<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Young Leaders &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/young-leaders/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Young Leaders &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 07:34:08 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Mengenal Generation17 Young Leaders: Kisah José Francisco Ochoa</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/mengenal-generation17-young-leaders-kisah-jose-francisco-ochoa?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 07:41:33 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4qD3fyu</guid>
									<description><![CDATA[José Francisco Ochoa merupakan salah satu anggota Generation17, sebuah kemitraan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP) yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>José Francisco Ochoa merupakan salah satu anggota <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">Generation17</a>, sebuah kemitraan antara Samsung dan <a href="https://www.undp.org/" target="_blank" rel="noopener">United Nations Development Programme (UNDP)</a> yang memberdayakan generasi muda yang berkontribusi terhadap <a href="https://sdgs.un.org/goals" target="_blank" rel="noopener">Global Goals</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak 2020, Generation17 telah mendukung para Young Leaders di seluruh dunia melalui teknologi Samsung Galaxy, mentoring, dan kesempatan membangun jaringan untuk memperluas jangkauan cerita serta solusi yang mereka kembangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di pesisir San Jacinto, wilayah barat laut Ekuador, sekelompok mahasiswa bangun sebelum fajar. Dengan bantuan cahaya merah agar tidak mengganggu penyu yang sedang bertelur di sekitar pantai, mereka menyusuri garis pantai. Bagi beberapa mahasiswa, ini merupakan kali pertama mereka melihat laut secara langsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat matahari mulai terbit, mereka melanjutkan perjalanan dengan perahu untuk mengamati hutan mangrove. Setelah itu, mereka kembali ke pantai untuk membersihkan sampah plastik sebelum kembali ke ruang kelas dan mempelajari keterkaitan seluruh kegiatan tersebut dengan konservasi laut dan aksi iklim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/G9GR5D907_Y?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inilah gambaran nyata dari <a href="https://academiadeloceano.com/" target="_blank" rel="noopener">Academia del Océano</a>: pendidikan sains secara langsung yang selama ini sulit diakses oleh komunitas berbahasa Spanyol. Organisasi ini didirikan bersama oleh José Francisco Ochoa, seorang biolog dari wilayah selatan Ekuador yang memiliki kecintaan terhadap alam. Ketertarikannya terhadap lingkungan membawanya pada bidang ilmu kelautan dan membentuk keyakinan bahwa upaya melindungi lingkungan harus dimulai dengan membuat pendidikan sains lebih mudah diakses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bersama tiga rekannya, Juan Fernando Pesántez, Nicole Auz, dan Francisca Hernández, José Francisco berupaya menjembatani kesenjangan bahasa tersebut. “Ilmu kelautan dan iklim sering kali hanya tersedia dalam bahasa Inggris,” ujar José Francisco Ochoa. “Artinya, ada begitu banyak komunitas yang akhirnya tidak dilibatkan dalam percakapan tersebut—termasuk dalam menemukan solusinya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27319" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27319" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074518/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl1-1000.jpg" alt="" width="1000" height="527" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074518/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl1-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074518/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl1-1000-768x405.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Di ruang kelas Academia del Océano yang berada di pusat pembelajaran pesisir, sekitar lima jam perjalanan dari ibu kota Ekuador, José Francisco menghubungkan ilmu kelautan dengan berbagai tantangan konservasi di wilayah setempat.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Sains dalam Bahasa Spanyol</h2>
<p>José Francisco tumbuh dikelilingi alam dan selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia di sekitarnya. “Saya ingin menjelajah,” ujarnya. “Saya selalu ingin bekerja langsung di lapangan bersama masyarakat.” Rasa ingin tahu tersebut kemudian ia salurkan melalui pendidikan di bidang biologi dan kariernya dalam konservasi laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semakin mendalami bidang tersebut, semakin jelas ia melihat adanya kesenjangan bahasa. Hambatan ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga membatasi siapa saja yang dapat terjun ke bidang tersebut dan ikut berkontribusi dalam melindungi laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, pada 2023, José Francisco bersama rekan-rekannya mendirikan Academia del Océano, salah satu pusat pendidikan kelautan pertama di Ekuador yang sepenuhnya menggunakan bahasa Spanyol dalam pengajarannya. Misinya adalah mendemokratisasi akses terhadap ilmu kelautan dan iklim sekaligus mendukung <a href="https://globalgoals.org/goals/4-quality-education/" target="_blank" rel="noopener">Global Goal 4</a> PBB, yaitu pendidikan berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di pusat pembelajaran pesisir mereka di San Jacinto, berbagai program mencakup biologi kelautan, konservasi laut, dan <em>citizen science</em>. Kurikulumnya turut mendukung <a href="https://globalgoals.org/goals/14-life-below-water/" target="_blank" rel="noopener">Global Goal 14</a>, yaitu ekosistem laut, serta <a href="https://globalgoals.org/goals/13-climate-action/" target="_blank" rel="noopener">Global Goal 13</a>, yaitu aksi iklim. Selain itu, kemitraan bersertifikasi dengan salah satu universitas terkemuka di Ekuador memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh kredensial di bidang konservasi laut dan biologi kelautan sebagai bekal untuk memulai karier mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami memberdayakan generasi muda untuk menjadi pemimpin di komunitas mereka melalui pendidikan dan teknologi,” ujar José Francisco.