<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss.xsl"?><rss version="2.0"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>
	<channel>
		<title>Security &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
		<atom:link href="https://news.samsung.com/id/tag/security/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
		<link>https://news.samsung.com/id</link>
        <image>
            <url>https://img.global.news.samsung.com/image/newlogo/logo_samsung-newsroom_id.png</url>
            <title>Security &#8211; Samsung Newsroom Indonesia</title>
            <link>https://news.samsung.com/id</link>
        </image>
        <currentYear>2026</currentYear>
        <cssFile>https://news.samsung.com/id/wp-content/plugins/btr_rss/btr_rss_xsl.css</cssFile>
		<description>What's New on Samsung Newsroom</description>
		<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 13:48:52 +0000</lastBuildDate>
		<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
					<item>
				<title>[Editorial] Samsung Pimpin Keamanan Mobile Enterprise  melalui Strategi Zero Trust</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/editorial-samsung-pimpin-keamanan-mobile-enterprise-melalui-strategi-zero-trust?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 13:53:41 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[B2B]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Security]]></category>
		<category><![CDATA[Enterprise]]></category>
		<category><![CDATA[Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Knox Suite]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[Zero Trust]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/4t9DZRi</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Dunia saat ini dipenuhi dengan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.Era ini membuka peluang tanpa]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone wp-image-24080 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29053959/01-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29053959/01-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29053959/01-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29053959/01-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dunia saat ini dipenuhi dengan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.Era ini membuka peluang tanpa batas, namun sekaligus menghadirkan risiko baru terhadap keamanan dan privasi. Di Samsung Electronics, kami menyadari bahwa seiring memasuki wilayah yang belum terpetakan ini, kesiapan menghadapi potensi ancaman menjadi hal yang krusial. Oleh karena itu, kami terus mencermati lanskap keamanan yang senantiasa berubah dan mengedepankan pendekatan dinamis dalam menjaga keamanan enterprise.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ancaman cybersecurity saat ini berdampak pada semua orang, mulai dari konsumen hingga perusahaan. Sistem perangkat perusahaan harus mampu bertahan terhadap segala jenis serangan, mulai dari URL mencurigakan, ancaman dari karyawan internal, malware, hingga ancaman baru yang berhubungan dengan penggunaan AI di tempat kerja, termasuk <em><i>prompt injection</i></em> dan kebocoran data sensitif. Seiring dengan semakin banyaknya karyawan di berbagai industry, mulai dari kantor pusat hingga garda depan  yang menggunakan perangkat untuk mengakses jaringan dan aset perusahaan, berbagai ancaman ini tidak hanya menimbulkan risiko keamanan yang signifikan tetapi juga dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar bagi bisnis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masalah keamanan perusahaan dapat terjadi di berbagai sisi. Namun, International Data Corporation (IDC)<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a> menemukan bahwa sebanyak 70 persen serangan yang berhasil berasal dari <em><i>endpoint</i></em>, perangkat yang terhubung ke jaringan seperti ponsel, laptop, dan tablet. Sayangnya, dalam lanskap operasi keamanan saat ini, administrator IT memiliki visibilitas yang jauh lebih rendah terhadap perangkat mobile dibandingkan dengan PC dan server. Mengingat perangkat mobile kini menjadi alat paling umum bagi karyawan untuk mengakses jaringan, hal ini harus diubah. Pendekatan sistematis dan komprehensif sangat penting untuk memastikan kemampuan <em><i>mobile</i></em> yang lancar dan perlindungan penuh tanpa kompromi. Di Samsung, kami menetapkan standar baru untuk keamanan mobile perusahaan dengan berkomitmen pada strategi Zero Trust kolaboratif untuk <em><i>endpoint</i></em> bersama pemimpin pasar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-24081 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054015/02-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054015/02-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054015/02-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054015/02-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Prinsip Dasar Zero Trust untuk Keamanan Endpoint</h3>
<p>Warisan inovasi Samsung dibangun di atas pemahaman mendalam kami terhadap pengguna. Kami terus mendengarkan masukan dari konsumen dan pelaku bisnis, serta mengantisipasi perkembangan teknologi seluler. Inilah yang memungkinkan kami untuk menjadi pelopor dalam menghadirkan solusi pertama di industri baik bagi konsumen maupun perusahaan. Sebagai Head of the Global Mobile B2B, saya merasa bangga dengan kepemimpinan Samsung di berbagai area krusial yang memberikan nilai nyata bagi perusahaan di berbagai sektor. Mulai dari pengembangan verifikasi perangkat berbasis hardware dan deteksi ancaman hingga implementasi menyeluruh prinsip keamanan Zero Trust, kami terus berupaya menyediakan perangkat dan solusi mobile yang mampu melampaui kebutuhan keamanan pelanggan kami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Zero Trust adalah kerangka kerja keamanan yang menggantikan kepercayaan implisit dengan kepercayaan eksplisit, melalui evaluasi berkelanjutan terhadap postur keamanan, tingkat risiko, dan tingkat kepercayaan berdasarkan konteks. Saat ini, pasar solusi keamanan masih didominasi oleh pendekatan Zero Trust yang berfokus pada jaringan, khususnya dalam mengamankan akses di tepi jaringan <em><i>(network edge)</i></em>. Namun, pendekatan ini saja menyisakan satu titik buta yang krusial: <em><i>endpoint</i></em>. Endpoint memiliki permukaan serangan terbesar dan merupakan aset TI yang paling menantang untuk dilindungi dari serangan siber. Dalam banyak kasus, endpoint juga menjadi titik paling rentan dalam ekosistem TI sebuah organisasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penerapan prinsip Zero Trust pada <em><i>endpoint </i></em>secara tepat memastikan bahwa setiap permintaan akses dari <em><i>endpoint</i></em> diproses berdasarkan konteks yang mengaitkan postur keamanan perangkat dengan kebutuhan pengguna, serta diverifikasi secara berkelanjutan dan <em><i>real-time.</i></em> Meskipun tidak ada daftar baku mengenai prinsip inti Zero Trust untuk perlindungan <em><i>endpoint</i></em>, prinsip-prinsip berikut merupakan yang paling umum diterapkan:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Pendekatan “Never Trust, Always Verify” pada perangkat: </b></strong>Perangkat tidak lagi dapat dipercaya secara otomatis hanya karena berada di dalam batas jaringan internal. Setiap perangkat harus mampu membuktikan tingkat kepercayaannya sebelum diberikan akses ke sistem atau data perusahaan.</li>
<li><b><span></span></b><strong><b>Penilaian risiko dan penegakan keamanan secara berkelanjutan: </b></strong>Perlindungan endpoint harus bersifat adaptif dan siap merespons perubahan kondisi risiko yang dinamis. Hal ini dilakukan melalui evaluasi konteks secara terus-menerus — seperti lokasi, waktu akses, serta postur keamanan perangkat — dan penyesuaian kebijakan keamanan secara real-time. Aktivitas mencurigakan harus ditangani melalui langkah penegakan, mulai dari pembatasan akses hingga isolasi perangkat secara menyeluruh.</li>
<li><b><span></span></b><strong><b>Hak akses terbatas dengan cakupan yang spesifik: </b></strong><em><i>Endpoint </i></em>harus menerapkan kontrol akses secara real-time berdasarkan konteks, dengan memastikan bahwa hak istimewa diberikan secara dinamis dan hanya dalam cakupan yang benar-benar diperlukan.</li>
<li><b><span></span></b><strong><b>Integrasi identitas pengguna, postur perangkat, dan sinyal perilaku: </b></strong>Solusi yang selaras dengan prinsip Zero Trust harus mampu mengambil keputusan kepercayaan secara granular dan berbasis data untuk menerapkan kontrol akses yang ketat. Untuk itu, evaluasi konteks berkelanjutan dalam Zero Trust mengintegrasikan identitas pengguna, kondisi keamanan perangkat, serta pola perilaku.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring meningkatnya adopsi strategi keamanan Zero Trust, Samsung berkomitmen untuk menerapkannya secara menyeluruh. Melalui pendekatan ini, Samsung membantu melindungi titik-titik paling rentan dalam lanskap TI organisasi. Risiko keamanan <em><i>endpoint</i></em> terus meningkat seiring dengan semakin luasnya penggunaan aplikasi berbasis <em><i>cloud</i></em>, program Bring Your Own Device (BYOD), serta pola kerja jarak jauh di lingkungan kerja modern. Samsung memahami urgensi tantangan ini dan secara proaktif mengatasinya melalui kolaborasi erat bersama para mitra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-24082 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054031/03-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054031/03-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054031/03-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2026/01/29054031/03-Samsung-Pimpin-Keamanan-Mobile-Enterprise-melalui-Strategi-Zero-Trust-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Inovasi dan Kolaborasi untuk Keamanan di Setiap Tingkatan</h3>
<p>Bagaimana penerapannya dalam praktik? Mulai dari tingkat perangkat keras hingga sistem operasi dan antarmuka aman, prinsip keamanan Zero Trust telah terintegrasi langsung ke dalam arsitektur perangkat Samsung Galaxy. Pendekatan ini memperkuat perlindungan di setiap lapisan, sekaligus terhubung secara intuitif dengan infrastruktur keamanan bisnis yang telah ada. Kombinasi ini memungkinkan perusahaan menerapkan deteksi dan respons ancaman secara aman, andal, dan efisien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Samsung, kami memahami bahwa <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/editorial-there-is-no-privacy-without-stronger-security-thats-why-were-joining-forces-with-the-security-community-to-keep-you-safe" target="_blank" rel="noopener">keamanan merupakan tanggung jawab bersama</a>. Hanya melalui kolaborasi terbuka dengan para mitra, kami dapat menghadirkan solusi paling canggih bagi konsumen. Selama saya berada di Samsung, kami telah mencatat berbagai kemajuan signifikan dalam menghadirkan solusi yang fleksibel, teroptimasi, dan aman<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a> bagi beragam kebutuhan perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada tahun 2024, Samsung mengintegrasikan Samsung Knox — platform manajemen keamanan berlapis berstandar pertahanan — dengan Cisco Secure Access, solusi Security Service Edge inovatif. <a href="https://www.samsungknox.com/en/blog/samsung-cisco-collaboration" target="_blank" rel="noopener">Kolaborasi ini</a> menghadirkan pengalaman akses karyawan yang aman dan fleksibel, memungkinkan organisasi memverifikasi identitas pengguna, postur perangkat, serta konteks sebelum memberikan akses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung juga menjalin kemitraan strategis yang kuat dengan Microsoft, didasari oleh visi bersama untuk mendefinisikan ulang keamanan perangkat mobile bagi pelanggan bisnis. <a href="https://www.samsungmobilepress.com/press-releases/samsung-and-microsoft-unveil-first-on-device-attestation-solution-for-enterprise" target="_blank" rel="noopener">Langkah awal</a> dari strategi ini dimulai pada tahun 2023 melalui integrasi Samsung Knox dengan Microsoft Intune, yang menghadirkan solusi on-device mobile hardware-backed device attestation pertama di industri — dan dapat digunakan baik pada perangkat milik perusahaan maupun perangkat pribadi karyawan. Solusi ini kini <a href="https://www.samsungknox.com/en/blog/samsung-knox-on-device-attestation-now-default-in-microsoft-intune" target="_blank" rel="noopener">tersedia secara default pada seluruh kebijakan Android App Protection Policies</a>, membantu organisasi memperkuat postur keamanan seluruh perangkat Samsung dalam armada mereka. Melanjutkan kolaborasi tersebut, Samsung menjadi produsen perangkat mobile pertama di industri yang menghadirkan konektor langsung ke Security Operations Center (SOC). Hal ini diwujudkan melalui <span><a href="https://www.samsungknox.com/en/blog/knox-asset-intelligence-for-microsoft-sentinel" target="_blank" rel="noopener">integrasi Knox Asset Intelligence<u></u></a><u><a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a> dengan Microsoft Sentinel</u></span>, solusi Security Information and Event Management (SIEM) berbasis cloud yang skalabel. Integrasi ini memberikan visibilitas yang belum pernah ada sebelumnya terhadap ancaman keamanan mobile, sekaligus menghadirkan pemantauan dan perlindungan terpusat di seluruh armada perangkat perusahaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kolaborasi dengan para mitra, Samsung terus menjawab tantangan utama di berbagai area — mulai dari mengamankan perangkat mobile, meminimalkan dampak potensi serangan, hingga memberdayakan karyawan agar dapat bekerja secara produktif dan efisien tanpa hambatan keamanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Keamanan Holistik untuk Privasi yang Ditingkatkan</h3>
