<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Korporasi &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/category/corporate/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Korporasi &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 00:33:17 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Umumkan Pemenang Solve for Tomorrow 2026, Tim BryotechAlpha dan I-SEUNG Raih Juara Pertama</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-umumkan-pemenang-solve-for-tomorrow-2026-tim-bryotechalpha-dan-i-seung-raih-juara-pertama?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 17:41:53 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AeroSpora]]></category>
		<category><![CDATA[NovaSight]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[SFT 2026]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4BwTeaP</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia mengumumkan pemenang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 di Jakarta, hari ini. Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28299" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28299" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29172559/01-Tim-BryotechAlpha-dan-tim-I-SEUNG-juara-pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000.jpg" alt="Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta dan tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia sebagai peraih juara pertama Samsung Solve for Tomorrow 2026." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29172559/01-Tim-BryotechAlpha-dan-tim-I-SEUNG-juara-pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29172559/01-Tim-BryotechAlpha-dan-tim-I-SEUNG-juara-pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29172559/01-Tim-BryotechAlpha-dan-tim-I-SEUNG-juara-pertama-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim BryotechAlpha dan tim I-SEUNG, juara pertama Samsung Solve for Tomorrow 2026</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia mengumumkan pemenang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 di Jakarta, hari ini. Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta meraih juara pertama kategori SMA/SMK/MA melalui AeroSpora, sedangkan tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia meraih juara pertama kategori Perguruan Tinggi melalui NovaSight. Samsung Solve for Tomorrow merupakan kompetisi inovasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk pelajar dan mahasiswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SFT 2026 menghadirkan tiga tema, yaitu Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (<em>Sustainability &amp; Environment</em>), Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (<em>Sport &amp; Technology</em>), serta Transformasi Pendidikan melalui STEM dan AI (<em>Education</em>). Melalui ketiga tema tersebut, peserta didorong untuk mengidentifikasi permasalahan nyata, mengembangkan ide inovatif, dan mengeksplorasi pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>/AI).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini, SFT 2026 menerima lebih dari 4.000 pendaftar. Sebanyak 2.600 peserta mengikuti <em>Design Thinking Workshop</em>, sebelum 40 tim melaju ke tahap semifinal dan mendapatkan pelatihan teknis <em>AI Amplification</em>. Pada tahap akhir, 10 tim terbaik dari masing-masing kategori SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi mengikuti penjurian di hadapan dewan juri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi semangat, kreativitas, dan kepedulian yang ditunjukkan para peserta Samsung Solve for Tomorrow 2026. Kami bangga dan terinspirasi melihat generasi muda Indonesia mengubah tantangan di sekitar mereka menjadi ide dan solusi inovatif. Kami berharap pencapaian ini menjadi langkah awal bagi para pemenang untuk terus belajar, mengembangkan inovasi, dan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat melalui pemanfaatan STEM dan AI,” ujar <strong>Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>AeroSpora, Dinding Lumut Pintar untuk Udara Bersih</h2>
<p>Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta mengembangkan AeroSpora, dinding lumut pintar yang memurnikan udara secara alami dengan dukungan <em>Internet of Things</em> (IoT) dan AI. Inovasi ini berangkat dari masalah polusi udara di Jakarta. Tim mencatat konsentrasi PM2.5 di Jakarta mencapai 41 µg/m³ pada Oktober 2026, atau sekitar 2,5 kali lipat di atas batas aman harian WHO sebesar 15 µg/m³.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28300" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28300" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173242/02-Tim-BryotechAlpha-dari-SMA-Negeri-81-Jakarta-mengembangkan-AeroSpora-inovasi-dinding-lumut-pintar-berbasis-IoT-dan-AI-untuk-menyaring-udara-1000.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173242/02-Tim-BryotechAlpha-dari-SMA-Negeri-81-Jakarta-mengembangkan-AeroSpora-inovasi-dinding-lumut-pintar-berbasis-IoT-dan-AI-untuk-menyaring-udara-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173242/02-Tim-BryotechAlpha-dari-SMA-Negeri-81-Jakarta-mengembangkan-AeroSpora-inovasi-dinding-lumut-pintar-berbasis-IoT-dan-AI-untuk-menyaring-udara-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173242/02-Tim-BryotechAlpha-dari-SMA-Negeri-81-Jakarta-mengembangkan-AeroSpora-inovasi-dinding-lumut-pintar-berbasis-IoT-dan-AI-untuk-menyaring-udara-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta mengembangkan AeroSpora, inovasi dinding lumut pintar berbasis IoT dan AI untuk menyaring udara.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>AeroSpora memanfaatkan lumut sebagai penyaring udara alami. Sensor pada perangkat ini memantau suhu, kelembaban udara, kelembaban media tanam, dan kadar debu PM2.5 secara <em>real-time</em>. Model TinyML pada mikrokontroler ESP32-S3 memprediksi risiko kekeringan lumut, lalu sistem pengabutan otomatis menjaga kelembabannya. Sistem ini juga memanfaatkan air kondensasi AC sebagai sumber air pengabutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna dapat memantau seluruh data melalui V.E.R.A (Visual Environment Real-time Analytics), stasiun pemantau dari tablet bekas yang juga menyediakan <em>chatbot</em> edukatif AeroSpora AI. Perangkat berukuran 120 x 50 cm ini membutuhkan daya 15–25 watt dan mampu menjangkau ruangan seluas 50–80 m².</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>NovaSight, Aplikasi Matematika Inklusif untuk Siswa Tunanetra</h2>
<p>Tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia mengembangkan NovaSight, aplikasi pembelajaran matematika inklusif berbasis AI untuk siswa tunanetra. Tim menemukan masalah ini melalui wawancara di SLB Negeri A Citeureup, Cimahi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28301" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28301" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173352/03-Tim-I-SEUNG-dari-Universitas-Komputer-Indonesia-menghadirkan-NovaSight-aplikasi-pembelajaran-matematika-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-mendukung-siswa-tunanetra-1000.jpg" alt="Tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia menghadirkan NovaSight, aplikasi pembelajaran matematika berbasis AI yang dirancang untuk mendukung siswa tunanetra." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173352/03-Tim-I-SEUNG-dari-Universitas-Komputer-Indonesia-menghadirkan-NovaSight-aplikasi-pembelajaran-matematika-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-mendukung-siswa-tunanetra-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173352/03-Tim-I-SEUNG-dari-Universitas-Komputer-Indonesia-menghadirkan-NovaSight-aplikasi-pembelajaran-matematika-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-mendukung-siswa-tunanetra-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29173352/03-Tim-I-SEUNG-dari-Universitas-Komputer-Indonesia-menghadirkan-NovaSight-aplikasi-pembelajaran-matematika-berbasis-AI-yang-dirancang-untuk-mendukung-siswa-tunanetra-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia menghadirkan NovaSight, aplikasi pembelajaran matematika berbasis AI yang dirancang untuk mendukung siswa tunanetra</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Siswa tunanetra masih kesulitan memahami grafik dan diagram dalam materi matematika, sedangkan guru kesulitan menilai langkah pengerjaan soal mereka. Berdasarkan data Kemendikdasmen, sebanyak 4.229 siswa tunanetra bersekolah di SLB di seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>NovaSight memiliki lima fitur utama. Annoter mengubah modul matematika menjadi teks naratif agar pembaca layar dapat membacanya secara utuh. Scriber membantu siswa mencatat langkah penyelesaian soal melalui <em>keyboard</em> yang kompatibel dengan pembaca layar. Clarifier menjawab pertanyaan siswa berdasarkan modul pembelajaran dan sumber terpercaya. Quizzer membantu guru menyusun soal beserta kunci jawaban, sedangkan Evaluaizer menganalisis langkah pengerjaan siswa untuk menemukan kesalahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam uji coba, siswa tunanetra menjawab benar 4 dari 5 soal secara mandiri dalam waktu 15 menit tanpa pendampingan guru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Samsung Dorong Generasi Muda Menjadi Problem Solver</h2>
<p>Bagi Samsung, Solve for Tomorrow merupakan wadah bagi generasi muda untuk mengenali tantangan di sekitar mereka dan membangun pola pikir sebagai problem solver. Sepanjang program, peserta mendapatkan pelatihan Design Thinking, pelatihan AI, serta pendampingan dari mentor. Pembekalan tersebut mengasah keterampilan, yaitu komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreativitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Assoc. Prof. Suparto, Tenaga Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, </strong>mengapresiasi program Samsung Solve for Tomorrow 2026. “Selama ini, banyak pihak menganggap Indonesia sebagai negara pemakai teknologi. Melalui Samsung Solve for Tomorrow, generasi muda Indonesia membuktikan kemampuan mereka dalam melahirkan ide-ide unik. Kita perlu menyiapkan potensi tersebut secara terarah agar terus berkembang. Saya berharap ada lembaga lain seperti Samsung yang bersedia jadi orkestrator muncul innovator muda,” ujar Suparto.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suparto juga menekankan pentingnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Pendidikan tinggi kini menilai keberhasilan dari karya nyata yang dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya dari jumlah jurnal terindeks. Kami berharap inovasi generasi muda dapat mendorong pembangunan dan menyelesaikan berbagai masalah di daerah. Kami juga melihat talenta inovatif di berbagai daerah, tidak hanya di Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta,” tambah Suparto.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Yuli Haryanto, S.E., M.Si., Direktur Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, </strong>mengatakan, “Keberhasilan pendidikan tidak hanya terlihat dari apa yang dipelajari siswa, tetapi juga dari bagaimana mereka menggunakan pengetahuan untuk menjawab tantangan nyata. Kami mengapresiasi Samsung Solve for Tomorrow 2026 sebagai kompetisi yang mendorong generasi muda, khususnya siswa SMA mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kompetisi ini menginspirasi lebih banyak siswa untuk berani mengembangkan ide, berkolaborasi, dan menghasilkan solusi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pak Yuli turut mengapresiasi para pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2026. “Kami berharap pencapaian ini memotivasi mereka untuk terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi dan menginspirasi lebih banyak siswa untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yuli.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dari Kompetisi Menuju Pengembangan Inovasi</h2>
