<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>SIC 2024 &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/sic-2024/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>SIC 2024 &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2024</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 17:08:01 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Menengok Solusi AI Canggih, Juara Samsung Innovation Campus</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/menengok-solusi-ai-canggih-juara-samsung-innovation-campus?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 11:00:22 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4etvN6B</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Ide inovasi bisa datang dari mana saja. Tapi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat lahir dari kejelian dalam mengobservasi berbagai persoalan yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_16030" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-16030" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103113/Foto-1-Tim-Mechalvent-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-Siap-Mewujudkan-Inovasi-Teknologi-1000x641.jpg" alt="" width="1000" height="641" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103113/Foto-1-Tim-Mechalvent-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-Siap-Mewujudkan-Inovasi-Teknologi-1000x641.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103113/Foto-1-Tim-Mechalvent-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-Siap-Mewujudkan-Inovasi-Teknologi-1000x641-878x563.jpg 878w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103113/Foto-1-Tim-Mechalvent-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-Siap-Mewujudkan-Inovasi-Teknologi-1000x641-768x492.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Mechalvent bersama Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia, Siap Mewujudkan Inovasi Teknologi</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ide inovasi bisa datang dari mana saja. Tapi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat lahir dari kejelian dalam mengobservasi berbagai persoalan yang terjadi di sekitar. Inilah yang terlihat dari solusi para peserta terutama para jawara program <strong>Samsung Innovation Campus Batch 5 2023/2024</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Banyaknya limbah bonggol jagung yang tak termanfaatkan diubah jadi solusi listrik pintar untuk lahan pertanian oleh Aqsha R. E. Siregar, Azman Zidni Fadhillah, Huda Nur Ihsan Muhammad Akbar, dan Muhammad Fikri Anwari, dari tim Mechalvent dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Di bawah bimbingan guru Raudatul Jannah, tim Mechalvent merancang Bioner-S, generator berbahan bakar biomassa dari limbah bonggol jagung untuk memenuhi kebutuhan listrik para petani jagung yang dapat dikontrol dari jarak jauh dengan <em>smartphone</em>. Dengan kombinasi dukungan teknologi IoT dan AI, Bioner-S mampu mendeteksi tekanan uap &amp; suhu, serta memprediksi tegangan listrik yang dihasilkan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Huda Nur Ihsan M. A, UI/UX Designer Mechalvent,</strong> menjelaskan bahwa inovasi timnya, Bioner-S, menawarkan solusi efisien dan ramah lingkungan. “Bioner-S berfokus pada efisiensi energi, hemat biaya dan waktu, serta mampu menghasilkan hingga lima puluh ton biomassa per hektar. Harapannya, teknologi AI ini dapat mempercepat pekerjaan petani dan mengurangi penumpukan limbah biomassa di area pertanian”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara di Jakarta, sekelompok mahasiswa dari BINUS University, yaitu Aretha Natalova Wahyudi, Axel Nino Nakata, Jehoiada Wong, dan Jessica Lynn Wibowo, terinspirasi dari  kesehatan dan keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat akibat jam kerja yang panjang dan risiko mengantuk yang berpotensi membahayakan. Faktanya, 80% angka kecelakaan disebabkan oleh <em>human error </em>dan <em>fatigue</em>.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari persoalan ini lahirlah ide merancang Daely, sebuah sistem pendeteksi kantuk berbasis AI dan IoT untuk pengemudi. Di bawah bimbingan dosen Ivan Sebastian Edbert, mereka merancang Daely yang secara pintar akan memantau tingkat kewaspadaan pengemudi saat menjalankan tugasnya dan memperingatkan mereka jika level kantuknya sudah terlalu berisiko dan berpotensi kecelakaan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Aretha Natalova Wahyudi, Front End Developer Daely</strong>, menyebutkan bahwa Daely hadir dengan tiga fitur utama untuk menyelesaikan masalah yang ada. “Daely dilengkapi dengan fitur monitoring yang memantau kondisi driver, mekanisme bertahap yang dapat diaktifkan sesuai kebutuhan, dan dashboard berbasis web yang memungkinkan pengguna untuk memantau pola dan aktivitas secara real-time. Solusi ini sederhana namun sangat efektif dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelas Aretha.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_16031" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-16031" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103241/Foto-2-Para-Inovator-Muda-di-balik-canggihnya-inovasi-Daely-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103241/Foto-2-Para-Inovator-Muda-di-balik-canggihnya-inovasi-Daely-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103241/Foto-2-Para-Inovator-Muda-di-balik-canggihnya-inovasi-Daely-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/10/04103241/Foto-2-Para-Inovator-Muda-di-balik-canggihnya-inovasi-Daely-bersama-Harry-Lee-President-Samsung-Electronics-Indonesia-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Para Inovator Muda di balik canggihnya inovasi Daely bersama Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Uniknya ide cerdas dari kedua inovasi ini telah menjadikan kedua kelompok inovator muda ini sebagai juara pertama Samsung Innovation Campus Batch 5 2023/2024 masing-masing untuk kategori SMA (SMA, SMK, dan MA setara) dan Universitas (D3, D4, dan S1). Kedua jawara tersebut masing-masing mendapatkan hadiah berupa produk Samsung senilai Rp 55 juta, serta sertifikat resmi dari Samsung Electronics Indonesia dan lembaga internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lahirnya berbagai ide solusi yang inovatif di Samsung Innovation Campus Batch 5 2023/2024 mengafirmasi keyakinan Samsung pada potensi teknologi untuk memecahkan berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat dan menciptakan hidup yang lebih baik. Para pemenang juga membangkitkan harapan akan potensi program ini dalam mencetak lulusan-lulusan yang memiliki keterampilan digital mumpuni, yang dapat memenuhi kebutuhan industri dan meraih masa depan dan karier yang lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Banu Pribadi, Head of MX B2B Innovation Lab, Samsung R&amp;D Institute Indonesia</strong> mengatakan, “Latar belakang dari Samsung Innovation Campus adalah inovasi teknologi yang menjadi DNA Samsung. Kami percaya akan pentingnya demokratisasi teknologi untuk semua kalangan. Melalui SIC, kita berupaya bersama-sama membangun Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi. Samsung R&amp;D sangat antusias menjadi bagian dari program pendidikan ini mengingat kualitas luar biasa yang ditunjukkan para finalis.