<p>Kami terus berinovasi, menyempurnakan, dan mengembangkan <span><a href="https://www.samsungmobilepress.com/press-releases/samsung-knox-native-solution-sets-a-new-standard-in-secure-communications-for-governments-and-enterprises"><u>solusi Samsung Knox</u></a></span> untuk memberikan konsumen kami kendali yang lebih besar, transparansi yang lebih baik, dan perlindungan yang lebih kuat terhadap ancaman siber.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span><a href="https://www.samsungknox.com/en/blog/enabling-uncompromising-security-for-every-zero-trust-journey" target="_blank" rel="noopener">Dengan menjadikan prinsip Zero Trust sebagai pilar utama Samsung Knox</a></span>, Samsung mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk membantu mengamankan perangkat mobile dan data di dalamnya. Di saat yang sama, Samsung terus mencetak terobosan melalui solusi <em><i>first-to-market</i></em> dengan secara konsisten memantau dan merespons dinamika lanskap ancaman siber yang terus berkembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring dengan semakin kompleksnya ancaman yang didorong oleh AI dan hiperkonektivitas, keamanan dan privasi kini menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Lanskap bisnis saat ini terus-menerus diancam oleh serangan siber yang semakin meningkat, dengan tujuan untuk mengeksploitasi kerentanan sistem IT, sementara perangkat mobile dan endpoint lainnya dengan cepat menjadi target utama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Itulah mengapa Samsung bekerja sama dengan perusahaan terkemuka di pasar untuk menyediakan solusi keamanan yang dapat berintegrasi secara mulus dengan infrastruktur yang sudah ada, menawarkan perlindungan end-to-end yang sesungguhnya. Solusi kolaboratif ini merupakan bukti komitmen kami tidak hanya untuk mematuhi standar industri, tetapi juga untuk mendorong pengembangan berkelanjutan dalam hal keamanan endpoint Zero Trust. Ini baru permulaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan Samsung Knox terhadap keamanan mobil, kunjungi <a href="https://www.samsungknox.com/en/secured-by-knox" target="_blank" rel="noopener">samsungknox.com</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> The Hacker News, “<a href="https://thehackernews.com/2024/04/10-critical-endpoint-security-tips-you.html" target="_blank" rel="noopener">10 Tips Penting Endpoint Security yang Harus Anda Ketahui</a>,” 26 April 2024 (Sumber IDC data)</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> Cisco Secure Access, Microsoft Intune, dan Microsoft Sentinel adalah solusi pihak ketiga dan layanan berbayar.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref3" name="_ftn3">[3]</a> Knox Asset Intelligence adalah layanan berbayar yang tersedia melalui paket Knox Suite.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Perlindungan Privasi Terbaru Segera Hadir</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/perlindungan-privasi-terbaru-segera-hadir?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 06:04:37 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy AI]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Unpacked]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy Unpacked February 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3NGosrS</guid>
									<description><![CDATA[Smartphone telah menjadi perangkat paling personal dalam hidup kita. Namun, kita sering menggunakannya di ruang-ruang publik dengan minim privasi, seperti]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp"></div>
<p><em><i>Smartphone</i></em> telah menjadi perangkat paling personal dalam hidup kita. Namun, kita sering menggunakannya di ruang-ruang publik dengan minim privasi, seperti kendaraan umum, <em><i>lift</i></em>, atau di tengah-tengah antrian. Ini kerap membuat aktivitas digital kita terbuka di hadapan orang lain. Mengingat <em><i>smartphone</i></em> semakin terpersonalisasi dengan rutinitas dan preferensi kita, privasi semakin menjadi perhatian pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena itu, Samsung akan segera memperkenalkan lapisan perlindungan privasi baru yang dirancang untuk melindungi layar <em><i>smartphone</i></em> terlihat orang terdekat di sekitar kita. Jadi, siapa saja bisa mengetik pesan atau kata sandi di mana saja tanpa khawatir terbaca orang lain, bahkan saat berada di transportasi umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Perlindungan Fleksibel Hasil Pengembangan Selama Bertahun-tahun</h3>
<p>Orang-orang mungkin membutuhkan tingkat privasi yang berbeda. Lapisan perlindungan privasi baru ini memberi pengguna kebebasan untuk menentukan proteksi yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Pengguna bisa menyesuaikannya untuk meningkatkan perlindungan pada aplikasi tertentu atau akses ke data sensitif di <em><i>smartphone</i></em>. Dengan pengaturan yang fleksibel, pengguna bisa membatasi apa yang dapat dilihat orang lain sesuai tingkat privasi yang diinginkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna juga bisa menentukan perlindungan di aspek-aspek tertentu di dalam <em><i>smartphone</i></em>, seperti notifikasi <em><i>pop-up</i></em>. Pendekatan bersifat personal yang dapat disesuaikan secara presisi atau dimatikan sepenuhnya ini menjadikannya perlindungan yang fleksibel, menyeluruh, dan tidak kaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inovasi ini telah dikembangkan, diuji, dan disempurnakan selama lebih dari lima tahun. Selama itu, kami mempelajari cara orang-orang menggunakan <em><i>smartphone</i></em>, apa yang menurut mereka sangat pribadi, dan bagaimana keamanan harus diterapkan dalam keseharian. Hasilnya, sebuah perpaduan <em><i>software</i></em> dan <em><i>hardware</i></em> yang dirancang secara presisi untuk melindungi pengguna tanpa mengganggu kenyamanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Standar Baru Privasi di Perangkat <em><i>Mobile</i></em></h3>
<p>Ini adalah inovasi terbaru dari rangkaian terobosan di perangkat Galaxy dalam menjaga keamanan pengguna. <strong><em><b><i>Tidak ada privasi tanpa keamanan yang kuat</i></b></em></strong>. Selama lebih dari satu dekade,<strong><b> Samsung Knox </b></strong>telah mengembangkan berbagai lapisan perlindungan data di berbagai perangkat Galaxy, mulai dari pengamanan khusus untuk <em><i>hardware</i></em> seperti <span><a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/your-privacy-secured-how-knox-vault-protects-you-in-the-era-of-ai/" target="_blank" rel="noopener">Knox Vault</a></span> hingga proteksi di tingkat ekosistem seperti <a href="https://www.samsungmobilepress.com/press-releases/samsung-introduces-future-ready-mobile-security-for-personalized-ai-experiences/" target="_blank" rel="noopener">Knox Matrix</a>. Lapisan perlindungan privasi terbaru melanjutkan komitmen ini dengan menjaga kerahasiaan hingga ke aspek terkecil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ini adalah sebuah privasi dan keamanan yang benar-benar dapat kita rasakan—dan semuanya akan segera hadir di perangkat Galaxy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;"><video style="margin: 0 auto; max-width: 500px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27144754/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main1F.mp4" controls="controls" width="300" height="150"></video></div>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;"><video style="margin: 0 auto; max-width: 500px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27145846/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main2.mp4" controls="controls" width="300" height="150"></video></div>
<p>&nbsp;</p>
<div style="text-align: center;"><video style="margin: 0 auto; max-width: 500px; width: 100%; height: auto;" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27145908/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main3.mp4" controls="controls" width="300" height="150"></video></div>
]]></content:encoded>
													<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27144754/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main1F.mp4" length="18662323" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27145846/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main2.mp4" length="19291902" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2026/01/27145908/Samsung-Mobile-Galaxy-Unpacked-Samsung-Knox-A-New-Layer-of-Privacy_main3.mp4" length="20491494" type="video/mp4" />
							</item>
					<item>
				<title>Begini Cara Bikin Hape Samsung Tetap Aman di Genggaman</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/begini-cara-bikin-hape-samsung-tetap-aman-di-genggaman?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 11:59:06 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Anti-theft]]></category>
		<category><![CDATA[Knox Security]]></category>
		<category><![CDATA[Lost Phone]]></category>
		<category><![CDATA[Phone Theft]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[Stolen Phone]]></category>
		<category><![CDATA[Theft Protection]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/45aCdEb</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Seiring meningkatnya kasus pencurian ponsel di seluruh dunia, para pengguna Galaxy dihimbau untuk segera mengaktifkan fitur anti-maling terbaru yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-21059" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/07/29115750/000-uk-how-to-use-security-settings-1000px.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/07/29115750/000-uk-how-to-use-security-settings-1000px.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/07/29115750/000-uk-how-to-use-security-settings-1000px-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2025/07/29115750/000-uk-how-to-use-security-settings-1000px-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring meningkatnya kasus pencurian ponsel di seluruh dunia, para pengguna Galaxy dihimbau untuk segera mengaktifkan fitur anti-maling terbaru yang tersedia di perangkat mereka. Pembaruan ini mencerminkan komitmen Samsung dalam menghadirkan perlindungan yang lebih cerdas dan lebih kuat – membantu pengguna untuk menjaga keamanan data dan tetap memegang kendali, bahkan dalam keadaan berisiko tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://news.samsung.com/id/samsung-one-ui-7-era-baru-keamanan-dan-privasi-smartphone" target="_blank" rel="noopener">One UI 7</a> di ponsel Samsung Galaxy menghadirkan sistem keamanan yang sudah diupgrade, termasuk penambahan fitur perlindungan terhadap pencurian dan perampasan. Fitur terbaru ini pertama kali tersedia mulai dari diperkenalkannya dalam peluncuran Galaxy S25 series di Februari, dan kini sudah diperluas ke lebih banyak perangkat Galaxy sepanjang tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung memperkenalkan <a href="https://news.samsung.com/id/begini-tiga-cara-galaxy-melindungi-ponselmu-setiap-saat" target="_blank" rel="noopener">pembaruan keamanan</a> untuk memberikan perlindungan lebih bagi pengguna Galaxy jika ponsel mereka dicuri. Salah satu fitur utama yang diperbaharui adalah <strong>Theft Protection, </strong>sebuah perlindungan berlapis yang dirancang untuk menjaga keamanan data pribadi, bahkan dalam kondisi risiko tinggi seperti perampokan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fitur Theft Protection ini dikembangkan  di atas sistem keamanan bawaan Android, yang selama ini efektif dalam kondisi pencurian biasa, yaitu ketika pelaku tidak mengetahui PIN ponsel Anda. Namun, dengan One UI 7, Samsung selangkah lebih maju dengan menambahkan perlindungan ekstra guna mengantisipasi ancaman yang lebih berisiko tinggi, contohnya ketika informasi login pengguna mungkin sudah tersebar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna Galaxy kini dapat mengaktifkan berbagai fitur keamanan baru, termasuk <strong>Identity Check</strong>, dirancang untuk memberikan perlindungan lebih kuat dalam situasi pencurian yang kompleks. Fitur-fitur ini merespons secara otomatis dan cerdas terhadap aktivitas yang mencurigakan, memastikan data pribadi tetap aman dan terkendali pada saat saat krusial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fitur-fitur <strong><b>Theft Protection </b></strong>yang sudah ada dan diperbaharui meliputi:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span><strong>Theft Detection Lock: </strong>Menggunakan machine learning untuk mendeteksi gerakan mencurigakan yang diasosiasikan dengan aksi pencurian, lalu secara otomatis mengunci layar guna mencegah akses ilegal.</li>
<li><span></span><strong>Offline Device Lock</strong>: Jika perangkat terputus dari jaringan seluler dalam waktu tertentu, sistem akan mengunci layar otomatis, memastikan keamanan tetap terjaga meski perangkat dalam keadaan offline.</li>
