<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Korporasi &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/category/corporate/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Korporasi &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2026 16:54:16 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>Samsung Raih 77 Penghargaan di iF Design Awards 2026</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-raih-77-penghargaan-di-if-design-awards-2026?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 18:09:03 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[iF Design Awards 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Music Studio 5]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable Design Identity for Home Appliance Accessories]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4st6WWT</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics mengumumkan telah meraih total 77 penghargaan pada ajang iF Design Awards 2026, sebuah kompetisi desain internasional terkemuka yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics mengumumkan telah meraih total 77 penghargaan pada ajang iF Design Awards 2026, sebuah kompetisi desain internasional terkemuka yang diselenggarakan di Jerman. Di antara penghargaan tersebut, Samsung meraih dua <em>Gold Award</em> melalui Music Studio 5 serta <em>Sustainable Design</em> <em>Identity for Home Appliance Accessories</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Didirikan pada tahun 1953 dengan nama Die Gute Industrieform e.V., iF Design Awards menilai berbagai aspek desain secara komprehensif, termasuk diferensiasi dan dampak yang dihasilkan. Penilaian dilakukan pada sembilan disiplin, yaitu <em>Product Design, Packaging Design, Communication Design, Interior Architecture, Professional Concept, Service Design, Architecture, User Experience</em> (UX), dan <em>User Interface</em> (UI).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saat ini, desain melampaui sekadar produk atau antarmuka pengguna. Desain membentuk pengalaman bermakna yang dapat terhubung dengan kehidupan masyarakat,” ujar Mauro Porcini, President and Chief Design Officer Device eXperience (DX) Division di Samsung Electronics. “Pendekatan desain yang berpusat pada manusia akan terus menjadi inti dari upaya kami — untuk menghadirkan pengalaman yang semakin imersif sekaligus mendorong inovasi yang bertanggung jawab.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Dua Gold Award Mengapresiasi Desain yang Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat</h3>
<p>Music Studio 5 pada pandangan pertama tampil sebagai speaker berbentuk persegi panjang klasik. Namun, ketika dilihat lebih dekat, perangkat ini menghadirkan detail unik seperti <em>grille</em> dengan perforasi halus yang menyembunyikan unit audio berperforma tinggi di dalamnya. Pencahayaan dinamis di bagian depan membantu pengguna mengidentifikasi fungsi utama dengan lebih mudah, sementara desainnya yang <em>timeless</em> memungkinkan perangkat ini menyatu secara harmonis di berbagai ruang sekaligus menghadirkan estetika layaknya sebuah karya seni. Bentuknya yang sederhana namun inovatif juga memberikan karakter ekspresif di dalam ruangan. Music Studio 5 juga dapat terhubung dengan TV Samsung melalui antarmuka nirkabel Q-Symphony, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif layaknya di bioskop di rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, konsep desain lanjutan untuk aksesori peralatan rumah tangga yang dinamakan “Samsung Home Appliances Accessories” menghadirkan sistem tiga warna untuk berbagai aksesori — seperti filter pada vacuum cleaner dan air purifier — berdasarkan kebutuhan perawatan serta metode pembuangannya. Melalui peningkatan desain ini, pengguna dapat lebih mudah mengenali kebutuhan aksesori yang digunakan, termasuk ketika aksesori tersebut telah diganti atau diperbarui.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>77 Penghargaan untuk Berbagai Produk, dari TV hingga Perangkat Rumah Tangga dan Smartphone</h3>
<p>Samsung Electronics meraih total 77 penghargaan yang mencakup berbagai disiplin desain. Selain Gold Award untuk Music Studio 5 dan Advanced Design Concepts for Appliance Accessories, Samsung juga meraih penghargaan pada kategori Product Design untuk sejumlah inovasi produknya. Beberapa di antaranya meliputi Samsung <strong>S95H OLED TV</strong>, TV dengan desain ultra-tipis tanpa bezel yang menyerupai bingkai foto premium di dinding; <strong>Samsung Movingstyle</strong>, layar lifestyle yang dapat mengikuti pergerakan pengguna; <strong>Samsung Vision AI TV</strong>, AI <em>interface</em> yang beradaptasi dengan konteks penggunaan; <strong>Samsung Spatial Signage</strong>, layar 3D tanpa kacamata yang menghadirkan pengalaman visual imersif; serta <strong>Samsung Galaxy Z Fold7</strong>, seri Galaxy Z paling canggih yang memadukan rekayasa presisi dengan kecerdasan canggih untuk meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari dalam desain yang paling tipis dan ringan hingga saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Produk dan layanan lain yang juga diakui atas keunggulan desainnya antara lain <strong>Samsung One UI 7</strong>, antarmuka pengguna dengan peningkatan berbasis AI dan desain baru yang lebih berani untuk menghadirkan personalisasi serta kontrol yang lebih luas bagi pengguna; serta <strong>Samsung Home Insight</strong>, fitur smart home yang menganalisis status perangkat rumah tangga dan pola penggunaan pengguna untuk merekomendasikan solusi yang optimal dan lebih personal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perolehan 77 penghargaan ini mencerminkan filosofi desain <em>human-centric</em> yang diusung Samsung, sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi enabler bagi masyarakat untuk hidup lebih baik. Pendekatan ini menegaskan komitmen Samsung dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan dalam setiap pengalaman penggunaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24654" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174822/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main1_final.jpg" alt="" width="1000" height="562" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174822/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main1_final.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174822/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main1_final-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174822/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main1_final-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24653" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174821/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main2_final.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174821/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main2_final.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174821/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main2_final-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/06174821/Samsung-Corporate-Design-iF-Design-Awards-2026-Samsung-Receives-77-Accolades_Main2_final-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>SFT Global Ambassador: Tim Labmino Kembangkan RunSight, Teknologi Berbasis AI Untuk Akses Lebih Inklusif</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/sft-global-ambassador-tim-labmino-kembangkan-runsight-teknologi-berbasis-ai-untuk-akses-lebih-inklusif?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 10:00:58 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3MJnwD0</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24624" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24624" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075810/Tim-Labmino-Salah-Satu-Global-Ambassador-SFT-Menghadirkan-Inovasi-Teknologi-Berbasis-AI-melalui-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(Tim Labmino, salah satu Global Ambassador SFT menghadirkan inovasi teknologi berbasis AI melalui RunSight)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang sebagai <em>virtual running guide</em> bagi penyandang disabilitas visual. Di balik pencapaian global tersebut, terdapat proses riset mendalam dan empati yang menjadi fondasi lahirnya inovasi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui program Samsung Solve for Tomorrow (SFT), Tim Labmino mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide secara terstruktur, mulai dari validasi masalah, perancangan prototipe, hingga uji dampak di lapangan. Bagi tim asal Universitas Indonesia ini, SFT bukan sekadar kompetisi, melainkan ekosistem pembelajaran yang menjembatani riset kampus dengan solusi nyata yang aplikatif dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengembangan RunSight berangkat dari pendekatan berbasis empati. Pada tahap awal, tim mengeksplorasi solusi navigasi umum untuk membantu mobilitas penyandang disabilitas visual. Namun, melalui observasi dan wawancara langsung, mereka menemukan kebutuhan yang jauh lebih spesifik: tantangan keselamatan dan kemandirian saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berbeda dengan berjalan atau navigasi kota, lari memiliki karakteristik unik, kecepatan lebih tinggi, risiko tabrakan lebih besar, dan kebutuhan arahan yang cepat serta mudah dipahami. Banyak solusi yang tersedia berfokus pada mobilitas harian, namun belum dirancang untuk aktivitas olahraga dengan ritme cepat dan kebutuhan <em>lane awareness</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada awalnya, Tim Labmino berfokus pada konsep navigasi umum. Namun dalam perjalanannya, mereka menemukan panggilan yang lebih spesifik dan berdampak: menghadirkan solusi untuk keamanan dan kemandirian penyandang disabilitas visual saat berlari di lintasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Awalnya kami mengembangkan konsep navigasi umum. Namun kami menyadari bahwa berlari memiliki tantangan yang sangat berbeda, lebih cepat, lebih dinamis, dan membutuhkan respons instan. Dari situlah pivot terbesar kami terjadi. Kami memutuskan fokus pada<em> track running</em> dan merancang <em>wearable </em>yang ringan, berbasis kamera RGB, agar nyaman digunakan dan tetap terjangkau. Di sisi software, kami juga bertransformasi dari satu model AI menjadi<em> pipeline</em> multi-model agar arahan yang diberikan jauh lebih presisi dan adaptif. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal teknologi yang canggih, tapi tentang bagaimana teknologi benar-benar memahami kebutuhan penggunanya,” ungkap <strong>Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24625" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24625" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/03/04075934/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">(RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight mampu mengenali objek di sekitar pengguna, membaca lintasan lari, serta menyesuaikan arahan berdasarkan kecepatan pengguna. Informasi tersebut disampaikan melalui instruksi suara secara <em>real-time</em>, membantu pengguna mengatur arah dan kecepatan saat berlari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara teknis, RunSight sebagai “<em>virtual guide runne</em>r” mampu menangkap video, lalu AI di perangkat memprosesnya secara <em>real-time</em> untuk mendeteksi garis lintasan dan hambatan di depan pengguna. Sistem kemudian memberikan instruksi suara secara <em>real-time</em> agar pengguna tetap berada di tengah lintasan dan dapat menghindari objek dengan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak berhenti di sana, dalam perjalanananya Tim Labmino memiliki tantangan tersendiri dalam mengoptimasi AI. “Tantangan terbesarnya adalah menjaga akurasi saat kondisi nyata berubah, sekaligus menjaga model tetap ringan untuk <em>real time</em>”,  ujar <strong>Tim Labmino, Anthony Edbert Feriyanto.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mengoptimasi prototipe RunSight, Tim Labmino melakukan uji keamanan di berbagai kondisi lintasan, cahaya, dan kepadatan orang. Logika sistem dirancang dengan prinsip <em>safety-first</em>, menggunakan <em>threshold</em>, <em>frame smoothing</em>, dan aturan konservatif agar tidak memberikan arahan mendadak yang berisik bagi pengguna. Pendekatan inilah yang mengantarkan Tim Labmino meraih pengakuan global melalui Samsung Solve for Tomorrow.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi Samsung, perjalanan Tim Labmino mencerminkan esensi dari Samsung Solve for Tomorrow dalam mendorong inovasi yang berangkat dari empati dan menciptakan dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia,</strong> mengatakan, “Samsung Solve for Tomorrow bukan hanya tentang kompetisi inovasi, tetapi tentang membangun pola pikir <em>problem-solver</em> di kalangan generasi muda. Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika empati dipadukan dengan kapabilitas teknologi seperti AI, lahirlah solusi yang inklusif dan relevan bagi masyarakat. Inovasi seperti inilah yang ingin terus kami dorong, teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di panggung global Samsung Solve for Tomorrow, Tim Labmino membawa lebih dari sekadar pengakuan internasional. Mereka membawa semangat untuk terus mengembangkan RunSight, memperluas dampaknya, dan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi yang berangkat dari empati. Melalui perjalanan ini, Tim Labmino ingin menunjukkan bahwa anak muda Indonesia tidak hanya mampu menciptakan teknologi, tetapi juga berani menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Innovation Campus Batch 7 Umumkan Dua Tim Terbaik Pengembang Solusi AI dan IoT untuk Talenta Digital Indonesia</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-innovation-campus-batch-7-umumkan-dua-tim-terbaik-pengembang-solusi-ai-dan-iot-untuk-talenta-digital-indonesia?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:33:33 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Alex]]></category>
		<category><![CDATA[PhysioTrack]]></category>
		<category><![CDATA[SIC]]></category>
		<category><![CDATA[SIC Batch 7]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4qLveu7</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia resmi mengumumkan dua tim terbaik dari masing-masing kategori peserta dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24373" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24373" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px.jpg" alt="" width="1000" height="669" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px-842x563.jpg 842w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212550/Tim-Terbaik-Pertama-Program-Samsung-Innovation-Campus-Batch-7-2025_2026-1000x699px-768x514.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Terbaik Pertama &#8211; Program Samsung Innovation Campus Batch 7 2025/2026</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia resmi mengumumkan dua tim terbaik dari masing-masing kategori peserta dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 pada Culmination Event yang digelar pada 16 Februari 2026. <strong>Tim Lumyx dari SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau dan Tim Outliers dari Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Jawa Tengah</strong> terpilih menjadi tim terbaik pertama setelah melalui rangkaian pembelajaran, mentoring, dan proses seleksi nasional yang ketat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada babak Final Judging, para finalis mempresentasikan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan  Internet of Things (IoT) yang diangkat dari permasalahan nyata di sekitar mereka. Kriteria penilaian dari para juri dilakukan berdasarkan presentasi dan penyampaian ide, kesesuaian masalah dan solusi, demonstrasi prototipe, Integrasi AI dan IoT, pemahaman teknis selama tanya jawab dengan juri serta inovasi dan potensi masa depan.  Dimana pada SIC Batch 7 ini Samsung didukung oleh dewan juri yang terhormat yang terdiri dari bermacam-macam institusi, baik dari Kementerian Agama RI, Kemedikdasmen, Kemendikti, Samsung R&amp;D Institute Indonesia dan partner industri lainnya. Hal ini juga menegaskan komitmen Samsung dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia, dengan menyediakan pembelajaran teknologi yang terstruktur juga dengan menghadirkan dewan juri professional yang ahli di bidangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan talenta teknologi nasional. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut Indonesia membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> per tahun untuk mendukung percepatan transformasi digital, menjadikan penguatan kompetensi AI dan IoT sebagai kebutuhan strategis bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Menguji Relevansi dan Dampak Solusi</strong></h3>
<p>Kedua tim terbaik menunjukkan tidak hanya kecanggihan teknologi, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap masalah yang ingin diselesaikan. Melalui pendekatan <em>project-based learning</em>, peserta membangun solusi yang aplikatif, teruji, dan berorientasi pada dampak nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24374" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24374" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212652/Alex-your-Truly-Personal-Asisstant-dari-Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Kota-Pekanbaru-Riau-1000px-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Alex Your Truly Personal AI dari Tim Lumyx, SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dua solusi terbaik tahun ini memperlihatkan bagaimana AI dan IoT dapat diterapkan secara kontekstual untuk menjawab tantangan masyarakat. <strong>Alex</strong>, <strong>Personal AI Assistant berbasis IoT</strong> yang dikembangkan oleh Tim Lumyx – The Best Team Pertama dari Kategori Siswa, dirancang sebagai <em>learning companion</em> sekaligus <em>asisten personal </em>dengan interaksi yang natural. Tidak hanya merespons perintah, Alex mampu mendengarkan secara real-time, merangkum informasi, serta membangun memori personal pengguna secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemrosesan audio-visual serta <em>machine learning</em> berbasis edge dan server, Alex menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih kontekstual tanpa memerlukan aplikasi yang kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24375" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24375" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="669" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px-842x563.jpg 842w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212742/PhysioTrack-dari-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Kota-Salatiga-Jawa-Tengah-1000px-768x514.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">PhysioTrack dari Tim Outliers, Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Jawa Tengah</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>PhysioTrack</strong> dari Tim Outliers  – The Best Team Pertama dari Kategori Mahasiswa menghadirkan <strong>solusi rehabilitasi pasca stroke berbasis AI dan IoT </strong>yang memungkinkan pasien menjalani terapi dari rumah secara lebih terukur dan tetap terpantau oleh terapis. Melalui integrasi sensor IoT, sistem ini mengumpulkan data latihan dan indikator fisiologis yang kemudian dianalisis oleh model AI untuk menghasilkan status risiko serta rekomendasi berbasis data. Pendekatan ini meningkatkan akses terapi sekaligus menjaga kualitas pemantauan klinis.</p>
<h3></h3>
<h3></h3>
<h3>Pengalaman Transformasional Peserta</h3>
<p>Bagi kedua tim terbaik, perjalanan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembelajaran yang membentuk cara pandang mereka terhadap teknologi sebagai solusi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami melihat banyak pasien kesulitan menjalani terapi rutin. Melalui integrasi AI dan IoT, kami ingin menghadirkan sistem yang membantu pasien berlatih dari rumah, namun tetap terhubung dengan terapis melalui data yang terukur.” ujar <strong>Gaezka Ardhika Putra, perwakilan Tim Outliers.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, <strong>Davin Loana, perwakilan Tim Lumyx pengembang Alex Your Truly Personal AI,</strong> menambahkan, “Kami ingin menciptakan AI yang tidak hanya menjawab perintah, tetapi benar-benar memahami konteks dan kebutuhan penggunanya. Proses iterasi dan debugging justru menjadi pengalaman belajar terbesar bagi kami.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keduanya sepakat bahwa pendekatan <em>project-based learning</em> memberi ruang untuk bereksperimen dan menyempurnakan solusi hingga siap dipresentasikan secara nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24376" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24376" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="668" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px-843x563.jpg 843w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/19212852/Tim-Lumyx-SMA-Darma-Yudha-Pekanbaru-bersama-Tim-Outliers-Universitas-Kristen-Satya-Wacana-Salatiga-Tim-Terbaik-Pertama-SIC-Batch-7-1000px-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Tim Lumyx, SMA Darma Yudha Pekanbaru bersama Tim Outliers, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga &#8211; Tim Terbaik Pertama SIC Batch 7</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h3></h3>
<h3>Sejalan dengan Agenda Transformasi Digital Nasional</h3>
