<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Samsung The Frame &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/samsung-the-frame/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Samsung The Frame &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2024</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2026 16:29:21 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>[Interview] Steve McCurry x Samsung Art Store: Jelajahi Dunia Melalui Lensa</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/interview-steve-mccurry-x-samsung-art-store-jelajahi-dunia-melalui-lensa?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 12 Apr 2024 13:00:07 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3PVJPDS</guid>
									<description><![CDATA[Steve McCurry dari perkumpulan fotografi internasional Magnum Photos, fotografer di balik foto &#8220;Afghan Girl&#8221; yang ikonik, telah berperan penting]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Steve McCurry dari perkumpulan fotografi internasional Magnum Photos, fotografer di balik foto &#8220;Afghan Girl&#8221; yang ikonik, telah berperan penting dalam fotografi kontemporer selama lebih dari empat dekade. Melalui lensanya, McCurry telah mendokumentasikan berbagai konflik dunia, budaya yang memudar, tradisi kuno, dan masyarakat modern secara ekspresif dan personal. Dari riuhnya jalanan di India hingga zona perang aktif di Afghanistan, foto-foto McCurry selalu lebih dari sekadar gambar &#8211; foto-foto ini merupakan jendela untuk melihat pengalaman manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="padding: 2em; border: 1px; border-style: solid;">
<p><strong>Magnum Photos</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Magnum Photos adalah perkumpulan wartawan foto yang terkenal di dunia. Berlokasi di New York, London, Paris dan Tokyo, para fotografer ini menyediakan foto-foto untuk media, penerbit, pengiklan, televisi, galeri dan museum di seluruh dunia. Galeri fotografi Magnum merupakan arsip karya-karya baru yang terus diperbarui setiap hari dari seluruh dunia.</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_13088" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-13088" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12091425/Art-Store-Steve-McCurry_main1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12091425/Art-Store-Steve-McCurry_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12091425/Art-Store-Steve-McCurry_main1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12091425/Art-Store-Steve-McCurry_main1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Steve McCurry</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Menemukan Universalitas Melalui Lensa Kamera</strong></h3>
<p><strong>T: Apakah Anda memiliki momen atau pengalaman penting yang mem</strong><strong>pengaruhi pendekatan terhadap pekerjaan Anda sebagai seorang fotografer?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya selalu ingin berkelana dan menguji kemampuan saya. Setelah lulus dari Pennsylvania State University dan bekerja di sebuah surat kabar selama dua tahun, saya membeli tiket satu arah ke India dengan tabungan saya. Saya menghabiskan waktu selama dua tahun berkelana di seluruh India dan Nepal, memotret untuk berbagai majalah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada musim semi tahun 1979, saya menginap di sebuah hotel kecil di Chitral, Pakistan &#8211; di mana saya bertemu dengan beberapa pengungsi Afghan dari Nuristan yang menceritakan bahwa banyak desa di daerah mereka telah dihancurkan. Saya memberitahu mereka bahwa saya adalah seorang fotografer, dan mereka mendesak saya untuk datang dan memotret perang tersebut. Saya belum pernah memotret daerah konflik sebelumnya dan bingung harus bersikap bagaimana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah beberapa hari, saya menyusuri pegunungan menuju Afghanistan bersama mereka dan menghabiskan waktu hampir tiga minggu untuk memotret kehidupan di sana. Saya tercengang melihat begitu banyak desa yang hampir hancur dan ditinggalkan. Semua jalan diblokir atau berada di bawah kendali pemerintah, jadi kami harus berjalan kaki ke mana-mana. Pada waktu itu, saya bertemu dengan beberapa orang yang menjadi akrab dengan saya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya tersentuh oleh budaya dan keindahan negara ini. Cara hidup yang berbeda tanpa kenyamanan modern, dan saya tertarik pada kesederhanaan gaya hidup tersebut. Semuanya serba sederhana &#8211; dan hal itu yang membuat saya berkali-kali kembali ke Afghanistan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Anda terkenal karena berhasil menggambarkan emosi yang natural dan momen yang intim. Bagaimana cara Anda </strong><strong>mengambil kepercayaan sub</strong><strong>yek Anda, terutama </strong><strong>di tempat-tempat dengan keragaman budaya?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut pengalaman saya, kebanyakan orang dapat didekati. Ketika Anda menjelaskan tujuan Anda dan bagaimana Anda bisa melibatkan mereka, mereka akan terbuka dan mengizinkan Anda untuk memotret mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Foto-foto saya adalah cara saya mengamati dunia dan lingkungan sekitar. Bagi saya, tujuannya adalah untuk menemukan semacam universalitas di antara orang-orang dalam berbagai macam kondisi. Jika saya berhasil, karya seni saya bisa dipahami secara universal oleh siapa pun yang pernah mengalami kondisi kehidupan manusia, tanpa memandang keadaan masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dari semua foto Anda, apakah ada yang menjadi favorit Anda?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya mengambil salah satu foto favorit saya ketika saya berada di kawasan tua di Rajasthan, India. Seluruh kota dicat dengan warna biru yang indah. Saya menemukan sebuah sudut dan mendapati cap tangan anak-anak di sebuah tembok, yang mereka buat pada sebuah festival. Saya berpikir, &#8220;Pasti akan jadi foto yang sangat bagus jika saya bisa memotret orang-orang berjalan melewati sudut itu.&#8221; Setelah berdiri selama sekitar dua jam, seorang anak laki-laki berlari melewatinya, dan saya menangkap momen tersebut. Saat itu &#8211; dan sampai sekarang &#8211; saya sangat menyukai foto hasilnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_13110" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-13110" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12214857/Art-Store-Steve-McCurry_main2.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12214857/Art-Store-Steve-McCurry_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12214857/Art-Store-Steve-McCurry_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12214857/Art-Store-Steve-McCurry_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Boy Playing,” Jodhpur, India (2007)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Dari Lensa ke Ruang </strong><strong>Keluarga</strong></h3>
<p><strong>T: Bagaimana reaksi para pengguna terhadap karya Anda </strong><strong>di The Frame tahun ini?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tanggapannya sangat luar biasa. Para pengguna sangat senang memiliki beragam karya seni yang tersedia di The Frame untuk menghidupkan interior rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The Frame membantu pengguna untuk menemukan dan mengapresiasi seniman baru dan karya seninya. Menarik melihat karya saya bersanding dengan mahakarya klasik dari Van Gogh dan da Vinci, serta karya-karya seniman lainnya yang sedang naik daun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apakah memamerkan karya seni Anda di The Frame berbeda dengan memamerkan karya seni Anda di museum dan galeri?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The Frame memungkinkan pengguna untuk mengubah televisi mereka menjadi pameran seni yang dinamis. Mereka dapat memamerkan gambar di rumah mereka yang mungkin tidak dapat mereka lihat secara langsung di museum. Meskipun tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi melihat karya seni secara langsung, The Frame adalah cara bagus untuk menikmati karya seni di rumah Anda sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Karya apa yang Anda rekomendasikan untuk dipajang di The Frame? </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama berabad-abad di Tibet, bendera doa yang dihiasi dengan tulisan suci dikibarkan dengan keyakinan bahwa niat baik dan welas asih akan disebarkan kepada semua makhluk hidup seiring dengan hembusan angin yang melewatinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_13111" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-13111" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215106/Art-Store-Steve-McCurry_main3.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215106/Art-Store-Steve-McCurry_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215106/Art-Store-Steve-McCurry_main3-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215106/Art-Store-Steve-McCurry_main3-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Prayer Flags,” Tibet (2005)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya menghabiskan waktu selama dua minggu dengan para penjual bunga saat mereka menjajakan dagangan mereka di sepanjang tepi Danau Dal di Kashmir, India. Kegiatan membeli dan memberi hadiah bunga tertanam kuat dalam tradisi wilayah ini dan merupakan bagian integral dari estetika dan ekonomi. <em>Shikari</em><a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> mereka yang dipenuhi dengan bunga-bunga yang bermekaran, menyuguhkan ketenangan yang mendalam dan memberikan kontras yang sangat menyenangkan dibandingkan dengan hiruk pikuknya kota di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_13112" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-13112" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215210/Art-Store-Steve-McCurry_main4.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215210/Art-Store-Steve-McCurry_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215210/Art-Store-Steve-McCurry_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215210/Art-Store-Steve-McCurry_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Dal Lake,” Srinagar, Kashmir (1999)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_13113" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-13113" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215326/Art-Store-Steve-McCurry_main5.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215326/Art-Store-Steve-McCurry_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215326/Art-Store-Steve-McCurry_main5-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/12215326/Art-Store-Steve-McCurry_main5-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Boat in India,” Srinagar, Kashmir (1999)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Fotografi di Era Digital</strong></h3>