<li><span></span><strong>Remote Lock</strong>: Jika perangkat sudah dicuri, pengguna dapat mengunci ponsel dari jarak jauh menggunakan nomor telepon dan langkah verifikasi cepat. Fitur ini membantu pengguna mengambil kendali atas akun dan mencoba opsi pemulihan lainnya.</li>
</ul>
<p><strong><b> </b></strong></p>
<p><strong><b>Fitur Anti-pencurian </b></strong>baru di One UI 7 termasuk:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Identity Check: </b></strong>Saat pengguna berada di lokasi asing, fitur ‘Safe Places’ akan meminta autentikasi biometrik untuk setiap perubahan pada pengaturan keamanan sensitif, memberikan perlindungan ekstra ketika PIN mungkin sudah diketahui.</li>
</ul>
<ul>
<li><b><span></span></b><strong><b>Security Delay: </b></strong>Sebagai bagian utama dari Identity Check, fitur ini mengaktifkan jeda keamanan selama satu jam jika ada yang mencoba mengatur ulang data biometrik. Jeda waktu ini sangat penting agar pengguna dapat mengunci perangkatnya yang hilang melalui perangkat yang sudah terkoneksi, seperti PC atau tablet, sebelum diakses oleh pencuri.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Begini cara melacak perangkat Galaxy Anda: </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika perangkat Anda dalam keadaan menyala dan terhubung ke Wi-Fi atau data seluler, lokasi terakhirnya akan muncul di peta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span>Kunjungi website <a href="https://samsungfind.samsung.com/" target="_blank" rel="noopener">Samsung Find</a></li>
<li><span></span>Masuk menggunakan akun Samsung yang terpasang di perangkat</li>
<li><span></span>Jika ada beberapa perangkat terhubung ke akun Anda, semuanya akan terlihat – pilih perangkat yang ingin Anda lacak</li>
<li><span></span>Lokasi saat ini atau terakhir perangkat akan ditampilkan di layar</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Fitur Lain yang Bisa Diakses dari Jarak Jauh:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span><strong>Ring</strong>: Atur perangkat Anda berdering meski dalam mode senyap atau getar.</li>
<li><span></span><strong>Extend battery life</strong>: Aktifkan mode hemat daya untuk memperpanjang masa aktif perangkat, meningkatkan peluang perangkat ditemukan.</li>
<li><span></span><strong>Track Location</strong>: Aktifkan pelacakan lokasi secara real-time dan lokasi ponsel akan diperbarui setiap 15 menit hingga pelacakan dihentikan.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Cara mengunci Samsung Galaxy dari jarak jauh:</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span>Masuk ke layanan <span><a href="https://samsungfind.samsung.com/" target="_blank" rel="noopener">Samsung Find</a></span> menggunakan akun Samsung Anda</li>
<li><span></span>Pilih perangkat Anda di sisi kiri halaman, lalu klik opsi Lost Mode pada bagian detail perangkat.</li>
<li><span></span>Buat PIN untuk membuka perangkat jika berhasil ditemukan kembali, lalu masukkan PIN tersebut dua kali untuk konfirmasi.</li>
<li><span></span>Anda akan diberi opsi untuk menambahkan kontak darurat dan pesan khusus yang akan ditampilkan di layar kunci.</li>
<li><span></span>Setelah siap, klik tombol Lock dan verifikasi akun Samsung Anda untuk mengaktifkan Lost Mode.</li>
<li><span></span>Jika perangkat berhasil ditemukan, Anda dapat membukanya kembali menggunakan PIN yang dibuat saat mengaktifkan Lost Mode.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembaruan fitur anti-pencurian ini mulai tersedia untuk perangkat flagship Samsung sebelumnya, seperti Galaxy S24 series, Z Fold6, Z Flip6, Z Fold5, Z Flip5, serta S24 dan S22 series. Ke depannya pembaruan ini juga akan diperluas ke lebih banyak perangkat Galaxy lainnya.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung One UI 7: Era Baru Keamanan dan Privasi Smartphone</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-one-ui-7-era-baru-keamanan-dan-privasi-smartphone?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 20:08:55 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy S24 Series]]></category>
		<category><![CDATA[One UI 7]]></category>
		<category><![CDATA[One UI Beta Program]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox Matrix]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3ZCXtAT</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co., Ltd. resmi mengumumkan kehadiran program beta One UI 7[1], memberikan pengguna kesempatan untuk merasakan peningkatan keamanan yang]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co., Ltd. resmi mengumumkan kehadiran program beta One UI 7<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a>, memberikan pengguna kesempatan untuk merasakan peningkatan keamanan yang semakin tangguh dan eksklusif pada perangkat Samsung Galaxy. Dengan One UI terbaru, setiap lapisan dirancang untuk melindungi data pribadi sekaligus memberikan pengguna pilihan, transparansi, dan pengaturan keamanan yang terintegrasi. Karena di era AI ini, <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/editorial-there-is-no-privacy-without-stronger-security-thats-why-were-joining-forces-with-the-security-community-to-keep-you-safe" target="_blank" rel="noopener">privasi yang holistik tidak mungkin tercapai tanpa keamanan yang menyeluruh.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone wp-image-17149 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/12/05205121/1-One-UI-7-knox-ok.gif" alt="" width="1000" height="667" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Knox Matrix Hadirkan Transparansi Terkini</h3>
<p><a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/introducing-knox-matrix-10-years-of-samsung-knox-security-and-samsungs-vision-for-a-safer-future" target="_blank" rel="noopener">Knox Matrix</a> merupakan visi Samsung untuk masa depan, meningkatkan perlindungan melalui <em>threat monitoring</em> berlapis dan cerdas di antara <em>device</em> Samsung yang terhubung. One UI 7 menjadi fondasi untuk standar keamanan berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span>Knox Matrix menjaga setiap <em>device </em>melalui Trust Chain, sebuah <em>blockchain</em> pribadi yang aman. Sementara itu, <em>dashboard </em><strong>Knox Matrix</strong> terbaru menghadirkan cara yang lebih mudah untuk memastikan keamanan yang transparan di seluruh ekosistem <em>device</em> yang terhubung. One UI 7 memeriksa status keamanan beberapa <em>smart device</em> Samsung kini bisa dilakukan secara lebih intuitif dalam sekejap, termasuk untuk <em>smartphone</em> Galaxy, TV, dan perangkat <em>home appliances</em>. Ketika semua perangkat yang terhubung sudah <em>updated</em> dan tidak ada risiko yang terdeteksi, <em>device</em> tersebut akan ditampilkan dalam warna “hijau” yang berarti aman. Pengguna juga dapat melihat apakah suatu <em>device</em> terancam risiko dan <em>dashboard</em> akan menampilkan rekomendasi langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengurangi ancaman.</li>
<li><span></span>Metode pemulihan baru pada <strong>Perlindungan Data yang Ditingkatkan </strong>membuat proses pengambilan data yang tersimpan di Samsung Cloud semakin mudah dan nyaman. Fungsi <strong>Enhanced Data Protection</strong> atau perlindungan data yang ditingkatkan menjaga <em>device </em>yang terhubung tetap tersinkronisasi dan aman, serta memastikan bahwa pengguna memiliki <em>backup</em> untuk mencegah data mereka hilang jika akses ke <em>device</em> tepercaya terputus. Dengan One UI 7, pengguna kini dapat mentransfer data pribadi yang telah dipulihkan ke <em>device</em> baru dengan memverifikasi faktor <em>screen lock</em>, baik itu berupa pin, <em>pattern</em>, atau <em>password</em>, dari <em>device</em></li>
<li><span></span>Sebagai bagian <span><a href="https://www.samsungmobilepress.com/press-releases/samsung-empowers-customers-with-innovative-and-democratized-security-solutions-at-sdc23" target="_blank" rel="noopener">Credential Sync </a></span>dari Knox Matrix, Samsung telah mengembangkan cara-cara baru untuk mengelola dan mengamankan identitas dan kredensial untuk dunia yang semakin terhubung saat ini dalam bentuk <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/the-knox-journals-the-passwordless-future-of-security" target="_blank" rel="noopener"><strong><em>passkeys</em></strong></a><a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a>. Dengan One UI 7, pengguna kini dapat membuat dan menggunakan <em>passkey</em> untuk masuk ke akun Samsung mereka. Sebagai kredensial otentikasi digital, <em>passkey</em> menghadirkan cara yang lebih cepat, mudah dan aman untuk <em>log in</em> ke aplikasi, <em>device</em>, dan situs web. Dengan begitu, pengguna dapat<em> sign in</em> dengan aman ke TV, kulkas AI Family Hub, dan banyak lagi, hanya dengan menggunakan sensor <em>fingerprint</em> di <em>smartphone</em></li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-17133" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/12/05200122/2-One-UI-7-knox.gif" alt="" width="1000" height="667" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Pembatasan Maksimal Tingkatkan User Control</h3>
<p><strong>Maximum Restrictions </strong>menghadirkan lini pertahanan yang kuat terhadap ancaman dunia maya saat ini. One UI 7 semakin meningkatkan pilihan pengguna dengan fitur-fitur baru yang dirancang untuk melindungi mereka yang membutuhkan perlindungan tambahan. Maximum Restrictions telah diperbarui dengan kontrol tambahan untuk koneksi jaringan sehingga pengguna dapat menikmati <em>peace of mind</em> karena hadirnya perlindungan yang ditingkatkan tanpa kehilangan akses ke fungsi <em>device</em> utama. Berkat kontrol tambahan, pengguna dapat memilih untuk <strong>memblokir layanan 2G</strong> dan mencegah data disadap ketika terhubung ke jaringan yang berpotensi tidak aman. Pengguna juga dapat mencegah sambungan otomatis yang tidak diinginkan ke<strong> jaringan Wi-Fi</strong><a href="#_ftn3" name="_ftnref3"><sup>[3]</sup></a> tertentu yang mungkin kurang aman, memastikan data pribadi tetap aman tanpa kehilangan opsi untuk terhubung secara manual.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembaruan ini meningkatkan rangkaian perlindungan <strong>Maximum Restrictions</strong> yang sudah ada untuk Samsung Messages dan Samsung Gallery, memungkinkan pengguna untuk menghapus data lokasi pada foto yang di-<em>share</em>, mencegah <em>download</em> dokumen secara otomatis, dan memblokir <em>hyperlink</em>, <em>previews</em>, dan album yang dibagikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-17135" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2024/12/05200444/3-One-UI-7-knox-1.gif" alt="" width="1000" height="667" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Setting Keamanan Lainnya Berikan Perlindungan Tambahan Pada Device</h3>
<p>One UI 7 menghadirkan lebih banyak cara bagi pengguna untuk menyesuaikan <em>setting</em> keamanan yang sesuai dengan preferensi mereka dalam menggunakan perangkat. Pengguna dapat memilih untuk <strong>memblokir koneksi USB</strong> saat <em>device</em> terkunci, memastikan tidak ada yang dapat mengakses <em>file</em> pada <em>device</em> atau mengirim perintah berbahaya melalui <em>port</em> USB. Ketika <em>charging</em> baterai di ruang publik, <em>setting</em> keamanan ini akan memastikan tidak ada yang dapat mengakses data dalam <em>device</em>, meskipun mereka memiliki akses untuk menyentuh <em>device</em> tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk melindungi <em>device </em>dari aplikasi berbahaya yang berasal dari <em>sideload</em>, sistem <strong>Safe Install</strong> terbaru pada One UI 7 bersama Auto Blocker akan mengirimkan peringatan ketika pengguna mencoba men-<em>download</em> dari sumber yang <em>unauthorized</em>. Sistem ini memperingatkan pengguna akan adanya risiko keamanan dan mencegah <em>sideload</em> yang tidak disengaja pada <em>device</em> Galaxy di seluruh dunia<a href="#_ftn4" name="_ftnref4"><sup>[4]</sup></a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Theft Protection Tingkatkan Privasi Data</h3>
<p>One UI 7 memperkenalkan fitur-fitur baru yang hanya tersedia di <em>device </em>Galaxy untuk melengkapi solusi Theft Protection atau perlindungan pencurian pada Android, meningkatkan <span><a href="https://security.googleblog.com/2024/10/android-theft-protection.html" target="_blank" rel="noopener">perlindungan yang ada</a></span> untuk memastikan data pribadi tetap aman bahkan ketika perangkat hilang atau dicuri. Selain <em>Theft Detection Lock</em><a href="#_ftn5" name="_ftnref5"><sup>[5]</sup></a>, <em>Offline Device Lock,</em> dan <em>Remote Lock</em>, pengguna Galaxy kini dapat memanfaatkan langkah-langkah keamanan tambahan dalam <em>Identity Check</em>, sebuah fitur yang dirancang agar pengguna <em>aware</em> ketika PIN <em>device</em> “dicuri”. Jika terdeteksi adanya aktivitas yang mencurigakan, pengguna tak perlu khawatir karena perlindungan eksklusif Galaxy ini akan langsung bekerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><span></span>Saat pengguna berada di lokasi yang tidak familiar, <strong>otentikasi biometrik </strong>akan diperlukan untuk membuat perubahan apapun pada <em>setting</em> keamanan penting yang dapat membahayakan informasi pribadi.</li>
