<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Solve for Tomorrow &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/solve-for-tomorrow/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Solve for Tomorrow &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 11:58:19 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Dibuka, Ajak Generasi Muda Indonesia Berinovasi</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-solve-for-tomorrow-2026-segera-dibuka-ajak-generasi-muda-indonesia-berinovasi?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:20:25 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/427CDtJ</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia kembali akan membuka pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 (SFT), mengajak generasi muda Indonesia untuk ikut andil]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-25231" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203442/Main-KV-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia kembali akan membuka pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 (SFT), mengajak generasi muda Indonesia untuk ikut andil dalam menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi sekaligus membuka peluang tampil di nasional. Program ini terbuka bagi pelajar SMA/SMK/MA dan sederajat, serta mahasiswa D3/D4/S1 yang masih aktif di seluruh Indonesia. Pendaftaran SFT 2026 dibuka mulai <strong>28 April hingga 29 Mei 2026</strong> melalui situs resmi <a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/?cid=id_ow_app_samsung-newsroom_none_always-on_sft-2026-teaser_article_none_none" target="_blank" rel="noopener">Samsung Solve for Tomorrow.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan talenta muda, SFT hadir sebagai platform bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif sejak dini. Melalui program ini, peserta tidak hanya diajak untuk berkompetisi, tetapi juga mendapatkan pengalaman pembelajaran yang komprehensif melalui Design Thinking, AI Amplification serta <em>mentoring</em> dari para ahli di bidangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tahun ini, kami kembali mengundang generasi muda Indonesia untuk berani mengambil langkah dan menghadirkan solusi nyata melalui teknologi. Samsung Solve for Tomorrow bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah perjalanan untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif yang dapat membawa dampak luas. Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Antusiasme terhadap Samsung Solve for Tomorrow terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan sebelumnya, SFT berhasil menjaring <strong>2.603 pendaftar,</strong> dengan 2.274 peserta lolos ke tahap penyisihan dan membentuk 647 tim yang menghadirkan berbagai ide inovatif dari seluruh Indonesia. Capaian ini menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada penyelenggaraan sebelumnya, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi membanggakan melalui Tim Labmino dari Universitas Indonesia yang terpilih sebagai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ide dan inovasi anak muda Indonesia mampu bersaing ditingkat global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow menjadi pengalaman yang mengubah cara kami melihat potensi diri. Kami merasa sangat bangga dapat mewakili Indonesia sebagai Global Ambassador. Lebih dari sekadar pencapaian, perjalanan ini membuktikan bahwa ide yang berangkat dari kepedulian dapat berkembang menjadi solusi nyata yang memberikan dampak,” ujar<strong> Anthony Edbert Feriyanto, Tim Labmino, SFT Global Ambassador 2025.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow tidak hanya memberikan pengalaman kompetisi, tetapi juga menghadirkan perjalanan pembelajaran yang menyeluruh bagi para peserta. Mulai dari proses pengembangan ide, pelatihan intensif, <em>mentoring </em>dari para ahli, hingga kesempatan memperoleh sertifikasi, seluruh rangkaian program dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan di masa depan. Tahun ini, Samsung Solve for Tomorrow membawa dua tema, yaitu <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology) </strong>dan <strong>Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech).</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT 2026 menantang para peserta untuk memilih satu dari dua tema utama. Tema pertama, <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology), </strong>berfokus pada penerapan konsep ekonomi sirkular sebagai solusi atas tantangan lingkungan global. Melalui pendekatan berbasis STEM, peserta didorong untuk menciptakan inovasi yang mampu menjaga dan memulihkan lingkungan melalui sistem berkelanjutan yang menekankan pada minimnya limbah, penggunaan ulang sumber daya, serta daur ulang dan regenerasi material.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tema kedua, <strong>Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech),</strong> mengajak generasi muda untuk mengembangkan solusi inovatif yang menggabungkan olahraga dan teknologi sebagai sarana mendorong perubahan sosial. Fokusnya adalah menciptakan akses olahraga yang lebih inklusif dan merata, khususnya bagi perempuan dan penyandang disabilitas, sehingga olahraga dapat menjadi alat untuk membangun masa depan yang lebih setara dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT terus menunjukkan dampak nyata dengan meningkatnya antusiasme. Hal ini tak hanya dirasakan oleh Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, tetapi juga oleh <strong>Kadek Nandana Tyo Nayotama,</strong> salah satu alumni SFT 2025, anggota tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya. Tyo turut merasakan manfaat dari program SFT yang menurutnya bukan kompetisi biasa. Bersama timnya, ia mengembangkan Pantara, platform digital berbasis AI dan Machine Learning (ML) untuk membantu pengelolaan bahan pangan segar secara lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25232" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25232" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="505" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/15203734/Tim-Hackie-Chan-dari-Universitas-Brawijaya-juara-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-kategori-Universitas-1000px-768x388.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya, juara 2 Samsung Solve for Tomorrow 2025 kategori Universitas</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya saya mengira Samsung Solve for Tomorrow hanyalah kompetisi biasa, namun ternyata jauh melampaui ekspektasi. SFT mengajarkan kami untuk benar-benar memahami masalah melalui pendekatan Design Thinking sebelum membangun solusi, sesuatu yang sangat membuka perspektif saya sebagai mahasiswa teknik,” ungkap<strong> Tyo.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Berbagai sesi seperti AI Amplification Workshop dan <em>mentoring</em> langsung dari para <em>expert </em>juga memberikan <em>insight</em> baru yang aplikatif. Seluruh prosesnya sangat membentuk kemampuan saya, mulai dari berpikir kritis, berkolaborasi, hingga menyampaikan ide secara jelas dan berdampak,” tambah <strong>Tyo. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Berbagai sesi seperti AI Amplification Workshop dan <em>mentoring</em> langsung dari para <em>expert </em>juga memberikan <em>insight</em> baru yang aplikatif. Seluruh prosesnya sangat membentuk kemampuan saya, mulai dari berpikir kritis, berkolaborasi, hingga menyampaikan ide secara jelas dan berdampak,” tambah <strong>Tyo. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan perjalanan pembelajaran yang membentuk generasi muda menjadi problem solver yang siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui program ini, Samsung mendorong lebih banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk berani memulai, mengembangkan ide, serta menghadirkan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program-program pendidikan Samsung, baik Solve for Tomorrow (SFT) maupun Innovation Campus (SIC), terus menunjukkan relevansinya melalui berbagai apresiasi yang diterima, termasuk penghargaan dari Detikcom sebagai Award Penggerak Talenta Digital serta pengakuan terbaru dari Uzone.id melalui Uzone Choice Awards 2026 dalam kategori ESG Award Next-Gen Social Movement. Pencapaian ini menegaskan komitmen Samsung dalam menghadirkan inisiatif yang tidak hanya berdampak positif, tetapi juga selaras dengan kebutuhan dan aspirasi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan keterampilan inovasi, problem solving, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Corporate Social Responsibility Samsung, dapat mengunjungi <a href="http://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Akses ke Peran Aktif: Memberdayakan Generasi Muda untuk Ikut Menciptakan Pengajaran di Era Digital</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-akses-ke-peran-aktif-memberdayakan-generasi-muda-untuk-ikut-menciptakan-pengajaran-di-era-digital?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 15:36:52 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Lighthouse Schools]]></category>
		<category><![CDATA[Learning Hub]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NWpJep</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24147" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas peran pengajaran bagi perdamaian dan pembangunan. Saat kita memperingati Hari Pendidikan Internasional 2026, diskusi global beralih ke tema baru yang lebih kuat: &#8220;Kekuatan pemuda dalam membangun pengajaran bersama&#8221; (<em>The power of youth in co-creating education</em>). Tema ini mengakui peran pemuda sebagai agen perubahan dalam membentuk pengajaran yang inklusif, adil, dan berkualitas, serta membantu membangun masyarakat yang lebih damai, adil, dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Visi ini memahami sebuah dasar di mana generasi muda kita, yang jumlahnya mencapai lebih dari setengah populasi global sudah tidak lagi bisa dilihat sebagai penerima manfaat pasif dari sistem pengajaran, melainkan menjadi perancangnya. Sebagai <em>digital natives</em>, mereka memahami dinamika masa depan lebih baik daripada generasi sebelumnya dan suara mereka sangat penting dalam membentuk bagaimana proses pembelajaran berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sama halnya dengan UNESCO yang memperjuangkan kemandirian bagi generasi muda, kita pun harus mengambil peran dalam menjembatani kesenjangan dan memberdayakan generasi muda agar menjadi partisipan aktif dalam pengajaran mereka. Hal ini menjadi sangat krusial di tengah transformasi teknologi yang cepat, yang menuntut kita untuk tidak hanya mempertimbangkan kembali apa yang kita ajarkan, tetapi juga bagaimana proses pengajaran dan pembelajaran berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menjembatani Kesenjangan Digital</h3>