<p><strong>Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja, perwakilan tim I-SEUNG, </strong>mengatakan, “Ide inovasi ini berawal dari kepedulian kami terhadap siswa tunanetra yang kesulitan memahami grafik dan diagram matematika. Melalui Samsung Solve for Tomorrow, kami belajar untuk mengembangkan ide tersebut menjadi solusi yang lebih matang, sekaligus memahami pentingnya kolaborasi dan pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyempurnakan NovaSight agar dapat memberikan manfaat nyata bagi lebih banyak siswa,” ujar Regia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>Azkeanu Rhesa Ramadhan, perwakilan tim BryotechAlpha</strong>, mengungkapkan, “Kami ingin menghadirkan udara yang lebih bersih bagi warga Jakarta melalui perpaduan alam dan teknologi. Samsung Solve for Tomorrow memberikan pengalaman berharga bagi kami untuk berani berpikir lebih jauh. Selama program, kami juga mendalami STEM, AI, dan kerja sama tim,” ujar Keanu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui semangat “Together for Tomorrow! Enabling People”, Samsung berharap Solve for Tomorrow terus mendorong generasi muda untuk bereksperimen dan menciptakan solusi yang bermanfaat. Samsung juga akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia pendidikan, dan para praktisi untuk menumbuhkan lebih banyak inovator muda Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi lebih lanjut mengenai Samsung Solve for Tomorrow tersedia di <a href="https://news.samsung.com/id/" target="_blank" rel="noopener">news.samsung.com/id</a>.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Pertahankan Peringkat No. 5 dalam Best Global Brands 2026 dari Interbrand Selama Tujuh Tahun Berturut-turut</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-pertahankan-peringkat-no-5-dalam-best-global-brands-2026-dari-interbrand-selama-tujuh-tahun-berturut-turut?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 08:07:12 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Best Global Brands 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Interbrand]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/47LaFak</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu merek paling bernilai di dunia dengan menempati peringkat No. 5 dalam daftar “Best]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-28280" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29080357/Image-1-Samsung-Best-Global-Awards-2026.jpg" alt="Samsung mempertahankan peringkat No. 5 Best Global Brands 2026 dari Interbrand selama tujuh tahun berturut-turut." width="1000" height="396" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29080357/Image-1-Samsung-Best-Global-Awards-2026.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/29080357/Image-1-Samsung-Best-Global-Awards-2026-768x304.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu merek paling bernilai di dunia dengan menempati peringkat No. 5 dalam daftar “Best Global Brands 2026” yang dirilis oleh konsultan merek global Interbrand. Samsung mempertahankan posisi tersebut selama tujuh tahun berturut-turut, dengan nilai merek mencapai USD105,2 miliar. Pencapaian ini juga menjadikan Samsung satu-satunya perusahaan asal Asia yang konsisten berada di lima besar merek global setiap tahun sejak 2020.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penilaian Interbrand mempertimbangkan sejumlah faktor berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Rekor pendapatan yang didorong oleh investasi strategis pada semikonduktor AI</li>
<li>Peningkatan daya saing teknologi AI di Divisi Device eXperience (DX)</li>
<li>Strategi merek yang berorientasi pada pelanggan melalui pendekatan “One Samsung”</li>
</ul>
<p>Di sektor semikonduktor, Divisi Device Solutions (DS) Samsung terus memperkuat pertumbuhan bisnis dengan meningkatkan pasokan produk memori bernilai tinggi untuk memenuhi permintaan yang semakin besar seiring perkembangan AI. Samsung juga mempertahankan kepemimpinan teknologinya melalui produksi massal dan pengiriman komersial HBM4, yang menjadi yang pertama di industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Divisi Device eXperience (DX) terus menghadirkan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari melalui pengalaman AI yang lebih personal dan konektivitas lintas perangkat, termasuk smartphone, televisi, serta peralatan rumah tangga. Pendekatan ini memungkinkan Samsung mengembangkan pengalaman yang lebih terhubung dan relevan dengan kebutuhan pengguna di berbagai aspek kehidupan. Pada 2026, Samsung juga memperkenalkan Galaxy Z Fold8, generasi kedelapan dari lini smartphone lipat Galaxy. Perangkat ini menghadirkan desain baru dengan rasio layar 4:3 yang memberikan pendekatan berbeda terhadap pengalaman menggunakan perangkat lipat. Desain tersebut mendapat respons positif dari konsumen yang lebih muda sekaligus memperluas daya tarik perangkat bagi berbagai generasi pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai salah satu konsultan merek dengan pengalaman panjang di industri, Interbrand mengevaluasi nilai merek setiap tahun melalui analisis menyeluruh terhadap kinerja dan prospek keuangan perusahaan, pengaruh merek terhadap keputusan pembelian, serta daya saing merek. Penilaian tersebut juga mencakup strategi, empati terhadap pelanggan, diferensiasi, keterlibatan pelanggan, konsistensi, dan kepercayaan.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Electronics Umumkan Panduan Kinerja Keuangan Kuartal III 2026</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-electronics-umumkan-panduan-kinerja-keuangan-kuartal-iii-2026?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 15:12:46 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3UlEhI4</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics hari ini mengumumkan panduan kinerja keuangan untuk kuartal III 2026. &#160; Penjualan Konsolidasi: Sekitar 195 triliun won Korea Laba]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics hari ini mengumumkan panduan kinerja keuangan untuk kuartal III 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Penjualan Konsolidasi: Sekitar 195 triliun won Korea</li>
<li>Laba Operasional Konsolidasi: Sekitar 107.40 triliun won Korea</li>
</ul>
<p>Estimasi di atas didasarkan pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional Korea (K-IFRS). Perlu diketahui bahwa peraturan pengungkapan informasi di Korea Selatan tidak memperbolehkan estimasi kinerja keuangan disampaikan dalam bentuk rentang angka. Untuk mematuhi peraturan tersebut, angka di atas merupakan nilai tengah dari rentang estimasi yang tercantum di bawah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Penjualan: 194–196 triliun won Korea</li>
<li>Laba Operasional: 107.3–107.5 triliun won Korea</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Catatan: Angka konsolidasi kuartal II 2026 dan kuartal III 2025 berdasarkan K-IFRS adalah sebagai berikut:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<table width="529">
<tbody>
<tr>
<td width="305">(Dalam triliun won Korea)</td>
<td width="105">Kuartal II 2026</td>
<td width="119">Kuartal III 2025</td>
</tr>
<tr>
<td width="305">Penjualan</td>
<td width="105">171.5</td>
<td width="119">86.06</td>
</tr>
<tr>
<td width="305">Laba operasional</td>
<td width="105">89.49</td>
<td width="119">12.17</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Hadirkan SmartThings Now dalam Pembaruan Platform untuk Pengalaman yang Lebih Intuitif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-hadirkan-smartthings-now-dalam-pembaruan-platform-untuk-pengalaman-yang-lebih-intuitif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 13:46:35 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[SmartThings]]></category>
		<category><![CDATA[SmartThings Family Care]]></category>
		<category><![CDATA[SmartThings Now]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4jjUPui</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics mengumumkan pembaruan terbaru SmartThings, platform ekosistem perangkat terhubung Samsung yang kini melayani 470 juta pengguna terdaftar]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics mengumumkan pembaruan terbaru SmartThings, platform ekosistem perangkat terhubung Samsung yang kini melayani 470 juta pengguna terdaftar dan mendukung lebih dari 430 merek bersertifikasi Works with SmartThings (WWST) di seluruh dunia. Pembaruan ini menghadirkan SmartThings Now di bagian atas tab Home, menyempurnakan pengalaman penggunaan aplikasi, serta memperluas kemampuan kontrol lokal. Melalui pembaruan ini, pengguna dapat mengakses informasi yang relevan, menjalankan tindakan dengan lebih mudah, dan mengelola perangkat terhubung secara lebih andal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pembaruan ini merupakan langkah lanjutan dalam upaya SmartThings untuk menghadirkan pengalaman rumah yang tidak lagi mengharuskan pengguna mencari dan membuka fitur secara manual,” ujar <strong>Jaeyeon Jung, Executive Vice President and Head of the SmartThings Team, AI Platform Center, Samsung Electronics.</strong> “Dengan menghadirkan informasi dan kontrol yang relevan pada waktu yang tepat, SmartThings terus mendorong batas pengalaman rumah yang lebih cerdas dan membantu pengguna mengelola aktivitas sehari-hari secara lebih alami.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="width: 1920px;" class="wp-video"><!--[if lt IE 9]><script>document.createElement('video');</script><![endif]-->
<video class="wp-video-shortcode" id="video-27984-1" width="1920" height="1080" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/13140347/Samsung-Hadirkan-SmartThings-Now-dalam-Pembaruan-Platform-untuk-Pengalaman-yang-Lebih-Intuitif.mp4?_=1" /><a href="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/13140347/Samsung-Hadirkan-SmartThings-Now-dalam-Pembaruan-Platform-untuk-Pengalaman-yang-Lebih-Intuitif.mp4">https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/13140347/Samsung-Hadirkan-SmartThings-Now-dalam-Pembaruan-Platform-untuk-Pengalaman-yang-Lebih-Intuitif.mp4</a></video></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Pengalaman Tab Home yang Lebih Personal dengan SmartThings Now</h2>
<p>SmartThings Now ditampilkan dalam bentuk kartu di bagian atas tab Home. Mengembangkan kemampuan Home Insight, fitur ini menggabungkan informasi yang relevan dengan tindakan yang dapat langsung dilakukan pengguna. SmartThings Now menyarankan informasi dan kontrol berdasarkan situasi pengguna sehingga pengalaman menggunakan perangkat rumah pintar menjadi lebih mudah dan intuitif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai contoh, ketika anggota keluarga yang terhubung melalui Family Care, seperti orang tua lanjut usia, tidak menunjukkan aktivitas perangkat dalam waktu yang cukup lama, SmartThings Now akan menampilkan kartu informasi bagi anggota keluarga yang memantau. Kartu ini menyediakan opsi untuk memeriksa kondisi atau melakukan panggilan. Ketika pengguna mendekati lokasi rumah yang telah didaftarkan di aplikasi SmartThings, fitur ini juga dapat menyarankan untuk menyalakan lampu dan pembersih udara sebelum pengguna tiba. Setelah pengguna menjalankan tindakan tersebut, SmartThings Now akan menyarankan pembuatan rutinitas agar tindakan serupa dapat dilakukan secara otomatis pada kesempatan berikutnya. Pengalaman ini dirancang untuk memandu pengguna menemukan langkah berikutnya yang relevan berdasarkan pilihan dan konteks aktivitas mereka, sekaligus mempermudah pengguna menemukan dan memanfaatkan fitur yang dibutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SmartThings Now juga mendukung penyesuaian tampilan berdasarkan pola penggunaan perangkat. Fitur ini menganalisis aktivitas selama tujuh hari terakhir untuk menyarankan pembaruan pada bagian Favorites di tab Home, termasuk perangkat, layanan, dan rutinitas. Misalnya, sistem dapat menyarankan penghapusan kartu AC ketika penggunaannya mulai berkurang menjelang musim yang lebih sejuk, atau penambahan kartu AirDresser ketika perangkat tersebut semakin sering digunakan seiring pergantian musim. Pengguna juga dapat mengelola rutinitas melalui kartu Routine Insight di SmartThings Now<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a>. Dengan membuka tampilan terperinci mengenai aktivitas rutinitas selama tujuh hari terakhir, pengguna dapat meninjau dan menghapus rutinitas yang tidak lagi diperlukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembaruan tab Home turut menyusun ulang informasi penting dalam tampilan yang lebih ringkas, mencakup dashboard, kartu perangkat, dan kartu layanan. Setiap jenis informasi ditampilkan dalam format yang dioptimalkan untuk mempermudah penelusuran<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kartu layanan kini menggunakan desain yang lebih efisien dalam penggunaan ruang sehingga lebih banyak layanan dapat ditampilkan dalam satu layar, termasuk informasi status perangkat dan pembacaan angka. Selain itu, Live Wallpaper menghadirkan perubahan visual secara alami sepanjang hari untuk memberikan tampilan yang lebih dinamis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga memperkenalkan Floating Bar yang menempatkan fitur-fitur yang sering digunakan di bagian bawah layar agar lebih mudah dijangkau. Fitur ini mempermudah penggunaan smartphone berlayar besar dengan satu tangan sekaligus mengikuti arah desain terbaru One UI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Kontrol Lokal yang Ditingkatkan untuk Menjaga Respons Perangkat</h2>