<p>Transformasi digital merupakan perjalanan nyata yang terus didorong pemerintah melalui penguatan literasi dan kompetensi digital generasi muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pembelajaran yang baik harus menghadirkan tiga aspek: mindful, meaningful, dan joyful. Siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan makna dalam proses belajar. Kami melihat pendekatan ini tercermin dalam SIC. Penetapan coding dan AI sebagai mata pelajaran pilihan yang berdiri sendiri juga sejalan dengan upaya memperkuat literasi digital dan menyiapkan talenta muda yang siap menghadapi masa depan,” ujar <strong>Ir. Moch. Abduh, MS. Ed., Ph.D., Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><b>Drs. Soeparto, M.Pd., Tenaga Ahli Wakil Menteri Diktisaintek – Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi RI</b>, </strong>menambahkan, “Para peserta bukan sekadar kontestan, tetapi pionir muda yang merancang masa depan melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan talenta digital tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Kolaborasi dengan industri, seperti Samsung melalui SIC, sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Saya berharap para pemenang terus mengembangkan prototipe mereka karena potensinya sangat besar untuk membawa dampak nyata.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan arah tersebut, SIC hadir sebagai ruang bertumbuh bagi generasi muda Indonesia. Dengan pendampingan guru dan dosen, pembelajaran ini menciptakan efek pengganda, memperkuat literasi AI di sekolah dan kampus, serta menumbuhkan ekosistem inovasi yang lebih luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia, </strong>menyampaikan<strong>, </strong>“Samsung Innovation Campus tidak hanya tentang pembelajaran teknologi, tetapi tentang membuka peluang. Kami percaya setiap anak muda memiliki potensi besar ketika diberi akses, bimbingan, dan kepercayaan. Kami mengucapkan selamat kepada tim terbaik atas pencapaian luar biasa ini. Pencapaian ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan sepanjang program.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Culmination Event SIC Batch 7 menjadi simbol bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu memperkecil jarak antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri digital. Peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi membangun prototipe yang relevan dan siap dikembangkan lebih lanjut. Sejalan dengan visi global “Enabling People”, SIC terus mendorong generasi muda Indonesia untuk berani berinovasi, mengasah kemampuan teknologi, dan berkontribusi dalam membangun masa depan berbasis AI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><sup>[1]</sup></a> <a href="https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/siaran-pers-no-245-hm-kominfo-06-2022-tentang-optimalkan-manfaat-transformasi-digital-menkominfo-pemerintah-siapkan-talenta-digital" target="_blank" rel="noopener">https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/siaran-pers-no-245-hm-kominfo-06-2022-tentang-optimalkan-manfaat-transformasi-digital-menkominfo-pemerintah-siapkan-talenta-digital</a></em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Indonesia untuk Dunia: RunSight, Inovasi Kacamata AI terpilih menjadi SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-indonesia-untuk-dunia-runsight-inovasi-kacamata-ai-terpilih-menjadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 11:00:36 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4aweBfS</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24321" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072003/Thumbnail-Harry-Lee-Dari-Indonesia-untuk-Dunia-RunSight-Inovasi-Kacamata-AI-terpilih-menjadi-SFT-Global-Ambassador-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Di Samsung, kami memandang AI sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia. Perubahan ini ikut membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman digital. Teknologi diharapkan bekerja konsisten, responsif, dan menyatu dengan keseharian, sehingga dukungannya terasa tanpa perlu banyak perhatian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AI akan berperan sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung kehidupan sehari-hari. Perannya terasa melalui pengalaman yang lebih sederhana dan relevan bagi berbagai latar belakang pengguna. Di Indonesia, kami selaraskan teknologi AI dengan kebutuhan dan cara penggunaan yang beragam. Kami percaya bahwa setiap terobosan AI harus memiliki tujuan agar kehidupan menjadi lebih baik, lebih kaya, dan lebih bermanfaat. Pendekatan inilah yang kami pegang dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cara pandang ini paling nyata tercermin pada Samsung Solve For Tomorrow (SFT). SFT membuka ruang bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan ide yang berangkat dari pengalaman nyata, sekaligus membangun keterampilan digital dan pemanfaatan AI untuk menjawab tantangan di masyarakat tempat mereka bertumbuh. Mereka tumbuh dengan ekspektasi bahwa teknologi harus bekerja intuitif dan relevan dengan persoalan di sekitarnya. Program ini dirancang sebagai proses belajar yang mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pematangan ide hingga siap memberi dampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24322" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24322" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/17072101/Tim-Labmino-dengan-RunSight-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">RunSight, Inovasi AI Inklusi, Kacamata Pelari dengan Keterbatasan Penglihatan</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu hasil nyata dari proses ini adalah RunSight, kacamata pintar berbasis AI yang dikembangkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025. Berangkat dari empati terhadap pelari dengan gangguan penglihatan, RunSight dirancang untuk memberikan panduan suara <em>real-time</em> agar pengguna dapat berlari dengan lebih aman dan percaya diri. Solusi ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI yang tepat dapat membuka akses dalam ruang olahraga, sekaligus menjawab kebutuhan komunitas yang selama ini kurang terlayani oleh inovasi teknologi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan RunSight tak berhenti di tingkat nasional, Indonesia. Melewati seleksi tingkat regional dan global, Tim Labmino terpilih menjadi salah satu dari sepuluh tim terbaik dunia SFT Global Ambassador dan membawa solusi mereka ke panggung internasional. Kami pun bangga, kehadiran Tim Labmino sebagai perwakilan Indonesia menjadi pengakuan dunia atas pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal dan dirancang dengan pemahaman nyata terhadap kebutuhan penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi kami, Samsung Solve for Tomorrow berada di titik interseksi antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Perjalanan Tim Labmino menginspirasi kita bahwa ide yang tebersit dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan bisa berdampak nyata. Peran kami adalah menjaga agar ruang ini terus terbuka, sehingga generasi berikutnya dapat melangkah lebih jauh dan membentuk masa depan inovasi yang relevan, inklusif, dan berdampak. Dari Indonesia, untuk dunia.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung SEAO Executive Byline Series: Membuka Era Baru Home Entertainment untuk Asia Tenggara dan Oseania</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-seao-executive-byline-series-membuka-era-baru-home-entertainment-untuk-asia-tenggara-dan-oseania?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 12:03:43 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[TV & Audio]]></category>
		<category><![CDATA[Odyssey Gaming Monitor]]></category>
		<category><![CDATA[Q Symphony]]></category>
		<category><![CDATA[The Frame Pro]]></category>
		<category><![CDATA[TV Micro RGB 130 inci]]></category>
		<category><![CDATA[TV Plus]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4kGGZAE</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Pada ajang The First Look di CES 2026, kami melampaui sekadar pembaruan roadmap perangkat keras untuk memperkenalkan visi strategis yang lebih luas:]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone wp-image-24350 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/18110213/PR_Unveiling-a-New-Era-of-Home-Entertainment-in-Southeast-Asia-and-Oceania_SEAO-Byline-SeriesImage-1-Main-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/18110213/PR_Unveiling-a-New-Era-of-Home-Entertainment-in-Southeast-Asia-and-Oceania_SEAO-Byline-SeriesImage-1-Main-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/18110213/PR_Unveiling-a-New-Era-of-Home-Entertainment-in-Southeast-Asia-and-Oceania_SEAO-Byline-SeriesImage-1-Main-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/18110213/PR_Unveiling-a-New-Era-of-Home-Entertainment-in-Southeast-Asia-and-Oceania_SEAO-Byline-SeriesImage-1-Main-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada ajang The First Look di CES 2026, kami melampaui sekadar pembaruan <em>roadmap</em> perangkat keras untuk memperkenalkan visi strategis yang lebih luas: “Your Companion to AI Living.” Visi ini mengintegrasikan inovasi <em>hardware</em> dan kecerdasan visual guna menghadirkan pengalaman hiburan terpadu di seluruh lini TV, monitor, dan ekosistem audio kami yang mampu mengantisipasi kebutuhan serta preferensi pengguna dalam menikmati konten favorit mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai merek TV nomor satu di dunia selama 19 tahun berturut-turut<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a>, kami menyadari bahwa kepemimpinan kami tidak lagi hanya ditentukan oleh layar yang kami hadirkan, tetapi oleh seberapa efektif perangkat tersebut terintegrasi dalam kehidupan konsumen kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), pergeseran ini menjadi semakin krusial. Berdasarkan laporan terbaru e-Conomy SEA yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain &amp; Company, minat konsumen terhadap AI di Asia Tenggara tercatat tiga kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata global<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a>. Tingginya keterbukaan terhadap inovasi ini menjadi landasan strategi kami di tahun 2026, sekaligus mendorong pengembangan pengalaman multi-agent yang lebih proaktif dan adaptif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Dari Penggunaan Taktis ke Lingkungan yang Intuitif</h3>
<p>Seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), hasil 2025 TV Awareness Study<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a> kami menunjukkan bahwa 88% konsumen di SEAO kini menggunakan smart TV sebagai layar utama mereka. Hal ini menegaskan bahwa konsumen modern tidak lagi mencari perangkat display yang pasif, melainkan Intelligent Entertainment Companion perangkat yang mampu memahami konteks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah kompleksitas kehidupan sehari-hari yang semakin meningkat, proposisi nilai teknologi harus berevolusi dari sekadar fungsi manual menjadi asisten yang proaktif. Di sinilah peran Vision AI Companion (VAC), yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih intuitif, komunikatif, dan personal. Cukup ajukan pertanyaan saat menonton TV tentang film, pertandingan olahraga, hingga rekomendasi perjalanan dan Vision AI Companion akan memberikan jawaban secara instan, dilengkapi visual pendukung serta konten terkait. Didukung oleh SmartThings sebagai arsitektur dasarnya, layar TV bertransformasi menjadi pusat kendali utama yang mampu mengorkestrasi berbagai aspek rumah, mulai dari pengaturan suhu hingga manajemen perangkat rumah tangga. Inilah teknologi yang dirancang untuk menyederhanakan kehidupan, bukan menambah beban kognitif penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Mendefinisikan Pengalaman Premium: Visual dan Audio</h3>