<p>Di Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kesenjangan digital sering kali dianggap sebagai tantangan infrastruktur yang ditandai dengan kurangnya <em>bandwidth internet</em> atau akses ke perangkat seperti laptop, tablet, atau komputer. Di Samsung, kami memandang hal ini berbeda, melihatnya sebagai kesenjangan digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bandwidth bukan hanya soal kecepatan internet; ini adalah tentang seberapa cepat seorang siswa dapat mengakses pengetahuan. Sebuah perangkat bukan sekadar gadget; ia adalah kanvas untuk berkreasi. Ketika seorang siswa di komunitas pedesaan kekurangan peralatan ini, mereka bukan sekadar kehilangan sebuah tablet; mereka kehilangan kesempatan untuk berperan dalam ekonomi masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan ini sangat nyata. Pada tahun 2025, sebanyak 59% sekolah di wilayah kita memiliki rencana untuk memperbarui dan berinvestasi dalam teknologi modern untuk mendigitalisasi lingkungan belajar<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> mereka. Hal ini mengonfirmasi bahwa investasi semacam itu bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk memastikan semua siswa dan pengajar memiliki akses yang adil terhadap lingkungan belajar yang berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, teknologi sendiri hanyalah titik awal. Ketika para pengajar dibekali kemampuan untuk membimbing dan menginspirasi, barulah siswa dapat membangun masa depan bersama dan inovasi akan berkembang pesat. Itulah sebabnya pendekatan kami dimulai dari para pengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Samsung Learning Hub, kami menyediakan berbagai sarana, pelatihan, serta sumber daya untuk meningkatkan standar pengajaran, menginspirasi proses belajar, dan memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal di setiap ruang kelas. Program bootcamp dan mentoring kami mendukung para pengajar maupun kepemimpinan dalam pendikan untuk membangun kapabilitas yang dibutuhkan agar dapat mengimbangi kurikulum yang terus berkembang, serta memandu sekolah mereka dalam perjalanan transformasi digital. Dengan memperkuat kompetensi digital di setiap tingkatan, kami memastikan bahwa teknologi di ruang kelas berfungsi untuk mendukung pedagogi (metode pengajaran), bukan sebaliknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24148" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24148 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Inisiatif Samsung Digital Lighthouse School merupakan contoh nyata dari apa yang mungkin dicapai, dan bahwa transformasi digital tidak hanya dapat diwujudkan tetapi juga secara berkelanjutan.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berangkat dari fondasi pemberdayaan pengajaran ini, kami juga memperluas dampak tersebut ke lingkungan belajar melalui inisiatif seperti program Samsung Digital Lighthouse Schools. Menyadari bahwa setiap sekolah memulai perjalanan digitalnya dari level yang berbeda-beda, program ini hadir untuk mendukung sekolah sesuai dengan kondisi mereka saat ini, membantu dengan menyediakan sarana, pengembangan kapabilitas, serta kerangka kerja yang dibutuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School baru-baru ini telah bergabung dalam komunitas Samsung Digital Lighthouse School. Di sekolah-sekolah tersebut, para guru mulai membangun kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Di saat yang sama, teknologi membantu mengurangi beban kerja administratif sehingga para pengajar dapat fokus sepenuhnya pada tugas utama mereka: mengajar dan membimbing siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Merancang Ulang Pembelajaran untuk Masa Depan yang Lebih Baik</h3>
<p>Setelah akses tersedia dan para pengajar diberdayakan, kita dapat beralih ke tujuan utama: Kemandirian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di luar urusan infrastruktur, peran kami adalah membekali generasi berikutnya dengan keterampilan memecahkan masalah di dunia nyata. Dengan menggunakan teknologi sebagai katalisator untuk berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, kami memampukan generasi muda untuk mengejar ambisi mereka dan membentuk masa depan yang mereka cita-citakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal ini sangatlah penting di wilayah kita, di mana para agen perubahan muda memiliki dorongan kuat untuk mengembangkan solusi kreatif bagi tantangan di komunitas mereka. Kami melihat hal ini dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan kami, Samsung Solve for Tomorrow, sebuah kompetisi yang mengajak siswa untuk menerapkan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dalam mengatasi isu-isu sosial. Dengan menantang mereka untuk merancang solusi yang ingin mereka lihat di dunia, program ini menumbuhkan pola pikir &#8220;membangun bersama&#8221; (co-creation) yang kuat. Pada tahun 2025, hampir 17.000 anak muda berpartisipasi di seluruh wilayah ini, mencatat peningkatan sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24149" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24149" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Jack Lowe, asal New South Wales, Australia, mengembangkan Eilik, sebuah platform perbandingan hasil berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengajar mengidentifikasi potensi kecurangan akademik di era kecerdasan buatan generatif.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>IDC InfoBrief, disponsori oleh Samsung, Modernisation of Learning through Digital Tech Investments, #AP242475IB, November 2024­­­</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung SEAO Executive Byline Series: Menyongsong Tahun Baru dengan Komitmen Pada Tujuan dan Kemitraan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-seao-executive-byline-series-menyongsong-tahun-baru-dengan-komitmen-pada-tujuan-dan-kemitraan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 15:25:59 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Home Appliances]]></category>
		<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Business Experience Studios]]></category>
		<category><![CDATA[CES 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[One UI]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4jCuiX1</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Kami telah menutup tahun 2025, dan seiring menatap serta menyambut tahun yang baru, saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-23761" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/06151823/Samsung-SEAO-Executive-Byline-Series-Menyongsong-Tahun-Baru-dengan-Komitmen-Pada-Tujuan-dan-Kemitraan-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami telah menutup tahun 2025, dan seiring menatap serta menyambut tahun yang baru, saya merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama oleh seluruh tim kami di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO). Bagi Samsung, kawasan SEAO bukan sekadar kumpulan pasar, melainkan pusat inovasi strategis yang ditandai oleh pertumbuhan yang dinamis, keberagaman budaya, serta adopsi digital yang pesat. Selain tetap berfokus pada pencapaian target bisnis sepanjang tahun lalu, kami juga berkomitmen untuk memperkuat posisi Samsung sebagai mitra jangka panjang yang tepercaya dalam mendukung perkembangan kawasan SEAO.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk memperkuat fondasi yang telah kami bangun pada 2025, saya ingin menyampaikan tiga pilar strategi utama yang akan terus menjadi landasan pertumbuhan kami pada 2026, yaitu menghadirkan inovasi terobosan, memberdayakan generasi berikutnya, serta mendorong transformasi bagi para pelanggan kami—yang seluruhnya ditopang oleh komitmen kami untuk menjadi perusahaan yang benar-benar digerakkan oleh AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menghadirkan Inovasi Terobosan Menuju Masa Depan yang Digerakkan oleh AI</h3>
<p>Di Samsung, kami meyakini bahwa AI telah membawa perubahan mendasar dalam cara kami beroperasi, berinovasi, dan melayani pelanggan. Dengan visi yang jelas untuk menjadi perusahaan yang digerakkan oleh AI, kami secara konsisten mengintegrasikan AI secara bermakna ke dalam pengembangan produk R&amp;D,operasional, dan pengalaman pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami pertama kali memperkenalkan Galaxy AI kepada dunia pada 2024 dan semakin memperkuat kepemimpinan kami di bidang AI pada 2025 melalui visi yang lebih luas tentang kehidupan yang terintegrasi dengan AI. Selain mendorong demokratisasi AI, kami juga memimpin era baru kecerdasan multimodal. Hal ini diwujudkan dengan memastikan perangkat keras dan perangkat lunak berkembang secara selaras, sehingga menghadirkan perangkat yang tidak hanya memproses perintah, tetapi juga berfungsi sebagai pendamping yang intuitif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di CES 2026, kami mengumumkan upaya kami untuk menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi dan personal di berbagai platform, mulai dari perangkat mobile, tampilan visual, peralatan rumah tangga, hingga layanan, melalui visi kami yaitu “Companion to AI Living”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang membuat penonton terkesan pada CES 2026 adalah bagaimana layar Samsung, seperti Micro RGB berukuran 130 inci, menggabungkan keunggulan hardware dan kecerdasan visual untuk menciptakan pendamping hiburan seutuhnya di rumah Anda. Misalnya, Samsung Vision AI Companion (VAC) menggunakan teknologi AI untuk merekomendasikan apa yang harus ditonton, bahkan musik apa yang harus didengarkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terakhir, kami memperkenalkan visi jangka panjang kami tentang perawatan cerdas yang didorong oleh ekosistem perangkat yang terintegrasi Samsung. Saya sangat antusias tentang bagaimana kami dapat mendefinisikan ulang perawatan dari sebuah kebutuhan reaktif menjadi peluang proaktif. Kami akan terus berupaya untuk mempromosikan kehidupan yang lebih sehat dengan menyediakan fitur-fitur bermanfaat di berbagai bidang, termasuk AI, ponsel, perangkat rumah tangga, wearables, dan perangkat lainnya yang terhubung.</p>
<p><strong><b> </b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Memberdayakan Generasi Berikutnya</h3>
<p>Hal lain yang juga membuat saya antusias adalah bahwa generasi berikutnya di SEAO tidak hanya akan sekadar menjadi pengguna teknologi; mereka akan menjadi kreator, inovator, dan entrepreneur yang membentuk bagaimana aplikasi dari AI ini bermanfaat bagi komunitas mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya percaya bahwa teknologi seharusnya berfungsi sebagai penghubung yang memudahkan semua orang, terlepas dari latar belakang mereka, untuk terhubung, berkarya, dan berkembang. Untuk memaksimalkan potensi ini, kami telah mengarahkan usaha tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami untuk mengembangkan dan berinvestasi pada generasi muda, serta membina potensi generasi berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program unggulan kami, Solve for Tomorrow (SFT), memberdayakan generasi muda untuk mendorong perubahan yang berarti melalui teknologi dan inovasi. Pada tahun 2025, tingkat pendaftar meningkat 40% dibandingkan tahun 2024, dengan total lebih dari 16.900 pemuda di seluruh kawasan yang mengembangkan solusi untuk menjawab tantangan di lingkungan mereka. Pertumbuhan ini menunjukkan kesiapan generasi muda untuk menerapkan teknologi secara praktis dan berarti ketika diberikan sarana dan kesempatan yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun lalu, Samsung Innovation Campus (SIC) secara aktif mengatasi kesenjangan keahlian regional dengan menyediakan pendidikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) tingkat lanjut, pemrograman, dan AI di berbagai market SEAO. Pendekatan ini merefleksikan metodologi pengembangan kemampuan internal kami: sama seperti kami melatih karyawan melalui kurikulum GenAI yang terstruktur, SIC memberikan generasi muda sebuah roadmap serupa untuk pengembangan, memungkinkan mereka membangun kemampuan AI dasar dan melanjutkan untuk bekerja dengan aplikasi yang lebih kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua inisiatif ini bukan sekadar program CSR, melainkan investasi strategis yang kami lakukan untuk berkontribusi dan membangun talenta yang dibutuhkan dalam ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun 2026 menjadi tahun di mana kami akan melanjutkan momentum yang kuat ini melalui program CSR , di mana kami berencana untuk melakukan lebih banyak lagi kerja sama dengan pemerintah, korporasi, sekolah, LSM, dan mitra komunitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mendorong Transformasi Ekosistem</h3>
<p>Akhirnya, landasan dunia yang sangat terhubung yang didorong oleh agen kecerdasan buatan (AI) haruslah kepercayaan. Di Samsung, keamanan dan privasi merupakan inti dari strategi kami. Prinsip ini semakin penting seiring kita memasuki era AI Agensi, di mana sistem cerdas tidak hanya merespons perintah tetapi juga mengantisipasi kebutuhan dan bertindak secara independen atas nama pengguna. Kekuatan dari ekosistem “One Samsung” memastikan bahwa kecerdasan terintegrasi secara mulus dari perangkat mobile hingga seluruh rumah yang terhubung melalui SmartThings, dan dilindungi oleh Samsung Knox.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami juga menerapkan standar kepercayaan ini di tingkat perusahaan. Tahun lalu, Samsung Business Experience Studios (BES) diluncurkan di beberapa negara, termasuk Indonesia, Thailand, dan Singapura. Ruang-ruang ini dirancang untuk membantu organisasi membayangkan bagaimana mereka dapat mengadopsi solusi inovatif Samsung untuk mengatasi tantangan spesifik di industri mereka. Dengan studio-studio tambahan yang akan diluncurkan di seluruh Asia Tenggara dan Oseania, kami berharap dapat lebih banyak kesempatan untuk berkolaborasi sebagaimana kami bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk mengimplementasikan solusi cerdas dan aman untuk bisnis mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Membentuk Masa Depan Kita Bersama</h3>