<li><span></span>Sebagai perlindungan tambahan, <strong><em>security delay</em></strong> selama satu jam akan mencegah pengguna yang <em>unauthorized </em>untuk membuat perubahan langsung pada <em>device</em>.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>One UI 7 merupakan langkah <em>next level</em> yang mempertegas komitmen Samsung terhadap privasi pada AI, dengan memperkenalkan fitur keamanan yang <em>sophisticated</em> untuk memastikan perlindungan lengkap di era AI. One UI 7 akan resmi dirilis melalui peluncuran <em>device</em> seri Galaxy S yang akan datang, yang menampilkan kemampuan AI tambahan termasuk fungsi <em>on-device AI</em> yang telah ditingkatkan dan <em>hardware-dependent</em> pada Q1 2025. Sejalan dengan komitmen Samsung dalam memperluas kebijakan peningkatan OS-nya, pembaruan ini akan diluncurkan ke <em>device</em> Galaxy lainnya secara bertahap.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program beta One UI 7 akan tersedia pertama kali untuk <em>device</em> seri Galaxy S24 di Jerman, India, Korea, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat, mulai tanggal 5 Desember 2024. Pengguna seri Galaxy S24 dapat mendaftar untuk mengikuti program beta melalui Samsung Members.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref1" name="_ftn1">[1]</a> Ketersediaan, fitur, dan spesifikasi yang diberikan dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu dan bisa berbeda sesuai pasar dan/atau model. Gambar disimulasikan untuk tujuan ilustrasi. UX/UI yang sebenarnya mungkin berbeda.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref2" name="_ftn2">[2]</a> Waktu ketersediaan dapat bervariasi tergantung pada wilayah, provider jaringan dan/atau model.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref3" name="_ftn3">[3]</a> Maximum Restrictions mencegah reconnection secara otomatis dan tidak disengaja ke jaringan yang kurang aman, yang mungkin termasuk Open, Opportunistic Wireless Encryption (OWE), atau Wired Equivalent Privacy (WEP), yang melindungi pengguna dari lalu lintas device yang mungkin terganggu.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref4" name="_ftn4">[4]</a> Ketersediaan dan waktu akan bervariasi tergantung pada pasar, versi OS dan/atau model.</em></p>
<p style="font-size: 15px;"><em><a href="#_ftnref5" name="_ftn5">[5] </a>Waktu ketersediaan dapat bervariasi tergantung pada wilayah, provider jaringan dan/atau model.</em></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Memberdayakan Konsumen dengan Solusi Keamanan yang Inovatif dan Diperluas di SDC23</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-memberdayakan-konsumen-dengan-solusi-keamanan-yang-inovatif-dan-diperluas-di-sdc23?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 10:00:40 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Knox Martix]]></category>
		<category><![CDATA[One UI 6]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[SDC23]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/46EsOUQ</guid>
									<description><![CDATA[Samsung Electronics Co, Ltd. meluncurkan serangkaian inovasi keamanan di seluruh ekosistem produk dan layanannya. Dengan dirilisnya One UI 6, inovasi-inovasi]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Samsung Electronics Co, Ltd. meluncurkan serangkaian inovasi keamanan di seluruh ekosistem produk dan layanannya. Dengan dirilisnya One UI 6, inovasi-inovasi ini mencakup pembaruan pada Samsung Knox Matrix dengan passkey dan enkripsi end-to-end untuk data Samsung Cloud yang di-back up dan dipulihkan, serta ekspansi Samsung Knox Vault ke ekosistem perangkat yang lebih luas. Kemajuan ini dirancang untuk era hiperkonektivitas, memastikan bahwa ketika kita memasuki dunia di mana banyak perangkat terhubung dan berbagi informasi satu sama lain, aspek keamanan tidak akan pernah terancam. Pembaruan ini diumumkan pada acara tahunan Samsung Developer Conference 2023 (SDC23), yang mempertemukan para developer, kreator, dan desainer untuk mengeksplorasi pengalaman terkoneksi Samsung yang powerful dan seamless. Pada acara tersebut, Samsung memamerkan bagaimana inovasi-inovasi ini akan bekerja untuk mendorong industri ke depan dan memberdayakan pengguna dengan lebih banyak cara untuk melakukan apa yang mereka sukai dengan aman, hari ini dan esok.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Inovasi keamanan dan privasi terkuat dapat membantu melindungi pengalaman mobile sehari-hari serta perangkat Anda,&#8221; kata Dr. Seungwon Shin, EVP &amp; Head of Security Team, Mobile eXperience Business, Samsung Electronics. &#8220;Kami berusaha untuk menjaga keamanan pengguna dengan lebih banyak cara daripada sebelumnya, dan inovasi keamanan terbaru kami berarti pengguna dapat menjalani hidup dengan pilihan yang lebih banyak dan lebih sedikit usaha &#8211; sehingga benar-benar dapat membuka berbagai kemungkinan, sekarang dan di tahun-tahun mendatang.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Kenyamanan yang Aman di Dunia yang Terhubung</h3>
<p>Perilisan One UI 6 pada perangkat Galaxy dan pembaruan pada <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/introducing-knox-matrix-10-years-of-samsung-knox-security-and-samsungs-vision-for-a-safer-future/">Samsung Knox Matrix</a><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> berfungsi untuk mewujudkan lebih jauh visi Samsung tentang masa depan di mana perangkat yang terhubung dapat melindungi satu sama lain dalam sebuah ekosistem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun lalu, kami mengumumkan bahwa Knox Matrix akan mendukung Trust Chain, yang akan memungkinkan perangkat yang terhubung untuk secara cerdas memonitor satu sama lain dari ancaman keamanan, dan mengirimkan pemberitahuan ke perangkat lain jika salah satu perangkat diserang. Ini berarti bahwa jika peretas menargetkan sebuah perangkat, Knox Matrix dapat mendeteksi ancaman dan mengisolasi perangkat tersebut untuk menjaga keamanan perangkat lain dalam sistem tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di SDC23, Samsung mengumumkan pembaruan pada elemen utama lain dari Knox Matrix &#8211; Credential Sync, yang dapat membantu melindungi informasi sensitif saat informasi tersebut berpindah di antara berbagai perangkat, seperti perangkat Samsung Galaxy, TV, dan kulkas Family Hub. Dengan diperkenalkannya One UI 6, Credential Sync memberikan cara yang mudah dan aman bagi pengguna untuk mensinkronkan identitas dan kredensial mereka di antara perangkat Samsung. Kini juga tersedia dalam Credential Sync adalah enkripsi end-to-end untuk data Samsung Cloud yang dicadangkan dan dipulihkan.<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> Hal ini memastikan data hanya dapat dienkripsi atau didekripsi pada perangkat pengguna, yang berarti tidak ada yang dapat melihatnya selain pengguna &#8211; bahkan jika server disusupi atau detail akun dicuri. Mulai awal tahun 2024, perangkat Samsung Galaxy juga akan menerapkan enkripsi end-to-end saat pengguna menyinkronkan data mereka dengan Samsung Cloud.<span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai bagian dari Credential Sync, Samsung juga telah mengembangkan cara-cara baru untuk mengelola dan mengamankan identitas dan kredensial untuk dunia masa depan yang sangat terhubung dalam bentuk passkey: kredensial digital yang dapat digunakan sebagai otentikasi untuk situs web dan aplikasi. Melalui One UI 6, Samsung Pass telah diperbarui dengan kemampuan untuk menggunakan passkey,<span style="font-size: small;"><sup>4</sup></span> menandai langkah signifikan menuju masa depan tanpa password di mana passkey menggantikan password tradisional untuk memberikan pengalaman yang:</p>
<ul>
<li><strong>Lebih cepat</strong>: Pengguna dapat menghemat waktu untuk mengetikkan nama akun mereka ke dalam perangkat mereka dengan lebih cepat memilih akun yang ingin mereka masuki dengan cepat</li>
<li><strong>Lebih mudah</strong>: Setelah passkey terdaftar, pengguna dapat dengan mudah beralih ke perangkat baru yang terhubung tanpa perlu mendaftar dari awal lagi</li>
<li><strong>Lebih aman</strong>: passkey hanya berfungsi pada situs web dan aplikasi yang terdaftar milik pengguna, sehingga memastikan perlindungan terhadap serangan phishing dari situs atau aplikasi berbahaya</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>Knox Matrix mewujudkan langkah revolusioner dalam evolusi password ini dengan memungkinkan cara yang nyaman untuk berbagi passkey di beberapa perangkat tanpa mengorbankan keamanan. Berdasarkan standar internasional FIDO, passkey memungkinkan pengguna untuk menggunakan Samsung Pass pada smartphone mereka untuk masuk ke aplikasi dan situs web melalui sensor biometrik, seperti sidik jari. Dengan One UI 6, passkey dapat disimpan di escrow hingga kondisi tertentu terpenuhi &#8211; seperti ketika PIN, kata sandi, atau pola layar kunci dari perangkat pengguna sebelumnya dimasukkan pada smartphone Samsung Galaxy mereka. Fungsi escrow yang telah diperbarui dalam Knox Matrix ini akan menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengingat password saat ini atau mereset password yang terlupa, memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih kuat saat berbagi kredensial antara perangkat yang terhubung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Inovasi Keamanan yang Kuat pada Lebih Banyak Perangkat Samsung</h3>
<p>Selain berinovasi untuk mengamankan ekosistem perangkat di masa depan, Samsung juga mendemokratisasikan inovasi keamanannya yang paling kuat untuk perangkat saat ini. <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/samsung-brings-next-level-security-to-galaxy-s21-series-with-samsung-knox-vault">Samsung Knox Vault</a> diperkuat melalui ekspansi di luar perangkat flagship untuk melindungi lebih banyak pelanggan dan memberi mereka pilihan yang lebih besar dalam perangkat yang dapat mereka gunakan dengan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Knox Vault dapat membantu melindungi data yang paling penting pada sebuah perangkat, termasuk informasi lockscreen, seperti kode PIN, password, dan pola. Knox Vault membangun lingkungan eksekusi yang aman yang secara fisik terisolasi dari prosesor dan memori utama sistem dan efektif sejak pengguna mendaftarkan lockscreen mereka &#8211; dengan demikian pengguna dapat menikmati keamanan yang mereka butuhkan tanpa gangguan. Knox Vault dapat membantu melindungi kunci keamanan pengguna yang mengenkripsi data pribadi mereka yang tersimpan di dalam perangkat, memastikan keamanan total &#8211; bahkan jika perangkat hilang atau dicuri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi berbasis perangkat keras dan tahan terhadap kerusakan, Samsung Knox Vault diciptakan untuk melindungi data pribadi pengguna dari peretasan berbasis perangkat lunak, serta serangan perangkat keras dengan menggunakan alat profesional kelas atas. Awalnya diluncurkan pada perangkat flagship Samsung Galaxy termasuk smartphone S series, Z series, S FE series, dan tablet Tab S series, Knox Vault diperluas ke Samsung Neo QLED 8K TV pada tahun 2023, dan ekosistem Galaxy yang lebih luas termasuk smartphone Galaxy A series dengan One UI 6 atau yang lebih baru<span style="font-size: small;"><sup>5</sup></span> pada tahun 2024.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Ekosistem yang Aman, Diperluas</h3>
<p>Berbagai langkah keamanan yang kuat membuat perangkat Samsung Galaxy lebih baik dalam memastikan privasi pengguna, menjawab kebutuhan akan kenyamanan dalam masyarakat yang sangat terhubung dengan dukungan komitmen nyata terhadap keamanan pengguna yang kuat. One UI 6 juga menghadirkan pembaruan pada <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/putting-data-transparency-back-in-consumers-hands-with-the-latest-galaxy-security-and-privacy-dashboard">Security and Privacy Dashboard</a>, sehingga memudahkan pengguna untuk melihat dan mengontrol apa yang terjadi pada data mereka. Inovasi keamanan dan privasi terbaru yang diumumkan di SDC23 dibangun di atas fondasi Galaxy yang aman: keamanan di setiap tingkat dari chip hingga aplikasi, deteksi ancaman <em>realtime</em>, dan <a href="https://www.samsungmobilepress.com/feature-stories/editorial-there-is-no-privacy-without-stronger-security-thats-why-were-joining-forces-with-the-security-community-to-keep-you-safe">perlindungan kolaboratif dengan mitra tepercaya</a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">Ketersediaan Samsung Knox Matrix dapat bervariasi menurut model dan/atau pasar.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <span style="font-size: small;">Waktu ketersediaan dapat bervariasi menurut aplikasi. Dukungan pencadangan dan pemulihan data untuk aplikasi pihak ketiga dapat bervariasi, tergantung pada kebijakan masing-masing aplikasi</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span> <span style="font-size: small;">Dukungan enkripsi end-to-end untuk sinkronisasi data Samsung Cloud dapat berbeda tergantung pada aplikasi dan/atau layanan.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>4</sup></span> <span style="font-size: small;">Tersedia di perangkat Galaxy dengan Samsung Pass, mendukung One UI 6 atau yang lebih baru. Login dengan passkey tersedia pada aplikasi atau situs web yang mendukung passkey.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>5</sup></span> <span style="font-size: small;">Ketersediaan Samsung Knox Vault dapat bervariasi menurut model.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Samsung Message Guard, Pelindung dari Ancaman Baru dan Tak Terlihat</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/samsung-message-guard-pelindung-dari-ancaman-baru-dan-tak-terlihat?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Sat, 04 Mar 2023 10:00:10 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy]]></category>
