Di Dalam JBL Playback Gallery: 80 Tahun Inovasi Teknologi Audio
Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-80, JBL menggelar JBL Playback Gallery di Project Space Line, Seoul, pada 24–31 Oktober. Pameran ini menelusuri perjalanan dan perkembangan merek audio ternama dunia tersebut selama delapan dekade inovasi, sekaligus mengajak pengunjung untuk mengenal sejarahnya secara langsung.
Sepanjang tahun ini, HARMAN telah menghadirkan produk-produk ikonis JBL dari berbagai era di sejumlah kota besar dunia, termasuk Los Angeles, Amsterdam, Wina, Munich, Nagoya, dan Tokyo. Pameran di Seoul menjadi perhentian terakhir dalam rangkaian tur global tersebut, dengan pengalaman yang dikurasi secara khusus untuk merefleksikan identitas budaya kota Seoul serta perubahan gaya hidup masyarakatnya dari masa ke masa.
Menempati tiga lantai, JBL Playback Gallery menghadirkan perjalanan sejarah JBL selama 80 tahun beserta produk-produk terbarunya. Pameran ini juga dilengkapi dengan area khusus yang memperingati 60 tahun perjalanan Bowers & Wilkins, merek audio premium. Samsung Newsroom berkesempatan melihat langsung pameran tersebut sebelum resmi dibuka.

Galeri JBL Playback ini diperuntukkan untuk memperingati ulang tahun ke-80 JBL dan ulang tahun ke-60 Bowers & Wilkins.
Warisan JBL: Menelusuri 80 Tahun Perjalanan Inovasi Audio
Bagian utama pameran ini adalah area “JBL Heritage” yang terletak di lantai dua. Mengusung tema “A Legacy of Sound” (Warisan Suara), area ini menampilkan perjalanan inovasi audio selama delapan dekade melalui produk-produk ikonis JBL yang dipamerkan dalam replika ruang keluarga dari era 1920-an, 1950-an, dan 1970-an. Setiap ruang dirancang untuk menghadirkan suasana khas dari masing-masing periode.
Ruang keluarga era 1920-an menampilkan radio Jackson-Bell keluaran 1929 yang dilengkapi dengan speaker produksi Lansing Manufacturing, perusahaan yang didirikan di Los Angeles pada 1927 oleh pendiri JBL, James B. Lansing. Model radio ini memberikan gambaran tentang karya-karya awal yang menjadi fondasi bagi perkembangan merek JBL.

Sebuah radio Jackson-Bell di ruang tamu era 1920-an
Di ruang keluarga era 1950-an, JBL Paragon tampak menyatu dengan interior ruangan layaknya sebuah perabot. Diluncurkan pada 1957, sistem speaker stereo rumahan ini menggabungkan speaker kiri dan kanan dalam satu kabinet. Setiap unit membutuhkan sekitar 100 jam pengerjaan kayu dan memiliki desain lengkung berbahan kayu yang menjadi ciri khasnya.

JBL Paragon di ruang tamu era 1950-an
Dilengkapi dengan pemutar piringan hitam (turntable) dan koleksi piringan hitam (vinyl records), ruang keluarga era 1970-an menggambarkan bagaimana teknologi audio profesional mulai hadir di rumah-rumah. Salah satu produk yang dipamerkan adalah JBL L100 Century, speaker rumahan yang diluncurkan pada 1970 dan dikembangkan berdasarkan monitor studio JBL 4310 yang diperkenalkan pada 1968. Produk ini kemudian menjadi salah satu speaker rumahan paling sukses dalam sejarah JBL.

JBL L100 Century di ruang tamu era 1970-an
Selain menghadirkan suasana yang merepresentasikan berbagai era, area pameran “Playback Gallery: A Story of JBL Through the Ages” juga menampilkan tonggak-tonggak penting dalam perjalanan JBL. Mulai dari rancangan speaker awal karya James B. Lansing dan pendirian JBL hingga berbagai kemajuan teknologi audio yang diterapkan di studio rekaman, bioskop, dan tempat penyelenggaraan konser. Deretan speaker yang dipamerkan beserta kisah dibaliknya memperlihatkan bagaimana inovasi JBL turut berkontribusi dalam perkembangan dunia musik selama 80 tahun terakhir.

“Playback Gallery” menampilkan momen-momen penting dan produk-produk dari sejarah JBL selama 80 tahun.
Bagian “Pro to Home” mengulas bagaimana teknologi audio profesional JBL yang awalnya dikembangkan untuk kebutuhan bioskop dan studio rekaman terus berkembang dan diadaptasi untuk penggunaan di rumah. Salah satu produk unggulannya adalah Summit K2, model terbaru dari lini speaker kelas atas yang berawal dari peluncuran Project K2 pada 1989. Melanjutkan komitmen seri ini dalam menghadirkan performa audio rumahan yang luar biasa, Summit K2 memadukan teknologi akustik canggih dengan dinamika suara yang kuat serta detail musik yang kaya dan halus.