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Innovation Campus mendukung generasi muda mengembangkan keterampilan karier melalui rangkaian kegiatan pelatihan. Beberapa materi pelatihan tersebut di antaranya, <em>coding &amp; programming</em>, IoT, dan AI, serta <em>soft skill </em>seperti kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan empati akan apa yang terjadi di sekitar. Harapannya, memanfaatkan teknologi canggih seperti IoT dan AI dapat membuka pengalaman dan inovasi-inovasi baru untuk membuat hidup menjadi lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan pembelajaran intensif selama 7 bulan dan bimbingan para mentor berpengalaman dan kompeten di bidangnya, para peserta SIC dibimbing untuk menemukan ide solusi dalam tiga tema besar: pendidikan, isu sosial dan kesehatan, serta tema lingkungan dan energi terbarukan. Di tahap akhir, para peserta yang lolos ke babak-babak lanjutan wajib mengembangkan ide solusi mereka menjadi prototipe produk yang dapat diaplikasikan untuk menjawab berbagai isu di masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, </strong>mengatakan inisiatif Samsung Innovation Campus ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan keterampilan digital generasi muda, sehingga mereka bisa menjadi pemimpin di negeri sendiri. “Kalau kita melihat prototipe-prototipe yang diciptakan oleh para peserta, terutama para juara SIC Batch 5 ini, menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimiliki generasi muda kita untuk berinovasi untuk Indonesia yang lebih maju dan unggul dalam bidang teknologi. Semoga apa yang mereka pelajari dalam program ini dan juga bimbingan dari para mentor, dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi mereka untuk meraih karier dan masa depan yang lebih baik,” kata Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<span><a href="http://csr.samsung.com/"> http://csr.samsung.com</a></span> atau dapat mengunjungi <span><a href="http://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a></span><u>.</u></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1] </a><em><a href="https://knkt.go.id/news/read/knkt-rekomendasikan-mcu-berkala-bagi-pengemudi-angkutan-jalan-" target="_blank" rel="noopener">Komite Nasional Keselamatan Transportasi Republik Indonesi</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Ini Juara SIC Batch 5: Inovasi AI dan IoT Buatan Anak Bangsa</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/ini-juara-sic-batch-5-inovasi-ai-dan-iot-buatan-anak-bangsa?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 07 Sep 2024 10:00:55 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3AY0mCE</guid>
									<description><![CDATA[Samsung mengumumkan para pemenang Samsung Innovation Campus Batch (SIC) 5 2023/2024 untuk kategori SMA/SMK &#38; sederajat dan universitas. Terpilih dari]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung mengumumkan para pemenang Samsung Innovation Campus Batch (SIC) 5 2023/2024 untuk kategori SMA/SMK &amp; sederajat dan universitas. Terpilih dari ribuan peserta, para pemenang merupakan para peserta dengan ide yang mengusung tema isu sosial, pendidikan, lingkungan dan energi terbarukan. Melalui SIC, keterampilan mereka diasah untuk menciptakan solusi berupa prototype AI &amp; IoT paling inovatif dan kreatif dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Juara pertama SIC Batch 5 untuk kategori SMA, SMK, dan MA setara jatuh kepada tim Mechalvent dari MAN Insan Cendekia Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Mereka menyodorkan ide solusi Bioner-S: Smart Biomassa Energy. Prototipe ini merupakan pembangkit listrik pintar berbasis IoT yang menggunakan bahan bakar limbah biomassa dari pertanian dan mampu menganalisa arus listrik yang dihasilkan menggunakan teknologi AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengusung topik pendidikan, tim G.O.A.T dari SMA Negeri 1 Malang hadir dengan ide solusi Mripatmu-Sistem Pengawasan Siswa, yang sukses meraih juara kedua. Mripatmu adalah sistem pengawasan kehadiran siswa berbasis <em>face recognition</em>, AI, dan IoT, untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah menengah. Memanfaatkan CCTV berkemampuan <em>face recognition</em>, Mripatmu akan melacak kehadiran siswa secara <em>real-time</em>, mendeteksi siswa yang keluar kelas tanpa izin, dan mengirimkan notifikasi kepada orang tua dan admin sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lain lagi STI SMKN 2 PKU tim 23 dari SMKN 2 Pekanbaru yang memilih tema kesehatan dengan ide mereka OCR Baca Obat untuk disabilitas. Solusi pintar ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan penglihatan dalam membaca label, informasi, nama, dosis, efek samping, dan petunjuk penggunaan serta indikasi obat dengan menggunakan teknologi OCR (Optical Character Recognition) yang dioperasikan dengan ESP32 CAM dan dibantu dengan AI.  Ide ini berhasil membuat mereka meraih juara ketiga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_15549" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-15549" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073223/Photo-1-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-SMA-SMK-MA-dan-setara-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073223/Photo-1-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-SMA-SMK-MA-dan-setara-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073223/Photo-1-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-SMA-SMK-MA-dan-setara-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073223/Photo-1-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-SMA-SMK-MA-dan-setara-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Pemenang Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 Tahun 2023/2024 Kategori SMA, SMK, MA dan setara</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain memilih juara, SIC juga memberikan kesempatan kepada publik untuk memilih tim favorit mereka melalui kategori People Choice Award. Pemenang ditentukan melalui penilaian yang ketat oleh tim expert dari Samsung melalui penilaian terhadap