan terbaru di Art Store, namun karya ini merupakan karya seni yang luar biasa dengan representasi dramatis hewan liar yang dikejar api hingga ke tepi jurang. Karya ini dipersembahkan sebagai hadiah oleh seniman Indonesia Raden Saleh kepada Raja Willem III dari Belanda pada tahun 1850. Karya ini berskala monumental; kami senang karya ini dapat dipajang dan dihargai oleh pemilik The Frame dari kenyamanan rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8538" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8538" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Boschbrand (Forest Fire) (1849) oleh Raden Saleh</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Anda telah mengerjakan proyek digital mulai dari NFT hingga dunia Web3 untuk membuat karya seni menjadi lebih interaktif dan mudah diakses. Bagaimana Anda melihat teknologi menjembatani kesenjangan aksesibilitas bagi konsumen dan seniman di tahun-tahun mendatang?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kita harus terus memanfaatkan kemampuan ini saat kita bergerak menuju dunia digital bersama semua orang. Tidaklah cukup hanya dengan meniru pengalaman mengunjungi galeri kami. Sebaliknya, pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menciptakan pengalaman museum mereka sendiri yang unik melalui mode keterlibatan online yang berpusat pada interaksi. Melalui tutorial video, permainan, dan siaran langsung, setiap orang dapat bertanya kepada seniman; anak-anak dapat membuat karya seni dengan orang tua mereka; dan siswa dapat melakukan tur pameran bersama guru mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari inisiatif ini, Galeri baru-baru ini menciptakan blockchain pribadi untuk &#8220;Adopt Now,&#8221; sebuah inisiatif urun dana publik yang memungkinkan siapa pun untuk mengadopsi bagian dari karya seni dari koleksi seninya hanya dengan 50 Dolar Singapura. Kami sangat senang melaporkan bahwa inisiatif donasi mikro ini telah menerima tanggapan yang menggembirakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apakah Anda memiliki pameran atau proyek lain yang akan datang yang dapat Anda ceritakan kepada kami? Apakah Anda memiliki rencana untuk proyek seni digital lainnya di masa depan?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai museum yang inovatif, National Gallery Singapore terus berinovasi dan mengeksplorasi teknologi yang sedang berkembang untuk melihat apa yang mungkin dilakukan dalam menciptakan lebih banyak kesempatan untuk apresiasi seni di antara para pengunjung kami. Untuk membuat seni lebih mudah diakses, Galeri ini meluncurkan ARText pada bulan September 2022, sebuah platform interaktif yang memungkinkan pengguna belajar tentang seni Asia Tenggara melalui percakapan sehari-hari di aplikasi pesan yang umum digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ARText dibangun berdasarkan konsep pembelajaran mikro dan memberikan pengalaman belajar seni yang interaktif dan singkat ke perangkat seluler. Galeri ini juga berupaya untuk mempersonalisasi pengalaman dengan mengintegrasikan perangkat lunak pengenal teks berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk melihat lebih banyak karya seni dari National Gallery Singapore, kunjungi Samsung Art Store di The Frame.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
