Apa yang Dipelajari Samsung dari Tujuh Generasi Galaxy Foldable?
- Diperkenalkan pada 22 Juli 2026, Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra menghadirkan teknologi Flex Titanium dengan struktur penyangga layar yang didesain ulang untuk melindungi panel OLED ultra-tipis sekaligus mempertahankan fleksibilitas yang diperlukan untuk penggunaan lipat berulang. Inovasi ini memungkinkan perangkat hadir dengan desain yang lebih tipis dan ringan tanpa mengorbankan ketahanan.
- Perangkat terbaru ini telah melalui lebih dari 100 pengujian validasi keandalan, yang mencakup pengujian terhadap benturan, pelipatan berulang, tekanan, kelembapan, serta paparan debu dan partikel lainnya. Serangkaian pengujian tersebut dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana keseluruhan sistem foldable dapat bekerja dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari.
![]()
Ketika Samsung memperkenalkan smartphone foldable pertamanya pada 2019, Samsung menghadirkan kategori baru dalam industri perangkat mobile. Tujuh generasi kemudian, kategori foldable terus berkembang melalui berbagai kemajuan engineering, penyempurnaan desain, serta pemahaman yang semakin mendalam mengenai bagaimana masyarakat menggunakan smartphone dalam kesehariannya.
Dalam seri Q&A dua bagian bersama Carl Nordenberg, Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business, Samsung Southeast Asia & Oceania, Samsung mengeksplorasi bagaimana AI dan form factor mobile terbaru membentuk cara pengguna berinteraksi dengan teknologi. Bagian pertama membahas berbagai hal yang telah dipelajari Samsung dari mengamati bagaimana konsumen di Asia Tenggara dan Oseania menggunakan perangkat mobile mereka dalam keseharian.
Perjalanan Samsung dalam menghadirkan perangkat foldable berangkat dari sebuah prinsip sederhana namun penting: form factor baru akan memberikan manfaat yang lebih berarti ketika mampu menjawab kebutuhan dan perilaku nyata pengguna, serta terintegrasi dengan keseharian mereka.
Perjalanan Samsung dalam menghadirkan perangkat foldable berangkat dari sebuah prinsip sederhana namun penting: form factor baru akan memberikan manfaat yang lebih berarti ketika mampu menjawab kebutuhan dan perilaku nyata pengguna, serta terintegrasi dengan keseharian mereka.
Q: Pengguna seperti apa di Asia Tenggara dan Oseania yang ingin dijangkau Samsung melalui perangkat foldable, khususnya dengan form factor terbaru ini?
Carl Nordenberg: Samsung telah memimpin sekaligus membentuk kategori foldable selama tujuh generasi. Selama perjalanan tersebut, kami semakin memahami apa yang paling disukai pengguna saat menggunakan perangkat foldable mereka.
Asia Tenggara dan Oseania merupakan kawasan yang sangat mengutamakan penggunaan perangkat mobile. Kami melihat pengguna foldable menghabiskan banyak waktu untuk mengakses media sosial, streaming video, dan bermain game, sekaligus memanfaatkannya untuk produktivitas dan berbagai pengalaman yang semakin didukung oleh AI.
Karena itu, lini foldable terbaru kami dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam. Galaxy Z Fold8, dengan layar utama berasio 4:3, menghadirkan pengalaman yang lebih imersif untuk hiburan, membaca, dan menikmati berbagai konten. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dengan layar utama berukuran 8 inci dirancang bagi pengguna yang ingin melakukan lebih banyak hal melalui kemampuan multitasking dan produktivitas yang lebih optimal. Bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas, desain, dan ekspresi diri, Galaxy Z Flip8 menjadi pilihan yang ideal.
Tidak ada satu form factor yang ideal untuk semua pengguna. Tujuan kami adalah memberikan pilihan yang sesuai dengan bagaimana setiap orang ingin menggunakan perangkat mereka.
Seiring dengan semakin cepatnya adopsi AI di kawasan ini, berbagai form factor tersebut juga membuka berbagai kemungkinan baru untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih optimal, baik untuk mendukung produktivitas maupun kreativitas.
Q: Bagaimana Samsung meningkatkan ketahanan perangkat foldable dari generasi ke generasi?
Carl Nordenberg: Ketahanan menjadi salah satu aspek yang paling banyak kami pelajari selama tujuh generasi Samsung memimpin kategori foldable.
Salah satu kemajuan penting pada Galaxy Z Series terbaru adalah diperkenalkannya teknologi Flex Titanium. Struktur layar yang didesain ulang memanfaatkan berbagai pengembangan pada struktur dan material untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan ketahanan dan mengurangi visibilitas lipatan pada layar.
Namun, peningkatan engineering hanya akan bermakna jika mampu mendukung penggunaan sehari-hari. Untuk memastikan Galaxy Z Series terbaru dapat diandalkan dalam berbagai kondisi penggunaan nyata, Samsung melakukan lebih dari 100 pengujian validasi keandalan, termasuk pengujian terhadap benturan, pelipatan berulang, tekanan, kelembapan, serta debu dan partikel lainnya.