komentar yang unik, <em>conversion like</em>, dan <em>conversion view</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim yang berhasil memenangi People Choice Award dari kategori SMA, SMK, MA dan setara adalah tim RPL MAALMA 2 dari MA Ma’arif Udanawu, Blitar, dengan ide solusi mereka yang disebut Eye Cat. Solusi pintar berbasis AI ini membantu mendeteksi kelelahan mata yang dialami oleh orang-orang yang banyak menghabiskan waktu di depan PC, supaya mereka tak sampai mengalami penyakit mata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><b>Dr. H. M Sidik Sisdiyanto, Direktur Kurikulum Sarana kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI </b></strong>memuji program SIC yang telah menunjukkan inklusivitas bagi anak-anak muda dari sekolah menengah dan universitas untuk unjuk prestasi dan inovasi mereka. “Ide-ide inovatif di SIC menunjukkan betapa besarnya kepedulian generasi ini akan ragam permasalahan sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat dan lingkungan. Semua ini adalah buah dari pendidikan yang baik dan akan jadi bekal saat mereka nanti terjun ke masyarakat. Kami gembira SIC telah membekali mereka dengan <em>hard skill</em> dan <em>soft skill</em> yang berharga untuk mempersiapkan karir impian di masa depan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di kategori universitas, Universitas Bina Nusantara kelompok 50 jadi jawara dengan ide solusi Daely: <em>AI and IoT based Drowsiness Detection System for Drivers.</em> Dengan teknologi AI dan IoT, Daely akan memantau tingkat kewaspadaan pengemudi dengan menggunakan ESP32 CAM dan LCD I2C dan memberikan peringatan ketika terjadi kondisi yang terlalu berisiko. Solusi ini diharapkan dapat mencegah potensi kecelakaan dan meningkatkan kesehatan pengemudi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan ide solusi <em>MotoRescue, </em>tim dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Nahdlatul Utama Yogyakarta kelompok 37 meraih juara kedua. Solusi berbasis IoT dan AI ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan berkendara melalui pendeteksian kecelakaan dan melakukan pelacakan jalur kendaraan menggunakan mikrokontroler ESP32. Secara otomatis, solusi ini akan memberikan peringatan ke rumah sakit terdekat jika terjadi kecelakaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim dari Universitas Kristen Duta Wacana dan Universitas Negeri Yogyakarta Kelompok 36 datang dengan ide solusi <em>Smart Glasses, </em>kacamata pintar berbasis IoT yang akan membantu kaum tuna netra berjalan. Ide cemerlang ini membuat mereka diganjar juara ketiga. Dengan mikrokontroler ESP32, kamera, sensor jarak speaker, dan teknologi AI, sistem di ide solusi ini akan mengumpulkan gambar dari lingkungan sekitar, mendeteksi setiap objek dan mengkonversi menjadi suara yang dapat didengar oleh pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_15548" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-15548" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073220/Photo-2-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-Universitas-D3-D4-S1-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073220/Photo-2-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-Universitas-D3-D4-S1-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073220/Photo-2-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-Universitas-D3-D4-S1-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/09/07073220/Photo-2-Pemenang-Samsung-Innovation-Campus-SIC-Batch-5-Tahun-20232024-Kategori-Universitas-D3-D4-S1-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Pemenang Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 Tahun 2023/2024 Kategori Universitas (D3, D4 &amp; S1)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menariknya, tim dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Nahdlatul Utama Yogyakarta kelompok 37 dengan solusi <em>MotoRescue</em> tidak hanya meraih juara kedua tapi juga berhasil menjadi favorit dan memenangi People Choice Award.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beragamnya tema yang memenangi SIC Batch 5 2023/2024 ini menunjukkan keberagaman ide-ide dari para peserta, sekaligus memperlihatkan kepedulian generasi muda terhadap berbagai masalah yang terjadi di sekitarnya, seperti masalah sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pemenang SIC Batch 5 2023/2024 dari kedua kategori masing-masing akan mendapatkan hadiah berupa produk Samsung senilai Rp55 juta untuk juara pertama, Rp40juta untuk juara kedua, Rp25juta untuk juara ketiga, dan Rp15juta untuk pemenang kategori People’s Choice, serta sertifikat resmi dari Samsung Electronic Indonesia dan lembaga internasional. Selain itu, bentuk dukungan tingkat lanjut untuk para alumni program SIC, Samsung juga mempersiapkan beasiswa pelatihan kesiapan kerja (<em>Job readiness</em>) bagi 20 peserta berprestasi untuk ditempatkan di perusahaan-perusahaan <em>partner</em> setelah mereka lulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan program SIC Batch 5 2023/2024 mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk dari para mitra Samsung yaitu, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset, dan Teknologi dan Kementerian Agama RI. Program ini juga didukung oleh jajaran juri yang terdiri dari profesional, pakar, dan individu berpengalaman dan berkompeten di bidangnya, sehingga makin memperkuat reputasi dan kredibilitas program ini secara independen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para juri tersebut terdiri dari: Banu Pribadi, S.T., MM, Head of B2B Innovation Lab &#8211; Samsung R&amp;D Institute Indonesia; William Hendrajaja, B.Sc., Chief of Business Skilvul; Karyana Hutomo, S.T., MM, Business Development Director PT Mitra Rencana Edukasi yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek; Dr. Suwardi, M.Pd, Kasubdirektorat Bina Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama; Muhammad Ghazalli, S.T., Data Scientist PT Petrosea Tbk.; Zakka Fauzan Muhammad, B.Eng., M.Sc., MBA, VP of Fintech &amp; Enterprise Product PT Multidaya Teknologi Nusantara (<em>e-fishery</em>) yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek; dan Galuh Koco Sadewo, S.T., Co-Founder &amp; Business Development and Partnership di Botika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Innovation Campus Batch 5 2023/2024 adalah program pendidikan <em>blended-learning</em> yang dilaksanakan secara online. Dan diakhiri dengan penilaian <em>project</em> terbaik dari para peserta dari hasil pelatihan-pelatihan yang diberikan sebelumnya yaitu, <em>coding &amp; programming</em>, IoT dan AI. Pengembangan produk akhir yang diusung pada SIC Batch 5 ini adalah dengan berbasis