<p>Standar home cinema kini bergeser menuju pengalaman layar ultra-besar premium tanpa kompromi. Di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), 68% konsumen memprioritaskan pengalaman sinematik kelas atas di rumah<a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a>. Kami menjawab kebutuhan ini dengan memperluas portofolio layar ultra-besar serta menghadirkan <strong>TV Micro RGB 130 inci pertama di dunia (model R95H)</strong> sebuah lompatan besar dalam inovasi display yang merevolusi kualitas gambar. Sumber cahaya LED pada perangkat ini telah didesain ulang dan direkayasa secara menyeluruh, menghasilkan performa warna yang luar biasa, sekaligus mempertahankan tingkat kecerahan dan kontras yang optimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Imersi sebenarnya adalah pengalaman multi-sensorik. Keunggulan display kami dipadukan dengan 11 tahun kepemimpinan di bidang audio untuk mentransformasi pengalaman suara di rumah, menciptakan lingkungan akustik yang menyatu. Di tahun 2026, <strong>Q-Symphony</strong> berevolusi dengan mengintegrasikan TV dan <em>speaker</em> dalam ekosistem adaptif yang mampu mengoptimalkan suara secara cerdas berdasarkan tata ruang masing-masing pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecerdasan ini juga meluas ke ranah gaming. Memimpin lini <strong>monitor gaming Odyssey</strong> adalah Odyssey 3D 32 inci (model G90XH) monitor gaming 3D 6K tanpa kacamata pertama di dunia yang mendorong batas resolusi dan refresh rate, menghadirkan pengalaman visual yang mulus sekaligus imersif.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Meningkatkan Ekspresi Hunian Melalui Seni dan Konten</h3>
<p>Teknologi memberikan dampak terbesar ketika mampu memperkaya cara kita hidup dan menikmati tayangan. Di tengah lanskap konsumen yang semakin dinamis dan beragam, layar visual tidak lagi sekadar sumber hiburan, tetapi juga menjadi kanvas untuk mengekspresikan identitas personal didukung oleh ekosistem konten yang terus berkembang dan memperkaya pengalaman di rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini, kami menjembatani teknologi premium dan estetika hunian melalui <strong>The Frame Pro</strong>. Dengan teknologi<a href="#_ftn4" name="_ftnref4"><sup>[4]</sup></a> layar glare-free yang canggih serta akses ke karya seni terkurasi melalui Samsung Art Store<a href="#_ftn5" name="_ftnref5"><sup>[5]</sup></a>, layar TV tidak lagi mendominasi ruangan, melainkan menyatu dengan atmosfer interior. Pengguna dapat menampilkan warisan budaya maupun preferensi artistik mereka, mentransformasi perangkat berperforma tinggi menjadi pusat ekspresi seni di dalam rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi konten, <strong>Samsung TV Plus</strong> layanan streaming gratis berbasis iklan (FAST) kami—telah melampaui 100 juta pengguna aktif bulanan (MAU) di 30 negara, dengan penambahan 12 juta pengguna sejak Oktober 2024. Pencapaian ini semakin menegaskan redefinisi pengalaman hiburan bagi konsumen TV Samsung, seiring kepemimpinan kami di pasar TV global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menginspirasi Dua Dekade Inovasi Berikutnya</h3>
<p>Di Samsung, komitmen kami adalah memastikan bahwa teknologi tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dipelajari, melainkan sesuatu yang memahami penggunanya. Melalui visi <strong>“Your Companion to AI Living,”</strong> kami mengembangkan peran layar visual—dari sekadar pusat perhatian di dalam ruangan menjadi jantung dari hunian itu sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami tidak hanya menghadirkan perangkat keras, tetapi membangun fondasi untuk cara hidup yang lebih intuitif. Dengan menyelaraskan inovasi global kami dengan karakteristik serta tingginya adopsi digital di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kami memastikan bahwa era baru home entertainment bukan hanya tentang kualitas piksel yang lebih baik, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat menjadi pendamping yang lebih relevan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> <a href="https://news.samsung.com/global/samsung-electronics-marks-19-consecutive-years-as-the-global-tv-market-leader" target="_blank" rel="noopener">TV Global No.1 – Sumber: Omdia, Februari 2025. Berdasarkan pangsa pasar TV global per produsen secara tahunan, baik dari sisi unit maupun pendapatan.</a></em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> <a href="https://economysea.withgoogle.com/" target="_blank" rel="noopener">Sumber: Google, Temasek, dan Bain &amp; Company, e-Conomy SEA 2025</a></em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref3" name="_ftn3">[3]</a> SEAO TV Awareness Study dilakukan pada November 2025 terhadap 2.000 responden berusia 25–64 tahun di Australia, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Selandia Baru.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref4" name="_ftn4">[4]</a> Diukur berdasarkan standar pengujian Unified Glare Rating (UGR) dan tersertifikasi sebagai glare-free (pantulan, ketidaknyamanan, dan gangguan silau) oleh UL.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref5" name="_ftn5">[5]</a> Berlangganan Art Store dan koneksi Samsung Account diperlukan untuk mengakses koleksi karya seni secara penuh.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Gelar Pameran Solve for Tomorrow Ambassadors: Rayakan Semangat Inovatif Pemenang</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-gelar-pameran-solve-for-tomorrow-ambassadors-rayakan-semangat-inovatif-pemenang?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 11:00:30 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[IOC]]></category>
		<category><![CDATA[Milano Cortina 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[SSFT]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3ZHto2m</guid>
									<description><![CDATA[Pada 9 Februari, Samsung Electronics menggelar Solve for Tomorrow Ambassador Exhibition di Smart City Lab, Milan, sekaligus mengumumkan 10 pemenang kompetisi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Pada 9 Februari, Samsung Electronics menggelar Solve for Tomorrow Ambassador Exhibition di Smart City Lab, Milan, sekaligus mengumumkan 10 pemenang kompetisi global Solve for Tomorrow dari berbagai negara sebagai Global Solve for Tomorrow Ambassadors. Pameran ini diselenggarakan dengan dukungan International Olympic Committee (IOC) dan Milano Cortina 2026 Foundation, serta menjadi rangkaian dari Solve for Tomorrow Ambassador Appointment Ceremony pada 8 Februari. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berskala global yang berlangsung pada 8–10 Februari, bersamaan dengan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pameran ini dihadiri oleh Mauro Porcini, Chief Design Officer (CDO) Samsung Electronics; Giusy Versace, Senator Republik Italia; Ollie Dudfield, Olympism365 Associate Director IOC; serta Domenico De Maio, Education &amp; Culture Director Milano Cortina 2026 Foundation. Exhibition ini menghadirkan ruang bagi para terpilih untuk memamerkan solusi inovatif mereka secara langsung di panggung global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24279" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24279" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F.jpg" alt="" width="1000" height="602" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F-935x563.jpg 935w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092245/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main1F-768x462.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Mauro Porcini, Chief Design Officer Samsung Electronics, berfoto selfie bersama para Global Samsung Solve for Tomorrow Ambassador di lokasi pameran.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24280" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24280 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2.jpg" alt="" width="1000" height="561" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092329/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main2-768x431.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Suasana exhibition Samsung Solve for Tomorrow di Milan, Italia, yang menampilkan berbagai solusi inovatif karya para duta muda dari seluruh dunia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Solve for Tomorrow merupakan platform global yang memberdayakan inovator muda untuk menjawab tantangan nyata di dunia dengan menggunakan keterampilan di bidang teknologi kecerdasan buatan (AI) atau STEM. Dengan mendorong kreativitas serta kemampuan berpikir kritis, program ini mendorong siswa untuk berinovasi dan mengembangkan solusi berdampak bagi isu lokal maupun global. Melalui proyek berbasis praktik, peserta memperoleh keterampilan dan kepercayaan diri dalam menghadapi persoalan kompleks serta mengubah ide menjadi solusi nyata. Inisiatif ini tidak hanya menumbuhkan generasi pemimpin masa depan, tetapi juga memperkuat komunitas global dengan menghubungkan pemikiran muda lintas negara untuk berbagi pengetahuan dan menginspirasi kemajuan bersama. Setelah kolaborasi Samsung dan IOC menjelang Paris 2024, program ini semakin diperkuat melalui peluncuran tema global baru bertajuk <span><a href="https://news.samsung.com/global/samsung-solve-for-tomorrow-introduces-global-themes-to-unite-student-innovators-worldwide" target="_blank" rel="noopener">“Social Change Through Sport &amp; Technology – Sport &amp; Tech”</a></span> dalam kompetisi Solve for Tomorrow 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pameran ini, berbagai solusi inovatif ditampilkan dalam bentuk prototipe di masing-masing booth, termasuk AKQUA-Gel, solusi smart bandage berbasis AI yang memantau proses penyembuhan luka secara real-time dan mendukung deteksi dini infeksi melalui data sensor, yang dikembangkan oleh Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, dan Elaine Zuo. Selain itu, terdapat Kroove, aplikasi komunitas pemenang Solve for Tomorrow Italia karya Davide Casciaro dan Francesco Emmanuel Stringaro, yang mendorong partisipasi dalam aktivitas olahraga dan mempererat hubungan sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu prinsip utama Solve for Tomorrow adalah design thinking, yakni pendekatan yang mengajarkan inovator untuk mewujudkan ide menjadi solusi nyata dan aplikatif. Sejalan dengan itu, para Ambassador juga mengikuti lokakarya inovasi khusus yang dipandu oleh <span><a href="https://www.olympics.com/ioc/olympism365/innovation-hub" target="_blank" rel="noopener">Olympism365 Innovation Hub</a></span>, hasil kolaborasi Samsung dan IOC, guna mempersiapkan langkah lanjutan dalam perjalanan inovasi mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24282" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24282" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F.jpg" alt="" width="1000" height="584" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F-964x563.jpg 964w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092509/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main3F-768x449.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Mauro Porcini, Chief Design Officer Samsung Electronics, menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador Exhibition di Milan, Italia.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di Samsung, kami percaya bahwa generasi muda telah memiliki potensi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Peran kami adalah mendukung perjalanan tersebut — menyediakan ruang, perangkat, dan kepercayaan agar ide-ide mereka dapat berkembang menjadi sesuatu yang bermakna,” ujar Mauro Porcini, CDO Samsung Electronics.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Solusi yang dipamerkan hari ini sungguh mengesankan dan mencerminkan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui semangat serta kreativitas. Dengan para pemimpin masa depan se-inovatif Solve for Tomorrow Ambassadors, dunia berada di tangan yang tepat,” kata Senator Giusy Versace.</p>