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27320" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27320" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074734/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl2-1000.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074734/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl2-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074734/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl2-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074734/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl2-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">José Francisco bersama para mahasiswa membersihkan sampah plastik di pesisir San Jacinto, menerapkan upaya konservasi laut secara langsung di luar ruang kelas.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Memperluas Misi</h2>
<p>Di luar San Jacinto, Academia del Océano menjangkau mahasiswa di lebih dari 10 negara melalui program virtual dan komunitas online yang aktif, menghadirkan pendidikan tentang kelautan dan iklim dalam bahasa Spanyol di mana pun mahasiswa berada. Untuk mendukung materi pembelajaran tersebut, José Francisco dan timnya memanfaatkan AI untuk mengembangkan kurikulum serta membuat berbagai materi multimedia yang menyederhanakan istilah ilmiah yang kompleks menjadi pembelajaran yang lebih mudah dipahami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dampaknya pun terus berkembang. Sejak 2023, Academia del Océano telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 10.000 mahasiswa, memberikan lebih dari 500 sertifikasi di bidang ilmu kelautan, menanam lebih dari 2.200 bibit mangrove, serta melepas sekitar 5.000 tukik penyu ke alam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Banyak mahasiswa kami kemudian bekerja di bidang konservasi laut dan ilmu lingkungan,” ujar José Francisco. “Mereka membawa kembali apa yang telah dipelajari ke komunitas masing-masing.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerly Martinez, lulusan program tahun 2025, mengatakan bahwa program tersebut menginspirasinya untuk mendirikan perusahaan ekowisata. “Kami membahas pariwisata yang bertanggung jawab, konservasi, sampah, dan persoalan plastik,” ujarnya. “Dan semua hal ini saya pelajari langsung di Academia del Océano.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Organisasi ini juga telah diakui sebagai salah satu kegiatan resmi <a href="https://www.unesco.org/en/decades/ocean-decade" target="_blank" rel="noopener">Ocean Decade</a>, sebuah inisiatif global yang dikoordinasikan oleh Intergovernmental Oceanographic Commission UNESCO untuk memajukan ilmu kelautan hingga 2030.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27321" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27321" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074943/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl3-1000.jpg" alt="" width="1000" height="527" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074943/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl3-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/24074943/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Jose-Francisco-Ochoa_dl3-1000-768x405.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seorang mahasiswa menggunakan aplikasi identifikasi spesies di smartphone Samsung Galaxy untuk mengidentifikasi kerang yang ditemukan di pesisir San Jacinto, menjadikan penelitian lapangan lebih mudah diakses secara langsung.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Baru Awal dari Perjalanan</h2>
<p>Visi José Francisco untuk masa depan melampaui pesisir Ekuador. Ia berharap dapat memperluas apa yang telah dibangun bersama rekan-rekannya agar dapat menjangkau lebih banyak komunitas berbahasa Spanyol, membekali generasi baru untuk melindungi ekosistem di wilayah mereka sekaligus berkontribusi dalam penelitian kelautan di daerah masing-masing. “Mimpi saya adalah menjadikan Academia del Océano sebagai platform terbesar di dunia dalam bidang pendidikan kelautan dan aksi lingkungan,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi para mahasiswa yang untuk pertama kalinya datang ke pesisir San Jacinto, serta jutaan masyarakat di seluruh Amerika Latin yang belum pernah mendapatkan pendidikan ilmu kelautan dalam bahasa mereka sendiri, mimpi tersebut perlahan mulai menjadi kenyataan.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Generation17 Young Leaders: Kisah Brigitta Gunawan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/generation17-young-leaders-kisah-brigitta-gunawan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:30:00 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3OIrA7f</guid>
									<description><![CDATA[Brigitta Gunawan merupakan bagian dari Generation17, sebuah kemitraan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP) yang memberdayakan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Brigitta Gunawan merupakan bagian dari <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">Generation17</a>, sebuah kemitraan antara Samsung dan <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">United Nations Development Programme (UNDP)</a> yang memberdayakan generasi muda yang berkontribusi terhadap <a href="https://sdgs.un.org/goals/goal2" target="_blank" rel="noopener">Global Goals</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak 2020, Generation17 telah mendukung para Pemimpin Muda di seluruh dunia melalui teknologi Samsung Galaxy, serta menyediakan mentorship dan peluang <em>networking</em> untuk memperkuat cerita dan solusi yang mereka bawa.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebuah perjalanan snorkeling saat remaja di perairan Pulau Nusa Penida, Indonesia, mengubah segalanya bagi Brigitta Gunawan. Terumbu karang dipenuhi kehidupan, ikan-ikan berenang di antara karang dengan warna-warna yang luar biasa. Pemandangan itu tak pernah ia saksikan sebelumnya. Setibanya kembali di darat, satu pemikiran terus terlintas di benaknya: sebagian besar orang tidak akan pernah mengalami hal ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/Z7dLi0ERWwA?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<div></div>