<p><strong>T: Mohon jelaskan, apakah dan bagaimana teknologi telah mengubah cara kerja Anda selama ini?</strong></p>
<p><span> </span></p>
<p>Sebagian besar karier saya bekerja secara eksklusif dengan film, tetapi saya telah sepenuhnya menerima teknologi digital akhir-akhir ini. Meskipun hal ini tidak mengubah cara saya melihat karya saya atau cara saya memotret, namun teknologi jelas telah mengubah prosesnya &#8211; membuat saya bisa bekerja dalam kondisi cahaya yang jauh lebih redup dan situasi yang lebih kompleks dibanding di masa lalu. Meskipun demikian, kenyataan yang sama berlaku untuk gambar apa pun, terlepas dari teknik yang digunakan untuk menghasilkannya. Ada ketidakkekalan pada semua hal dan nostalgia tentang hal-hal di masa lalu &#8211; tetapi saya lebih suka melihat ke masa depan.</p>
<p><span> </span></p>
<p><strong>T: Bagaimana perbandingan format digital The Frame dibandingkan dengan platform lain di mana Anda pernah menampilkan karya Anda, seperti galeri, museum, atau bahkan sampul majalah?</strong></p>
<p><span> </span></p>
<p>Setiap media memiliki kelebihannya masing-masing. Seni digital hampir bersifat permanen, dan paparan panas dan cahaya tidak mempengaruhi warna &#8211; tetapi pemilihan media merupakan preferensi pribadi. Banyak museum yang melengkapi pameran mereka dengan presentasi multi-media, dengan menggabungkan format yang berbeda. Akan sangat menarik untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan karena teknologi terus berkembang setiap hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The Frame adalah cara yang luar biasa untuk melihat foto-foto dalam suasana rumah yang lebih intim. Saya ingat pernah turun dari pesawat kemudian melihat salah satu karya foto saya di layar besar di Bandara JFK di New York. Rasanya seperti tidak nyata melihat karya saya dinikmati oleh ribuan orang yang melewati terminal. Demikian pula, The Frame memungkinkan orang untuk melihat karya seni dengan lebih nyaman &#8211; menambahkan dimensi baru pada pengalaman tersebut.</p>
<p><span> </span></p>
<p><strong>T: Di era digital ini, di mana sebagian besar orang menggunakan ponsel mereka sebagai kamera, bagaimana Anda melihat perkembangan peran fotografer profesional?</strong></p>
<p><span> </span></p>
<p>Media, platform atau teknologi &#8211; baik itu Instagram, digital atau film &#8211; tidaklah penting. Fotografi yang sukses haruslah tentang bercerita dan menjadi kreatif, memiliki interpretasi dan pemikiran Anda sendiri untuk mengatakan apa yang penting bagi Anda dan menyampaikan emosi tersebut melalui foto-foto Anda.</p>
<p><span> </span></p>
<p><strong>T: Apa rencana Anda selanjutnya di tahun mendatang?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam waktu dekat saya akan melakukan perjalanan ke Antartika serta menulis sebuah buku cerita pendek.</p>
<p><span> </span></p>
<p>Kunjungi Samsung Art Store di <span><a href="https://samsung.com/lifestyle-tv" target="_blank" rel="noopener">The Frame</a> untuk melihat lebih banyak karya Steve McCurry.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup><span>[1]</span></sup></a> <em>(Di Kashmir) Sebuah rumah perahu yang ringan dengan dasar yang datar.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Interview Samsung Art Store dengan Museum Van Gogh, Rayakan Tahun ke-50</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/interview-samsung-art-store-dengan-museum-van-gogh-rayakan-tahun-ke-50?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 09:00:47 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3xvdnS6</guid>
									<description><![CDATA[Tidak banyak seniman yang begitu terkenal dan dicintai layaknya Vincent van Gogh. Mulai dari &#8220;Almond Blossom&#8221; dan &#8220;Sunflowers&#8221; hingga]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak banyak seniman yang begitu terkenal dan dicintai layaknya Vincent van Gogh. Mulai dari &#8220;Almond Blossom&#8221; dan &#8220;Sunflowers&#8221; hingga potret dirinya yang ikonis serta karya impresionisnya yang memukau, Van Gogh dikenal di seluruh dunia berkat penggunaan warna-warna yang berani dan sapuan kuas yang dramatis. Menyimpan koleksi karya seni Van Gogh terbesar di dunia, Van Gogh Museum di Amsterdam, Belanda, didedikasikan untuk karya sang seniman dan para seniman sezamannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12987" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12987" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221635/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main1-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ The Van Gogh Museum, Amsterdam</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom mewawancarai Jordy Howldar, Head of Business Development Asia, Museum Van Gogh, untuk membahas bagaimana teknologi dapat melestarikan warisan Van Gogh untuk generasi mendatang dan bagaimana kemitraan dengan Samsung Art Store dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap seni.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Memperluas Akses ke Karya Seni Melalui Samsung Art Store</strong></h3>
<p><strong><span>T: Dapatkah Anda berikan gambaran umum mengenai peran Anda di Museum Van Gogh?</span></strong></p>
<p><span>Sebagai Head of Business Development Asia di Museum Van Gogh, saya bertanggung jawab atas kemitraan dan perizinan di Asia. Pekerjaan utama saya adalah memperkenalkan isi museum ke pasar Asia, berkolaborasi dengan merek-merek ternama untuk memperluas jangkauan dan mengelola kemitraan ini untuk memastikan bahwa kemitraan tersebut selaras dengan nilai dan tujuan Museum Van Gogh.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Kerja sama antara Samsung Art Store dan Museum Van Gogh dimulai pada tahun 2018. Sejak saat itu, apakah museum telah mengubah cara mereka memilih karya seni untuk ditampilkan di Samsung Art Store?</span></strong></p>
<p><span>Pendekatan kami saat memilih karya seni untuk Samsung Art Store telah berevolusi sejak tahun 2018. Kini, kami mempertimbangkan preferensi dan tren audiens global dan berupaya menampilkan beragam koleksi karya Van Gogh yang sesuai dengan budaya dan selera yang berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir, karya seni Van Gogh menjadi sangat populer di kalangan pengguna The Frame &#8211; karena karya-karyanya yang terkenal maupun karya yang kurang dikenal telah menarik banyak pemirsa.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12988" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12988" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04221922/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main2-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Self-Portrait with Grey Felt Hat” (1887)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Apa makna penting dari menyediakan karya Van Gogh bagi khalayak luas melalui platform seperti Samsung Art Store?</span></strong></p>
<p><span>Platform seperti Samsung Art Store membuka akses yang lebih luas terhadap karya seni, sehingga orang-orang dapat menikmati kreativitas Van Gogh tanpa perlu bepergian. Selain itu, karya-karyanya dapat dilihat oleh audiens baru, yang mungkin tidak memiliki kesempatan untuk menikmatinya tanpa Samsung Art Store.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Setengah Abad Mengabadikan Keindahan Artistik</strong></h3>
<p><strong>T: Bagaimana cara Museum Van Gogh merayakan hari jadinya yang ke-50?</strong></p>
<p>Untuk merayakan ulang tahun ke-50, museum ini menyelenggarakan pameran, acara, dan program edukasi khusus untuk merefleksikan pencapaian di masa lalu dan mengantisipasi kontribusi di masa depan bagi dunia seni. Kami mengajak semua orang untuk bergabung dalam perayaan ini dengan menghadiri berbagai kolaborasi dan pameran kami &#8211; seperti pameran bersama <span><a href="https://www.vangoghmuseum.nl/en/van-gogh-museum-x-pokemon" target="_blank" rel="noopener">Pokémon</a></span>. Tahun lalu, kami mengadakan <span><a href="https://www.vangoghmuseum.nl/en/visit/whats-on/50-years-of-inspiration/celebrations-on-museumplein" target="_blank" rel="noopener">Sunflower Art Festival</a></span> untuk merayakan hari jadi kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12989" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12989" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222134/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main3-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Sunflowers” (1889)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>T: Apa saja momen yang paling berkesan atau penting dalam sejarah 50 tahun Museum Van Gogh?</span></strong></p>
<p><span>Pada ulang tahun pertama kami, museum ini mengadakan pameran bagi para pengunjung untuk menjelajahi sejarah lembaga ini. Tanpa dukungan penuh dari keluarga Van Gogh, museum ini tidak akan ada.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dari karya-karya yang dipilih untuk Samsung Art Store, karya mana yang Anda rekomendasikan untuk ditampilkan di The Frame?</strong></p>