Pameran “Pro to Home”

JBL Summit K2
JBL Masa Kini: Audio dalam Kehidupan Sehari-hari
Jika lantai dua mengajak pengunjung menelusuri sejarah JBL, lantai satu berfokus pada perkembangan merek tersebut hingga saat ini. Tepat di area pintu masuk, pengunjung disambut oleh L100 Classic 80, model edisi terbatas yang memadukan desain ikonis L100 dari era 1970-an dengan teknologi modern. Diproduksi hanya sebanyak 800 pasang di seluruh dunia untuk memperingati 80 tahun JBL, setiap set dilengkapi dengan plakat khusus yang diukir dengan tanda tangan Chief Systems Engineer Chris Hagen serta nomor seri unik.

JBL L100 Classic 80
Tahun ini juga menandai satu dekade sejak Samsung Electronics mengumumkan akuisisi HARMAN, perusahaan induk JBL. Area yang menampilkan speaker portabel dan headphone menggambarkan bagaimana kemitraan tersebut telah membawa produk-produk JBL ke lebih banyak aspek kehidupan sehari-hari.
Terinspirasi oleh suasana Seoul yang kontras antara siang dan malam, area pameran ini dibagi menjadi dua zona dengan karakter berbeda. “Seoul by Night” menghadirkan suasana perkemahan urban dengan latar N Seoul Tower pada malam hari, dilengkapi dengan berbagai speaker Bluetooth dan produk PartyBox. Sementara itu, “Seoul by Day” menampilkan suasana jalanan kota pada siang hari, dengan koleksi headphone dan earbuds JBL yang dirancang untuk menemani aktivitas mendengarkan musik sehari-hari.

Kawasan “Seoul by Night”

Zona “Seoul by Day”
Dinding instalasi seni yang dibuat melalui kolaborasi dengan seniman Korea, DAWN, menghadirkan sentuhan lokal pada pameran ini. Karya tersebut menginterpretasikan ulang logo kampanye perayaan 80 tahun JBL dengan memadukan motif tradisional Korea, lonceng perunggu, serta warna-warna “dancheong”, yaitu gaya seni lukis dekoratif yang banyak ditemukan pada arsitektur tradisional Korea.

Sebuah dinding seni yang dibuat melalui kolaborasi dengan DAWN menampilkan motif-motif tradisional Korea.
Bowers & Wilkins: Enam Dekade Menghadirkan True Sound
Di lantai tiga, rangkaian pameran ditutup dengan area “60 Years of True Sound”, yang didedikasikan untuk memperingati 60 tahun perjalanan Bowers & Wilkins. Didirikan di Inggris pada 1966, merek audio premium ini bergabung dengan portofolio HARMAN setelah akuisisi bisnis audio Masimo pada tahun lalu.
Area pameran ini memperkenalkan filosofi “True Sound” yang digagas oleh pendiri Bowers & Wilkins, John Bowers, sekaligus menelusuri perkembangan merek tersebut melalui berbagai produk ikonis, mulai dari speaker pertamanya, P2H, hingga Nautilus yang legendaris. Di bagian tengah area, lima model dari lini produk unggulan terbaru 800 Series Diamond D5 yang baru saja diperkenalkan turut dipamerkan.
Pameran ini juga menyoroti hubungan panjang Bowers & Wilkins dengan Abbey Road Studios, tempat berbagai rekaman peraih Grammy Award diproduksi. Sejak model 801 pertama diperkenalkan di studio tersebut pada 1979, generasi demi generasi 800 Series telah digunakan sebagai monitor referensi oleh para teknisi dan produser dalam proses rekaman musik maupun pembuatan soundtrack film. Berbagai produk audio personal, termasuk headphone nirkabel, juga turut ditampilkan.

Pameran “60 Years of True Sound”

Speaker andalan Bowers & Wilkins Seri 800 Diamond D5
Pratinjau ini baru memberikan gambaran singkat tentang pengalaman yang dapat dinikmati pengunjung saat pameran resmi dibuka. Mulai 24 Oktober, pengunjung dapat mengikuti tur berpemandu untuk mengenal perjalanan JBL selama 80 tahun. Selain itu, sesi demonstrasi produk akan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan langsung karakter khas suara JBL.
Perjalanan JBL selama 80 tahun mencerminkan perubahan cara masyarakat menciptakan dan menikmati musik. Teknologi yang awalnya dikembangkan untuk studio rekaman dan tempat pertunjukan langsung kini telah hadir di rumah serta dalam kehidupan sehari-hari melalui speaker dan berbagai produk audio portabel. Dengan menghadirkan produk-produk ikonis dari berbagai era bersama model-model terbarunya, JBL Playback Gallery mengajak pengunjung untuk menelusuri komitmen JBL yang terus berlanjut dalam menghadirkan kualitas suara yang lebih baik.
Produk > TV & Audio
Untuk hal-hal terkait layanan konsumen, silakan kunjungi samsung.com/id/support.
Untuk informasi media, silakan hubungi seins.com@samsung.com.