<p>Tahun pertama saya memimpin SEAO ditandai dengan upaya kami untuk berinovasi, memberdayakan pemuda, dan mentransformasi ekosistem di berbagai industri, semua dilandasi oleh evolusi kami sebagai pemimpin di bidang kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun kami terpacu oleh apa yang telah kami capai sejauh ini, pekerjaan kami di sini jauh dari selesai. Saya mengajak semua mitra, konsumen, dan pemimpin regional kami untuk terus melanjutkan perjalanan ini bersama kami di tahun 2026 dan seterusnya. Saat kami mengejar ambisi untuk menjadikan Samsung sebagai pemimpin tak tertandingi di bidang AI, kami akan berupaya memastikan bahwa AI melayani semua orang dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bersama-sama, mari kita bentuk masa depan di mana teknologi tidak hanya menghubungkan perangkat, tetapi juga menghubungkan semua orang, komunitas, dan berbagai kemungkinan di seluruh kawasan kami.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Harumkan Indonesia, RunSight Masuk Top 20 SFT Global 2025</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/harumkan-indonesia-runsight-masuk-top-20-sft-global-2025?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 09:00:34 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/49bNtmN</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Debut Indonesia di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025 menghadirkan kisah inspiratif tentang bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_23491" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-23491" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065331/Tim-Labmino_-Dari-kanan-ke-kiri-Ariq-Maulana-Malik-Ibrahim-Kaindra-Rizq-Sachio-Anthony-Edbert-Feriyanto-dan-Muhammad-Fazil.-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino: [Dari kanan ke kiri] Ariq Maulana Malik Ibrahim, Kaindra Rizq Sachio, Anthony Edbert Feriyanto, dan Muhammad Fazil.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Debut Indonesia di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global 2025 menghadirkan kisah inspiratif tentang bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi inovasi yang mendapat pengakuan dunia. Untuk pertama kalinya berpartisipasi, Tim Labmino, pemenang SFT Indonesia 2025, berhasil menembus 20 besar global dengan menghadirkan inovasi RunSight, menunjukkan potensi besar talenta muda Indonesia dalam solusi teknologi berbasis empati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kompetisi ini, Tim Labmino yang beranggotakan Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammad Fazil, dan Ariq Maulana Malik Ibrahim, membawa inovasi RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari secara aman dan mandiri. RunSight lahir dari kisah nyata teman dekat mereka yang kehilangan penglihatan tetapi tetap ingin berolahraga seperti orang lain. Minimnya alat bantu olahraga berbasis AI adaptif membuat tim ini terdorong menciptakan solusi inklusif yang memberi pelari tunanetra rasa aman, percaya diri, dan kebebasan bergerak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“RunSight lahir dari percakapan sederhana dengan seorang teman yang kehilangan penglihatan tetapi ingin terus berlari. Kami percaya teknologi seharusnya tidak hanya mempermudah hidup, tetapi juga membuat ruang yang lebih inklusif bagi semua orang. Ketika melihat masih sedikit inovasi olahraga untuk tunanetra yang memanfaatkan AI, kami terpanggil untuk membuat solusi yang benar-benar relevan. Saat akhirnya kami berdiri di panggung global membawa nama Indonesia, kami merasa ide kecil ini akhirnya menemukan tempat yang lebih besar dan berdampak,” ungkap  <strong><b>Kaindra Rizq Sachio, perwakilan tim Labmino</b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_23492" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-23492" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/12/16065423/Runsight-Inovasi-kacamata-pintar-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-membantu-penyandang-disabilitas-tunanetra-berlari-secara-aman-dan-mandiri-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Runsight, Inovasi kacamata pintar berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra berlari secara aman dan mandiri</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan RunSight membawa Tim Labmino melalui proses penjurian tingkat regional dimana terdapat 39 tim dari berbagai regional Samsung yang ada di dunia seperti Eropa, Asia Tenggara &amp; China, Timur Tengah &amp; Afrika Utara, Negara-negara Persemakmuran, Amerika Utara &amp; Amerika Latin. Setelah memenangkan juara pertama di Indonesia, mereka melaju ke tahap regional. Seluruh proses dilakukan secara daring dalam ruang pertemuan bersama tim lainnya dari regional Asia Tenggara dan China, di mana setiap tim mendapat giliran mempresentasikan proyek mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tahap regional benar-benar membuka perspektif baru bagi kami. Meski dilakukan secara daring, atmosfernya berbeda sekali karena kami harus mempresentasikan proyek di hadapan juri dan peserta dari berbagai negara. Standar penilaiannya meningkat, dan kami bisa melihat bagaimana tim lain mengemas solusi mereka. Itu jadi tantangan sekaligus kebanggaan tersendiri karena kami membawa nama Indonesia dan ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di level internasional.” ujar  <strong><b>Anthony Edbert Feriyanto, Ketua Tim Labmino.</b></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia pun turut memandang pencapaian ini sebagai bukti bahwa talenta pelajar Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia. “Tahun pertama Indonesia ikut SFT Global dan langsung masuk 20 besar dunia adalah pencapaian besar. Perjalanan Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika kreativitas, teknologi, dan empati disatukan, pelajar Indonesia dapat menghadirkan solusi yang relevan dan diakui internasional. Hal ini selaras dengan komitmen Samsung dan pemerintah dalam memperkuat literasi teknologi, mengembangkan talenta muda, dan membangun ekosistem inovasi yang inklusif,” ujar <strong><b>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia</b></strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama proses seleksi regional, Tim Labmino tidak hanya menerima bimbingan teknis, tetapi juga perspektif baru tentang bagaimana sebuah ide dapat berkembang melampaui konteks lokal. Masukan detail dari juri internasional serta paparan terhadap tim lain membantu mereka menyempurnakan cara memecah masalah, mulai dari aspek teknis, pengalaman pengguna, hingga kolaborasi dengan komunitas. Wawasan ini memperkuat pemahaman mereka tentang dampak teknologi dan meningkatkan kepercayaan diri untuk terus mengembangkan RunSight agar manfaatnya semakin luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan Tim Labmino menjadi bukti bahwa langkah pertama selalu yang paling penting. Hingga saat ini, Tim Labmino telah menunjukkan kapasitasnya sebagai perwakilan inovator muda Indonesia di kancah global, membawa pulang pengalaman internasional, perspektif baru, serta tekad yang semakin kuat untuk terus berkarya. Selanjutnya, perjalanan Tim Labmino dalam program Samsung Solve for Tomorrow masih berlanjut, seiring dengan rangkaian seleksi dan tahapan berikutnya yang akan diumumkan pada Februari 2026 mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Samsung, inilah esensi dari Solve for Tomorrow: membuka ruang bagi pelajar Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berani mencoba, dan menjadikan teknologi sebagai medium untuk menciptakan perubahan nyata. Langkah yang telah mereka tempuh menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya bahwa perjalanan menuju dampak tidak selalu ditentukan oleh satu momen, melainkan oleh keberanian untuk memulai dan konsistensi untuk terus melangkah membawa solusi bagi masa depan.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Umumkan Pemenang SFT 2025, Wujud Komitmen  Dukung Generasi Inovator Muda Indonesia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-umumkan-pemenang-sft-2025-wujud-komitmen-dukung-generasi-inovator-muda-indonesia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 18:47:57 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[International Olympic Committee]]></category>
		<category><![CDATA[SFT 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Together for tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4q97uB2</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia hari ini mengumumkan enam tim pemenang dari Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025, program yang mendorong generasi muda]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_22552" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-22552" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184230/Juara-Pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dari-Kategori-SMA_SMK_MA-dan-Kategori-Perguruan-Tinggi-1000x668px.jpg" alt="" width="1000" height="668" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184230/Juara-Pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dari-Kategori-SMA_SMK_MA-dan-Kategori-Perguruan-Tinggi-1000x668px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184230/Juara-Pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dari-Kategori-SMA_SMK_MA-dan-Kategori-Perguruan-Tinggi-1000x668px-843x563.jpg 843w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184230/Juara-Pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dari-Kategori-SMA_SMK_MA-dan-Kategori-Perguruan-Tinggi-1000x668px-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Juara Pertama Samsung Solve for Tomorrow 2025 dari Kategori SMA/SMK/MA<br />dan Kategori Perguruan Tinggi</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia hari ini mengumumkan enam tim pemenang dari Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025, program yang mendorong generasi muda untuk menciptakan solusi inovatif melalui teknologi guna menjawab tantangan sosial di sekitar mereka. Mengusung dua tema global, ‘Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology)’ dan ‘Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga: Untuk Pendidikan dan Masa Depan yang Lebih Baik’ (Social Change through Sport &amp; Tech: For Education &amp; a Better Future)’. Program ini mendorong generasi muda untuk menciptakan solusi inovatif melalui teknologi guna menjawab tantangan sosial di sekitar mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah melalui proses seleksi ketat, enam tim terbaik dari dua kategori berhasil terpilih berkat ide-ide orisinal dan dampak nyata yang ditawarkan. Tahun ini, SFT hadir lebih istimewa berkat kolaborasi antara Samsung dan International Olympic Committee (IOC), yang membuka kesempatan bagi para pemenang nasional dengan tema Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga: Untuk Pendidikan dan Masa Depan yang Lebih Baik’ (Social Change through Sport &amp; Tech: For Education &amp; a Better Future) untuk berkompetisi di tingkat regional dan global, serta berpeluang menjadi SFT Global Ambassadors di Olimpiade Musim Dingin 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia</strong>, mengungkapkan, “Kami bangga melihat semangat dan kreativitas luar biasa dari para peserta tahun ini. Mereka menunjukkan bahwa teknologi yang digerakkan oleh empati dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Melalui Samsung Solve for Tomorrow, kami ingin terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengubah ide menjadi solusi berdampak, sekaligus menunjukkan potensi besar Indonesia di tingkat global.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_22553" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-22553" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184325/Seluruh-Tim-Pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="695" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184325/Seluruh-Tim-Pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184325/Seluruh-Tim-Pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1000px-810x563.jpg 810w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184325/Seluruh-Tim-Pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1000px-768x534.