<h3></h3>
<h3></h3>
<h3>Pameran Solve for Tomorrow Ambassadors Hadirkan Pengalaman Interaktif</h3>
<p>Setiap booth menghadirkan pengalaman langsung terhadap solusi yang dikembangkan, di mana para peserta memaparkan permasalahan yang mereka temukan, solusi yang dirancang, serta peran teknologi dalam mewujudkannya. Para pengunjung dapat berinteraksi, mengajukan pertanyaan, dan merasakan langsung inovasi yang ditampilkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24283" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24283" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/15092651/Samsung-CSR-Samsung-Solve-For-Tomorrow-Ambassadors-Milano-Cortina-2026-SFT-Ambassadors-Exhibition_main4-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">▲ Danielle Yang dari tim Samsung Solve for Tomorrow Ambassador Amerika Serikat, Storm Shield, mempresentasikan solusi wearable yang dirancang untuk memungkinkan aktivitas fisik secara aman bagi pengguna alat bantu dengar.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai contoh, dalam pengalaman Storm Shield, pengunjung mengenakan headband yang bergetar saat mendeteksi rintangan dari jarak tertentu, dengan intensitas getaran menyesuaikan jarak objek. Sementara itu, dalam MyVision Experience, pengunjung mencoba tongkat pintar yang mampu mendeteksi rintangan di permukaan lantai dan memberikan peringatan melalui getaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, booth AKQUA-Gel dan Kroove menghadirkan penjelasan mendalam dan interaktif mengenai bagaimana solusi prototipe tersebut memberikan inovasi kesehatan yang lebih cerdas serta mempererat kebersamaan komunitas melalui olahraga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pameran ini, ditampilkan seluruh 10 solusi inovatif dari para Solve for Tomorrow Ambassadors, sebagai berikut</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Sport &amp; Tech</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Australia | TeamUp – Ahan Kiani</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Platform berbasis AI yang menghubungkan individu dengan tim olahraga dan komunitas lokal guna meningkatkan partisipasi dalam olahraga rekreasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Indonesia | Run Sight – Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammed Fazil Tirtana, Ariq Maulana Malki Ibrahim</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi wearable berbasis AI yang membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik dengan aman melalui pendeteksian jalur dan rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | Poseidon – Umut Devrim Deveci &amp; Efe Cem Öztürk</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem keselamatan berenang bagi penyandang disabilitas visual yang memberikan peringatan getaran melalui gelang saat mendekati batas area atau rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Inggris | Curastep – Raye Woon &amp; Sarah</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepatu pintar dengan sensor untuk mendeteksi tanda awal lecet pada penderita diabetes dan mendorong aktivitas fisik yang aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Storm Shield – Danielle Yang, Sara Carmona, Isha Harbaugh, Koel Harbaugh, Audrey Adams, Nikki Beshkar, Emily Wang</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ikat kepala olahraga pelindung yang dirancang untuk melindungi alat bantu dengar dari paparan kelembapan, benturan, serta kerusakan akibat faktor lingkungan selama aktivitas fisik.</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Accessibility &amp; Environment</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tiongkok | Furen Makers – Chenyue Wang, Ziyang Ma, Qiuyue Wang, Hewei Wen</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kursi roda berbasis gelombang otak untuk mendukung mobilitas, rehabilitasi, dan partisipasi olahraga bagi penyandang ALS dan disabilitas fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prancis | Liova – Simon Cénet &amp; Evan Dessables</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Perangkat produksi baterai portabel yang mengubah baterai ponsel bekas menjadi power bank untuk mengurangi limbah elektronik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>India | Paraspeak – Pranet Khetan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Solusi AI berbasis cloud yang mengubah pengucapan tidak jelas menjadi suara yang jelas secara real-time bagi penyandang gangguan bicara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | OilSorb – İrem Erden, Ece Deniz Sayar, Ela Aksoy, Meryem Melis Çınar</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Solusi berkelanjutan penanggulangan tumpahan minyak di laut menggunakan bantalan wol yang dapat digunakan kembali dan teknologi drone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Aqua-Gel – Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, Elaine Zuo</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perban pintar berbasis AI yang memantau penyembuhan luka secara real-time serta mendeteksi infeksi dini melalui data sensor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Semangat Keunggulan dalam Mewujudkan Dampak Nyata</h3>
<p>Melalui Solve for Tomorrow, Samsung terus mendukung perjalanan generasi muda dalam mengembangkan potensi menjadi dampak sosial yang nyata di seluruh dunia. Penyelenggaraan pameran ini bertepatan dengan semangat Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, yang sama-sama merepresentasikan perjalanan panjang menuju keunggulan dan kontribusi bagi kebaikan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Merupakan pengalaman yang sangat menginspirasi menyaksikan para Solve for Tomorrow Ambassadors menampilkan solusi inovatif mereka secara langsung, terutama dalam konteks Olimpiade Milano Cortina 2026 yang menekankan pentingnya edukasi, inklusi, dan partisipasi generasi muda,” ujar Ollie Dudfield, Olympism365 Associate Director IOC. “Karya para Ambassador mencerminkan keyakinan bersama IOC, Samsung, dan Milano Cortina 2026 bahwa olahraga dan teknologi dapat menjadi katalis perubahan sosial yang positif.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Para Solve for Tomorrow Ambassadors telah mencurahkan waktu dan upaya luar biasa demi kemajuan komunitas mereka. Melihat hasil kerja keras tersebut sungguh mengagumkan, dan Milano Cortina 2026 Foundation bangga dapat menjadi bagian dari pameran ini,” tutup Domenico De Maio, Education &amp; Culture Director Milano Cortina 2026 Foundation.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador, silakan kunjungi berita berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span><a href="https://news.samsung.com/id/indonesia-cetak-sejarah-tim-labmino-ui-jadi-sft-global-ambassador">Indonesia Cetak Sejarah, Tim Labmino UI Jadi SFT Global Ambassador</a></span></li>
<li><span><a href="https://news.samsung.com/id/indonesia-masuk-jajaran-10-global-ambassador-samsung-solve-for-tomorrow-2025">Indonesia Masuk Jajaran 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow 2025</a></span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Indonesia Cetak Sejarah, Tim Labmino UI Jadi  SFT Global Ambassador</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/indonesia-cetak-sejarah-tim-labmino-ui-jadi-sft-global-ambassador?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 17:28:10 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[RunSight]]></category>
		<category><![CDATA[SFT]]></category>
		<category><![CDATA[SFT Global Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Labmino]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4bTpAT4</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT)]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignnone size-full wp-image-24257" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg" alt="" width="1000" height="617" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-912x563.jpg 912w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/13091529/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan-1000x617-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p></blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Electronics Indonesia dengan bangga mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia, sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia, yang untuk pertama kalinya lolos sebagai SFT Global Ambassador dan menjadikan Indonesia sebagai satu dari dua negara di South East Asia and Oceania (SEAO) yang meraih posisi tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan Tim Labmino, menandai pengakuan global atas inovasi anak muda Indonesia yang berangkat dari tantangan nyata di masyarakat dan diterjemahkan menjadi solusi berbasis teknologi yang berdampak, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui RunSight, solusi <em>wearable </em>berbasis AI yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman, Tim Labmino menunjukkan bagaimana teknologi dapat membuka akses yang lebih setara dalam dunia olahraga inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari sekadar kompetisi, SFT menjadi <em>learning journey</em> pembentukan kepemimpinan generasi muda Indonesia di tingkat global, mendorong anak muda untuk menghubungkan empati, teknologi, dan dampak sosial dalam satu solusi nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24433" style="width: 1030px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24433 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg" alt="" width="1020" height="574" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px.jpg 1020w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/20173109/Tim-Labmino-terpilih-sebagai-salah-satu-dari-sepuluh-Tim-Terbaik-dunia-Global-Ambasador-SFT-2025-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /><p class="wp-caption-text">Tim Labmino, terpilih sebagai salah satu dari sepuluh Tim Terbaik dunia menjadi Global Ambassador SFT</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Learning journey</em> Tim Labmino dalam Samsung Solve for Tomorrow dimulai sejak tahap awal program, ketika mereka harus melalui proses panjang dalam mengasah ide, mengembangkan solusi, serta membuktikan bahwa inovasi yang mereka rancang memiliki relevansi dan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi ruang belajar yang mempertemukan tantangan, kolaborasi, dan proses refleksi yang membentuk cara berpikir tim sebagai inovator muda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain aspek kenyamanan, Tim Labmino juga dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan perangkat yang low cost dan hemat energi. Hal ini mendorong tim untuk mengoptimasi penggunaan kecerdasan buatan yang kompleks agar tetap ringan, efisien, dan dapat digunakan dalam aktivitas berlari tanpa mengorbankan performa maupun keamanan pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow adalah perjalanan yang benar-benar mengubah cara kami melihat diri kami sendiri dan potensi yang kami miliki. Kami merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Indonesia sebagai Global Ambassador. Bagi kami, ini bukan hanya tentang memenangkan sebuah program, tetapi tentang membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian bisa tumbuh menjadi solusi nyata yang berdampak. Kami berharap pencapaian ini bisa menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar, berinovasi dengan empati, dan percaya bahwa karya mereka bisa memberi arti bagi banyak orang,” ujar <strong>Anthony Edbert Feriyanto, Tim Labmino.