<p class="wp-caption-text">Generation17 Young Leader Brigitta Gunawan berbagi perjalanannya dalam melindungi terumbu karang bagi manusia dan planet, serta bagaimana teknologi mendukung inisiatifnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Brigitta tumbuh di Jakarta, sebuah kota industri di daratan yang jauh dari terumbu karang, namun sejak kecil selalu merasa tertarik pada laut. Ia bahkan menapaki langkah pertamanya di sebuah pantai di Bali. Setelah melakukan perjalanan snorkeling ke Nusa Penida, keterikatan tersebut berkembang menjadi sesuatu yang lebih: sebuah rasa tanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut UN Environment Programme (UNEP), pemanasan laut, polusi, dan penangkapan ikan berlebih telah menempatkan terumbu karang pada jalur yang mengkhawatirkan, <a href="https://www.unep.org/topics/ocean-seas-and-coasts/blue-ecosystems/coral-reefs" target="_blank" rel="noopener">dengan hingga 90%</a> diperkirakan akan hilang pada tahun 2050. Terumbu karang, yang terdapat di lebih dari 100 negara, merupakan salah satu ekosistem terpenting di laut,menopang kehidupan biota laut, melindungi garis pantai, serta mendukung komunitas yang bergantung padanya. Secara global, lebih dari <a href="https://www.unep.org/news-and-stories/story/worlds-corals-are-bleaching-heres-why-and-what-it-means-oceans-future?utm_" target="_blank" rel="noopener">satu miliar orang</a> bergantung pada laut yang sehat untuk mata pencaharian mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita akan kehilangan begitu banyak dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Brigitta. “Saya memutuskan bahwa ada sesuatu yang bisa saya lakukan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mengubah <em>Hashtag</em> Menjadi Gerakan</h3>
<p>Pada tahun 2021, di usia 17 tahun, ia meluncurkan <a href="https://www.instagram.com/30x30indonesia/" target="_blank" rel="noopener">30&#215;30 Indonesia</a>, yang dinamai dari upaya global untuk melindungi 30% lautan pada tahun 2030. Target ini, yang didukung oleh Tujuan Global PBB untuk aksi iklim (<a href="https://globalgoals.org/goals/13-climate-action/" target="_blank" rel="noopener">Goal 13</a>) dan kehidupan bawah air (<a href="https://globalgoals.org/goals/14-life-below-water/" target="_blank" rel="noopener">Goal 14</a>), dipandang krusial untuk menjaga kelestarian ekosistem laut. Ia memulai secara sederhana, dengan sebuah tagar dan ajakan bagi masyarakat untuk mengirimkan foto sambil memegang tanda dukungan. Dalam bulan pertama, lebih dari 400 foto masuk, banyak di antaranya berasal dari sekolah dan kelompok pemuda yang sebelumnya belum pernah mendengar tentang target 2030 tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya sama sekali tidak memiliki pengalaman,” ujar Brigitta, seraya mengapresiasi para mentor di awal perjalanannya. “Saya hanya menikmati prosesnya dan perlahan membangun apa yang kini ada.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak lama kemudian, Brigitta memperluas langkahnya melampaui media sosial. Bekerja sama dengan komunitas penyelam lokal dan para pemimpin desa di timur laut Bali, ia membantu merancang dan membangun taman karang di dasar laut, yaitu struktur buatan tempat fragmen karang ditanam untuk membantu terumbu yang rusak pulih, meskipun suhu laut terus meningkat. Selama lima tahun terakhir, timnya telah menanam lebih dari 1.400 fragmen karang, dengan tingkat kelangsungan hidup hingga 86%.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25415" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-25415 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24205852/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Brigitta dan tim dengan cermat menempelkan fragmen karang pada struktur restorasi, sambil memantau dan melacak pertumbuhannya.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Teknologi yang Membawa Laut kepada Semua Orang</h3>
<p>Seiring berkembangnya upaya restorasi karangnya, tantangan yang lebih mendalam terus mengganggu pikiran Brigitta: sebagian besar orang tidak akan pernah menginjakkan kaki di laut, apalagi melihat terumbu karang secara langsung. “Penting bagi orang untuk melihat laut agar mereka tahu mengapa kita harus menyelamatkannya,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahun 2024, ia meluncurkan <a href="https://www.diverseas.org/" target="_blank" rel="noopener">Diverseas</a>, sebuah program edukasi gratis yang menggunakan perekaman bawah laut 360 derajat untuk menghadirkan terumbu karang ke dalam ruang kelas, sekaligus mendukung Tujuan Global PBB untuk pendidikan berkualitas (<a href="https://globalgoals.org/goals/4-quality-education/" target="_blank" rel="noopener">Goal4</a>). Brigitta bekerja sama dengan berbagai organisasi konservasi berbasis komunitas di seluruh dunia untuk merekam <em>footage</em>. Para siswa mengenakan <em>headset </em>dan seketika seolah berada di bawah permukaan laut, dikelilingi oleh karang dan kehidupan laut lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25416" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-25416 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2.jpg" alt="" width="1000" height="620" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2-908x563.jpg 908w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/24210019/Samsung-Mobile-Generation17-Global-Goals-Brigitta-Gunawan_main2-768x476.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Kursus daring Diverseas memperluas pendidikan kelautan melampaui ruang kelas, menjangkau siswa di lebih dari 10 negara.