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seluruh Tim Pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2025</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini, ide-ide yang muncul mencerminkan keberagaman cara anak muda Indonesia memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat. Dari kategori Pendidikan Tinggi (D3, D4, S1), <strong>tim Labmino dari Universitas Indonesia </strong>meraih juara pertama lewat <strong>RunSight</strong>, kacamata pintar berbasis AI yang membantu pelari tunanetra berlari lebih aman dengan panduan suara real-time. Disusul oleh<strong> tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya</strong> dengan <strong>Pantara</strong>, platform digital berbasis AI untuk membantu manajemen bahan pangan segar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara <strong>tim KYGB dari Universitas Bina Nusantara Alam Sutera </strong>menghadirkan <strong>Gesti Talk</strong>, aplikasi penerjemah bahasa isyarat berbasis AI untuk mendukung komunikasi teman-teman tuli di ruang publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_22554" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-22554 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184626/Seluruh-Tim-Pemenang-SFT-2025-Perwakilan-Kemenag-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah-RI-Head-of-Corporate-Citizenship-of-Samsung-Electronics-Indonesia-dan-Product-Integration-Group-Head-Sams-1000pox.jpg" alt="" width="1000" height="643" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184626/Seluruh-Tim-Pemenang-SFT-2025-Perwakilan-Kemenag-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah-RI-Head-of-Corporate-Citizenship-of-Samsung-Electronics-Indonesia-dan-Product-Integration-Group-Head-Sams-1000pox.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184626/Seluruh-Tim-Pemenang-SFT-2025-Perwakilan-Kemenag-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah-RI-Head-of-Corporate-Citizenship-of-Samsung-Electronics-Indonesia-dan-Product-Integration-Group-Head-Sams-1000pox-876x563.jpg 876w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/10/15184626/Seluruh-Tim-Pemenang-SFT-2025-Perwakilan-Kemenag-Pendidikan-Dasar-dan-Menengah-RI-Head-of-Corporate-Citizenship-of-Samsung-Electronics-Indonesia-dan-Product-Integration-Group-Head-Sams-1000pox-768x494.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seluruh Tim Pemenang SFT 2025, Perwakilan Kementerian Agama RI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Head of Corporate Citizenship of Samsung Electronics Indonesia, dan Product Integration Group Head, Samsung R&amp;D Institute Indonesia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia,</strong> mengatakan “Lomba Samsung Solve for Tomorrow adalah kompetisi yang mengejawantahkan semangat Diktisaintek Berdampak sebagai gerakan menyalakan masa depan melalui karya nyata anak bangsa. Di sini, kecerdasan diukur dari seberapa tinggi teknologi dikuasai dan seberapa dalam nilai kemanusiaan diwujudkan. Sebab lomba yang baik melahirkan pemenang tetapi lomba yang hebat melahirkan perubahan yang menginspirasi gerak zaman. Dan pada akhirnya, teknologi sejati bukan sekadar alat untuk menaklukkan waktu, melainkan kekuatan yang menata arah masa depan, menggerakkan denyut peradaban, dan memuliakan martabat manusia”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari kategori Sekolah Menengah Atas (SMA, SMK, MA), <strong>tim Fungaes dari SMAN Unggulan M.H. Thamrin </strong>tampil sebagai juara pertama lewat <strong>MycoSense</strong>, sistem pemantauan kualitas tanah berbasis jaringan jamur alami dan Edge-AI untuk mendukung pertanian berkelanjutan. <strong>Tim TIMSES dari MAN 2 Kota Malang </strong>menempati posisi kedua melalui <strong>EcoZone</strong>, sistem pengolahan limbah cair industri pertanian berbasis electro-ozonation dan IoT. Sementara <strong>tim R2045 NEST-X dari MAS International Technonatura</strong> melengkapi posisi tiga besar dengan <strong>Kandang H.I.J.A.U</strong>, inovasi peternakan ayam otomatis berbasis smart sensor dan tenaga surya yang ramah lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Gugun Gumilar, Ph.D. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan, Layanan Keagamaan, Pengawasan dan Kerjasama Luar Negeri, </strong>Kementerian Agama Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Samsung yang sejalan dengan nilai-nilai pendidikan dan kemanusiaan, “Langkah Samsung melalui program Solve for Tomorrow patut diapresiasi karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide dan kepedulian sosial melalui teknologi. Program ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang kami dorong di madrasah dan sekolah berbasis agama, yakni menumbuhkan empati, semangat kolaborasi, serta tanggung jawab sosial. Saya percaya, inovasi yang lahir dari niat baik dan kepekaan terhadap sesama akan membawa manfaat besar bagi masyarakat.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Dr. Muhammad Muchlas Rowi, S.F,. S.H., M.M., Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,</strong> menyampaikan apresiasi terhadap program Samsung SFT 2025 dan ucapan selamat kepada para pemenang, “Saya mengapresiasi inisiatif Samsung melalui program Samsung Solve for Tomorrow yang memberikan ruang bagi pelajar untuk berpikir kritis dan berinovasi dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat. Saya juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kreativitas dan semangat luar biasa. Program seperti ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, sains, dan teknologi, agar generasi muda Indonesia siap bersaing di tingkat global dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan, para pemenang kategori Social Change through Sport &amp; Tech yang keduanya dari kategori Pendidikan Tinggi, yaitu tim Labmino dari Universitas Indonesia dan tim KYGB dari Universitas Bina Nusantara Alam Sutera akan melanjutkan perjalanan mereka ke kompetisi tingkat Asia Tenggara dan Oseania (SEAO). Tim terbaik dari wilayah tersebut akan berpeluang menjadi SFT Global Ambassador di Olimpiade Musim Dingin 2026 yang terdiri dari 10 tim terbaik yang terpilih dari seluruh dunia, untuk membawa semangat inovasi Indonesia ke panggung dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Anthony Edbert Feriyanto</strong>, <strong>perwakilan tim Labmino, juara pertama kategori universitas</strong>, menyampaikan, “Bagi kami, Samsung Solve for Tomorrow 2025 bukan hanya perlombaan, ini adalah gerakan yang mendorong inovasi untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin karya kami menjadi bagian dari perubahan, dari Indonesia untuk dunia.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara <strong>perwakilan tim Fungaes, juara pertama kategori pelajar, Talita Almira Salsabila</strong>, menambahkan, “Melalui SFT, Kami mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan. Dengan latar belakang yang belum berpengalaman dalam machine learning maupun IoT, kami belajar dan berkembang. Dukungan materi dan mentoring dari Samsung dan Skilvul juga sangat membantu kami dalam mendapatkan akses pembelajaran dan sumber daya yang relevan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan semangat “Together for Tomorrow!”, Samsung berharap Solve for Tomorrow dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan menciptakan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, teknologi, dan kreativitas, Samsung berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak inovator muda yang membawa perubahan positif bagi Indonesia dan dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Corporate Social Responsibility Samsung, dapat mengunjungi<a href="https://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener"> </a><a href="http://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Solve for Tomorrow 2025 Dibuka Untuk Anak Muda Indonesia Berinovasi Untuk Dunia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-solve-for-tomorrow-2025-dibuka-untuk-anak-muda-indonesia-berinovasi-untuk-dunia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 09:25:53 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow 2025]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4lErJUT</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Solve for Tomorrow 2025 kembali dibuka untuk anak sekolah menengah atas, kejuruan, madrasah aliyah dan setingkat, serta para pelajar di]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-19371" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/21161840/SSFT-2025-1000px.jpeg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/21161840/SSFT-2025-1000px.jpeg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/21161840/SSFT-2025-1000px-728x410.jpeg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/21161840/SSFT-2025-1000px-768x432.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow 2025 kembali dibuka untuk anak sekolah menengah atas, kejuruan, madrasah aliyah dan setingkat, serta para pelajar di perguruan tinggi untuk menciptakan solusi teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat global. Bagi Samsung, program Solve for Tomorrow 2025 (SFT) merupakan komitmen untuk mendukung inovasi dan pengembangan teknologi yang dimulai sejak muda. Pendaftaran program ini dibuka mulai tanggal 19 April hingga 17 Mei 2025. Pendaftaran dan jadwal SFT 2025 dapat dilihat di situs <a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/" target="_blank" rel="noopener">Samsung Solve For Tomorrow</a>.  Program ini terbuka bagi siswa SMA/SMK/MA serta mahasiswa D3/D4/S1 yang masih aktif di seluruh Indonesia. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tahun ini, kami akan membawa Samsung Solve for Tomorrow ke level berikutnya. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendorong generasi muda berpikir kreatif dan berkontribusi pada solusi global melalui teknologi. Kemitraan global dengan IOC tahun ini membuka kesempatan bagi para pemenang Samsung Solve for Tomorrow untuk maju ke seleksi tingkat regional dan global serta mendapatkan pengalaman sekali seumur hidup menjadi SFT Global Ambassador. Kami berharap, salah satu anak bangsa terpilih dan mendapat kesempatan ini dan menunjukan inovasi mereka yang akan membawa dampak positif untuk dunia,” ujar <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_19422" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-19422" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190637/SSFT-2025-03-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190637/SSFT-2025-03-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190637/SSFT-2025-03-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190637/SSFT-2025-03-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Dengan mengusung dua tema utama, SFT 2025 mendorong generasi muda untuk menciptakan inovasi nyata demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow adalah platform inovasi yang memupuk kreativitas dan mempersiapkan generasi muda untuk menjadi <em>problem solver</em> global melalui teknologi. Dengan komitmen untuk mengubah ide cemerlang menjadi solusi nyata, SFT 2025 memberikan akses pelatihan, sertifikasi, dan jaringan kolaboratif untuk mendukung peserta mengatasi tantangan lokal maupun global. Tahun ini, Samsung Solve for Tomorrow membawa dua tema, yaitu <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Environmental Sustainability via Technology) </strong>dan T<strong>eknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini, SFT 2025 menjadi lebih istimewa dengan adanya kemitraan strategis secara global bersama International Olympic Committee (IOC). Kerja sama ini membuka kesempatan bagi peserta yang terpilih di tingkat nasional akan bersaing di tingkat regional dan global. Sebanyak 10 tim terbaik yang terpilih melalui seleksi tingkat global akan menjadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador. Mereka akan mendapat kesempatan memperkenalkan ide-ide inovatif mereka dan bertukar-pikiran serta pengalaman dengan peserta dari seluruh dunia bertepatan dengan ajang Olimpiade Musim Dingin 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT 2025 menantang para peserta untuk mengeksplorasi dan memilih satu dari dua fokus tema utama, yaitu pertama, <strong>Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan</strong> (<strong>Environmental Sustainability via Technology)</strong> yang berfokus pada Ekonomi Sirkular, mendorong peserta untuk mengeksplorasi peran pendekatan STEM dalam menjaga dan memulihkan lingkungan melalui pengurangan limbah, penggunaan ulang, daur ulang, dan regenerasi sumber daya. Tema ini mengajak peserta untuk mencari solusi teknologi yang dapat mengurangi dampak pencemaran, mendukung proses bahan organik seperti makanan atau agricultural, dan meningkatkan pengelolaan sampah plastik menjadi listrik di Indonesia dan dunia, dan lain sebagainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tema kedua,<strong> Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Social Change through Sport &amp; Tech),</strong> merupakan tema baru tahun ini yang mendorong generasi muda untuk menciptakan solusi inovatif dengan memanfaatkan teknologi untuk menjadikan olahraga sebagai bagian pendidikan dan gaya hidup semua orang, termasuk inklusivitas bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Tema ini bertujuan untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam akses olahraga dengan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan kesempatan yang lebih inklusif. Data WHO<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar orang di dunia hidup dengan disabilitas, dan sekitar 1 dari 3 perempuan merasa terhalang untuk berpartisipasi dalam olahraga karena keterbatasan fasilitas dan budaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua tema ini juga sejalan dengan prioritas pemerintah<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a> dalam mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Pengembangan talenta AI menjadi kunci dalam mendorong kemajuan nasional. <strong>Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si, Direktur KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, </strong>berkata,<strong> “</strong>Pengembangan AI adalah bagian penting dari transformasi digital nasional. Melalui inisiatif seperti SFT bagi siswa dan mahasiswa, kami mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang akan menjadi motor penggerak inovasi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga ekonomi. Kami mendukung penuh upaya kolaboratif ini demi menyiapkan generasi masa depan yang adaptif dan unggul di era teknologi.