Pengujian ini membantu kami memahami lebih baik bagaimana perangkat akan bekerja dalam berbagai kondisi sekaligus mengidentifikasi potensi masalah. Kami terus berupaya meningkatkan perangkat foldable di setiap generasi, sehingga pengguna dapat merasa yakin dalam memilih perangkat foldable yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Prioritas kami adalah mempertahankan keunggulan unik dari form factor foldable dengan menghadirkan layar yang lebih besar dan imersif, sekaligus perangkat yang lebih ringan dan tipis tanpa mengorbankan ketahanan dan performa.
Q: Bagaimana fitur Galaxy AI dioptimalkan untuk setiap form factor yang berbeda?
Carl Nordenberg: Di sinilah perangkat foldable menjadi semakin menarik. AI seharusnya tidak sekadar menghadirkan pengalaman yang sama pada layar dengan ukuran berbeda. Form factor foldable memberikan lebih banyak cara bagi pengguna untuk berinteraksi dengan AI dan memanfaatkannya untuk melakukan lebih banyak hal. Melalui One UI 9, kami menyempurnakan interaksi tersebut untuk setiap perangkat.
Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, layar yang lebih besar dan fungsi split-view memberikan dukungan yang optimal untuk produktivitas dan multitasking. Pada Z Fold8, One UI 9 memanfaatkan keunikan layar cover berasio 10:16 dan layar utama berasio 4:3, sehingga pengguna memiliki cara yang berbeda untuk menikmati, membuat, dan berinteraksi dengan konten, baik saat perangkat dalam kondisi terbuka maupun terlipat.
Sementara itu, pada Galaxy Z Flip8, pengalaman AI seperti Now Brief dapat diakses langsung melalui FlexWindow, sehingga pengguna dapat memperoleh informasi yang bermanfaat dan relevan tanpa perlu membuka smartphone.
Yang terpenting, kami merancang setiap form factor berdasarkan prioritas dan use case yang berbeda untuk menghadirkan pengalaman AI terbaik bagi pengguna Galaxy foldable.
Q: Bagaimana Galaxy Z8 Series terbaru dapat membantu meningkatkan produktivitas pengguna dalam bekerja?
Carl Nordenberg: Perangkat Z Fold yang telah kami hadirkan sebelumnya telah menunjukkan kepada kami betapa berharganya layar mobile yang lebih besar untuk mendukung produktivitas.
Bagi sebagian pengguna, perangkat seperti Galaxy Z Fold8 Ultra juga berpotensi membantu perusahaan menggabungkan aktivitas yang sebelumnya dilakukan melalui smartphone dan tablet. Pengguna dapat berkomunikasi, meninjau dokumen, bekerja di berbagai aplikasi, serta mengakses lebih banyak informasi secara bersamaan, dengan tetap membawa perangkat yang nyaman digunakan dalam genggaman.
Form factor terbaru ini juga membuka peluang bagi perusahaan yang memiliki tenaga kerja dengan mobilitas tinggi. Misalnya, tenaga penjualan, pekerja layanan lapangan, atau mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Mereka mungkin membutuhkan ruang layar yang lebih luas untuk meninjau informasi, menampilkan konten, atau menyelesaikan berbagai tugas, tetapi tidak selalu ingin membawa beberapa perangkat sekaligus.
Kombinasi antara portabilitas dan ruang kerja yang lebih luas inilah yang menjadi salah satu keunggulan paling menarik dari form factor foldable dalam mendukung produktivitas.
Q: Konsumen saat ini mungkin mengatakan, “Saya tertarik dengan perangkat foldable, tetapi belum beralih menggunakannya.” Apa alasan terbesar untuk mulai beralih?
Carl Nordenberg: Perangkat foldable telah berkembang pesat selama tujuh generasi terakhir.
Ketika pertama kali memperkenalkan kategori ini, perangkat foldable sering kali dipandang sebagai produk yang terutama ditujukan bagi tech enthusiast dan early adopter. Namun, di setiap generasi, kami terus menghadirkan perangkat yang lebih tipis, lebih ringan, lebih tahan lama, lebih bertenaga, dan semakin relevan untuk digunakan dalam keseharian.
Salah satu hal yang paling mendorong pertumbuhan kategori foldable adalah ketika konsumen benar-benar merasakan pengalaman menggunakan smartphone foldable. Kami melihat bahwa setelah mencobanya, konsumen menjadi jauh lebih terbuka terhadap kategori ini. Bahkan, Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 mencatat tingkat pembelian kembali (repurchase rate) hampir 40% di Asia Tenggara dan Oseania, menunjukkan bahwa setelah beralih ke foldable, banyak konsumen memilih untuk tetap menggunakan kategori ini.