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siswa yang tinggal di wilayah daratan belum pernah melihat pemandangan bawah laut ini; melalui peningkatan literasi kelautan, Brigitta mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi keanekaragaman hayati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diverseas kini telah menjangkau lebih dari 20.000 orang di 12 negara melalui <em>workshops</em>, kursus daring, beasiswa pelatihan penyelam, konferensi, dan berbagai acara. Fokusnya pada literasi laut yang imersif membuat dunia bawah laut terasa nyata dan layak untuk dilindungi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Brigitta, tujuan saat ini adalah menjangkau lebih banyak komunitas di seluruh dunia, serta terus melanjutkan upaya restorasi terumbu karang di seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_25370" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-25370" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/04/23185522/Generation17-Young-Leaders-Kisah-Brigitta-Gunawan-003-1000px-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Brigitta mengajarkan siswa tentang ekosistem bawah laut dengan bantuan teknologi Samsung.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Gelombang Baru Para Penggerak Pelestarian Laut</h3>
<p>Dalam upaya restorasi terumbu karang, di mana angka kehilangan terumbu bisa terasa sangat besar, Brigitta percaya bahwa menjaga optimisme adalah hal yang penting. “Bagi anak muda, menyerah bukanlah pilihan,” ujarnya. “Kami harus tetap berharap.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan tempat terbaik untuk membangun harapan itu? Ruang kelas, baik fisik maupun virtual. “Saya percaya pendidikan sangatlah kuat,” ujarnya. “Jika dilakukan dengan benar, Anda dapat menginspirasi generasi muda yang akan menjadi para pembuat kebijakan di masa depan.”</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Kenali Generation17 Young Leaders: Kisah Rahaf Abu Mayyaleh</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/kenali-generation17-young-leaders-kisah-rahaf-abu-mayyaleh?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 22:12:12 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/45Yq4mu</guid>
									<description><![CDATA[Rahaf Abu Mayyaleh adalah pendidik muda asal Yordania dan anggota Generation17, sebuah kemitraan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP)]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Rahaf Abu Mayyaleh adalah pendidik muda asal Yordania dan anggota <a href="https://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">Generation17</a>, sebuah kemitraan antara Samsung dan <a href="https://www.undp.org/" target="_blank" rel="noopener">United Nations Development Programme (UNDP)</a> yang memberdayakan kaum muda yang berkontribusi terhadap <a href="https://sdgs.un.org/goals" target="_blank" rel="noopener">Global Goals</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak 2020, inisiatif ini telah mendukung para Young Leaders di seluruh dunia melalui teknologi Samsung Galaxy, mentoring, dan kesempatan membangun jejaring untuk memperluas jangkauan cerita serta solusi yang mereka hadirkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat tumbuh dewasa, Rahaf melihat bagaimana pelatihan keterampilan digital masih sulit dijangkau oleh kaum muda. Kini, ia berupaya mengubah hal tersebut dengan menciptakan program pendidikan teknologi yang lebih mudah diakses bagi generasi berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahaf Abu Mayyaleh memahami betapa besar dampak yang dapat diberikan bahkan oleh satu kesempatan. Saat remaja, ia mendapat kesempatan mengikuti kursus pemrograman yang mengubah hidupnya. Pengalaman tersebut menunjukkan kepadanya berbagai kemungkinan yang dapat terbuka ketika seseorang memiliki akses terhadap pendidikan teknologi dan mentoring. “Itu benar-benar merupakan kursus robotika pertama yang saya ikuti,” ujar Rahaf. “Pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi saya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut PBB, angka pengangguran kaum muda di negara asalnya, Yordania, mencapai <a href="https://ilostat.ilo.org/data/country-profiles/jor/" target="_blank" rel="noopener">hampir 40%</a>, sementara banyak anak muda masih memiliki keterbatasan akses terhadap keterampilan digital yang dapat membuka peluang kerja. Bidang teknologi pun masih dapat terasa sulit dijangkau, seolah hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki sumber daya dan koneksi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rahaf pun berupaya memberikan kepada generasi muda apa yang pernah ia dapatkan dari kursus pemrograman tersebut: bukan hanya keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri dan keyakinan bahwa lebih banyak peluang dapat terbuka bagi mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Memberdayakan Generasi Muda untuk “Berinovasi dan Melangkah”</h2>
<p>Pada 2017, saat berusia 15 tahun, Rahaf bersama teman-temannya bergabung dalam sebuah inisiatif untuk mengajarkan keterampilan digital kepada anak muda yang tidak memiliki akses terhadap pendidikan semacam ini. Pada 2023, inisiatif tersebut berkembang menjadi organisasi resmi bernama <a href="https://ibtkrgo.com/" target="_blank" rel="noopener">IBTKRGO</a>, yang berarti “Innovate and Go” atau “Berinovasi dan Melangkah”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui berbagai lokakarya, kamp musim panas, dan mentoring secara langsung yang selaras dengan Global Goals PBB untuk pendidikan berkualitas (<a href="https://globalgoals.org/goals/4-quality-education/" target="_blank" rel="noopener">Goal 4</a>) dan pekerjaan layak (<a href="https://globalgoals.org/goals/8-decent-work-and-economic-growth/" target="_blank" rel="noopener">Goal 8</a>), IBTKRGO telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 750 anak muda. Lebih dari 30 lokakarya juga telah diselenggarakan secara gratis bagi komunitas rentan, termasuk para pengungsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27032" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27032" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12221742/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main1.jpg" alt="" width="1000" height="691" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12221742/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12221742/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main1-815x563.jpg 815w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12221742/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main1-768x531.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Rahaf mengajar dalam sebuah lokakarya di Amman, tempat para siswa mempelajari pemrograman melalui kolaborasi secara langsung.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Keterampilan Teknologi untuk Masa Depan Dunia Kerja</h2>