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_19423" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-19423" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190751/SSFT-2025-02-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190751/SSFT-2025-02-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190751/SSFT-2025-02-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/22190751/SSFT-2025-02-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Manfaat yang akan di dapatkan dari SFT 2025 dan testimoni pemenang SFT 2024</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT terus menunjukkan dampak nyata dengan meningkatnya antusiasme. Tahun lalu, 1.665 peserta dari seluruh Indonesia berkompetisi dalam tiga tema utama: Education &amp; Learning, Environment &amp; Sustainability, dan Health &amp; Wellness. Kisah inspiratif datang dari Muhammad Hammam Arfianda, salah satu pemenang SFT 2024, yang membuktikan bahwa satu langkah berani bisa membuka pintu ke masa depan gemilang. Berkat pengalaman, pelatihan, dan sertifikasi yang ia dapatkan selama mengikuti SFT 2024, Hammam diterima di lebih dari 10 universitas bergengsi di dunia. Tak hanya menunjukkan kemampuannya dalam bidang STEM, partisipasinya di SFT juga memperkuat kepercayaan dirinya untuk bersaing di tingkat global. “Kemenangan di SFT menambah kemampuan, kepercayaan diri dan <em>value </em>saya, hingga membuka peluang diterima di berbagai Perguruan Tinggi Luar Negeri, termasuk di jurusan impian saya, Electrical Engineering di National Tsing Hua University,” ungkap <strong>Hammam</strong>. Bagi Hammam, SFT bukan sekadar kompetisi, tapi titik awal untuk meraih mimpi dan membawa perubahan, dimulai dari ide sederhana yang diwujudkan dengan tekad dan kreativitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun lalu, dengan semangat “<strong>Together for Tomorrow, Enabling People</strong>”, para finalis dari beberapa negara di dunia yang terpilih telah membagikan kisah inspiratif mereka selama di Paris 2024 melalui konten sosial media, berbagi pengalaman pribadi, <em>moment </em>istimewa, hingga semangat inovasi, yang akan menghubungkan generasi muda dari berbagai belahan dunia.  Tahun ini, kesempatan yang sama dibuka untuk anak muda Indonesia. Jika pemenang SFT 2025 dari Indonesia terpilih menjadi Global Ambassador, mereka juga akan mendapatkan kesempatan menjadi partisipan platform, sekaligus menyaksikan langsung Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, sebuah pengalaman inspiratif yang dapat memperluas wawasan dan semangat kolaborasi lintas budaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Samsung Solve for Tomorrow bukan sekedar kompetisi, karena setiap ide kalian bisa mengubah dunia. Ini merupakan sebuah perjalanan transformasi yang membangun pola pikir visioner generasi muda Indonesia. Mereka akan dilatih mengidentifikasikan tantangan di sekitar mereka, menerapkan pendekatan <strong>Design Thinking</strong> dan memanfaatkan ilmu STEM untuk mengembangkan solusi kreatif. Pengalaman menyeluruh mulai dari mengasah ide, belajar langsung dari para pakar, mengikuti pelatihan intensif, mendapatkan sertifikasi, hingga membangun koneksi dengan komunitas inovator global, akan menjadi perjalanan transformasi yang bermanfaat bagi mereka,” tutup Bagus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Corporate Social Responsibility Samsung, dapat mengunjungi<span><a href="https://news.samsung.com/id"> </a></span><a href="https://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em><a href="https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/disability-and-health" target="_blank" rel="noopener">WHO</a> </em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[2]</span></a> <em><a href="https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8897/lima-prioritas-pemerintah-untuk-pengembangan-ai?utm_source" target="_blank" rel="noopener">Indonesia.go.id </a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Cara Inovator Muda dan Teknologi Mengubah Layanan Kesehatan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/cara-inovator-muda-dan-teknologi-mengubah-layanan-kesehatan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 08:57:09 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S25]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S25 series]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Watch]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Health]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[World Health Day]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3RAW1dk</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Di seluruh Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), negara-negara menghadapi berbagai tantangan dalam layanan kesehatan, termasuk tingginya prevalensi penyakit]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-19097" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104346/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-1-Thumbnail-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104346/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-1-Thumbnail-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104346/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-1-Thumbnail-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104346/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-1-Thumbnail-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di seluruh Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), negara-negara menghadapi berbagai tantangan dalam layanan kesehatan, termasuk tingginya prevalensi penyakit kronis, akses layanan kesehatan yang tidak merata, meningkatnya biaya hidup, kurangnya tenaga kesehatan, dan populasi yang menua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Samsung Electronics, kami berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi dalam mendorong inovasi dan menciptakan solusi yang bermakna di tempat yang paling membutuhkan. Kami memahami bahwa kemajuan sejati membutuhkan budaya pemecahan masalah, di mana individu, terutama inovator muda, diberdayakan untuk mengembangkan solusi yang memberikan dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiatif Corporate Citizenship Samsung seperti program <span><a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/" target="_blank" rel="noopener">Solve for Tomorrow</a></span> adalah platform yang kuat bagi calon inovator untuk memfokuskan kreativitas dan kecerdikan teknologi mereka dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi komunitas mereka tetapi juga menangani isu-isu sosial, termasuk dalam bidang kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada Hari Kesehatan Dunia ini, kami merayakan para inovator muda yang membangun solusi untuk mengatasi tantangan kesehatan paling mendesak saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Solusi Terobosan oleh Muda-mudi</h3>
<div id="attachment_19098" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-19098" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104603/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-2-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104603/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-2-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104603/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-2-1000x563-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104603/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-2-1000x563-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Gabriel menyempurnakan <a href="https://www.samsung.com/nz/solvefortomorrow/winners/?srsltid=AfmBOookj_dUFCaQZE3JhdOvBIb_NTTys6ciXB9_LT7hrnU1oGxGa2lp" target="_blank" rel="noopener">Pill-Bot</a> melalui eksperimen dan pengujian</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di kawasan SEAO, siswa berusia 12 tahun ke atas merancang solusi untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas layanan kesehatan. Salah satu contohnya adalah Gabriel Anthony, seorang siswa berusia 12 tahun dari Whitby Collegiate di Selandia Baru, yang meraih juara pertama dalam kategori Tahun 7 hingga 10 pada kompetisi Solve for Tomorrow New Zealand 2024 dengan temuannya, Pill-Bot.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pill-Bot adalah alat pengenal obat berbasis (AI) yang dirancang untuk penyandang tunanetra, terinspirasi dari pengalaman neneknya yang salah minum obat. Pendekatan inovatif Gabriel melibatkan pelatihan bot AI untuk mengenali berbagai jenis pil dan mengumumkan nama pil tersebut secara verbal, memberikan cara tambahan bagi pasien, terutama yang memiliki gangguan penglihatan, untuk mengidentifikasi obat sebelum dikonsumsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_19099" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-19099" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104721/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-3-1000x500.jpg" alt="" width="1000" height="500" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104721/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-3-1000x500.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104721/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-3-1000x500-768x384.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text"><a href="https://news.samsung.com/sg/how-a-pair-of-smart-glasses-can-foster-greater-social-inclusion-for-individuals-with-hearing-impairment" target="_blank" rel="noopener">SilentGuide</a> memproses kata-kata lisan yang ditujukan kepada seseorang dan menyalinnya ke dalam teks terjemahan</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Singapura, tim redbluegold yang terdiri dari siswa Anglo-Chinese School (Independent), Aiden Lim dan Karan Gopu Pillai, berhasil memenangkan kompetisi Solve for Tomorrow Singapore 2024 dengan inovasi SilentGuide &#8211; kacamata pintar yang dapat mentranskripsikan kata-kata yang diucapkan menjadi teks, membantu penyandang tunarungu berpartisipasi lebih bermakna dalam percakapan sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terinspirasi dari teman sekelas mereka yang mengalami gangguan pendengaran dan kesulitan berbicara dua arah di kelas yang bising, tim ini merancang solusi yang dapat berfungsi secara mandiri tanpa koneksi internet, nyaman digunakan, mudah dioperasikan, dan terjangkau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_19100" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-19100" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104853/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-4-1000x666.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104853/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-4-1000x666.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104853/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-4-1000x666-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06104853/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-4-1000x666-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text"><a href="https://news.samsung.com/th/%e0%b8%88%e0%b8%9a%e0%b8%a5%e0%b8%87%e0%b8%ad%e0%b8%a2%e0%b9%88%e0%b8%b2%e0%b8%87%e0%b8%a2%e0%b8%b4%e0%b9%88%e0%b8%87%e0%b9%83%e0%b8%ab%e0%b8%8d%e0%b9%88-samsung-solve-for-tomorrow-2024-%e0%b9%80" target="_blank" rel="noopener">Cough Aid</a> dapat digunakan dimana saja dan kapan saja, memudahkan akses untuk pemeriksaan awal dan meningkatkan peluang individu untuk menerima perawatan tepat waktu</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, di Thailand, inovasi Cough Aid dari tim Kao Kee muncul sebagai finalis dalam kompetisi Solve for Tomorrow 2024 Thailand. Aplikasi web ini mengandalkan teknologi AI untuk menganalisis suara batuk dan melakukan diagnosis awal penyakit pernapasan, memungkinkan pengobatan lebih cepat dan hasil kesehatan yang lebih baik. Di wilayah dengan kondisi pernapasan yang cukup umum, sistem peringatan dini seperti ini dapat menjadi solusi transformatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengakui bakat para inovator muda ini sebagai gambaran masa depan di berbagai industri, termasuk kesehatan, para peserta program Solve for Tomorrow mendapatkan bimbingan dari para ahli industri, serta akses ke teknologi inovatif dan sumber daya untuk membantu mewujudkan konsep mereka menjadi kenyataan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mengubah Layanan Kesehatan melalui Teknologi</h3>