		<category><![CDATA[One UI 5.1]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Message Guard]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/43bxy1z</guid>
									<description><![CDATA[Tahukah Anda bahwa hanya dengan menerima sebuah gambar saja sudah cukup untuk membuat peretas masuk? Meskipun semua orang tahu untuk tidak membuka tautan atau]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah Anda bahwa hanya dengan menerima sebuah gambar saja sudah cukup untuk membuat peretas masuk? Meskipun semua orang tahu untuk tidak membuka tautan atau attachment sembarangan, hal itu tidak lagi menjamin keamanan karena para penjahat siber terus mengeksplorasi metode serangan baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Eksploitasi <em>zero-click</em> adalah jenis serangan siber terbaru, dan bisa terjadi kapan saja saat sebuah gambar diterima. Satu gambar bisa saja menyembunyikan kode berbahaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun belum ada tanda-tanda serangan semacam itu pada smartphone Samsung Galaxy, Samsung Electronics terus melihat ke depan untuk mengantisipasi potensi ancaman dan mengembangkan langkah-langkah keamanan pencegahan &#8211; seperti Samsung Message Guard.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Keamanan Baru untuk Ancaman Baru</strong></h3>
<p>Bayangkan ini: ponsel Anda menerima sebuah gambar. Ponsel Anda bergetar di saku Anda lalu terdiam. Atau ada di meja samping tempat tidur Anda, menyala sebentar saat Anda tidur. Anda belum menyentuh ponsel Anda, tetapi seseorang mungkin sudah membaca pesan Anda, menjelajahi galeri Anda, dan menyalin detail bank Anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2023/02/Samsung-Message-Guard_GIF_main1.gif" alt="" width="1440" height="1000" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Eksploitasi <em>zero-click</em> hanyalah ancaman terbaru di era meningkatnya kejahatan siber yang menargetkan data pengguna. Satu dari tiga konsumen di seluruh dunia telah menjadi korban pembobolan data di mana data pribadi mereka diretas.<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> Pembobolan data semakin sering terjadi, meningkat lebih dari tiga kali lipat antara tahun 2013 dan 2021.<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ancaman terus berkembang, tetapi keamanan mobile Samsung juga berkembang. Smartphone Samsung Galaxy menawarkan perlindungan komprehensif dengan platform Samsung Knox yang kuat, dan pengguna sudah terlindungi dari serangan menggunakan format video dan audio. Samsung Message Guard membawa keamanan tersebut selangkah lebih maju dengan melindungi perangkat Anda secara preemptif, membatasi paparan terhadap ancaman tak terlihat yang menyamar sebagai attachment gambar.<span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2023/02/Samsung-Message-Guard_GIF_main2.gif" alt="" width="1440" height="1000" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solusi keamanan saat ini bekerja pada Samsung Messages dan Messages by Google.<span style="font-size: small;"><sup>4</sup></span> Sejalan dengan filosofi kolaborasi terbuka Samsung, pembaruan perangkat lunak akan diluncurkan di kemudian hari untuk memungkinkan Samsung Message Guard melindungi Anda di aplikasi pesan pihak ketiga juga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Lingkungan yang Aman</strong></h3>
<p>Samsung Message Guard adalah &#8220;sandbox&#8221; canggih, atau semacam karantina virtual. Ketika sebuah file gambar masuk, file tersebut akan terperangkap dan diisolasi dari bagian lain perangkat. Ini mencegah kode berbahaya mengakses file ponsel Anda atau berinteraksi dengan sistem operasinya. Samsung Message Guard memeriksa file sedikit demi sedikit dan memprosesnya dalam lingkungan yang terkendali untuk memastikan file tersebut tidak dapat menginfeksi bagian lain dari perangkat Anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter size-large" src="https://img.global.news.samsung.com/global/wp-content/uploads/2023/02/Samsung-Message-Guard_GIF_main3.gif" width="1440" height="1000" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sederhananya, Samsung Message Guard secara otomatis menetralisir potensi ancaman yang bersembunyi dalam file gambar sebelum mereka memiliki kesempatan untuk membahayakan Anda. Aplikasi ini juga berjalan secara senyap dan sebagian besar tidak terlihat di latar belakang dan tidak perlu diaktifkan oleh pengguna. Jadi, jika sebelumnya Anda dapat terancam tanpa melakukan apa pun, kini Anda terlindungi dari eksploitasi zero-click tanpa perlu mengangkat jari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung Message Guard merupakan solusi keamanan terbaru yang berorientasi ke masa depan dari Samsung. Secara terpisah, perangkat Samsung Galaxy telah memberikan perlindungan keamanan dan privasi terdepan di industri ini di area lain, berkat Samsung Knox yang telah memenangkan penghargaan. Ini memberikan perlindungan menyeluruh di setiap lapisan perangkat keras dan perangkat lunak, serta deteksi ancaman secara real-time.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Ketersediaan</strong></h3>
<p>Samsung Message Guard adalah solusi yang hadir di Samsung Galaxy S23 Series. Secara bertahap akan diluncurkan ke smartphone dan tablet Galaxy lainnya<span style="font-size: small;"><sup>5</sup></span> dalam tahun ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;">2022 Thales Consumer Digital Trust Index, https://cpl.thalesgroup.com/data-trust-index.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <span style="font-size: small;">2022 Data Breach Investigations Report, Verizon, https://www.verizon.com/business/resources/reports/dbir/.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span> <span style="font-size: small;"> Samsung Message Guard mendukung perlindungan terhadap format gambar berikut ini: PNG, JPG/JPEG, GIF, ICO, WEBP, BMP, WBMP.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>4</sup></span> <span style="font-size: small;">Aplikasi pesan default bervariasi di setiap pasar.</span><br />
<span style="font-size: small;"><sup>5</sup></span> <span style="font-size: small;">One UI 5.1 atau lebih tinggi.</span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Pengaturan Keamanan dan Privasi Terbaru Samsung Galaxy  Mudahkan Konsumen Atur Transparansi Data</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/pengaturan-keamanan-dan-privasi-terbaru-samsung-galaxy-mudahkan-konsumen-atur-transparansi-data?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 29 Dec 2022 10:00:14 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[One UI 5]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Galaxy]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3YTRftT</guid>
									<description><![CDATA[Di dunia kita yang semakin terhubung, data berperan penting dalam hampir semua hal yang kita lakukan. Data mempengaruhi cara kita melakukan pencarian,]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p>Di dunia kita yang semakin terhubung, data berperan penting dalam hampir semua hal yang kita lakukan. Data mempengaruhi cara kita melakukan pencarian, berbelanja dan melakukan aktivitas di dunia maya, bahkan mempengaruhi cara perangkat kita bekerja. Kini orang-orang lebih sadar akan pentingnya melindungi informasi pribadi, tetapi mereka juga menyadari informasi tersebut bernilai dan dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman online mereka. <span><a href="https://newdigitalage.co/general/consumers-more-willing-to-share-data-in-2022-finds-study/">Penelitian terbaru</a></span> menemukan bahwa lebih dari setengah (53%)<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> konsumen global percaya bahwa pertukaran data penting untuk kegiatan masyarakat. Hampir sama banyaknya (47%)<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> dengan senang hati berbagi data dengan bisnis atau perusahaan untuk mendapat keuntungan yang jelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan ini, pengguna Samsung Galaxy dapat memutuskan siapa yang melihat data mereka dan bagaimana data itu digunakan. Sebagai bagian dari pembaruan untuk One UI 5, Dashboard Keamanan dan Privasi (<strong>Security and Privacy Dashboard</strong>) di perangkat Galaxy telah ditingkatkan untuk membuat keamanan data lebih mudah dikelola.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menu keamanan dan perlindungan informasi pribadi telah digabungkan, menginformasikan pengguna informasi yang mungkin berisiko. Pada satu menu yang mudah diakses, Dashboard dapat menampilkan status keamanan setiap item, memungkinkan pengguna mengubah pengaturan dengan cepat dan mengelola risiko dengan lebih mudah. Item yang dapat memberi dampak terbesar pada keamanan digital — termasuk Lock Screen, Accounts, SmartThings Find, App Safety, dan Updates— kini dapat diakses langsung di bagian atas dasbor, dan peringatan intuitif berwarna merah, kuning, atau hijau menunjukkan kilasan masalah dan memberi indikator yang jelas jika ada masalah keamanan. Hub yang ditingkatkan mencakup <em>action prompt</em> yang instan, seperti pemberian izin / <em>permission</em>, yang membuat keputusan data lebih transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="youtube_wrap"><iframe src="https://www.youtube.com/embed/kZKK80urUZc?rel=0" width="300" height="150" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span data-mce-type="bookmark" style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" class="mce_SELRES_start">﻿</span><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start"></span></iframe></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketika membahas perlindungan informasi pribadi, memonitor pemberian izin ke aplikasi adalah salah satu cara paling sederhana untuk memastikan data Anda tidak tersebar tanpa sepengetahuan Anda. Berikut adalah empat pemberian izin penting yang membantu pengguna memegang kembali penyebaran data mereka hanya dengan beberapa klik pada perangkat Galaxy mereka:</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Mengelola Iklan dengan Mudah</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Belanja online kian populer, dan dengan begitu banyak platform dan aplikasi, iklan dan rekomendasi dapat membanjiri konsumen dengan cepat. Bagi penyuka belanja yang memilih untuk tidak diserbu iklan, mereka dapat membuka Security and Privacy Dashboard, klik tab Privacy, lalu buka menu Ads dan pilih “Delete AD ID”. Ini berarti pengguna dapat menghindari rekomendasi yang tidak diinginkan saat mereka berbelanja dan menggunakan aplikasi favorit mereka.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Mengontrol Izin Mikrofon dan Kamera</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna Galaxy dapat memilih berapa banyak data yang dapat diakses oleh aplikasi tertentu. Pengguna mungkin memerlukan pemberian izin aplikasi yang berbeda tergantung pada situasinya. Gamer, misalnya, seringkali perlu berkomunikasi dengan orang lain saat bermain. Namun, jika pengguna menemukan aplikasi game dapat mengakses mikrofon perangkat mereka setiap saat, mereka dapat membuka menu Privacy di Security and Privacy Dashboard untuk mengatur ulang preferensi mereka — termasuk mencabut akses mikrofon saat aplikasi tidak digunakan atau memilih untuk tidak membuka akses mikrofon sama sekali. Pilihan yang sama tersedia untuk akses kamera.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Mengelola Layanan Berbasis Lokasi dengan Mudah</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lokasi adalah salah satu titik data terbesar yang dapat dikontrol oleh pengguna seiring dengan banyaknya aplikasi yang menggunakan layanan berbasis lokasi. Karena semakin banyak aplikasi yang terus mengawasi letak keberadaan pengguna, menu Privacy di Security and Privacy Dashboard memungkinkan orang melihat aplikasi apa yang telah melacak lokasi mereka dalam 24 jam terakhir. Pengguna dapat dengan cepat memilih pengaturan baru, seperti membagikan lokasi hanya saat menggunakan aplikasi untuk hal-hal seperti transportasi <em>online</em> atau tidak sama sekali. Dengan mengubah pengaturan berdasarkan preferensi individu, pengguna dapat menonaktifkan pelacakan lokasi yang presisi, hanya memberikan izin untuk pelacakan perkiraan lokasi.