<p>SmartThings memperkenalkan teknologi kontrol lokal yang membantu pengguna mengoperasikan perangkat terhubung secara lebih andal ketika terjadi perubahan pada jaringan rumah atau gangguan pada layanan internet eksternal<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika perangkat seluler dan SmartThings Hub terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama, perangkat seluler dapat berkomunikasi langsung dengan hub tanpa harus meneruskan perintah melalui cloud. Dibandingkan kontrol berbasis cloud, kontrol lokal dapat meningkatkan kecepatan respons sekitar 30%. Kemampuan ini membantu pengguna tetap mengendalikan perangkat terhubung saat terjadi gangguan jaringan sementara<a href="#_ftn4" name="_ftnref4"><sup>[4]</sup></a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SmartThings secara otomatis beralih antara kontrol lokal dan kontrol jarak jauh berbasis cloud, bergantung pada apakah perangkat seluler pengguna berada di rumah atau di luar rumah. Samsung juga memperbarui halaman Offline Device Diagnostics untuk membantu pengguna memulihkan perangkat yang terputus dari jaringan dengan memperbarui informasi jaringan pada seluruh perangkat terdaftar sekaligus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Samsung menambahkan dukungan Matter 1.6, standar konektivitas rumah pintar terbaru dari Connectivity Standards Alliance (CSA). Dukungan ini meningkatkan stabilitas dan kinerja Group Control. Pembaruan tersebut juga menambahkan dukungan untuk empat kategori perangkat baru, yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Energy Meters: perangkat untuk memantau penggunaan daya secara real-time.</li>
<li>Closures: perangkat dengan mekanisme khusus untuk pintu dan gerbang.</li>
<li>Irrigation Devices: perangkat penyiraman, termasuk sistem sprinkler.</li>
<li>Soil Sensors: sensor untuk mengukur kondisi tanah.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> Routine Insight dapat diakses melalui SmartThings Now serta menu Automations &gt; Suggestions di aplikasi SmartThings.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> Ketersediaan pengalaman tab Home yang diperbarui, termasuk SmartThings Now, bergantung pada perangkat yang mendukung SmartThings.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref3" name="_ftn3">[3]</a>Kontrol lokal tersedia pada perangkat Android dan iOS yang telah memasang aplikasi SmartThings, untuk SmartThings Station, SmartThings Hub V2, V3, dan V4, serta Samsung Smart TV dan Family Hub yang mendukung fungsi hub.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref4" name="_ftn4">[4]</a> Peningkatan kecepatan respons sekitar 30% berdasarkan pengujian Samsung dalam kondisi terkontrol. Kinerja aktual dapat berbeda bergantung pada lingkungan pengguna.</em></p>
]]></content:encoded>
													<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/13140347/Samsung-Hadirkan-SmartThings-Now-dalam-Pembaruan-Platform-untuk-Pengalaman-yang-Lebih-Intuitif.mp4" length="570" type="video/mp4" />
							</item>
					<item>
				<title>Membekali Siswa dan Pendidik dengan Keterampilan Siap Masa Depan di Asia Tenggara dan Oseania</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/membekali-siswa-dan-pendidik-dengan-keterampilan-siap-masa-depan-di-asia-tenggara-dan-oseania?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 08:00:05 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AI-Powered Classroom]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Tab]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung for Education]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4yG88tF</guid>
									<description><![CDATA[Samsung for Education mendukung sekolah-sekolah di Asia Tenggara dan Oseania melalui ekosistem yang memadukan teknologi Galaxy, pengelolaan perangkat yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Samsung for Education mendukung sekolah-sekolah di Asia Tenggara dan Oseania melalui ekosistem yang memadukan teknologi Galaxy, pengelolaan perangkat yang aman, sumber daya pembelajaran digital, serta sertifikasi bagi pendidik untuk mendukung pengalaman dan hasil belajar yang lebih baik.</li>
<li>Melalui kolaborasi dengan kementerian pendidikan dan berbagai mitra dalam inisiatif seperti kelas berbasis AI, peningkatan kompetensi pendidik, dan kompetisi, Samsung membantu pendidik mengembangkan kapabilitas digital sekaligus membekali siswa dengan berbagai teknologi yang mendukung kesiapan mereka menghadapi masa depan.</li>
<li>Berbagai solusi Samsung, mulai dari perangkat Galaxy, Samsung Knox, Interactive Display, hingga solusi pendingin ruangan, menghadirkan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, aman, dan nyaman bagi pendidik maupun siswa.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27850" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-27850 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063623/Image-1-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063623/Image-1-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063623/Image-1-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063623/Image-1-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Perangkat Galaxy membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih terhubung, sekaligus memberikan akses kepada siswa terhadap berbagai perangkat dan sumber daya digital untuk mendukung pembelajaran sehari-hari.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring teknologi terus membentuk kembali lanskap pendidikan, sekolah semakin mengeksplorasi berbagai cara untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mendukung proses belajar dan mengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari sekadar menyediakan akses terhadap teknologi, perhatian kini semakin bergeser pada bagaimana teknologi, sumber daya pembelajaran digital, dan kemampuan pendidik dapat saling melengkapi di dalam kelas untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui <a href="https://www.samsung.com/id/business/samsung-for-education/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Samsung for Education</strong></a> dan berbagai inisiatif pendidikan lokal di Asia Tenggara dan Oseania, Samsung menghadirkan kombinasi teknologi Galaxy, pengelolaan perangkat yang aman, sumber daya pembelajaran digital, pengembangan kompetensi pendidik, serta kolaborasi dengan berbagai mitra pendidikan untuk mendukung sekolah dalam setiap tahap transformasi digitalnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Membangun Lingkungan Belajar yang Siap Menghadapi Masa Depan</h2>
<p>Dengan visi untuk memperluas akses terhadap AI dan teknologi digital bagi masyarakat Malaysia, Samsung Electronics Malaysia mendukung berbagai inisiatif nasional, termasuk program AI-Powered Classroom dari Kementerian Pendidikan Malaysia. Bersama kementerian terkait, Samsung membantu mentransformasi ruang kelas konvensional menjadi lingkungan pembelajaran berbasis AI yang terintegrasi, guna mendorong keterlibatan yang lebih aktif, pembelajaran kolaboratif, serta literasi digital bagi siswa dan guru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27851" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27851" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063735/Image-2-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063735/Image-2-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063735/Image-2-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063735/Image-2-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">AI-Powered Classroom dari Samsung memadukan perangkat Galaxy, Interactive Display, dan berbagai perangkat pembelajaran digital untuk mendukung proses belajar dan mengajar.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ruang kelas dilengkapi perangkat Samsung Galaxy Tab A9+ bagi siswa, pelatihan AI dan smartboard bagi guru, serta sistem pendingin ruangan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan terintegrasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Implementasi perdana di sekolah seperti SMK Nilai Impian di Negeri Sembilan dan SMKA Naim Lil Banat di Kelantan memberikan akses kepada siswa dan guru terhadap Ace-it, platform pembelajaran digital berbasis AI. Platform ini menyediakan materi yang selaras dengan kurikulum, berbagai fitur interaktif, serta asisten AI yang dirancang untuk membantu mengurangi beban kerja guru sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa di dalam kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi siswa, kehadiran berbagai perangkat dan solusi digital ini memudahkan mereka mengakses materi, mengikuti pelajaran, serta mengeksplorasi berbagai topik secara lebih mandiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Menggunakan Galaxy Tab membuat saya lebih mudah mengikuti pelajaran di kelas, sekaligus mengurangi kebutuhan membawa buku pelajaran yang berat setiap hari. Dengan AI, kami dapat mengeksplorasi jawaban secara mandiri dan memahami konsep yang sulit dengan lebih baik melalui penjelasan yang dipersonalisasi sesuai dengan cara kami belajar,” ujar Nurhani Sumayyah Binti Azmal, siswa kelas 3 di SMK Nilai Impian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi guru, teknologi digital membuka lebih banyak cara untuk menjelaskan berbagai konsep abstrak atau kompleks agar lebih mudah dipahami siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Salah satu tantangan terbesar dalam mengajarkan sains adalah membantu siswa benar-benar memvisualisasikan konsep dan sistem yang kompleks, sesuatu yang tidak selalu dapat dicapai hanya melalui buku teks. Melalui AI-Powered Classroom dan Galaxy Tab, siswa kini dapat mengalami pembelajaran dengan cara yang jauh lebih interaktif dan menarik. Apa yang sebelumnya hanya berbasis teks kini berubah menjadi pengalaman yang lebih imersif, dinamis, dan bermakna,” ujar Farah Faizura Binti Ahmad Rostam, guru di SMK Nilai Impian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada Juli 2026, Samsung Electronics Malaysia dan <a href="https://news.samsung.com/my/samsung-malaysia-and-yayasan-didik-negara-formalise-collaboration-to-advance-digital-education-in-malaysia" target="_blank" rel="noopener">Yayasan Didik Negara (YDN)</a><span>, sebuah yayasan pendidikan lokal, meresmikan kolaborasi melalui Memorandum of Understanding (MoU) untuk memajukan pendidikan digital di Malaysia. Inisiatif yang direncanakan mencakup showcase Samsung AI Classroom, berbagai kegiatan berfokus pada STEM dan AI, serta program inovasi siswa yang memberikan pengalaman langsung dalam mengeksplorasi teknologi baru.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27852" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27852" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063839/Image-3-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg" alt="" width="1000" height="694" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063839/Image-3-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063839/Image-3-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-811x563.jpg 811w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05063839/Image-3-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-768x533.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Samsung Electronics Malaysia dan Yayasan Didik Negara meresmikan kolaborasi untuk memajukan inisiatif pendidikan digital di Malaysia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Memperkuat Kompetensi Pendidik Seiring Perkembangan Pembelajaran Digital</h2>