<div id="attachment_19101" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-19101 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06105118/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-5-1000x617.jpg" alt="" width="1000" height="617" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06105118/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-5-1000x617.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06105118/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-5-1000x617-912x563.jpg 912w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/06105118/PR_Innovating-for-Health_SEAO-Feature-Story-Image-5-1000x617-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Rangkuman kesehatan harian dengan Samsung Health.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a></p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Samsung, kami percaya bahwa teknologi memiliki kekuatan untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari. Pengguna Galaxy dapat memanfaatkan Energy Score<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a> di aplikasi Samsung Health<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a>, yang menyediakan wawasan holistik melalui berbagai indikator kesehatan, termasuk tidur, kesehatan jantung, dan aktivitas fisik. Saat dipasangkan dengan Galaxy Ring, pengguna dapat melacak kesehatan secara komprehensif sepanjang hari dan malam, meningkatkan akurasi serta kemudahan pemantauan tidur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seri <span><a href="https://www.samsung.com/id/watches/galaxy-watch/galaxy-watch-ultra-titanium-gray-bluetooth-sm-l700ndaaxse/?cid=id_ow_app_samsung-newsroom_galaxy-watch-ultra_launch_nw-galaxy-watch-ultra_article_nw-galaxy-watch-ultra_none" target="_blank" rel="noopener">Galaxy Watch</a></span> menawarkan kemampuan lebih canggih bagi pengguna yang tertarik pada spektrum wawasan kesehatan yang lebih luas—mulai dari Electrocardiogram (ECG)<a href="#_ftn4" name="_ftnref4"><sup>[4]</sup></a> hingga Bioelectrical Impedance Analysis (BIA)<a href="#_ftn5" name="_ftnref5"><sup>[5]</sup></a>. Saat terhubung ke smartphone Galaxy, seperti seri terbaru <span><a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-ultra-media_article_none_none" target="_blank" rel="noopener">Galaxy S25</a></span>, pengguna dapat menerima wawasan praktis untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<h3>Bersama-sama Membangun Masa Depan Kesehatan</h3>
<p>Persimpangan antara inovasi anak muda dan teknologi yang mapan dapat menghasilkan terobosan tak terduga yang mengatasi tantangan kesehatan saat ini; solusi yang meningkatkan aksesibilitas, pencegahan, dan intervensi dini semakin penting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung tetap berkomitmen untuk memajukan inovasi kesehatan melalui pendekatan ganda yang mencakup pemberdayaan pemecah masalah muda melalui program seperti Solve for Tomorrow, sekaligus terus mengembangkan inovasi yang mendukung tujuan kesehatan pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada Hari Kesehatan Dunia ini, kami tidak hanya merayakan inovasi masa kini, tetapi juga kemungkinan dari inovasi-inovasi tersebut—dan kecemerlangan pikiran di baliknya—untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi semua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>Perangkat dan gambar layar disimulasikan untuk tujuan ilustrasi. UX/UI dapat bervariasi tergantung pada versi perangkat lunak, model, wilayah, dan faktor lainnya.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[2]</span></a> <em>Untuk memeriksa Energy Score, data kesehatan yang dilacak dari Samsung Galaxy Watch (seri Galaxy Watch4 dan model yang lebih baru, tidak termasuk Galaxy Fit3) atau Samsung Galaxy Ring harus disinkronkan dengan aplikasi Samsung Health. Memerlukan setidaknya data aktivitas dan tidur hari sebelumnya, dan data detak jantung saat tidur. Energy Score dan Wellness TIps tersedia di ponsel Android (Android 11 atau lebih tinggi) dan memerlukan aplikasi Samsung Health (v6.27 atau lebih tinggi).</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><span>[3]</span></a> <em>Memerlukan aplikasi Samsung Health versi 6.24 atau lebih baru. Galaxy Watch7 harus dipasangkan dengan ponsel pintar Samsung Galaxy dengan Android 11.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref4" name="_ftn4"><span>[4]</span></a> <em>Fitur EKG hanya tersedia di pasar tertentu. Aplikasi EKG tidak ditujukan untuk menggantikan metode diagnosis atau pengobatan tradisional. Aplikasi EKG tidak ditujukan untuk pengguna dengan aritmia yang diketahui selain fibrilasi atrium atau pengguna berusia di bawah 22 tahun. Pengguna tidak boleh menafsirkan atau mengambil tindakan klinis berdasarkan keluaran perangkat tanpa berkonsultasi dengan profesional perawatan kesehatan yang berkualifikasi.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref5" name="_ftn5"><span>[5]</span></a> <em>Dimaksudkan hanya untuk tujuan kesehatan dan kebugaran umum. Tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam deteksi, diagnosis, pengobatan, pemantauan, atau pengelolaan kondisi medis atau penyakit apa pun. Informasi terkait kesehatan apa pun yang diakses melalui perangkat dan/atau aplikasi tidak boleh diperlakukan sebagai nasihat medis. Pengguna harus mencari nasihat medis dari dokter. Jangan mengukur komposisi tubuh Anda jika Anda memiliki alat pacu jantung implan atau perangkat medis implan lainnya. Jangan mengukur komposisi tubuh Anda jika Anda sedang hamil. Hasil pengukuran mungkin tidak akurat jika Anda berusia di bawah 20 tahun.</em></p>
<p><span> </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Solve for Tomorrow Gelar Pelatihan Design Thinking, Ubah Ide Jadi Solusi</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-solve-for-tomorrow-gelar-pelatihan-design-thinking-ubah-ide-jadi-solusi?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 08:00:18 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow 2024]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4c43TwT</guid>
									<description><![CDATA[Studi[1] mendapati bahwa critical thinking dan problem solving menjadi keterampilan yang dianggap sangat penting oleh Gen Z untuk meraih kesuksesan di masa]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Studi<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> mendapati bahwa <em>critical thinking</em> dan <em>problem solving</em> menjadi keterampilan yang dianggap sangat penting oleh Gen Z untuk meraih kesuksesan di masa depan. Dengan berbagai ketidakpastian ekonomi, punya solusi dan kemampuan untuk berpikir secara mandiri akan menjadi pembeda mereka yang berhasil dan gagal. Gen Z berharap bisa mendapatkan pendidikan yang membantu mereka untuk mengembangkan keterampilan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk itulah Samsung membawa kembali <em>Design Thinking W</em><em>orkshop</em> bagi para peserta Solve for Tomorrow 2024, sebagai pendekatan yang efektif untuk memecahkan masalah, mengembangkan ide, dan merancang solusi yang kreatif dan inovatif bagi pemecahan masalah sosial di tengah masyarakat. Berbeda dengan tahun lalu di mana <em>Design Thinking </em><em>W</em><em>orkshop</em> diberikan kepada peserta yang lolos ke babak semi final, tahun ini <em>Design Thinking </em><em>W</em><em>orkshop</em> diberikan kepada seluruh peserta yang mendaftar dan telah melengkapi persyaratan administrasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia</strong>, mengatakan pemberian <em>Design Thinking Workshop</em> sejak fase awal dikarenakan pentingnya Design Thinking dalam mewujudkan ide menjadi solusi bagi orang banyak, “Sebab <em>workshop</em> ini bisa menjadi bekal keterampilan yang penting bagi mereka untuk pemecahan masalah dan pengembangan ide, dan merancang solusi terhadap berbagai masalah sehari-hari yang akan mereka hadapi di dunia nyata,” ucap Ennita. Manfaat pelatihan ini akan menjangkau lebih banyak orang, yang meliputi para siswa, mahasiswa, serta guru dan dosen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada dasarnya Design Thinking adalah sebuah proses berpikir dan mindset untuk berpikir, berbicara, dan bekerja sebagaimana seorang desainer. Para peserta akan menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif, kritis, kolaborasi, dan komunikasi, melalui pembelajaran berbasis project. Peserta juga akan memahami proses berpikir kognitif dan terstruktur untuk memecahkan masalah dan menghasilkan solusi yang kreatif, energizing, dan nyata untuk berbagai masalah yang kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui inisiatif <em>worksho</em><em>p</em> ini, para peserta akan diarahkan untuk mengembangkan prototipe yang tepat, yang akan diperlihatkan pada babak final. Adapun para peserta yang sudah memiliki <em>concept paper</em> dapat menyempurnakan proyek prototype mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelatihan ini akan diberikan dalam empat sesi dengan masing-masing kurang lebih selama 2,5 jam. Melalui setiap sesi, para peserta diharapkan dapat memecahkan berbagai masalah nyata dengan menerapkan 5 langkah proses Design Thinking:</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_14071" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-14071" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19222111/Photo-1-Infografis-Step-Design-Thinking-Workshop-SFT-2024-1000x668.jpg" alt="" width="1000" height="668" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19222111/Photo-1-Infografis-Step-Design-Thinking-Workshop-SFT-2024-1000x668.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19222111/Photo-1-Infografis-Step-Design-Thinking-Workshop-SFT-2024-1000x668-843x563.jpg 843w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/06/19222111/Photo-1-Infografis-Step-Design-Thinking-Workshop-SFT-2024-1000x668-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">5 Langkah Proses Pelathan Design Thinking di Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2024, latih para peserta berfikir kritis dan menghasilkan solusi</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span><strong>Langkah pertama adalah </strong><strong><em>Empathize</em></strong>, dimana para peserta akan mulai mempelajari masalah-masalah dan orang-orang yang terkena dampaknya. Untuk berempati dengan pengguna, para siswa dan mahasiswa itu mulai melakukan observasi dan wawancara dengan orang-orang untuk mempelajari perspektif mereka. Peserta juga bisa melakukan riset latar belakang melalui Internet, buku, artikel, maupun video.</li>
<li><span></span><strong>Langkah kedua adalah </strong><strong><em>Define, </em></strong>yaitu proses di mana para siswa dan mahasiswa menyusun insight dengan meninjau apa yang mereka pelajari dan temukan, mencari pola. Lalu mereka akan mengidentifikasi sudut pandang. Peserta bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan: “Bagaimana kita bisa…” yang akan membantu menghasilkan ide pada langkah berikutnya.</li>
<li><span></span><strong>Langkah ketiga, </strong><strong><em>Ideate</em></strong>. Pada tahap ini, peserta duduk bersama dan melakukan <em>brainstorming</em>atau curah pendapat untuk menggali sebanyak mungkin ide. <em>Brainstorming</em> akan membantu peserta berpikir secara bebas tentang solusi yang memungkinkan untuk memecahkan masalah. Aktifkan mode kreatif dan pilih salah satu pertanyaan “Bagaimana kita bisa…” dan temukan sebanyak mungkin ide untuk menjawab pertanyaan tersebut. Selanjutnya adalah mengevaluasi ide-ide tersebut.</li>
<li><span></span><strong>Langkah keempat, </strong><strong><em>Prototype</em></strong>. Langkah ini adalah membuat ide menjadi nyata dan melihat seberapa baik ide tersebut dalam merespons masalah yang ingin dipecahkan. Pada tahap ini, peserta perlu bercerita dan memetakan perjalanan pengguna, lalu membuat prototipe di atas kertas sebelum membuat prototipe digitalnya. Kemudian dilanjutkan dengan membuat protitipe fisik dari solusi tersebut.</li>