inovasi AI, dalam rangka menghasilkan solusi cerdas yang dibutuhkan untuk memecahkan berbagai masalah sehari-hari di masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendaftar program SIC Batch 5 mencapai 7.590 peserta, di mana 4.076 peserta lolos <em>logic test </em>dan berhak mengikuti pembelajaran di Stage 1: Coding and Programming. Dari tahun ke tahun, SIC menunjukkan pertumbuhan minat peserta yang menggembirakan. Diawali oleh 133 peserta dari 4 sekolah pada 2019/2020, sampai saat ini manfaat program ini sudah dinikmati oleh total 9.995 siswa dan mahasiswa dari 419 sekolah dan 282 universitas, dan 1.002 guru dan dosen dari seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, </strong>mengatakan SIC Batch 5 2023/2024 menjadi bukti fundamental akan komitmen Samsung dalam menciptakan generasi unggul yang mampu memimpin transformasi digital nasional dan global. “Kami percaya bahwa membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang tepat adalah kunci untuk mereka menciptakan masa depan yang lebih baik dan berdaya saing tinggi bagi Indonesia,” kata Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<a href="http://csr.samsung.com/" target="_blank" rel="noopener"> http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi<span><a href="http://news.samsung.com/id"> </a></span><a href="http://news.samsung.com/id" rel="noopener">news.samsung.com/id</a><u>.</u></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Di Samsung Innovation Campus, Siswa dan Mahasiswa Kembangkan Solusi Berbasis IoT dan AI</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/di-samsung-innovation-campus-siswa-dan-mahasiswa-kembangkan-solusi-berbasis-iot-dan-ai?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 08:00:35 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4c2ohgJ</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Survei[1] mendapati bahwa teknologi AI banyak membantu karyawan di Indonesia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sebanyak 75% karyawan mengatakan akan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14670" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-14670" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/24205652/Samsung-Innovation-Campus-Batch-5-2023-2024-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/24205652/Samsung-Innovation-Campus-Batch-5-2023-2024-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/24205652/Samsung-Innovation-Campus-Batch-5-2023-2024-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/07/24205652/Samsung-Innovation-Campus-Batch-5-2023-2024-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Peserta Samsung Innovation Campus mengikuti AI Product Development Bootcamp, rangkaian program Samsung Innovation Campus Batch 5 2023/2024</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Survei<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> mendapati bahwa teknologi AI banyak membantu karyawan di Indonesia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sebanyak 75% karyawan mengatakan akan mendelegasikan sebanyak mungkin pekerjaannya kepada AI untuk meringankan pekerjaan. Pentingnya teknologi AI ini tidak hanya dirasakan oleh <em>Entry Level management</em>, tetapi juga di <em>Mid-Level Management</em>. Para manajer dan pemimpin perusahaan setuju bahwa teknologi AI hadir bukan untuk menggantikan manusia, tetapi justru untuk membantu meningkatkan produktivitas dan inovasi mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyadari semakin pentingnya keterampilan AI dan sejalan dengan komitmen Samsung untuk turut berkontribusi mencetak talenta digital di Indonesia, Samsung melanjutkan program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 2023/2024 sebagai bekal para peserta dengan keterampilan Coding &amp; Programming, IoT dan AI. Sebanyak 126 tim (504 peserta) dari 1.000 peserta yang telah melalui babak seleksi akan melanjutkan ke babak ketiga program ini yaitu AI Product Development Bootcamp. Para peserta ini terdiri dari dua kategori yaitu kategori tingkat menengah atas (SMA, SMK, MA) dan kategori mahasiswa (D3, D4 &amp; S1), dimana proses pembelajarannya akan berlangsung hingga 27 Juli 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada babak ketiga ini, SIC memberikan program tambahan, yaitu <em>Career Development Program</em> mengenai edukasi keterampilan tambahan untuk persiapan kerja mengenai proses perekrutan, sesi wawancara, tes teknis, teknik presentasi dan lainnya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para peserta saat masuk ke dunia kerja. Selain itu, Samsung juga mengadakan <em>Digital Portofolio </em>sebagai inisiatif baru yang merupakan galeri virtual untuk menampilkan proyek-proyek dari para lulusan program SIC dan terbuka bagi pihak industri yang membutuhkan talenta digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia </strong>mengatakan inisiatif yang dilakukan Samsung dalam mengemas keseluruhan program SIC tahun ini didasari oleh tren teknologi, khususnya AI yang terus berkembang. Ke depannya, adopsi AI akan terus mengalami peningkatan, tidak hanya di tingkat industri, namun juga sampai ke tingkat kehidupan sehari-hari. “Pemanfaatan AI dalam IoT product development, akan membantu para peserta untuk dapat menciptakan program/aplikasi/produk yang inovatif, dimana berbagai perangkat yang terhubung dengan internet dapat menganalisa data dan membuat keputusan-keputusan, serta bertindak berdasarkan data, tanpa campur tangan manusia. Melalui <em>bootcamp</em> ini, para peserta SIC akan mendapatkan pelatihan untuk mengembangan prototype dari proyek IoT mereka dengan berbasis AI terkini. Kami harapkan para peserta dapat meningkatkan keterampilan teknologinya dalam menghadirkan solusi cerdas yang dibutuhkan dalam memecahkan berbagai masalah sehari-hari di sekitar kita.