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, <strong>Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.</strong>, menegaskan pentingnya peran inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi sebagai fondasi transformasi bangsa, “Kami bangga melihat Tim Labmino mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di forum global. Inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi seperti ini menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Kami juga mengapresiasi inisiatif Samsung melalui Solve for Tomorrow yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan dan ekosistem inovasi, dengan membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi yang berdampak sosial.”<span style="text-decoration: line-through;"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengalaman ini menegaskan peran Tim Labmino sebagai inspirasi bagi generasi muda. Perjalanan yang berangkat dari ide sederhana penuh empati, hingga berkembang menjadi solusi berbasis teknologi yang diakui secara global, menjadi contoh bahwa inovasi dapat tumbuh dari kepedulian terhadap sekitar serta dapat di mulai dari siapa aja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pencapaian Tim Labmino mendapat apresiasi dari Samsung sebagai wujud nyata kepemimpinan muda berbasis inovasi. <strong>Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia</strong>, menyampaikan, “Kami sangat bangga atas terpilihnya Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador. Ini tentu adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami dan bagi Indonesia. Melalui pencapaian ini, semakin membuktikan bahwa AI yang bermakna adalah AI yang mampu memberdayakan manusia, dan perjalanan Tim Labmino menjadi contoh bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu untuk menciptakan inovasi berdampak di tingkat global.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Samsung melalui SFT dalam memberdayakan generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pencipta solusi. Program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kepemimpinan, dan keberanian untuk menjawab tantangan sosial melalui inovasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui langkah Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, Samsung dan Indonesia bersama-sama mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa inovasi dengan tujuan dapat lahir dari Indonesia dan membuka peluang yang lebih inklusif secara global. Samsung akan terus mendukung generasi muda Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berkolaborasi lintas batas, dan memimpin masa depan melalui teknologi yang bermakna.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Corporate Citizenship Umumkan 10 Global Ambassador Solve for Tomorrow 2025, Indonesia Terpilih Jadi Salah Satunya</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/indonesia-masuk-jajaran-10-global-ambassador-samsung-solve-for-tomorrow-2025?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 20:03:26 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[IOC]]></category>
		<category><![CDATA[Milano Cortina 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Solve for Tomorrow Ambassadors]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/45Updnk</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC), secara resmi mengumumkan terpilihnya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics, sebagai Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC), secara resmi mengumumkan terpilihnya 10 tim Global Ambassador dari Solve for Tomorrow sebagai bagian dari inisiatif corporate citizenship berkelanjutan Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengumuman ini disampaikan di Milan, Italia, dalam rangkaian acara yang digelar bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Program selama tiga hari, yang berlangsung pada 8–10 Februari 2026, mencakup seremoni penunjukan ambassador, pameran solusi inovatif, serta berbagai aktivitas jejaring global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solve for Tomorrow merupakan platform global Samsung yang berfokus pada pengembangan solusi inovatif, serta mendukung generasi muda dalam mengembangkan solusi berbasis STEM untuk menjawab berbagai tantangan di tingkat lokal maupun global. Tahun ini, para Global Ambassador dipilih dari tim pemenang kompetisi Solve for Tomorrow tingkat regional di berbagai negara. Seleksi akhir dilakukan melalui evaluasi bersama antara Samsung dan IOC berdasarkan aspek inovasi, skalabilitas, serta dampak sosial dari setiap solusi. Sebanyak 10 tim terpilih dibagi ke dalam dua fokus utama, yaitu Sport &amp; Tech serta Accessibility &amp; Environment, dengan masing-masing kategori diwakili oleh lima tim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari program Ambassador, setiap tim terpilih akan menerima dukungan pendanaan, serta dukungan hingga dua tahun dari Samsung guna mengembangkan prototipe mereka menjadi produk yang layak secara komersial. Lima tim dalam kategori Sport &amp; Tech juga akan mendapatkan dukungan bersama dari Samsung dan IOC.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam seremoni tersebut, dua alumni Solve for Tomorrow, yakni Danielle Yang, Samsung Solve for Tomorrow Ambassador kategori Sport &amp; Tech, serta Simon Cénet dari Tim Liova asal Prancis, berbagi pengalaman pribadi dan wawasan mengenai inovasi generasi muda serta dampak nyata dari proyek mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Danielle Yang</strong>, memiliki disabilitas pendengaran, menjelaskan motivasinya mengikuti program ini. “Saya bergabung dengan Samsung Solve for Tomorrow untuk menjawab tantangan yang saya alami dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan, “Dengan dukungan Samsung Electronics dan International Olympic Committee (IOC), saya merasa sangat terhormat dan bahagia dapat berbagi ide saya kepada dunia, bahkan di panggung Olimpiade.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui Samsung Solve for Tomorrow, saya mendapatkan kepercayaan diri bahwa ide saya dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar <strong>İrem Erden, Ambassador asal Türkiye</strong> yang memenangkan kompetisi regional melalui solusi OilSorb, yaitu sistem penanggulangan tumpahan minyak di laut berbasis bantalan wol yang dapat digunakan kembali serta teknologi drone. “Sebagai ambassador terpilih, saya akan terus berupaya menginspirasi lebih banyak generasi.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24185" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F.jpg" alt="" width="1000" height="847" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F-665x563.jpg 665w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09194857/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main1F-768x650.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Inovasi Berkelanjutan dalam Sport &amp; Tech</h3>
<p>Mengusung tema “Sport &amp; Tech”, program Ambassador Samsung 2026 bertujuan memberdayakan generasi muda untuk mendorong inovasi berkelanjutan melalui sinergi antara olahraga, teknologi, dan kepemimpinan. Seremoni penunjukan resmi berlangsung di Samsung House, Milan, dan dihadiri oleh sekitar 80 pemangku kepentingan global, termasuk Presiden IOC Kirsty Coventry; Anggota Dewan Eksekutif IOC sekaligus Presiden Samsung Global Research Jae Youl Kim; Ketua Komisi Olympism 365 Auvita Rapilla; Anggota Komisi Olympism 365 Nawal El Moutawakel; serta Presiden dan Head of Global Marketing Samsung Electronics Won-Jin Lee.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momen komitmen dalam seremoni ini menegaskan tekad bersama Samsung dan IOC dalam membina talenta masa depan serta memberdayakan generasi muda untuk membentuk dunia yang lebih baik. Komitmen ini diwujudkan melalui pertunjukan panggung simbolis yang menampilkan penyatuan logo Samsung dan IOC dengan membuka dan menyatukan Galaxy Z TriFold, yang melambangkan perluasan ide, potensi, serta keyakinan bersama untuk membuka peluang baru bagi generasi muda dalam memimpin masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Proyek-proyek ini sungguh menginspirasi: penuh kreativitas, imajinasi, dan semangat untuk membawa perubahan nyata. Kalian memanfaatkan teknologi untuk membentuk masa depan yang lebih inklusif, berkelanjutan, sehat, dan aktif,” ujar Presiden IOC Kirsty Coventry. “Saya sangat antusias melihat para pemenang pertama kategori Sport &amp; Tech yang memadukan olahraga, teknologi, dan pemecahan masalah dengan cara yang benar-benar dapat mengubah kehidupan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui Solve for Tomorrow dan kolaborasi kami dengan IOC, kami menciptakan lingkungan yang memungkinkan generasi muda menemukan potensi terbaik mereka, mengekspresikan ide, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Won-Jin Lee, President and Head of Global Marketing Samsung Electronics. “Kami tidak hanya mendukung inovasi, tetapi juga membina para pemimpin masa depan yang menjunjung nilai keunggulan, rasa hormat, persahabatan, dan kreativitas.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24186" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2.jpg" alt="" width="1000" height="815" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2-691x563.jpg 691w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195012/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main2-768x626.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Pameran Solusi dan Lokakarya Inovasi</h3>