<li><span></span><strong>Langkah kelima adalah </strong><strong><em>Test </em></strong>atau pengujian, di mana peserta perlu memvalidasi prototipe mereka dengan pengguna, untuk melihat apakah prototipe tersebut sudah memenuhi kebutuhan para pengguna. Berdasarkan umpan balik, para peserta akan memperbaiki prototipe agar lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan pengguna.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program Samsung Solve for Tomorrow 2024 merupakan kompetisi berbasis Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM), yang mendorong pemikiran inovatif, pemecahan masalah secara kreatif, dan kerja sama tim untuk memecahkan berbagai masalah yang paling mendesak di masyarakat, yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran, lingkungan dan keberlanjutan, serta kesehatan dan kesejahteraan. Kalau kamu berminat mengikuti Program Samsung Solve for Tomorrow, buruan daftar di sini <a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/" target="_blank" rel="noopener">https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemenang kompetisi ini dari masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah produk-produk dari Samsung dengan nilai Rp170 juta untuk juara pertama, Rp75 juta untuk juara 2, Rp30 juta untuk juara 3, dan Rp23 juta untuk tim yang memenangkan People Choice Award.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut mengenai mengenai <em>Corporate Social Responsibility </em>Samsung, bisa dilihat di <span><a href="http://csr.samsung.com/" target="_blank" rel="noopener">http://csr.samsung.com</a></span> atau dapat mengunjungi <span><a href="http://news.samsung.com/id" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a></span><u>.</u></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a><em>Studi independen yang diadakan oleh Nord Anglia Education di beberapa negara terhadap Gen Z berusia 18 hingga 25 tahun.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Luncurkan Solve for Tomorrow di Indonesia, Ajak Inovator Muda Unjuk Gigi</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-luncurkan-solve-for-tomorrow-di-indonesia-ajak-inovator-muda-unjuk-gigi?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 05 May 2023 13:21:46 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Social Responsibility]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Enabling People]]></category>
		<category><![CDATA[Isu Sosial Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow 2023]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3nngcAl</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan program Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) untuk pertama kalinya di Indonesia. Samsung Solve for Tomorrow]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-7841 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131341/Photo-1-Samsung-Solve-For-Tommorow-SSfT-e1683267252645.jpg" alt="" width="1000" height="563" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan program Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) untuk pertama kalinya di Indonesia. Samsung Solve for Tomorrow adalah suatu proses pembelajaran dan kompetisi yang unik, sebagai wadah anak muda menuangkan ide mereka menjadi solusi untuk masalah yang dirasakan di bidang pendidikan dan keberlanjutan lingkungan. Ide solusi mereka akan dikompetisikan sekaligus juga dibimbing untuk mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah program yang bermanfaat untuk dijalankan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SSFT di Indonesia akan berfokus pada edukasi dan lingkungan yang berkesinambungan dan menjadi <em>pilot project</em> Samsung untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program ini sesuai untuk anak muda, yang menurut Sensus Penduduk 2020 (BPS), mencapai 53,81 persen dari seluruh populasi Indonesia. Mereka itu adalah <em>digital native</em> yang tertarik pada perubahan sosial yang positif <span>dan masalah lingkungan<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> tapi belum tahu bagaimana mengimplementasikannya. </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui SSFT, Samsung mendorong anak muda menciptakan solusi inovatif dalam bidang edukasi untuk membantu generasi mereka dari komunitas yang kurang terlayani atau kurang mendapat akses kepada kesempatan pendidikan dan sumber daya yang mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. Samsung juga mendorong mereka menelurkan ide-ide berani untuk mengatasi masalah lingkungan yang paling mendesak dan membangun masa depan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship, Samsung Electronics Indonesia </strong>mengatakan, melalui program ini, anak-anak muda akan menjadi agen perubahan dan mentransformasi masa depan yang lebih baik. “Melalui penyelenggaraan SSFT untuk pertama kalinya di Indonesia, Samsung ingin memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan teknologinya untuk memberdayakan inovator muda Indonesia untuk mengambil bagian dalam memecahkan isu-isu sosial yang lebih luas melalui STEM, kolaborasi, pemecahan masalah, pemikiran kritis dan kreativitas. Kami ingin mendorong anak-anak muda Indonesia untuk semakin berkembang di lingkungan global,” kata Ennita Pramono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiasi SSFT ditandai dengan peluncuran <em>website </em>resmi SSFT Indonesia pada 4 Mei 2023 dilanjutkan dengan seleksi partisipan. Beberapa isu sosial akan divisualisasikan di <em>website</em> dan dapat menjadi inspirasi anak muda yang akan bergabung di program ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7843" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7843" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1000x563.png" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1000x563.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-768x432.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131347/Photo-3-Isu-Pendidikan-Banyak-Guru-yang-Memiliki-Keterbatasan-Paham-Teknologi-dan-Akses-Informasi-untuk-Mengajar-1024x576.png 1024w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Pendidikan Banyak Guru yang Memiliki Keterbatasan Paham Teknologi dan Akses Informasi untuk Mengajar</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7844" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7844" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1000x563.png" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1000x563.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-768x432.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131351/Photo-4-Isu-Pendidikan-untuk-Sebagian-Anak-anak-Perjalanan-ke-Sekolah-sudah-Menjadi-Tantangan-Tersendiri-1024x576.png 1024w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Pendidikan untuk Sebagian Anak-anak, Perjalanan ke Sekolah sudah Menjadi Tantangan Tersendiri</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7845" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7845" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih-1024x576.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131353/Photo-5-Isu-Lingkungan-Bagaimana-Indonesia-dapat-Beralih-Menggunakan-Energi-Terbarukan-agar-dapat-Memproduksi-Energi-Bersih.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Lingkungan Bagaimana Indonesia dapat Beralih Menggunakan Energi Terbarukan agar dapat Memproduksi Energi Bersih</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7842" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-medium wp-image-7842" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1000x563.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air-1024x576.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2023/05/05131343/Photo-2-Isu-Keberlanjutan-Banyak-Warga-Negara-Indonesia-yang-Hidup-Dalam-Ancaman-Kekurangan-Air.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Isu Keberlanjutan Banyak Warga Negara Indonesia yang Hidup Dalam Ancaman Kekurangan Air</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka yang ingin menjadi <em>game changer</em> untuk masa depan Indonesia, dapat langsung mengisi form registrasi untuk mengajukan ide-ide solusi disertai dengan pengiriman <em>concept paper</em> yang telah dipersiapkan. Ide mereka yang terpilih akan menjadi nominasi untuk dibimbing atau di-<em>mentoring </em>agar menjadi sebuah solusi yang nyata untuk masa depan Indonesia lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun mekanisme seleksinya adalah sebagai berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Peserta merupakan siswa-siswi Warga Negara Indonesia dari SMA, SMK, Madrasah Aliyah dan yang sederajat.</li>
<li>Tiap sekolah dapat mengirimkan maksimal tiga tim yang masing-masing terdiri dari 2-4 siswa dengan 1 guru pendamping. Setiap guru dapat mendampingi maksimal 3 tim bila mampu.</li>
<li>Pada <em>form</em> registrasi, selain mendaftarkan para anggota tim dan guru pembimbing, setiap tim dapat membagikan idenya dalam bentuk esai, berisi tentang tantangan/masalah dan solusinya.</li>
<li>Panitia akan memilih 40 tim dengan ide terbaik untuk mengikuti babak semi final yang mencakup kegiatan Design Thinking<em> workshop</em> dan <em>mentoring </em>dari Samsung.</li>
<li>Ke-40 tim dipersiapkan untuk dapat menyempurnakan <em>concept paper</em> yang disusul dengan pembuatan prototipe <em>project</em>-nya.</li>
<li>Kemudian panitia SSFT kembali akan menyeleksi peserta untuk memilih 15 finalis, yang akan berhadapan dengan dewan juri. Lalu juri akan memilih pemenang.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pemenang SSFT akan mendapatkan hadiah produk-produk dari Samsung sebagai berikut: Pemenang pertama mendapatkan hadiah produk Samsung senilai Rp150 juta, <em>runner up</em> pertama senilai Rp70 juta, <em>runner up</em> kedua senilai Rp45 juta, dan <em>pemenang People Choice akan</em> mendapatkan hadiah produk Samsung senilai Rp25 juta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para finalis dalam kompetisi ini akan dinilai oleh dewan juri yang mewakili Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, Praktisi Pendidikan, dan Samsung. Para juri memiliki latar belakang pendidikan dan <em>sustainability </em>yang kuat, termasuk pakar pendidikan di bidang STEM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Banu Pribadi, Head of  B2B Innovation Lab, Samsung Research Indonesia (SRIN)</strong>, mengatakan SRIN mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Samsung Solve for Tomorrow untuk pertama kalinya di Indonesia. &#8220;Kami akan terus mendukung program SSFT yang akan memberikan kontribusi bagi pengembangan STEM di Indonesia. SSFT akan menginspirasi anak-anak muda di Indonesia untuk menjadi benih perubahan di lingkungan komunitas lokal mereka dan secara efektif mencetak talenta-talenta yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,&#8221; kata Banu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur SMA, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Bapak Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak, </strong>mengapresiasi program Samsung Solve for Tomorrow Indonesia. Kegiatan ini bisa menjadi wadah pembelajaran dan menjadi sumber inspirasi anak-anak muda di seluruh Indonesia untuk mengasah pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berinovasi mereka. Hal ini sejalan dengan upaya Kemendibudristek untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang mampu berfikir kritis, kreatif, dan mampu bergotong royong atau berkolaborasi. Mereka bisa mengidentifikasi isu-isu sosial ataupun, mencetuskan ide, merancang, dan membangun seolusinya,” ujar Jihad.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Direktur KSKK, Kementerian Agama, Bapak Prof. Dr. H. Moh Isom M.Ag</strong>, mengapresiasi kerjasama Samsung sebagai Perusahaan Teknologi yang telah membuka kesempatan bagi madrasah melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dinamis, produktif, dan terampil di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. “Kerjasama ini merupakan salah satu langkah upaya menuju Visi Indonesia 2045, dengan dukungan dari industri teknologi, bersama-sama membangun peradaban dan memperkuat kompetensi serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul sesuai yang kebutuhan di era digital”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menyambut positif inisiatif Samsung dalam menginisiasi program Samsung Solve for Tomorrow untuk meningkatkan digital skill bagi anak-anak muda dari berbagai institusi pendidikan, termasuk madrasah, serta mendorong mereka untuk menemukan solusi kreatif bagi masalah sosial di komunitas mereka,” ujar Isom.  