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam <em>stage </em>ke-3 ini, para peserta diberikan pelatihan AI yang diamplifikasi langsung pada proyek-proyek IoT mereka dengan materi <em>AI Amplification (Machine Learning dan Deep Learning)</em> dengan total waktu pembelajaran 140 jam. Proses pembelajaran berlangsung secara<em> blended-learning</em>, yakni gabungan tatap muka secara online setiap Sabtu selama empat jam dan <em>self-learning</em> melalui fasilitas LMS (<em>Learning Management System</em>). Sementara pembelajaran <em>self-learning</em> dapat dilakukan oleh semua peserta pada waktu yang mereka tentukan sendiri dengan rekaman pembelajaran tatap muka yang dapat mereka pelajari kapanpun mereka mau. Diharapkan pembelajaran dengan sistem <em>blended-learning</em> ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan fleksibel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui AI Product Development Bootcamp, para peserta SIC dilatih untuk terlibat langsung merakit prototype ciptaannya berdasarkan kurikulum Hands-on Prototype Samsung, yang juga dibekali dengan hardware berupa IoT kit lengkap yang terdiri dari <em>micro controller ESP32</em>, <em>breadboard</em>, sensor udara, <em>tactile switches</em>, resistor, dan yang tidak kalah pentingnya yaitu seamlessly integrating AI models with IoT devices. Metode pelatihan hands-on prototype Samsung ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknologi dengan cepat yang dapat membantu lulusan SIC pada dunia kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada stage 3 ini, selain pelatihan perakitan prototype ciptaannya, para peserta juga dilatih untuk  melakukan pengujian atas prototype ciptaannya dengan melibatkan masyarakat melalui <em><i>product sample </i></em>yang dicoba langsung oleh beberapa masyarakat yang ikut terlibat sejak awal dilakukan wawancara proyek. Pada akhirnya, semua komponen ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran dan eksperimen dalam bidang IoT dan membantu siswa dalam mengembangkan <em>prototype</em> berbasis AI, yang memungkinkan para peserta untuk mengeksplorasi dan mengimplementasikan solusi inovatif dalam bidang IoT. Tentunya, hal ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas peserta dalam memecahkan masalah di dunia nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para peserta Samsung Innovation Campus ini juga dibimbing oleh para mentor berpengalaman yang merupakan ahlinya dari lintas sektor industri. <strong><b>Joshua Phartogi, Lead Mentor of Samsung Innovation Campus Batch 5</b></strong> mengatakan, “Para mentor di SIC memiliki segudang pengalaman, salah satunya adalah saya yang sudah enam tahun malang melintang dalam bidang teknologi IoT dan AI. Ilmu dan sertifikasi tidaklah cukup, tambahan pengalaman juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan. Salah satu contoh dari inovasi yang saya ciptakan adalah<em><i> “Automated Docking for Service Robots”</i></em> yang memanfaatkan kamera dan AI via QR Code / Marker untuk memperkirakan lokasi charging station terhadap posisi real-time dan actual robot agar dapat masuk ke stasiun pengisian daya secara otomatis ketika baterainya hampir habis.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Joshua  percaya bahwa peran mentor dapat membantu para peserta SIC, mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang muncul. Tujuannya adalah meningkatkan kepercayaan diri para peserta dan membimbing langkah-langkah implementasi pengetahuan serta keterampilan yang telah dipelajari. Bersama,  menciptakan sesuatu yang tidak hanya inovatif, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada babak ketiga ini, para peserta diwajibkan untuk mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan untuk penilaian akhir. Kemudian para mentor akan memilih 80 tim terbaik (40 tim dari masing-masing kategori) untuk melaju ke babak semi-final. Proses seleksi semi-final ini akan dilakukan pada tanggal 29 – 31 Juli, 2024 dan pengumuman tim/peserta yang masuk ke babak semi-final akan diumumkan pada tanggal 1 Agustus 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses penjurian dilanjutkan dengan pemilihan 20 tim (10 tim dari masing-masing kategori) yang akan masuk ke babak final. Untuk penjurian babak final ini, akan dilakukan oleh Samsung, KEMENDIKBUD, KEMENAG dan mitra industri dari Samsung untuk memilih juara pertama, kedua, dan ketiga serta pemenang kategori People Choice Award untuk masing-masing kategori peserta SMA setara dan universitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<a href="http://csr.samsung.com/"> http://csr.samsung.com</a> atau dapat mengunjungi <a href="http://news.samsung.com/id">news.samsung.com/id</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a> <em><a href="https://news.microsoft.com/id-id/2023/05/23/microsoft-work-trend-index-2023-bahas-bagaimana-ai-mengubah-cara-kerja-di-indonesia/">Laporan Work Trend Index 2023: “Will AI Fix Work?”</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Tingkatkan Kompetensi Guru dan Dosen  Melalui Samsung Innovation Campus</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-tingkatkan-kompetensi-guru-dan-dosen-melalui-samsung-innovation-campus?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 10:00:28 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3TtFnNs</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Meski sempat mengalami tekanan, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan kembali ke jalur dan diprediksi mencapai US$110 miliar pada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-12720 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/03/27054609/SIC-Batch-5-Doesn-Guru-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/03/27054609/SIC-Batch-5-Doesn-Guru-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/03/27054609/SIC-Batch-5-Doesn-Guru-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/03/27054609/SIC-Batch-5-Doesn-Guru-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski sempat mengalami tekanan, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan kembali ke jalur dan diprediksi mencapai US$110 miliar pada 2025.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> Salah satu faktor penting untuk mewujudkan potensi ekonomi digital tersebut adalah keberadaan talenta digital yang memadai, baik dari segi kuantitas, maupun kompetensi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diperkirakan Indonesia setidaknya membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2030 untuk mencapai potensi ekonomi digital tersebut. Kendatipun, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat keberadaan talenta digital Indonesia baru tercapai sekitar <span><a href="https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/24086/kominfo-indonesia-masih-krisis-talenta-digital-baru-penuhi-16">1,4 juta atau 15-16 persen</a></span>, sehingga masih dibutuhkan kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh karenanya, guru dan dosen berperan penting dalam penyediaan talenta digital yang mumpuni. Di tengah era digital, peran guru dan dosen tidak hanya dituntut untuk memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar, namun juga diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri secara langsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itulah, Samsung Electronics Indonesia menggelar program Teachers Training berupa inisiatif pelatihan khusus bagi guru dan dosen dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 2023/2024. Melalui inisiatif ini, para peserta Teachers Training akan dibekali keterampilan digital kekinian berupa <em>coding &amp; programming. </em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui kegiatan pelatihan keterampilan yang dibutuhkan industri saat ini kepada guru dan dosen akan memberikan fondasi yang kuat karena akan berimplikasi pada keseluruhan kegiatan belajar-mengajar, termasuk dalam konteks aplikasi secara praktis. Selain itu, pelatihan ini juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi karier mereka,” ucap <strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia,</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui program Teachers Training, para peserta akan mendapatkan materi berupa:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>System Thinking</strong>: melihat hubungan antara berbagai elemen dalam lingkungan belajar dan interaksinya, merancang pengalaman belajar yang lebih terintegrasi dan efisien.</li>