<p>Pada 9 Februari, para tim ambassador akan memamerkan solusi inovatif mereka di Smart City Lab, Milan, serta mengikuti lokakarya bertema inovasi yang dipandu oleh IOC Olympism365 Innovation Hub. Lokakarya ini bertujuan membekali para ambassador dengan keterampilan untuk menjadi inovator pembangunan berkelanjutan di dunia olahraga. Pameran ini akan dihadiri oleh perwakilan IOC, Panitia Penyelenggara Milano Cortina 2026, serta berbagai instansi pemerintah Italia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada 10 Februari, para ambassador akan mengikuti rangkaian program lapangan dan kegiatan resmi, termasuk kunjungan ke Desa Olimpiade Milano Cortina 2026. Melalui pengalaman ini, Samsung mendukung para ambassador untuk memperdalam pemahaman mereka tentang olahraga, teknologi, serta makna Olimpiade dan semangat Olimpiade.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24187" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3.jpg" alt="" width="1000" height="632" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3-891x563.jpg 891w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195132/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main3-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rincian mengenai 10 tim Duta Solve for Tomorrow yang baru terpilih dan proyek-proyek mereka adalah sebagai berikut:</p>
<h3></h3>
<p><strong>Lima Tim Kategori Sport &amp; Tech</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Australia | TeamUp – Ahan Kiani</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Platform berbasis AI yang menghubungkan individu dengan tim olahraga dan komunitas lokal guna meningkatkan partisipasi dalam olahraga rekreasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Indonesia | Run Sight – Anthony Edbert Feriyanto, Kaindra Rizq Sachio, Muhammed Fazil Tirtana, Ariq Maulana Malki Ibrahim</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi wearable berbasis AI yang membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik dengan aman melalui pendeteksian jalur dan rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | Poseidon – Umut Devrim Deveci &amp; Efe Cem Öztürk</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sistem keselamatan berenang bagi penyandang disabilitas visual yang memberikan peringatan getaran melalui gelang saat mendekati batas area atau rintangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Inggris | Curastep – Raye Woon &amp; Sarah</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sepatu pintar dengan sensor untuk mendeteksi tanda awal lecet pada penderita diabetes dan mendorong aktivitas fisik yang aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Storm Shield – Danielle Yang, Sara Carmona, Isha Harbaugh, Koel Harbaugh, Audrey Adams, Nikki Beshkar, Emily Wang</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ikat kepala olahraga pelindung yang dirancang untuk melindungi alat bantu dengar dari paparan kelembapan, benturan, serta kerusakan akibat faktor lingkungan selama aktivitas fisik.</p>
<h3></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Lima Tim Kategori Accessibility &amp; Environment</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tiongkok | Furen Makers – Chenyue Wang, Ziyang Ma, Qiuyue Wang, Hewei Wen</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kursi roda berbasis gelombang otak untuk mendukung mobilitas, rehabilitasi, dan partisipasi olahraga bagi penyandang ALS dan disabilitas fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Prancis | Liova – Simon Cénet &amp; Evan Dessables</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perangkat produksi baterai portabel yang mengubah baterai ponsel bekas menjadi power bank untuk mengurangi limbah elektronik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>India | Paraspeak – Pranet Khetan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi AI berbasis cloud yang mengubah pengucapan tidak jelas menjadi suara yang jelas secara real-time bagi penyandang gangguan bicara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Türkiye | OilSorb – İrem Erden, Ece Deniz Sayar, Ela Aksoy, Meryem Melis Çınar</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi berkelanjutan penanggulangan tumpahan minyak di laut menggunakan bantalan wol yang dapat digunakan kembali dan teknologi drone.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Amerika Serikat | Aqua-Gel – Arya Anilkumar, Anna Huang, Aishwarya Reddy, Subiksha Srinivasan Vidya, Elaine Zuo</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perban pintar berbasis AI yang memantau penyembuhan luka secara real-time serta mendeteksi infeksi dini melalui data sensor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24190" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195552/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main4-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24191" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5.jpg" alt="" width="1000" height="751" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5-750x563.jpg 750w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195628/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main5-768x577.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24192" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195655/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main6-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-24193" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7.jpg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7-751x563.jpg 751w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/09195727/Samsung-CSR-Solve-For-Tomorrow-SFT-Ambassadors-in-Milan_main7-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Dari Akses ke Peran Aktif: Memberdayakan Generasi Muda untuk Ikut Menciptakan Pengajaran di Era Digital</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/dari-akses-ke-peran-aktif-memberdayakan-generasi-muda-untuk-ikut-menciptakan-pengajaran-di-era-digital?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 15:36:52 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Kewargaan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Lighthouse Schools]]></category>
		<category><![CDATA[Learning Hub]]></category>
		<category><![CDATA[Solve for Tomorrow]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NWpJep</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-24147" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152405/3-PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-1-Thumbnail-Template-1000x563px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas peran pengajaran bagi perdamaian dan pembangunan. Saat kita memperingati Hari Pendidikan Internasional 2026, diskusi global beralih ke tema baru yang lebih kuat: &#8220;Kekuatan pemuda dalam membangun pengajaran bersama&#8221; (<em>The power of youth in co-creating education</em>). Tema ini mengakui peran pemuda sebagai agen perubahan dalam membentuk pengajaran yang inklusif, adil, dan berkualitas, serta membantu membangun masyarakat yang lebih damai, adil, dan inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Visi ini memahami sebuah dasar di mana generasi muda kita, yang jumlahnya mencapai lebih dari setengah populasi global sudah tidak lagi bisa dilihat sebagai penerima manfaat pasif dari sistem pengajaran, melainkan menjadi perancangnya. Sebagai <em>digital natives</em>, mereka memahami dinamika masa depan lebih baik daripada generasi sebelumnya dan suara mereka sangat penting dalam membentuk bagaimana proses pembelajaran berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sama halnya dengan UNESCO yang memperjuangkan kemandirian bagi generasi muda, kita pun harus mengambil peran dalam menjembatani kesenjangan dan memberdayakan generasi muda agar menjadi partisipan aktif dalam pengajaran mereka. Hal ini menjadi sangat krusial di tengah transformasi teknologi yang cepat, yang menuntut kita untuk tidak hanya mempertimbangkan kembali apa yang kita ajarkan, tetapi juga bagaimana proses pengajaran dan pembelajaran berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Menjembatani Kesenjangan Digital</h3>
<p>Di Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kesenjangan digital sering kali dianggap sebagai tantangan infrastruktur yang ditandai dengan kurangnya <em>bandwidth internet</em> atau akses ke perangkat seperti laptop, tablet, atau komputer. Di Samsung, kami memandang hal ini berbeda, melihatnya sebagai kesenjangan digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bandwidth bukan hanya soal kecepatan internet; ini adalah tentang seberapa cepat seorang siswa dapat mengakses pengetahuan. Sebuah perangkat bukan sekadar gadget; ia adalah kanvas untuk berkreasi. Ketika seorang siswa di komunitas pedesaan kekurangan peralatan ini, mereka bukan sekadar kehilangan sebuah tablet; mereka kehilangan kesempatan untuk berperan dalam ekonomi masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan ini sangat nyata. Pada tahun 2025, sebanyak 59% sekolah di wilayah kita memiliki rencana untuk memperbarui dan berinvestasi dalam teknologi modern untuk mendigitalisasi lingkungan belajar<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> mereka. Hal ini mengonfirmasi bahwa investasi semacam itu bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk memastikan semua siswa dan pengajar memiliki akses yang adil terhadap lingkungan belajar yang berkualitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, teknologi sendiri hanyalah titik awal. Ketika para pengajar dibekali kemampuan untuk membimbing dan menginspirasi, barulah siswa dapat membangun masa depan bersama dan inovasi akan berkembang pesat. Itulah sebabnya pendekatan kami dimulai dari para pengajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui Samsung Learning Hub, kami menyediakan berbagai sarana, pelatihan, serta sumber daya untuk meningkatkan standar pengajaran, menginspirasi proses belajar, dan memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal di setiap ruang kelas. Program bootcamp dan mentoring kami mendukung para pengajar maupun kepemimpinan dalam pendikan untuk membangun kapabilitas yang dibutuhkan agar dapat mengimbangi kurikulum yang terus berkembang, serta memandu sekolah mereka dalam perjalanan transformasi digital. Dengan memperkuat kompetensi digital di setiap tingkatan, kami memastikan bahwa teknologi di ruang kelas berfungsi untuk mendukung pedagogi (metode pengajaran), bukan sebaliknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24148" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-24148 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152522/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-2-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Inisiatif Samsung Digital Lighthouse School merupakan contoh nyata dari apa yang mungkin dicapai, dan bahwa transformasi digital tidak hanya dapat diwujudkan tetapi juga secara berkelanjutan.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berangkat dari fondasi pemberdayaan pengajaran ini, kami juga memperluas dampak tersebut ke lingkungan belajar melalui inisiatif seperti program Samsung Digital Lighthouse Schools. Menyadari bahwa setiap sekolah memulai perjalanan digitalnya dari level yang berbeda-beda, program ini hadir untuk mendukung sekolah sesuai dengan kondisi mereka saat ini, membantu dengan menyediakan sarana, pengembangan kapabilitas, serta kerangka kerja yang dibutuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Indonesia, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School baru-baru ini telah bergabung dalam komunitas Samsung Digital Lighthouse School. Di sekolah-sekolah tersebut, para guru mulai membangun kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Di saat yang sama, teknologi membantu mengurangi beban kerja administratif sehingga para pengajar dapat fokus sepenuhnya pada tugas utama mereka: mengajar dan membimbing siswa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Merancang Ulang Pembelajaran untuk Masa Depan yang Lebih Baik</h3>