Kita perlu melakukan langkah-langkah kongkrit sebagai upaya <em>retooling</em>, <em>upskilling</em> dan <em>reskilling</em> sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan tren perkembangan dunia digital agar daya saing generasi pembelajar madrasah tetap kompetitif, tambahnya. &#8220;Madrasah siap berkolaborasi dengan siapapun dalam rangka mendukung upaya transformasi digital&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Memperkuat karakter dan sikap mental yang berorientasi pada kemajuan adalah upaya mewujudkan Madrasah Digital pencetak Generasi Bangsa Cerdas Berkarakter”, tutup Isom.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <a href="https://www.deloitte.com/global/en/about/press-room/deloittes-gen-z-and-millennial-survey-reveals-two-generations-striving-for-balance-and-advocating-for-change.html"><span style="font-size: small;">Deloitte Gen Z and Millenials Survey</span></a></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Inovasi untuk Masa Depan dari Pemenang Solve For Tomorrow 2021</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/inovasi-untuk-masa-depan-dari-pemenang-solve-for-tomorrow-2021?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 08 Jul 2022 10:24:08 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow 2021]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3AvWPsH</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Menurut pepatah, “Generasi muda hari ini adalah pemimpin hari esok”. &#160; Dengan keyakinan ini, Samsung berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-4819" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101210/PR_Innovating-for-the-Future_SEAO-Feature-Story_Image-1-845x563.png" alt="" width="845" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101210/PR_Innovating-for-the-Future_SEAO-Feature-Story_Image-1-845x563.png 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101210/PR_Innovating-for-the-Future_SEAO-Feature-Story_Image-1-768x512.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101210/PR_Innovating-for-the-Future_SEAO-Feature-Story_Image-1-1024x682.png 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101210/PR_Innovating-for-the-Future_SEAO-Feature-Story_Image-1.png 1072w" sizes="(max-width: 845px) 100vw, 845px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut pepatah, “Generasi muda hari ini adalah pemimpin hari esok”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan keyakinan ini, Samsung berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda untuk mencapai potensi maksimal mereka dan menjadi pelopor perubahan positif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solve For Tomorrow adalah sebuah program global yang dibuat untuk memberikan kesempatan belajar yang unik bagi siswa untuk menggunakan pengetahuan mereka dalam Sains, Teknologi, Teknik/<em>Engineering</em>, dan Matematika (STEM) untuk mengembangkan solusi yang bermakna demi mengatasi masalah di masyarakat. Melalui kompetisi tahunan ini, para siswa juga mendapatkan keterampilan yang sangat berharga dalam hal kerja sama tim, kolaborasi, pemikiran kritis, dan kreativitas, serta mempersiapkan mereka untuk dunia kerja di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Asia Tenggara dan Oseania, program Solve for Tomorrow 2021 diikuti lebih dari 6.500 pendaftar di Australia, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, dan Vietnam. Selama setahun terakhir, secara keseluruhan program ini telah menjangkau lebih dari 80.000 individu, menyebarkan budaya inovasi dan kreativitas di antara sekolah dan komunitas di wilayah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut kisah dari para pemenang muda di Asia Tenggara dan Oseania, mengusung inovasi yang luar biasa yang telah mereka ciptakan untuk mendorong dampak positif yang nyata.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Australia</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_4820" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-4820 size-medium" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101241/Solve-For-Tomorrow-1-1000x258.jpg" alt="" width="1000" height="258" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101241/Solve-For-Tomorrow-1-1000x258.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101241/Solve-For-Tomorrow-1-768x198.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/07/08101241/Solve-For-Tomorrow-1-1024x264.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Kiri ke Kanan: Meg Phillips; James Wooden dan Casey Tumbers dari Intervergent; The MedMakers</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk Solve for Tomorrow 2021 di Australia, siswa didorong untuk membuat video TikTok yang seru yang menyajikan masalah sosial yang relevan dengan diri mereka, sambil menyoroti solusi berbasis STEM.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://youtu.be/W04pPr6Qejs">Meg Phillips</a> dari Tasmania menjadi pemenang utama, didorong oleh kecintaannya pada konservasi hewan. Memanfaatkan pengalamannya saat melakukan <em>internship </em>dalam dunia teknik, dia menciptakan sistem berbasis RFID untuk memperingati hewan saat ada mobil yang mendekat. Dikenal sebagai ‘Roadkill Reducer’, alarm berbunyi setiap kali hewan berada di pinggir jalan atau ketika ada mobil di dekatnya. Solusi inovatifnya menggunakan teknologi RFID yang telah ada dan membutuhkan infrastruktur yang minim, menjadikannya sistem praktis yang berpotensi mengurangi korban satwa liar dan menjaga keselamatan pengemudi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Video Meg bisa dilihat di sini:</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/W04pPr6Qejs?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div></div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Malaysia</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kompetisi Solve For Tomorrow Malaysia pada tahun 2021 berfokus pada tema ‘Keberlanjutan Lingkungan&#8217; dan &#8216;Akses ke Pendidikan&#8217;. Para siswa yang berpartisipasi juga menghadiri <em>workshop </em>Design Thinking, yang diselenggarakan bersama dengan STEM Centre Universiti Malaya, untuk mengembangkan kreativitas, empati, ide, dan <em>problem-solving skills</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim Pemenang &#8220;TAZ&#8221; mengembangkan aplikasi yang menghubungkan para siswa di Malaysia untuk menemukan teman belajar dengan minat yang sama, untuk saling mengajarkan pelajaran melalui permainan, dan membekali mereka dengan tips manajemen waktu. Tim yang terdiri dari tiga siswa: Tan Zhang Li, Adam Sim, dan Zachary Sim dari St. Francis Institution, Malaka, juga mengembangkan aplikasi untuk membantu lebih banyak siswa di seluruh negeri agar mendapatkan akses terjangkau ke berbagai materi pembelajaran yang lebih luas. Rangkuman akhir dan penemuan dari pemenang utama dan <em>runner-up</em> dapat dilihat <a href="https://youtu.be/Z2juaPZEZoc">di sini</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<p>Ringkasan final dan penemuan dari pemenang dan runner-up dapat dilihat di sini:</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/Z2juaPZEZoc?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div>
<h3><strong>Selandia Baru</strong></h3>
<p>Solve for Tomorrow diadakan pertama kali di Selandia Baru di 2021. Tema &#8216;Seni&#8217; dimasukkan sebagai kriteria penilaian utama untuk kompetisi. Dua pemenang dinobatkan dalam kompetisi perdana ini, berhasil menerapkan keterampilan Sains, Teknologi, <em>English</em>/Bahasa Inggris, <em>Art</em>/Seni, atau Matematika (STEAM) untuk menyelesaikan tantangan pilihan mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://youtu.be/QeB8aaJ6Zfo">Drew Kenny</a>, seorang siswa Kelas 7 berusia dua belas tahun dari Tauranga Intermediate School, menciptakan &#8220;Parkinson’s Belt&#8221; untuk memberikan para penderita penyakit Parkinson akses cepat ke obat-obatan, air, dan <em>alarm</em> dukungan mereka. Dengan fokus yang jelas pada desain yang berorientasi pada pasien, Drew memanfaatkan umpan balik dari pasien Parkinson untuk membantu membuat keputusan penting – seperti menggunakan bahan neoprene yang nyaman untuk sabuk dan merancang posisi ideal berbagai fitur sabuk untuk kenyamanan maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<p>Tonton <em>entry</em>-nya di sini:</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/QeB8aaJ6Zfo?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div>
<p><a href="https://youtu.be/tkjhnupLil8">Harrison Maxwell</a> yang berusia lima belas tahun, seorang siswa Kelas 10 Rangitoto College, memanfaatkan potensi dari rumput pinggir jalan yang tidak digunakan (juga dikenal sebagai tanggul/<em>berms</em>) dengan proyek “Beautify the Berms” miliknya. Dia mengusulkan penanaman fauna yang indah di tanggul untuk membantu memperkuat ekosistem bagi satwa liar lokal seperti penyerbuk, sambil menyatukan masyarakat dalam upaya gabungan untuk meminimalkan biaya pemeliharaan jangka panjang. Harrison juga mengusulkan beberapa spesies bunga yang Tangguh dan tidak perlu pemeliharaan rumit yang memungkinkan tanggul untuk tetap menjadi ekosistem indah sepanjang tahun.</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lihat <em>entry</em>-nya di sini:</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/tkjhnupLil8?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div></div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Singapura</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seri kelima dari Solve For Tomorrow Singapura menantang siswa <em>post-secondary</em> dan universitas untuk mengatasi isu-isu utama bertema &#8216;Keberlanjutan Lingkungan&#8217;, &#8216;Inklusi Digital untuk Lansia&#8217;, &#8216;Kesehatan &amp; Kebugaran&#8217;, dan &#8216;Bersiap untuk Masa Depan di Dunia Kerja&#8217;.</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim MNKS x CO2, pemenang kategori <em>post-secondary</em>, terdiri dari Mohammed Khambhati, Ti Kyi Kyaw, Keeret Singh, dan Toh Siew Hean dari Singapore Polytechnic. Untuk mengatasi perubahan iklim, mereka membuat konsep biofilter untuk kendaraan dengan biofilm yang terbuat dari bakteri E. coli yang dimodifikasi secara genetik yang dapat mengubah emisi karbon dioksida yang berbahaya bagi lingkungan menjadi oksigen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mewakili kategori Universitas, Tim Adustio mengembangkan dua bagian sistem energi surya berkelanjutan. Alyssa Cheok dan Yuan Hai Shuai pertama merancang baterai surya organik yang terbuat dari karagenan rumput laut yang dapat terurai secara natural, dengan sifat yang mampu memaksimalkan efisiensi baterai sekaligus mengurangi limbah beracun. Baterai organik ini kemudian dipasangkan dengan sensor dan aplikasi seluler, yang secara otomatis akan memiringkan posisi panel surya sebagai respons terhadap perubahan posisi matahari sepanjang hari untuk memanfaatkan energi matahari dengan lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lihat para inovator lingkungan generasi berikutnya di sini:</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/TYDLGGjEeZo?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<div>
<h3></h3>
<h3><strong>Vietnam</strong></h3>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Vietnam, tim Eco Warriors dari Hanoi menjadi pemenang di Kategori Sekolah Menengah Atas dengan mesin daur ulang masker yang dirancang khusus untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dari meluasnya penggunaan masker plastik selama pandemi. Dengan melelehkan dan membentuk kembali plastik, tim menunjukkan bahwa sebuah pot plastik dapat dibuat dari daur ulang 10 masker hanya dalam waktu satu setengah menit. Tim tersebut juga memamerkan prototipe mereka di berbagai sekolah menengah untuk menyebarkan semangat mereka dalam penerapan keterampilan STEM di dunia nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Tim Robo Kat dari Provinsi Dong Thap memenangi Kategori Sekolah Menengah dengan mobil robot pemanjat dinding yang menerapkan metode <em>no-contact-force</em> untuk melakukan inspeksi jarak jauh pada pipa drainase. Robot panjat dinding dibuat untuk melakukan tugas berbahaya menggantikan manusia, seperti membersihkan, menyapu, mengukur, dan memeriksa struktur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keragaman inovasi dari pemenang Solve for Tomorrow 2021 terus menginspirasi para siswa pembuat perubahan di seluruh dunia. Pantau Samsung Newsroom Indonesia dan nantikan perkembangan berikutnya dari para inovator masa depan!</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