Momentum tersebut juga terus berlanjut pada generasi terbaru. Galaxy Z8 Series mendapatkan sambutan antusias dari konsumen di kawasan, dengan pre-order perangkat foldable di Asia Tenggara dan Oseania mencapai rekor tertinggi sejak peluncuran. Selain itu, pre-order Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra tercatat hampir 60% lebih tinggi dibandingkan Galaxy Z Fold7.
Menurut saya, perkembangan ini mencerminkan fokus dan komitmen kami untuk menjadikan foldable sebagai kategori yang semakin mainstream. Kami telah menghadirkan berbagai peningkatan yang berarti di setiap generasi dan akan terus menyempurnakan portofolio berdasarkan kebutuhan pengguna. Kami ingin form factor ini dapat menyatu secara alami dengan cara orang menjalani kehidupan, bekerja, berkreasi, dan berkomunikasi, sekaligus memberikan lebih banyak kemungkinan dalam penggunaan sehari-hari.
Dari Form Factor hingga Kesesuaian dengan Kebutuhan Pengguna
Perjalanan Samsung dalam mengembangkan perangkat foldable menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya tentang mengubah bentuk sebuah perangkat. Lebih dari itu, inovasi adalah tentang memahami berbagai kemungkinan yang dapat dihadirkan oleh perubahan tersebut bagi pengguna.
Tujuh generasi pemahaman terhadap konsumen telah membantu Samsung mengembangkan portofolio foldable untuk menjawab beragam kebutuhan, mulai dari produktivitas dan hiburan hingga portabilitas dan kreativitas.
Bagi Samsung, pelajarannya jelas: pengalaman mobile terbaik tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi atau form factor. Pengalaman tersebut dibentuk oleh penggunanya, kebiasaan, prioritas, serta beragam cara mereka menggunakan smartphone sepanjang hari.
Pada bagian kedua Q&A, Carl membahas lebih dalam mengenai perkembangan lanskap AI, seiring dengan semakin banyaknya model, asisten, dan layanan AI yang tersedia bagi pengguna.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
T: Perangkat Galaxy Z8 Series mana yang sebaiknya dipilih untuk pengalaman menikmati konten terbaik?
Galaxy Z Fold8 dengan form factor terbarunya ideal untuk menikmati berbagai jenis konten, mulai dari media sosial, film, majalah, hingga e-book. Saat dilipat, desain baru dengan rasio layar 10:16 terasa nyaman dalam genggaman, sehingga pengguna dapat dengan mudah menikmati berbagai konten dan scrolling media sosial dalam keseharian.
Saat dibuka, layar utama yang lebih luas menghadirkan pengalaman yang lebih imersif untuk menikmati konten berdurasi panjang, seperti film dan serial TV favorit, buku, artikel, majalah, dan berbagai konten lainnya.
T: Jika saat ini saya tidak menggunakan smartphone Galaxy, apakah saya dapat memindahkan data ke perangkat Galaxy Z8 Series?
Ya. Dengan Smart Switchyang telah diperbarui, pengguna iOS dapat memindai kode QR melalui perangkat yang sedang digunakan dan memindahkan data secara nirkabel, termasuk kata sandi, passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas, serta data eSIM, tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
T: Apakah fitur Galaxy AI tersedia dalam Bahasa Indonesia di Indonesia?
Ya. Per Juli 2026, Photo Assist, Creative Studio, dan Writing Assist pada Galaxy AI mendukung 41 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
T: Bagaimana cara membeli perangkat Galaxy Z8 Series terbaru?
Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 telah hadir di Indonesia dengan berbagai pilihan yang membantu pengguna melakukan upgrade sesuai kebutuhan. Selama periode penjualan perdana pada 14–31 Agustus 2026, Samsung menghadirkan berbagai penawaran menarik, mulai dari cashback kartu kredit bank mitra hingga Rp3.000.000, e-voucher hingga Rp1.500.000, multi-buy cashback lebih dari Rp1.500.000, hingga gratis Google AI Pro selama enam bulan senilai Rp1,8 juta, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Pengguna juga dapat memanfaatkan program trade-in untuk mendapatkan nilai tambah dari perangkat lama. Misalnya, konsumen yang ingin beralih ke Galaxy Z Fold8 Ultra 512GB dapat menukarkan Galaxy Z Fold7 256GB dengan nilai trade-in hingga Rp14,6 juta. Dengan tambahan cashback kartu kredit bank mitra, pengguna dapat menikmati pilihan cicilan 0% mulai dari Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, konsumen yang ingin beralih ke Galaxy Z Fold8 512GB juga dapat menukarkan Galaxy Z Fold7 256GB dengan nilai trade-in hingga Rp14,6 juta. Dengan tambahan cashback kartu kredit bank mitra, upgrade dapat dinikmati dengan pilihan cicilan 0% mulai dari Rp1,2 juta per bulan selama 12 bulan, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. |
Produk > Mobile
Ruang Pers > Siaran Pers
Download
Untuk hal-hal terkait layanan konsumen, silakan kunjungi samsung.com/id/support.
Untuk informasi media, silakan hubungi seins.com@samsung.com.