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Menjaga Pembaruan Preferensi Aplikasi</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Banyak aplikasi diunduh untuk aktivitas tertentu, kemudian dibiarkan terpasang dan tidak digunakan untuk jangka waktu lama. Seringkali, pengguna tidak menyadari bahwa aplikasi ini mungkin terus melacak data dan aktivitas mereka berbulan-bulan setelah diinstal, baik aktif digunakan atau tidak. Untuk mencegah aplikasi mengakses lebih banyak data dari yang diperlukan, perangkat Galaxy akan secara proaktif melindungi privasi pengguna dengan menghapus izin dari aplikasi yang sudah tidak digunakan setelah beberapa waktu. Jika pengguna ingin memulihkan pemberian izin, Security and Privacy Dashboard memudahkan pengguna melakukannya sesuai keinginan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengimbangi perkembangan dunia dimana kehidupan kita menjadi lebih terpusat pada penggunaan data, Samsung akan terus memprioritaskan keamanan dan privasi pengguna. Samsung akan memastikan pengguna Galaxy dapat mengelola data sesuai preferensi mereka, memberdayakan mereka untuk mudah menavigasi dunia yang semakin digerakkan data.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;"> Global Data &amp; Marketing Alliance: “Global Data Privacy: What the Consumer Really Thinks” 2022 </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Inilah Cara Samsung Hadirkan Keamanan Data bagi Pengguna</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/inilah-cara-samsung-hadirkan-keamanan-data-bagi-pengguna?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 14:15:25 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox Vault]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3QqghvF</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Era Penuh Bahaya   Sekarang adalah waktu yang sangat baik bagi para penjahat dunia maya. Kondisinya saat ini ideal bagi siapa saja yang memiliki niat]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5054" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-5054 size-large" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/08140849/01.News-Thumbnail_1440x960_Dr.-SW-Shin_v1-1-1024x683.jpg" alt="" width="1024" height="683" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/08140849/01.News-Thumbnail_1440x960_Dr.-SW-Shin_v1-1-1024x683.jpg 1024w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/08140849/01.News-Thumbnail_1440x960_Dr.-SW-Shin_v1-1-845x563.jpg 845w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/08140849/01.News-Thumbnail_1440x960_Dr.-SW-Shin_v1-1-768x512.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/08140849/01.News-Thumbnail_1440x960_Dr.-SW-Shin_v1-1.jpg 1440w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p class="wp-caption-text">Seungwon Shin,<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> VP dan Head of Security Team di Mobile eXperience Business, Samsung Electronics</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Era Penuh Bahaya</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sekarang adalah waktu yang sangat baik bagi para penjahat dunia maya. Kondisinya saat ini ideal bagi siapa saja yang memiliki niat buruk dan memiliki pengetahuan teknis untuk menjalankannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peningkatan jumlah pekerja <em>remote</em> juga berarti banyaknya orang yang memiliki ketergantungan pada Wi-Fi publik yang tidak aman. Arena baru seperti <em>blockchain</em> membuat pengguna yang awam dan bingung siap untuk menjadi sasaran penipuan. Serangan siber terus meningkat. Dan ini bukan hanya di tempat yang kita perkirakan. Peperangan dimulai dengan serangan digital pada infrastruktur penting, berbulan-bulan sebelum serangan fisik diluncurkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semua peristiwa ini berlangsung, di saat sekarang ketika kita semakin banyak menggunakan smartphone dalam hidup kita. Smartphone telah menjadi dompet, kunci rumah, dan kartu identitas bagi kita. Sebuah gangguan tunggal dapat menghancurkan, jadi kini semakin penting bagi kita untuk memastikan keamanan perangkat yang kita miliki. Mari kita periksa hal-hal yang benar-benar membuat perangkat aman – sehingga Anda dapat keluar menikmati dunia dan hidup tenang, tanpa khawatir data pribadi jatuh ke tangan yang salah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Apa Itu Keamanan… dan Apa Hal yang Tidak Aman</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pada titik ini, Anda mungkin berpikir bahwa Anda baik-baik saja, karena Anda telah melakukan pencegahan yang wajar. Akan tetapi ada banyak kesalahpahaman umum tentang keamanan. Anda tidak mengizinkan aplikasi membagikan nama, email, atau kebiasaan.  Anda bahkan menonaktifkan izin pelacakan aplikasi. Bagus, tapi itu tidak berarti data sudah aman. Jangan mencampuradukkan privasi dan keamanan. Hal tersebut diibaratkan, menutup tirai rumah tidak akan ada gunanya jika seseorang menendang pintu rumah kita. Anda berpikir Anda telah memilih ekosistem seluler yang aman, yang serupa dengan taman bertembok. Tetapi peretas terus beradaptasi dengan target mereka. Wi-Fi yang tidak aman, penipuan rekayasa sosial – ini adalah ancaman nyata terlepas dari jenis ekosistem yang Anda gunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anda tidak membuka lampiran email yang mencurigakan. Bagus, tetapi ada serangan &#8216;zero-click&#8217;, yang membahayakan perangkat tanpa interaksi pengguna. Itu terjadi dengan Pegasus, spyware yang mengeksploitasi kelemahan dalam sistem pesan populer. Yang diperlukan hanyalah pengguna menerima pesan, dan peretas akan masuk. Merasa lebih aman daripada kondisi sebenarnya mengarah pada kelengahan – itulah yang diandalkan oleh penjahat dunia maya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Memang meresahkan untuk berpikir bahwa ada begitu banyak ancaman dan tidak ada tempat yang aman. Namun itulah yang menginspirasi hasil kerja kami di Samsung Knox, platform keamanan kelas militer terdepan di industri kami yang disetujui oleh banyak pemerintah di seluruh dunia. Kami mencapai kepercayaan hingga di tingkat tersebut melalui pendekatan holistik dan berlapis-lapis perlindungan: kolaborasi terbuka, keamanan terintegrasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta perlindungan <em>real-time</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Kepercayaan Melalui Kolaborasi</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Jika ada satu hal yang saya pelajari dari pekerjaan saya dengan INTERPOL, adalah bahwa kita lebih kuat dan lebih aman jika kita bekerja dengan satu sama lain. Kepercayaan dibangun melalui kolaborasi terbuka. Itulah salah satu keuntungan besar ekosistem Android. Siapa pun dapat memiliki akses ke <em>source code</em> OS Android, yang memungkinkannya untuk diperkuat secara kolektif. Ini memungkinkan beberapa nama besar di bidang teknologi untuk saling memeriksa dan mencari celah – dan bekerja sama untuk meningkatkan kapabilitas mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung bangga dengan model kemitraan dan kolaborasi terbuka ini, selain pekerjaan internal kami untuk senantiasa memperkuat sistem kami. Itu sebabnya kami bekerja sama dengan Google dan mengadakan pertemuan isu keamanan rutin untuk berbagi data ancaman satu sama lain. Kami juga bekerja dengan ratusan mitra untuk menstandardisasi keamanan untuk Android.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perangkat Samsung Galaxy sendiri juga mendapat manfaat dari komunitas luas yang memahami ekosistem kami. Kami bekerja dengan akademisi dan peretas <em>white hat</em> melalui Mobile Security Rewards Program kami untuk mengidentifikasi dan menambal potensi kerentanan melalui pembaruan keamanan reguler kami, dan telah memberikan hadiah senilai lebih dari $3,5 juta untuk menghargai kolaborasi mereka yang berharga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan cara ini, kita dapat mengidentifikasi kelemahan atau bahkan memprediksinya dengan lebih baik sebelum menjadi masalah. Lebih banyak mata, lebih banyak kepala, akan menghasilkan solusi yang lebih baik. Membuka ekosistem kami tidak menghasilkan lebih banyak kerentanan, tetapi praktik keamanan yang lebih kuat dan lebih beragam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Pendekatan Hulu ke Hilir Terintegrasi</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Ini bukan hanya tentang perangkat lunak. Kami terus mengawasi setiap komponen mulai dari prosesor– kami dapat melakukannya sebagai perusahaan global terkemuka yang merancang dan memproduksi produknya sendiri. Anda aman sejak hari pertama menyalakan produk berkat perangkat keras yang dirancang khusus keamanannya dan perangkat lunak terisolasi yang terintegrasi di seluruh portofolio dan rantai pasokan kami. Itulah mengapa kami dapat yakin dengan integritas perangkat kami: perlindungan menyeluruh di semua tingkat pengalaman seluler, mulai dari chip di dalam produk hingga aplikasi yang Anda gunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring dengan kembalinya orang-orang ke dunia luar, ada risiko baru yang harus diwaspadai. Inilah sebabnya mengapa kami baru-baru ini melangkah lebih maju dengan <span><a href="https://news.samsung.com/global/samsung-brings-next-level-security-to-galaxy-devices-with-samsung-knox-vault">Knox Vault</a></span>, yang <span><a href="https://www.samsungknox.com/en/blog/understanding-samsung-knox-vault-protecting-the-data-that-matters-most">menggabungkan Secure Processor dengan Secure Memory Chip terbaru</a></span>, untuk mengisolasi informasi paling penting (seperti PIN, kata sandi, biometrik, sertifikat digital, dan kunci kriptografik) dari isi lain perangkat untuk memastikan hal tersebut tidak pernah jatuh ke tangan yang salah. Misalnya, jika risiko keamanan utama terdeteksi pada perangkat, Samsung Knox akan mengunci layanan sensitif seperti Samsung Pay dan Samsung Pass untuk menyimpan data sebagaimana mestinya: hanya untuk mata penggunanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Perlindungan Setiap Saat</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Jika Anda seperti saya, mungkin Anda jarang mematikan ponsel. Begitulah bagaimana beberapa orang mendapat masalah: beberapa perusahaan percaya bahwa sudah cukup menjalankan verifikasi keamanan hanya ketika ponsel dinyalakan. Itu sebabnya kami menjaga pengalaman seluler pengguna bahkan setelah tahap <em>boot up</em>. Penyerang tidak pernah beristirahat, jadi kita juga berlaku serupa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kami berkomitmen untuk menawarkan perlindungan <em>real-time</em> kepada pengguna. Setelah <em>booting,</em> teknologi Real-Time Kernel Protection (RKP) dan Defeat Exploit (DEFEX) kami terus bekerja untuk mendeteksi dan mencegah perubahan pada izin yang diberikan pengguna yang mencurigakan atau tidak sah. Kami memantau ancaman secara konstan dan bahkan memiliki tim Incident Response and Management, yang menggunakan pembelajaran mesin untuk memprediksi ancaman di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan sementara banyak orang membeli ponsel baru setiap tahun, banyak yang suka memakai ponsel mereka untuk waktu yang lebih lama. Itu sebabnya kami merilis <span><a href="https://security.samsungmobile.com/workScope.smsb">pembaruan keamanan</a></span> reguler untuk menambal kerentanan apa pun, <span><a href="https://news.samsung.com/global/samsung-sets-the-new-standard-with-four-generations-of-os-upgrades-to-ensure-the-most-up-to-date-and-more-secure-galaxy-experience"><strong>hingga mencapai lima tahun setelah peluncuran perangkat</strong></a></span><strong>. </strong>Dalam lanskap keamanan siber yang terus berubah ini, orang yang ingin menggunakan ponsel mereka selama mungkin harus sama amannya dengan mereka yang menggunakan model terbaru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Privasi yang Diinginkan, Keamanan yang Dibutuhkan</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Gabungkan semuanya dan Anda akan memiliki pengalaman seluler yang cukup aman bagi para pemimpin dunia. Ini adalah fondasi keamanan yang dibangun dengan kolaborasi terbuka dan validasi industri, didukung oleh perlindungan perangkat keras dan perangkat lunak terkokoh yang pernah kami buat. Ini adalah keamanan yang Anda butuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hanya dengan keamanan komprehensif yang ada, siapa pun dapat benar-benar menawarkan privasi yang transparan pada tingkat yang disesuaikan dengan prioritas masing-masing pengguna. Apa yang Anda lakukan dengan privasi itu adalah pilihan Anda. Anda bebas membuat pengalaman seluler sendiri sesuai selera, mengetahui bahwa kami akan selalu ada untuk membuat Anda tetap aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dunia lebih terhubung dari sebelumnya, dan memiliki lebih banyak risiko. Akan tetapi juga tersedia lebih banyak peluang. Prioritas kami adalah menjaga Anda tetap terlindungi saat menjelajahi pengalaman baru. Dengan Samsung Galaxy, Anda bebas menjalani hidup – dengan privasi yang Anda inginkan dan keamanan yang Anda butuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;"> Dr. Seungwon Shin adalah VP and Head of Security Team di Mobile eXperience Business, Samsung Electronics. Dia telah memimpin inovasi keamanan di seluruh ekosistem Samsung Galaxy, termasuk pengembangan secure AP dan Samsung Knox Vault. Dia juga mengawasi respons Samsung terhadap ancaman keamanan yang sedang berlangsung dengan perlindungan real-time dan prediksi ancaman, bekerja sama erat dengan mitra dan komunitas riset yang lebih luas. Dia adalah anggota INTERPOL DarkNet Working Group serta Ketua FIDO Korea Working Group. Sebelum bergabung dengan Samsung, dia menjabat sebagai Associate Professor di School of Electrical Engineering di KAIST, dengan spesialisasi Dark Web. </span></p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Amankan Aktivitasmu dengan Samsung Galaxy A53 5G</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/amankan-aktivitasmu-dengan-samsung-galaxy-a53-5g?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Thu, 04 Aug 2022 15:34:27 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A Series]]></category>