<p>Rahaf merancang perangkat edukasi dengan kemasan yang dapat didaur ulang, sehingga para siswa dapat mempelajari pemrograman, robotika, dan AI menggunakan komponen elektronik yang dapat digunakan kembali setelahnya. “Kami memberikan mereka pendidikan digital berkualitas, yang sangat penting bagi dunia kerja saat ini dan masa depan,” ujar Rahaf, yang kini berusia 23 tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, teknologi bukan hanya menjadi hal yang diajarkan Rahaf, tetapi juga menjadi bagian dari cara ia menjalankan IBTKRGO. Teknologi membantunya mengoordinasikan berbagai lokakarya di seluruh Yordania, mengelola tim relawan, serta mendokumentasikan kegiatannya untuk dibagikan melalui media sosial guna meningkatkan kesadaran masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama kelas berlangsung, para siswa belajar secara langsung menggunakan komputer dan micro:bit—perangkat kecil yang dapat diprogram dan dirancang untuk mempelajari dasar-dasar coding—untuk mengembangkan keterampilan mereka sekaligus membuat robot sederhana. Pendekatan yang interaktif ini membantu mengubah konsep abstrak menjadi sesuatu yang lebih nyata, memberikan anak-anak pengalaman awal menggunakan teknologi yang dapat memicu rasa ingin tahu dan mendorong mereka untuk terus belajar. “Dengan begitu banyak anak muda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, keterampilan ini dapat mengubah hidup mereka,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27033" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27033" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222402/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main2.jpg" alt="" width="1000" height="691" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222402/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222402/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main2-815x563.jpg 815w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222402/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main2-768x531.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seorang siswa melihat modul pemrograman micro:bit di layar.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27034" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27034" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222436/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main3.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222436/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222436/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main3-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/08/12222436/Samsung-Mobile-Generation17-Rahaf-Abu-Mayyaleh_Main3-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Para peserta lokakarya bersama Rahaf menunjukkan hasil karya dari komponen elektronik yang digunakan dalam kelas dan dimanfaatkan kembali, termasuk gitar dan gurita.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Mengubah Pembelajaran Regional Menjadi Dampak Global</h2>
<p>Ke depannya, Rahaf berharap dapat mengembangkan IBTKRGO menjadi “platform global” yang menawarkan lebih banyak layanan secara daring dan menjangkau lebih banyak wilayah di luar Yordania. “Impian saya adalah memperluas upaya ini ke seluruh Timur Tengah dan bahkan lebih jauh,” ujarnya, “untuk menunjukkan bahwa ketika generasi muda memiliki akses terhadap pendidikan teknologi dan percaya pada kemampuan mereka, mereka dapat menjadi generasi pemimpin dan penggerak perubahan berikutnya.”</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Anak Muda Indonesia Menjadi Generation17, Bersama Samsung dan UNDP Dorong Aksi SDG</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/anak-muda-indonesia-menjadi-generation17-bersama-samsung-dan-undp-dorong-aksi-sdg?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 17:00:42 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[17 Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3RLDkUn</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan penambahan lima Pemimpin Muda ke dalam program Generation17, sebuat inisiatif kemitraan dengan Program]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengumumkan penambahan lima Pemimpin Muda ke dalam program Generation17, sebuat inisiatif kemitraan dengan Program Pembangunan PBB (UNDP) yang mendukung para pemuda penggerak perubahan dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang juga dikenal sebagai “<em>Global Goals</em>”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak peluncuran Generation17 pada tahun 2020, Samsung dan UNDP telah mendukung pemimpin muda dari berbagai wilayah Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Amerika Utara, yang berfokus pada isu-isu penting yang mencakup semua 17 <em>Global Goals</em>. Kerjasama ini telah memberikan teknologi Samsung Galaxy terbaru kepada para pemimpin muda, bersama dengan kesempatan membangun koneksi dan pendampingan, untuk memperkuat cerita dan memajukan karya mereka. Generasi terbaru ini berfokus pada solusi untuk memajukan konservasi laut, kelestarian lingkungan, kesetaraan gender, dan Pendidikan berkualitas, mencerminkan komitmen berkelanjutan Samsung untuk masa depan yang lebih adil bagi semua orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Seiring dengan upaya kamu untuk mempercepat pencapaian <em>Global Goals</em>, kami dengan bangga menyambut para Pemimpin Muda angkatan berikutnya dalam Generasi17”, kata Stephanie Choi, EVP &amp; Head of Marketing, Mobile eXperience Business, Samsung Electronics. “Semangat, kreativitas, dan komitmen mereka dalam menjawab tantangan global mewujudkan semangat inovasi yang mendorong perubahan yang berarti. Kami berharap dapat melihat bagaimana kelima Young Leaders baru ini akan memanfaatkan teknologi untuk kebaikan guna menginspirasi tindakan, mobilisasi masyarakat, dan menciptakan dampak jangka panjang untuk dunia yang lebih berkelanjutan dan adil”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Lima Penggerak Perubahan Global</h3>