<p>Yang pertama adalah &#8220;Wheatfield Under Thunderclouds,&#8221; sebuah lukisan mencolok yang mengilustrasikan langit yang gelap dan mendung serta ladang gandum berwarna keemasan. Ketika ditampilkan di The Frame, kontras yang dramatis menampilkan intensitas dan gejolak emosional yang dirasakan oleh Van Gogh ketika itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12990" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12990" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222223/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main4-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Wheatfield Under Thunderclouds” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikutnya, saya akan merekomendasikan “Fishing Boats on the Beach at Les Saintes-Maries-de-la-Mer.” Nuansa biru laut dan langit yang cerah disandingkan dengan perahu yang berwarna-warni membuat lukisan ini ideal untuk The Frame. Kemampuan TV ini untuk menampilkan warna-warna cerah akan menghidupkan karya ini, menonjolkan sifat hidup dan dinamis dari lukisan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12991" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-12991 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222259/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main5-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Fishing Boats on the Beach at Les Saintes-Maries-de-la-Mer” (1888)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pilihan ketiga saya adalah &#8220;Landscape at Twilight,&#8221; sebuah lukisan yang menggambarkan langit senja dan lanskap pedesaan. Layar The Frame secara akurat menangkap nuansa halus ini dalam warna-warni &#8211; menjadikan karya yang indah ini sebagai tambahan yang menenangkan di ruangan mana pun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12992" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12992" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222339/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main6-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Landscape at Twilight” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Melestarikan Warisan Dengan Teknologi</strong></h3>
<p><strong>T: Bagaimana teknologi berdampak pada Museum Van Gogh sejak dibuka pada tahun 1973?</strong></p>
<p>Misi kami adalah untuk menginspirasi khalayak yang beragam dengan seni dan kehidupan Vincent van Gogh, dan kami selalu mencari cara baru untuk melakukannya. Oleh karena itu, kami telah memanfaatkan teknologi baru, baik di dalam museum maupun secara online, untuk melestarikan warisan Van Gogh bagi generasi mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span><strong>T: Bagaimana The Frame dapat meningkatkan pengalaman dalam menikmati karya seni? </strong></span></p>
<p><span>Fokus museum ini adalah untuk memamerkan koleksi Van Gogh kami yang sangat banyak. Menawarkan koleksi mahakarya ini di The Frame memberikan kesempatan kepada para pengguna untuk menikmati lukisan Vincent van Gogh yang terkenal di dunia dari rumah. Tentu saja, kami berharap orang-orang juga akan terinspirasi untuk datang dan menikmati karya seni tersebut secara langsung di Museum Van Gogh di Amsterdam.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span><strong>T: Pada bulan Desember lalu, Samsung Art Store menampilkan kurasi koleksi Van Gogh yang disebut “Van Gogh in Winter.” Apa yang dapat dinikmati pemirsa dalam koleksi ini?</strong></span></p>
<p><span>Kami sangat senang dapat menghadirkan pilihan karya seni ke Samsung Art Store. Setiap karya &#8211; mulai dari &#8220;The Bedroom&#8221; yang cerah hingga &#8220;Snow-Covered Field with a Harrow (after Millet)&#8221; yang tenang &#8211; merangkum penggunaan warna yang revolusioner dan lanskap emotif dari Van Gogh.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Koleksi &#8220;Van Gogh in Winter&#8221; menghadirkan jendela unik menuju dunia Van Gogh, menampilkan evolusinya sebagai seniman dan pengaruhnya yang abadi terhadap sejarah seni. Kami mengundang para pengunjung untuk membenamkan diri dalam karya-karya klasik ini dan menikmati karya seni Van Gogh dalam format digital baru yang semarak.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12993" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12993" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222501/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main7-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “The Bedroom” (1888)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_12994" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-12994" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/04/04222534/Art-Store-Van-Gogh-Museum_main8-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ “Snow-Covered Field with a Harrow (after Millet)” (1890)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Kunjungi Samsung Art Store di <a href="https://www.samsung.com/id/lifestyle-tvs/the-frame/" target="_blank" rel="noopener">The Frame</a> untuk melihat koleksi Van Gogh lainnya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung dan Marimekko Rilis Karya Seni Edisi Terbatas untuk The Frame</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-dan-marimekko-rilis-karya-seni-edisi-terbatas-untuk-the-frame?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 09:05:50 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame TV]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/49mogDw</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics dan Marimekko[1], sebuah rumah desain ternama asal Finlandia, telah berkolaborasi untuk meluncurkan karya seni edisi terbatas untuk The]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics dan Marimekko<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a>, sebuah rumah desain ternama asal Finlandia, telah berkolaborasi untuk meluncurkan karya seni edisi terbatas untuk The Frame, TV lifestyle dari Samsung. Mulai 1 Februari, Marimekko akan memperkenalkan 40 desain di Samsung Art Store, khusus untuk The Frame.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Marimekko selalu mengapresiasi keindahan dan sukacita dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; ujar Sanna-Kaisa Niikko, Chief Marketing Officer Marimekko. &#8220;Kami sangat senang dapat menghadirkan <em>bold pattern </em>kami sebagai seni sehari-hari kepada audiens baru. Dalam kolaborasi dengan Samsung ini, kami sangat senang dapat merayakan ulang tahun ke-60 Unikko.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_11746" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-11746 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/08071318/Samsung-Art-Store-x-Marimekko_main1.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/08071318/Samsung-Art-Store-x-Marimekko_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/08071318/Samsung-Art-Store-x-Marimekko_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/08071318/Samsung-Art-Store-x-Marimekko_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲<em>Unikko</em>, yang tahun ini merayakan hari jadinya yang ke-60, merupakan salah satu dari 40 koleksi cetakan Marimekko yang tak lekang oleh waktu, yang akan tersedia di Samsung Art Store</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Samsung Art Store dan Marimekko: Di mana Seni dan Inovasi Bertemu</strong></h3>
<p>Samsung berkomitmen menghadirkan inovasi yang lebih <em>stylish</em> melalui kolaborasi edisi terbatas yang menghadirkan 30 koleksi seni <em>timeless </em>karya Marimekko untuk The Frame. Untuk menggambarkan perubahan musim, pengguna dapat merotasi tiga koleksiyang masing-masing terdiri dari 12 tampilan di TV mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kolaborasi ini akan menawarkan banyak portofolio seni hasil karya seniman-seniman sebagai berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Maija Isola, perancang di balik pola bunga Unikko yang terkenal dan lebih dari 500 pola lainnya untuk Marimekko</li>
<li>Fujiwo Ishimoto, desainer Jepang pemenang penghargaan yang telah bekerja dengan merek ini sejak tahun 1970-an</li>
<li>Katsuji Wakisaka, seorang desainer tekstil Jepang yang dikenal dengan motif khas dan warna-warna yang berani</li>
<li>Vuokko Eskolin-Nurmesniemi, desainer tekstil Finlandia yang terkenal dengan desainnya yang fungsional dan tak lekang oleh waktu</li>
<li>Maija Louekari, seorang desainer yang menggabungkan gambar garis naratif dengan permukaan berwarna yang mencolok</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Samsung dengan bangga mengumumkan ditambahkannya karya-karya dari rumah desain Finlandia untuk pertama kalinya ke Samsung Art Store,&#8221; kata Sofia Monteiro, Product Manager for Samsung Art Store Europe. &#8220;Visi kami melalui kolaborasi ini adalah untuk menghadirkan desain yang tak lekang oleh waktu secara langsung kepada para pengguna, sehingga mereka dapat mempersonalisasi rumah mereka dengan sentuhan kreativitas Finlandia. Kami berharap dapat terus memberikan nilai tambah bagi para pengguna yang sangat kami hargai melalui pilihan desain ikonik dan motif-motif yang indah ini.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Desain Marimekko akan tersedia di Samsung Art Store &#8211; layanan berlangganan eksklusif untuk The Frame, di mana pengguna dapat menelusuri dan memilih lebih dari 2.300 karya dari seniman, museum, galeri, dan perusahaan desain ternama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> Marimekko adalah perusahaan desain lifestyle asal Finlandia yang terkenal dengan cetakan dan warna khasnya. Portofolio produk perusahaan ini meliputi pakaian, tas, dan aksesori berkualitas tinggi serta barang-barang dekorasi rumah mulai dari tekstil hingga peralatan makan. Ketika Marimekko didirikan pada tahun 1951, kain motifnya yang tak tertandingi punya ciri khas yang menonjol dan unik. Pada tahun 2022, penjualan bersih perusahaan mencapai EUR 167 juta dan laba operasional mencapai EUR 30,4 juta. Secara global, ada sekitar 150 toko Marimekko, dan toko online yang melayani pelanggan di 35 negara. Pasar utamanya adalah Eropa Utara, Asia-Pasifik, dan Amerika Utara. Grup ini mempekerjakan sekitar 460 orang. Saham perusahaan ini diperdagangkan di Nasdaq Helsinki Ltd. www.marimekko.com</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Hadirkan Koleksi Keith Haring ke The Frame</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-hadirkan-koleksi-keith-haring-ke-the-frame?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 11:37:26 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/47XXTmP</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam industri display, mengumumkan peluncuran koleksi baru karya Keith Haringdi Samsung Art Store, mulai]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-10930" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-1024x696.jpg" alt="" width="1024" height="696" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-1024x696.