<p>Setiap sekolah berada pada tahap adopsi teknologi yang berbeda, dan pendidik memegang peranan penting dalam menentukan bagaimana teknologi dimanfaatkan di dalam kelas. Samsung for Education mendukung proses tersebut, mulai dari membangun fondasi digital hingga mengintegrasikan teknologi secara lebih mendalam ke dalam proses belajar dan mengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi sekolah yang sedang membangun fondasi untuk adopsi teknologi digital, <a href="https://www.samsung.com/id/business/samsung-for-education/samsung-digital-schools/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Samsung School</strong></a> menyediakan sumber daya dan panduan yang terstruktur. Sementara itu, sekolah yang telah menunjukkan pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan dan bermakna dapat memperoleh pengakuan sebagai <a href="https://www.samsung.com/id/business/samsung-for-education/samsung-digital-schools/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Samsung Digital Lighthouse School</strong></a><span>, </span>yang diharapkan dapat menginspirasi komunitas sekolah secara lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui <a href="https://www.samsunglearninghub.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Samsung Learning Hub</strong></a>, guru dapat mengakses pelatihan secara online, berbagai sumber daya pengajaran, serta sertifikasi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital dan mendukung pemanfaatan teknologi secara efektif di dalam kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tujuan kami adalah membantu sekolah-sekolah di kawasan ini untuk terus siap menghadapi masa depan. Kami bekerja sama secara erat dengan mereka untuk menemukan cara terbaik dalam memanfaatkan teknologi untuk membuka lebih banyak peluang belajar bagi siswa sekaligus mendukung guru di dalam kelas,” ujar Carl Nordenberg, Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business, Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, Samsung for Education mendukung ImajiNation 2026, kompetisi Visual Coding tingkat nasional pertama di Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Assemblr EDU. Program ini menargetkan lebih dari 11.000 peserta dari 2.000 sekolah, dengan Samsung memberikan dukungan berupa keahlian teknologi melalui sesi enablement mingguan menjelang Grand Final pada Oktober.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27853" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27853" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064006/Image-4-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania1000.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064006/Image-4-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064006/Image-4-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064006/Image-4-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Dengan teknologi Galaxy, para peserta dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat mendukung proses ideasi, kolaborasi, kreasi digital, hingga presentasi proyek.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung for Education juga diluncurkan di Filipina pada awal tahun ini untuk mendukung perkembangan pembelajaran digital di negara tersebut. Inisiatif ini menghadirkan perangkat Galaxy, Samsung Knox, Samsung Learning Hub, dan berbagai sumber daya pendidikan bagi sekolah dalam mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Mendukung Ekosistem Sekolah yang Lebih Luas</h2>
<p>Di dalam kelas, tablet Galaxy mendukung siswa dalam pembelajaran digital, kolaborasi, serta akses ke berbagai sumber belajar. Sementara itu, solusi display Samsung seperti WAF Interactive Display bersertifikasi EDLA<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> memberikan akses yang lebih mudah ke berbagai layanan seperti Google Classroom dan Google Drive, sehingga turut memperkaya pengalaman belajar. Display ini juga memungkinkan pendidik memanfaatkan fitur seperti Samsung AI Assistant<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><span>[2]</span></a> untuk membantu meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa melalui konten seperti rangkuman dan kuis. Fitur lainnya, seperti Live Transcript, dapat mengubah instruksi yang disampaikan secara lisan menjadi teks secara real-time di layar, sehingga materi pembelajaran lebih mudah diikuti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Interactive Display memadukan perangkat keras canggih dengan berbagai fitur berbasis AI<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><span>[3]</span></a> untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih cerdas, interaktif, dan kolaboratif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Samsung Knox menyediakan fitur keamanan dan pengelolaan perangkat yang terhubung, sehingga membantu sekolah mengelola lingkungan pembelajaran digital dengan lebih aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27854" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27854" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064122/Image-5-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064122/Image-5-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064122/Image-5-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/05064122/Image-5-Membekali-Siswa-dan-Pendidik-dengan-Keterampilan-Siap-Masa-Depan-di-Asia-Tenggara-dan-Oseania-1000-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Samsung Interactive Display menghadirkan konten secara lebih hidup untuk mendukung proses belajar yang lebih interaktif dan partisipasi siswa di dalam kelas.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya perangkat pembelajaran, portofolio Samsung juga dapat mendukung berbagai kebutuhan lain di lingkungan sekolah. <strong>SMART Signage</strong> dan <strong>LED Signage</strong> dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dan berbagai pembaruan di area sekolah, sementara <strong>solusi pendingin ruangan Samsung</strong> membantu menjaga kenyamanan serta kondisi lingkungan di dalam kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Samsung for Education dan berbagai kemitraan di kawasan ini, Samsung terus mendukung perjalanan transformasi digital sekolah—membantu pendidik membangun kapabilitas digital sekaligus membekali siswa agar dapat beradaptasi dengan kebutuhan dunia yang terus berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekolah dan mitra pendidikan di Indonesia dapat mengetahui lebih lanjut mengenai Samsung for Education dengan menghubungi tim pendidikan Samsung melalui <a href="https://www.samsung.com/id/business/samsung-for-education/samsung-digital-schools/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Samsung for Education.</strong></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><strong>Frequently Asked Questions</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Q</strong> <strong>Apa itu Samsung for Education?</strong></p>
<p>Samsung for Education merupakan program pendidikan Samsung yang dirancang untuk mendukung sekolah dalam mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi digital. Program ini memadukan teknologi Galaxy, Samsung Knox, pengembangan kompetensi pendidik, sumber daya pembelajaran, serta kolaborasi dengan berbagai mitra pendidikan untuk mendukung proses belajar dan mengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Q. Bagaimana Samsung Learning Hub mendukung pendidik?</strong></p>
<p>Samsung Learning Hub menyediakan berbagai sumber daya pengajaran, pelatihan keterampilan digital, dan sertifikasi untuk mendukung pengembangan profesional pendidik. Berbagai materi tersebut dirancang untuk membantu guru meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi serta mengintegrasikan perangkat dan solusi digital ke dalam proses pembelajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Q. Bagaimana cara menggunakan Samsung for Education di dalam kelas?</strong></p>
<p>Sekolah dapat memulai dengan memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran masing-masing, mulai dari perangkat Galaxy dan Samsung Knox hingga Interactive Display yang kompatibel serta berbagai perangkat pembelajaran digital. Pendidik juga dapat mengakses program pengembangan profesional dan sumber daya pengajaran melalui Samsung Learning Hub untuk mendukung pemanfaatan teknologi secara efektif di dalam kelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, sekolah dapat menghubungi <a href="https://www.samsung.com/id/business/samsung-for-education/samsung-digital-schools/"><strong>Samsung for Education.</strong></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>Enterprise Devices Licensing Agreement (EDLA) merupakan program yang diperkenalkan Google pada akhir 2022 untuk membantu penyedia solusi menawarkan perangkat dengan Google Mobile Services yang terintegrasi.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[2]</span></a> <em>Didukung pada Samsung Interactive Display berbasis Android yang kompatibel. Ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan model dan wilayah.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><span>[3]</span></a> <em>Samsung AI Assistant dapat memberikan informasi yang tidak akurat. Samsung tidak dapat menjamin keakuratan atau keandalan respons yang diberikan. Input dan data pengguna tidak digunakan untuk melatih model.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Batch 8: 6.000 Generasi Muda Terpilih Mulai Asah Cara Berpikir Dengan Coding</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-batch-8-6-000-generasi-muda-terpilih-mulai-asah-cara-berpikir-dengan-coding?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 08:00:19 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[computational thinking]]></category>
		<category><![CDATA[problem solving]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Innovation Campus Batch 8]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4z3WMQ2</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Sebelum menciptakan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) atau Internet of Things (IoT), ada satu kemampuan yang perlu dibangun generasi muda]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_27838" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27838" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065638/01-Perjalanan-Pembelajaran-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-1000.jpg" alt="Infografis perjalanan pembelajaran Samsung innovation campus, mulai dari membangung fondasi coding hingga IoT dan AI." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065638/01-Perjalanan-Pembelajaran-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065638/01-Perjalanan-Pembelajaran-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065638/01-Perjalanan-Pembelajaran-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Infografis &#8211; Perjalanan Pembelajaran Samsung Innovation Campus Batch 8</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelum menciptakan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) atau Internet of Things (IoT), ada satu kemampuan yang perlu dibangun generasi muda terlebih dahulu yaitu cara berpikir yang terstruktur. Hal tersebut menjadi fondasi yang mulai diasah oleh 6.000 generasi muda terpilih dari 14.806 pendaftar Samsung Innovation Campus Batch 8 melalui <strong>Stage 1: Code Kick-Start &#8211; Python Programming</strong>, yang berlangsung pada 27 Agustus hingga 28 September 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Membangun Fondasi Coding</h2>
<p>Pada Stage 1, peserta mulai membangun fondasi coding melalui pembelajaran konsep dasar pemrograman, mulai dari variable, data types, operators, conditional statements, looping, hingga functions dan collections seperti lists dan dictionaries. Menggunakan Python sebagai bahasa pemrograman, peserta belajar memahami bagaimana setiap konsep digunakan untuk membangun sebuah program.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembelajaran dilakukan secara bertahap, mulai dari memahami konsep dasar hingga menerapkannya melalui latihan coding. Technical mentoring juga diberikan untuk membantu peserta memahami materi dan menghadapi berbagai tantangan saat belajar coding, termasuk syntax error dan programming logic.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang paling penting dalam belajar coding bukan hanya memahami syntax, tetapi memahami kapan dan mengapa sebuah konsep digunakan. Peserta diajak untuk memahami bagaimana sebuah masalah dapat diterjemahkan menjadi logic, kemudian diwujudkan dalam bentuk code,” <strong>ujar Rahmat Fajri, AI Engineer dan SIC Trainer. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui fondasi coding ini, peserta dipersiapkan untuk melanjutkan perjalanan pembelajaran ke tahap berikutnya, yaitu IoT dan AI, dengan kompleksitas teknologi yang semakin berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dari Coding, Peserta Mulai Bangun Cara Berpikir Terstruktur</h2>