<p>Para pemimpin muda Generation17 terbaru dipilih dari ratusan pelamar dan membawa bidang keahlian baru ke dalam inisiatif ini, memperluas jangkauan Generation17. Sebagai bagian dari Generation17, mereka memanfaatkan teknologi dan platform global untuk menyuarakan isu-isu penting yang mereka pedulikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-19250" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/14163215/Image_5-Young-Leaders-were-selected-to-Generation17-initiative-1000x563.png" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/14163215/Image_5-Young-Leaders-were-selected-to-Generation17-initiative-1000x563.png 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/14163215/Image_5-Young-Leaders-were-selected-to-Generation17-initiative-1000x563-728x410.png 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/04/14163215/Image_5-Young-Leaders-were-selected-to-Generation17-initiative-1000x563-768x432.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Brigitta Gunawan (Indonesia) </strong>– Seorang advokat iklim-laut yang telah menjangkau lebih dari 15.000 orang di 100+ lokasi melalui edukasi lingkungan dan program pelestarian laut lewat organisasi yang ia dirikan <span><a href="https://sites.google.com/view/brigittagunawan/30x30-indonesia" target="_blank" rel="noopener">30&#215;30 Indonesia</a></span> dan <span><a href="https://learnwithdiverseas.wixsite.com/diverseas/about" target="_blank" rel="noopener">Diverseas</a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Di usia 17 tahun, saya sadar bahwa kita hanyalah titik kecil di dunia yang begitu luas dan belum sepenuhnya dijelajahi —jika kita hanya diam saja, ekosistem yang rapuh ini akan rusak dalam masa hidup kita. Saat itulah saya memutuskan untuk ikut menciptakan masa depan di mana manusia dan bumi bisa tumbuh bersama.&#8221;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>José Francisco Ochoa (Ekuador)</strong> – Seorang ahli biologi dan salah satu pendiri <span><a href="https://academiadeloceano.com" target="_blank" rel="noopener">Academia del Océano</a></span>, sebuah platform edtech yang mempromosikan pelestarian laut, alat digital, dan keberlanjutan bagi komunitas berbahasa Spanyol, memberdayakan ribuan orang untuk melindungi ekosistem laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;Lautan adalah penopang kehidupan, namun banyak yang belum menyadari betapa eratnya hubungan kita dengan laut. Kita harus mengedepankan inovasi, edukasi, dan aksi kolektif untuk melindungi planet biru ini sebelum terlambat.&#8221;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Renata Koch Alvarenga (Brasil)</strong> – Pendiri dan Direktur Eksekutif <span><a href="https://www.empoderaclima.org/" target="_blank" rel="noopener">EmpoderaClima</a></span>, organisasi yang dipimpin oleh anak muda untuk mendorong keadilan iklim dengan menyoroti dampak perubahan iklim terhadap perempuan dan mempromosikan kepemimpinan perempuan dalam aksi iklim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;Bencana iklim memperparah ketimpangan gender, namun melalui Global Goals, kita bisa meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kepemimpinan dari perempuan dalam pengambilan keputusan iklim agar tak ada yang tertinggal.&#8221;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Rahaf Abu Mayyaleh (Yordania) –</strong> Aktivis iklim dan pendiri <span><a href="https://ibtkrgo.com/" target="_blank" rel="noopener">IBTKRGO</a></span>, inisiatif teknologi berkelanjutan yang mengembangkan kit edukatif ramah lingkungan dari bahan daur ulang, termasuk limbah elektronik (e-waste), untuk memberdayakan generasi muda dengan keterampilan digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;Teknologi hijau adalah kunci masa depan yang berkelanjutan, dan para inovator muda memiliki kekuatan untuk memimpin transformasi ini. Melalui IBTKRGO, saya ingin menjembatani teknologi dan keberlanjutan untuk menciptakan solusi yang berpihak pada manusia dan bumi.&#8221;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Soumya Dabriwal (India)</strong> – Salah satu pendiri <span><a href="https://projectbaala.com/" target="_blank" rel="noopener">Project Baala</a></span>, sebuah usaha sosial yang menangani akses terhadap kebersihan menstruasi dan kesehatan reproduksi melalui solusi inovatif, termasuk distribusi pembalut kain yang bisa digunakan ulang serta edukasi untuk menghilangkan stigma terhadap kesehatan perempuan, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi perempuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>&#8220;Akses terhadap Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (SRHR) adalah hak asasi manusia yang mendasar. Melalui advokasi kolektif dan inovasi, kita dapat menghancurkan batasan, menantang stigma, dan membangun dunia di mana setiap orang memiliki kebebasan serta sumber daya untuk membuat keputusan yang tepat tentang tubuh dan masa depannya sendiri.&#8221;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menyuarakan Suara Anak Muda untuk Aksi Global</h3>