		<category><![CDATA[Galaxy A53 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Privacy]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3zvpxbg</guid>
									<description><![CDATA[Samsung membagikan beberapa cara berikut untuk menikmati pengalaman seluler yang aman dengan Galaxy A53 5G.   Terhubung dengan Aman Di Manapun Kamu Berada]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><span>Samsung membagikan beberapa cara berikut untuk menikmati pengalaman seluler yang aman dengan Galaxy A53 5G.</span></p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong><span>Terhubung dengan Aman Di Manapun </span></strong><strong>Kamu<span> Berada</span></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-5031" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04144607/A53-5G_Security_main1F.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04144607/A53-5G_Security_main1F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04144607/A53-5G_Security_main1F-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04144607/A53-5G_Security_main1F-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Saat berada di tempat umum, seperti kafe atau coffee shop kekinian, </span>kamu<span> mungkin ingin menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis yang disediakan. Sebelum </span>kamu <span>memakainya, berhati-hatilah dan pastikan keamanannya. <strong>Secure Wi-Fi<span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> mode di Samsung Galaxy A53 5G </strong></span>akan<span> membantu menjaga koneksi </span>kamu<span> tetap aman. Saat dihidupkan, ini mengenkripsi lalu lintas internet Wi-Fi </span>kamu<span> dan membantu mencegah perangkat </span>kamu<span> dilacak. </span>Kamu<span> juga dapat memonitor penggunaan Secure Wi-Fi kapan saja dengan memeriksa aktivitas Protection.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Bagaimana Caranya?</strong></h3>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-5032" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145107/A53-5G_Security_main2-804x563.jpg" alt="" width="804" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145107/A53-5G_Security_main2-804x563.jpg 804w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145107/A53-5G_Security_main2-768x538.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145107/A53-5G_Security_main2.jpg 1000w" sizes="(max-width: 804px) 100vw, 804px" /></p>
<h3><strong><span>Bagikan Apa yang Kamu Suka, Secara Pribadi</span></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-5033" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145109/A53-5G_Security_main3F.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145109/A53-5G_Security_main3F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145109/A53-5G_Security_main3F-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145109/A53-5G_Security_main3F-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kamu<span> mungkin ingin mengirim sesuatu yang bersifat pribadi kepada teman </span>kamu<span>, tetapi </span>kamu<span> tidak ingin mengambil risiko orang lain melihatnya. <strong>Private Share</strong>span style=&#8221;font-size: small;&#8221;&gt;<sup>2</sup></span> membantu mencegah hal ini. Fitur ini akan <span>mengenkripsi file seperti gambar, video, dan dokumen, dan memungkinkan </span>kamu untuk<span> memilih dengan tepat siapa yang dapat melihatnya dan untuk berapa lama. Dengan teknologi enkripsi berbasis blockchain, tidak perlu khawatir file </span>kamu<span> jatuh ke tangan yang salah.</span></p>
<p><span> </span></p>
<h3><strong>Bagaimana Caranya?</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-5034" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145111/A53-5G_Security_main4-804x563.jpg" alt="" width="804" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145111/A53-5G_Security_main4-804x563.jpg 804w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145111/A53-5G_Security_main4-768x538.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145111/A53-5G_Security_main4.jpg 1000w" sizes="(max-width: 804px) 100vw, 804px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong><span>Samsung Galaxy: Ruang Aman Milikmu</span></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-5035" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145113/A53-5G_Security_main5F.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145113/A53-5G_Security_main5F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145113/A53-5G_Security_main5F-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145113/A53-5G_Security_main5F-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Untuk kemudahan akses, </span>kamu<span> mungkin ingin mengambil gambar kartu kredit atau ID </span>kamu<span> dan menyimpannya dengan aman di </span>smartphone kamu<span>. </span>Kamu<span> dapat menyimpan informasi pribadi </span>kamu<span> dengan aman dengan </span><strong>Secure <span>Folder</span></strong><span> di Galaxy A53 5G. Berkat Samsung Knox, informasi pribadi </span>kamu<span> tetap aman di perangkat </span>kamu<span>. </span>Secure <span>Folder bahkan memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengatur jenis kunci mereka sendiri, dengan opsi termasuk PIN, pola, kata sandi, dan sidik jari.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Bagaimana Caranya?</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-5036" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145116/A53-5G_Security_main6-804x563.jpg" alt="" width="804" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145116/A53-5G_Security_main6-804x563.jpg 804w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145116/A53-5G_Security_main6-768x538.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145116/A53-5G_Security_main6.jpg 1000w" sizes="(max-width: 804px) 100vw, 804px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong><span>Tidak Terlihat, Namun Ada Di Genggamanmu</span></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-5037" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145118/A53-5G_Security_main7F.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145118/A53-5G_Security_main7F.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145118/A53-5G_Security_main7F-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145118/A53-5G_Security_main7F-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Tidak ada perasaan yang lebih buruk daripada pulang dari hari yang menyenangkan dan menyadari bahwa </span><em>smartphone </em>kamu <span>tertinggal di suatu tempat. Dengan <strong>Find My Mobile</strong><span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span>, </span>kamu<span> dapat dengan mudah menemukan </span><em>smartphone</em> kamu<span> dengan membuka situs web Find My Mobile di PC </span>kamu<span>. Ini membantu </span>kamu<span> menemukan lokasi </span>smartphone kamu<span> saat ini, bahkan saat offline. Jika </span>kamu<span> meninggalkan </span>smartphone<span> di suatu tempat yang jauh dari rumah, tidak perlu khawatir. Find My Mobile memungkinkan </span>kamu<span> untuk mengunci </span><em>smartphone </em>kamu<span> sehingga tidak ada yang dapat menggunakannya sampai </span>kamu<span> mengambilnya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Bagaimana caranya?</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-5038" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145120/A53-5G_Security_main8-804x563.jpg" alt="" width="804" height="563" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145120/A53-5G_Security_main8-804x563.jpg 804w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145120/A53-5G_Security_main8-768x538.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2022/08/04145120/A53-5G_Security_main8.jpg 1000w" sizes="(max-width: 804px) 100vw, 804px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi lebih lanjut tentang Galaxy A53 5G bisa dilihat di <span><a href="http://www.samsung.com/id">www.samsung.com/id</a></span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span></span></a></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>1</sup></span> <span style="font-size: small;"> Secure Wi-Fi tersedia gratis hingga 250MB untuk semua pengguna Galaxy yang memiliki akses ke layanan dan hingga 1024 MB per bulan untuk pengguna yang perangkatnya menjalankan Android 12 S OS. Pengguna kemudian dapat memilih untuk <em>upgrade</em> paket mereka kapan saja untuk menikmati perlindungan tambahan yang ditingkatkan. Ketersediaan Secure Wi-Fi dapat bervariasi menurut negara atau operator, dan konektivitasnya bergantung pada lingkungan jaringan yang berlaku. Beberapa aplikasi atau situs web mungkin tidak berfungsi pada koneksi Secure Wi-Fi.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>2</sup></span> <span style="font-size: small;"> Private Share mensyaratkan pengirim dan penerima memiliki aplikasi Private Share dan perangkat seluler Galaxy seperti ponsel dan tablet dengan Android 9 Pie atau lebih baru dan PC dengan Trusted Platform Module (TPM) dan Windows 10 dan yang lebih baru. Private Share dapat digunakan untuk mengirim file berikut ke pengguna Galaxy lainnya: Gambar (.jpg, .jpeg, .png, .gif, .bmp, .webp, .heic, .heif, .dng), Video (.webm, .mp4, .3gp, .mkv, .mov), Audio (.mp3, .wav, .ogg, .m4a) dan Teks (.txt, .pdf). Jumlah, kapasitas, dan tanggal kadaluwarsa file serta jumlah file simultan yang dikirim melalui Private Share mungkin terbatas.</span></p>
<p><span style="font-size: small;"><sup>3</sup></span> <span style="font-size: small;"></span> <span style="font-size: small;"> Perangkat &#8220;offline&#8221; saat terputus dari jaringan seluler atau Wi-Fi. Lokasi perangkat yang ditemukan dengan Find My Mobile adalah perkiraan lokasi di mana sinyal perangkat yang hilang terdeteksi dan tunduk pada lingkungan jaringan dan status perangkat seluler. Membutuhkan ‘Find My Mobile&#8217; dihidupkan, &#8216;Remote unlock’ diaktifkan untuk penggunaan fitur kendali jarak jauh, ‘Offline finding&#8217; diaktifkan untuk dukungan pencarian offline dan login Akun Samsung. Silakan kunjungi www.samsung.com untuk informasi lebih lanjut.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
					<item>
				<title>Begini Cara Samsung Lindungi Smartphone-mu dari Serangan Siber</title>
				<link>https://news.samsung.com/id/begini-cara-samsung-lindungi-smartphone-mu-dari-serangan-siber?utm_source=rss&amp;utm_medium=direct</link>
				<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 10:01:53 +0000</pubDate>
						<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Device Care]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Knox]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
                <guid isPermaLink="false">https://bit.ly/3pfAj07</guid>
									<description><![CDATA[&#160; Smartphone telah menjadi benda penting yang menemani kita bekerja, hidup, hingga bermain. Bagi sebagian orang, smartphone bahkan menjadi satu-satunya]]></description>