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-829x563.jpg 829w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/12/04114800/Keith-Haring-Untitled_Dancing-Dogs_dl4-2-768x522.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Co, Ltd, pemimpin global dalam industri <em>display</em>, mengumumkan peluncuran koleksi baru karya Keith Haringdi Samsung Art Store, mulai tanggal 1 Desember. Koleksi ini menampilkan 12 karya seniman legendaris yang paling terkenal dari abad ke-20, memperkenalkan karyanya ke rumah-rumah di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dapat menghadirkan kekuatan dan vitalitas dari master kontemporer ini ke Samsung Art Store,&#8221; ujar Seline Sangsook Han, Executive Vice President of the Visual Display Business at Samsung Electronics. &#8220;Keith Haring menciptakan bahasa visual yang dapat dikenali di seluruh dunia, dan kami sangat senang dapat menyediakan karya seni ini pada platform digital untuk dinikmati oleh audiens global kami di rumah.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keith Haring, salah satu seniman muda paling terkenal pada masanya, merupakan representasi klasik dari budaya <em>urban street</em> New York pada tahun 1980-an. Terinspirasi oleh <em>street art</em> yang menjadi ciri khas kota ini, Haring mulai memamerkan karyanya di galeri dan museum di seluruh dunia. Dia juga berpartisipasi dalam proyek-proyek kesadaran sosial, termasuk kampanye literasi dan inisiatif anti-AIDS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna Samsung Art Store kini dapat menampilkan karya-karya seperti &#8220;Radiant Baby&#8221;, &#8220;Retrospect&#8221;, dan &#8220;Untitled (Dancing Dogs)&#8221;, sehingga karya seni Haring yang ikonik ini dapat tersedia lebih luas bagi konsumen di seluruh dunia. Pilihan tersebut juga dikurasi secara khusus dan dioptimalkan untuk rasio layar 16:9 The Frame.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bekerja sama dengan Samsung Art Store terasa seperti sebuah kesempatan yang luar biasa untuk membagikan karya seni ikonik Keith Haring kepada khalayak global,&#8221; kata David Stark, Founder and President of Artestar, sebuah agensi lisensi dan konsultasi merek internasional yang mewakili Keith Haring Studio. &#8220;Keith hidup dengan etos &#8216;seni untuk semua orang&#8217;, dan The Frame memungkinkan karyanya memasuki rumah para penggemar dan pendatang baru. Kami berharap koleksi ini akan memicu ketertarikan pada Haring dan warisannya.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepanjang kariernya, Haring menghasilkan karya seni bukan hanya sebagai penyaluran kreativitas, tetapi juga untuk kemajuan komunitasnya. Dia menciptakan banyak mural, patung, dan lukisan untuk memberikan manfaat bagi rumah sakit, kelompok anak-anak yang kurang mampu, dan berbagai organisasi kesehatan masyarakat. Yayasannya berkomitmen untuk bekerja sama dengan museum, galeri, penerbit, dan kurator program pendidikan seni untuk mengenang karyanya. Haring telah menjadi subjek dari beberapa retrospeksi internasional, dan karyanya ditampilkan dalam koleksi pribadi dan publik utama, termasuk Museum of Modern Art, Whitney Museum of American Art, dan masih banyak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak dimulainya Samsung Art Store pada tahun 2017, Samsung telah bermitra dengan seniman, museum, dan galeri seni ternama untuk memungkinkan pengguna melihat mahakarya dan koleksi yang tak ternilai dari rumah mereka sendiri. Di samping koleksi ini, Samsung Art Store menyimpan ribuan karya seni digital tambahan dari para master &#8211; seperti Gustav Klimt, Kandinsky, dan Van Gogh &#8211; dan koleksi seni digital dari institusi global utama &#8211; termasuk Tate di London, Museum Prado di Madrid, dan Museum Belvedere di Wina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang The Frame dan Samsung Art Store, silakan kunjungi samsung.com.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Art Store Bawa Mahakarya Salvador Dalí ke Rumah Anda</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-art-store-bawa-mahakarya-salvador-dali-ke-rumah-anda?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 07:00:33 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3qVRUij</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd resmi mengumumkan penyambutan bagi 12 mahakarya Salvador Dalí yang paling menonjol ke Samsung Art Store1 melalui kerja sama dengan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd resmi mengumumkan penyambutan bagi 12 mahakarya Salvador Dalí yang paling menonjol ke Samsung Art Store<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> melalui kerja sama dengan Fundació Gala-Salvador Dalí, lembaga budaya privat yang didirikan oleh sang pelukis dengan misi untuk mempromosikan karya artistik, budaya, dan intelektual di Spanyol dan luar negeri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salvador Dalí dikenal secara global karena gaya surealisnya yang ditandai dengan penggambaran seolah mimpi, ilusi yang melawan realita, dan perhatian yang sangat teliti terhadap detail, yang membuatnya menjadi salah satu seniman yang paling bertahan dan penuh teka-teki dalam 100 tahun terakhir. Dengan lukisan-lukisan yang mengundang penonton untuk mendekat dan melihat interaksi yang tak terduga antara yang aneh dan yang biasa, Dali telah memikat hati penikmatnya sejak karya pertamanya dipamerkan di Barcelona, Spanyol pada tahun 1925.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kemitraan dengan Samsung ini memberikan Fundació Gala-Salvador Dalí sebuah panggung global untuk berbagi karya dan warisan Dalí yang dinamis dengan generasi yang sama sekali baru, para digital native,&#8221; ujar Andrea Fisher-Scherer, Managing Director of Merchandise Licensing, Artists Rights Society, organisasi yang membantu menjembatani kesepakatan antara Fundació Gala-Salvador Dalí dan Samsung. &#8220;Karya-karya ini, yang dipilih secara khusus dalam kemitraan dengan Samsung Art Store, memungkinkan kami untuk memamerkan karya Dalí yang paling mencolok dan layar memukau yang mampu disajikan oleh The Frame.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya-karya yang ditampilkan &#8211; termasuk beberapa karya paling terkenal dari sang seniman seperti &#8220;The Persistence of Memory&#8221; (1931), &#8220;The Temptation of St. Anthony&#8221; (1946), dan &#8220;Swans Reflecting Elephants&#8221; (1937) &#8211; telah dikurasi oleh Samsung dan bersumber dari Fundació Gala-Salvador Dalí serta institusi global terkemuka lainnya dan koleksi pribadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalí, yang lahir di kota Figueres, Catalonia, timur laut Spanyol, menghabiskan sebagian besar hidupnya di wilayah tersebut, menciptakan karya seni yang inovatif yang kemudian menginspirasi para seniman dan penikmatnya selama beberapa generasi. Namun, Dalí selalu bercita-cita untuk berbagi visi artistiknya dengan audiens yang lebih luas, membawa lukisan surealisnya yang menonjol ke pameran di Paris, London, dan New York &#8211; dan secara bersamaan mencari inspirasi kreatif dan kolaborasi dengan seniman dan intelektual terkenal di dunia pada masanya, termasuk Coco Chanel, Sigmund Freud, dan Pablo Picasso.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghormati warisan internasional Dalí dan tingginya permintaan akan karya seni Dalí di Samsung Art Store, Samsung menyadari pentingnya mengamankan kemitraan yang sangat penting ini bagi para pencinta seni di seluruh dunia. Demikian pula, Fundació Gala-Salvador Dalí memperluas cara mereka dapat menyediakan akses digital instan ke beberapa karya seni Dalí yang paling penting secara artistik kepada jutaan orang dengan kemitraan khusus ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Samsung Art Store menghubungkan jutaan pemilik The Frame dengan karya seni terkenal di dunia dari ratusan museum, institusi, dan koleksi pribadi di seluruh dunia, dan kami sangat senang dapat bermitra dengan Fundació Gala-Salvador Dalí untuk menghadirkan seniman yang paling banyak dicari dan diminta di platform ini ke Samsung Art Store,&#8221; ujar Daria Greene, Global Curator, Samsung Art Store. &#8220;Karya-karya seni dari katalog Dalí yang luar biasa ini memiliki keunikan dan visual yang sama menariknya saat ini seperti pada saat dilukis, dan kami sangat senang dapat menghadirkannya dalam platform digital untuk audiens baru yang dapat menikmatinya di luar museum dan langsung dari rumah.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Salah satu keinginan terbesarnya adalah untuk dikenal dan karya seninya sampai ke khalayak yang lebih luas,&#8221; kata Clàudia Galli, Art Historian, Fundació Gala-Salvador Dalí. &#8220;Dalí akan sangat terkesan bisa hadir di rumah orang-orang.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain karya-karya dari Dalí, konsumen dapat menjelajahi ribuan karya seni lainnya dari para seniman seperti Claude Monet, Johannes Vermeer, dan Julia Contacessi di Samsung Art Store, yang dapat ditampilkan secara instan di The Frame. Selain itu, Samsung Art Store juga menampilkan karya seni dari berbagai institusi besar dunia seperti Victoria and Albert Museum di London, National Gallery Singapore, Belvedere Museum di Wina, Prado Museum di Madrid, dan Berlin State Museum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk menghormati kedatangan Dalí di Art Store, sebuah film dokumenter pendek yang merayakan kehidupan dan karyanya telah diluncurkan sebagai bagian dari seri video &#8220;Meet the Artist&#8221; Samsung. Tonton film dokumenter &#8220;Meet the Artist: Salvador Dali&#8221; selengkapnya di <span><a href="https://www.youtube.com/watch?v=qUUjeVUK46I">sini.</a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Langganan Art Store sebesar $4.99/bulan atau $49.99/tahun.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Jalanan ke Samsung Art Store: Proses Kreatif dan Inspirasi Logan Hicks untuk Seni Stensil Urban</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-jalanan-ke-samsung-art-store-proses-kreatif-dan-inspirasi-logan-hicks-untuk-seni-stensil-urban?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 17 May 2023 09:00:51 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Matte Display]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3XtKuiq</guid>