<p>Sejak diluncurkan pada tahun 2020, Samsung dan UNDP terus bermitra dalam memberdayakan Pemimpin Muda melalui Generation17—membantu mereka memperkuat cerita dan mempercepat upaya menciptakan perubahan bermakna di komunitas mereka. Inisiatif ini juga membuka peluang bagi para Pemimpin Muda untuk menunjukkan dampak mereka di tingkat global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam beberapa bulan ke depan, para Pemimpin Muda ini akan hadir di berbagai forum global, di mana mereka akan berdiskusi langsung dengan para pembuat kebijakan, inovator, dan agen perubahan lainnya. Lewat kesempatan ini, mereka akan berkontribusi dalam percakapan internasional mengenai pembangunan berkelanjutan dan mendorong kemajuan nyata demi mencapai <em>Global Goals</em>—sekaligus memastikan suara generasi muda ikut membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini, alumni Generation17 asal Indonesia, Tamara Gondo, turut tampil dalam ajang Samsung <span><a href="https://news.samsung.com/global/galaxy-unpacked-2025-galaxy-tech-forum-%E2%91%A0-sustainability-driving-innovation-for-a-sustainable-future">Galaxy Tech Forum</a></span>, menyoroti komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan pentingnya kolaborasi dengan mitra yang memiliki visi yang sama untuk menghadapi tantangan global. Tamara juga membagikan cerita tentang bagaimana inisiatif Generation17 telah memperluas dampak organisasinya sejak ia bergabung pada tahun 2022.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Anak muda adalah masa depan pembangunan global, dan dengan waktu kurang dari lima tahun untuk mencapai <em>Global Goals</em>, sekaranglah waktunya untuk bertindak,&#8221; ujar Achim Steiner, Administrator UNDP. &#8220;Melalui kemitraan jangka panjang kami dengan Samsung, kami memberdayakan generasi muda untuk menghadirkan solusi atas tantangan iklim dan hak asasi manusia—dan menginspirasi generasi berikutnya untuk ikut berjuang menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Generation17 mencerminkan komitmen bersama antara Samsung dan UNDP untuk memanfaatkan teknologi demi menciptakan dampak positif. Kolaborasi ini dimulai pada tahun 2019 melalui peluncuran Samsung <em>Global Goals</em> App—sebuah platform edukatif yang mengajak pengguna belajar tentang <em>Global Goals</em> sekaligus berkontribusi melalui penggunaan perangkat Galaxy mereka sehari-hari. Berdasarkan laporan Samsung <span><a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/samsungs-commitment-to-advancing-the-global-goals-through-open-collaboration"><em>Global Goals</em> Report</a></span>,, hingga September 2024, aplikasi ini telah diinstal di hampir 300 juta perangkat Galaxy di seluruh dunia—termasuk smartphone, tablet, dan jam tangan pintar—dan telah membantu menggalang lebih dari 20 juta USD untuk mendukung berbagai inisiatif lingkungan dan sosial UNDP secara global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><strong>Tentang UNDP</strong></p>
<p style="font-size: 15px;">UNDP adalah organisasi PBB terkemuka yang berjuang untuk mengakhiri ketidakadilan dari kemiskinan, ketidaksetaraan, dan perubahan iklim. Bekerja dengan jaringan ahli dan mitra kami yang tersebar di 170 negara, kami membantu negara-negara untuk membangun solusi yang terintegrasi dan berkelanjutan bagi manusia dan planet. <span><a href="http://www.undp.org/" target="_blank" rel="noopener">www.undp.org</a>.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><strong>Tentang Generation17</strong></p>
<p style="font-size: 15px;">Generation17 adalah inisiatif hasil kolaborasi antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP) yang bertujuan untuk mengangkat suara para Young Leaders—generasi muda inspiratif yang mendorong perubahan positif dan berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau <em>Global Goals</em>. Melalui inisiatif ini, Samsung dan UNDP menyediakan akses mentorship, teknologi, serta peluang untuk memperluas jaringan guna mendukung perjalanan dan dampak para Young Leaders. Selengkapnya <span><a href="http://www.undp.org/generation17" target="_blank" rel="noopener">www.undp.org/generation17</a>.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung dan UNDP Mengajak Enam Young Leaders Baru ke Program Global Goals</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-dan-undp-mengajak-enam-young-leaders-baru-ke-program-global-goals?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 13:57:11 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[17 Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[Generation17]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[Global Goals Campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Global Goals]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Global Goals App]]></category>
		<category><![CDATA[UNDP]]></category>
		<category><![CDATA[United Nations Development Program]]></category>
		<category><![CDATA[United Nations Development Programme]]></category>
		<category><![CDATA[Young Leaders]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3sRl1Ae</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics mengumumkan bahwa Generation17, sebuah inisiatif dalam kemitraan dengan United Nations Development Programme (UNDP), berkembang dengan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics mengumumkan bahwa <a href="https://generation17.undp.org/">Generation17</a>, sebuah inisiatif dalam kemitraan dengan United Nations Development Programme (UNDP), berkembang dengan diperkenalkannya enam Young Leaders baru. Mereka akan bergabung dengan para Young Leaders yang terdahulu untuk memobilisasi komunitas global, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Global Goals dan membangun solusi yang berdampak dan inklusif yang membantu mempromosikan kesejahteraan sekaligus melindungi planet ini pada tahun 2030.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami terus terinspirasi oleh para visioner muda dan inovatif yang membuktikan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk kebaikan,” jelas Stephanie Choi, EVP &amp; CMO MX Business, Samsung Electronics. “Saya merasa terhormat dapat menyambut enam orang ini ke dalam komunitas Generation17. Mereka mewakili jenis kepemimpinan yang dibutuhkan dunia kita untuk membangun masyarakat yang lebih berkelanjutan, dan saya senang melihat bagaimana mereka menginspirasi lebih banyak orang untuk mempelajari 17 Global Goals dan bergabung dengan misi kolektif kami untuk mencapai masa depan yang lebih cerah.