<p>Lebih dari sekadar memahami cara menulis kode, Stage 1 juga membantu peserta membangun kemampuan <strong><em>problem solving</em></strong> dan <strong><em>computational thinking</em></strong>. Melalui proses belajar, peserta dilatih untuk memecah permasalahan menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, mengenali pola, memahami masalah, serta menyusun langkah penyelesaian secara terstruktur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendekatan <strong><em>project-based learning</em></strong> kemudian memberikan kesempatan bagi peserta untuk menerapkan berbagai konsep coding yang telah dipelajari dalam sebuah proyek. Melalui proses tersebut, peserta dapat melihat bagaimana variable, conditional, looping, dan function saling digunakan untuk membangun solusi, sekaligus memahami bahwa coding dapat menjadi alat untuk menyelesaikan permasalahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan bertahap ini menunjukkan bagaimana keterampilan dasar coding dapat menjadi titik awal bagi peserta untuk mengenal teknologi yang lebih luas. Dari memahami logic dan code, peserta kemudian diarahkan untuk mengeksplorasi IoT dan AI melalui tahapan pembelajaran berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Belajar coding bukan hanya tentang menulis kode, tetapi tentang belajar berpikir secara terstruktur. Peserta Samsung Innovation Campus mulai membangun cara berpikir tersebut sebagai bekal untuk memahami dan mengembangkan teknologi yang lebih kompleks ke depannya, mulai dari IoT hingga pemahaman AI. Kami berharap 6.000 peserta di Stage 1 dapat memanfaatkan proses pembelajaran ini untuk memperkuat kemampuan mereka, mengeksplorasi potensi teknologi, dan terus berkembang sepanjang perjalanan SIC Batch 8”, <strong>Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27839" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27839" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065837/02-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-Lebih-dari-Sekedar-Coding-1000.jpg" alt="Infografis pembelajaran Samsung Innovation Campus lebih dari sekedar coding, namun problem solving, computational thinking, hingga project based learning." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065837/02-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-Lebih-dari-Sekedar-Coding-1000.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065837/02-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-Lebih-dari-Sekedar-Coding-1000-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/03065837/02-Samsung-Innovation-Campus-Batch-8-Lebih-dari-Sekedar-Coding-1000-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Infografis &#8211; Samsung Innovation Campus Batch 8 Lebih dari Sekedar Coding</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Memperkuat Kapasitas Pengajar untuk Menyiapkan Talenta Digital</h2>
<p>Pembelajaran mengenai teknologi juga tidak hanya penting bagi generasi muda sebagai peserta didik, tetapi juga bagi para pengajar yang berperan dalam membangun kemampuan digital di lingkungan pendidikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perkembangan teknologi yang semakin cepat turut mengubah kebutuhan keterampilan di dunia pendidikan. Guru dan dosen tidak hanya dituntut untuk memahami perkembangan teknologi, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan agar dapat mengintegrasikan pemahaman tersebut ke dalam proses pembelajaran. Penguasaan dasar coding, computational thinking, serta pemahaman mengenai teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) menjadi bagian dari keterampilan yang semakin relevan bagi para pengajar di tengah perkembangan teknologi saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Samsung Innovation Campus, kesempatan untuk mengembangkan keterampilan tersebut juga diberikan kepada tenaga pendidik. Lebih dari 500 guru dan dosen telah mengikuti program Samsung Innovation Campus untuk memperluas pemahaman dan keterampilan mereka di bidang teknologi. Pembelajaran ini diharapkan dapat membantu para pengajar meningkatkan kesiapan mereka dalam memahami perkembangan teknologi, sekaligus menjadi bekal untuk menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan era digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>QnA: Samsung Innovation Campus Batch 8</h2>
<p><strong>1. Apa itu Samsung Innovation Campus Batch 8?</strong></p>
<p>Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8 merupakan program CSR Samsung Electronics Indonesia yang memberikan pembelajaran keterampilan teknologi kepada generasi muda, dengan fokus pada Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT). Program ini menggunakan pembelajaran bertahap yang mencakup fondasi coding, IoT, AI, hingga Final Integration.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. Apa yang dipelajari 6.000 peserta Samsung Innovation Campus di Stage 1?</strong></p>
<p>Pada Stage 1: Code Kick-Start – Python Programming, sebanyak 6.000 peserta terpilih mempelajari dasar coding, programming logic, data handling, dan computational thinking melalui pembelajaran dan project-based learning. Peserta juga mendapatkan technical mentoring untuk membantu mereka memahami coding dan menerapkan konsep pemrograman dalam menyelesaikan masalah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. Apa tahapan Samsung Innovation Campus Batch 8 setelah Stage 1?</strong></p>
<p>Setelah Stage 1, peserta akan melalui proses seleksi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Sebanyak 1.500 peserta akan melanjutkan ke Stage 2: IoT – Device Hardware Discovery, kemudian 700 peserta akan melanjutkan ke Stage 3: AI Crafting, sebelum memasuki Stage 4: Final Integration dan rangkaian Final Judging.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung dan Verizon Sukses Menyelesaikan Uji Coba ISAC Melalui Jaringan Virtual pada Ajang Olahraga Internasional</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-dan-verizon-sukses-menyelesaikan-uji-coba-isac-melalui-jaringan-virtual-pada-ajang-olahraga-internasional?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 10:54:24 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[6G]]></category>
		<category><![CDATA[AI-powered virtualized RAN (vRAN)]]></category>
		<category><![CDATA[ISAC]]></category>
		<category><![CDATA[Verizon]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4jVTJoy</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics dan Verizon berhasil menyelesaikan uji coba Integrated Sensing and Communication (ISAC) pada sebuah acara internasional bagi penggemar]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics dan Verizon berhasil menyelesaikan uji coba Integrated Sensing and Communication (ISAC) pada sebuah acara internasional bagi penggemar sepak bola di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Uji coba ini memungkinkan jaringan virtual mendeteksi kondisi lingkungan dan menghasilkan informasi secara real-time untuk mendukung pengelolaan acara berskala besar. Pencapaian ini menjadi salah satu implementasi praktis awal teknologi utama untuk 6G di industri, sekaligus menunjukkan bagaimana operator dapat memanfaatkan arsitektur jaringan berbasis perangkat lunak untuk menghadirkan infrastruktur yang mampu mendeteksi, memahami, dan merespons kondisi lingkungan, melampaui fungsi konektivitas konvensional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Uji coba lapangan ini memperkuat kemitraan strategis Samsung dan Verizon. Sebagai salah satu operator yang mengoperasikan jaringan virtual komersial terbesar di dunia, Verizon telah menjadi pelopor penerapan virtualized Radio Access Network (vRAN) berbasis perangkat lunak dan AI. Fondasi tersebut memungkinkan pengembangan platform yang siap mendukung 6G dan menguji penerapan teknologi baru di lingkungan nyata. Uji coba ini juga menunjukkan fleksibilitas solusi vRAN Samsung, yang memungkinkan operator menambahkan kemampuan seperti ISAC sejak awal dengan memanfaatkan jaringan komersial yang sudah beroperasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam uji coba ini, Samsung mengintegrasikan vRAN dan virtualized core (vCore) komersial berbasis AI dengan aplikasi ISAC, kemudian menjalankannya melalui Network in a Server (NIS). NIS merupakan platform edge AI berbasis perangkat lunak yang mengintegrasikan seluruh fungsi jaringan dan komputasi berperforma tinggi ke dalam satu server. Pendekatan ini memungkinkan uji coba ISAC memanfaatkan konektivitas jaringan 5G tanpa memerlukan perangkat keras tambahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebuah unit radio CBRS<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> yang menggunakan spektrum selebar 40 MHz dipasang pada perangkat Cell-On-Wheels (COW) milik Verizon dan berfungsi sebagai penerima sinyal untuk mendeteksi perubahan kanal pada transmisi perangkat 5G komersial. NIS Samsung kemudian menganalisis data secara real-time dengan memanfaatkan kemampuan komputasi yang dipercepat untuk menghasilkan informasi yang dapat ditindaklanjuti. Hasilnya divisualisasikan dalam bentuk peta panas (heatmap) kepadatan kerumunan yang diperbarui hampir secara real-time untuk mencerminkan pergerakan pengunjung.<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><span>[2]</span></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28060" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/15110035/Image-1-Samsung-dan-Verizon-Sukses-Menyelesaikan-Uji-Coba-ISAC.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/15110035/Image-1-Samsung-dan-Verizon-Sukses-Menyelesaikan-Uji-Coba-ISAC.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/15110035/Image-1-Samsung-dan-Verizon-Sukses-Menyelesaikan-Uji-Coba-ISAC-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/15110035/Image-1-Samsung-dan-Verizon-Sukses-Menyelesaikan-Uji-Coba-ISAC-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat dioperasikan langsung di lokasi acara, sistem ISAC memanfaatkan sinyal nirkabel sebagai dasar penginderaan untuk mengidentifikasi area padat pengunjung secara otomatis. Teknologi ini menunjukkan bagaimana kemampuan penginderaan jaringan dapat meningkatkan pengelolaan acara dan pengalaman pengunjung bagi berbagai pihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Pengunjung:</strong> Dapat menemukan area layanan dan tempat makan yang tidak terlalu padat, sehingga akses menjadi lebih mudah dan waktu tunggu berkurang.</li>
<li><strong>Penyelenggara acara:</strong> Mendapatkan gambaran distribusi kerumunan dan penggunaan fasilitas secara real-time untuk mempercepat penempatan sumber daya dan mengoptimalkan operasional.</li>
<li><strong>Petugas keamanan dan instansi pemerintah:</strong> Dapat mendeteksi potensi risiko, seperti kepadatan berlebih, lebih awal sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan untuk mengendalikan kerumunan dan mengurangi risiko insiden keselamatan publik.</li>
</ul>
<p>Pencapaian ini mencerminkan sinergi antara teknologi komersial Samsung dan riset mutakhir perusahaan untuk mempercepat pengembangan 6G. Upaya tersebut mencakup perangkat lunak vRAN komersial yang telah teruji pada platform edge AI NIS, serta solusi ISAC berbasis AI yang dikembangkan oleh Samsung Research America (SRA).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Strategi Verizon selalu berfokus pada pembangunan jaringan cerdas berbasis AI yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” ujar <strong>Yago Tenorio, Chief Technology Officer and Senior Vice President of Technology Development di Verizon.</strong> “Investasi awal kami dalam arsitektur vRAN yang fleksibel dan berbasis perangkat lunak kini memberikan hasil, dengan menghadirkan fleksibilitas untuk merancang dan menguji konsep 6G inovatif seperti ISAC melalui infrastruktur yang sudah tersedia. Uji coba lapangan bersama Samsung ini membuktikan bahwa jaringan masa depan akan memiliki kemampuan yang jauh melampaui sekadar mentransfer data. Jaringan akan mampu mendeteksi dan berinteraksi dengan lingkungan untuk mentransformasi pengelolaan lokasi acara dan keselamatan publik.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Keberhasilan uji coba ISAC ini menegaskan bahwa keputusan Verizon untuk lebih awal mengadopsi vRAN berbasis perangkat lunak dan AI telah membangun fondasi yang kuat, sekaligus menempatkan perusahaan di garis depan pengembangan 6G,” ujar <strong>Ji-Yun Seol, Executive Vice President and Head of Product Strategy, Networks Business di Samsung Electronics.</strong> “Melalui pendekatan ini, operator yang berpikiran maju seperti Verizon dapat membuka potensi baru dan memimpin peralihan menuju era ketika layanan, perangkat, dan berbagai penerapan baru terintegrasi dalam jaringan generasi berikutnya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Uji coba ISAC ini merupakan langkah penting dalam mengintegrasikan kemampuan penginderaan berbasis AI ke dalam infrastruktur jaringan, sekaligus menunjukkan potensi transformatif teknologi 6G,” ujar <strong>Charlie Zhang, Executive Vice President Samsung Research America</strong>. “Dengan menggabungkan pendekatan inovatif Verizon dan solusi vRAN canggih Samsung, kami telah menunjukkan penerapan ISAC dalam skenario nyata untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan pengalaman pengguna. “Kolaborasi ini memperkuat komitmen kami untuk terus mendorong batas inovasi pada jaringan nirkabel generasi berikutnya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai anggota pendiri Verizon 6G Innovation Forum, Samsung terus mengeksplorasi berbagai penerapan baru untuk mendorong inovasi, inisiatif riset, dan tujuan konsorsium. Samsung juga terus bekerja sama dengan berbagai mitra untuk menghadirkan teknologi transformatif dan mempercepat transisi menuju 6G.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Networks telah menjadi pelopor dalam menghadirkan solusi 5G menyeluruh, termasuk chipset, perangkat radio, dan core network. Melalui riset dan pengembangan berkelanjutan, Samsung mendorong kemajuan jaringan 5G sekaligus membuka jalan menuju 6G dan generasi berikutnya melalui portofolio produk yang mencakup purpose-built RAN, vRAN, Open RAN, AI RAN, cloud-native core, hingga solusi jaringan privat dan perangkat otomatisasi berbasis AI, termasuk CognitiV NOS. Saat ini, Samsung menyediakan solusi jaringan inovatif bagi operator seluler yang menghadirkan konektivitas tanpa batas kepada ratusan juta pengguna di seluruh dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> Citizen Broadband Radio Service (CBRS) merupakan layanan spektrum pita selebar 150 MHz pada rentang frekuensi 3,5 GHz di Amerika Serikat.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> Demonstrasi penginderaan kerumunan mengukur kepadatan, yaitu jumlah orang dalam area tertentu pada waktu tertentu. Sistem tidak mengidentifikasi individu atau objek secara spesifik dan tidak memperoleh informasi mengenai identitas individu.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Perpaduan Rekayasa Teknologi dan Imajinasi Artistik: Sorotan Samsung di Design Miami Seoul 2026</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/perpaduan-rekayasa-teknologi-dan-imajinasi-artistik-sorotan-samsung-di-design-miami-seoul-2026?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:24:48 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Design]]></category>