<li><strong>Octalysis Tools</strong>: memadukan prinsip desain <em>gamification </em>dengan psikologi yang membantu guru menciptakan pembelajaran yang memikat, memotivasi, dan berkesan bagi siswa.</li>
<li><strong>Value Pyramid</strong>: mengidentifikasi, mengartikulasikan, dan mengkomunikasikan nilai-nilai inti pendidikan dengan lebih jelas dan persuasif, serta memperkuat hubungan dengan siswa.</li>
<li><strong>Eksplorasi situasi dengan <em>Fishbone Diagram</em> dan <em>Tree Diagram</em></strong>: mengidentifikasi berbagai faktor penting dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia pendidikan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, para guru dan dosen juga diberikan kesempatan bertemu dengan para profesional dan pendidik lain yang memiliki minat yang sama, sehingga akan menjadi kesempatan untuk berkolaborasi, berbagi ide, dan memperluas jaringan dalam komunitas pendidikan dan teknologi.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>SIC adalah bentuk tanggung jawab sosial Samsung memberikan kebutuhan yang diperlukan anak muda menjadi talenta digital. Program ini hadir untuk membantu anak muda dari SMA, SMK, Madrasah Aliyah, dan Universitas (D3/S1), dalam mengembangkan pengetahuan digital di bidang <em>coding &amp; programming</em>, IoT dan AI melalui program pelatihan formal, termasuk Innovation Hackathon dan AI Bootcamps.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<span> <a href="http://csr.samsung.com/">http://csr.samsung.com</a></span> atau dapat mengunjungi <u>news.samsung.com/id.</u></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a> <span><a href="https://services.google.com/fh/files/misc/indonesia_e_conomy_sea_2023_report.pdf">e-Conomy SEA 2023 report: Indonesia</a></span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Integrasikan Pendidikan AI dan IoT, Samsung Innovation Campus Cetak Talenta Digital Muda Siap Kerja</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/integrasikan-pendidikan-ai-dan-iot-samsung-innovation-campus-cetak-talenta-digital-muda-siap-kerja?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 10:43:06 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3SS5Tj8</guid>
									<description><![CDATA[Dengan makin tingginya penggunaan AI tentunya akan menimbulkan demand terhadap talenta yang menguasai bidang ini. Hal ini menjadi peluang besar bagi anak-anak]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-12038" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/22185920/SIC-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/22185920/SIC-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/22185920/SIC-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/22185920/SIC-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Dengan makin tingginya penggunaan AI tentunya akan menimbulkan <em>demand</em> terhadap talenta yang menguasai bidang ini. Hal ini menjadi peluang besar bagi anak-anak muda Indonesia untuk dipersiapkan sebagai talenta digital yang berketerampilan AI sehingga memiliki daya tarik yang besar di pasar kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itulah Samsung konsisten mengadakan program pendidikan yang akan mempersiapkan telanta-talenta digital berketerampilan abad 21. Salah satunya adalah program Samsung Innovation Campus (SIC) yang memasuki Batch 5 dan kini hadir dengan kurikulum yang baru, yaitu kurikulum yang mengintegrasikan AI dan Internet of Things (IoT).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengintegrasian AI dan IoT dapat diartikan bahwa berbagai perangkat yang terhubung dengan internet dapat menganalisa data dan membuat keputusan-keputusan, serta bertindak berdasarkan data, tanpa ada campur tangan manusia. Dengan demikian, terciptalah perangkat yang cerdas yang dapat bekerja secara efektif dan efisien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kurikulum baru SIC Batch 5 ini terbilang berbeda dari yang pernah ada. Tidak banyak program pembelajaran yang memberikan materi integrasi AI dan IoT.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, </strong>mengatakan kurikulum baru tersebut dirancang sebagai respons atas makin besarnya kebutuhan akan talenta digital yang mengusai kedua teknologi yang sedang hangat di jagad teknologi tersebut. “Kedua teknologi ini dapat bersimbiosis dan dapat menghasilkan produk yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Keterampilan AI dan IoT inilah yang ingin kami bagikan kepada anak-anak muda Indonesia di SIC tahun ini, supaya mereka tidak hanya mampu menciptakan produk berteknologi AI dan IoT tapi juga supaya mereka memiliki daya saing yang makin besar di pasar kerja,” ucap Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di SIC batch sebelum-sebelumnya para peserta diberikan pelatihan IoT dan Coding &amp; Programming. Pada SIC Batch 5, para peserta akan diajarkan bagaimana cara membuat <em>prototype</em> yang terintegerasi AI dan IoT oleh mentor-mentor bersertifikasi internasional dan sudah berpengalaman menciptakan berbagai alat berbasis AI. <em>Prototype</em> yang diciptakan peserta program SIC akan berbasis AI sebagai otaknya, dikombinasikan dengan IoT. Semua peralatan yang diperlukan peserta dalam membuat <em>prototype</em> akan disediakan oleh Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program SIC diselenggarakan hampir di seluruh dunia dan sejak tahun 2019 program ini hadir di Indonesia untuk memberikan pelatihan digital bagi generasi masa depan. Pada tahun ini SIC sudah memasuki batch 5 dan para peserta sudah berada pada fase <em>welcoming program</em> yang dimulai pada 24 Februari 2024. Fase ini merupakan persiapan untuk memasuki Stage 1 – Pembelajaran Coding &amp; Programming. Pada fase ini SIC akan menggelar kegiatan perkenalan/sosialisasi program berupa penjelasan mengenai program SIC dan tujuannya, materi apa saja yang akan dipelajari, panduan mengerjakan <em>pre-test</em>, peraturan, cara menggunakan Learning Management System (LMS), dan jadwal belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-12132" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/27163443/SIC-Batch-5-Infografis1000.