									<description><![CDATA[Sejak diluncurkan pada tahun 2017, Samsung Art Store telah menjadi yang terdepan dalam mendorong perubahan signifikan dalam cara kita menikmati dan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak diluncurkan pada tahun 2017, Samsung Art Store telah menjadi yang terdepan dalam mendorong perubahan signifikan dalam cara kita menikmati dan mengapresiasi seni. Dengan koleksi karya seni yang sangat banyak, <a href="https://www.samsung.com/id/lifestyle-tvs/the-frame/ls03b-43-inch-the-frame-qled-4k-smart-tv-black-qa43ls03bakxxd/">The Frame</a> dan Art Store menawarkan berbagai cara bagi konsumen untuk menikmati beragam bentuk karya seni dari rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Street art &#8211; yang sering kali menggabungkan elemen-elemen dari lingkungan dan alam &#8211; telah menemukan tempatnya di media digital seiring dengan teknologi layar dan kualitas gambar yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kemitraan dengan seniman seperti Logan Hicks, Samsung Art Store telah menjembatani kesenjangan antara seni publik dan konsumen sehari-hari, menghadirkan detail, ekspresi, dan impresi terkecil lebih dekat kepada pengguna daripada sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Simak diskusi dengan Logan tentang proses kreatif dan inspirasinya, serta bagaimana kemitraannya dengan Samsung Art Store membantu mendorong batas-batas karyanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<table style="height: 63px;" width="1318">
<tbody>
<tr>
<td width="623">Logan Hicks adalah seorang seniman terkemuka yang berbasis di New York, terkenal dengan lanskap urban fotorealistiknya yang mendetail. Dengan menggunakan beberapa lapis stensil, ia memadukan estetika urban dengan sangat presisi dan detail.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/sFS9CXs8kBU?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Inspirasi dan Pengaruh: Dari Baltimore hingga California dan Lebih Jauh Lagi</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dapatkah Anda menceritakan sedikit tentang diri Anda dan karier Anda sebagai seniman? Bagaimana Anda mulai bekerja dengan stensil?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Setelah menjalankan bisnis <em>screen printing</em> komersial yang sukses, saya memutuskan untuk fokus pada karya seni saya dan pindah dari Baltimore ke California. Saya mencoba stensil <em>hand-cut</em> dan jatuh cinta. Prosesnya mirip, tetapi stensil itu melelahkan dan tidak eksak. Saya menerima tantangan ini dan belajar untuk menciptakan detail yang dalam dengan beberapa lapisan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8364" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8364" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144934/Art-Store_Logan-Hicks_Main1.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144934/Art-Store_Logan-Hicks_Main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144934/Art-Store_Logan-Hicks_Main1-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144934/Art-Store_Logan-Hicks_Main1-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Logan Hicks</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apa hasrat Anda yang menginspirasi karya seni Anda?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Traveling adalah inspirasi sekaligus obat anti depresi bagi saya. Melihat negara, orang, tempat dan budaya baru selalu membantu membuka mata saya tentang betapa fantastisnya dunia ini. Setelah saya melakukan traveling, saya selalu bersemangat untuk kembali ke studio.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Saya juga menemukan banyak inspirasi di New York City. Cara kota ini berubah sepanjang hari dan tahun &#8211; kota ini memiliki kehidupannya sendiri. Selama pandemi, sangat menarik untuk melihat kota yang semarak </span><span>ini </span><span>kosong. </span><span>I</span><span>ndah</span><span> dalam kesunyiannya</span><span>.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><strong>T: Dapatkah Anda menceritakan proses artistik Anda, dari foto-foto untuk memulai karya hingga produk akhir?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Saya biasanya tidak menjelaskan secara rinci tentang proses saya, karena orang-orang mudah mengira prosesnya sama dengan produk akhir. Sekitar 75% dari waktu saya membuat karya seni adalah proses yang panjang dalam persiapan gambar, pemotongan stensil, menyatukan stensil, dll. Untuk menjelaskannya secara singkat, saya mengambil foto, memecahnya ke dalam berbagai tingkat kontras, memotongnya, menyemprotkannya di atas satu sama lain, dan kemudian dengan hati-hati mengecat. Stensil saya bukanlah jenis stensil yang bisa langsung dipulaskan di atas lapisan cat &#8211; saya secara perlahan-lahan memunculkan gambar dengan semprotan kecil cat yang saya tumpuk.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8369" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26145134/Art-Store_Logan-Hicks_Main2.gif" alt="" width="500" height="276" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apa langkah favorit Anda dalam proses artistik Anda?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Langkah favorit saya adalah menciptakan dan memilih mood untuk karya seni saya. Apakah karya ini akan presisi atau seperti lukisan? Apakah akan menggambarkan kesunyian malam hari atau keceriaan hari yang cerah? Satu set stensil bisa dilukis dengan berbagai cara, dan saya suka proses menemukan mana yang terbaik.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Kemitraan apa yang telah Anda kerjakan selama bertahun-tahun yang paling menonjol bagi Anda?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Saya menemukan bahwa kemitraan yang paling sukses adalah kemitraan yang paling sedikit arahannya, setidaknya bagi saya. Menemukan perusahaan yang memberikan kebebasan untuk melakukan apa yang saya inginkan adalah hal yang paling penting untuk kolaborasi yang sukses. Beberapa yang terlintas dalam pikiran saya adalah </span><a href="https://newyorkcityfeelings.com/cool-street-art-logan-hicks-bowery-graffiti-wall/">Bowery Wall</a> <span>yang saya lukis untuk keluarga Goldman di New York dan kemitraan dengan Porsche untuk mobil listrik mereka di Scope Art Fair.</span></p>
<h3><strong><br />
Logan Hicks X Samsung Art Store </strong></h3>
<p><strong>T: Mengapa Anda memilih untuk bermitra dengan Art Store?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Seorang seniman hanya memiliki dua alasan untuk terus berkarya: membuat karya seni dan menampilkan karya seni tersebut kepada khalayak. Bagi saya, Samsung Art Store adalah outlet untuk memamerkan karya seni saya &#8211; ini merupakan pendekatan baru untuk menampilkan karya seni saya, dan saya merasa ini menarik karenanya. Hunian sekarang ini terus semakin kecil, jadi saya melihat ini sebagai cara untuk berbagi beberapa karya seni daripada menggantungnya di dinding yang terbatas.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8368" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144941/Art-Store_LoganHicks_Main3_F.jpg" alt="" width="1000" height="431" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144941/Art-Store_LoganHicks_Main3_F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144941/Art-Store_LoganHicks_Main3_F-768x331.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Bagaimana cara memajang karya Anda di The Frame dibandingkan dengan media lain yang pernah Anda gunakan (misalnya, kanvas, dinding bata/beton, papan reklame)?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span>Karya seni yang bagus harus dapat diterjemahkan ke berbagai media: kanvas, dinding, atau digital. The Frame adalah platform yang menarik hanya karena Anda tidak memiliki kendali atas di mana karya seni itu akan digantung atau rumah tangga seperti apa yang akan mengunduh karya seni apa. &#8211; Sangat menyenangkan untuk mengetahui yang mana dari karya saya yang memiliki daya tarik paling universal. Ketika Anda membuat karya untuk lokasi tertentu (seperti mural), Anda harus mempertimbangkan lingkungan sekitar, pencahayaan, permukaan dinding, dll. Keberhasilan sebuah mural didasarkan pada kemampuan Anda untuk beradaptasi dengan lingkungan. Namun, dengan The Frame, kita mencabut karya-karya tersebut dari dinding dan memasukkannya ke dalam ruang digital – 100% perhatian akan tertuju pada karya seni yang dibuat, bukan pada lingkungan tempat karya tersebut berada.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-8365" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144936/Art-Store_Logan-Hicks_Main4.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144936/Art-Store_Logan-Hicks_Main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144936/Art-Store_Logan-Hicks_Main4-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144936/Art-Store_Logan-Hicks_Main4-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Bagaimana teknik khas Anda dalam memadukan warna melalui aerosol berkontribusi pada daya tarik visual karya Anda ketika ditampilkan secara digital?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span>Saya berharap, para pemirsa dapat menghargai karya saya pada berbagai tingkatan. Contohnya, Anda hanya mengamati suatu subyek dari kejauhan, sebelum Anda mulai memperhatikan detailnya saat Anda mendekat. Setelah Anda berada dalam jarak beberapa inci darinya, eksekusinya menjadi jelas &#8211; dari cara warna-warnanya menyatu hingga titik-titik kecil cat aerosol yang membentuk permukaan gambar.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Karya saya memiliki nuansa yang sulit dilihat pada tampilan digital tradisional. Saya senang dengan layar matte The Frame yang menangkap detail cat semprot dan perubahan warna yang <em>subtle</em>.  