																<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-2327 size-full" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100248/Image-1.png" alt="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100248/Image-1.png" width="602" height="339" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Smartphone telah menjadi benda penting yang menemani kita bekerja, hidup, hingga bermain. Bagi sebagian orang, smartphone bahkan menjadi satu-satunya barang yang kita bawa keluar rumah, menggantikan laptop hingga dompet.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun saat ini kebanyakan orang telah sadar akan bahaya yang dimunculkan peretas (<em>hacker</em>) terhadap laptop dan komputer, kita juga perlu menyadari bahwa smartphone juga rentan terhadap serangan siber. Peretas mengincar benda yang sedang banyak digunakan dan saat ini, benda tersebut adalah perangkat seluler. Itulah mengapa menjaga keamanan smartphone menjadi lebih penting, dan Samsung pun terus berinovasi untuk melindungi konsumen dan data konsumen dari ancaman yang muncul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Miliaran smartphone di seluruh dunia saat ini dipenuhi dengan data pribadi dan data bisnis yang sensitif, memberikan peluang tak terbatas bagi para peretas untuk mencuri dan menjual informasi pribadi tersebut. Faktanya, perusahaan keamanan siber, IronNet, melaporkan bahwa serangan siber telah meningkat sebanyak 168% antara Mei 2020 dan Mei 2021, dan serangan terhadap smartphone menjadi salah satu ancaman keamanan siber terbesar di kawasan Asia Pasifik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Samsung berkomitmen untuk menjaga pengguna agar tetap aman dan terlindungi, dengan <strong>Samsung Knox</strong> memberikan perlindungan menyeluruh di seluruh siklus hidup perangkat Anda. Berikut lima skenario potensi serangan siber yang dapat terjadi ketika keamanan perangkat Anda terganggu – dan bagaimana Samsung Knox melindungi Anda dari ancaman ini, sejalan dengan etos kami dalam menempatkan keamanan konsumen sebagai prioritas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Skenario 1 Serangan Siber: Akses<em> backdoor </em>tanpa persetujuan</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di luar Samsung, pengembang secara rutin membuat <em>backdoor</em> atau &#8216;pintu rahasia&#8217; untuk aplikasi dan bahkan sistem operasi (OS) seluler sehingga mereka dapat memperoleh akses yang mudah saat perlu melakukan <em>troubleshooting</em>. Namun, peretas dapat menemukan <em>backdoor</em> ini, yang biasanya melompati satu atau semua pengaman siber pada perangkat yang dimaksud.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mencegah akses <em>backdoor</em> tanpa persetujuan, jangan mengunduh aplikasi tidak resmi atau tidak sah. Mengunduh perangkat lunak selain yang dipasang pabrikan sejak awal untuk mendapatkan akses penuh ke sistem operasi perangkat juga dapat mengundang malware atau spyware yang mengarah ke akses <em>backdoor</em> tanpa persetujuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Di Samsung, kami merancang, membuat, dan memvalidasi setiap chip komputer, setiap kabel, dan setiap komponen perangkat keras sebelum menggunakannya untuk memproduksi perangkat pintar kami di pabrik yang sangat aman di seluruh dunia. Pendekatan ini memberi kami kendali atas desain, manufaktur, dan perakitan, memastikan rantai pasokan aman yang mencegah </span>akses <em>backdoor</em> tanpa persetujuan <span>di perangkat kami – menghasilkan produk yang dapat dipercaya sepenuhnya oleh konsumen.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Skenario 2 Serangan Cyber: Password yang bocor, lemah, atau dipakai ulang</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring perkembangan jaman, kita terus membuat akun baru untuk berbagai layanan digital, mulai dari layanan konsultasi dokter online, platform transportasi online hingga <em>e-commerce </em>baru. Tanpa disadari hal ini menyediakan lebih banyak jalan untuk dieksploitasi oleh peretas.</p>
<p>Seperti yang ditemukan oleh IBM<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[1]</span></a> di survei Agustus 2021, 86% konsumen di Asia Pasifik mengakui bahwa mereka menggunakan kembali password yang sama di beberapa akun online. Hal ini merupakan sebuah kebiasaan privasi data yang buruk – dimana satu serangan saja dapat membuat seluruh jejak internet pengguna rentan disalahgunakan peretas.</p>
<p><span>Perangkat Samsung</span><a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><span>[2]</span></a> <span>dilengkapi dengan teknologi otentikasi biometrik yang inovatif, seperti </span><strong>Ultrasonic Fingerprint</strong><span>, sehingga akses ke data Anda dapat dilindungi meskipun perangkat Anda hilang atau dicuri. Dikenal sebagai <strong>Samsung Pass</strong><a href="#_ftn3" name="_ftnref3">[3]</a>, alat otentikasi biometrik ini juga memungkinkan pengguna dengan mudah mengakses kredensial masuk tanpa perlu mengingat nama pengguna dan kata sandi yang tak terhitung jumlahnya<a href="#_ftn4" name="_ftnref4">[4]</a>! Untuk meningkatkan perlindungan data, Samsung juga telah melengkapi perangkat dengan <strong>Knox Vault</strong>, prosesor aman yang beroperasi secara independen dari CPU utama. Knox Vault mengisolasi data biometrik Anda dengan aman dari bagian lain ponsel Anda, sehingga tidak ada yang bisa mendapatkan data Anda.</span></p>
<h3><span><br />
</span><strong>Skenario 3 Serangan Siber: Wi-Fi gratis yang ternyata tidak sepenuhnya gratis</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hotspot Wi-Fi gratis adalah anugerah bagi semua orang yang membutuhkan akses Internet di perangkat seluler mereka untuk bekerja atau bermain. Namun, layanan Wi-Fi publik memberikan peluang bagi peretas untuk mencuri data, karena data yang Anda kirim melalui web – seperti informasi kartu kredit saat melakukan pembelian online – mungkin jatuh ke tangan peretas melalui jaringan Wi-Fi publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk <em>browsing </em>sehari-hari, <span><a href="https://youtu.be/xXmNmrlKQIk">Secure Wi-Fi</a></span><a href="#_ftn5" name="_ftnref5"><span>[5]</span></a> di perangkat Samsung mengenkripsi lalu lintas internet keluar dan menonaktifkan pelacakan pada aplikasi dan situs web. Hal ini memungkinkan Anda untuk menjelajah internet dengan aman pada Wi-Fi publik tanpa takut akan pelanggaran keamanan<a href="#_ftn6" name="_ftnref6"><span>[6]</span></a>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="size-full wp-image-2328 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi.png" alt="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi.png" width="1379" height="933" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi.png 1379w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi-832x563.png 832w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi-768x520.png 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100420/Image-2-Samsung-SecureWifi-1024x693.png 1024w" sizes="(max-width: 1379px) 100vw, 1379px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Skenario 4 Serangan Siber: Serangan <em>phishing</em> yang mengambil data sensitif</strong></h3>
<p><strong>  </strong></p>
<p>Phishing adalah jenis serangan di mana penjahat siber mengelabui korbannya untuk menyerahkan informasi sensitif atau memasang malware<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><span>[7]</span></a>, menyamar sebagai tautan, lampiran, atau bahkan aplikasi yang sah, di perangkat mereka.</p>
<p>Setelah peretas memiliki akses ke informasi sensitif Anda, mereka dapat menggunakannya untuk meminta tebusan dari Anda, mencuri informasi pribadi Anda, melakukan kejahatan lain, bahkan melakukan pembelian dengan informasi kartu kredit Anda.</p>
<p>Samsung melindungi Anda dari ancaman ini lewat Device Protection <span>di <strong>Samsung Device Care</strong> yang terus-menerus memindai perangkat Anda dari malware atau aktivitas mencurigakan dan memperingatkan Anda saat Anda salah memasang aplikasi berbahaya melalui deteksi melalui perlindungan McAfee.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="size-full wp-image-2329 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder.jpg" alt="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder.jpg" width="3840" height="1500" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder.jpg 3840w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder-1000x391.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder-768x300.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100651/Image-3-Samsung-Secure-Folder-1024x400.jpg 1024w" sizes="(max-width: 3840px) 100vw, 3840px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, <span><a href="https://www.samsungknox.com/en/solutions/personal-apps/secure-folder">Samsung Secure Folder</a></span> menjaga keamanan data dan mengisolasi aplikasi bermasalah di dalam folder untuk menjauhkan aplikasi dari informasi pribadi pengguna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Skenario 5 Serangan Siber: Kerentanan <em>zero-day</em></strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengingat peretas dan penyerang siber terus-menerus mencoba meretas perangkat, mereka selalu waspada terhadap kerentanan zero-day. Kerentanan zero-day adalah kerentanan dalam sistem atau perangkat yang telah ditemukan tetapi belum ditambal. Ini bisa sangat berbahaya karena penjahat dunia maya menargetkan kelemahan dalam sistem sebelum pengembang atau publik menyadarinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="size-full wp-image-2330 aligncenter" src="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox.jpg" alt="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox.jpg" width="1430" height="805" srcset="https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox.jpg 1430w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox-728x410.jpg 728w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox-1000x563.jpg 1000w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox-768x432.jpg 768w, https://img.global.news.samsung.com/id/wp-content/uploads/2021/11/30100825/Image-4-Samsung-Knox-1024x576.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1430px) 100vw, 1430px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span>Samsung Knox</span></strong><span> menawarkan perlindungan secara <em>real time</em>, selalu secara aktif melindungi perangkat Anda dari serangan data atau malware. Ini berarti bahwa upaya tidak sah untuk mengakses atau memodifikasi ponsel Anda diblokir secara real time.</span></p>
<p><span> </span></p>
<p><span>Saat pengguna melakukan <em>reboot </em>pada smartphone Samsung mereka, <strong>Secure Boot</strong> diaktifkan untuk mendeteksi perangkat lunak yang tidak sah dan memblokir upaya untuk menyusupi perangkat melalui keamanan berlapis tingkat militer<a href="#_ftn1" name="_ftnref1">[8]</a>. Jika smartphone di-<em>boot</em> dalam keadaan tidak disetujui, Samsung Knox akan secara otomatis mengunci aplikasi yang berisi data sensitif seperti Samsung Pass, Secure Folder, atau Samsung Health.</span></p>
<p><span> </span></p>
<h3><strong>Mencapai masa depan yang lebih aman</strong></h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Smartphone telah menjadi bagian penting dari kehidupan digital kita, baik dari rumah, di kelas, atau bahkan di kantor. Dengan berbagai ancaman baru bermunculan di dunia maya yang semakin berisiko, kita harus tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga keamanan diri kita dan orang yang kita cintai di dunia digital ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span>Keamanan tidak hanya disajikan dalam smartphone Samsung, karena perlindungan Knox juga meluas ke peralatan pintar dalam portofolio Samsung lainnya untuk lapisan perlindungan tambahan. Hal tersebut berarti elektronik rumah tangga pintar Samsung Anda dilindungi dan dijaga, baik saat Anda <em>mirroring</em> video yang Anda tonton di perangkat Galaxy Anda dengan aplikasi SmartView</span><a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><span>[9]</span></a><span> ke layar televisi, atau saat menggunakan fungsi AI pada mesin cuci Samsung AI EcoBubble Anda untuk mengkalibrasi pengaturan pencucian yang optimal.</span></p>
<p>Para pengguna Samsung dapat yakin bahwa Anda memiliki mitra digital yang berkomitmen pada standar keamanan dan privasi kelas dunia – menjaga Anda tetap aman saat bekerja, belajar, maupun bermain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[1]</span></a> IBM Security: Survei Konsumen IBM: Efek Samping Keamanan dari Pandemi: <span><a href="https://filecache.mediaroom.com/mr5mr_ibmnews/191177/Pandemic%20Security%20Side%20Effects%20Global%20Survey_IBM%20Analysis.pdf">https://filecache.mediaroom.com/mr5mr_ibmnews/191177/Pandemic%20Security%20Side%20Effects%20Global%20Survey_IBM%20Analysis.pdf</a></span></p>
<p><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[2]</span></a> Ketersediaan fitur otentikasi biometrik dapat bervariasi menurut perangkat</p>
<p><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><span>[3]</span></a> Fungsi, fitur, dan aplikasi yang kompatibel untuk Samsung Pass yang tersedia dapat berbeda di setiap negara karena lingkungan peraturan dan hukum yang berbeda.</p>
<p><a href="#_ftnref3" name="_ftn3"><span>[4]</span></a> Untuk pengamanan terbaik, konsumen tetap disarankan untuk memasukkan password yang rumit untuk mengamankan kredensial login mereka.</p>
<p><a href="#_ftnref5" name="_ftn5"><span>[5]</span></a> Ketersediaan Secure Wi-Fi dapat bervariasi tergantung pada negara, operator, atau lingkungan jaringan dan mungkin tidak didukung di semua perangkat seluler Samsung. Biaya mungkin berlaku tergantung pada penggunaan Secure Wi-Fi.</p>
<p><a href="#_ftnref6" name="_ftn6"><span>[6]</span></a> Sebagai pengamanan terbaik, hindari menghubungkan perangkat ke hotspot Wi-Fi yang tidak dikenal dan selalu jaga keamanan jaringan Wi-Fi di rumah dengan password yang rumit dan panjang.</p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[7]</span></a><span> <a href="https://www.itgovernance.co.uk/phishing">https://www.itgovernance.co.uk/phishing</a></span> <span> </span></p>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"><span>[8]</span></a> Knox menerima lebih banyak akreditasi daripada produsen perangkat seluler lainnya, termasuk persetujuan STIG dari Badan Sistem Informasi Pertahanan AS untuk digunakan dalam jaringan DoD pada tahun 2013 dan sertifikasi dari Departemen Pertahanan AS, NCSC Inggris, dan ANSSI di Prancis.</p>
<p><a href="#_ftnref2" name="_ftn2"><span>[9]</span></a> Kompatibel dengan semua aplikasi utama pada model Samsung Galaxy S6 atau perangkat yang lebih baru, menjalankan Android 8.1 atau lebih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
																				</item>
			</channel>
</rss>