		<category><![CDATA[Design is an Act of Love]]></category>
		<category><![CDATA[Design Miami Seoul 2026]]></category>
		<category><![CDATA[OLED S95H Samsung]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4jXFDmI</guid>
									<description><![CDATA[Apa yang terjadi ketika imajinasi manusia, kecerdasan buatan (AI), seni, dan teknologi berpadu? Pada 1-6 September 2026, Samsung Electronics menghadirkan]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang terjadi ketika imajinasi manusia, kecerdasan buatan (AI), seni, dan teknologi berpadu? Pada 1-6 September 2026, Samsung Electronics menghadirkan pameran khusus bertajuk “Design is an Act of Love” dalam ajang Design Miami Seoul 2026 di Dongdaemun Design Plaza (DDP), Seoul, Korea Selatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pameran ini menghadirkan interpretasi baru terhadap visi desain Samsung yang berpusat pada manusia. Terinspirasi oleh produk Samsung, 14 seniman Korea menggunakan kepekaan artistik dan imajinasi mereka untuk menafsirkan makna sebuah tindakan cinta melalui perspektif masing-masing. Dalam proses kreatifnya, sejumlah seniman memanfaatkan AI untuk mengembangkan ide dan memperluas kemungkinan ekspresi artistik. Seluruh karya ditampilkan melalui layar OLED TV S95H dengan bingkai khusus yang memiliki material dan bentuk berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Newsroom mengunjungi pameran “Design is an Act of Love” untuk melihat bagaimana seni, teknologi, dan desain berpadu dalam satu pengalaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28100" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28100" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082822/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main1.jpg" alt="Pengunjung menjelajahi pameran Samsung di Design Miami Seoul 2026." width="1000" height="580" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082822/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082822/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main1-971x563.jpg 971w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082822/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main1-768x445.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Pengunjung menjelajahi pameran Samsung di Design Miami Seoul 2026.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>14 Ekspresi Cinta yang Terinspirasi oleh Produk Samsung</h2>
<p>Saat memasuki area pameran, pengunjung disambut oleh 14 karya seni yang ditampilkan melalui layar OLED TV S95H. Sepanjang area pameran, pengunjung dapat menemukan beragam warna, komposisi, dan narasi yang masing-masing menawarkan interpretasi berbeda terhadap produk Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari sekadar menampilkan karya seni, pameran ini mengeksplorasi hubungan yang terus berkembang antara kreativitas manusia dan kecerdasan buatan melalui formula AI × (EI + HI), yaitu kecerdasan buatan yang diperkuat oleh kecerdasan emosional (Emotional Intelligence) dan imajinasi manusia (Human Imagination).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setiap karya berawal dari intuisi, emosi, sudut pandang, dan imajinasi manusia. Sejumlah seniman kemudian berdialog dengan AI, bukan untuk menggantikan kreativitas mereka, melainkan untuk memperluas, menghidupkan, dan mengeksplorasi kemungkinan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan. Dalam pendekatan ini, teknologi memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28101" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28101" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082926/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main2.jpg" alt="The works were inspired by 14 Samsung products spanning mobile devices, TVs, and home appliances." width="1000" height="509" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082926/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19082926/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main2-768x391.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Karya-karya tersebut terinspirasi oleh 14 produk Samsung yang mencakup perangkat seluler, TV, dan peralatan rumah tangga.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya “EVERYTHING, SO FAR…” oleh Aihyung Jo terinspirasi oleh Galaxy Z Fold8. Melalui metafora dan humor, karya ini mengeksplorasi keinginan manusia untuk mengungkapkan perasaan kepada orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Simbol-simbol visual yang menggambarkan kemajuan manusia ditampilkan melalui layar bagian dalam dan luar perangkat lipat tersebut, mencerminkan bagaimana teknologi memperluas kemampuan manusia dan membuka berbagai kemungkinan baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28102" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083029/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main3.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083029/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083029/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main3-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083029/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main3-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28103" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28103" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083044/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main4.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083044/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083044/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main4-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083044/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main4-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seorang pengunjung mengamati karya “EVERYTHING, SO FAR…” oleh Aihyung Jo.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“The Shape of Sound” dari studio desain Everyday Practice menafsirkan tema pameran sebagai tindakan yang menghubungkan manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terinspirasi oleh Music Studio 5, karya ini menggambarkan suara bukan sekadar sesuatu yang didengar, tetapi sebagai pengalaman bersama. Gelombang suara yang memancar dari pusat dan lapisan visual yang terus meluas menunjukkan bagaimana satu suara dapat memenuhi ruang dan menyatukan orang-orang di dalamnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28104" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083154/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main5.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083154/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083154/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main5-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083154/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main5-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28105" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28105" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083228/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main6.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083228/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083228/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main6-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083228/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main6-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seorang pengunjung mengamati karya “The Shape of Sound” oleh Everyday Practice.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>In “Gitdeun,” kkamangdol reimagines the Bespoke AI Refrigerator Family Hub as a reflection of a family’s tastes and memories, capturing an everyday act of love.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Drawing on the tenderness found in familiar things, the work evokes the warmth and anticipation of February as winter gives way to spring.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28106" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083320/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main7.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083320/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083320/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main7-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083320/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main7-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28107" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-28107 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083334/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main8.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083334/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main8.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083334/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main8-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083334/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main8-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Seorang pengunjung mengamati karya “Gitdeun” oleh kkamangdol.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, “The Aural Sensation” karya Sukeee menghubungkan pengalaman musik imersif dan resonansi sensorik Galaxy Buds4 Pro dengan vitalitas alam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebuah earbud ditempatkan di tengah bunga organik berbentuk telinga, dikelilingi gelombang suara dan kelopak bunga yang seolah bergerak, menghidupkan keseluruhan komposisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya ingin menangkap pengalaman ketika teknologi merangkul emosi pengguna dengan lembut,” ujar Sukeee. “Setelah mengembangkan konsep awal, saya menggunakan perangkat AI generatif sepanjang proses kreatif, mulai dari pembuatan sketsa hingga penyelesaian karya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28108" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083453/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main9.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083453/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main9.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083453/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main9-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083453/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main9-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28109" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28109" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083506/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main10.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083506/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main10.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083506/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main10-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083506/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main10-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Sukeee menjelaskan inspirasi di balik karya “The Aural Sensation.”</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun menggunakan pendekatan yang berbeda, pengalaman dan emosi manusia tetap menjadi inti dari setiap karya, termasuk karya yang melibatkan AI dalam proses kreatifnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Satu Layar, 14 Ekspresi Berbeda</h2>