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/27163443/SIC-Batch-5-Infografis1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/27163443/SIC-Batch-5-Infografis1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/02/27163443/SIC-Batch-5-Infografis1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada akhir Stage 1, para peserta akan dibagi-bagi per kelompok dengan jumlah masing-masing kelompok adalah empat peserta. Untuk peserta SMA dan setara pengelompokan sudah dilakukan di awal registrasi, sementara untuk peserta mahasiswa, kelompok akan dibagi berdasarkan jumlah anggota. Bagi peserta dari SMA setara akan didampingi oleh guru pendamping. Untuk mahasiswa bisa melaporkan <em>project</em>-nya secara berkala kepada dosen secara mandiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua peserta  sebelum mengikuti program harus mengerjakan <em>pre-test</em> yang digelar pada 24-29 Februari 2024, agar setiap peserta dapat mengetahui nilai awal sebelum mengikuti program dan berapa peningkatan nilainya setelah mengikuti program melalui <em>post-test </em>pada masing-masing stage pembelajaran. Mereka diberikan waktu empat hari untuk mengerjakan <em>pre-test</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lalu pada 1 Maret 2024, SIC akan memasuki fase <em>on boarding.</em> Pada fase ini peserta wajib mengumpulkan <em>pre-test </em>setelah itu mendengarkan penjelasan untuk mempersiapkan kelas pertama. Dilanjutkan perkenalan dengan para mentor dan mereka dapat mempertanyakan hal-hal yang terkait persiapan pembelajaran sebelum pelaksanaan kelas pertama tanggal 2 Maret 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<span> <a href="http://csr.samsung.com/">http://csr.samsung.com</a></span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Siapkan Kompetensi AI dan IoT untuk Generasi Muda Indonesia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-siapkan-kompetensi-ai-dan-iot-untuk-generasi-muda-indonesia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 06:00:37 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[SIC 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3UiD95u</guid>
									<description><![CDATA[Sebanyak  75 persen orang Indonesia sangat antusias terhadap pemanfaatan produk dan layanan berbasis AI karena dianggap dapat mempercepat tugas dan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-11587" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/01/30154825/Samsung-Innovation-Campus.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/01/30154825/Samsung-Innovation-Campus.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/01/30154825/Samsung-Innovation-Campus-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/01/30154825/Samsung-Innovation-Campus-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Sebanyak  75 persen orang Indonesia sangat antusias terhadap pemanfaatan produk dan layanan berbasis AI karena dianggap dapat mempercepat tugas dan pekerjaan.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> AI juga akan memberikan kontribusi yang besar terhadap PDB. Laporan menyatakan kontribusi AI terhadap PDB akan mencapai US$366 miliar pada tahun 2030.<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketersediaan talenta digital yang mahir AI memang belum bisa mencukupi permintaan yang ada.<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a> Kekurangan talenta digital yang mahir AI ini melengkapi kekurangan 9 juta talenta digital yang mahir di bidang informasi, komunikasi, dan teknologi (TIK), hingga 2030. Setidaknya Indonesia membutuhkan lahirnya 600 ribu talenta digital baru setiap tahunnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital tingkat lanjutan, baru 1% dari total angkatan kerja.<a href="#_ftn4" name="_ftnref4"><sup>[4]</sup></a> Sebanyak 50% dari angkatan kerja nasional baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah. Di sisi lain, 60% guru ternyata memiliki keterbatasan kemampuan dalam bidang TIK, yang membuat proses belajar mengajar menjadi sulit berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mendorong terciptanya sumber daya manusia yang memiliki keterampilan digital, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 68 tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Diharapkan, pendidikan vokasi di Tanah Air dapat meningkatkan daya saing lulusannya di lapangan kerja, dan memastikan kualitas dan kompetensi generasi muda di pasar tenaga kerja domestik dan/atau internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai pelopor program pendidikan untuk mencetak talenta-talenta digital muda sejalan dengan tujuan pemerintah, Samsung melanjutkan program Samsung Innovation Campus (SIC), yang tahun ini memasuki batch 5. SIC hadir untuk mendukung anak muda mengembangkan pengetahuan digital di bidang AI, IoT, dan Coding &amp; Programming melalui program pelatihan formal, termasuk di dalamnya pelatihan soft skill &amp; career development. Di akhir program, para peserta akan membuat prototipe produk teknologi yang menjawab permasalahan sehari-hari di sekitar mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono,</strong> mengatakan dengan berkembangnya teknologi AI, kebutuhan talenta digital yang memiliki keterampilan AI meningkat signifikan saat ini. &#8220;AI telah memungkinkan industri<span style="text-decoration: line-through;">  </span>menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi kehidupan. Melalui Samsung Innovation Campus, kami mempersiapkan talenta-talenta muda Indonesia  dengan keterampilan AI, agar mereka memiliki daya saing tinggi di tengah kebutuhan yang ada. Program ini juga akan membekali guru-guru dan dosen dengan kemahiran TIK untuk mengembangkan proses belajar mengajar yang lebih berkualitas,&#8221; kata Ennita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Winner Jihad Akbar, Direktur SMA &#8211; Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia</strong> menyambut kelanjutan program SIC tahun ini. “Kami senang Samsung Innovation Campus juga berfokus pada kemahiran AI siswa. Dengan keterampilan AI, siswa diharapkan semakin kreatif dan bernalar kritis, sehingga lebih mudah mengidentifikasi, menganalisis dan menemukan solusi permasalahan disekitarnya. Hal ini sejalan dengan visi Kemendikbudristek membentuk siswa yang memiliki karekter Profil Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Program ini juga