Layar ini menawarkan kesempatan untuk menikmati karya dari berbagai jarak, seakan-akan karya tersebut ada di dinding atau kanvas. </span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>T: Anda telah memiliki pengalaman dalam menciptakan mural berskala besar di seluruh dunia di tempat-tempat seperti Istanbul, Miami, Baltimore, New York, Tunisia, Paris, dan lain-lain. Bagaimana kemitraan dengan Art Store dapat memperluas jangkauan global dan aksesibilitas karya Anda kepada khalayak di luar itu?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Saya mudah lupa bahwa 99,9% dari dunia tidak akan memiliki kesempatan untuk melihat karya saya secara langsung. Ketika saya melukis mural, biasanya di daerah metropolitan yang lebih besar dan di kota-kota di mana saya sudah terkoneksi. Jadi, saya ingin memperluas jangkauan saya ke orang-orang yang mungkin tidak tinggal di tempat yang saya lukis. Dengan pendekatan ini, seseorang di pedalaman pedesaan Australia dan orang lain di jantung kota Manhattan sama-sama dapat mengakses karya saya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apa tiga pilihan terbaik Anda yang akan Anda rekomendasikan kepada konsumen untuk ditampilkan di The Frame?  </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8366" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-8366 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144938/Art-Store_Logan-Hicks_The-Entrance-2019_Main5.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144938/Art-Store_Logan-Hicks_The-Entrance-2019_Main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144938/Art-Store_Logan-Hicks_The-Entrance-2019_Main5-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144938/Art-Store_Logan-Hicks_The-Entrance-2019_Main5-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ The Entrance, 2019</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lukisan ini adalah bagian depan rumah Monet. Saya mengunjungi Taman Monet untuk pertama kalinya dan langsung merasa seperti berada di negeri yang berbeda &#8211; bunga-bunga mengelilingi saya seperti kabut hijau, dan aroma bunga memenuhi udara. Berdiri di depan rumah Monet, saya membayangkan bagaimana rasanya tinggal di sana. Saya berpikir bahwa inilah yang dilihat Monet setiap pagi saat ia berjalan-jalan di taman dan kembali ke rumahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8363" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8363" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144931/Art-Store_Logan-Hicks_Giverny-2019_Main6.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144931/Art-Store_Logan-Hicks_Giverny-2019_Main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144931/Art-Store_Logan-Hicks_Giverny-2019_Main6-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144931/Art-Store_Logan-Hicks_Giverny-2019_Main6-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Giverny, 2019</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya ini juga berasal dari Taman Monet. Yang paling saya sukai dari taman ini adalah sangat jarang Anda bisa berdiri di tempat yang sama di mana sebuah mahakarya diciptakan. Saya tumbuh dengan melihat lukisan Monet di buku-buku sejarah seni saya, di TV dan film. Namun ketika saya mengunjungi taman ini, saya menyadari bahwa saya ada di dalam lukisan tersebut. Saya berdiri di tempat Monet pernah berdiri saat dia melukis, dan tiba-tiba karya seninya menjadi lebih masuk akal bagi saya. Tentu saja, dia melukis tamannya! Bagaimana mungkin Anda mengunjungi surga dan tidak mengabadikannya dalam sebuah lukisan?</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8362" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8362" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144929/Art-Store_Logan-Hicks_Axon-2018_Main7.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144929/Art-Store_Logan-Hicks_Axon-2018_Main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144929/Art-Store_Logan-Hicks_Axon-2018_Main7-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/26144929/Art-Store_Logan-Hicks_Axon-2018_Main7-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Axon, 2018</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya memiliki titik lemah untuk Paris: budaya, makanan, seni dan arsitektur. Saya menyukai semuanya. Lukisan ini adalah pemandangan yang Anda lihat ketika Anda berjalan di luar stasiun kereta api Gare De Lyon. Saya ingat ketika saya mengambil foto yang saya gunakan sebagai inspirasi untuk karya ini. Teman saya bertanya kepada saya, &#8220;Mengapa Anda memotret jalanan? Itu jelek. Stasiun keretalah yang indah.&#8221; Hal yang indah tentang menjadi seorang turis adalah bahwa segala sesuatu yang baru dan segar.  Bagi saya, jalanan itu sama indahnya dengan stasiun kereta api. Itulah kekuatan sebuah lukisan yang bagus &#8211; lukisan ini bisa mempesona pemandangan yang paling membosankan.</p>
<h3></h3>
<h3><strong>Perpaduan Teknologi dan Kreativitas</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Sebagai seniman yang dikenal dengan teknik artistik tradisional Anda, bagaimana Anda menavigasi persimpangan antara bentuk seni tradisional dan dunia digital?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seni adalah bahasa, dan belajar menggunakan bahasa ini di arena yang berbeda sangat penting untuk keberhasilan seorang seniman. Saya tidak terlalu memikirkan apa yang tradisional dan apa yang tidak. Saya hanya mencoba untuk mempertimbangkan seperti apa karya ini ketika diperkecil ke dalam The Frame. Saya mencoba memikirkan karya mana yang memiliki kompleksitas yang cukup untuk mampu menetap di layar di ruang seseorang untuk waktu yang lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Peluang unik apa yang ditawarkan platform seni digital untuk seniman seperti Anda?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Peluang utama yang saya lihat untuk ruang digital adalah akses ke audiens baru. Seseorang mungkin tidak akan menghabiskan ribuan dolar untuk membeli lukisan saya, tetapi mereka mungkin akan mengunduh gambarnya. Saya ingin berpikir bahwa terkadang, akan ada orang yang kemudian pergi dan membeli lukisan fisik.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Ini juga merupakan cara yang bagus untuk menjangkau audiens yang biasanya tidak pergi ke galeri. Seni paling berhasil ketika orang dapat melihat sepotong dari diri mereka sendiri di dalamnya, terlepas dari apakah itu perasaan, pengalaman, pemikiran atau suasana hati. Hal ini tidak terbatas pada pengunjung museum seni. Menemukan orang dan terhubung dengan mereka melalui seni adalah sesuatu yang dapat dilakukan dalam skala yang lebih besar melalui platform digital.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Saya menyukai kesempatan untuk menjangkau audiens baru yang mungkin belum pernah mengapresiasi seni sebelumnya. Dunia seni terkadang </span><span>terbatasi</span><span>; The Frame memberikan kesempatan kepada penggemar baru untuk mempertimbangkan hidup dengan seni.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Kunjungi Samsung Art Store di The Frame untuk menjelajahi lebih banyak koleksi Logan Hicks.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Setiap Lukisan Bercerita: Kemitraan National Gallery Singapore X Samsung Art Store Memperkenalkan Seni Asia Tenggara kepada Dunia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/setiap-lukisan-bercerita-kemitraan-national-gallery-singapore-x-samsung-art-store-memperkenalkan-seni-asia-tenggara-kepada-dunia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 16 Apr 2023 10:00:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[National Gallery SIngapore]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame Partnership]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3pkVYbn</guid>
									<description><![CDATA[Seni merupakan cerminan dari sejarah suatu wilayah, memberikan wawasan berharga ke arah yang dituju masyarakat. Hal ini terutama berlaku untuk National Gallery]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Seni merupakan cerminan dari sejarah suatu wilayah, memberikan wawasan berharga ke arah yang dituju masyarakat. Hal ini terutama berlaku untuk National Gallery Singapore, yang mengawasi koleksi publik terbesar di dunia untuk seni modern Singapura dan Asia Tenggara &#8211; yang berperan sebagai &#8220;melting pot&#8221; seni dari kawasan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Art Store adalah layanan berlangganan karya seni yang dimulai pada tahun 2017 untuk The Frame, Lifestyle TV milik Samsung. Bekerja sama dengan lebih dari 50 museum dan galeri di seluruh dunia, layanan ini menyediakan lebih dari 2.000 karya seni, mulai dari lukisan terkenal hingga karya unik dari seniman baru. Melalui layanan ini, pengguna dapat mengakses berbagai karya seni dalam resolusi 4K dari rumah mereka sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak April 2022, Samsung Art Store telah bermitra dengan National Gallery Singapore untuk menghadirkan pilihan karya seni terkemuka karya seniman Singapura dan Asia Tenggara kepada konsumen. Sebagai institusi seni visual terkemuka, Galeri ini menyimpan lebih dari 8.000 karya yang membentuk Koleksi Nasional Singapura, yang menggambarkan lanskap yang terus berubah di wilayah yang dinamis ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom duduk bersama Jason Ong, Director, Partnership Development, National Gallery Singapore untuk mendiskusikan bagaimana Galeri dan kemitraannya dengan Samsung Art Store mendefinisikan kembali peran galeri seni dan perannya dalam memupuk keragaman dan aksesibilitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8535" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8535" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1.jpg" alt="" width="1000" height="285" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224647/Singapore-Art-Store_Interview_main1-768x219.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ National Gallery Singapore</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Kemitraan National Gallery Singapore dengan Samsung Art Store masih terbilang baru, setelah diumumkan pada bulan April 2022. Dapatkah Anda menceritakan sedikit tentang inspirasi di balik kemitraan ini?