<p>Salah satu elemen utama dalam pameran ini adalah bingkai khusus yang mengelilingi setiap karya seni. Alih-alih menggunakan satu gaya yang seragam, 14 bingkai yang dibuat untuk OLED TV S95H menampilkan material, bentuk, dan sentuhan akhir yang berbeda. Setiap bingkai memberikan karakter tersendiri pada layar yang sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bingkai-bingkai tersebut juga mencerminkan eksplorasi pameran terhadap ekspresi. Setelah bertahun-tahun teknologi cenderung mengarah pada bentuk yang netral, minimalis, dan universal, pameran ini mengeksplorasi kemungkinan lain: menghadirkan lebih banyak keberagaman, karakter, energi, dan emosi ke dalam objek di sekitar kita, sekaligus memungkinkan teknologi terhubung lebih dalam dengan identitas setiap individu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam “Spring Carries Love”, Guimi Yoo menafsirkan The Frame Pro sebagai penghubung antara penonton dan dunia yang ditampilkan dalam karya seni. Karya ini dipresentasikan menggunakan bingkai akrilik berwarna mint dengan hasil akhir buram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28110" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083606/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main11.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083606/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main11.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083606/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main11-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083606/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main11-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28111" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-28111 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083618/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main12.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083618/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main12.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083618/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main12-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083618/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main12-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">“Spring Carries Love” oleh Guimi Yoo</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, “Picnic of May” dari studio desain Kiljong Arcade terinspirasi oleh Infinite AI Air Purifier dan menggambarkan momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang penuh ketenangan. Karya tersebut ditampilkan dalam bingkai berstruktur kisi berwarna biru dengan perpaduan hasil akhir matte dan glossy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28112" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083737/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main13.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083737/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main13.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083737/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main13-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083737/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main13-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28113" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28113" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083749/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main14.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083749/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main14.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083749/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main14-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083749/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main14-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">“Picnic of May” by Kiljong Arcade</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karya “Axis of Time, Terrain of Memory” menampilkan Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 sebagai pendamping yang merekam perjalanan kehidupan sehari-hari penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya memvisualisasikan berbagai jenis data sehari-hari yang dikumpulkan melalui Galaxy Watch dengan memanfaatkan perubahan tipografi, warna, garis, dan kepadatan visual,” ujar Byungrok Chae, seniman di balik karya tersebut. “Saya memperluas struktur piksel pada layar digital ke dalam bingkai khusus agar layar dan bingkai menyatu sebagai satu komposisi grafis. Pendekatan ini membantu menonjolkan makna dan karakteristik visual Galaxy Watch.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28114" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083852/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main15.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083852/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main15.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083852/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main15-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083852/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main15-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28115" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-28115 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083903/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main16.jpg" alt="" width="1000" height="642" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083903/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main16.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083903/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main16-877x563.jpg 877w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19083903/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main16-768x493.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Chae menjelaskan konsep dibalik “Axis of Time, Terrain of Memory”</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>OLED TV S95H menjadi kanvas bagi eksplorasi ini. Melalui Float Layer Design, layar tampak melayang di atas pelat logam sungguhan. Dalam Design Miami Seoul 2026, konsep tersebut dikembangkan lebih jauh melalui 14 bingkai khusus yang masing-masing dirancang untuk selaras dengan karya seni yang ditampilkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan menjadikan struktur dan material sebagai elemen desain, televisi itu sendiri menjadi objek desain yang menyatu dengan ruang. Dipadukan dengan 14 bingkai khusus, layar ini menunjukkan bagaimana satu produk dapat menghadirkan ekspresi berbeda sesuai lingkungan dan selera individu, sekaligus mewujudkan filosofi Expressive Design Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Desain yang Berpusat pada Manusia di Era AI</h2>
<div id="attachment_28116" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28116" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084012/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main17.jpg" alt="" width="1000" height="680" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084012/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main17.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084012/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main17-828x563.jpg 828w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084012/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main17-768x522.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Porcini di Design Miami Seoul 2026</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama pameran berlangsung, Samsung juga menyelenggarakan seminar desain bertajuk “The Language of Creativity”. Dalam sesi ini, Mauro Porcini, President sekaligus Chief Design Officer (CDO) Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, membahas visi desain Samsung yang berpusat pada manusia serta peran desain di era AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Porcini menekankan bahwa teknologi seharusnya menghadirkan kehangatan dan nilai bagi kehidupan manusia, sementara AI dapat memperluas empati dan imajinasi manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28117" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28117" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084108/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main18.jpg" alt="" width="1000" height="719" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084108/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main18.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084108/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main18-783x563.jpg 783w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/19084108/Samsung-Corporate-Design-Miami-Seoul-2026-Design-is-an-Act-of-Love-Sketch_main18-768x552.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Porcini membagikan visi desain Samsung</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pameran ini berangkat dari keyakinan kami bahwa ‘Design is an Act of Love’,” ujar Porcini. “Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperkaya hal-hal yang menjadikan kita manusia.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gagasan tersebut menghadirkan pemaknaan yang lebih luas terhadap “Design is an Act of Love”: memahami manusia secara mendalam untuk menghargai perbedaan, memperkuat imajinasi, dan memanfaatkan teknologi guna menciptakan lebih banyak kemungkinan yang berpusat pada manusia, beragam, dan ekspresif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Design Miami Seoul 2026, Samsung menunjukkan bagaimana visi desain yang berpusat pada manusia dapat diwujudkan melalui produk dan ruang ketika dipadukan dengan imajinasi para seniman. Seiring berkembangnya era AI, Samsung terus berfokus pada desain yang memahami kebutuhan manusia dan menghadirkan nilai bagi kehidupan sehari-hari.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>[Video] [Voices of Galaxy] Mengenal Lefa Makgato, Sosok di Balik Lahirnya Generasi Inovator Digital Afrika</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/video-voices-of-galaxy-mengenal-lefa-makgato-sosok-di-balik-lahirnya-generasi-inovator-digital-afrika?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 10:29:52 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Voices of Galaxy]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4zJVFFt</guid>
									<description><![CDATA[Bagi Lefa Makgato, CSR Manager di Samsung Electronics Africa, memberdayakan generasi berikutnya dari inovator digital bukan sekadar misi, melainkan motivasi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi Lefa Makgato, CSR Manager di Samsung Electronics Africa, memberdayakan generasi berikutnya dari inovator digital bukan sekadar misi, melainkan motivasi utama dalam menjalankan berbagai inisiatif CSR Samsung di seluruh Afrika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_28194" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-28194" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103133/Image-1-Voice-of-Galaxy-1.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103133/Image-1-Voice-of-Galaxy-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103133/Image-1-Voice-of-Galaxy-1-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103133/Image-1-Voice-of-Galaxy-1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Samsung Electronics Africa Office CSR Manager, Lefa Makgato</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat tumbuh di sebuah township kecil di Afrika Selatan, Lefa Makgato belum memiliki gambaran tentang cita-cita yang ingin diraihnya. Baginya, teknologi terasa begitu jauh dari jangkauan. Namun, pada 2012, pengalamannya mengenal Samsung Solar Powered Internet School mengubah segalanya. Pengalaman tersebut membuka perspektif baru tentang bagaimana teknologi dapat menciptakan peluang dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-28195" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103156/Image-2-Voice-of-Galaxy-2.jpg" alt="An image of Solve for Tomorrow " width="1000" height="281" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103156/Image-2-Voice-of-Galaxy-2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/10/22103156/Image-2-Voice-of-Galaxy-2-768x216.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak bergabung dengan Samsung, Lefa berkomitmen untuk memberikan kesempatan serupa kepada pelajar lainnya. Ia ingin memastikan bahwa generasi muda memiliki akses dan kesempatan untuk mengeksplorasi potensi mereka melalui teknologi. Saat ini, Lefa memimpin berbagai inisiatif CSR Samsung di seluruh Afrika, termasuk Solve for Tomorrow. Program ini memberdayakan pelajar untuk menjadi generasi inovator digital berikutnya. Melalui inisiatif tersebut, Samsung tidak hanya mendorong generasi muda untuk menggunakan teknologi, tetapi juga membekali mereka agar mampu menciptakan solusi, mengembangkan ide, dan mengambil peran dalam membentuk masa depan Afrika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saksikan video berikut untuk mengenal lebih jauh kisah Lefa Makgato dan dedikasinya dalam mendukung lahirnya generasi inovator masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/anK0-XRe4os?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/bukan-sekadar-jago-ai-anak-muda-di-samsung-solve-for-tomorrow-2026-belajar-menemukan-masalah-yang-tepat-untuk-diselesaikan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:00:19 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[AI Amplification]]></category>