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan enam advokat, pionir gerakan dan pengusaha <em>grassroot</em>, Generation17 berekspansi ke seluruh penjuru dunia, mencakup negara-negara di Afrika, Asia, CIS &amp; Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin dan Timur Tengah. Kegiatan mereka akan meningkatkan kesadaran akan solusi global untuk masalah mendesak yang dihadapi umat manusia pada tahun 2022 dan di tahun-tahun mendatang, seiring dengan aktivitas mereka dalam memajukan inovasi digital, memberdayakan perempuan pengungsi melalui pendidikan dan pelatihan kerja, <em>coaching</em> bagi lansia tentang kesehatan fisik dan mental dan masih banyak lagi:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>AY Young (Amerika Serikat)</strong>: Musisi yang memproduksi album dan mengadakan konser yang berbagi macam-macam cara menarik untuk mengatasi masalah kemiskinan energi global.</li>
<li><strong>Kristian Kampmann (Denmark)</strong>: Pemimpin UNLEASH, lab inovasi yang memicu solusi-solusi kreatif dan inklusif untuk Global Goals.</li>
<li><strong>Nora Altwaijri (Arab Saudi)</strong>: Software engineer yang mengedukasi masyarakat tentang Global Goals dan menghubungkan mereka dengan sumber daya yang bermanfaat melalui platform digital.</li>
<li><strong>Oğuz Ergen (Turki)</strong>: Aktivis yang mengumpulkan LSM, akademisi dan pemerintah bersama-sama untuk membahas krisis iklim dan melindungi wilayah pesisir Aegean.</li>
<li><strong>Tamara Dewi Gondo Soerijo (Indonesia)</strong>: Pendiri <em>social enterprise</em> yang memberdayakan pengungsi perempuan dengan memberikan peluang peningkatan keterampilan (<em>upskilling</em>) dan akses ke pasar.</li>
<li><strong>Thuy Anh Ngo (Vietnam)</strong>: Wiraswasta yang meluncurkan aplikasi seluler yang membantu lansia dengan memberikan saran dan aktivitas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental<strong>.</strong></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_3381" style="width: 1210px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-3381 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV.jpg" alt="" width="1200" height="675" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV.jpg 1200w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005529/Cohort3-SMP-KV-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><p class="wp-caption-text">Angkatan Ketiga dari Generation17 Young Leaders</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“2022 adalah tahun penentu dalam upaya kami untuk mencapai Global Goals, karena pandemi COVID-19 telah membalikkan puluhan tahun kemajuan dalam pembangunan manusia global,” jelas Achim Steiner, UNDP Administrator. “Terlepas dari kenyataan yang muram ini, saya yakin bahwa kekuatan dan ketekunan generasi muda akan membantu kita membangun sesuatu yang lebih baik dari krisis ini, dan mendorong perubahan positif pada pendidikan, inklusi, dan iklim. Keenam pemimpin muda ini dan seluruh komunitas Generation17 mengingatkan bahwa kita perlu meningkatkan upaya untuk mencapai Global Goals dan melindungi masa depan kita bersama.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Inisiatif yang Didorong Oleh dan Untuk Kaum Muda</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak diluncurkan, Generation17 telah dipelopori oleh dan mendukung kaum muda. Samsung dan UNDP terus terlibat dengan Young Leaders untuk menentukan kebutuhan terbesar mereka dan menemukan sistem pendukung untuk membantu meningkatkan skala dan memajukan kegiatan mereka. Bersama-sama, kedua organisasi menyediakan teknologi Galaxy terbaru, mengamplifikasi kisah mereka di platform global, memfasilitasi jaringan rekan dan berbagi <em>best-practice</em>, menawarkan peluang bimbingan dan mengundang mereka ke panggung penetapan agenda global seperti UN ECOSOC Youth Forum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahun 2022 dan selanjutnya, Samsung dan UNDP berkomitmen untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk bermitra dengan para Young Leaders. Ini termasuk mengadakan “Generation17 Youth Dialogues” untuk pertama kalinya, sebuah acara untuk menggalang pendukung Global Goals dari seluruh dunia untuk berbagi pengetahuan tentang bagaimana orang dapat menavigasi Global Goals dengan baik dan mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ke-14 Young Leaders ini akan menghubungkan orang-orang dengan solusi yang secara aktif berkontribusi pada Global Goals, termasuk aplikasi <a href="https://www.samsung.com/global/galaxy/apps/samsung-global-goals/">Samsung Global Goals</a>. Diluncurkan pada tahun 2019 oleh Samsung dan UNDP, aplikasi ini memberikan kesempatan belajar di Global Goals dan berbagi cara mudah dan bermakna untuk membuat perbedaan. Aplikasi ini kini telah terpasang di hampir 200 juta perangkat Galaxy dan telah menghasilkan lebih dari US$4 juta dalam bentuk donasi untuk mendidik komunitas Galaxy tentang tantangan paling mendesak di dunia dan memperkuat kinerja UNDP di negara-negara pendukung untuk menerapkan solusi terintegrasi untuk Global Goals.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="size-full wp-image-3382 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005652/Picture2.png" alt="" width="900" height="147" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005652/Picture2.png 900w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/02/18005652/Picture2-768x125.png 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"> T<strong>entang UNDP</strong><br />
UNDP adalah organisasi PBB terkemuka yang berjuang untuk mengakhiri ketidakadilan dari kemiskinan, ketidaksetaraan, dan perubahan iklim. Bekerja dengan jaringan ahli dan mitra kami yang tersebar di 170 negara, kami membantu negara-negara untuk membangun solusi yang terintegrasi dan berkelanjutan bagi manusia dan planet. www.undp.org </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