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>National Gallery Singapore berkomitmen untuk membuat koleksi kami lebih mudah diakses serta memperdalam keterlibatan publik dengan karya seni kami. Kolaborasi dengan mitra yang berpikiran sama, seperti Samsung, membantu kami mencapai tujuan ini. Kami sangat senang mengetahui bahwa melalui kemitraan ini, karya seni dari koleksi kami dapat menjangkau audiens internasional dalam kenyamanan rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai museum Asia Tenggara pertama yang diwakili di Art Store, kehadiran kami di Art Store memungkinkan kami untuk memamerkan beberapa karya seni utama kami kepada audiens global; kami berharap hal ini akan meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap sejarah seni yang kaya di wilayah kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui teknologi, pengunjung dapat melihat sekilas keragaman seni dan narasi yang ditampilkan melalui karya seni terpilih. Kami berharap kemitraan ini akan memicu lebih banyak minat tidak hanya untuk karya-karya dari koleksi kami, tetapi juga untuk seni Singapura dan Asia Tenggara secara umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Dapatkah Anda memberi tahu kami lebih lanjut tentang tujuan Galeri untuk mendorong dan menginspirasi masyarakat yang kreatif dan inklusif? Seperti apa wujudnya?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Galeri ini bekerja untuk memperluas hati, perspektif, dan cakrawala masyarakat melalui seni. Kami teguh dalam ambisi kami untuk memperdalam apresiasi seni pada audiens kami. Keinginan kami untuk mengembangkan Galeri sebagai ruang untuk berdialog dan menemukan juga meluas ke pameran yang kami hadirkan. Dengan berbagi keajaiban mendongeng dengan semua orang, pameran dan program kami dapat menambah, mengadaptasi, atau membuat ulang kisah-kisah kuno. Pameran kami yang diakui secara kritis dikuratori untuk mendorong percakapan dan mendorong perspektif baru tentang seni Singapura, Asia Tenggara, dan dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Samsung Art Store baru-baru ini memperbarui pilihannya dari beragam koleksi Galeri untuk menyertakan karya-karya dari seniman terkenal seperti You Khin, John Turnbull Thomson dan Raden Saleh. Bagaimana karya-karya ini dipilih?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami menampilkan pendekatan transnasional yang unik terhadap koleksi kami karena kami bertujuan untuk menulis ulang sejarah seni di wilayah ini. Karya-karya yang dipilih untuk Samsung &#8211; yang bervariasi dalam hal media, subjek, dan kepedulian sosial &#8211; menunjukkan keragaman seni dari wilayah ini. Anda akan menemukan berbagai macam karya yang diambil dari berbagai negara di kawasan ini dari abad ke-19 hingga abad ke-20, dengan berbagai macam media dan gaya artistik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Tiga lukisan mana yang Anda rekomendasikan untuk ditampilkan di The Frame?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Kampong Pasir Panjang</em> dilukis oleh seniman Singapura, Idris Ali, pada tahun 1965. Lukisan Idris Ali tentang Singapura sangat penting karena berfungsi sebagai dokumentasi visual dari warisan nasional kami. Kami berharap lukisan ini memberikan wawasan tentang lanskap lokal pada masa awal pascakemerdekaan Singapura.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8536" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8536" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224649/Singapore-Art-Store_Interview_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Kampong Pasir Panjang (1965) oleh Idris Mohd Ali</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya You Khin yang berjudul <em>Untitled (Doha Scene: Pakistani Bakers)</em> merekam toko roti lokal Pakistan yang sering dikunjungi oleh seniman Kamboja, You Khin bersama anak-anaknya selama bertahun-tahun di Doha dan memberikan wawasan tentang bagaimana ia menghabiskan waktu di rumah adopsinya. Lukisan ini juga menunjukkan bagaimana wilayah lain di dunia ditafsirkan dalam seni modern Asia Tenggara melalui seniman yang melakukan perjalanan luas seperti You Khin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8537" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8537" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224651/Singapore-Art-Store_Interview_main3-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Untitled (Doha Scene: Pakistani Bakers) (1990) oleh You Khin</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Boschbrand</em> (Kebakaran Hutan) adalah salah satu karya seni paling ikonis dari Galeri yang ditampilkan di Art Store sejak awal kemitraan pada bulan April. Meskipun karya ini bukanlah salah satu tambahan terbaru di Art Store, namun karya ini merupakan karya seni yang luar biasa dengan representasi dramatis hewan liar yang dikejar api hingga ke tepi jurang. Karya ini dipersembahkan sebagai hadiah oleh seniman Indonesia Raden Saleh kepada Raja Willem III dari Belanda pada tahun 1850. Karya ini berskala monumental; kami senang karya ini dapat dipajang dan dihargai oleh pemilik The Frame dari kenyamanan rumah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8538" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-8538" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/06/29224653/Singapore-Art-Store_Interview_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Boschbrand (Forest Fire) (1849) oleh Raden Saleh</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Anda telah mengerjakan proyek digital mulai dari NFT hingga dunia Web3 untuk membuat karya seni menjadi lebih interaktif dan mudah diakses. Bagaimana Anda melihat teknologi menjembatani kesenjangan aksesibilitas bagi konsumen dan seniman di tahun-tahun mendatang?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kita harus terus memanfaatkan kemampuan ini saat kita bergerak menuju dunia digital bersama semua orang. Tidaklah cukup hanya dengan meniru pengalaman mengunjungi galeri kami. Sebaliknya, pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menciptakan pengalaman museum mereka sendiri yang unik melalui mode keterlibatan online yang berpusat pada interaksi. Melalui tutorial video, permainan, dan siaran langsung, setiap orang dapat bertanya kepada seniman; anak-anak dapat membuat karya seni dengan orang tua mereka; dan siswa dapat melakukan tur pameran bersama guru mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari inisiatif ini, Galeri baru-baru ini menciptakan blockchain pribadi untuk &#8220;Adopt Now,&#8221; sebuah inisiatif urun dana publik yang memungkinkan siapa pun untuk mengadopsi bagian dari karya seni dari koleksi seninya hanya dengan 50 Dolar Singapura. Kami sangat senang melaporkan bahwa inisiatif donasi mikro ini telah menerima tanggapan yang menggembirakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>T: Apakah Anda memiliki pameran atau proyek lain yang akan datang yang dapat Anda ceritakan kepada kami? Apakah Anda memiliki rencana untuk proyek seni digital lainnya di masa depan?</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai museum yang inovatif, National Gallery Singapore terus berinovasi dan mengeksplorasi teknologi yang sedang berkembang untuk melihat apa yang mungkin dilakukan dalam menciptakan lebih banyak kesempatan untuk apresiasi seni di antara para pengunjung kami. Untuk membuat seni lebih mudah diakses, Galeri ini meluncurkan ARText pada bulan September 2022, sebuah platform interaktif yang memungkinkan pengguna belajar tentang seni Asia Tenggara melalui percakapan sehari-hari di aplikasi pesan yang umum digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ARText dibangun berdasarkan konsep pembelajaran mikro dan memberikan pengalaman belajar seni yang interaktif dan singkat ke perangkat seluler. Galeri ini juga berupaya untuk mempersonalisasi pengalaman dengan mengintegrasikan perangkat lunak pengenal teks berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk melihat lebih banyak karya seni dari National Gallery Singapore, kunjungi Samsung Art Store di The Frame.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung x LIFE Picture Collection Hadirkan Momen Ikonik Sejarah ke The Frame</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-x-life-picture-collection-hadirkan-momen-ikonik-sejarah-ke-the-frame?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 09:48:11 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[LIFE Picture Collection]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Matte Display]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3PUohVQ</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co. Ltd. baru-baru ini mengumumkan kemitraan baru dengan LIFE Picture Collection untuk memperluas koleksi seni dinamis yang ditawarkannya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co. Ltd. baru-baru ini mengumumkan kemitraan baru dengan LIFE Picture Collection untuk memperluas koleksi seni dinamis yang ditawarkannya kepada konsumen melalui Lifestyle TV pemenang penghargaan, The Frame.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>LIFE Picture Collection adalah arsip visual abad ke-20, yang menangkap lebih dari 10 juta foto tokoh bersejarah dan momen penting dalam waktu. Samsung Art Store telah dengan cermat mengkurasi 20 foto dari koleksi ini, yang akan tersedia secara global untuk pengguna<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> The Frame sejak 28 Juli 2022. Pengguna Samsung Art Store akan dapat menikmati sejarah melalui gambar yang menakjubkan, dengan subyek mulai dari peselancar di West Coast California hingga Pablo Picasso, dan masih banyak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Katalog seni The Frame telah berkembang pesat sejak peluncurannya pada tahun 2017, dan juga telah banyak terdiversifikasi sejak saat itu,” kata Simon Sung, Executive Vice President and Head of the Sales &amp; Marketing Team of the Visual Display Business, Samsung Electronics. “Penting bagi kami untuk senantiasa mencari mitra baru untuk menghadirkan lebih banyak pilihan karya seni berkualitas tinggi kepada konsumen, salah satunya yaitu kemitraan dengan LIFE Picture Collection. Sejarah dicatat dalam foto-foto ini, dan sekarang konsumen dapat menikmatinya hanya lewat menekan tombol remote, tanpa menginjakkan kaki ke galeri atau museum.