		<category><![CDATA[SFT 2026]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4xwktjH</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Ketika Artificial Intelligence (AI) semakin mudah digunakan, kemampuan menggunakan AI saja tidak lagi cukup. Tantangan berikutnya bagi generasi muda]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_27478" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27478" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131628/01-Tim-Labmino-pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dan-Global-Ambassador-1000px.jpg" alt="Tim Labmino, pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2025 sekaligus Global Ambassador, sedang memegang RunSight, project berbasis AI yang berangkat dari empati terhadap pelari tunanetra." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131628/01-Tim-Labmino-pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dan-Global-Ambassador-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131628/01-Tim-Labmino-pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dan-Global-Ambassador-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131628/01-Tim-Labmino-pemenang-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-dan-Global-Ambassador-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino, pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2025 dan Global Ambassador</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika Artificial Intelligence (AI) semakin mudah digunakan, kemampuan menggunakan AI saja tidak lagi cukup. Tantangan berikutnya bagi generasi muda adalah menentukan masalah yang tepat untuk diselesaikan, memahami siapa yang membutuhkan solusinya, serta memilih teknologi yang benar-benar relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi generasi muda yang ingin menciptakan inovasi, memiliki ide dan mengetahui teknologi terbaru merupakan langkah awal. Namun, solusi yang memberikan dampak membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Dibutuhkan pula kemampuan untuk melihat permasalahan dari perspektif pengguna, memahami data yang tersedia, serta menentukan apakah AI memang menjadi pendekatan yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebutuhan akan kemampuan tersebut menjadi semakin relevan seiring pemanfaatan AI yang terus berkembang, termasuk dalam dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turut mendorong pemanfaatan AI dan coding sebagai bagian dari transformasi pendidikan. Dalam Pertemuan Menteri Pendidikan ASEAN ke-14, Kemendikdasmen menyampaikan bahwa AI dan coding telah diterapkan sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas lima SD, dengan penerapan yang terus diperkuat melalui pelatihan guru serta penyediaan sarana dan prasarana.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal ini menjadi bagian dari pembelajaran dalam <strong>Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026</strong>, program berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) yang mendorong generasi muda untuk mengembangkan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat. Memasuki tahap semifinal, sebanyak <strong>296 peserta dari 80 tim</strong> mengikuti pelatihan teknis <strong>AI Amplification</strong>, setelah melalui proses seleksi dari sekitar 4.000 pendaftar awal dan 2.600 peserta Design Thinking Workshop.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Sebelum Menggunakan AI, Kenali Dulu Masalahnya</h2>
<p>Di tengah semakin mudahnya akses terhadap AI, salah satu tantangan dalam mengembangkan inovasi adalah kecenderungan untuk memulai dari teknologi: “AI apa yang bisa digunakan?” Padahal, proses pengembangan solusi yang relevan perlu dimulai dari pertanyaan yang lebih mendasar: “Masalah apa yang ingin diselesaikan?”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendekatan inilah yang menjadi salah satu fokus dalam AI Amplification. Peserta tidak langsung diarahkan untuk memilih teknologi AI, tetapi terlebih dahulu belajar mengidentifikasi permasalahan, memahami pengguna yang terdampak, menentukan kebutuhan data, memilih pendekatan AI, serta menetapkan tujuan dan output solusi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan Samsung Solve for Tomorrow di Indonesia, pelatihan teknis pada tahap semifinal juga menggunakan format hybrid. Pengajar memberikan sesi pelatihan secara langsung dari kantor Samsung Indonesia, sementara peserta mengikuti pembelajaran secara <em>online.</em> Sebanyak 80 tim semifinalis mengikuti rangkaian pelatihan teknis AI Amplification pada 14, 15, 22, dan 23 Agustus 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_27479" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-27479" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131830/02-Rahmat-Fajri-AI-Engineer-memaparkan-materi-_Roadmap-Pengembangan-Inovasi-AI_-dalam-sesi-Pelatihan-Teknis-AI-Amplification-di-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-secara-Hybrid-1000px.jpg" alt="Mentor memaparkan materi Roadmap Pengembangan Inovasi AI di depan layar presentasi, sementara peserta Samsung Solve for Tomorrow 2026 mengikuti secara online melalui layar video conference di kantor Samsung Indonesia." width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131830/02-Rahmat-Fajri-AI-Engineer-memaparkan-materi-_Roadmap-Pengembangan-Inovasi-AI_-dalam-sesi-Pelatihan-Teknis-AI-Amplification-di-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-secara-Hybrid-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131830/02-Rahmat-Fajri-AI-Engineer-memaparkan-materi-_Roadmap-Pengembangan-Inovasi-AI_-dalam-sesi-Pelatihan-Teknis-AI-Amplification-di-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-secara-Hybrid-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/09/01131830/02-Rahmat-Fajri-AI-Engineer-memaparkan-materi-_Roadmap-Pengembangan-Inovasi-AI_-dalam-sesi-Pelatihan-Teknis-AI-Amplification-di-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2026-secara-Hybrid-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Rahmat Fajri, AI Engineer, memaparkan materi &#8220;Roadmap Pengembangan Inovasi AI&#8221; dalam sesi Pelatihan Teknis AI Amplification di Samsung Solve for Tomorrow 2026 secara Hybrid</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dalam mengembangkan solusi berbasis AI, peserta perlu memahami bahwa teknologi bukanlah titik awal. Mereka perlu terlebih dahulu mengidentifikasi masalah, memahami kebutuhan pengguna, dan melihat data yang tersedia. Dari sana, peserta dapat menentukan apakah AI memang dibutuhkan dan pendekatan apa yang paling sesuai,” ujar <strong>Rahmat Fajri, AI Engineer dan pengajar Technical AI Amplification Samsung Solve for Tomorrow 2026.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Dari “Punya Ide” Menjadi “Punya Solusi”</h2>
<p>Pembelajaran tersebut kemudian diterapkan langsung pada proyek masing-masing peserta. Melalui sesi hands-on dan tanya jawab, peserta menganalisis permasalahan, menentukan kebutuhan data, memilih kategori AI, menetapkan tujuan dan output, serta mempertimbangkan dampak dari solusi yang mereka kembangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan proses tersebut, peserta belajar melihat pengembangan inovasi dari perspektif yang berbeda. Ide tidak lagi berhenti pada pertanyaan apakah sebuah teknologi dapat dibuat, tetapi berkembang menjadi pertanyaan apakah solusi tersebut benar-benar dibutuhkan oleh pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di awal, banyak peserta datang dengan ide dan langsung ingin menggunakan teknologi AI tertentu. Setelah mengikuti pembelajaran, mereka mulai memahami pertanyaan yang perlu dijawab terlebih dahulu: apa masalahnya, siapa penggunanya, data apa yang tersedia, dan apakah AI merupakan solusi yang tepat. Perubahan mindset ini sangat penting dalam mengembangkan solusi berbasis AI,” ujar Rahmat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah memahami permasalahan dan cakupan solusi, peserta mempelajari AI development pipeline untuk mengembangkan prototype AI. Materinya mencakup pengolahan data, pemilihan dan pengembangan model, evaluasi hasil, <em>fine-tuning,</em> serta <em>transfer learning</em>. Peserta juga mempelajari integrasi AI ke dalam produk melalui pendekatan Edge AI dan Cloud AI, sebelum menggunakan pemahaman tersebut untuk menyempurnakan Concept Paper masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada sesi pertama, peserta juga diperkenalkan pada berbagai teknologi dan pendekatan AI, mulai dari Artificial Intelligence, Machine Learning, Deep Learning, Generative AI, Computer Vision, Natural Language Processing (NLP), predictive AI, hingga sensor-based AI, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan demikian, peserta tidak hanya mempelajari cara menggunakan dan mengembangkan AI, tetapi juga bagaimana menentukan kapan AI dibutuhkan dan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan solusi yang relevan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Skill AI Bukan Hanya tentang Teknologi</h2>
<p>Kemampuan mengembangkan solusi berbasis AI membutuhkan perpaduan antara keterampilan teknis dan kemampuan memahami permasalahan. Seorang inovator perlu mampu melihat kebutuhan pengguna, bekerja dengan data, memilih pendekatan teknologi, serta mengkomunikasikan solusi yang dikembangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, Samsung Solve for Tomorrow juga mendorong pengembangan problem solving, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi, selain keterampilan teknis. Peserta tidak hanya mengembangkan ide berbasis teknologi, tetapi juga memahami bagaimana inovasi dapat memberikan manfaat bagi pengguna dan lingkungan di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendekatan tersebut membantu generasi muda melihat AI bukan sekadar teknologi yang sedang berkembang, tetapi sebagai salah satu alat yang dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan nyata ketika diterapkan secara tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Samsung Solve for Tomorrow Dorong Generasi Muda Mengubah Masalah Menjadi Inovasi</h2>
<p>Melalui Samsung Solve for Tomorrow, Samsung memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan STEM sekaligus keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Generasi muda punya potensi besar. Tugas kami adalah memberi mereka ruang, keterampilan STEM dan AI, dan kesempatan untuk menjawab tantangan nyata. Karena kami percaya, inovasi tidak lahir dari teknologi semata, tetapi dari keberanian untuk melihat masalah dengan cara yang berbeda,” ujar <strong>Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bukan sekadar bisa membuat, tapi tahu apa yang perlu dibuat. Melalui tahap semifinal ini, kami tidak hanya mematangkan ide para peserta, tetapi juga menyiapkan mereka menjadi penggerak inovasi masa depan,” <strong>tambahnya</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah menyelesaikan AI Amplification, para semifinalis selanjutnya mengikuti sesi mentoring bersama para mentor untuk menyempurnakan solusi mereka. Peserta kemudian akan mengembangkan final paper, prototype, dan pitch video sebelum Samsung mengumumkan 10 tim terbaik dari masing-masing kategori Siswa dan Mahasiswa pada 7 Oktober 2026 untuk melaju ke babak final.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui perjalanan tersebut, Samsung Solve for Tomorrow mendorong generasi muda untuk tidak berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi. Lebih dari itu, peserta diajak untuk lebih peka melihat masalah, memahami kebutuhan pengguna, mengolah data, dan menentukan teknologi yang tepat untuk menghasilkan solusi yang memberikan dampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan mindset tersebut, AI bukan lagi sekadar teknologi yang digunakan karena sedang berkembang, tetapi menjadi alat untuk mengubah masalah yang ditemukan di sekitar menjadi inovasi yang relevan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a>  Siaran Pers Kemendikdasmen: <a href="https://internal-portal.kemdikbud.go.id/siaran-pers/15828-mendikdasmen-dorong-penguatan-digitalisasi-serta-pemanfaatan-ai-dan-koding-di-14th-ased" target="_blank" rel="noopener">Mendikdasmen Dorong Penguatan Digitalisasi serta Pemanfaatan AI dan Koding di 14th ASED</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