dapat menjadi salah satu  wadah untuk mempersiapkan siswa-siswi SMA sederajat dan mahasiswa memiliki keterampilan digital yang sangat dibutuhkan industri, sehingga menjadi bekal yang berharga bagi mereka dalam melanjutkan studi maupun berkarier di masa yang mendatang”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Muhammad Ali Ramdani, Direktur Jendral Pendidikan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia</strong> mengapresiasi diselenggarakannya kembali SIC yang telah memberikan kesempatan yang sama kepada siswa-siswi dan guru-guru madrasah untuk diperlengkapi dengan keterampilan abad 21. Dimana tahun ini juga menambah jangkauan manfaat program kepada mahasiswa/i dan para dosen Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). &#8220;SIC menjadi ajang pendidikan yang sangat ditunggu. Ditambah dengan pengayaan keahlian di bidang AI, kami percaya siswa-siswi madrasah dan mahasiswa kelak dapat menciptakan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini SIC Batch 5 2023/2024 telah memasuki fase pendaftaran sampai 31 Januari 2024 untuk siswa SMA/MA sederajat dan Mahasiswa (D3-S1) aktif. Karena tahun ini pertama kalinya Mahasiswa dilibatkan, maka ada tambahan waktu pendaftaran hingga 11 Februari 2024. Bagi yang berminat silakan mendaftar di <a href="https://program.skilvul.com/samsung-innovation-campus-batch-5-20232024">https://program.skilvul.com/samsung-innovation-campus-batch-5-20232024</a>. Pendaftaran ini terbuka bagi pelajar SMK binaan program STI Samsung di kelas 10-11 (3 tahun akademik) dan kelas 11-12 (4 tahun akademik), siswa SMA dan MA sederajat di kelas 10 dan 11, serta untuk pertama kalinya dibuka juga untuk mahasiswa D3/S1 yang masih aktif dari berbagai universitas dan politeknik di seluruh Indonesia. Khusus untuk mahasiswa, kurikulum SIC ini dapat dikonversi menjadi jam kuliah yang difasilitasi oleh Kemendikbud melalui program Kampus Merdeka, di mana proses ini dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa yang bersangkutan dan melalui persetujuan kampus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setiap tim terdiri dari 4 anggota dari sekolah yang sama. Untuk kategori SMA (setara) wajib didampingi satu guru yang ditunjuk dari sekolah. Tiap sekolah boleh mendaftarkan lebih dari 1 kelompok dan satu guru maksimal mendampingi maksimal 12 siswa (3 kelompok). Seluruh peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian program SIC Batch 5 yang akan digelar selama 6 bulan, mulai dari Februari hingga Juli 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SIC Batch 5 memberikan pelatihan baru yang belum pernah dilakukan pada batch sebelumnya, yaitu AI Course yang terdiri dari <em>data science &amp; AI,</em> <em>probability &amp; statistic</em>, <em>machine learning</em>, dan <em>deep learning</em>. SIC Batch 5 juga menggelar program <em>Training of Trainer</em>. Walau didedikasikan untuk para guru, program ini diharapkan mendorong pelajar &amp; mahasiswa lulusan Samsung Innovation Campus dapat menjadi agen digital mengajarkan di lingkungannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain AI Course, SIC Batch 5 ini juga akan memberikan pelatihan soft skills &amp; career development sebagai tambahan pelatihan baru pada program ini. Yang mana kami harapkan bahwa para peserta juga dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan memasuki dunia industri. Pelatihan yang diberikan antara lain adalah <em>peer review, business mindset for entrepreneur, CV &amp; interview preparation, pitching preparation, creative problem solver, technical test preparaton, managing group dynamic </em>dan<em> career discovery in tech.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seluruh peserta yang mengikuti program SIC Batch 5 akan mendapatkan sertifikat dari Samsung sebagaimana <em>batch-batch</em> sebelumnya, dengan syarat dan kondisi yang ditentukan seperti penilaian keikutsertaan pelatihan, absensi, pengumpulan tugas, dan lain sebagainya pada masing-masing tahap pelatihan yang tersedia. Sementara khusus bagi seluruh pemenang program akan mendapatkan tambahan sertifikat dari institusi yang memiliki akreditasi internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program SIC Batch 1-4 telah menghasilkan 5.919 alumni murid dan 642 guru dari 341 sekolah di seluruh Indonesia. SIC Batch 5 menargetkan ada lebih dari 2.000 pendaftar yang akan lolos dari <em>logic test</em> dimana semua yang lolos logic test tersebut dapat mengikuti pelatihan Coding &amp; Programming dengan Bahasa Phyton. Setelah pembelajaran Coding &amp; Programming, tahap pembelajaran berikutnya yaitu IoT dan AI Bootcamp dimana akan terpilih 500 pelajar (kategori SMA, SMK &amp; MA) dan 500 mahasiswa (kategori D3, D4 &amp; S1) terbaik untuk mengikuti pelatihan ini hingga akhir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari masing-masing kategori akan diseleksi lagi menjadi 40 tim untuk melaju ke babak semifinal dan dikerucutkan menjadi 10 tim masing-masing untuk melaju ke babak final. Dari tiap kategori, juri akan memilih juara 1,2 dan 3. Sementara publik akan memilih satu tim untuk kategori People Choice Award, berdasarkan video yang paling banyak dipilih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di<span> <a href="http://csr.samsung.com/">http://csr.samsung.com</a></span> atau dapat mengunjungi<span> <a href="https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-siapkan-kompetensi-ai-dan-iot-untuk-generasi-muda-indonesia">news.samsung.com/id</a></span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup><span>[1]</span></sup></a> <span><a href="https://www.ipsos.com/en-id/indonesia-ranks-third-globally-concerns-over-future-job-security-ipsos-global-advisor-survey">Data Ipsos Antusiasme Orang Indonesia terhadap AI</a></span></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><sup><span>[2]</span></sup></a> <span><a href="https://www.cnbcindonesia.com/tech/20231031141422-37-485202/mantap-ekonomi-ri-diramal-tembus-rp-5000-t-berkat-ai">Data Kontribusi AI terhadap PDB</a></span></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><sup><span>[3]</span></sup></a><span><a href="https://www.unleash.ai/artificial-intelligence/mckinsey-ai-innovation-constrained-by-talent-shortage/"> McKinsey: Inovasi AI dibatasi oleh Kekurangan Talenta</a></span></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref4" name="_ftn4"><sup><span>[4]</span></sup></a><span><a href="https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220518135208-37-339847/krisis-talenta-digital-butuh-tambahan-47-juta-orang-di-2030"> Data Tenaga Kerja dengan Keterampilan Digital Tingkat Lanjutan</a></span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