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kemitraan seperti ini, Samsung bertujuan untuk membuat seni lebih dapat dicapai oleh semua orang, memungkinkan ekspresi rasa yang unik dan akses ke beberapa karya seni paling terkenal di dunia. Berkolaborasi dengan LIFE Picture Collection menambahkan pilihan karya yang signifikan dalam sejarah ke perpustakaan lukisan, desain grafis, dan fotografi yang sudah cukup beragam di Samsung Art Store. Samsung Art Store berencana untuk memperkenalkan lebih banyak foto dari arsip foto ikonik LIFE untuk menghadirkan lebih banyak koleksi yang dapat diakses oleh pelanggan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dirancang untuk menjadi TV saat menyala dan karya seni saat dimatikan, The Frame adalah kanvas digital inovatif yang menampilkan karya seni dari seluruh dunia dalam kualitas gambar QLED. Dengan Matte Display yang diterapkan pada The Frame 2022, konsumen dapat menikmati karya seni yang indah dengan pantulan cahaya yang dikurangi secara drastis sehingga mereka dapat melihat isi layar dengan jelas. Institusi ikonik, kolektif seni, dan seniman independen telah berkontribusi pada koleksi Samsung Art Store yang terus berkembang, menampung lebih dari 2.000 karya seni yang cocok untuk selera unik setiap orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang The Frame, silakan kunjungi <a href="https://www.samsung.com/id/lifestyle-tvs/the-frame/highlights/">https://www.samsung.com/id/lifestyle-tvs/the-frame/highlights/</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;"> Membutuhkan langganan Samsung Art Store. </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>[Wawancara] Saatchi Art tentang Karya Seni Virtual dan Samsung The Frame Art Store</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/wawancara-saatchi-art-tentang-karya-seni-virtual-dan-samsung-the-frame-art-store?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 10:22:01 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Saatchi Art]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Art Store]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Lifestyle TV]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung The Frame]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung TV]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3nA0rSK</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Art Store menawarkan koleksi karya seni yang sangat beragam berkat kemitraannya yang luas dengan seniman dan galeri di seluruh dunia. Kemitraannya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Art Store menawarkan koleksi karya seni yang sangat beragam berkat kemitraannya yang luas dengan seniman dan galeri di seluruh dunia. Kemitraannya dengan Saatchi Art, galeri dan jaringan seni digital terkenal, telah menghadirkan beberapa karya seni yang paling banyak dilihat di Art Store, dan merupakan salah satu mitra terlama Samsung sejak peluncuran The Frame pada 2017.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_4791" style="width: 854px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-4791 size-medium" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101229/Art-Store-Saatchi-Art_main1-844x563.jpg" alt="" width="844" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101229/Art-Store-Saatchi-Art_main1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101229/Art-Store-Saatchi-Art_main1-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101229/Art-Store-Saatchi-Art_main1.jpg 1000w" sizes="(max-width: 844px) 100vw, 844px" /><p class="wp-caption-text">Berdasarkan kemitraan dengan Saatchi Art, Samsung memperkenalkan galeri &#8216;The Frame X Saatchi Art&#8217; di London Design Festival pada 2017</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom berbicara dengan Sarah Meller, Senior Director of Brand and Marketing Strategy di Saatchi Art, tentang kemitraan dan perspektif jaringan ini mengenai seni digital dan Art Store, untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang kerja sama yang membawa dunia seni virtual ke tingkat yang baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>T: Jadi, apa yang membuat Anda memutuskan untuk berkolaborasi dengan Art Store pada awalnya?</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami ingin menjadi yang terdepan dalam menggunakan teknologi untuk menghadirkan dunia seni kepada orang-orang dalam skala global. Bermitra dengan The Frame, kami merasa bahwa itu akan membuat seni menjadi bagian yang lebih relevan dengan kehidupan masyarakat, yang mengarah ke apresiasi yang lebih besar secara keseluruhan, dan itu merupakan hal yang baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>T: Karya apa yang akan Anda rekomendasikan untuk dinikmati melalui Art Mode The Frame?</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sulit untuk memilih hanya satu. Chief Curator di Saatchi Art, Rebecca Wilson, memilih beberapa karya seni untuk The Frame, yang menjadi bukti keserbagunaan TV ini. Masing-masing karya sungguh beragam dan sama-sama memukau, dan cakupannya luas, mulai dari lukisan abstrak Claire Desjardin hingga fotografi <em>fine art landscape </em>karya Dean West.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika saya hanya boleh memilih beberapa, saya akan merekomendasikan:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-4792" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101512/Art-Store-Saatchi-Art_main2-1000x562.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101512/Art-Store-Saatchi-Art_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101512/Art-Store-Saatchi-Art_main2-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101512/Art-Store-Saatchi-Art_main2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><a href="https://www.saatchiart.com/art/Photography-Dancer-Gama-0-Limited-Edition-30-of-30/785139/3186822/view">Dancer: Gama #0</a> oleh Cody Choi: Fotografer dan koreografer kontemporer yang paling dikenal dari potretnya yang menakjubkan dan figuratif dari para penari yang sedang bergerak. Sebagai seorang penari juga, Cody dapat dengan mahir menangkap dinamisme dan <em>passion</em> dari subjeknya.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-4793" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101541/Art-Store-Saatchi-Art_main3-848x563.jpg" alt="" width="848" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101541/Art-Store-Saatchi-Art_main3-848x563.jpg 848w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101541/Art-Store-Saatchi-Art_main3-768x510.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101541/Art-Store-Saatchi-Art_main3.jpg 1000w" sizes="(max-width: 848px) 100vw, 848px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><a href="https://www.saatchiart.com/art/Painting-Boomerang-House/80764/3500578/view">Boomerang House</a> oleh Cécile Van Hanja: Seniman yang terkenal dari penggambaran abstraknya terhadap ruang arsitektur modern. Lukisan Cecile yang menggambarkan rumah dan kolam segera membawa penikmatnya ke ruang abad pertengahan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-4794" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101614/Art-Store-Saatchi-Art_main4-1000x562.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101614/Art-Store-Saatchi-Art_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101614/Art-Store-Saatchi-Art_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/04101614/Art-Store-Saatchi-Art_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><a href="https://www.saatchiart.com/art/Painting-Winter-Warm-II/385215/2781673/view">Winter Warm II</a> oleh Sandy Dooley: seorang seniman impresionis yang secara spontan memercikkan cat dengan warna-warna cerah yang mencirikan lanskapnya yang selaras, terinspirasi oleh kenangan masa kecil di pedesaan Inggris.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>T: Menurut Anda, bagaimana perkembangan Art Store sejak Anda pertama kali bermitra dengan Samsung? Apa saja peningkatan yang paling menonjol?</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak kami bermitra dengan Art Store pada tahun 2017, pilihan karyanya telah berkembang pesat, dan ini sangat menginspirasi. Sangat menyenangkan melihat institusi ikonik seperti Musée du Louvre bergabung dan membawa seni berkualitas museum ke rumah konsumen di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>T: Bagaimana Saatchi Art berkembang sejak pertama kali bermitra dengan Samsung?</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Saatchi Art, kami mendukung seniman kami saat mereka mengeksplorasi media dan gaya yang sedang berkembang. Kami telah meningkatkan penawaran kami dalam seni digital dan NFT. Dan kami senang karena NFT tidak hanya menawarkan manfaat praktis yang nyata bagi seniman, tetapi juga memberi mereka media baru untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Kami bersemangat untuk mengembangkan misi kami dalam bidang ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>T: Bagaimana perasaan Anda tentang teknologi yang mengubah cara orang menghargai seni?</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>Teknologi telah memberi kita banyak manfaat dalam hal seni. Meskipun menikmati seni secara langsung tidak akan pernah lenyap, dan memang sudah seharusnya demikian, kemajuan teknologi seperti yang ditunjukkan melalui Art Store mengubah cara orang mengakses dan mengonsumsi seni. Pada akhirnya, perubahan ini mengarah pada lebih banyak demokratisasi, lebih banyak keragaman, lebih banyak eksperimen dan lebih banyak kreativitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Manfaat lain dari The Frame adalah pencahayaan dan warna yang diciptakannya. Pencahayaan sangat penting dalam menampilkan karya seni. Fakta bahwa The Frame dapat secara otomatis menyesuaikan kecerahan layar saat kondisi pencahayaan di sekitarnya berubah membantu mempertahankan warna alami karya seni, memastikan pengalaman menikmati seni yang luar biasa bagi konsumen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk melihat karya seni dari kemitraan dengan Saatchi Art, kunjungi Art Store di The Frame.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