<p>Setelah akses tersedia dan para pengajar diberdayakan, kita dapat beralih ke tujuan utama: Kemandirian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di luar urusan infrastruktur, peran kami adalah membekali generasi berikutnya dengan keterampilan memecahkan masalah di dunia nyata. Dengan menggunakan teknologi sebagai katalisator untuk berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, kami memampukan generasi muda untuk mengejar ambisi mereka dan membentuk masa depan yang mereka cita-citakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal ini sangatlah penting di wilayah kita, di mana para agen perubahan muda memiliki dorongan kuat untuk mengembangkan solusi kreatif bagi tantangan di komunitas mereka. Kami melihat hal ini dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan kami, Samsung Solve for Tomorrow, sebuah kompetisi yang mengajak siswa untuk menerapkan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dalam mengatasi isu-isu sosial. Dengan menantang mereka untuk merancang solusi yang ingin mereka lihat di dunia, program ini menumbuhkan pola pikir &#8220;membangun bersama&#8221; (co-creation) yang kuat. Pada tahun 2025, hampir 17.000 anak muda berpartisipasi di seluruh wilayah ini, mencatat peningkatan sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_24149" style="width: 1010px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-24149" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/02/05152731/PR_From-Access-to-Agency_SEAO-Byline-Series_Image-3-1000px-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p class="wp-caption-text">Jack Lowe, asal New South Wales, Australia, mengembangkan Eilik, sebuah platform perbandingan hasil berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengajar mengidentifikasi potensi kecurangan akademik di era kecerdasan buatan generatif.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> <em>IDC InfoBrief, disponsori oleh Samsung, Modernisation of Learning through Digital Tech Investments, #AP242475IB, November 2024­­­</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Mendefinisikan Ulang Masa Depan Desain di CES 2026, dengan Visi Teknologi untuk Kemanusiaan</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-mendefinisikan-ulang-masa-depan-desain-di-ces-2026-dengan-visi-teknologi-untuk-kemanusiaan?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 15:30:55 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[CES]]></category>
		<category><![CDATA[CES 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Tech Forum]]></category>
		<category><![CDATA[The First Look 2026]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NyYiHb</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics, Co., Ltd. baru saja mengadakan sesi terakhir dalam rangkaian CES 2026 Tech Forum-nya, “The Human Side of Tech: Designing a Future Worth]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics, Co., Ltd. baru saja mengadakan sesi terakhir dalam rangkaian CES 2026 Tech Forum-nya, “The Human Side of Tech: Designing a Future Worth Living,” di The First Look space Samsung di The Wynn Las Vegas. Panel diskusi yang dipandu oleh Debbie Millman, pembawa acara “Design Matters,” menampilkan Chief Design Officer Samsung Mauro Porcini dan desainer terkemuka Karim Rashid dan Fabio Novembre.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama dua dekade terakhir, minimalisme telah menjadi ciri khas visual industri teknologi. Panel desainer yang diselenggarakan oleh Samsung ini mempertanyakan: Apa yang akan terjadi selanjutnya? Bersama-sama, para panelis mengeksplorasi bagaimana teknologi yang lebih hangat, ekspresif, dan beresonansi emosional dapat membentuk pengalaman yang bermakna di era AI saat ini, sekaligus merancang arah masa depan industri ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Desain Sebagai Ungkapan Cinta</h3>
<p>Sesi tersebut membahas sudut pandang yang sama tentang tujuan desain yang secara fundamental berorientasi pada manusia. “Dalam beberapa tahun terakhir, desain di bidang teknologi cenderung seragam, ” kata moderator Debbie Millman. “Dibandingkan dengan industri lain, keseragaman di dunia teknologi merupakan hal yang tidak biasa. Jadi, bagaimana jika kita memperluas teknologi melampaui spesifikasi dan fungsionalitas?”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung saat ini sedang menangani pertanyaan ini dengan memperkenalkan makna di luar produk dengan fokus pada bagaimana teknologi sesuai dengan kehidupan, pengalaman, dan kebutuhan orang. Para panelis membahas meningkatnya pentingnya pola pikir ini dalam lanskap saat ini di mana hambatan masuk tradisional seperti akses ke alat, skala, dan kemampuan teknis terus berkurang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Sisi Kemanusiaan dari Teknologi</h3>
<p>Diskusi tersebut menyoroti peran teknologi dalam mewujudkan keinginan, kepedulian, dan sifat kemanusiaan dalam hidup sehari-hari. Para panelis mencatat bahwa teknologi seharusnya membantu orang mengenal kepedulian yang terdapat dalam produk-produk yang mereka bawa ke dalam rumah dan rutinitas mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam konteks ini, Mauro Porcini, Chief Design Officer Samsung, membagikan tujuan desain Samsung, yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui teknologi yang bermakna dan dirancang untuk kemanusiaan. Ia menjelaskan komitmen perusahaan untuk membantu orang hidup lebih lama, hidup lebih baik, hidup lebih bermakna, dan hidup lebih berani melalui teknologi canggih yang mendukung kesejahteraan, kreativitas, dan pengekspresian diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Panelist Karim Rashid menambahkan pendapatnya, “Ketika kita memikirkan tentang hal-hal fisik di dunia, kita tidak hanya memikirkan beragam pilihan, tetapi juga fakta bahwa kita dapat membangun ikatan yang kuat dengan berbagai benda,” katanya. “Melalui desain, kita dapat membangun ikatan emosional yang begitu kuat dengan benda-benda, atau bahkan berbagai produk.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Desain Berdasarkan Nilai Kemanusiaan</h3>
<p>Panel tersebut kemudian membahas bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat membuka kemungkinan baru untuk berekspresif ketika dibentuk oleh nilai kemanusiaan. Para panelis menyepakati pandangan bahwa AI mencapai potensi sesungguhnya ketika didorong oleh Kecerdasan Emosional dan Imajinasi Manusia, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia, melainkan sebagai kekuatan yang memperluas kreativitas tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>CDO Porcini menjelaskan hal ini dengan “AI × (EI + HI)”, yaitu pendekatannya dalam menyeimbangkan Kecerdasan Emosional dan Imajinasi Manusia untuk memberikan arti pada inovasi. Saat menjelaskan filosofi ini, CDO Porcini mengatakan, “Ketika kita membuat dan mengembangkan, AI diperkuat oleh Kecerdasan Emosional dan Imajinasi Manusia. “Kemudian, ketika orang menggunakan produk, AI memperkuat Kecerdasan Emosional dan Imajinasi Manusia.” Ia menambahkan, “Jangan takut akan teknologi. Kita di sini untuk memanusiakannya, mengarahkannya, dan membentuknya.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lewat pemikiran ini, sesi ini semakin menegaskan bahwa teknologi harus dibuat lebih manusiawi, diarahkan, dan dibentuk untuk membantu kehidupan manusia dengan berbagai cara baru dan bermakna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Desain yang Ekspresif Menciptakan Pengalaman yang Lebih Bermakna</h3>
<p>Diskusi tersebut mempertegas pentingnya desain ekspresif dalam mewujudkan tujuan yang berorientasi pada manusia, menciptakan pengalaman yang mencerminkan emosi, mendorong ekspresi diri, menjalin koneksi, dan merangsang imajinasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kebahagiaan adalah tujuan dari sebuah desain,&#8221; ujar Fabio Novembre. “Pencarian kita akan kebahagiaan dilakukan melalui desain, menjadikan hal yang mustahil menjadi mungkin. Saya sangat percaya pada desain, bahwa desain harus kembali menjadi pusat perhatian.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para panelis mencatat bahwa hal ini mencerminkan pergeseran dari sekadar mendesain objek menjadi mendesain pengalaman, di mana emosi, makna, dan identitas semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari cara orang berinteraksi dengan teknologi. Pendekatan ini menginspirasi bentuk ekspresi baru, menghasilkan desain yang bervariasi dari yang halus dan minimalis hingga yang tegas dan imajinatif — semua bertujuan untuk membentuk masa depan yang tidak hanya layak untuk dijalani, tetapi juga layak untuk dicintai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-23874" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143546/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143546/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143546/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143546/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-23873" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143545/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main2.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143545/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main2.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143545/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main2-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143545/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main2-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-23875" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143611/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main3-1.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143611/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main3-1.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143611/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main3-1-844x563.jpg 844w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/08143611/Samsung-Corporate-CES-2026-Tech-Forum-Final-Session_Main3-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
